Anda di halaman 1dari 15

Laporan Kasus HIV/AIDS

Pendahuluan
Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) adalah suatu sindrom kumpulan berbagai gejala dan in eksi sebagai akibat dari kerusakan spesi ik sistem kekebalan tubuh karena in eksi !irus Human Immunodeficiency Virus (HIV) pada manusia" #$% &en'akit in eksi HIV/AIDS merupakan masalah kesehatan terbesar di dunia de(asa ini$ terdapat hampir di semua negara di dunia tanpa ke)uali Indonesia" *asalah 'ang berkembang sehubungan dengan pen'akit in eksi HIV/AIDS adalah angka kejadiann'a 'ang )enderung terus meningkat dengan angka kematian 'ang tinggi" %$+ &ada ,anuari %--.$ /0AIDS sebagai badan &11 'ang menangani penanggulangan pen'akit AIDS dan HIV bekerjasama dengan 2H3$ badan &11 untuk kesehatan dunia$ memperkirakan AIDS telah membunuh lebih dari %4 juta orang sejak pertama kali diakui pada tanggal 4 ,uni #56#" 3leh karena itu$ pen'akit ini merupakan salah satu (abah paling mematikan dalam sejarah" % Sampai dengan +# *aret %--6 se)ara kumulati jumlah kasus AIDS di Indonesia 'ang dilaporkan men)apai ##6.6" &ro!insi 'ang melaporkan AIDS7 +% pro!insi$ Kabupaten/Kota 'ang melaporkan AIDS7 #58 kab/kota" Sedang ratio kasus AIDS antara laki9laki dan perempuan adalah 87#" :ara penularan kasus AIDS kumulati 'ang dilaporkan melalui ID/ 85$%;$ Heteroseksual 8%$6$ dan Homoseksual +$6;" &roporsi kumulati kasus AIDS tertinggi dilaporkan pada kelompok umum %-9+- tahun (4+$.%;)$ disusul kelompok umur +-9+5 tahun (%<$<5;) dan kelompok umur 8-985 tahun (<$65;)" Kasus AIDS terban'ak dilaporkan dari DKI ,akarta$ ,a(a 1arat$ &apua$ ,a(a =imur$ 1ali$ Kalimantan 1arat$ Sumatera /tara$ ,a(a =engah$ Kepulauan >iau$ dan >iau" >ate kumulati kasus AIDS 0asional sampai dengan +# *aret %--6 adalah 4$%+ per #--$--- penduduk (berdasarkan data 1&S %--4$ jumlah penduduk Indonesia %%<"#+%"+4- ji(a)" >ate kumulati kasus AIDS tertinggi dilaporkan dari pro!insi &apua (#8$8 kali angka nasional)$ DKI ,akarta (.$4 kali angka nasional)$ 1ali (8$8 kali angka nasional)$ Kep" >iau (+$5 kali angka nasional)$ Kalimantan 1arat (+$. kali angka nasional)$ *aluku (%$% kali angka nasional)$ &apua 1arat (#$5 kali angka nasional)$ 1angka 1elitung (#$+ kali angka nasional)$ dan Sula(esi /tara (#$# kali angka nasional)" &roporsi kasus AIDS 'ang dilaporkan telah meninggal adalah %-$54;" + =inggin'a angka kematian penderita HIV/AIDS disebabkan berbagai aktor" Salah satu aktor adalah penanganan pada penderita 'ang masih kurang tepat$ termasuk terlambatn'a diagnostik in eksi oportunistik" #$8 &adahal in eksi oportunistik inilah 'ang sering mengantarkan ke arah kematian penderita AIDS" &ara pengidap HIV di Indonesia )enderung
Kepaniteraan Klinik Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Pelita Harapan Rumah akit !arinir "ilandak tahun #$$%

Laporan Kasus HIV/AIDS

mudah jatuh ke stadium AIDS oleh karena mengalami in eksi oportunistik" Hal ini dimungkinkan karena pengidap HIV di Indonesia umumn'a tinggal dan hidup berdampingan dengan kejadian in eksi lain 'ang masih tinggi" Apabila mun)uln'a kejadian in eksi oportunistik ini gagal untuk dibendung$ maka dapat dipastikan angka kematian akibat menderita HIV/AIDS di Indonesia akan tetap tinggi dan semakin meresahkan mas'arakat" #$%

Kasus
Seorang laki9laki berumur %5 tahun berinisial >D$ beragama Kristen &rotestan$ belum menikah$ bertempat tinggal di :ilandak =imur datang ke /nit ?a(at Darurat (/?D) >umah Sakit *arinir :ilandak (>S*:) pada tanggal %% ,uni %--6 dengan keluhan sakit kepala berden'ut hebat sejak # bulan 'ang lalu" Sejak satu bulan 'ang lalu os menderita sakit kepala berden'ut hebat 'ang si atn'a hilang timbul" Apabila sakit kepalan'a timbul$ os merasa kepalan'a seperti dipukul9pukul" Sakit kepala 'ang dirasakann'a timbul se(aktu9(aktu$ tidak ada (aktu9(aktu tertentu dan mendadak hebat" Hal ini membuat os tidak dapat melakukan akti!itasn'a" Selain itu os juga mengeluh perutn'a terasa mual dan muntah seban'ak 8@ berupa makanan 'ang dimakan disertai )airan ber(arna hitam dan kekuningan" >asa mual bertambah apabila os men)ium bau makanan ataupun ketika os minum" 3s juga mengalami 1A1 men)ret seban'ak %@ berisi )airan dan ampas tanpa disertai lendir maupun darah$ ber(arna kuning" 1uang air ke)il normal dan ber(arna kuning jernih" Selain itu os juga mengeluh batuk dimana kadang9kadang merupakan batuk kering tanpa dahak kadang9 kadang berdahak tapi dahak sukar dikeluarkan disertai pilek sejak sekitar # minggu 'ang lalu" *eski demikian os )ukup sering mengalami batuk dan pilek tetapi karena tidak terlalu mengganggu maka os jarang berobat karena keluhann'a ini" Sebenarn'a sejak sekitar + tahun belakangan ini$ os sudah sering mengalami sakit kepala 'ang hilang timbul tetapi karena tidak terlalu hebat sehingga dia)uhkan oleh os" 1aru sekitar # bulan 'ang lalu dirasakan sakit kepala hebat timbul tiba9tiba 'ang membuat os tidak kuat menahan sehingga os datang ke >S untuk berobat dan sempat dira(at selama + hari$ tetapi tidak tuntas karena os pulang paksa" Saat itu keluhan kurang9lebih sama 'akni sakit kepala 'ang disertai mual dan muntah juga 1A1 men)ret" 1erat badan os turun semenjak sakit" =iga bulan 'ang lalu berat badan os .6 kg$ dan ketika ditimbang seminggu 'ang lalu berat badan os menjadi .- kg" Dan os juga merasa (ajahn'a menjadi lebih tirus" Dua belas tahun 'ang lalu os pernah memakai puta( dengan menggunakan jarum suntik 'ang dipakai bersama9sama dengan teman9temann'a sesama pemakai selama 6 tahun dan berhenti sejak 4 tahun 'ang lalu" Selain pemakai os juga
Kepaniteraan Klinik Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Pelita Harapan Rumah akit !arinir "ilandak tahun #$$%

