Anda di halaman 1dari 26

Blok Sistem Respirasi

PILEK PAGI HARI


Wrap Up

Kelompok : B-16
Ketua Sekretaris Angg ta 1! 11020101"# 2! 110201020" 3! 110201022( (! 110201023* #! 11020102(2 *! 110200"301 7! 110200/330 : Muhamad Harys Maulana (1102010173) : Tamimiah Aini (1102010277) : : Mu$inda %uningrum &utri : ' $i Al$irahmi : &utri )lhami : +esha ,haerunisa +amadhan : +indayu Am-arsih : .indy Surya : 'eng )0ah 1au2iyah

FAKULTAS KE !KTERA" U"I#ERSITAS $ARSI %AKARTA &'11(&'1&

Skenario 1 : Pilek Pagi Hari

Page 1

Pilek Pa)i Hari


Se rang 0emuda3 23 tahun sering menderita 0ilek di 0agi hari yang tidak kun4ung sem-uh se4ak ke5il! )a setia0 0agi selalu -ersin 6 -ersin dan keluar ingus en5er3 a0alagi -ila udara -erde-u! Ke4adian itu miri0 dengan a0a yang dialami leh ayahnya se7aktu muda! 8leh ka7annya se rang mahasis7a ked kteran disarankan untuk melakukan tes alergi dan hasilnya memang 0emuda terse-ut menderita alergi! Ta0i 0emuda itu masih -ertanya 6 tanya3 a0a -enar ada hu-ungan alergi yang dideritanya dengan 0enyakitnya sekarang3 dan menga0a -isa ter4adi demikian9 A0akah ada hu-ungannya dengan seringnya ia memasukkan air 7udhu ke dalam hidungnya saat akan sh lat malam9

Skenario 1 : Pilek Pagi Hari

Page 2

Sasara* Bela+ar
1! Memahami dan men4elaskan anat mi makr k 0is dan mikr sk 0is sistem saluran na0as atas 2! Memahami dan men4elaskan :isi l gi 0erna0asan atas 2!1 1ungsi 2!2 Mekanisme 3! Memahami dan men4elaskan rhinitis alergi 3!1 ;e:inisi 3!2 <ti l gi 3!3 <0idemi l gi 3!( &at genesis 3!# Mani:estasi klinis 3!* ;iagn sis dan diagn sis -anding 3!7 &enatalaksanaan dan 0en5egahan 3!/ &r gn sis (! Memahami dan men4elaskan :armak tera0i ge4ala dari rhinitis alergi #! Memahami dan men4elaskan tata 5ara -er7udhu yang -aik dan -enar *! Memahami dan men4elaskan 0andangan -idang ked kteran tentang gurah

Skenario 1 : Pilek Pagi Hari

Page 3

Pe*+elasa* Sasara* Bela+ar


1, -ema.ami /a* me*+elaska* a*atomi makrokopis /a* mikroskopis sistem sal0ra* *apas atas -akroskopis

Sistem 0ertukaran mengalami dua 0r ses : 1! Ter4adinya 0ertukaran gas (82 dan ,82) 0ada 0aru 6 0aru yang dise-ut se-agai 1Per*apasa* L0ar2 2! Sedangkan 0ertukaran gas (82 dan ,82) dalam 4aringan yang dise-ut se-agai 1Per*apasa* alam2 &ada 0r ses res0irasi 0erna0asan luar 7aktu menarik na0as dise-ut proses i*spirasi3 melalui lu-ang hidung udara masuk mem-a7a 823 ditarik ke dalam 0aru 6 0aru dan 7aktu mengeluarkan dise-ut proses ekspirasi3 udara yang mem-a7a ,82 did r ng keluar 0aru 6 0aru! Sistem saluran na0as atas terdiri atas hidung3 :aring dan laring! Selan4utnya trakea 3 -r nkus dan 0aru 6 0aru di-agi men4adi sistem saluran na0as -a7ah! Hi/0*)

8rgan hidung meru0akan rgan yang 0ertama -er:ungsi dalam saluran na0as! o ;ua -uah *ares a*terior = a0ertura nasil anteri r (lu-ang hidung) o #esti30l0m *asi3 -agian hidung tem0at muara nares anteri r 0ada muk sa hidung! Terda0at 5ilia yang -er:ungsi se-agai saringan udara!

Skenario 1 : Pilek Pagi Hari

Page 4

>agian dalam r ngga hidung yang -er-entuk ter 7 ngan dise-ut dengan 4a50m *asi3 yaitu mulai dari nares anteri r sam0ai ke nares 0 steri r (4.oa*ae)! ;ilan4utkan ke daerah nas :aring! ,a$um nasi (r ngga hidung) -er-entuk ter 7 ngan dari de0an ke -elakang! Sekat antara kedua r ngga hidung di-atasi leh dinding yang -erasal dari tulang dan muk sa dise-ut sept0m *asi! %ang di-entuk leh tulang 6 tulang : o Kartilag se0ti nasi o 8s! ? mer o @amina 0ar0endi5ularis ethm idalis ;alam ilmu THT 0emeriksaan hidung ada dua 5ara3 yaitu memakai head lam0 : 1! R.i*os4op6 A*terior3 melihat se5ara langsung 5a$um nasi serta isinya 2! R.i*os4op6 Posterior3 se5ara tidak langsung dari r :aring memakai ka5a &ada rhin s5 0y anteri r3 dalam 5a$um nasi 0ada sisi lateral terda0at 4o*4.a 7 4o*4.a *asalis yang ter-entuk dari tulang ti0is dan ditutu0i muk sa yang da0at mengeluarkan lendir! Ada tiga -uah 5 n5ha nasalis : o 8o*4.a *asalis s0perior o 8o*4.a *asalis me/ia o 8o*4.a *asalis i*9erior ;an tiga -uah saluran keluar 5airan melalui hidung : o -eat0s *asalis a*terior (antara 5 n5ha nasalis su0eri r dan media) o -eat0s *asalis me/ia (antara 5 n5ha nasalis media dan in:eri r) o -eat0s *asalis i*9erior (antara 5 n5ha nasalis in:eri r dan dinding atas maAilla) Sinus 6 sinus yang -erhu-ungan dengan 5a$um nasi dikenal dengan Si*0s Para*asal3 antara lain : 1! Si*0s sp.e*oi/alis3 mengeluarkan sekresinya melalui meatus su0eri r 2! Si*0s 9ro*talis3 mengeluarkan sekresinya ke meatus media 3! Si*0s ma:illaris3 mengeluarkan sekresinya ke meatus media (! Si*0s et.moi/alis3 mengeluarkan sekresinya ke meatus su0eri r dan media >ila terda0at in:eksi 0ada sinus dinamakan dengan si*0sitis! %ang sering ter4adi 0ada k m0likasi 0enderita in:eksi r ngga hidung dan sakit gigi (rhinitis kr nik)3 yaitu si*0sitis ma:illaries! &ada sudut mata medial terda0at hu-ungan hidung dan mata melalui /0kt0s *asolakrimalis3 tem0at keluarnya air mata ke hidung melalui meatus in:eri r! &ada nas :aring terda0at hu-ungan antara hidung dengan r ngga telinga melalui oste0m p.ar6*)e0m t03a a0/iti5a austa5hii (o,p,t,a)3 t rus tu-arius!

Skenario 1 : Pilek Pagi Hari

Page 5

Persara9a* .i/0*) &ersara:an sens rik dan sekrem t rik hidung: 1! >agian de0an dan atas 5a$um nasi menda0at 0ersara:an sens rik dari 5a-ang *er50s opt.almi40s ('! ? 1) 2! >agian lainnya termasuk muk sa hidung 5a$um nasi di0ersara:i leh )a*)lio* s9e*opalati*0m 3! ;aerah nas :aring dan 5 n5ha nasalis menda0at 0ersara:an sens rik dari 5a-ang )a*)lio* pter6)opalati*0m 'er$us l:a5t rius (ner$us )) mem-erikan sel 6 sel rese0t r untuk 0en5iuman yang terletak 0ada se0ertiga -agian atas de0an muk sa hidung3 se0tum nasi dan 5 n5ha nasalis3 masuk 5a$um nasi melalui lamina 5ri- sa s ethm idalis! Sera-ut 6 sera-ut ner$us l:a5t rius -ukan untuk mensara:i ta0i hanya untuk :ungsi nal 0en5iuman!

