Anda di halaman 1dari 27

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

Pada bab ini, penulis akan mengemukakan pendapat beberapa para ahli, yang berhubungan dengan pengertian peran, fungsi pemerintah dan pengelolaan sampah.

2.1 Pengertian Peran Peran (role) merupakan aspek dinamis kedudukan (status). Apabila seseorang melaksanakan hak dan kewajibannya sesuai dengan kedudukannya, dia menjalankan suatu peran. Hal itu sekaligus berarti bahwa peranan menentukan apa yang diperbuatnya bagi masyarakat serta kesempatan-kesempatan apa yang diberikan oleh masyarakat kepadanya. Menurut oerjono oekanto (!""#$!%&), 'Peranan lebih banyak menunjuk pada fungsi, penyesuaian diri, dan sebagai suatu proses. (adi, seseorang menduduki suatu posisi dalam masyarakat serta menjalankan suatu peranan). *erdasarkan yang dikemukakan oerjono oekanto, peranan merupakan aspek dinamis kedudukan atau status seseorang. eseorang akan dinyatakan melaksanakan peranan setelah menjalankan hak dan

kewajibannya sesuai dengan kedudukannya. Hak dan kewajiban tersebut juga menentukan tindakan-tindakan seseorang dalam melaksanakan pelayanan. Masyarakat akan memberikan kesempatan-kesempatan atas tindakan-tindakan tersebut. masyarakat akan memberikan tanggapan-tanggapan atas peranan yang !+

!,

yang dilakukan oleh seseorang. Menurut -e.inson peranan mungkin men/angkup tiga hal, yaitu sebagai berikut. a. 'Peranan meliputi norma-norma yang dihubungkan dengan posisi atau tempat seseorang dalam masyarkat. Peranan dalam arti ini merupakan rangkain peraturan-peraturan yang membimbing seseorang dalam kehidupan kemasyarakatan. b. Peranan merupakan suatu konsep tentang apa yang dapat dilakukan oleh indi.idu dalam masyarkat sebagai organisasi. /. Peranan juga dapat dikatakan sebagai prilaku indi.idu yang penting bagi struktur sosial masyarakat) (dalam oerjono oekanto, %0#+$!"+). *erdasarkan yang dikemukakan -e.inson dalam buku oerjono oekanto,

peranan men/akup tiga hal. Pertama, peranan merupakan penilaian dari perilaku seseorang yang berada di masyarakat. Perilaku seseorang yang berkaitan dengan posisi dan kedudukannya di masyarakat. Perilaku tersebut diatur dengan peraturan yang berlaku untuk membimbing seseorang di masyarakat. 1edua, peranan merupakan konsep-konsep yang dilakukan oleh seseorang dalam masyarakat sesuai dengan kedudukannya. 1etiga, peranan merupakan perilaku seseorang yang penting bagi struktur sosial masyarakat. 2nsur harapan atau ekspektasi yang ada di dalam suatu peran, oekanto mengemukakan bahwa pelaksanaan peran yang melekat pada indi.idu-indi.idu dalam masyarakat, meliputi hal-hal sebagai berikut$ a. '*ahwa peran-peran tertentu harus dilaksanakan apabila struktur masyarakat hendak dipertahankan kelangsungannya. b. Peran tersebut seyogyanya dilekatkan pada indi.idu-indi.idu yang oleh masyarakat dianggap mampu melaksanakannya. Mereka terlebih dahulu terlatih dan mempunyai hasrat untuk melaksanakannya. /. 3alam masyarakat kadangkala dijumpai indi.idu-indi.idu yang tidak mampu melaksanakan perannya sebagaimana yang diharapkan oleh

!#

masyarakat, karena mungkin pelaksanaannya memerlukan pengorbanan kepentingan-kepentingan pribadi yang tidak banyak. d. Apabila semua sanggup dan mampu melaksanakan peranannya, belum tentu masyarakat akan dapat memberikan peluang-peluang yang seimbang, bahkan seringkali terlihat betapa masyarakat terpaksa membatasi peluangpeluang tersebut) ( oekanto, !""!$!+#). *erdasarkan yang dikemukakan oekanto pelaksanaan peran yang melekat pada indi.idu-indi.idu dalam masyarakat yaitu peran-peran tertentu harus dilaksanakan apabila struktur masyarakat hendak dipertahankan kelangsungannya, peran tersebut seyogyanya dilekatkan pada indi.idu-indi.idu yang oleh masyarakat dianggap mampu melaksanakannya, pelaksanaan peran memerlukan pengorbanan kepentingan-kepentingan pribadi yang tidak banyak dan apabila semua sanggup dan mampu melaksanakan peranannya, belum tentu masyarakat akan dapat memberikan peluang-peluang yang seimbang. 1onsep tentang peran (role) menurut 1omarudin dalam buku yang berjudul 4nsiklopedia Manajemen adalah sebagai berikut$ %. !. &. +. '*agian dari tugas utama yang harus dilakukan oleh manajemen. Pola perilaku yang diharapkan dapat menyertai suatu status. *agian suatu fungsi seseorang dalam kelompok atau pranata. 5ungsi yang diharapkan dari seseorang atau menjadi karakteristik yang ada padanya. ,. 5ungsi setiap .ariabel dalam hubungan sebab akibat) (1omarudin, %00+$6#7). *erdasarkan yang dikemukakan oleh 1omarudin, peranan diatur oleh normanorma yang berlaku. Peranan yang melekat pada diri seseorang harus dibedakan dengan posisi dalam pergaulan kemasyarakatan. Posisi seseorang dalam masyarakat merupakan unsur statis yang menentukan perilaku seseorang. Pola perilaku yang dilakukan dalam kelompok merupakan karakteristik dari indi.idu. Perilaku dari setiap indi.idu merupakan hubungan sebab akibat dalam pranata

!6

sosial. Peranan menurut pendapat oerjono oekanto men/akup tiga hal, yaitu tentang hak dan kewajiban, perilaku, serta tanggapan. 1etiga hal tersebut sangat menentukan bagaimana seseorang menjalankan peranannya. Hak dan kewajiban merupakan a/uan seseorang dalam menjalankan peranan. Perilaku merupakan tindakan-tindakan seseorang berdasarkan norma dan etika dalam menjalankan peranan. 8anggapan merupakan penilaian dari pihak lain terhadap orang yang telah melaksanakan peranan. adu 9asistiono berpendapat bahwa$ 'Perkembangan pemerintahan tak lepas dari perkembangan sejarah terbentuknya suatu masyarakat. Pada saat beberapa orang berkelompok se/ara permanen untuk kemudian membentuk masyarakat, pada saat itu pula terbentuk embrio pemerintahan, yakni suatu kelompok atau institusi yang berfungsi mengatur dan mengurus kehidupan masyarakat agar dapat tetap bertahan terhadap serangan kelompok luar) (9asistiono, !""!$!6). *erdasarkan yang dikemukakan adu 9asistiono, bahwa perkembangan suatu

pemerintahan mengikuti perkembangan masyarakat. Hubungan antara pemerintah dengan masyarakat merupakan hubungan yang saling ketergantungan. Pemerintah dibentuk oleh masyarakat. Pemerintah berperan dalam mengatur dan memenuhi kebutuhan masyarakat. Peran pemerintah tersebut akan men/iptakan ketertiban dan ketentraman masyarakat.