Laporan Kasus HIV/AIDS

dulun'a adalah seorang perokok berat$ dalam # hari os bisa menghabiskan rokok seban'ak #9 % bungkus rokok" =etapi sejak 4 tahun 'ang lalu os sudah mengurangi rekuensi merokokn'a dan saat ini os sudah tidak merokok lagi" Selain itu os juga memiliki kebiasaan minum9 minuman keras" Dahulu os biasa minum9minuman beralkohol bersama teman9temann'a hampir setiap hari$ dan biasan'a os bisa menghabiskan 894 botol bir sekali minum" Sejak 4 tahun 'ang lalu os juga sudah memberhentikan kebiasaann'a tersebut dan berhenti total" &asien mengatakan bah(a dirin'a tidak memiliki ri(a'at pen'akit jantung$ darah tinggi$ ken)ing manis$ dan tidak ada ri(a'at alergi dengan obat tertentu" &asien sudah pernah dira(at dengan gejala9gejala seperti 'ang dialamin'a saat ini sebelumn'a" >i(a'at pen'akit dahulu pasien" Satu bulan 'ang lalu os dira(at selama + hari dengan diagnosis saat itu )e algia dan ?AA serta ISK" Sekitar # tahun 'ang lalu os pernah dira(at dengan diagnosis att' li!er ringan$ h'drops dan batu kandung empedu" Dalam keluarga pasien tidak ada 'ang mengalami pen'akit seperti pasien" >i(a'at pen'akit jantung$ darah tinggi$ ken)ing manis dalam keluarga juga disangkal" Saat ini os tidak bekerja" Dari pemeriksaan isik 'ang dilakukan pada (aktu pasien tiba di ruang pera(atan pa!iliun BC keadaan umum pasien tampak sakit sedang dengan kesadaran )ompos mentis" Skor ?:S #4 (A98$ *9.$ V94)" =ekanan darah #+-/5- mmHg diukur saat pasien dalam posisi berbaring" Laju nadi sama dengan laju jantung 68 kali/menit" &ernapasan %8 kali/menit$ teratur" Suhu tubuh +.$4D :" 1erat badan .- kg$ tinggi badan #<- )m" 1entuk kepala normose ali$ rambut hitam$ )ukup lebat$ distribusi merata" *ata tidak ada ekso talmus$ eno talmus$ strabismus$ ataupun nistagmus" =ekanan intraokular normal$ gerakan bola mata simetris$ konjungti!a tdak pu)at$ sklera tidak ikterik$ pupil bulat isokor$ re leks )aha'a normal$ lensa jernih" &ada telinga dan hidung tidak ditemukan kelainan$ tetapi pada pemeriksaan tenggorok ditemukan aring 'ang hiperemis dan lidah kotor" &ada pemeriksaan leher$ tidak teraba pembesaran kelenjar getah bening$ tidak ada pembesaran kelenjar tiroid" 1entuk dada normal dan gerakan dada tampak simetris pada saat bernapas" =idak tampak adan'a retraksi interkostal" *elalui palpasi dada dalam keadaan dinamis$ didapatkan gerakan dada kanan dan kiri simetris" &ada perabaan remitus teraba getaran 'ang sama pada kedua sisi dada" Dari pemeriksaan perkusi$ terdengar sonor pada kedua lapangan paru" Suara napas terdengar !esikuler di kedua paru" =idak terdengar suara ronkhi maupun &hee'in(" =idak terdapat pembesaran kelenjar getah bening di kedua aksila" 1un'i jantung I dan II murni$ tidak terdengar bising maupun irama derap" &erut tidak membun)it$ dinding perut tampak lemas$ turgor baik$ terdapat n'eri tekan pada daerah epigastrium dan hipokondrium sinistra$
Kepaniteraan Klinik Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Pelita Harapan Rumah akit !arinir "ilandak tahun #$$%

