Anda di halaman 1dari 3

Berikut 6 Manfaat Vitamin A yang sangat bermanfaat untuk kesehatan tubuh kita : 1.

Manfaat Vitamin A dapat membantu sel reproduksi secara normal yang kita sebut diferensiasi. Bila tubuh tak melakukan diferensiasi maka bisa berdampak pada kondisi pra-kanker. 2. Manfaat Vitamin A dapat membantu menjaga kesehatan jaringan di dalam tubuh kita. Sehingga dapat membantu mempercepat proses penyembuha luka. 3. Manfaat Vitamin A juga sangat diperlukan untuk pertumbuhan dan perkembangan embrio pada janin, dan menentukan gen pada proses pembentukan organ-organ perkembangan embrio. 4. Manfaat Vitamin A dapat pula mempertahankan kesehatan gigi, kulit dan rambut. 5. Manfaat Vitamin A bisa membantu mengatasi penyakit kulit (darah kotor) seperti bisul, jerawat. 6. Manfaat Vitamin A yang terahir yakni sangat diperlukan dalam proses reproduksi normal dan mempengaruhi fungsi dan pembentukan sperma, indung telur dan plasenta. Berikut 7 sumber makanan utama yang banyak mengandung vitamin A :

1. Sereal Berasal dari jagung kuning dan gandum 2. Umbi-umbian Umbi-umbian yang mengandung banyak vitamin A adalah ubi kuning, ubi kuning kukus, ubi jalar merah, ubi rambat merah, 3. Biji-bijian Dari biji-bijian atau kacang-kacangan adalah kacang ercis dan kacang merah 4.Sayuran Sayuran yang mengandung banyak vitamin A diantaranya bakung, bayam, bayam keripik goreng, bunkil daun talas, bayam merah, daun genjer, daun jambu, daun jambu mete, daun kacang panjangl, serta daun hijauan lainnya, Gandaria, kacang panjang, kankung, kol cina, labu kuning, pak soy, putri malu, ranti muda, rumput laut, sawi, semanggi, terong hintalo dan wortel. 5. Buah-buahan Contohnya adalah apel, buah negeri, kesemek, mangga, pepaya, pisang, sowa serta sukun. 6. Hewani Sumber vitamin A Hewani berasal dari daging ayam, bebek, ginjal domba, hati sapi, hati ayam, sosis hati, berbagai jenis ikan (baronang, cakalang, gabus, kawalinya, kima, lehoma, malugis, rajungan, sarden, sunu, titang dan tongkol), telur ikan dan juga telur asin. 7. Hasil olahan Selain vitamin A alami ada juga yang berasal dri olahan seperti kepala susu, mentega, minyak ikan, minyak kelapa sawit, tepung ikan serta tepung susu.

Fungsi Vitamin A Bagi Tubuh


1. Menjaga kesehatan mata. Vitamin A sangat berperan dalam pembentukan indera penglihatan. Vitamin ini akan membantu mengubah sinyal molekul dari sinar atau cahaya yang diterima retina untuk menjadi suatu proyeksi gambar di otak kita.

2. Mencegah terjadinya kanker Vitamin A dapat membantu sel untuk bereproduksi secara normal. Jika sel-sel tersebut tidak bereproduksi secara normal, bisa berubah menjadi pra-kanker. 3. Diperlukan untuk Ibu Hamil Vitamin A juga sangat baik bagi ibu hamil. Karena dapat membantu pertumbuhan dan perkembangan embrio dan janin, serta akan mempengaruhi gen untuk perkembangan organnya. 4. Mencegah infeksi, meningkatkan kekebalan tubuh Vitamin A melindungi tubuh dari inveksi organisme asing seperti bakteri patogen. Vitamin ini akan meningkatkan aktivitas kerja dari sel darah putih dan antibodi di dalam tubuh, sehingga tubuh menjadi lebih resisten terhadap senyawa toksin ataupun serangan mikroorganisme parasit.

Tanda-tanda Kekurangan Vitamin A


Pernah dengar berat bayi lahir rendah? Pasti pernah kan. Nah, berat bayi lahir rendah yang terjadi dapat memunculkan adanya kekurangan vitamin A. Karena bayi dengan berat rendah, dimana berat badan bayi kurang dari 2,5 Kg lebih mudah terancam kekurangan vitamin A. Pada perkembangan umurnya jika sang bayi tidak segera ditangani mendapatkan asupan vitamin A, penyakit seperti rabun senja, xerosis kornea akan dideritanya. Penyakit lain seperti penyakit paru-paru autoimun dan ISPA (Infeksi Saluran Pernafasan Akut). Penyakit paru ini akibat kurangnya berbagai vitamin termasuk vitamin A. Biasanya penyakit autonium pada paru-paru ini menyerang orang dewasa yang punya kebiasaan merokok. Namun dapat juga menyerang bayi jika kekurangan asupan vitamin A. Karena menurut tabel defisiensi vitamin, bahwa vitamin A yang memberi pengaruh lebih besar terhadap sel T pada tubuh. Sel T inilah yang berpengaruh pada imunitas tubuh.