2.2 Peran Pemerintah Menurut H. :urul Aini (dalam yaitu $ %. '5ungsi pengaturan, urjadi, !""0$+") fungsi pemerintahan

!7

!. 5ungsi pemberdayaan, &. 5ungsi pelayanan). Menurut ;iyaas ;asyid (dalam urjadi, !""0$+"), sejauh ini dikenal ada tiga fungsi kategori urusan pemerintahan daerah yaitu $ a. '2rusan yang sifatnya sebagai pelayanan pemerintahan kepada masyarakat. b. 2rusan yang sifatnya dapat memberikan dapak positif pada peningkatan pertumbuhan pembangunan dan ekonomi masyarakat. /. 2rusan yang sifatnya dapat membuka peluang bagi pemerintah daerah untuk menggali dan meningkatkan sumber-sumber pendapatan asli daerah). *erdasarkan yang dikemukakan ;iyaas ;asyid dalam buku urjadi fungsi

pemerintah yaitu urusan yang sifatnya sebagai pelayanan pemerintahan kepada masyarakat, urusan yang sifatnya dapat memberikan dapak positif pada peningkatan pertumbuhan pembangunan dan ekonomi masyarakat dan urusan yang sifatnya dapat membuka peluang bagi pemerintah daerah untuk menggali dan meningkatkan sumber-sumber pendapatan asli daerah. Menurut urjadi (!""0$+"-+!) bahwa penyelenggaraan fungsi pemerintah daerah men/angkup penyelenggaraan urusan-urusan pemerintahan daerah yang dapat dikelompokkan menjadi + (empat) urusan yaitu$ a. '2rusan memberikan pelayanan pemenuhan kebutuhan<kepentingan masyarakat (pulic interest) maupun mengatasi masalah-masalah masyarakat (public affairs). b. 2rusan pemberdayaan masyarakat (publi/ energa=ing), agar masyarakat mampu memenuhi kepentingan dan masalah-masalahnya dengan kekuatan sendiri (enabler). /. 2rusan pemerintahan daerah dalam upaya meningkatkan kemampuan finansial (revenue improvement) sebagai karakteristik daerah otonom yang memiliki hak dan kewenangan mengurus rumah tangganya sendiri yang di buktikan dengan kemampuan dalam pembiayaan penyelenggaraan urusan-urusan daerah.

!0

d. 2rusan pemerintah daerah dalam pelaksanaan fungsi mengatur (regulate) untuk kepentingan dan melindungi masyarakat (to protect the people) sesuai peraturan perundangan yang berlaku). 3engan demikian fungsi pemerintahan yang dikemukakan oleh ;iyaas ;asyid yaitu urusan memberikan pelayanan pemenuhan kebutuhan< kepentingan masyarakat diberbagai bidang, urusan pemberdayaan masyarakat, agar masyarakat mampu memenuhi kepentingan dan masalah-masalahnya dengan kekuatan sendiri, urusan pemerintahan daerah dalam upaya meningkatkan kemampuan finansial dan urusan pemerintah daerah dalam pelaksanaan fungsi mengatur. Menurut 8ali=iduhu :draha (!"%%$6,-67) ada dua fungsi pemerintahan yaitu $ %. '5ungsi primer adalah fungsi yang terus menerus berjalan dan berhubungan positif dengan kondisi pihak yang diperintah. Artinya, fungsi primer tidak pernah berkurang dengan meningkatnya kondisi ekonomi, politik dan sosial masyarakat, semakin meningkat kondisi yang diperintah, semakin meningkat fungsi primer pemerintah. Pemerintah berfungsi primer sebagai pro.ider jasa publik yang tidak dipri.atisasikan dan layanan /i.il termasuk layanan birokrasi. 1edua jenis fungsi itu disingkat sebagai fungsi pelayanan (serving). 5ungsi pelayanan ini bersifat uni.ersal, dijalankan oleh semua bangsa dan negara di seluruh dunia, baik negara maju maupun yang sedang berkembang, sesuai dengan kondisi masing-masing. !. 5ungsi sekunder pemerintah adalah fungsi yang berhubungan negatif dengan kondisi ekonomi, politik dan sosial yang diperintah, dalam arti, semakin tinggi taraf hidup, semakin kuat bargaining position, dan semakin integratif masyarakat yang diperintah, semakin berkurang fungsi sekunder pemerintah. 5ungsi pemerintah berubah, dari rowing ke steering. (ika kondisi ekonomi masyarakat lemah, pemerintah menyelenggarakan pembangunan. emakin berhasil pembangunan, semakin meningkat kondisi ekonomi masyarakat, semakin berkurang fungsi pemerintah dalam pembangunan. >tulah sebabnya konsep de.elopment tidak dikenal di negara maju, tetapi populer dinegara berkembang. (ika rakyat merasa tertindas (powerless), tidak berdaya menentukan masa depannya, maka pemerintah melakukan program pemberdayaan (empowerment). Pengakuan pemerintah tentang otonomi daerah, merupakan program pemberdayaan rakyat yang penting. (ika rakyat sudah berdaya, pemerintah tinggal menjaga keseimbangan antara pemerintah dengan yang diperintah.

&"

(adi tujuan mutlak setiap program pemberdayaan adalah peningkatan bargaining position dan bargaining power suatu pihak agar mampu berhadapan se/ara relatif sejajar dengan pihak lain dalam rangka men/iptakan rasa keadilan bersama melalui solusi (kesepakatan) yang saling menguntungkan. Pemberdayaan harus terus menerus, komprehensif dan silmultan, sampai ambang batas ter/apainya keseimbangan yang dinamik antara pemerintah dengan yang diperintah. 3alam hubungan itu diperlukan berbagai program pemberdayaan $ %) Pemberdayaan politik pemerintah bertujuan meningkatkan bergaining position yang diperintah terhadap pemerintah, seperti telah dikemukakan di atas. Melalui bargaining tersebut, yang diperintah mendapatkan apa yang merupakan haknya dalam bentuk barang, jasa, layanan dan kepedulian, tanpa merugikan orang lain. !) Pemberdayaan politik ekonomi dimaksudkan sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan yang diperintah sebagai konsumer untuk berfungsi sebagai penanggung dampak negatif pertumbuhan, pembayar risiko salah-urus, pemikul beban pembangunan, kambing hitam kegagalan program, dan penderita kerusakan lingkungan. &) Pemberdayaan politik sosial budaya bertujuan meningkatkan kemampuan sumber daya manusia melalui human investment, guna meningkatkan nilai manusia (human dignity), penggunaan (human utilization) dan perlakuan seadil-adilnya terhadap manusia. +) Pemberdayaan politik lingkungan dimaksudkan sebagai program perawatan dan pelestarian lingkungan, supaya antara yang diperintah dengan lingkungannya terdapat hubungan saling menguntungkan). 5ungsi pemeritah berdasarkan yang dikemukakan oleh 8ali=iduhu :draha dibagi menjadi tiga fungsi yaitu fungsi pelayanan adalah jasa publik yang tidak dipri.atisasikan dan layanan /i.il termasuk layanan birokrasi. 5ungsi

pembangunan adalah meingkatkan ekonomi masyarakat lemah.