Laporan Kasus HIV/AIDS

Hati dan Limpa tidak teraba$ ballotemen (9)$ n'eri ketok kosto!ertebral (9)" Akstremitas teraba hangat$ ban'ak terdapat papul9papul dan krusta serta luka9luka ekskoriasi pada kulit lengan dan tungkai os" Hasil pemeriksaan laboratorium Hb #+"4 g;$ Ht 8- ;$ leukosit 4"4 rb/dl$ trombosit %+< rb/dl$ ?ula darah se(aktu #%% mg/dl$ S?3= #4$ S?&= %4" &asien dira(at inap dengan diagnosis kerja )er!i)al s'ndrome dan !ertigo disertai gastritis erosi!a" =erapi 'ang diberikan pada (aktu pasien di /?D adalah Intra Venous Bluid Drip (IVBD) >inger La)tate (>L) %# tetes per menit$ &iralen drip # ampul IV$ injeksi :e triaksone %@# gram IV$ 0euralgin +@# tablet$ Injeksi >anin %@# ampul IV$ Vosedon +@# tablet$ DiaEepam %mg +@# tablet" &ada pera(atan hari pertama$ pasien masih mengeluh sakit kepala hilang timbul masih seperti dipukul9pukul dengan palu$ batuk sudah berkurang$ tidak panas$ masih mual tapi tidak muntah lagi$ makan habis$ 1A1 belum sejak mrs dan 1AK normal" =ekanan darah #%-/6- mmHg$ laju nadi 6- @/menit$ suhu tubuh +. o : dan laju napas %- @/menit" &ada pemeriksaan isik masih ditemukan aring 'ang hiperemis dan n'eri tekan di daerah epigastrium berkurang" Hasil pemeriksaan laboratorium /rinalisa lengkap7 (arna kuning jernih$ berat jenis #-#4$ pH 4"-$ protein$ glukosa$ keton (9)$ urobilinogen (F)$ bilirubin$ urobilin$ nitrit$ bood (9)$ sedimen leukosit #9%/L&1$ eritrosit -9#$ epitel (F)$ bakteri$ silinder dan kristal (9)" Assesment pada hari ini adalah )er!i)al s'ndrome dan !ertigo disertai gastritis erosi!a" Di ruang pera(atan &a!iliun B pasien ditatalaksana dengan injeksi Intra Venous Bluid Drip (IVBD) >inger La)tate (>L) %# tetes per menit$ &iralen drip # ampul IV$ 0euralgin +@# tablet$ Injeksi >anin %@# ampul IV$ Injeksi 3mepraEole %@# ampul IV$ Dramamin +@# tablet$ DiaEepam %mg +@# tablet$ /lsa at s'rup +@:I$ Injeksi =ransamin +@# ampul IV$ *u)osta %@# tablet$ &'ro el gel$ Bisioterapi$ sementara tetap diberikan diet lunak dan jika muntah hitam lagi pasang 0?= dan ?astri) )ooling setiap 8 jam" Dilakukan pemeriksaan :D8 dan anti HIV$ hasil men'usul" &ada pera(atan hari kedua$ pasien masih mengeluh sakit kepala berden'ut hebat seperti dipukul9pukul membuat semalaman os tidak bisa tidur$ rasa mual bertambah$ dan muntah lagi berisi )airan ber(arna kekuningan$ n'eri pada ulu hati$ na su makan menurun$ os han'a makan 4 sendok$ 1A1 (9) + hari dan 1AK normal" =ekanan darah ##-/<- mmHg$ laju nadi 6- @/menit$ suhu tubuh +.o : dan laju napas %- @/menit" &ada pemeriksaan isik aring masih hiperemis$ masih terdapat n'eri tekan di daerah epigastrium dan hipokondrium kiri" Assesment pada hari ini adalah )er!i)al s'ndrome dan !ertigo disertai gastritis erosi!a$ suspek 3DHA dan suspek abses otak" =erapi hari sebelumn'a tetap dilanjutkan dengan
Kepaniteraan Klinik Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Pelita Harapan Rumah akit !arinir "ilandak tahun #$$%

Laporan Kasus HIV/AIDS

tambahan &ro enid suppositoria (kalau perlu)$ *S= )ontinous #4 mg %@# tablet$ Injeksi de@ametason %@# ampul IV" Konsul spesialis neurologi" &ada pera(atan hari ketiga$ pasien masih mengeluh sakit kepala berden'ut hebat tetapi sudah tidak mual dan tidak muntah$ makan habis$ 1A1 (9) 8 hari dan 1AK normal" =ekanan darah #%-/6- mmHg$ laju nadi 5- @/menit$ suhu tubuh +. o: dan laju napas %@/menit" &ada pemeriksaan isik masih ditemukan aring masih sedikit hiperemis$ n'eri tekan di daerah epigastrium dan hipokondrium kiri mulai berkurang" Assesment pada hari ini adalah suspek 3DHA dengan :er!i)al s'ndrome dan Vertigo$ ?astritis erosi!a$ suspek abses otak" =erapi IVBD >inger La)tate diganti dengan Amino luid 7 Kaen +1 G %7# %# tetes per menit$ Injeksi =ransamin dihentikan$ ditambahkan Injeksi :e triaksone #@% gram IV$ &umpitor %@# tablet$ dan dari bagian neurologi diberi tambahan A)etaEolamid +@# tablet" &ada pera(atan hari keempat$ pasien tidak lagi mengeluh sakit kepala$ tidak mual dan muntah$ makan habis$ 1A1 (9) 4 hari dan 1AK normal" =ekanan darah ##-/.- mmHg$ laju nadi 6- @/menit$ suhu tubuh +.$+ o: dan laju napas %-@/menit" &ada pemeriksaan isik masih ditemukan aring sedikit hiperemis dan n'eri tekan di daerah epigastrium mulai berkurang" Assesment pada hari ini adalah suspek 3DHA dengan :er!i)al s'ndrome dan Vertigo$ ?astritis erosi!a$ suspek S3L Bossa &osterior" =erapi hari sebelumn'a tetap dilanjutkan dengan Injeksi >anin diganti dengan >anin %@# tablet$ sedang Injeksi &iralen$ Injeksi =ramal dan Dramamin dihentikan" &ada pera(atan hari kelima$ os tidak ada keluhan$ tidak sakit kepala lagi$ tidak mual$ makan habis$ 1A1 (9) . hari$ dan 1AK normal" =ekanan darah ##-/.- mmHg$ Laju nadi 6@/menit$ Suhu tubuh +.$4 o: dan Laju napas %- @/menit" &ada pemeriksaan isik ditemukan aring tenang$ dan tidak terdapat n'eri tekan di daerah epigastrium lagi" Assesment pada hari ini adalah :er!i)al s'ndrome$ ?astritis erosi!a$ suspek S3L Bossa &osterior DD/ Abses otak" =erapi hari sebelumn'a dilanjutkan$ dosis &umpitor diturunkan #@# tablet$ injeksi De@ametason dihentikan dan diet diganti nasi tim" &ada pera(atan hari keenam$ 3s mengeluh kembung$ dan 1A1 men)ret +@$ )air disertai ampas ber(arna kuning tanpa disertai lendir maupun darah$ tidak mual$ makan habis$ 1AK normal" =ekanan darah #+-/5- mmHg$ laju nadi 6- @/menit$ suhu tubuh +."% o: dan laju napas %- @/menit" &ada pemeriksaan isik masih ditemukan adan'a timpani 'ang meningkat$ bising usus meningkat$ dan meteorismus (F)" Hasil pemeriksaan CD4 17 dan Anti HIV Positif. Assesment pada hari ini adalah 3DHA disertai :er!i)al s'ndrome dan ?astritis erosi!a serta suspek S3L Bossa &osterior (abses )erebri)" =erapi hari sebelumn'a
Kepaniteraan Klinik Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Pelita Harapan Rumah akit !arinir "ilandak tahun #$$%