Skenario 1 : Pilek Pagi Hari

Page 6

#ask0larisasi .i/0*) &endarahan hidung -erasal dari 5a-ang 6 5a-ang A! 0thalmi5a dan A! maAillaris interna 1! Arteri et.moi/alis a*terior dengan 5a-ang 6 5a-angnya se-agai -erikut : a! nasalis eAterna dan lateralis3 a! se0talis anteri r 2! Arteri et.moi/alis posterior dengan 5a-angB 5a-angnya : a! nasalis 0 steri r3 lateral dan se0tal3 a! 0altinus ma4us 3! Arteri sp.e*opalati*0m 5a-ang arteri maAillaris interna Ketiga 0em-uluh darah terse-ut 0ada mukusa hidung mem-entuk anyaman ka0iler 0em-uluh darah yang dinamakan Ple:0s Kissel3a4.! &leAus ini mudah 0e5ah leh trauma atau in:eksi sehingga men4adi sum-er epita:is (0erdarahan hidung terutama 0ada anak)! Lari*)

;aerah yang dimulai dari aditus laryngis sam0ai -atas -a7ah 5artilage 5ri5 id! +angka laring ter-entuk leh tulang dan tulang ra7an C o !s, H6oi/ ;1 30a.< B Ter-entuk dari 4aringan tulang se0erti -esi tela0ak kuda B Mem0unyai dua -uah 5 rnu3 yaitu 5 rnu ma4us dan minus B ;a0at dira-a 0ada -atas antara -atas atas leher dengan 0ertengahan dagu B >er:ungsi tem0at 0erlekatan t t mulut dan 5artilage thyr id o 8artila)o T.6roi/ ;1 30a.< B Terletak di -agian de0an dan da0at dira-a t n4 lan yang dikenal dengan promi*e*=s lar6*)is atau A/am=s apple sehari 6 hari dise-ut +ak0* dan le-ih 4elas 0ada laki 6 laki B Melekat ke atas dengan s hy id dan ke -a7ah dengan 5artilag 5ri5 id3 ke -elakang dengan aryten id B Daringan ikatnya adalah mem-rana thyr hy id B Mem0unyai 5 rnu su0eri r dan in:eri r B &endarahan dari arteri thyr idea su0eri r dan in:eri r o 8artila)o Ar6te*oi/ ;& 30a.< B Terletak 0 steri r dari lamina 5artilag thyr id di atas dari 5artilag 5ri5 id B Mem0unyai -entuk se0erti -urung 0enguin3 ada 5artilag 5 rnu5ulata dan 5unei: rme B Kedua aryten id dihu-ungkan leh mus5ulus aryten ideus trans$ersus o Epi)lottis ;1 30a.< B Tulang ra7an -er-entuk send k B Melekat di antara kedua 5artilag aryten id B >er:ungsi mem-uka dan menutu0 aditus laryngis B >erhu-ungan dengan 5artilag aryten id melalui mus5ulus arye0igl ti5a B &ada 7aktu -iasa e0igl ttis te-uka3 ta0i 0ada 7aktu menelan e0igl ttis menutu0 aditus laryngis agar makanan tidak masuk ke larynA

Skenario 1 : Pilek Pagi Hari

Page 7

o 8artila)o 8ri4oi/ B >atas -a7ah 5artilag thyr id (daerah larynA) B >erhungungan dengan thyr id dengan ligamentum 5ri5 thyr id dan mus5ulus 5ri5 thyr id medial lateral B >atas -a7ah adalah 5in5in 0ertama tra5hea B >erhu-ungan dengan 5artilag aryten id dengan t t mus5ulus 5ri5 aryten ideus 0 steri r dan lateral

-ikroskopis Hi/0*) B B B B B >angunan -er ngga ter-agi leh suatu sekat di tengah men4adi r ngga hidung kanan dan kiri! + ngga -agian de0an dihu-ungkan keluar melaui nares anteri r (n stril) dan -agian -elakang -erhu-ungan dengan -agian atas :aring3 yaitu nas :aring melalui nares 0 steri r (5h anna) Masing 6 masing r ngga hidung disusun leh dinding kaku terdiri dari tulang ra7an hialin dan tulang3 ke5uali nares anteri r yang dindingnya disusun leh 4aringan ikat :i-r sa serta tulang ra7an dan -entuknya da0at -eru-ah 6 u-ah karena gerakan t t Masing 6 masing r ngga hidung di-agi men4adi -agian $esti-ulum3 yaitu -agian le-ih le-ar terletak di -elakang nares anteri r &ermukaan luar hidung ditutu0i leh kulit yang memiliki kelen4ar se-asea mele-ar ke -agian de0an $esti-ulum : likel ram-ut ;i -agian le-ih dalam dari $esti-ulum nasi3 e0itel -eru0a e0itel -erla0is ge0eng tan0a la0isan tanduk! <0itel ini 0ada -agian res0irasi -eru-ah 4adi e0itel -ertingkat silindris -ersilia dengan sel g -let atau dise-ut se-agai e0itel res0irasi

Skenario 1 : Pilek Pagi Hari

Page 8

B B B B

nasi tem0at terda0atnya -e-era0a kelen4ar se-asea3 kelen4ar keringat dan <0itel res0irasi yang khas terdiri dari lima 4enis sel3 yaitu sel silindris -ersilia ( sel 0aling -anyak)3 sel g -let muk sa3 sel sikat (-rush 5ells)3 sel -asal3 sel granula ke5il Sel -asal meru0akan sel induk yang -ias men4adi sel 4enis lain @a0isan e0itel terletak di atas lamina -asal dan dit 0ang leh lamina 0r 0ria yang mengandung se4umlah kelen4ar tu-ual$e lar -er5a-ang

&ada 0 t ngan :r ntal r ngga hidung -er-entuk se0erti -uah a0 kat yang ter-agi dua leh sekat (se0tum mediana) dan dari tulang yang dila0isi leh muk sa! >agian ini se0erti rak3 yaitu 1! , n5ha nasalis su0eri r 2! , n5ha nasalis media 3! , n5ha nasalis in:eri r ;iantara 5 n5ha media dan in:eri ryang ditutu0i leh e0itel res0irasi! Sedangkan 5 n5ha su0eri r ditutu0i leh e0itel l:a5t rius! <0itel ini meru0akan e0itel -ertingkat silindris yang terdiri atas tiga 4enis sel : 1, Sel pe*6oko*) Memiliki a0eks silindris yang le-ar dan -asis yang le-ih sem0it! &ada 0ermukaan -e-asnya terda0at mikr $ili3 yang terendam dalam sela0is 5airan! K m0leks tautan yang-erkem-ang -aik mengikat sel 6 sel 0eny k ng 0ada sel 6 sel l:a5t rius di se-elahnya! Sel 6 sel ini mengandung 0igemen kuning muda yang menim-ulkan 7arna muk sa l:a5t rius ini! &, Sel 3asal >erukuran ke5il3 -entuknya -ulat atau keru5ut dan mem-entuk suatu la0isan 0ada -asis e0itel! >, Sel ol9a4tori0s 'eur n -i0 lar yang da0at di-edakan dari sel 6 sel 0eny k ng leh letak intinya3 yang terletak di -a7ah inti sel 0eny k ng! A0eksnya (dendrit) memiliki daerah yang meninggi dan mele-ar3 tem0at * 6 / silia -erasal3 dan -eres0 ns terhada0 2at 0em-au dengan mem-angkitkan suatu 0 tensial rese0t r! ;i dalam lamina 0r 0ria 5 n5ha terda0at 0leksus $ena -esar yang dikenal se-agai -adan 0engem-ang (s7ell - dies)! Setia0 20 6 30 menit3 -adan 0engem-ang 0ada satu sisi : sa nasalis akan terisi 0enuh darah sehingga muk sa 5 n5ha mem-engkak dan mengurangi aliran udara! Si*0s para*asal

Sinus 0aranasal adalah r ngga tertutu0 dalam tulang :r ntal3 maAilla3 ethm idal dan s0hen id! Sinus 6 sinus ini dila0isi leh e0itel res0irasi yang le-ih ti0is dan sedikit mengandung sel g -let! @amina 0r 0rianya mengandung sedikit kelen4ar ke5il dan menyatu dengan 0eri steum di -a7ahnya! Sinus 0aranasal -erhu-ungan langsung dengan r ngga hidung melalui lu-ang 6 lu-ang ke5il! Mu5us yang dihasilkan di dalam r ngga 6 r ngga ini terd r ng ke dalam hidung se-agai aki-at dari akti$itas sel 6 sel e0itel -ersilia!