3an fungsi

pemberdayaan adalah peningkatan bargaining position dan bargaining power suatu pihak agar mampu berhadapan se/ara relatif sejajar dengan pihak lain dalam rangka men/iptakan rasa keadilan bersama melalui solusi (kesepakatan) yang saling menguntungkan.

&%

Menurut Hanif :ur/holis (!"",$%60-%7+) pemerintahan baik pusat maupun daerah mempunyai tiga fungsi utama$ %. '5ungsi pertama, yaitu public services functions berarti pemerintah wajib memberikan pelayanan publik se/ara perorangan maupun khalayak<publik. 5ungsi pelayanan masyarakat tersebut dikelompokkan dalam bidang maka fungsi-fungsi tersebut men/angkup kegiatan-kegiatan di bidang$ a. Pendidikan b. 1esehatan /. 1eagamaan d. -ingkungan %) Penataan lingkungan kumuh (M?1, hidrant umum, jalan-jalan setapak, gang-gang sempit)@ !) 8ata kota<tata bangunan@ &) 8aman@ +) 1ebersihan@ ,) 1esehatan lingkungan (polusi, penyakit menular, penyakit yang ditularkan binatang seperti malaria dan pes)@ #) aluran limbah@ 6) Persampahan@ 7) Penerangan jalan@ 0) Pemeliharaan sungai@ %") 1anal pengendalian banjir. e. ;ekreasi %) Sport centre<gelanggang remaja@ !) 8aman-taman rekreasi@ &) 8eater@ +) Museum@ ,) Galery; #) Camp sites; 6) ?agar budaya@ 7) Pengembangan potensi wisata kota@ 0) Tourisme. f. osial<pengurusan orang-orang yang menyandang masalah sosial seperti@ %) Arang terlantar@ !) Anak yatim<piatu@ &) Arang jompo +) Arang /a/at (daksa, rungu dan mental)@ ,) Anak jalanan dan<atau korban narkoba. g. Perumahan h. Pemakaman<krematorium i. ;egistrasi penduduk (kelahiran, kematian dan perkawinan) j. Air minum

&!

k. -egalitas hukum (18P, paspor, sertifikat tanah, >M*, surat-surat kepemilikan, surat keterangan, surat i=in dan surat kelakuan baik). !. 5ungsi kedua pemerintahan adalah membangun fasilitas publik untuk sarana menumbuhkan perekonomian daerah (development for economic growth functions). 5ungsi pembangunan tersebut dikelompokkan dalam bidang maka fungsi pembangunan tersebut men/angkup kegiatan-kegiatan di bidang$ a. Menyiapkan prasarana yang mendukung kegiatan perekonomian %) Pasar@ !) Budang@ &) (alan@ +) 1omunikasi@ ,) 8rotoar@ #) Road safety; 6) Marka jalan@ 7) 8erminal@ 0) Pelabuhan dan<atau dermaga@ %") Parkir@ %%) istem transportasi (peren/anaan, pengaturan dan penyelanggaraan transportasi umum)@ %!) 9aduk dan<atau pintu-pintu air<saluran irigasi. b. Mengatur urusan-urusan peri=inan, menentukan peruntukan lahan (;28;1), membantu perkreditan, pengadaan dan penyiapan lahan untuk kepentingan prasarana umum, perlindungan konsumen dan peningkatan mutu produksi. /. Mengatur pedagang kaki lima, pengaturan dan peningkatan sektor informal dan industri ke/il, pemberian dan pengembangan keterampilan (training centres and rehabilitation), dan membentuk job centres sebagai bursa tenaga kerja. d. Menggalakkan gerakan swadaya masyarakat dalam pembangunan melalui - M, koperasi dan sukarelawan. &. 5ungsi ketiga dari pemerintahan adalah memberikan perlindungan pada masyarakat (protective functions). 5ungsi perlindungan masyarakat yaitu upaya pemerintahan daerah untuk memberi perlindungan kepada masyarakat sehingga ter/ipta ketertiban, rasa tentram dan rasa aman pada masyarakat. 5ungsi ini merupakan fungsi yang paling dasar dari pemerintahan karena output dan outcomenya merupakan prasyarat bagi bekerjanya dan berjalannya kegiatan pemerintahan, kemasyarakatan dan pembangunan. 5ungsi perlindungan masyarakat tersebut dirin/i dalam bidang-bidang maka fungsi tersebut men/akup kegiatan-kegiatan di bidang$ a. Men/iptakan keamanan, ketertiban, dan ketentraman yang dilaksanakan oleh aparat kepolisian, polisi pamong praja, dan tentara@ b. Memberikan perlindungan hukum kepada masyarakat dari tindakan kejahatan@ /. Memberikan perlindungan kepada masyarakat dari ben/ana alam seperti banjir, tanah longsor, badai, dan lain-lain@

&&

d. Memberikan kebakaran).

perlindungan

kepada

masyarakat

dari

bahaya

*erdasarkan yang dikemukakan Hanif :ur/holis fungsi pemerintahan di bagi menjadi tiga. 5ungsi pelayanan adalah public services functions berarti pemerintah wajib memberikan pelayanan publik se/ara perorangan maupun khalayak<publik. 1egiatan-kegiatan pelayanan ini di bagi menjadi beberapa bidang yaitu pendidikan, kesehatan, keagamaan, lingkungan, rekreasi, sosial, perumahan, pemakaman, registrasi penduduk, air minum dan legilitas umum. 5ungsi pembangunan adalah membangun fasilitas publik untuk sarana menumbuhkan perekonomian daerah (de.elopment for e/onomi/ growth fun/tions). 1egiatan-kegiatan pembangunan ini di bagi menjadi beberapa bidang yaitu menyiapkan prasarana yang mendukung kegiatan perekonomian, mengatur urusan-urusan peri=inan, mengatur pedagang kaki lima dan menggalakkan gerakan swadaya masyarakat dalam pembangunan melalui - M, koperasi dan sukarelawan. 5ungsi pengaturan adalah memberikan perlindungan pada masyarakat (protective functions) yaitu men/iptakan keamanan, ketertiban, dan ketentraman. 3ari beberapa yang dikemukakan para ahli peneliti menggunakan teori fungsi pemerintah yang dikemukakan oleh 8ali=iduhu :draha yaitu pelayanan, pembangunan dan pemberdayaan. Adapun pengertian pelayanan, pembangunan dan pemberdayaan menurut para ahli.