Laporan Kasus HIV/AIDS

tetap dilanjutkan dengan tambahan Sanprima B %@# tablet$ 0e( Diatab +@% tablet$ AnE'ple@ %@# tablet$ Du!iral %@# tablet$ 0e iral #@# tablet$ dosis *S= )ontinous diturunkan #@# tablet sore hari$ DiaEepam % mg -9-9#$ sedang Injeksi :e triaksone dan /lsa at s'rup dihentikan" Dari bagian neurologi dosis A)etaEolamide diturunkan %@# tablet" &ada pera(atan hari ketujuh$ os mengeluh perut kembung$ tidak mual$ makan habis$ 1A1 (9) # hari dan 1AK normal" =ekanan darah ##-/<- mmHg$ laju nadi 66 @/menit$ suhu tubuh +."% o: dan laju napas %- @/menit" &ada pemeriksaan isik ditemukan meteorismus" Assesment pada hari ini adalah 3DHA dengan post :er!i)al s'ndrome dan ?astritis erosi!a$ serta suspek S3L Bossa &osterior" =erapi hari sebelumn'a dilanjutkan dengan 0e( Diatab han'a jika diperlukan" &ada sore harin'a 3s mengeluh sakit kepala berden'ut hebat$ seperti ditusuk9tusuk" =ekanan darah #--/<- mmHg$ Laju nadi 66 @/menit$ Suhu tubuh +.$8 o : dan Laju napas %8@/menit" Hal ini dilaporkan kepada dokter ruangan pa!iliun B dan pasien diberi *S= )ontinous dengan dosis +@# tablet" Dua jam kemudian os masih mengeluh kesakitan$ diperiksa kembali keadaan pasien$ tekanan darah #+-/6- mmHg$ Laju nadi 68 @/menit$ suhu tubuh +."6o : dan laju napas %8 @/menit dan diberikan terapi Ketorola) drip # ampul/kol $ serta ekstra DiaEepam teblet % mg" &ada pera(atan hari kedelapan$ os mengeluh sakit kepala berden'ut hebat lagi dan membuat os tidak bisa tidur karena kesakitan$ tidak mual tetapi na su makan turun lagi$ os han'a mau minum sedikit$ 1A1 dan 1AK normal" =ekanan darah #+-/5- mmHg$ laju nadi <% @/menit$ suhu tubuh +."8 o: dan laju napas %% @/menit" &ada pemeriksaan isik ditemukan n'eri tekan di daerah epigastrium$ meteorismus (F)" Assesment pada hari ini adalah 3DHA dengan :er!i)al s'ndrome dan ?astritis erosi!a$ serta suspek S3L Bossa &osterior" =erapi hari sebelumn'a dilanjutkan$ dosis *S= )ontinous diturunkan menjadi %@# tablet$ ditambahkan injeksi :e triaksone #@% gram IV$ injeksi De@ametason +@# ampul IV$ dan dilakukan Bisioterapi" Dari bagian neurologi diberi tambahan Ketese drip # gram/ 6 jam dalam >inger La)tate" &ada pera(atan hari kesembilan$ os masih mengeluh sakit kepala berden'ut dan 1A1 men)ret %@$ )air disertai ampas (arna kuning$ tidak mual dan muntah$ makan sudah mau setengah porsi$ 1AK normal" =ekanan darah #%-/6- mmHg$ laju nadi <.@/menit$ suhu tubuh +."+ o: dan laju napas %8@/menit" &ada pemeriksaan isik ditemukan n'eri tekan di daerah epigastrium sedikit$ meteorismus (F)" Assesment pada hari ini adalah 3DHA dengan gastritis erosi!a serta suspek S3L Bossa &osterior (Abses :erebri)" =erapi hari sebelumn'a

Kepaniteraan Klinik Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Pelita Harapan Rumah akit !arinir "ilandak tahun #$$%

Laporan Kasus HIV/AIDS

dilanjutkan$ ditambahkan 0e( Diatabs +@# tablet (jika diare)" Dari bagian neurologi$ os disarankan untuk pindah ke salah satu rumah sakit rujukan HIV 'akni di >S Batma(ati"

Pembahasan
&ada pasien ini diagnosis AIDS dengan in eksi sekunder suspek S3L Bossa &osterior DD/ Anse alitis =oksoplasma dengan )er!i!al s'ndrome$ suspek gastritis erosi!a$ suspek kandidiasis oral$ dan dermatitis generalisata ditegakkan berdasarkan anamnesa$ gejala klinis$ pemeriksaan isik$ dan pemeriksaan penunjang 'ang dilakukan" Dari anamnesa pada pasien ini ditemukan gejala9gejala AIDS baik gejala ma'or maupun gejala minor" ?ejala ma'or 'aitu berat badan menurun H #- ; dalam satu bulan$ diare kronik 'ang berlangsung H satu bulan$ demam berkepanjangan H satu bulan$ demam berkepanjangan H satu bulan$ penurunan kesadaran dan gangguan neurologi$ serta demensia/ense alopati HIV" ?ejala minor 'aitu batuk menetap H satu bulan$ dermatitis generalisata 'ang gatal$ herpes Eoster berulang$ kandidosis oro aring$ herpes simpleks kronis progresi $ lim adenopati generalisata$ dan in eksi jamur berulang pada alat kelamin (anita"
#$%$8