Penyakit akibat kekurangan Vitamin A


Hemeralopia yang timbul karena menurunnya kemampuan sel basilus pada waktu senja Bintik bitot (kerusakan pada retina) Seroftalmia (kornea mata mengering karena terganggunya kelenjar air mata) Keratomalasi (kornea mata rusak sama sekali karena berkurangnya produksi minyak meibom) Frinoderma (kulit kaki dan tangan bersisik karena pembentukan epitel kulit terganggu) Pendarahan pada selaput usus, ginjal, dan paru-paru karena rusaknya epitel organ Proses pertumbuhan terhenti
Sekitar 50 persen atau 10 juta anak usia di bawah lima tahun (balita) terancam kekurangan vitamin A, karena tidak mengkonsumsi makanan mengandung vitamin A secara cukup. Kekurangan vitamin A di kalangan balita tidak dapat lagi dianggap remeh karena bukan hanya menyebabkan kebutaan permanen, tetapi juga meningkatkan risiko kematian yang disebabkan oleh menurunnya daya tahan tubuh terhadap infeksi. Data WHO tahun 1995 menyebutkan Indonesia adalah salah satu negara di Asia yang tingkat pemenuhan terhadap vitamin A tergolong rendah. Di Indonesia, setiap tahun pada bulan Februari dan Agustus, anak balita seluruh Indonesia mendapat suplemen vitamin A dosis tinggi yang didistribusikan secara cuma-cuma.

Diadakannya Bulan Vitamin A tersebut karena terjadinya kekurangan Vitamin A (KVA) di daerah miskin perkotaan terutama di daerah-daerah pedesaan yang mengalami kegersangan. Dari pusat informasi BKKBN (Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional), diperoleh data setiap anak usia Balita membutuhkan angka kecukupan vitamin A sebanyak 350 RE (ratinol equivalent) per hari. Vitamin A terdapat dalam bentuk preformed vitamine A (retinol) pada makanan hewani dan provitamin A (karoten) pada makanan nabati (sayuran hijau dan buah berwarna kuning). Angka kecukupan vitamin untuk balita adalah 350 re (retinol equivalent) per hari. Kebutuhan 350 re itu setara dengan mengomsumsi tiga butir telur ayam atau 250 gram sayur bayam per hari. Sumber Vitamin A ditemukan dalam sayuran yang relatif murah dan banyak ditemui di pasar yang berdaun hijau seperti kangkung, bayam dan daun singkong dan buah-buahan berwarna oranye tua seperti mangga, pepaya dan wortel. Vitamin A juga banyak ditemukan dalam susu, daging, hati dan telur. Vitamin A adalah salah satu keluarga vitamin larut lemak. Biasanya masyarakat mengkonsumsi retinol yang merupakan salah satu jenis vitamin A, yang sangat aktif atau berguna dan didapat dari hati dan telur. Selain itu, dapat juga dikonsumsi retinal dan retinoic acid, yaitu jenis lain dalam keluarga vitamin A. Vitamin A diperlukan untuk pembesaran tulang dan gigi yang kuat bagi anak-anak. Diperlukan juga untuk penglihatan yang normal. Dapat juga membantu memelihara kulit yang sehat dan mencegah lapisan mulut, hidung, paru-paru, dan saluran kencing dari kuman penyakit. Vitamin A juga mengatur sistem kekebalan (immune system) di mana sistem kekebalan badan ini membantu mencegah atau melawan jangkitan dengan membuat sel darah putih yang menghapuskan bakteria dan virus. Akibat lain yang lebih serius dari KVA adalah buta senja dan xeropthalmia, termasuk kerusakan kornea mata dan kebutaan. Xeropthalmia (mata kering) muncul akibat terjadi kekeringan pada selaput lendir dan selaput bening kornea mata. Xeropthalmia yang tidak segera diobati dapat menyebabkan kebutaan. Upaya penanggulangan KVA di Indonesia, terutama bagi balita usia 6-59 bulan, dilakukan Depkes bekerjasama dengan Helen Keller Indonesia (HKI). Pemberian Vitamin A untuk Balita diberikan 2 kali setahun, yaitu setiap Februari dan Agustus dengan dosis Vitamin A 100.000 IU untuk anak usia 6-11 bulan. Dan dosis 200.000 IU untuk anak usia 12-59 bulan dan ibu nifas.