&+

Pengertian Pelayanan Pelayanan pemerintahan daerah merupakan tugas dan fungsi utama pemerintahan daerah. Hal ini berkaitan dengan fungsi dan tugas utama pemerintah se/ara umum yaitu memberi pelayanan terhadap masyarakat. 3engan pemberian pelayanan yang baik kepada masyarakat maka pemerintah akan dapat mewujudkan tujuan negara yaitu men/iptakan kesejahteraan masyarakat. Pelayanan kepada masyarkat tersebut terintegrasi dalam penyelenggaraan pemerintahaan dan pembangunan. Pengertian pelayanan publik menurut Hanif :ur/holis (!"",$%67) yaitu 'pelayanan yang diberikan oleh pemerintah daerah kepada sejumlah orang yang mempunyai kebersamaan berfikir, perasaan, harapan, sikap, dan tindaka yang benar dan baik berdasarkan nilai-nilai norma yang mereka miliki). *erdasarkan yang dikemukakan Hanif :ur/holis yang di maksud publik disini adalah

sejumlah penduduk atau rakyat yang tinggal dalam wilayah suatu pemerintah daerah yang mempunyai pikiran, perasaan, dan kepentingan yang sama terhadap keberadaan pemerintahan daerah berdasarkan nilai-nilai yang mereka pegang. Aleh karena itu, pelayanan publik oleh pemerintah daerah harus berpijak pada nilai-nilai yang dipegang oleh rakyat atau penduduk yang tinggal di wilayahnya beserta harapan-harapan dengan kepentingan-kepentingannya. 8anpa berpegang pada pikiran, perasaan, harapan, kepentingan, dan nilai yang dipegang masyarakatnya maka pelayanan publik yang diberikan oleh pemerintah derah tidak pernah memuaskan masyarakat. 1onsep pelayanan menurut 8ali=iduhu :draha (!"%%$#,) yaitu $

&,

%. 'Proses !. &. utput (product) utcome (manfaat)).

*erdasarkan yang dikemukakan konsep pelayanan yang pertama, proses yaitu dalam proses pelayanan dibutuhkan keramah-tamahan, kenyamanan ruang, fasilitas, responsiveness, jaminan dan sebagainya. 1edua, outputnya adalah kualitas dan kuantitas dari pelayanan tersebut. 1etiga, out/ame adalah nilai dan manfaat dari proses pelayanan.

Pengertian Pembangunan Pengertian pembangunan menurut Binanjar 1artasasmita (dalam

Antonius, !"%&$6%) yaitu 'suatu proses perubahan ke arah yang lebih baik melalui upaya yang dilakukan se/ara teren/ana). *erdasarakan yang dikemukakan oleh Binanjar 1artasasmita pembangunan menurut literatur-literatur ekonomi

pembangunan sering didefinisikan sebagai suatu proses yang berkesinambungan dari peningkatan rill perkapita melalui peningkatan jumlah dan produkti.itas sumber daya. 3ari pandangan itu lahir konsep-konsep mengenai pembangunan sebagai pertumbuhan ekonomi. Menurut 8ali=iduhu :draha (!"%%, %&!-%&&) pembangunan adalah 'usaha pengadaan (pembentukan, pendirian, pembukaan, pembangunan kembali sebuah reruntuhan) organisasi yang baru). *erdasarkan yang dikemukakan 8ali=iduhu :draha pembangunan adalah usaha-usaha yang dilakukan pemerintah dalam penyediaan sarana dan prasarana.

&#

;ostow (dalam Antonius, !"%&$66) mengemukakan lima tahapan yang dilalui oleh suatu negara dalam proses pembangunan yaitu $ !. #. %. '. (. "Traditional society $reconditions for growth The ta&e off The drive to maturity Teh age of high mass consumpotin).

Pengertian Pemberdayaan Pengertian pemberdayaan menurut Mukhtar arman (dalam Antonius,

!"%&$6&) adalah 'suatu upaya untuk selalu mendorong dan merangsang adanya proses kemandirian masyarakat (self sustaining pro/ess) sebab tanpa adanya kemandirian, suatu bentuk partisipasi masyarakat tidak akan terbentuk). Menurut *ungaran Antonius imanjuntak (!"%&$6!) pemberdayaan

masyarakat adalah 'suatu proses yang membangun manusia atau masyarakat melalui pengembangan kemampuan masyarakat, perubahan perilaku masyarakat, dan pengorganisasian masyarakat). *erdasarkan yang dikemukakan *ungaran Antonius imanjuntak ada tiga tujuan utama dalam pemberdayaan masyarakat, yaitu mengembangkan kemampuan masyarakat, mengubah prilaku masyarakat dan mengorganisasi masyarakat. 1emampuan masyarakat yang dapat

dikembangkan tentunya banyak sekali seperti kemampuan untuk berusaha, kemampuan untuk men/ari informasi, kemampuan untuk mengelola kegiatan, kemampuan dalam pertanian, dan masih banyak lagi sesuai dengan kebutuhan atau permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat.

&6

2.3 Pengelolaan Sampah Menurut 1un/oro ejati (!""0$!+-&&) 'pengelolaan sampah adalah semua kegiatan yang dilakukan untuk menangani sampah sejak ditimbulkan sampai pembuangan akhir. Penanganan sampah men/akup tiga aspek yaitu $ a. Aspek 8eknis 3ari aspek teknis dapat dijelaskan bahwa proses penanganan sampah meliputi beberapa fase, yaitu sebagai berikut. a) 8ahap penampungan adalah masyarakat menampung sampah masing-masing ditempat sampahnya. b) 8ahap pengumpulan sampah adalah pengumpulan sampah setempat dari sumber penghasilan sampah, misalnya pemukiman, pasar, perkantoran, sekolah dan jalan. /) 8ahap pemindahan sampah adalah sampah dipindahkan ke 8empat Penampungan ementara (8P ). d) 8ahap pengangkutan adalah sampah diangkut menggunakan truk sampah dari 8P ke 8empat Pembuangan Akhir (8PA). e) 8empat Pembuangan Akhir (8PA) adalah pemusnahan sampah dilokasi pembuangan akhir. b. Aspek eknomis adalah permasalahan sampah yang berkaitan dengan persoalan perbandingan antara input retribusi sampah yang diterapkan dengan output yang dikeluarkan pemerintahan daerah untuk mengelola sampah. /. Aspek sosio politik adalah pengelolaan sampah berkaitan dengan persoalan hubungan<kerja sama antara pemerintah daerah dalam menangani sampah). *erdasarakan yang dikemukakan oleh 1un/oro ejati, penanganan sampah di

bagi menjadi tiga aspek yaitu yang pertama, aspek teknis adalah proses penangan sampah dari awal sampai akhir. 1edua, aspek ekonomis adalah perbandingan antara input dan output retribusi atau anggaran pengelolaan sampah. 1etiga, aspek sosio politik adalah kerja sama pemerintah daerah dalam proses penanganan sampah. Meskipun banyak kota atau kabupaten memiliki /ara pengelolaan sampah, tetapi modelnya tidak banyak berbeda. Hampir di setiap daerah menerapkan