Skenario 1 : Pilek Pagi Hari

Page 9

"aso9ari*)

'as :aring adalah -agian 0ertama :aring yang -erlan4ut se-agai r :aring kea rah kaudal3 yaitu -agian ral dari rgan ini! 'as :aring dila0isi leh e0itel res0irasi 0ada -agian yang -erk ntak dengan 0alatum m lle! Lari*)

@aring adalah ta-ung tak teratur yang menghu-ungkan :aring dengan trakea! ;i dalam lamina 0r 0ria3 terda0at se4umlah tulang ra7an laring! o Tulang ra7an yang utama : tir id3 krik id3 dan ariten id meru0akan tulang ra7an hialin o Tulang ra7an yang le-ih ke5il : k rnikulata3 kunei: rmis dan u4ung ariten id meru0akan tulang ra7an elastis

&, -ema.ami /a* me*+elaska* 9isiolo)i per*apasa* atas &,1 F0*)si 1ungsi utama res0irasi ialah mengalirkan 8 2 untuk meta- lisme di dalam tu-uh serta mengeluarkan ,82 yang meru0akan hasil dari meta- lisme! + ngga Hidung + ngga Hidung memiliki :ungsi melem-a-kan3 menghangatkan serta menyaring de-u E -endaB -enda asing yang masuk ke r ngga hidung melalui udara yang di hiru0 saat ins0irasi! >agianB -agian yang -er0eran3 se0erti: B >uluB>ulu hidung yang terda0at 0ada $esti-ulum nasi33 memiliki :ungsi untuk menyaring udara yang masuk B ,h n5a yang memiliki -anyak ka0iler darah3 memiliki :ungsi untuk menghangatkan B Sela0ut lendir atau mukus yang di hasilkan se5ara tidak -erle-ihan da0at -er:ungsi melem-a-kan 1aring 1aring yang terletak di -elakang r ngga hidung serta mulut memiliki :ungsi se-agai 4alannya udara menu4u laring! Selain itu :aring memiliki 2 saluran3 yaitu nas 0haring (di -elakang r ngga hidung) dan r 0haring (di-elakang r ngga mulut)! @aring @aring terletak antara :aring dan trakea! @aring tersusun atas sem-ilan -uah tulang ra7an !>agian dalam dindingnya digerakkan leh t t untuk menutu0 serta mem-uka gl tis! Fl tis adalah lu-ang miri0 5elah yang menghu-ungkan trakea dengan :aring! @aring memiliki katu0 yang dise-ut e0igl tis! &ada saat menelan makanan3 e0igl tis tertutu0 sehingga makanan tidak masuk ke laring! Sedangkan 4ika kita ins0irasi e0igl tis akan tertutu0 dan udara yang d hiru0 akan masuk ke laring! ;i dalam laring3 selain terda0at e0igl tis 4uga ditemukan adanya 0ita suara atau 0lika
Skenario 1 : Pilek Pagi Hari Page 10

$ kalis3 yang 4ika terda0at udara akan menggetarkan 0lika $ kalis serta menghasilkan -unyi (suara)!

&,& -eka*isme Gdara 5enderung mengalir dari daerah dengan tekanan tinggi ke tekanan rendah3 yaitu menuruni gradien tekanan! Terda0at 3 tekanan yang -er0eran dalam $entilasi : 1! Tekanan atm s0here ( -ar metrik ) adalah tekanan yang tim-ul leh -erat udara di atm s0here 0ada -enda di 0ermukaan -umi 2! Tekanan intraBal$e lus yang 4uga dikenal se-agai tekanan intra0aru adalah tekanan didalam al$e lus 3! Tekanan intra0leura adalah tekanan didalam kantung 0leura! ;ikenal 4uga se-agai tekanan intraB th raks adalah tekanan yang ditim-ulkan diluar 0aru di dalam th raks

'amun 2 gaya daya k hesi: (rekat) 5airan intra0leura dan gradien tekanan transmural menahan dinding th raks dan 0aru saling -erdekatan3 meregangkan 0aru untuk mengisi r ngga th raks yang le-ih -esar! ;aya k hesi: 5airan intra 0leura M lekul B m lekul air dalam 5airan intra0leura meahan tarikan yang memisahkan mereka karena m lekul 6 m lekul ini -ersi:at 0 lar dan saling tarik menarik! ;aya rekat yang ter-entuk di 5airan intra0leura 5enderung menahan kedua 0ermukaan 0leura yang menyatu! &eru-ahan dimensi th raks selalu disertai leh 0eru-ahan yang setara dalam dimensi 0aru yaitu : ketika th raks mengem-ang3 0aru karna melekat kedinding th raks leh adanya daya rekat 5airan ira0leura! Fradien tekanan transmural Tekanan intraal$e lus le-ih -esar dari intra0leura sehingga tekanan med r ng keluar dinding 0aru le-ih -esar dari tekanan yang mendr ng ke dalam! &er-edaan nett tekanan kearah luar ini3 gradien tekanan transmural3 mend r ng 0aru keluar meregangkan atau menye-a-kan distensi 0aru! Karena udara mengalir mengikuti 0enurunan gradien tekanan3 maka tekanan intraal$e lus harus le-ih -esar ke5il dari tekanan atm s0here agar udara mengalir masuk ke dalam 0aru se7aktu ins0irasi! ;emikian 4uga3 tekanan intraal$e lus harus le-ih -esar dari tekanan atm s0here agar udara mengalir keluar 0eru se7aktu eks0irasi! 8t tB t t 0erna0asan yang melakukan gerakan 0erna0asan tidak -eker4a langsung 0ada 0aru untuk mengu-ah $ lumenya! 8t tB t t ini mengu-ah $ lume r ngga t raks menye-a-kan 0eru-ahan seru0a 0ada $ lume 0aru karna dinding t raks dan dinding 0aru -erhu-ungan melalui daya rekat 5airan intra0leuradan gradien tekanan transmural! K ntraksi t t ins0irasi Se-elum ins0irasi dimulai3 t tB t t 0erna0asan -erada dalam keadaa lemas3 tidak ada udara yang mengalir dan tekanan intra al$e lus setara dengan tekanan atm s0here! 8t t ins0irasi utama adalah dia:ragma3 suatu suatu lem-aran t t rangka yang mem-entuk lantai r ngga th raks dan
Skenario 1 : Pilek Pagi Hari Page 11

di0ersyara:i sara: :renikus!dia:ragma dalam melemas mem-entuk ku-ah yang men n4 l keatas kedalam r ngga th raks! Ketika -erk ntraksi t t interk stal eAterna terangkat iga dan selan4utnya sternum ke atas dan kede0an! Syara: interk stal mengakti:kan t t ini! Se7aktu t t 0aru mem-esar tekanan intraal$e lus menurun karana 4umlah m lekul udara yang samakini menem0ati $ lume 0aru yang mem-esar! Maka udara mengalir kedalam 0aru mengikuti 0enurunan gradien tekanan dari tinggi kerendah!

+elaksasi t t ins0irasi &ada akhir ins0irasi3 t t ins0irasi melemas! ;ia:ragma mengam-il 0 sisi asli se0erti ku-ah! Ketika t t interk stal eksternal melemas3 sangkar iga yang se-elumnya terangkat3 turun karna gra$itasi! Se7aktu 0aru kem-ali menge5il tekanan intraal$e lus meningkat3 karna 4umlah m lekul udara yang le-ih -anyak semula terkandung didalam $ lume yang le-ih ke5il! Gdara kini meninggalkan 0aru yang le-ih tinggi ke tekanan atm s0here yang rendah!

>, -ema.ami /a* me*+elaska* r.i*itis aler)i >,1 e9i*isi

R.i*itis Aler)i ;#o* Pir?0et 1@A6< adalah 0enyakit in:lamasi yang dise-a-kan leh reaksi alergi 0ada 0asien at 0i yang se-elumnya sudah tersanitasi dengan alergen yang sama serta dile0askannya mediat r kimia ketika ter4adi 0a0aran ulang dengan alergen s0esi:ik terse-ut! R.i*itis Aler)i ;WH! ARIA &''1< adalah kelainan dengan ge4ala -ersin 6 -ersin3 rin re3 rasa gatal dan tersum-at setelah muk sa hidung ter0a0ar alergen yang di0erantarai )g<! >,& Etiolo)i Alergen hiru0an meru0akan alergen ter-anyak 0enye-a- serangan ge4ala rhinitis alergi! Alergen yang 0aling sering adalah 0 h n3 rum0ut3 0 llen3 tungau de-u rumah3 -ulu -inatang3 ke5 a dan m ld! & lutan 4uga da0at mem0er-erat rhinitis alergi! , nt hnya gas dan asa0 r k k3 gas -uangan disel ,823 nitr gen3 sul:ur di ksida! As0irin meru0akan -at 8A)'S yang da0at men5etuskan rhinitis alergi 0ada 0enderita tertentu!

