Anda di halaman 1dari 28

LAPORAN PROBLEM BASED LEARNING I BLOK EARLY CLINICAL AND COMMUNITY EXPOSURE (ECCE) I

Tutor : dr. Nendyah Roestijawati, MKk Disusun Oleh : Kelompok 10 ikrianisa !a"rina Mumta& Maulana ' !endyka Rinduwastuty $uladi Mi&ani ,rasthiti Dewi 'asdini .ayu $ji ,amun/kas .rahma ,utra 0. Riyanda Rama ,utri $nnisa Noor $. 2ahyu 3ko ,ratomo Risma ,ramudya 2. #1$01101% #1$0110() #1$0110(* #1$0110++ #1$0110-) #1$0110)1 #1$0110)) #1$01110) #1$011101 #1$011140 #1$0100%+

KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU-ILMU KESEHATAN JURUSAN KEDOKTERAN PURWOKERTO 201

BAB I PENDAHULUAN I!"# 1 Ny. .im5i 5erusia (* tahun datan/ sendiri ke dokter keluar/a 6DK7 untuk memeriksakan keluhan /atal pada daerah lipat paha sejak + hari yan/ lalu. $wal mulanya /atal dirasakan pada lipat paha kiri. Rasa /atal yan/ he5at ini mem5uat Ny..im5i selalu men//aruknya hin//a kulit 5erwarna kemerahan. ,asien ju/a men/eluh sulit untuk tidur, 5adan terasa lemah, pusin/ dan ten/kuk terasa te/an/. Ny. .im5i sudah 5erusaha mem5eli o5at di warun/ tetapi 5elum sem5uh ju/a. Keluhan /atal dirasakan semakin 5erat, 5ila Ny. .im5i 5erakti8itas, 5erkerin/at dan ketika men//unakan pakaian ketat. Keluhan9keluhan terse5ut dirasakan men//an//u karena mem5atasi akti8itas kerja Ny. .im5i. Ny..im5i khawatir penyakitnya semakin 5ertam5ah parah dan 5erharap in/in :epat sem5uh. I!"# 2 R$%&'&( P)!'&*$( D&+,-, Ny. .im5i tidak pernah menderita penyakit /atal seperti ini se5elumnya. Ny. .im5i ju/a tidak mempunyai riwayat aler/i makanan. !elain /atal, 1 tahun yan/ lalu Ny. .im5i ke puskesmas karena keluhan serin/ pusin/. Dokter menyatakan tensi Ny. .im5i tin//i dan disarankan kontrol rutin dan minum o5at se:ara teratur. Tetapi Ny. .im5i tidak pernah minum o5at teratur dan kontrol rutin, hanya mem5eli o5at pen/hilan/ rasa sakit di warun/ dan selalu sem5uh dalam 5e5erapa hari. Ny. .im5i tidak pernah dirawat di R!, tidak pernah dioperasi dan tidak pernah men/alami ke:elakaan. ,enyakit lain yan/ pernah diderita hanya in"luen&a, sakit maa/ ataupun diare yan/ selalu sem5uh setelah minum o5at warun/ atau 5ero5at ke puskesmas. rekuensi penyakit terse5ut ju/a jaran/, mun/kin kuran/ dari setahun sekali. Ny. .im5i ju/a tidak men//unakan K. hormonal.