&7

model yang paling sederhana dan dirasakan /ukup aman. Alasannya /ukup masuk akal yaitu anggaran AP*3 tidak seyogyanya diin.estasikan untuk hal yang konsumtif. *ila tidak dirasakan dampak negatif terhadap lingkungan maka model pengelolaan sampah tersebut bisa saja dilanjutkan. :amun, bila dampak negatif sudah dirasakan maka mulai harus dipikirkan men/ari model baru yang lebih efisien dan aman.

odel Pengelolaan Sampah di Indone!ia 'Model pengelolaan sampah di >ndonesia ada dua ma/am, yaitu urugan dan tumpukan. Model pertama merupakan /ara yang paling sederhana, yaitu sampah dibuang di lembah atau /ekungan tanpa memberikan perlakuan. 2rugan atau model buang dan pergi ini bisa saja dilakukan pada lokasi yang tepat, yaitu bila tidak ada pemukiman di bawahnya, tidak menimbulkan polusi udara, polusi pada air sungai, longsor, atau estetika. Model ini umumnya dilakukan untuk suatu kota yang .olume sampahnya tidak begitu besar. Pengolahan sampah yang kedua lebih maju dari /ara urugan, yaitu tumpukan. Model ini bila dilaksanakan se/ara lengkap sebenarnya sama dengan teknologi aerobik. Hanya saja tumpukan perlu dilengkapi dengan unit saluran air buangan, pengolahan air buangan (leachate), dan pembakaran ekses gas metan (flare). Model lengkap ini telah memenuhi prayarat kesehatan lingkungan. Model sepeti ini banyak diterapkan di kota-kota besar. :amun, sayangnya model tumpukan ini umumnya tidak lengkap, tergantung dari kondisi keuangan dan kepedulian pejabat daerah setempat akan kesehatan lingkungan dan masyarakat.

&0

Aplikasinya ada yang terbatas pada tumpukan saja atau tumpukan yang dilengkapi saluran air buangan, jarang yang membangun unit pengolahan sampah di beberapa kota di (awa) ( udradjat, !""6$%"-%%).

odel Pengelolaan Sampah "i #uar Negeri '3itahun terakhir, telah ada suatu aturan tentang prakarsa manajemen sampah padat yang dilakukan oleh negara-negara 4ropa, Australia, Austria, elandia *aru, dan (epang. ebagai /ontoh, pemerintah (epang sedang bekerja ke arah suatu target pengurangan timbunan sampah sebanyak 6,C. ebagai besar fokus dari program ini pada &; (reduce, reclye, dan re*use). 2mumnya pengelolaan sampah di luar negeri, khususnya 4ropa, sudah dimulai di rumah tangga, yaitu dengan memisahkan sampah organik dan anorganik. 1antong sampah terbuat dari bahan yang bisa didaur ulang. 9arna kantong dibedakan antara sampah organik dan anorganik. 1antong sampah organik biasanya berwarna hijau, sedangkan kantong sampah anorganik berwarna /okelat. Adapun kantong sampah barang bera/un berwarna merah. elain dilokasi perumahan, pemerintah setempat juga menyediakan tempat sampah di lokasi strategis untuk tempat buang sampah dilokasi umum. 1onstruksi tempat sampah sedemikian rupa sehingga mudah diangkut oleh truk sekaligus bersama tempat sampahnya ke lokasi pengolahan. ampah organik diambil oleh truk yang memiliki drum berputar dilengkapi pisau pen/a/ah dan mikroba perombak bahan organik. 3engan /ara ini pen/ampuran dapat dilakukan se/ara efisien dan merata karena .olume sampah

+"

tidak begitu besar serta drum tersebut berputar dengan konstan. 1adang truk tersebut fungsinya hanya mengangkut, sedangkan pen/a/ahan sampah dilakukan ditempat pengolahan. etelah sampai lokasi pengolahan, sampah dituangkan ke dalam tempat penampungan, lalu diangkut oleh conveyor untuk dipisahkan dari materi anorganik (besi). Pemisahan menggunakan magnetic separator. ementara

pemisahan material ringan seperti kertas, plastik, dan kain dengan menggunakan teknik sentrifugal<tromol berputar. Material yang berat selain besi seperti gelas atau potongan kayu dipisahkan dengan menggunakan hembusan udara (air classifier). elanjutnya, sampah diangkut ke ruang pengelohan (&omposting).

Material anorganik yang masih bisa didaur ulang dipisahkan, sedangkan yang tidak bisa didaur ulang dibakar menggunakan incinerator. ?ara pengolahan sampah organik pada dasarnya ada ! ma/am, yaitu menggunakan model reaktor dan nonreaktor (di tempat terbuka atau hanya bagian atas tertutup atap). Model nonreaktor yaitu sebagai berikut. a) +gitated solid bed (windrow), baik yang diberi aerasi atau tidak diberi aerasi. b) Static soil bed, baik yang diberi aerasi atau aerasi alami. Model reaktor yaitu sebagai berikut. a) Rotating drum, jenisnya terdiri dari disperse flow, cell in series, dan complete mi,.

+%

b) -in reactor, jenisnya terdiri dari rectangular tan&age dan inclined flow reactor. Model-model tersebut memiliki kelebihan dan kelemahan sendiri dan tidak akan dibahas se/ara detil, ke/uali model windrow. Model windrow mirip model tumpukan. ebelum unti pengolah sampah dibangun, terlebih dahulu telah dibuat negosiasi dengan perusahaan pertanian atau perkebunan yang akan menyerap produk kompos sampah kota yang dihasilkan. 3engan demikian, areal untuk proses komposting tidak tersita oleh produk kompos yang tidak terjual. elain itu, adanya pendapatan yang diterima dari kegiatan tersebut) ( udradjat, !""6$%"-%%). e/ara garis besar, kegiatan pengelolaan sampah meliputi pengendalian timbulan sampah, pengumpulan sampah, transfer dan transpor, pengelohan, dan pembuangan akhir. %. 'Penimbulan sampah (solid waste generated) Pada dasarnya sampah itu tidak diproduksi, tetapi ditimbulkan. Aleh karena itu dalam menentukan metode penanganan yang tepat, penentuan besarnya timbulan sampah sangat ditentukan oleh jumlah pelaku dan jenis kegiatannya. !. Penanganan di tempat (on site handling) Penanganan sampah ditempat, dapat memberikan pengaruh yang signifikan terhadap penanganan sampah pada tahap-tahap selanjutnya. 1egiatan pada tahap ini ber.ariasi menurut jenis sampahnya, antara lain meliputi pemilahan (sorting), pemanfaatan kembali (reuse), dan daur ulang (recyle). 8ujuan utamanya adalah untuk mereduksi besarnya timbulan sampah (reduse). &. Pengumpulan (collecting) Pengumpulan ini merupakan tindakan pengumpulan sampah dari sumbernya menuju ke 8P dengan menggunakan gerobak dorong atau mobil pi/k-up khusus sampah. +. Pengangkutan (transfer.transport) Pengangkutan merupakan usaha pemindahan sampah dari 8P menuju 8PA dengan menggunakan truk sampah. ,. Pengolahan