?ejala ma'or 'ang ditemukan pada pasien berupa berat badan turun H #- ; dalam (aktu

satu bulan (berat badan .6 kg menjadi .- kg)$ diare kronik 'ang berlangsung lebih dari satu bulan$ dan adan'a gangguan neurologis berupa sakit kepala berkepanjangan selama satu bulan" Sedangkan pada gejala minor 'ang ditemukan pada pasien berupa dermatitis generalisata 'ang gatal berupa papul9papul dalam berbagai ukuran dengan krusta dan luka9 luka ekskoriasi bekas garukkan$ dan ditemukann'a kandidosis oro aring pada pasien" *elalui anamnesa juga diketahui )ara transmisi !irus HIV pada pasien ini 'aitu melalui penggunaan jarum suntik bersama (sejak tiga belas tahun 'ang lalu os mengaku pernah memakai puta( dengan menggunakan jarum suntik 'ang dipakai bersama9sama dengan teman9temann'a sesama pemakai selama delapan tahun)" &enggunaan jarum suntik bersama di kalangan pe)andu narkotika merupakan salah satu )ara penularan 'ang sering terjadi di Indonesia" narkotika suntikan" + Dari pemeriksaan isik didapatkan berat badan .- kg$ tinggi badan #<- )m" &ada pera(atan hari pertama didapatkan tekanan darah #+-/5- mmHg$ laju nadi 68 kali/menit rekuensi pernapasan %8 kali/menit$ suhu tubuh +.$4D :" &ada pemeriksaan isik ditemukan kandidosis oral$ aring hiperemis$ n'eri tekan di daerah epigastrium dan hipokondrium
Kepaniteraan Klinik Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Pelita Harapan Rumah akit !arinir "ilandak tahun #$$%
+$.

Hal ini dibuktikan dengan peningkatan jumlah kasus HIV baru pada

akhir tahun %--< meningkat tajam karena tinggin'a angka HIV positi pada pe)andu

<

Laporan Kasus HIV/AIDS

sinistra$ meteorismus (F)$ dermatitis generalisata$ pemeriksaan lainn'a dalam batas normal" *elalui anamnesa pasien memiliki keluhan utama berupa sakit kepala 'ang berden'ut hebat hilang timbul se(aktu9(aktu timbul mendadak$ kemungkinan pada pasien ini sudah terjadi komplikasi ke susunan sara pusat dan se)ara tidak langsung melalui mekanisme penurunan kekebalan adalah terjadin'a in eksi oportunistik"#$%$< In eksi oportunistik 'ang kemungkinan terjadi pada pasien ini adalah ense alitis to@oplasma$ meningitis kriptokokus$ tuberkuloma pada =1 dan neoplasma" Hal ini disebabkan karena keempat hal tersebut merupakan in eksi oportunistik 'ang paling sering ditemukan pada sistem sara "
4$<

>esiko

in eksi oportunistik dipengaruhi oleh jumlah :D8" &ada jumlah :D8 masih )ukup tinggi (4--9<--) dapat timbul gejala akibat reaksi autoantibodi" ?ejala klinik pada (aktu :D8 sudah rendah (I4--) merupakan in eksi oportunistik atau kanker oportunistik" &ada jumlah :D8 di ba(ah #-- dapat terjadi in eksi toksoplasma sedangkan jumlah :D8 di ba(ah 4dapat terjadi in eksi sitomegalo" #4 &emeriksaan penunjang 'ang dilakukan pada pasien ini merupakan (olden standard untuk menegakkan diagnosa AIDS 'aitu pemeriksaan anti HIV"%$4 *elalui pemeriksaan tersebut didapatkan hasil 'ang positi " &emeriksaan jumlah :D8 'akni han'a #<" *elalui pemeriksaan := s)an kepala didapatkan gambaran a(al hidrose alus dan suspek S3L ossa posterior dengan obliterasi !entrikel IV" ?ambaran tersebut mirip dengan in eksi oportunistik meningitis kriptokokkus karena sering didapatkan hidrose alus" =etapi setelah pemberian antibiotik )e triakson selama . hari dalam masa pera(atan$ gejala tidak berkurang" Sedangkan 'ang mendukung ke arah in eksi oportunistik 'ang disebabkan oleh ense alitis toksoplasma 'aitu melalui pemeriksaan penunjang didapatkan pemeriksaan Ig? anti toksoplasma positi 'akni H +--" Hal ini dapat men'ingkirkan in eksi oportunistik 'ang disebabkan oleh meningitis kriptokokus$ tuberkuloma pada =1 dan neoplasma" Karena diagnosis sudah dapat ditegakkan berdasarkan gejala klinis dan antibodi Ig? =o@oplasma gondii 'ang positi " <$6 &rinsip pengobatan AIDS dibagi dalam pengobatan suporti $ pengobatan in eksi oportunistik$ dan obat anti retro!iral" 5$#Ketika hari pertama pera(atan$ pasien didiagnosa menderita cervical syndrome$ karena memiliki keluhan sakit kepala berden'ut 'ang hebat disertai leher dan pundak 'ang sangat kaku$ bahkan ketika disentuh dengan sedikit penekanan$ os sudah sangat kesakitan" Karena itu pasien diberikan terapi berupa piro el gel 'ang berisi piro@i)am -"4; untuk dioleskan ke daerah pundak dan leher 'ang kaku$ serta menjalani isioterapi" &asien juga
Kepaniteraan Klinik Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Pelita Harapan Rumah akit !arinir "ilandak tahun #$$%

