Anda di halaman 1dari 3

WIKI Persatuan Negara-Negara Meksiko atau Meksiko (bahasa Spanyol: Estados Unidos Mexicanos atau Mxico) adalah sebuah

negara yang terletak di Amerika Utara, berbatasan dengan Amerika Serikat, Guatemala dan Belize di sebelah tenggara, Samudra Pasifik di barat, dan Teluk Meksiko dan Laut Karibia di sebelah timur. Ia merupakan negara terbesar ketiga di Amerika Latin dan juga negara yang paling banyak berbahasa Spanyol. Nama negara ini diambil dari nama ibu kotanya, yang berasal dari nama ibu kota kuno Aztec yaitu Mexico-Tenochtitlan. Mexi ialah sebagian nama Mexitli, yaitu nama dewa perang, sedangkan co bermakna 'tempat' dan ca bererti 'orang'.

Politik Konstitusi 1917 memperuntukkan sebuah pemerintahan Persekutuan Republik dengan kekuasaan yang dibagikan kepada tiga institusi yang bebas yaitu eksekutif, legislatif, dan kehakiman. Dari segi sejarah, eksekutif sangat mendominasi kekuasaan lewat jabatan presiden. Sedang, kekuasaan hukum dalam Kongres tinggal mengikuti arahannya saja. Kongres terlihat aktif kembali sejak 1997 ketika partai oposisi tampil pertama dalam mayoritas legislatif. Namun demikian, sejak partai oposisi mengambil alih kekuasaan pada 1997, Kongres semakin bebas dalam menggubal undang-undang. Presiden juga mempunyai kuasa di bawah perintah eksekutif untuk merancang undang-undang dalam bidang ekonomi dan keuangan yang tertentu. Presiden dipilih setiap enam tahun dan dia dilarang memegang jabatan yang sama untuk penggal kedua. Di Meksiko, tiada jabatan wakil presiden. Sekiranya seseorang Presiden itu dilucutkan jabatan atau meninggal dunia, Kongres akan melantik seorang Presiden Sementara. Pada 21 Juli 2000, Vicente Fox Quesada dari partai oposisi "Aliansi untuk Perubahan", yang diketuai oleh Partai Aksi Nasional (PAN), telah dipilih sebagai Presiden dalam satu pemilu yang dianggap terbersih dan paling bebas dalam sejarah Meksiko. Fox memulai penggal enam tahunnya pada 1 Desember 2000. Kemenangannya telah mengakhiri dominasi Parti Institusi Revolusi (PRI) selama 71 tahun sebagai partai pemerintah. Pada 2006, Felipe Caldern Hinojosa yang diusung PAN berhadapan dengan Andrs Manuel Lpez Obrador yang dicalonkan PRD dalam sebuah pemilu tertutup. Pada 6 September 2006, Felipe Caldern Hinojosa dinyatakan memenangi Pemilu Presiden Meksiko dalam electoral tribunal Ekonomi Sejak Perang Dunia II, negara ini telah mengubah tumpuan dari ekonomi berdasarkan pertanian kepada ekonomi pertambangan. Meksiko kaya dengan minyak bumi dan pada satu ketika merupakan negara terbesar ke-10 penghasil minyak bumi di dunia. Di samping itu, negara ini merupakan pengekspor perak yang terpenting di dunia. Antara dasawarsa 1940-an dan 1980-an negara ini mengalami pertumbuhan ekonomi yang sangat pesat tetapi ia ambruk akibat pinjaman yang berlebihan. Pada tahun 1980-an, negara ini dilanda inflasi. Tetapi ia kembali pulih pada 1990, saat menyertai NAFTA. Kini, pemerintah Meksiko yang baru telah mengalihkan tumpuan dari minyak bumi kepada industri ringan dan ekspor pula. Selain itu, sektor pariwisata telah menjadi sumber ekonomi yang semakin penting. Budaya Pakar bahasa telah mengenal pasti 12 bahasa Meksiko yang utama, lebih empat puluh kelompok bahasa yang kecil, dan lebih sembilan puluh bahasa individu. Hampir 23% orang aslinya bertutur