+!

ampah dapat diolah tergantung pada jenis dan komposisinya. *erbagai alternatif yang tersedia dalam proses pengolahan sampah diantaranya adalah sebagai berikut. %) 8ransformasi fisik, meliputi pemisahan sampah dan pemadatan yang bertujuan untuk mempermudah penyimpanan dan pengangkutan. !) Pembakaran (incinerate), merupakan teknik pengeolahan sampah yang dapat mengubah sampah menjadi bentuk gas, sehinga .olumenya dapat berkurang hingga 0"-0,C. &) Pembuatan kompos (composting), yaitu mengubah sampah melalui proses mikrobiologi menjadi produk lain yang dapat dipergunakan. Autput dari proses ini adalah kompos dan gas bio. +) /nergy recovery, yaitu transformasi sampah menjadi energi, baik energi panas maupun energi listrik. #. Pembuangan akhir Pembuangan akhir sampah harus memenuhi syarat kesehatan dan kelestarian lingkungan. 8eknik yang saat ini dilakukan adalah open dumping, yaitu sampah yang ada hanya ditempatkan begitu saja hingga kapasitasnya tidak lagi terpenuhi) (1un/oro ejati, !""6$!+-!#). *edasarkan yang dikemukakan oleh 1un/oro ejati hal utama yang harus

dilakukan dalam pengelolaan sampah adalah pengendalian penimbulan sampah. etelah besaran timbulan sampah telah ditentukan maka langkah kedua penanganan di tempat yaitu memilah, pemanfaatan kembali dan daur ulang. etelah dipilah maka sampah yang tidak bermanfaat di tampung di 8empat Pembuangan ementara (8P ). ampah yang berada di 8P diangkut oleh truk sampah ke 8empat Pembuangan Akhir (8PA). 3i 8PA sampah diolah dan sisa sampah ditempatkan dengan /ara open dumping. Pengelolaan sampah bermanfaat untuk menjaga lingkungan dan

mengurangi .olume sampah. Menurut ;oni dan Ade (!""6$60-7") manfaat dari pengelolaan sampah yaitu $ %. Melindungi (mengonser.asi) sumber daya yang dimiliki, seperti $ %) Mineral@ yang digunakan untuk membuat banyak bahan yang berguna (/ontoh$ bau,ite yang digunakan untuk membuat alumunium).

+&

!) 4nergi@ yang digunakan dalam pertambangan, pemanenan, fabrikasi dan transportasi. &) 1awasan hutan@ yang digunkan untuk membuat berbagai ma/am kertas dan berbagai ma/am produk olahan kayu. +) Minyak bumi (petroleum)@ yang digunakan baik sebagai bahan bakar maupun untuk bahan baku plastik. ,) -ahan@ yakni sebagai tempat berbagai kegiatan manusia. !. Menghemat uang. Mengurangi sampah dapat menghemat uang dalam berbagai /ara seperti $ %) edikit membuang sampah, akan berkurang kemungkinan untuk membelanjakan uang dan membuang sesuatu yang bisa menjadi sampah. !) *isnis menjadi lebih efisien. &) Pendapatan keluarga lebih baik. &. Mengurangi dampak buruk terhadap lingkungan. %) 1ulitas lingkungan di beberapa areal seringkali dipengaruhi oleh adanya akti.itas ekstraksi atau eksploitasi sumber daya, misalnya di daerah pertambangan. !) Pengurangan atas penggunaan bahan bakar fosil untuk energi akan mengurangi pembungan gas yang memiliki efek rumah ka/a atau sumber polusi lainnya. *erdasarkan yang dikemukakan oleh Ade dan ;oni manfaar dari pengelolaan sampah yaitu melindungi sumber daya yang dimiliki seperti mineral, energi, kawasan hutan, minyak bumi dan lahan, Mengurangi sampah dapat menghemat uang dalam berbagai /ara seperti bisnis menjadi lebih efisien dan mengurangi dampak buruk terhadap lingkungan.

2.$ Peran Pemerintah "alam Pengelolaan Sampah 3alam undang-undang nomor %7 tahun !""7 tentang pengelolaan sampah pasal , yaitu 'pemerintah dan pemerintahan daerah bertugas menjamin terselenggaranya pengelolaan sampah yang baik dan berwawasan lingkungan sesuai dengan tujuan sebagaimana dimaksud dalam 2ndang-2ndang ini).

++

*erdasarkan undang-undang tersebut pemerintah bertugas menyelenggarakan pengelolaan sampah yang baik dan berwawasan lingkungan. 5ungsi pemerintah dalam pengelolaan sampah yaitu pelayanan penanganan sampah, pemberdayaan penanganan sampah dan penanganan sampah. Pengelolaan sampah di 1abupaten *andung se/ara teknis sesuai dengan peraturan daerah 1abupaten *andung nomor %, tahun !"%! dan peraturan bupati *andung nomor !, tahun !"%". *erdasarkan peraturan daerah tersebut, pelayanan penanganan sampah di 1abupaten *andung, %. 'Pemerintah 3aerah bertanggung jawab melaksanakan sistem pengangkutan sampah dari sumber sampah ke 8empat Pemrosesan Akhir (8PA). !. istem Pengangkutan sebagaimana dimaksud dalam Peraturan 3aerah ini adalah Pelayanan Pengangkutan ampah ;umah 8angga, sampah sejenis sampah ;umah 8angga, dan sampah *-& ;umah 8angga yang berasal dari sumber sampah dan 8empat Penampungan ementara (8P ) ke 8empat Pemrosesan Akhir (8PA)) (Perda nomor %, tahun !"%!). *erdasarakan peraturan daerah tersebut pelayanan penanganan sampah se/ara teknis yaitu pengangkutan sampah. Pengangkutan sampah adalah mengangkut sampah dari rumah-rumah dan 8empat Pembungan ementara (8P ) ke 8empat Pembuangan Akhir (8PA). 3alam pengangkutan sampah diperlukan manajemen kendaraan dan angkutan sampah agar pelaksanaan penangkutan dapat berjalan dengan baik. Menurut udradjat (!""6$!+-!,) Manajemen angkutan sampah tidak terlepas dari manajemen kendaraan angkutan (truk) yaitu penetapan jumlah truk yang diperlukan serta keberadaan bengkel yang fungsinya menjaga agar kondisi truk selalu layak operasi. Masyarakat yang menerima pelayanan pengangkutan sampah, wajib membayar retribusi sampah. ;etribusi ini digunakan untuk anggaran pelaksanaan