>erdasarkan 5ara masuknya alergen di-agi atas : Aler)e* i*.ala*3 yang masuk -ersama dengan udara 0erna0asan3 misalnya tungau de-u rumah (D. pteronyssinus3 D. farinae3 B. tropicalis)3 ke5 a3 ser0ihan e0itel kulit -inatang (ku5ing3 an4ing)3 rerum0utan serta 4amur! Aler)e* i*)esta*3 yang masuk ke saluran 5erna -eru0a makanan misalnya susu sa0i3 telur3 5 klat3 ikan laut3 udang3 ke0iting dan ka5ang 6 ka5angan!
Skenario 1 : Pilek Pagi Hari Page 12

Aler)e* i*+ekta*3 yang masuk melalui suntikan atau tusukan misalnya 0enisilin dan sengatan le-ah! Aler)e* ko*takta*3 yang masuk melalui k ntak kulit atau 4aringan muk sa misalnya-ahan k smetik3 0erhiasan!

Satu ma5am alergen da0at merangsang le-ih dari satu rgan sasaran3 sehingga mem-eri ge4ala 5am0uran3 misalnya tungau de-u rumah yangmem-eri ge4ala asma -r nkial dan rhinitis alergi! ;engan masuknya antigen asing ke dalam tu-uh ter4adi reaksi yang se5ara garis -esar terdiri dari : a! +es0 n &rimer Ter4adi 0r ses eliminasi :ag sit sis antigen (Ag)! +eaksi ini -ersi:at n ns0esi:ik dan da0at -erakhir sam0ai sini! >ila Ag tidak -erhasil seluruhnya dihilangkan3 reaksi terse-ut -erlan4ut men4adi res0 n sekunder! +es0 n sekunder +eaksi ter4adi -ersi:at s0esi:ik yang mem0unyai tiga kemungkinan ialah sistem imunitas seluler atau hum ral atau keduanya di-angkitkan! >ila Ag -erhasil dieliminasi 0ada taha0 ini3 reaksi selesai! >ila Ag masih ada atau memang sudah ada de:ek dari sistem imun l gik3 maka reaksi -erlan4ut men4adi res0 n tersier! +es0 n Tersier +eaksi imun l gik yang ter4adi ini tidak menguntungkan tu-uh! +eaksi ini da0at -ersi:at sementara atau meneta03 tergantung dari daya eliminasi Ag leh tu-uh!

-!

5!

;ahulu rhinitis alergi di-edakan dalam dua ma5am -erdasarkan si:at -erlangsungnya3 yaitu : +hinitis alergi musiman (seasonal3 hay fever3 polinosis) Allergen 0enye-a-nya s0esi:ik3 yaitu te0ungsari (0 llen) dan s0 ra 4amur! 8leh karena itu nama yang te0at ialah polinosis atau rin k n4ungti$itis karena ge4ala 0ada hidung dan mata(mata merah3 gatal disertai lakrimasi)! ;i )nd nesia tidak dikenal rhinitis alergi musiman3 hanya ada di 'egara yang mem0unyai ( musim! +hinitis alergi se0an4ang tahun (perennial) &enye-a- yang 0aling sering ialah allergen inhalan3 terutama 0ada rang de7asa3 dan allergen ingestan sering 0ada anak 6 anak dan -iasanya disertai dengan ge4ala lain3 se erti urtikaria3 gangguan saluran 0er5ernaan!

Saat ini digunakan klasi:ikasi rhinitis alergi -erdasarkan rek mendasi dari .H8 )nitiati$e A+)A (Allergi5 +hinitis and its )m0a5t n Asthma) tahun 20013 yaitu -erdasarkan si:at -erlangsungnya3 di-agi men4adi : )ntermiten (kadang 6 kadang) : -ila ge4ala kurang dari ( hari 0er minggu E kurang dari ( minggu &ersisten (meneta0) : -ila ge4ala le-ih dari ( hari 0er minggu E le-ih dari ( minggu

Sedangkan untuk tingkat -erat ringannya 0enyakit3 rhinitis alergi di-agi men4adi :
Skenario 1 : Pilek Pagi Hari Page 13

+ingan 3 -ila tidak ditemukan gangguan tidur3 gangguan akti$itas harian3 -ersantai3 -er lahraga3 -ela4ar3 -eker4a dan hal 6 hal lain yang mengganggu! >erat 3 -ila terda0at satu atau le-ih dari gangguan terse-ut di atas

>,> Epi/emiolo)i +hinitis alergi adalah 0enyakit umum dan sering di4um0ai! &re$alensi rhinitis alergi di -e-er0a 'egara sekitar (3# 6 3/3#H dari 4umlah 0enduduk! &enyakit ini da0at tim-ul 0ada semua usia3 ta0i dua 0ertiga 0enderita umumnya mulai menderita 0ada saat -erusia 30 tahun! +hinitis alergi da0at ter4adi 0ada 0ria mau0un 7anita! &enyakit ini meru0akan 0enyakit herediter dengan 0redi0 sisi genetik yang kuat! >ila salah satu rang tua menderita alergi3 kemungkinan -esar 30H terhada0 keturunannya! >ila kedua rang tua3 di0erkirakan sekitar #0H terhada0 keturunannya! >,B Pato)e*esis

+initis alergi meru0akan 0enyakit in:lamasi yang dia7ali leh adanya 0r ses sensitisasi terhada0 alergen se-elumnya! Melalui inhalasi3 0artikel alergen akan tertum0uk di muk sa hidung yang kemudian -erdi:usi 0ada 4aringan hidung! Hal ini menye-a-kan sel Antigen &resenting ,ell (A&,) akan menangka0 alergen yang menem0el terse-ut! Kemudian antigen terse-ut akan -erga-ung dengan H@A kelas )) mem-entuk suatu k m0leks m lekul MH, (Ma4 r Hist 5 m0a-ility , m0leA) kelas ))! K m0leks m lekul ini akan di0resentasikan terhada0 sel T hel0er (Th 0)! Th 0 ini akan diakti:kan leh sit kin yang dile0askan leh A&, men4adi Th1 dan Th2! Th2 akan menghasilkan -er-agai sit kin se0erti )@33 )@(3 )@#3 )@"3 )@103 )@13 dan lainnya! )@( dan )@13 da0at diikat rese0t rnya di 0ermukaan sel lim: sit >3 sehingga sel > men4adi akti: dan mem0r duksi )g<! )g< yang -ersirkulasi dalam darah ini akan terikat dengan sel mast dan -as :il menye-a-kan terakti:asinya kedua sel terse-ut! >ila ter4adi 0ema0aran ulang dari allergen yang sama maka ikatan anti- di )g< terhada0 allergen akan men5etuskan 0engeluaran -e-era0a mediat r kimia7i dari sel mast dan -as :il yang -ersangkutan3 -aik -eru0a mediat r 0rimer meli0uti histamin3 0r tease3 <,13 dan ',13 mau0un mediat r sekunder misalnya
Skenario 1 : Pilek Pagi Hari Page 14

leuk trines >(3 ,(3 ;(3 &r staglandin ;23 dan se-againya! Mediat r yang utama adalah histamin yang mem0unyai e:ek dilatasi 0ada 0em-uluh darah ke5il3 meningkatkan 0ermia-ilitas ka0iler3 sehingga 5airan keluar dari 0em-uluh darah! <:ek histamin 0ada sara: sens ris adalah meningkatkan sekresi kelen4ar muk sa dan men5etuskan ter4adinya -ersin! Se5ara klinis tam0ak se-agai ge4ala rin rhea3 terasa ada lendir di 0angkal tengg r kan aki-at m -ilisasi mu5us3 -ersin3 dan se-againya!

Mekanisme >atuk

)ns0irasi dalam3 diikuti eks0irasi kuat mela7an gl tis yang tertutu0! &eningkatan tekanan intra0leura 100mmHg atau le-ih! Fl tis ti-aBti-a ter-uka mengaki-atkan redakan aliran udara ke luar dengan ke5e0atan "*#km atau (*00mil)E4am! B Mekanisme >ersin

+e:lek -ersin miri0 dengan re:lek -atuk ke5uali -ah7a re:leks ini -erlangsung 0ada saluran hidung3 -ukan 0ada saluran 0erna0asan -agian -a7ah! +angsangan a7al menim-ulkan re:leks -ersin adalah iritasi dalam saluran hidung3 im0uls sara: a:eren -er4alan dalam ner$us ke lima menu4u medulla tem0at re:leks ini di5etuskan! Ter4adi serangkaian reaksi yang miri0 dengan re:leks -atuk teta0i u$ula ditekan3 sehingga se4umlah -esar udara dengan 5e0at melalui hidung3 dengan demikian mem-antu mem-ersihkan saluran hidung dari -enda asing!