dalam bahasa Nhuatl, yaitu bahasa kaum Aztec yang dituturkan di lima belas negara bagian di sini. Di samping itu, bahasa penduduk asli yang lain termasuk bahasa Maya (dituturkan oleh 14% orang Indian dan digunakan dari Semenanjung Yucatan bagian tenggara ke Chiapas); Zapotec (dituturkan oleh 7% kaum Indian dan digunakan secara meluas di timur bagian Oaxaca); Mixtec (juga dituturkan oleh 7% kelompok Indian dan merupakan bahasa utama di Oaxaca dan Guerrero); Otom (dituturkan oleh 5% kaum Indian dan digunakan di Meksiko tengah, terutamanya di negara bagian Mxico, Hidalgo, dan Quertaro); Tzeltal (dituturkan oleh hampir 5% kaum Indian dan digunakan di Chiapas); dan Tzotzil (dituturkan oleh hampir 4% kaum Indian dan juga digunakan di Chiapas). Oaxaca merupakan negeri yang mempunyai banyak bahasa yang paling banyak, dengan dua belas bahasa Indian yang berlainan dituturkan di sini. Pendidikan Pendidikan di Meksiko dibagi menurut kelas. Para pelajar dari keluarga berada belajar di sekolah swasta yang lengkap dengan pelbagai kemudahan serta bahan rujukan, sedangkan anak dari golongan miskin biasanya tidak mampu untuk pergi ke sekolah atau pergi ke sekolah yang serba kekurangan. Kaum yang paling terpinggirkan ialah kaum Indian. Pada 1990, diperkirakan lebih 40% penduduk Indian berusia lima belas tahun ke atas tidak boleh membaca. Ini telah mewujudkan jurang pendidikan yang kentara dikalangan rakyat Meksiko. Namun pemerintah telah mencoba dengan daya upaya untuk menggalakkan perkembangan pendidikan di kalangan remajanya. Antara lain, pemerintah telah menetapkan bahwa pendidikan adalah wajib sampai kelas enam. Malangnya akibat tekanan keuangan, kebanyakan pelajar dari kelas bawah lebih berminat bekerja daripada bersekolah. Di Meksiko, tiada undang-undang yang mewajibkan pendidikan menengah. Di sekolah rendah mereka mempelajari matematika, ilmu sosial, "tata bahasa", tulisan, membaca dan olahraga. Sedangkan nilai-nilai moral dan kekeluargaan di pelajari di rumah. Kepentingan menambah pendapatan melalui kanak-kanak yang bekerja dalam sebuah keluarga bermakna pemilihan antara "survival" dan pendidikan. Namun demikian, pada lima tahun belakangan ini kehadiran pelajar ke sekolah semakin bertambah: UNICEF melaporkan 84% kanak-kanak yang memulai sekolah akan mencapai tingkat lima. Tingkat dropout pelajar yang rendah bermakna lebih banyak remaja akan melanjutkan pelajaran yang tinggi dan ini bisa membantu mengurangkan kemiskinan. Kini, lebih 8 juta remaja telah mendaftar di sekolah menengah, yaitu 2 juta lebih dari tahun 1994. Pemerintah di bawah Presiden Ernesto Zedillo telah berusaha untuk mengembangkan pendidikan di negara ini. Malah, 25% pengeluaran pemerintah telah disalurkan ke arah pendidikan. Antara lain uang ini telah digunakan untuk membangun sekolah-sekolah dasar serta teknik yang baru. Selain itu, uang ini digunakan untuk menyediakan buku-buku teks secara gratis kepada 90% sekolah umum di Meksiko.

KOMPASIANA

EKOSejak 1980-an Meksiko mereformasi kebijakan ekonomi dengan mengimplementasikan Konsensus Washington sebagai cetakbiru. Konsensus Washington merupakan merupakan kesepakatan yang dicapai IMF (International Monetary Fund), Bank Dunia (World Bank), dan Departemen Keuangan AS (US Treasury Department) pada akhir tahun 1990-an tentang paket kebijakan ekonomi yang dianggap tepat untuk mengatasi masalah-masalah pertumbuhan dan pembangunan berbagai negara berkembang. Sebagai konsekunsi dari kebijakan tersebut, sistem ekonomi Meksiko mengarah pada liberalisasi perdagangan dan privatisasi besar-besaran, kecuali beberapa sektor strategis seperti energi dan bahan bakar minyak. Dengan sistem ekonomi yang menggantungkan sepenuhnya pada supply and

demand, pemerintah Meksiko pun memberi insentif bagi investor asing yang menanamkan dana bagi industri yang memberi dampak signifikan secara ekonomi. Sementara, untuk mengkoordinasikan bidang seni dan kebudayaan termasuk mengembangkan sektor industri kreatif, sejak Desember 1988 pemerintah Meksiko membentuk Dewan Nasional Kebudayaan dan Seni (Conalcuta) (http://www.conaculta.gob.mx/acerca_de_en.php). Hingaa saat ini, Conalcuta terus memberi dukungan dana bagi promosi seni budaya lokal, workshops, serta manajemen para pelaku seni yang mendukung industri pariwisata di negara tersebut. Dari sepuluh sektor industri strategis yang menjadi prioritas, pemerintah Meksiko menempatkan indutri kreatif pada posisi penting setelah dirgantara, pertanian, pangan, dan otomotif. Berkat kesungguhannya penggarap sektor ekonomi kreatif, terhitung sejak tahun 2004, Meksiko sukses menempatkan diri pada urutan kelima negara-negara berkembang pengekspor produk kreatif dengan total nilai ekspor USD 5,17 miliar. Film, produksi program televisi, dan pengembangan multimedia adalah sektor-sketor unggulan industri kreatif Meksiko. Dengan dukungan pemeriintah industri film dalam berkembang pesat dengan angka produksi tak kurang dari 117 film pada tahun sepanjang tahun 2011 dengan serapan tenaga kerja mencapai 30.000 orang (http://www.economist.com/node/17525912). Selain film produksi nasional, menurut lembaga film Meksiko, setiap tahunnya negara tersebut menajdi lokasi syuting sekitar 10 produksi film asing yang masing-masing membelanjakan uang sekitar 8 hingga 10 juta USD. Dengan dijadikannya lokasi syuting keuntungan yang diraup pemerintag sekitar 120-130 juta USD per tahun. Lokasi favorit pembuatan film di Meksiko adalah Mexico City. Banyak faktor yang mendorong pesatnya perkembangan industri kreati Meksiko, termasuk prasaran yang disediakan pemerintah, yakni dengan dibangunnya Digital Creative Cities pada 2012 di Parque Moreles, Kota Guadalajara (http://negocios.promexico.gob.mx/english/032012/businessTips/index.html). Investasi untuk pembangunan Digital Creative City di Guadalajara menyedot dana hingga USD 10 miliar. Tak cukup dengan membnagun DCC, sebagai bukti nyata dukungannya, pemerintah Meksiko juga memberikan skema insentif yang disesuaikan dengan kebutuhann produksi kreatif yang mampu bersaing dengan kompetitor dari negara lain. Sebut saja, insentif bagi biaya produksi untuk film dan audio visual lainnya yang mencapai 7, 5 % dari total biaya.