Anda di halaman 1dari 3

Candidiasis Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya Ferdi Stefiyan Etiologi Jamur candida, yang berasal dari mulut, GI tract,

Vagina, Kulit. Faktor Risiko D M Pemakaian antibiotic spectrum luas ( tetrasiklin) Pemakaian kortikosteroid ( i nhaled corticosteroid ) Sellular immune defisiensi HIV Gambaran Klinis : oral trush : putih, adherent, painless, berdarah saat dicabut Esophageal candidiasis : substernal pain, perasaan ada yang mengghalangi dan mem bengkak Komplikasi : Candidemia : biasanya berasal dari GI tract atau dari kulit via int ravascular kateter Otak Chorioretina Jantung Ginjal Working diagnosis : Cara penegakkan dengan menemukan pseudohifa pada kultur rong ga mulut dengan pemberian KOH 10% Pengobatan : Oral thrush : Clotrimazole toches 10mg tablet dihisap atau nistatin Esophageal Candidiasis : Fluconazole (100-200 mg/dl) atau Itraconazole (200mg/dl), Caspofungin, micafungin, amfotericin B (seb agai alternatif).

Patogenesis : Permulaan infeksi jamur candida diawali dari melemah sistim imun y ang berkurang akibat beberapa faktor, yang menyebabkan penurunan flora bakteri o ral mucosa. Penurunan jumlah bakteri normal pada oral mucosa ini menyebabkan pen ingkatan pertumbuhan dari Candida Albicans, untuk menjadi pathogen jamur candida akan merubah bentuknya dari blastosopra menjadi pseudohifa atau hifa. Dalam ben tuk ini candida mengeluarkan protein berupa ALS (adhesion like sequence), X-aggl utinins, HWP-1. Proteinprotein inilah yang menyebabkan Candida memiliki kemampua n untuk melakukan adhesi pada buccal epithelial sel dan membentuk kolonisasi pad a epitel. Phospolipid pada fungal membrane sel membelah menjadi phospolipase, pe rubahan menjadi phospolipase ini memfasilitasi invasi pada jaringan, jika invasi ini menyebar melalui hematogen maka akan menyebabkan mikro&makroabses pada jari ngan yang diserangnya Sistim Imun berkurang (lemah) Pertumbuhan Candida Candida berubah bentuk dari blastospora Bacterial flora mucosa pseudohifa Candida Protein : -ALS ( adhesion like sequence) -X-Agglutinase HWP-1 Adhesi pada buccal epithelial sel Ephitelial Colonization Clotrimazole Mengikat Phospolipase pada membrane cell jamur, meningkatkan permeabilitas sell, menyebabkan sel kehilangan intrakomponen membelah Phospolipid pada membrane fungal cell Phospolipase Memfasilitasi Invasi pada jaringan Penetrasi ke dalam jaringan Meny ebar secara hematogen Menyebabkan Mikro & Makro Abses pada jaringan Oral Thrush