>,C -a*i9estasi Kli*is Fam-aran klinis 0ada rhinitis alergi meli0uti : >ersin 0ar ksimal +h n rrhea yang sering3 -erair dan -anyak &enyum-atan hidung Fatalnya hidung3 0alatum3 :aring serta telinga Mata gatal dan kemerahan serta da0at ter4adi keluarnya iar mata >iasanya ingus en5er -ila ingus kental umumnya menun4ukkan telah adanya in:eksi sekunder leh -akteri

&ada 0enderita rhinitis alergi yang khas3 keluhan -eru0a 0enyum-atan hidung -ilateral aki-at dari edema -asah mem-rane muk sa! Seringkali muk sa yang -erle-ihan ditum0uk 0ada dasar hidung!
Skenario 1 : Pilek Pagi Hari Page 15

Mem-rane muk sa yang -erle-ihan -er7arna ke-iruan dan agak 0u5at3 serta terda0at 5airan hidung -ersi:at muk id yang 4ernih!

>,6

ia)*osis /a* /ia)*osis 3a*/i*) ;iagn sis rhinitis alergika ditegakkan -erdasarkan :

1! Anamnesis 2! &emeriksaan :isik o o o o o o o o &ada rin sk 0i anteri r tam0ak muk sa edema3 -asah3 -er7arna 0u5at disertai adanya sekret en5er yang -anyak >ila ge4ala 0ersisten3 muk sa in:eri r tam0ak hi0ertr :i ;inding 0 steri r :aring tam0ak granuler dan edema3 serta dinding lateral :aring mene-al + ngga hidung yang la0ang karena k nka mengalami atr 0i! Allergic shiner3 -ayangan gela0 di daerah -a7ah mata yang ter4adi karena stasis $ena sekunder aki-at -struksi hidung Allergic salute3 keadaan dimana 0ada anak sering mengg s k 6 g s k hidung karena gatal dengan 0unggung tangan Allergic crease3 tim-ul garis melintang di d rsum nasi -agian se0ertiga -a7ah aki-at dari lama kelamaan mengg s k hidung Facies adenoid3 mulut sering ter-uka dengan lengkung langit 6 langit yang tinggi3 sehingga akan menye-a-kan gangguan 0ertum-uhan gigiBgeligi

Skenario 1 : Pilek Pagi Hari

Page 16

o o

Cobblestone appearance3 dinding 0 steri r :aring tam0ak granuler dan edema 3 serta dinding lateral :aring mene-al Geographic tongue3 lidah tam0ak se0erti gam-aran 0eta

3! &emeriksaan 0enun4ang a, I* 5itro o Hitung e sin :il dalam darah te0i : 'EI o )g< t tal : sering ' 3 ke5uali -ila tanda alergi 0ada 0asien le-ih dari satu ma5am 0enyakit o )g< s0esi:ik dengan +AST atau <@)SA o Sit l gi hidung : ditemukannya 0eningkatan e sin :il menun4ukan kemungkinan alergi inhalan! Dika -as :il J # selEla0ang 0andang dise-a-kan leh alergi makanan3 sedangkan 4ika ditemukan sel &M' menun4ukkan adanya in:eksi -akteri

3, I* 5i5o o &emeriksaan tes 5ukit kulit o G4i intrakutan atau intramedial tunggal atau serial (Skin <ndB0 int Titrati n) ! S<T dilakukan untuk allergen inhalan dengan menyuntikan alergen inhalan dalam -er-agai k nsentrasi o Challenge Test (se-agai F ld Standard)3 dilakukan dengan 5ara mem-erikan tantangan ke0ada 0enderita untuk -er0antang terhada0 makanan yang di5urugai selama # hari3 selan4utnya diamati reaksinya! &ada diet eiminasi3 4enis makanan dihilangkan dari menu makanan sam0ai suatu ketika ge4ala menghilang dengan meniadakan suatu 4enis makanan

;iagn sis >anding : 1! +hinitis n n alergi e sin :ilik Ter4adi ke-anyakan 0ada rang de7asa!Fe4alanya -ertahan lama3mem-ran muk sa 0u5at3 mungkin disertai 0 li0 hidung atau 0enyakit sinus 2! +hinitis neutr :ilik (menular)
Skenario 1 : Pilek Pagi Hari Page 17

Ter4adi selama tahunBtahun a7al masa kanakBkanak!Terda0at keluhan rin re kr nis dan 0enyum-atan hidung3ke-anyakan 0ada 5ua5a dingin 3! +hinitis $as m t r Menggam-arkan suatu gangguan yang diduga aki-at dari ketidak seim-angan sistem 0engendalian sara: t n m terhada0 $askularisasi muk sa dan kelen4er muk sa3 dimana ge4alannya mem-eri kesan se-agai rhinitis alergika namun 0enye-a- alerginya -elum da0at diketahui (! Mast sit sis nasal 0rimer Tim-ul 0aling sering saat de7asa!

>,D Pe*atalaksa*aa* /a* pe*4e)a.a* &enatalaksanaan : Menghindari k ntak dengan allergen 0enye-aAntihistamin Antihistamin yang di0akai untuk 0enderita rhinitis alergi adalah antag nis histamine 1 (AH1) se-agai lini 0ertama! ;a0at dik m-inasi dengan dek ngestan se5ara 0er ral! ,ara ker4anya adalah inhi-it r k m0etiti: 0ada rese0t r H1 sel target! ;ek ngestan &ada -at ini yang 0aling sering di0akai adalah ag nis adrenergikBK! K m-inasi dengan antihistamin yaitu 0seud :edrinB:enil0r 0an lamin! K rtik ster id 8-at ini di-erikan -ila ge4ala utama sum-atan hidung aki-at res0 n :ase lam-at yang tidak -erhasil diatasi leh -at lain! >entuk yang sering di0akai adalah dalam -entuk t 0i5al g l ngan -ekl metas n3 -udes nid3 :lunis lid3 :lutikas n3m metas n :ur at dan triamnis l n! S dium kr m glikat t 0i5al 8-at ini -eker4a mensta-ilkan mast id sehingga 0ele0asan mediat r diham-at! ;i-erikan dalam -entuk inhalasi untuk hasil ter-aik dalam langkah 0r :ilaksis!

Skenario 1 : Pilek Pagi Hari

Page 18

Antik linergik t 0i5al , nt nya i0ratr 0ium -r mide3 yang -erman:aat untuk mengatasi rin re karena aki-at inhi-isi rese0t r k linergik 0ada 0ermukaan sel e:ekt r! 80erati: Tindakan 0erati: yang dilakukan 0ada rhinitis alergi yaitu k nk t mi 0arsial ( 0em t ngan se-agian k nka in:eri r) yang dilakukan -ila ter4adi hi0ertr :i -erat dengan tidak -erhasil dike5ilkan dengan 5ara kauterisasi memakai Ag'83 2#H atau trikl r asetat! )mun tera0i ;ilakukan 0ada alergi inhalan dengan ge4ala -erat dan sudah -erlangsung lama dan dengan 0eng -atan lain tidak mem-erikan hasil yang memuaskan! Tu4uannya adalah 0em-entukan )gF -l 5king anti- dy dan 0enurunan )g<3 agar am-ang ke0ekaan 0enderita terhada0 allergen 0enye-a- ditingkatkan!

&en5egahan : ,ara ter-aik untuk men5egah aler:i adalah dengan menghindari allergen! Ada tiga ti0e 0en5egahan : &rimer : untuk men5egah ter4adinya taha0 sensitasi! %ang da0at dilakukan adalah menghindari 0a0aran terhada0 allergen inhalan mau0un ingestan! Sekunder : men5egah ge4ala tim-ul dengan 5ara menghindari allergen dan tera0i medikament sa! Tersier : untuk men5egah ter4adinya k m0likasi atau -erlan4utnya 0enyakit

>e-era0a 5ara 0en5egahan :


Menghindari makanan dan -atB -atan yang da0at menim-ulkan alergi! Dangan -iarkan he7an -er-ulu masuk kedalam rumah3 4ika alergi terhada0 -ulu he7an! >ersihkan de-u dengan menyed t dan la0 -asah3 minimal 2B3 kali dalam satu minggu3 4angan menggunakan sa0u yang da0at menye-arkan de-u! Funakan 0em-ersih udara elektris (A,) untuk mem-uang de-u rumah3 4amur dan 0 llen dari udara! ,u5i dan ganti :ilter se5ara -erkala! Tutu0 0era- tan -er-ahan kain dengan la0isan yang -isa di5u5i sesering mungkin! Dangan mengunakan -ahan atau 0era- t yang da0at menam0ung de-u didalam de-u kamar! Gntuk menghindari k ntak dengar allergen3 gunakan sarung tangan dan masker ketika sedang -ersihB-ersih di dalam mau0un di luar rumah! @arang r k k dan 0engunaan 0r duk yang -erar ma di rumah

Skenario 1 : Pilek Pagi Hari

Page 19

>,A Pro)*osis K m0likasi atau 0enyulit 0ada rhinitis alergi da0at -eru0a : Sinusitis 0aranasal & li0 hidung 8titis media Asma Hi0ertr :i t nsil dan aden id