Laporan Kasus HIV/AIDS

didiagnosa menderita !ertigo karena pada masa a(al pera(atan$ os mengeluh pusing berputar ketika ia sedang duduk ataupun berjalan$ 'ang membuatn'a merasa lingkungann'a bergo'ang dan dirin'a seakan9akan mau jatuh" Saat itu pasien diberi obat9obatan seperti Dramamin +@# tablet 'ang berisi dimenh'drinate 4- mg untuk mengobati !ertigon'a ##" 3s juga diduga menderita gastritis erosi!a karena keluhann'a seperti adan'a rasa mual dan muntah 'ang ketika a(al mrs$ menurut os muntahan berisi )airan kehitaman" 3s juga memiliki ri(a'at sering mengkonsumsi berbagai ma)am obat9obatan (arung untuk mengobati pen'akitn'a terutama keluhan sakit kepalan'a" *eskipun untuk menegakkan diagnosis tersebut harus dilakukan pemeriksaan endoskopi$ dimana pada pasien ini tidak dilakukan$ tetapi penatalaksanaan terhadap kemungkinan adan'a gastritis erosi!a telah diberlakukan terhadap os" &ada hari pertama pera(atan$ apabila os didapatkan muntah hitam lagi$ dipasang 0?= dan dilakukan gastri) )ooling setiap 8 jam" Diberikan obat9obatan seperti injeksi >anin %@# ampul 'ang berisi ranitidin sebagai antihistamin penghambat reseptor H% se)ara selekti dan re!ersibel akan menghambat sekresi )airan lambung$ /lsa at sirup +@:I atau berisi sukral at 'ang merupakan sen'a(a alumunium sukrosa sul at ini untuk pengobatan tukak lambung dan duodenum dengan membentuk polimer mirip lem dalam suasana asam dan terikat pada jaringan nekrotik tukak se)ara selekti 'ang memerlukan suasana asam agar akti sehingga pemberian bersama AH% ataupun antasid dapat menurunkan bioa!ailabillitas sehingga sebaikn'a diberi jarak # jam setelah pemberian sukral at"5$## Injeksi =ransamin +@# ampul 'ang berisi trane@ami) a)id untuk mengatasi perdarahan traktus gastrointestinaln'a"## Injeksi 3mepraEole %@# ampul dan &'ralen drip # ampul 'ang juga berisi omepraEole merupakan basa lemah penghambat sekresi asam lambung lebih kuat dari AH% dapat men'ebabkan penghambatan pompa proton sehingga produksi asam lambung terhenti selama maksimal 8 jam"5$## &ada hari kedua pera(atan$ karena sakit kepalan'a bertambah hebat sampai membuat os tidak bisa tidur karena kesakitan$ maka os diberikan pro enid suppositoria apabila rasa 'ang sangat sakit tersebut mun)ul$ kemudian ditambahkan *S= )ontinous %@# tablet 'ang merupakan morphine sulphate untuk meringankan rasa sakit 'ang perlu analgesik opioid karena mor in meninggikan ambang rangsang n'eri dan dapat mmpengaruhi emosi 'akni dapat mengubah rasa 'ang timbul di korteks serebri pada (aktu persepsi n'eri diterima oleh korteks serebri dan talamus"5$## ,adi pasien masih bisa merasakan n'eri tetapi reaksi terhadap n'eri seperti kuatir$ takut dan reaksi menarik diri tidak timbul" *or in juga memudahkan tidur dan pada (aktu tidur ambang rangsang n'eri meningkat" Selain itu$ mor in juga dapat
Kepaniteraan Klinik Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Pelita Harapan Rumah akit !arinir "ilandak tahun #$$%

Laporan Kasus HIV/AIDS

menghambat sekresi H:l pada lambung meskipun e ek ini lemah" 5 &asien juga diberi tambahan injeksi De@ametason %@# ampul 'ang merupakan glukokortikoid 'ang membantu menurunkan tekanan intra kranial karena dapat membantu mengurangi edema pada otakn'a" Sehingga rasa sakit kepalan'a dapat berkurang karena sangat e ekti untuk edem serebral tipe !asogenik misaln'a akibat tumor otak dan pada abses otak juga memberikan respon 'ang baik" 5$## &ada hari ketiga pera(atan$ in us )airan diganti dari >inger Laktate menjadi Amino luid dan Kaen +1 sebagai asupan pengganti oral karena asupan oral os dinilai kurang sehingga diberi suplai asam amino$ glukosa$ elektrolit dan )airan" Antibiotik seperti :e triakson #@% gram baru diberikan pada hari ini karena os diduga menderita abses otak dan in eksi sekunder lainn'a" :e triakson termasuk dalam antibiotik se alosporin generasi ketiga'ang akti terhadap kuman gram positi dan pada in eksi otak maupun meningitis diberikan dalam dosis % gram perharin'a" 5 &umpitor 'ang berisi omepraEole juga diberikan pada tukak lambung atau karena pasien diduga menderita gastritsi erosi!a" ## &ada hari ini karena tidak didapatkan lagi tanda9tanda perdarahan pada pasien$ maka injeksi =ransamin dihentikan" &ada hari keempat pera(atan$ karena os sudah tidak mengeluh mual dan muntah lagi$ serta tidak lagi mengalami pusing 'ang berputar$ maka &iralen drip dan Dramamin dapat dihentikan" 0'eri ulu hati juga sudah berkurang$ oleh karena itu injeksi >anin diganti oral menjadi >anin tablet %@#" &ada hari kelima$ keadaan umum pasien sudah membaik$ os sudah tidak memiliki keluhan" Sakit kepala sudah tidak lagi dirasakann'a$ n'eri tekan ulu hati sudah menghilang dan na su makan sudah baik" &ada hari ini dosis pumpitor diturunkan menjadi #@# tablet dan injeksi de@ametason dihentikan" Saat pera(atan hari keenam$ os mengalami men)ret lagi seban'ak +@ 'ang disertai ampas dan mengeluh kembung" *aka terapi pasien ditambahkan Sanprima Borte %@# tablet 'ang berisi )otrimo@aEole kombinasi antibiotik seperti sul ametho@aEole dan trimethoprim untuk mengatasi in eksi pada traktus gastrointestinaln'a" ## Kombinasi keduan'a ini menghambat reaksi enEimatik obligat pada dua tahap 'ang berurutan pada mikroba$ sehingga memberikan e ek sinergi" 3bat ini dapat digunakan untuk in eksi saluran )erna terutama pada S" ='phi dan shigellosis$ juga untuk mengatasi diare akut karena A")oli" 5 0e( Diatabs +@% tablet 'ang berisi a)ti!ated attapulgite untuk pengobatan simptomatik pada diare non spesi ik$ dan AnE'ple@ 'ang berisi enEim9enEim pankreas seperti amilase$ protease$ lipase$ dan
Kepaniteraan Klinik Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Pelita Harapan Rumah akit !arinir "ilandak tahun #$$%