+,

pengelolaan sampah. 2ntuk itu, pemerintah memerlukan aspek ekonomis dalam pengelolaan sampah. Aspek ekonomis yaitu perbandingan antara input retribusi sampah yang diterapkan dengan output yang dikeluarkan pemerintah daerah untuk mengelola sampah. 5ungsi kedua pemerintah yaitu pembangunan atau membangun fasilitas publik untuk sarana menumbuhkan perekonomian daerah. pembangunan penanganan sampah yaitu $ %. 'Memfasilitasi, mengembangkan, dan melaksanakan upaya pengurangan, penanganan, dan pemanfaatan sampah. !. Melaksanakan pengelolaan sampah dan memfasilitasi penyediaan prasarana dan sarana pengelolaan sampah) (Perda nomor %, tahun !"%!). *erdasarkan Perda tersebut fungsi pembangunan penanganan sampah se/ara teknis adalah memfasilitasi dan melaksanakan dalam pengelolaan sampah di 8empat Pembuangan ementara (8P ) atau 8empat Pembuangan ementara e/ara teknis

8erolah (8P 8) dan 8empat Pembuangan Akhir (8PA). 2ntuk meningkatkan sarana dan prasarana dalam penanganan sampah dibutuhkan aspek sosio politik. Aspek sosio politik yaitu hubungan<kerja sama antara pemerintah daerah dalam menangani sampah. 1egiatan masyarakat dalam penanganan sampah yaitu tahap penampungan sampah, tahap pengumpulan sampah dan tahap pemindahan sampah. Penyediaan fasilitas penanganan sampah harus sesuai dengan standar agar dalam pelaksanaannya tidak menganggu lingkungan dan masyarakat di sekitarnya. *erikut ini disampaikan prasyarat penetapan lokasi 8PA. a) '-okasi 8PA ditempatkan jauh dari pemukiman penduduk. b) (alan untuk men/apai lokasi dapat ditempuh tanpa melalui

+#

/) d)

e)

f) g)

pemukiman atau kampung. 3ihindarikan jalan yang sempit yang di kiri-kanannya adalah pemukiman penduduk karena baunya akan langsung terjebak di dalam kamar-kamar di setiap rumah penduduk. 3iupayakan jalan menuju 8PA dibuat jalur sendiri dengan batas aman yang tidak boleh dibuat pemukiman selebar seratus meter kiri-kanan jalan. Mulai jarak satu kilometer mendekati lokasi 8PA di kiri-kanan jalan dijadikan tempat pemukiman pemulung. Hal ini untuk pengamanan dari protes masyarakat, mendorong bisnis di sekitar 8PA, dan meningkatkan taraf hidup masyarakat miskin. 8PA sebaiknya dialokasikan mengarah ke hilir, tetapi tidak terlalu dekat ke pantai karena untuk menghindari pen/emaran perairan. Minimal jarak ke pantai adalah sepuluh kilometer. elain itu, 8PA sebaiknya mendekati ke aliran sungai untuk menetralisir polutan sampah melalui pen/u/ian dan pembilasan oleh air sungai sepanjang aliran sungai menuju pantai. 8PA tidak boleh dialokasikan di daerah yang dingin karena akan menghambat proses prombakan bahan organik. 8PA bisa ditempatkan di tengah-tengah hutan (H8>) atau perkebunan dan di hulu gunung. 8ujuannya agar 8PA jauh dari lokasi pemukiman kareana limbah buangannya akan men/emari sumur penduduk. 8PA dilokasi tersebut bisa difungsikan sebagai sumber pupuk organik pengganti pupuk kandang untuk areal hutan atau perkebunan) ( udradjat, !""6$!"-!!).

Prasyarat dalam pembuataan 8empat Pembuangan emetara yaitu $ %. '-ahan penampungan /ukup luas !. 8idak terlalu berdekatan dengan lingkungan pemukiman &. Harus ada penataan, mulai dari jalan masuk, tempat penampungan sampah (organik dan anorganik) +. 8idak terkesan kumuh, namun asri dan tertata ,. tatus kepemilikan lahan harus jelas agar tidak menimbulkan masalah dikemudian hari #. Memudahkan dalam transportasi, baik dalam transportasi sampah maupun hasil dari pengolahan sampah menjadi bahan yang bermanfaat) (;oni dan Ade, !""6$&!). 5ungsi ketiga pemerintah adalah peningkatan bargaining position dan bargaining power suatu pihak agar mampu berhadapan se/ara relatif sejajar dengan pihak lain dalam rangka men/iptakan rasa keadilan bersama melalui solusi

+6

(kesepakatan) yang saling menguntungkan. penanganan sampah yaitu $

e/ara teknis pemberdayaan dalam

%. ' etiap orang dalam pengelolaan sampah rumah tangga dan sampah sejenis sampah rumah tangga wajib mengurangi dan menangani sampah dengan /ara yang berwawasan lingkungan. !. Pengurangan dan penanganan sampah rumah tangga dan sejenis sampah rumah tangga sebagaimana dimaksud ayat (%) yaitu dengan /ara mengganti, mengurangi, memakai kembali, dan mendaur ulang &. Pengurangan sampah sebagaimana dimaksud dalam Peraturan 3aerah ini meliputi kegiatan & ; (;edu/e, ;euse, dan ;e/y/le), meliputi$ a. pembatasan timbulan sampah@ b. pendauran ulang sampah@ /. pemanfataan kembali sampah. +. Pengurangan sampah sebagaimana dimaksud pada ayat (%) adalah mengurangi .olume sampah oleh penghasil sampah di sumber sampah meliputi$ a. pengomposan sampah basah@ b. daur ulang kertas, plastik, dan sejenisnya@ /. daur ulang material dan sejenisnya. ,. 1etentuan lebih lanjut mengenai pengurangan sampah sebagaimana dimaksud ayat (%) dan aya (!) diatur lebih lanjut dengan 1eputusan *upati) (Perda nomor %, tahun !"%!). *erdasarkan Perda tersebut fungsi pemberdayaan penanganan sampah adalah setiap orang dalam pengelolaan sampah wajib mengurangi sampah dan menangani sampah dengan /ara mengganti, mengurangi, memakai kembali dan mendaur ulang. 1onsep &; adalah pedoman sederhana untuk membantu masyarakat dalam meminimumkan sampah baik ditempat kerja, sekolah, maupun di rumah. Pada dasarnya, orientasi penerapan konsep &; ini lebih ditekankan pada sampah organik, telah lebih dulu banyak dikembangkan orang dalam bentuk pengolahan kompos dari sampah organik. 3alam meminimumkan sampah tersebut, yang harus menjadi fokus utama adalah mengurangi (reduce) penggunaan bahan yang menimbulkan sampah anorganik, kemudian memakai ulang (reuse), dan terakhir