B,

-ema.ami /a* me*+elaska* 9armakoterapi )e+ala /ari r.i*itis aler)i

a, A*ti.istami* ;AH-1< 1armak dinamik

AH1 mengham-at e:ek histamin 0ada 0em-uluh darah3 -r nkus3 dan -erma5amBma5am t t 0 l s! Selain itu AH1 -erman:aat untuk meng -ati reaksi hi0ersensiti$itas atau keadaan yang disertai 0engle0asan histamin end gen -erle-ihan! &eninggian 0ermea-ilitas ka0iler dan edema aki-at hisatmin3 da0at diham-at dengan e:ekti: leh AH1! AH1 da0at mengham-at sekresi sali$a dan sekresi kelen4ar eks krin lain aki-at histamine! 1armak kinetik

Setelah 0em-erian ral atau 0arental3 AH1 dia-s r0si se5ara -aik! <:eknya maksimal tim-ul 1#B30 menit setelah 0em-erian ral dan maksimal setelah 1B2 4am! Kadar tertinggi terda0at 0ada 0aruB0aru sedangkan 0ada lim0a3 gin4al3 tak3 t t3 dan kulit kadarnya le-ih rendah! Tem0at utama -i trans: rmasi AH1 adalah hati3 teta0i da0at 4uga 0ada 0aruB0aru dan gin4al! AH1 diekresi melalui urin setelah 2( 4am3 terutama dalam -entuk meta- litnya! )ndikasi

AH1 -erguna untuk 0eng -atan simt matik -er-agai 0enyakit alergi dan men5egah atau meng -ati ma-uk 0er4alanan! &enyakit alergi! AH1 -erguna untuk meng -ati alergi ti0e eksudati: akut misalnya 0ada 0 lin sis dan urtikaria! <:eknya -ersi:at 0aliati:3 mem-atasi dan mengham-at e:ek histamin yang dile0askan se7aktu reaksi alergenBanti- di ter4adi! AH1 da0at 4uga menghilangkan -ersin3 rin re3 dan gatal 0ada mata3hidung dan tengg r kan 0ada 0asien seas nal hay :e$er! Ma-uk 0er4alan dan keadaan lain! AH1 e:ekti: untuk dua 0ertiga kasus $ertig 3 mual dan muntah! AH1 e:ekti: se-agai anti muntah3 0as5a-edah3 mual dan muntah 7aktu hamil dan setelah radiasi! AH1 4uga da0at digunakan untuk meng -ati 0enyakit Meniere dan gangguan $esti-ular lain!

Skenario 1 : Pilek Pagi Hari

Page 20

<:ek sam0ing

<:ek yang 0aling sering ialah sedasi3 yang 4ustru menguntungkan 0asien yang di ra7at di +S atau 0asien yang 0erlu -anyak tidur! <:ek sam0ing yang -erhu-ungan dengan e:ek sentral AH1 ialah $ertig 3 tinitus3 lelah3 0enat3 ink rdinasi3 0englihatan ka-ur3 di0l 0ia3 eu: ria3 gelisah3 ins mia3 dan trem r! <:ek sam0ing yang 0aling sering 4uga di temukan ialah na:su makan -erkurang3 mual3muntah3 keluhan 0ada e0igastrium3 k nsti0asi3 atau diareC e:ek ini akan -erkurang -ila AH1 di-erikan se7aktu makan! <:ek sam0ing lain yang mungkin tim-ul leh AH1 ialah mulut kering3 disuria3 0al0itasi3hi0 tensi3 sakit ke0ala3 rasa -erat dan lemah 0ada tangan! 3, "asal /eko*)esta* K ag nis -anyak digunakan se-agai dek ngestan nasal 0ada 0asien rinitis alergika atau rinitis $as m t r dan 0ada 0asien is0a dengan rinitis akut! 8-at ini menye-a-kan $en k ntriksi dalam muk sa hidung melalui rese0t r K1 sehingga mengurangi $ lume muk sa dan dengan demikian mengurangi 0enyum-atan hidung!&eng -atan dengan dek ngestan nasal da0at menye-a-kan hilangnya e:ekti$itas re- und hi0erimia dan mem-uruknya ge4ala 0da 0em-erian kr nik atau -ila -at dihentikan! ;alam 0raktek3 dek ngestan da0at digunakan se5ara sistemik ( ral)3yakni e:edrin3 :enil 0r 0an lamin dan 0seud Be:edrin atau se5ara t 0ikal dalam -etuk tetes hidung mau0un sem0r t hidung yakni :enile0rin3 e:edrin dan semua deri$at imida2 lin! ;ek ngestan t 0ikal terutama -erguna untuk rinitis akut karena tem0at ker4anya yang le-ih selekti:! &enggunaan dek ngestan 4enis ini hanya sedikit atau sama sekali tidak dia-s r-si se5arasistemik! &enggunaan se5ara t 0ikal le-ih 5e0at dalam mengatasi 0enyum-atan hidung di-andingkan dengan 0enggunaan sistemik! )ndikasinya 0er ral atau se5ara t 0ikal! <:erdin ral sering menim-ulkan e:ek sentral! Selain itu e:ek sam0ing yang da0at ditim-ulkan t 0ikal dek ngestan antara lain rasa ter-akar3 -ersin3 dan kering 0ada muk sa hidung! Gntuk itu 0enggunaan -at ini memerlukan k nseling -agi 0asien! 1enil0r 0an lamin -at ini harus digunakan se5ara hati B hati 0ada 0asien hi0ertensi dan 0riadengan hi0ertr :i 0r stat ! &em-erian dek ngestan ral tidak dian4urkan untuk 4angka 0an4ang3 terutama karena mem0unyai e:ek sam0ing stimulan SS& sehingga menye-a-kan 0eningkatan denyut 4antung dan tekanan darah! 8-at ini tidak - leh di-erikan ke0ada 0enderita hi0ertensi3 0enyakit 4antung3 k r ner3 hi0ertir id3 dan hi0ertr 0i 0r stat! ;ek ngestan ral 0ada umumnya terda0at dalam -entuk k m-inasi dengan antihistamin atau dengan -at lain se0erti anti0iretik dan antitusi: yang di4ual se-agai -at -e-as! 4, Kortikosteroi/ K rtik ster id adalah -at antiin:lamasi yang kuat dan -er0eran 0enting dalam 0eng -atan rhinitis alergi! &enggunaan se5ara sistemik da0at dengan 5e0at mengatasi in:lamasi yang akut sehingga dian4urkan hanya untuk 0enggunaan 4angka 0endek yakni 0ada ge4ala -untu hidung yang -erat! Fe4ala -untu hidung meru0akan ge4ala utama yang 0aling sering mengganggu 0enderita +A yang -erat! &ada k ndisi akut k rtik ster id ral di-erikan dalam 4angka 0endek 7B1( hari dengan ta0ering ::3 tergantung dari res0 n 0eng -atan! K rtik ster id meski0un mem0unyai khasiat antiin:lamasi yang tinggi3 namun 4uga mem0unyai e:ek sistemik yang tidak menguntungkan! &emakaian intranasal akan memaksimalkan e:ek t 0ikal 0ada muk sa hidung dan mengurangi e:ek sistematik! >er-agai 0r duk k rtik ster id intranasal di0asarkan dengan menggunakan -er-agai karakteristik!Gntuk meningkatkan keamanan k rtik ster id intranasal digunakan -at yang mem0unyai e:ek t 0ikal yang kuat dan e:ek sistemik yang rendah! Ke0raktisan dalam 0emakaian serta rasa -au -at akan mem0engaruhi ke0atuhan 0enderita dalam menggunakan -at 4angka 0an4ang! ; sis sekali sehari le-ih disukai dari0ada dua kali sehari karena le-ih 0raktis sehingga meningkatkan ke0atuhan!

Skenario 1 : Pilek Pagi Hari

Page 21

>e-era0a k rtik ster id intranasal yang -anyak digunakan adalah -ekl metas n3 :lutikas n3 m metas n3 dan triamis l n! Keem0at -at terse-ut mem0unyai e:ekti:itas dan keamanan yang tidak -er-eda! 8-at yang-iasa digunakan lainnya antara lain s dium kr m lin3 dan i0atr 0ium -r mida!