#-

Laporan Kasus HIV/AIDS

beberapa !itamin 1 'ang dapat membantu memperbaiki proses pen)ernaan pada traktus gastrointestinal"5$## Hari ini hasil pemeriksaan :D8 dan Anti HIV sudah ada dan karena hasiln'a positi dengan jumlah sel :D8 han'a #<$ maka pemberian obat9obatan anti !irus seperti Du!iral %@# tablet dan 0e!iral mulai diberikan hari ini" &engobatan antiretro!iral 'ang diberikan berupa du!iral dan ne iral" Du!iral merupakan kombinasi antara Eido!udin (AJ=) +-- mg dan lami!udin (+=:) #4- mg 'ang keduan'a termasuk dalam golongan nu)leoside re!erse trans)riptase inhibitor" Sedangkan ne iral terdiri dari ne!irapin %-- mg 'ang termasuk golongan non9nu)leoside re!erse trans)riptase inhibitor" #-$## Semua obat9 obatan tersebut ditujukan untuk men)egah reproduksi !irus sehingga memperlambat progresi!itas pen'akit" obat atau lebih"
#-$#% #-

HIV akan segera membentuk resistensi terhadap obat9obatan

tersebut bila digunakan se)ara tunggal" &engobatan paling e ekti adalah kombinasi antara % &engobatan AIDS telah berhasil menurunkan angka in eksi oportunistik
#-$#+

dan meningkatkan angka harapan hidup penderita"#% Kombinasi beberapa jenis obat berhasil menurunkan jumlah !irus dalam darah sampai tidak dapat terdeteksi" penderita 'ang terbukti sembuh" men'ebabkan anemia"
#-$## #-$#+

=api belum ada

AJ= men'ebabkan e ek samping seperti n'eri abdomen$

mual dan sakit kepala" &enggunaan AJ= terus menerus bisa merusak sumsum tulang dan Dalam kelompok nu)leoside$ +=: tampakn'a mempun'ai e ek samping 'ang paling ringan" &ada hari ini$ dosis *S= )ontinous juga diturunkan menjadi #@# tablet krena os sudah tidak mengeluh kesakitan lagi$ tetapi karena obat ini tidak boleh diputus mendadak karena dapat mun)ul gejala9gejala (ithdra(al s'ndrome$ maka dilakukan tappering o " 1egitu juga dengan DiaEepam diturunkan menjadi #@# pada malam hari saja karena mempu'ai e ek sedasi agar pasien dapat terbantu untuk tidur n'en'ak juga" A)etaEolamide juga sudah mulai diturunkan dosisn'a menjadi %@# tablet dalam tappering o " &ada pagi hari pera(atan ketujuh$ os sudah tidak lagi mengalami diare tetapi masih kembung" 3leh karena itu terapi 0e( Diatabs han'a diberikan jika os mengalami men)ret lagi" &ada sore harin'a$ tiba9tiba os mengeluh sakit kepala lagi 'ang berden'ut hebat$ seperti ditusuk9tusuk" 3leh dokter jaga ruangan diberikan *S= )ontinous lagi dengan dosis +@# tablet" =etapi dalam % jam$ sakit kepalan'a tidak berkurang$ os masih mengeluh kesakitan dan tekanan darahn'a sedikit meningkat" Saat itu diberi tambahan ketorola) drip # amp/kol 'ang dapat digunakan untuk penanganan jangka pendek untuk n'eri berat" Sampai pada pagi hari pera(atan hari kedelapan$ os masih mengeluh sakit kepala hebat 'ang membuatn'a tidak bisa tidur lagi semalaman karena kesakitan" 0a su makan os juga sangat menurun pada hari ini" &ada pemeriksaan isik ditemukan n'eri tekan epigastrium
Kepaniteraan Klinik Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Pelita Harapan Rumah akit !arinir "ilandak tahun #$$%

##

Laporan Kasus HIV/AIDS

positi lagi dan meteorismus" 0'eri ulu hati pada pasien 'ang mun)ul lagi pada hari ini dapat disebabkan oleh kurangn'a asupan oral pasien dan dapat diperberat oleh drip Ketorola) 'ang semalam diberikan$ karena diketahui bah(a ketorola) merupakan kontraindikasi pada pasien dengan tukak peptik akti $ perdarahan ataupun pada 'ang memiliki ri(a'at tukak peptik atau perdarahan traktus gastrointestinal saja"5$## &ada hari ini diberikan lagi injeksi De@ametason +@# ampul agar n'eri kepalan'a dapat berkurang dan hilang karena de@ametason sebagai$ dapat mengurangi edema otak sehingga tekanan intrakranial dapat turun" Hari ini juga ditambahkan Ketesse drip # gram setiap 6 jam 'ang berisi de@ketopro en trometamol$ untuk meredakan n'eri dengan )epat"## &ada hari terakhir pera(atan$ 'akni hari kesembilan$ os masih mengalami sakit kepla berde'ut serta mengalami men)ret lagi" 0'eri tekan epigastrium dan meteorismus masih ditemukan dan terapi pada hari ini han'a 0e( Diatabs diberikan lagi +@# tablet han'a bila diare" &ada hari ini bagian neurologi men'arankan pasien dira(at di rumah sakit rujukan untuk HIV/AIDS dan akhirn'a keluarga pasien memutuskan untuk memindahkan pasien ke >S Batma(ati atas permintaan sendiri" &rognosis pasien ini ad malam" Dikarenakan berdasarkan pemeriksaan penunjang didapatkan :D8 sebesar #< sehingga han'a %; dari nilai normal (6--9#%--) 'ang ber ungsi sebagai sel9sel imun tubuh" 3leh karena itu kemungkinan terjadi in eksi oportunistik lainn'a pada pasien ini lebih besar" keras"
#8$#4

Dan berdasarkan anamnesis pasien dimana diketahui

kebiasaan os 'ang dapat memperburuk kesehatan os seperti merokok dan minum9minuman