+7

adalah mendaur ulang (recycle), termasuk juga di dalamnya proses pengolahan sampah organik (compost). Menurut ;oni dan Ade (!""6$7!-7,) konsep &; (reduce0reuce0recycle) yaitu $ %. 'Mengurangi bahan timbulan sampah (Reduce) Mengurangi bahan timbulan sampah, dapat berarti membiasakan hidup dengan penuh ketelitian, kehati-hatian dan /ermat sehingga sampah yang dihasilkan ditekan seminimal mungkin. Hal tersebut dapat berupa $ %) *erbelanja lebih hati-hati dengan betul-betul men/ari produk yang memiliki kemasan sesedikit mungkin. !) Membuat produk di rumah lebih utama daripada membeli makanan siap saji atau makanan-makanan yang tidak menimbulkan masalah. &) Mengupayakan untuk membuat daripada membeli sesuatu yang semestinya bisa dibuat atau dilakukan se/ara mandiri. +) Menanam sendiri sayuran dan buah-buahan walau seke/il apapun. ,) -ebih baik merawat dan memperbaiki pakaian, mainan, perkakas, dan peralatan rumah tangga daripada menggantinya dengan yang baru. #) Menjaga agar setiap barang yang dimiliki berumur panjang. 6) Memakai barang yang dapat dibuang dengan hati-hati, atau tidak perlu dibuang bila memang tidak perlu. 7) -ebih baik menyewa, saling tukar atau meminjam barang atau sesuatu daripada membelinya bila memungkinkan. aat berbelanja, usahakan ide berikut diaplikasikan untuk mengurangi sampah yang tidak dikehendaki $ %) Membawa kantong, keranjang, atau boks yang mungkin diperlukan apabila barang tersebut tidak tersedia di toko. !) Bunakan daftar belanjaan. (angan membeli sesuatu yang tidak perlu (karena hasrat sesaat saja). *elilah sesuatu yang benar-benar diperlukan. &) Hindari barang-barang yang menggunakan kemasan se/ara berlebihan. +) Pilihlah produk dalam bentuk konsentrat, misalnya detergent atau produk yang dapat diisi ulang seperti balpen dan beberapa produk pembersih. ,) aat membeli barang-barang dalam kemasan, pilihlah kemasan dari bahan yang dapat didaur ulang atau yang dapat diisi ulang. #) *elilah produk yang dibuat dari bahan yang dapat didaur ulang, /ontohnya kertas. 6) *elilah produk yang tahan lama, tidak mudah ketinggalan jaman dan dapat diperbaiki (direparasi) apabila rusak. 7) *elilah makanan yang segar apabila memungkinkan dan buatlah kompos daripadanya.

+0

0) *ila memungkinkan, beli makanan dari pusat belanja atau pasar. Bunakan kantong dengan ukuran yang sebesar mungkin dimuati barang yang dibeli. !. Memakai kembali (Reuse) Menggunakan kembali mengandung arti memakai item yang sama lebih dari sekali, lebih disukai beberapa kali daripada harus membuangnya setelah sekali pakai. 1onsep memakai kembali (reuse) ini dapat menghemat energi dan sumber daya yang boleh jadi digunakan untuk membuat produk baru. *anyak /ara untuk memakai kembali barang yang digunakan terutama untuk keperluan rumah tangga, misalnya $ %) Memakai ulang kemasan gelas misalnya untuk selai atau saus. !) Bunakan kembali keranjang atau kantong yang didapat untuk belanja kembali di lain waktu. &) Menyewa, saling tukar, atau meminjam jenis barang yang tidak digunakan setiap saat. +) Bunakan kembali amplop bekas untuk keperluan yang lain. ,) Bunakan plastik minuman ringan yang ke/il, untuk botol minuman lainnya pada berbagai kesempatan (misalnya di sekolah) #) *elilah buku bekas namun masih berharga untuk keperluan belajar. 6) *arang bekas yang benar-benar tidak diperlukan lagi dapat dijual melalui pusat penjualan barang bekas (garage sale). 7) Bunakan bahan yang bisa dipakai ulang daripada yang sekali buang, misalnya $ membeli baterai yang dapat diisi ulang daripada baterai sekali buang. &. 3aur ulang (;e/y/le) Mendaur ulang dapat berarti mengembalikan sampah ke pabrik sehingga dapat digunakan kembali sebagai bahan baku untuk membuat produk yang sama atau yang lainnya. ebagai /ontoh, digunakan kaleng alumunium untuk kemasan minuman ringan yang dapat didaur ulang untuk produk yang sama atau untuk digunakan sebagai komponen kendaraan bermotor. 3aur ulang dapat menghemat energi, tempat dan biaya penggunaan bahan tersebut untuk dibuat menjadi produk baru. *ahan-bahan yang dapat didaur ulang antara lain $ %) 1ertas !) *otol ka/a &) 1otak alumunium atau alumunium foil +) P48 plastik minuman ringan dan botol jui/e ,) Plastik untuk kemasan susu, /ream dan botol jus (H3P4 plastics) #) *otol kaleng atau logam 6) 1arton untuk kemasan susu dan jus 7) 1antong plastik di supermarket 0) -aser cartridges dan pita (ribbons) %") *otol anggur %%) 1omponen mobil (bagian rangka, baterai, ban dan oil) %!) *ahan bangunan (kayu, beton dan bata) %&) -ogam (besi, baja, tembaga dan kuningan)).

,"

*erdasarkan yang dikemukakan ;oni dan Ade konsep &; (reduce0reuce0recycle) yaitu reduce adalah mengurangi bagan timbulan sampah, dapat berarti membiasakan hidup dengan penuh ketelitian, kehati-hatian dan /ermat sehingga sampah yang dihasilkan ditekan seminimal mungkin. Reuce adalah memakai item yang sama lebih dari sekali, lebih disukai beberapa kali daripada harus membuangnya setelah sekali pakai. 1onsep memakai kembali ( reuse) ini dapat menghemat energi dan sumber daya yang boleh jadi digunakan untuk membuat produk baru. Recycle adalah mengembalikan sampah ke pabrik sehingga dapat digunakan kembali sebagai bahan baku untuk membuat produk yang sama atau yang lainnya. ebagai /ontoh, digunakan kaleng alumunium untuk kemasan

minuman ringan yang dapat didaur ulang untuk produk yang sama atau untuk digunakan sebagai komponen kendaraan bermotor. 3aur ulang dapat menghemat energi, tempat dan biaya penggunaan bahan tersebut untuk dibuat menjadi produk baru.