Mekanisme ker4anya yaitu -eker4a mem0engaruhi ke5e0atan sintesis 0r tein3 m lekul h rm n memasuki sel mele7ati mem-ran 0lasma se5ara di:usi 0asi:3 mensintesis 0r tein yg si:atnya mengham-at atau t ksik terhada0 sel lim: id3 mem0engaruhi meta- lisme kar- hidrat3 0r tein dan lemak dan se-agai antiin:lamasi kuat! &em-erian glu5 5 rti5 id (0rednis ne3 deAamethas ne) mengurangi ukuran dan isi lym0h id dari lim: n di dan lim0a3 tdk memiliki e:ek t ksik 0ada miel id yang sedang -er0r li:erasiatau stem sel erythr id dalam sumsum tulang! Flu5 5 rti5 id mengham-at 0r duksi mediat r in:lamasi3 termasuk &A13 leuk trien3 0r staglandin3 histamin3 dan -radikinin! T ksisitas -erat da0at ter4adi 0ada 0enggunaan gluk k rtik id d sis tinggi3 4angka 0an4ang! /, A*ta)o*is Le0kotrie* @euk trien adalah asam lemak tak 4enuh yang mengandung kar- n yang dile0askan selama 0r ses in:lamasi! @euk trien3 0r staglandin dan tr m- ksan meru0akan -agian dari gru0 asam lemak yang dise-ut eik san id! Senya7a ini diturunkan melalui akti$asi -er-agi ti0e sel leh li0 ksigenasi asam arakhid nat yang di-e-askan leh : s: li0ase A2 di mem-ran 0erinuklear yang memisahkan nukleus dari sit 0lasma! Asam arakhid nat sendiri meru0akan su-strat dari sikl ksigenase yang akti$itasnya menghasilkan 0r stglandin dan tr m- ksan! ;engan kata lain3leuk trien 4uga meru0akan mediat r yang 0enting dalam ter4adinya -untu hidung 0ada rinitis alergi! ;e7asa ini telah -erkem-ang -at antileuk trien yang dinilai 5uku0 -esar rman:aatnya -agi 0eng -atan +A! Ada dua ma5am antileuk trien yakni inhi-it r sintesis leuk trien dan antag nis rese0t r leuk trien! %ang ter-aru da0at satu inhi-it r sintesis leuk trien dan tiga antag nis rese0t r leuk trien3yakni ,ys@T1 dan ,%s@T2! %ang 0ertama meru0akan rese0t r yang sensiti: terhada0 antag nis leuk trien yang di0akai 0ada 0eng -atan +A! &ada dasarnya antileuk trien -ertu4uan untuk mengham-at ker4a leuk trien se-agai mediat r in:lamasi yakni dengan 5ara mem-l kade rese0t r leuk trien atau mengham-at sintesis leuk trien! ;engan demikian dihara0kan ge4ala aki-at 0r ses in:lamasi 0ada +A mau0un asma da0at ditekan! Tiga -at antileuk trien yang 0ernah dila0 rkan 0enggunaannya yakni dua nataginis rese0t r (2a:irlukast dan m ntelukast)3 serta satu inhi-it r li0 ksigenase (2ileut n)! @a0 ran hasil 0enggunaan -at terse-ut 0ada +A -elum se5ara luas di0u-likasikan sehingga e:ekti:itasnya -elum -anyak diketahui!&enanganan +hinitis alergi yang terakhir adalah dengan imun tera0i! Tera0i ini dise-ut 4uga se-agai tera0i desensitisasi! )mun tera0i meru0akan 0r ses yang 0an4ang dan -ertaha0 dengan 5ara mengin4eksikan antigen dengan d sis yang ditingkatkan! )mun tera0i memiliki -iaya yang mahal serta risik yang -esar3 serta memerlukan k mitmen yang -esar dari 0asien!

C,

-ema.ami /a* me*+elaska* tata 4ara 3erE0/.0 6a*) 3aik /a* 3e*ar

;alil yang men4elaskan tentang -er7udhu3 Allah -er:irman dalam surah Al Maaidah ayat * yang artinya : LHai rangB rang yang -eriman3 a0a-ila kamu hendak menger4akan sh lat3 maka -asuhlah mukamu dan tanganmu sam0ai siku3 dan sa0ulah ke0alamu dan (-asuh) kakimu sam0ai dengan kedua mata kaki3 dan 4ika kamu 4unu- maka mandilah3 dan 4ika kamu sakit atau dalam 0er4alanan atau kem-ali dari tem0at -uang air (kakus) atau menyentuh 0erem0uan3 lalu kamu tidak mem0er leh air3 maka -ertayamumlah dengan tanah yang -aik (-ersih)C sa0ulah mukamu dan tanganmu dengan tanah itu! Allah tidak hendak menyulitkan kamu3 teta0i ;ia hendak mem-ersihkan kamu dan menyem0urnakan nikmatB 'ya -agimu3 su0aya kamu -ersyukur!M (NS Al Maaidah O#P: *)
Skenario 1 : Pilek Pagi Hari Page 22

Tata 5ara -er7udhu menurut Al Nuran dan Sunnah : 1! A0a-ila se rang Muslim yang ingin -er7udhu hendaklah ia -erniat di dalam hati lalu mem-a5a L>ismillahirrahmanirrahimM se-a- +asulullah SA. -ersa-da LTidak sah 7udhu rang yg tidak menye-ut nama AllahM (At Tirmid2i) terle-ih dahulu 3 dan 4ika lu0a maka 5uku0 L-ismillahM sa4a sudah 5uku0! 2! Kemudian disunnahkan mem-asuh kedua tela0ak tangan se-anyak tiga kali! 3! >erkumurBkumur se-anyak tigak kali 0ula -anyaknya! (! Menghiru0 air dengan hidung lalu dikeluarkan lagi se-anyak tiga kali! ;isunnahkan untuk menghiru0 air dari hidung kuatBkuat dan 4ika dalam keadaan -er0uasa - leh menghiru0 0elanB 0elan sa4a3 ditakutkan air yang dihiru0 masuk kedalam tengg r kkan! +asulullah SA. -ersa-da LKeraskanlah di dalam menghiru0 air dengan hidung ke5uali 4ika kamu sedang -er0uasaM #! Mem-asuh muka se-anyak tiga kali! >atas muka -agian atas adalah sam0ai tem0at tum-uhnya ram-ut3 -agian -a7ah sam0ai dagu3 -agian sam0ing dari -atas telinga kanan hingga telinga kiri! Dika ram-ut 0ada muka ti0is3 7a4i- mem-asuh sam0ai dasarnya3 dan 4ika ram-ut muka te-al - leh mem-asuh -agian atasnya sa4a3 teta0i disunnahkan untuk men5elahB5elahi -agian ram-ut yang te-al itu! Karena +asulullah SA. selalu men5elahB5elahi 4engg tnya ketika sedang -er7udhu! *! Kemudian men5u5i tangan sam0ai siku! Allah -er:irman MQ dan -asuhlah mukamu dan tanganmu sam0ai siku3 ! ! ! M (NS Al Maaidah O#P: *) 7! Mengusa0 ke0ala -eserta telinga satu kali dimulai dari mengusa0 ke0ala dari -agian de0an sam0ai ke -elakang lalu kem-ali ke -agian de0an lagi! Setelah itu langsung mengusa0 kedua telingan dengan air yang tersisa 0ada tangan! /! Setelah itu3 men5u5i kedua kaki sam0ai mata kaki3 karena Allah -er:irman3 Ldan (-asuh) kakimu sam0ai mata kaki!M %ang dimaksud mata kaki disini adalah -en4 lan yang ada di -a7ah -etis! 8rang yg tangan atau kakinya ter0 t ng maka ia men5u5i -agian yg tersisa yg 7a4i- di5u5i! ;an a0a-ila tangan atau kakinya itu ter0 t ng semua maka 5uku0 men5u5i -agian u4ungnya sa4a! "! ;an setelah selesai -er7udhu 7a4i- mem-a5a d a LAsyhadu allaa ilaaha illallah 7ahdahu laa syarikalahu 7a asyhadu anna Muhammadan Ra-duhu 7a rasuluhu3 Allahumma4 Ralni minat ta77a-iin 7a4alni minal mutathahhiriin!M Artinya: LSaya -ersaksi -ah7a tiada ilaah yang -erhak disem-ah dengan -enar selain Allah semata tiada sekutu -agiB'ya! ;an saya -ersaksi -ah7a Muhammad adalah ham-a dan utusanB 'ya! %aa Allah 4adikanlah ham-a termasuk rangB rang yang -ertau-at dan rangB rang yang mensu5ikan diri!L ;r! >ahar A27ar3 S0>B8nk3 se rang d kter s0esialis -edahB nk l gi ( -edah tum r ) lulusan 1K G) dalam -ukunya L Ketika ; kter Memaknai Sh lat L mam0u men4a-arkan makna gerakan sh lat! Selama ini sh lat yang kita lakukan lima kali sehari3 se-enarnya telah mem-erikan in$estasi kesehatan yang 5uku0 -esar -agi kehidu0an kita! Mulai dari -er7udlu ( -ersu5i )3 gerakan sh lat sam0ai dengan salam memiliki makna yang luar -iasa he-atnya -aik untuk kesehatan :isik3 mental -ahkan keseim-angan s0iritual dan em si nal! Teta0i sayang sedikit dari kita yang memahaminya! >erikut rangkaian dan man:aat kesehatan dari rukun )slam yang kedua ini!