Rin kasan
=elah dilaporkan sebuah kasus 3DHA dengan gastritis erosi!a suspek S3L Bossa &osterior DD/ Abses :erebri" Diagnosis ditegakkan berdasarkan anamnesa$ gejala klinis$ pemeriksaan isik$ dan pemeriksaan penunjang 'ang dilakukan" &ada in eksi oleh HIV$ tubuh se)ara gradual akan mengalami penurunan imunitas akibat penurunan jumlah dan ungsi lim osit :D8" &ada keadaan dimana jumlah lim osit :D8 I%--/ml atau kurang $ terjadin'a in eksi oportunistik lebih tinggi karena imunitas tubuh 'ang menurun" &ada pasien ini hasil pemeriksaan :D8 #</ml" &asien dira(at selama 5 hari dan belum menunjukkan adan'a perbaikan" &engobatan 'ang diberikan sesuai dengan prinsip pengobatan AIDS 'ang dibagi dalam pengobatan suporti $ pengobatan in eksi oportunistik$ dan obat anti retro!iral"
Kepaniteraan Klinik Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Pelita Harapan Rumah akit !arinir "ilandak tahun #$$%

#%

Laporan Kasus HIV/AIDS

&engobatan AIDS telah berhasil menurunkan angka in eksi oportunistik dan meningkatkan angka harapan hidup penderita" Kombinasi beberapa jenis obat berhasil menurunkan jumlah !irus dalam darah sampai tidak dapat terdeteksi" =api belum ada penderita 'ang terbukti sembuh" &rognosis pasien 'ang terdiagnosa AIDS tergolong buruk"

Kepaniteraan Klinik Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Pelita Harapan Rumah akit !arinir "ilandak tahun #$$%

#+

Laporan Kasus HIV/AIDS

Daftar Pustaka
#" Djoerban J$ DjauEi S" HIV/AIDS di Indonesia" Dalam7 Sudo'o A2$ 1ambang S$ Al(i I$ Simadibrata *$ Setiati S (eds)" 1uku Ajar Ilmu &en'akit Dalam ,ilid III Adisi IV" ,akarta7 BK/I" %--." hal #6%49#6+-" %" +" Anon'mous" AIDS" Kdikutip 6 ,uni %--6L" Kpukul %#"+-L" =ersedia dari7 http7//id"(ikipedia"org/(iki/AIDS Ditjen &&* M &L Depkes >I . Statistik Kasus HIV/AIDS di Indonesia Laporan s/d *aret %--6" Kdikutip tanggal #- ,uni %--6L" Kpukul %%"+-L" http7//((("aids9 ina"org/ iles/datakasus/mar%--6"pd 8" :D:" )**+ >e!ised :lassi i)ation S'stem or HIV In e)tion and A@panded Sur!eillan)e :ase De inition or AIDS Among Adoles)ents and Adult" Kdikutip 6 4" ,uni %--6L" Kpukul %#"84L" =ersedia dari7 http7//(((")d)"go!/mm(r/pre!ie(/mm(rhtml/---#66<#"htm Longmore *$ 2ilkinson I1$ >ajagopalan S" Human immunode i)ien)' !irus" Dalam7 3@ ord Handbook 3 :lini)al *edi)ine" Adisi VI" 0e( Nork7 3@ ord /ni!ersit' press" %--8" hal 4<69464" ." Di!isions o HIV/AIDS &re!ention" HIV and Its =ransmission" Kdikutip #- ,uni %--6L" <" 6" 5" Kpukul %#"+-L" =ersedia dari7 http7//(((")d)"go!/HIV/pubs/ a)ts/transmission"htm &aulus S" Diagnosa dan =ata Laksana in eksi 3portunistik HIV pada Sistem Sara " Athi)al /pdate Barma)ia" %--6C VII9#%74.946" HOkelek$ *urat" =o@oplasmosis" Kdikutip #% ,uni %--6L" Kpukul %%"--L" =ersedia dari7 http7//((("emedi)ine")om/med/topi)%%58"htm 2ilmana BB" Anti Virus dan Inter eron" Dalam7 ?anis(arna S?$ Setiabud' >$ Sunat'a BD$ &ur(ant'astuti$ 0a rialdi (eds)" Barmakologi dan =erapi" Adisi 8" ,akarta7 ?a'a 1aru" %--8" hal .#.9.%#" #-" ##" #%" 0eal *," Anti Viral Agents" Dalam7 *edi)al &harma)olog' At A ?lan)e" Adisi V" 1la)k(ell &ublishing Ltd" %--4" hal 6.966" *I*S Indonesia &etunjuk Konsultasi" Adisi <" %--</%--6" Anon'mous" HIV/AIDS" Kdikutip #% ,uni %--6L" Kpukul %#"+-L" =ersedia dari7 http7//((("teenaids"org/=eens/HIVAIDSIn o/2hatisHIVAIDS/tabid/++%/De a ult"asp@
Kepaniteraan Klinik Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Pelita Harapan Rumah akit !arinir "ilandak tahun #$$%

#8

Laporan Kasus HIV/AIDS

#+" #8"

San Bran)is)o AIDS Boundation" Ho( HIV Is Spread" Kdikutip #- ,uni %--6L" Kpukul %#"%-L" =ersedia dari7 http7//((("s a "org/aids#-#/transmission"html DjauEi S$ &utranto >$ *udjaddid A" Aspek &sikososial AIDS" Dalam7 Sudo'o A2$ 1ambang S$ Al(i I$ Simadibrata *$ Setiati S$ (eds)" 1uku Ajar Ilmu &en'akit Dalam ,ilid II Adisi IV" ,akarta7BK/I" %--." hal 5.895.4"

#4"

*erati =&$ DjauEi S" >espon Imun In eksi HIV" Dalam7 Sudo'o A2$ 1ambang S$ Al(i I$ Simadibrata *$ Setiati S$ (eds)" 1uku Ajar Ilmu &en'akit Dalam ,ilid I Adisi IV" ,akarta7 BK/I" %--." hal %<89%<6"

Kepaniteraan Klinik Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Pelita Harapan Rumah akit !arinir "ilandak tahun #$$%

#4