R$%&'&( K)-,&./& $dik 6perempuan7 Ny. .im5i mempunyai keluhan yan/ sama, yaitu /atal9/atal di lipat paha. Keluhan yan/ sama pada i5unya disan/kal. $yah Ny. .im5i telah menin//al dunia % tahun yan/ lalu saat 5erusia -0 tahun karena menderita penyakit hipertensi lama dan stroke. ;5u Ny. .im5i 5erusia +* tahun telah menderita ken:in/ manis selama + tahun dan rutin kontrol ke dokter spesialis penyakit dalam. Kakak laki9laki pertama Ny. .im5i yan/ 5erusia %0 ju/a menderita penyakit hipertensi. !ementara 4 saudara kandun/ lainnya 6perempuan7 diketahui tidak memiliki riwayat medis yan/ pentin/. Riwayat medis dari keluar/a ayah Ny. .im5i :ukup 5anyak. Kakek ju/a telah menin//al dunia karena penyakit hipertensi, sedan/kan neneknya menin//al den/an se5a5 yan/ tidak diketahui oleh Ny. .im5i. $yahnya merupakan anak ke9% dari ) 5ersaudara. Kaka pertamanya 6laki9laki7 telah menin//al den/an se5a5 yan/ tidak diketahui, kaka kedua 6laki9laki7 menderita penyakit hipertensi, kakak keti/a 6perempuan7 telah menin//al 5e5erapa saat setelah melahirkan, adik pertamanya 6laki9laki7 tidak memiliki riwayat penyakit yan/ pentin/, adik kedua 6perempuan7 menderita penyakit hipertensi dan adik 5un/su 6perempuan7 tidak memiliki riwayat medis yan/ pentin/. Riwayat medis dari keluar/a i5u Ny. .im5i ju/a 5anyak. Kakek telah menin//al dunia karena penyakit ken:in/ manis. Nenek masih sehat dan tidak memiliki riwayat medis yan/ pentin/. ;5u Ny. .im5i merupakan anak pertama dari + 5ersaudara. $dik pertamanya 6laki9laki7 menin//al dunia karena ke:elakaan lalu lintas. $dik kedua 6laki9laki7 ju/a menderita ken:in/ manis. $dik keti/a dan keempat tidak diketahui memiliki riwayat medis yan/ pentin/. R$%&'&( S#0$&- 1&! E*#!#2$ Ny. .im5i telah menikah den/an Tn. .om5a selama +tahun, dan mempunyai anak laki9laki usia + tahun. Ny. .im5i tin//al di ,urwokerto sedan/kan Tn. .om5a tin//al di 0akarta. Tn. .om5a datan/ ke ,urwokerto datan/ se5ulan sekali, sedan/kan Ny. .im5i kadan/9kadan/ ajah datan/ ke 0akarta. Ny. .im5i se5enarnya in/in men/ikuti suaminya, tetapi ia ju/a tidak mau melepaskan pekerjaannya se5a/ai karyawati se5uah hotel.

Ny. .im5i merupakan klulusan !MK dan mempunyai pekerjaan resepsionis hotel di ,urwokerto. !elain 5ekerja, Ny. .im5i 5iasa men/ha5iskan waktu untuk menjalankan ho55ynya karoke 5ersama teman9temannya.ny. .im5i /emar makan apa saja, dan hampir setiap hari makan :emilan asnan setiap hari. Ny. .im5i jaran/ 5erolah ra/a, terkadan/ merokok karena ajakan temennyatetapi tidak meminum alkohol. Ny. .im5i merupakan anak keempat dari lima 5ersaudara, kakak pertamanya laki9laki, kedua adiknya perempuan. !aat ini Ny. .im5i tin//al di perumahan 5ersama anak, i5u, dankeluar/a adinya yan/ keti/a yan/ telah dikaruinai ti/a oran/anak. Rumah yan/ di tempat :ukup luas, kuran/ le5ih 5erukuran 10<14 m, terdiri dari ruan/ tamu, ruan/ keluar/a, % kamar tidur, dapur , 4 kamar mandi, 8entilasi :ukup terpasan/ eternit dan u5in. Ny. .im5i dan keluar/anya mempunyaike5iasaan mandi pa/i dan sore hari den/an men//unakan 4 handuk se:ara 5ersama9sama yan/ di :u:i 1 5ulan sekali. Tidur den/an kasur yan/ jaran/ di jemur, seprei di:u:i se5ulan sekali. Ny. .im5i ju/a mempunyai ke5iasaan 5er/antian :elana jeans den/an adik perempuannya karena ukurannya sama. Ny. .im5i serin/ tidak merasa nyaman 5erada di rumah karena ia merasa tidak :o:ok dan serin/ 5erten/kar den/an adik iparnya serta suasana rumah yan/ san/at ramai oleh anak9anak. $,#$R !:ore (. Ny. .im5i mempunyai hu5un/an yan/ :ukup 5aik den/an tetan//anya meskipun tidak pernah men/ikuti ke/iatan9ke/iatan 5ersama seperti pen/ajian dan arisan. =ntuk 5ero5at Ny. .im5i ditan//un/ oleh "asilitas jam sostek yan/ ada di tempat kerjanya. R)3$)% #" S'0()2 Ny. .im5i men/eluh /atal pada lipat paha kiri, rasa /atal disertai kemerahan karena /arukan. Ny. .im5i ju/a men/aku sulit untuktidur, 5adan terasa lemah, pusin/ dan ten/kuk terasa te/an/. ;a menyan/kal nyeri dada, /an//uan 5uan/ air 5esar atau 5uan/ air ke:il, 5en/kak di kedua kaki, peru5ahana pola makan. ;a ju/a menyan/kal men/alami emotional distress meskipun seri/n tidak puas den/an kehidupan keluar/a dan pernikahannya.