Skenario 1 : Pilek Pagi Hari

Page 23

1! Man:aat .udlu Kulit meru0akan rgan yang ter-esar tu-uh kita yang :ungsi utamanya mem-ungkus tu-uh serta melindungi tu-uh dari -er-agai an5aman kuman3 ra5un3 radiasi 4uga mengatur suhu tu-uh3 :ungsi ekskresi ( tem0at 0em-uangan 2atB2at yang tak -erguna melalui 0 riB0 ri ) dan media k munikasi antar sel syara: untuk rangsang nyeri3 0anas3 sentuhan se5ara tekanan! >egitu -esar :ungsi kulit maka kesta-ilannya ditentukan leh 0H (dera4at keasaman) dan kelem-a-an! >ersu5i meru0akan salah satu met de men4aga kesta-ilan terse-ut khususnya kelem-a-an kulit! Kalu kulit sering kering akan sangat -er-ahaya -agi kesehatan kulit terutama mudah terin:eksi kuman! ;engan -ersu5i -erarti ter4adinya 0r ses 0erema4aan dan 0en5u5ian kulit3 sela0ut lendir3 dan 4uga lu-angB lu-ang tu-uh yang -erhu-ungan dengan dunia luar (0 ri kulit3 r ngga mulut3 hidung3 telinga)! Se0erti kita ketahui kulit meru0akan tem0at -erkem-angnya -anya kuman dan :l ra n rmal3 diantaranya Sta0hyl 5 55us e0idermis3 Sta0hyl 5 55us aureus3 Stre0t 5 55us 0y genes3 My5 -a5terium s0 (0enyakit T>, kulit)! >egitu 4uga dengan r ngga hidung terda0at kuman Stre0t 5 55us 0neum nia (0enyakit 0neum ni 0aru)3 'eisseria s03 Hem 0hilus s0! Se rang ahli -edah di7a4i-kan mem-asuh kedua -elah tangan setia0 kali melakukan 0erasi se-agai 0r ses sterilisasi dari kuman! ,ara ini -aru dikenal a-ad keB203 0adahal umat )slam sudah mem-udayakan se4ak a-ad keB1( yang lalu! Keutamaan >erkumur >erkumurBkumur ;alam -ersu5i -erarti mem-ersihkan r ngga mulut dari 0enularan 0enyakit! Sisa makanan sering mengenda0 atau tersangkut di antara sela gigi yang 4ika tidak di-ersihkan ( dengan -erkumurB kumur atau mengg s k gigi) akhirnya akan men4adi mediasi 0ertum-uhan kuman! ;engan -erkumurB kumur se5ara -enar dan dilakukan lima kali sehari -erarti tan0a kita sadari da0at men5egah dari in:eksi gigi dan mulut! )stinsyaS -erarti menghiru0 air dengan lu-ang hidung Melalui r ngga hidung sam0ai ke tengg r kan -agian hidung (nas :aring)! 1ungsinya untuk mensu5ikan sela0ut dan lendir hidung yang ter5emar leh udara k t r dan 4uga kuman!Selama ini kita ketahui sela0ut dan lendir hidung meru0akan -asis 0ertahanan 0ertama 0erna0asan! ;engan istinsyaS mudahBmudahan kuman in:eksi saluran 0erna0asan akut ()S&A) da0at di5egah! (! &em-ersihan telinga sam0ai dengan 0ensu5ian kaki -eserta tela0ak kaki Gntuk men5egah -er-agai in:eksi 5a5ing yang masih men4adi masalah ter-esar di negara kita! 3! 2!

6,

-ema.ami /a* me*+elaska* pa*/a*)a* 3i/a*) ke/oktera* te*ta*) )0ra.

G0ra. adalah 5ara mem-ersihkan dan mengeluarkan lendir yang k t r3 -era5un dan mengandung -er-agai kuman 0enyakit! ,aranya dengan menetes ramuan khusus ke dalam lu-ang hidung3 ramuan tadi mem-uat syara: tu-uh -ereaksi menekan3 mend r ng dan mengeluarkan lender k t r (dari r k k3 k 0i3 alk h l dan lain lain)! @endir akan keluar le7at r ngga hidung dan mulut sehingga seluruh saluran 0erna0asan3 0en5ernaan dan 0eredaran darah akan -ersih dan lan5ar! &r ses 0eng -atan gurah ini tidak sakit hanya mem-utuhkan 7aktu 1 sam0ai 2 4am!

Skenario 1 : Pilek Pagi Hari

Page 24

-a*9aat G0ra. Mem-uat suara men4adi kuat3 keras3 nyaring3 merdu 3 halus dan em0uk! Sangat 5 5 k -agi 0enyakit3 artis3 S riah3 S sidah dan lain lain! Mem-esarkan $ lume 0aruB0aru dan mem-uat na0as le-ih 0an4ang3 sangat 5 5 k -agi mereka yang menekuni lah na0as tenaga dalam3 y ga3 meditasi3 -ela diri3 atlet3 lahraga7an3 0esenam dan lain lain! &ikiran men4adi 4ernih3 -ersih! Sangat 5 5 k -agi sis7aBsis7i3 mahasis7a3 santri dan 0enuntut ilmu! Mem-ersihkan 0 lusi dari de-u 4alanan3 s lar3 -ensin3 -ahan kimia dan lain lain! Sangat 5 5 k untuk 0eker4a -angunan3 0a-rik3 su0ir3 tukang 4ek dan karya7an 0erusahaan! &enyem-uhan -er-agai 0enyakit3 misalnya T>,3 asma3 sinusitis3 sesak na0as3 de-u3 hidung meler -erke0an4angan3 gangguan lam-ung3 gangguan saluran 0erna0asan3 gangguan 0en5ernaan dan lain lain!

Pa*/a*)a* 3i/a*) ke/oktera* te*ta*) )0ra. ;alam dunia ked kteran 3 tera0i sema5am gurah 4uga dikenal! )nti 0eng -atannya meransang keluarnya ingus atau lendir! Hanya sa4a disini tidak dikenal akar srigunggu melainkan -at -atan3 ta-let3 siru0 atau melalui 0engua0an! <:eknya sama3 namun rasa sakit 0asien -er-eda! ;ari dunia medis3 keluarnya lendir atau ingus se5ara -erle-ihan3 dari hidung memanag tidak -er-ahaya namun 4uga tidak terlalu -erguna! Se-a- 0ada dasarnya hidung se5ara n rmal memang telah -erlendir meski $ lumenya ter-atas! ,airan yang tersusun dari sel darah 0utih3 air dan garam ini -er:ungsi mengatur suhu dalam 0aru 0aru! ;alam suhu 0anas ia -ertugas mendinginkan dan demikian 0ula se-aliknya! Dika -erle-ihan maka 0erna0asan terganggu karena 4atah ksigen yang masuk ke 0aru 0aru men4adi -erkurang! Mutu suara 0un menurun karena 0ita suara tak da0at -ergetar dengan sem0urna! Dadi 0ara d kter memang mengakui kehe-atan gurah dalam mengguras lender hingga men4ernihkan suara dan meringankan suara! 'amun mereka masih menyangsikan man:aat dalam menghalau 0enyakit sema5am :lu3 0ilek 3 -atuk 3 asma dan 0enyakit tengg r kan lainnya!

Skenario 1 : Pilek Pagi Hari

Page 25

a9tar P0staka
1! 2! 3! (! #! *! D, Sher7 d3 @auralee! 2001! 1isi l gi Manusia dari Sel ke Sistem <disi 2! Dakarta: <F, + land @ees n3 ,! 1""*! >uku A4ar Hist l gi (TeAt- k : Hist l gy)! <disi #! Dakarta: <F, +aden3 )nmar ;r! 2011! >ahan Kuliah Anat mi Ked kteran Sistem +es0irat rius! Dakarta Setiadi! 2007! Anat mi dan 1isi l gi Manusia! <disi 1! Dakarta: Fraha )lmu > ies3 @a7ren5e + and Adams3 Fe rge @ and Higler3 &eter A! 1""7! >uku A4ar &enyakit THT >8)<S! <disi *! Dakarta: <F, htt0:EEgurah4akarta!-l gdetik!5 mE .ttp:((kr-4a.elek,3lo)spot,4om(&'11('C(tata-4ara-E0/.0-me*0r0t-al-?0ra*-/a*,.tml

Skenario 1 : Pilek Pagi Hari

Page 26