BAB II PEMBAHASAN A4 K-&.$"$*&0$ I0($-&+ 1. #atal atau dise5ut pruritus did e"inisikan se5a/ai sensasi tidak nyaman pada kulit yan/ in/inmenim5ulkan kein/inan untuk me//aruk daerah tertentu untuk mendapatkan kele/aan 6Djuanda, 400)7. B4 B&(&0&! M&0&-&+ Keluhan =tama >okasi Onset Keluahan penyerta aktor memperin/an aktor memper5erat R,D R,K R,!O! C4 A!&-$0$0 M&0&-&+ 14 A!&2!)0$0 (&25&+&! &6& 0&7& '&!/ 6).-, 1$5).$*&! 6&1& N'4 B$25$8 a. aktor yan/ memperin/an: O5at dari warun/ memperin/an /ejala atau tidak? 5. Riwayat penyakit dahulu: Dulu alami hal yan/ serupa atau tidak? $da penyakit sistemik atau tidak? Konsumsi o5at9o5atan atau tidak? :. Riwayat penyakit dahulu : apakah pernah men/alami penin/katan tekanan darah dan ken:in/ manis atau tidak ? d. Riwayat penyakit keluar/a: $pakah ada keluar/a yan/ men/alami hal yan/ serupa 6keturunan atau penularan7? e. Riwayat penyakit keluar/a: $pakah keluar/a Ny. .im5i mempunyai : #atal : paha kiri : + hari : susah untuk tidur, pusin/, ten/kuk terasa te/an/, 5adan terasa lemah :9 : 5erakti8itas, 5erkerin/at :9 :9 :9

riwayat tekanan darah tin//i dan ken:in/ manis atau tidak? ". Riwayat sosial ekonomi: Ke5iasaan diet dan olahra/a? .a/aimana hi/ienitas? ,endapatan keluar/a dari Ny. .im5i? ,endidikan keluar/a Ny..im5i? 'u5un/an den/an an//ota keluar/a dan lin/kun/an sekitar? 24 A6& 0&7& 1$&/!#0$0 5&!1$!/ '&!/ 2,!/*$! ().7&1$ 6&1& N'4 B$25$8 a. Tinea @ruris Tinea adalah penyakit pada jarin/an yan/ men/andun/ &at tanduk, misalnya lapisan teratas pada kulit pada epidermis, ram5ut, dan kuku, yan/ dise5a5kan /olon/an jamur dermato"ita 6jamur yan/ menyeran/ kulit7. Tinea :ruris sendiri merupakan penyakit kulit yan/ dise5a5kan oleh jamur pada daerah /enitokrural 6selan/kan/an7, sekitar anus, 5okon/ dan kadan/9kadan/ sampai perut 5a/ian 5awah 6Djuanda, 40017. ,ada tinea kruris, 5ahan untuk pemeriksaan jamur se5aiknya diam5il den/an men/erok tepi lesi yan/ menin//i atau akti". Khusus untuk lesi yan/ 5er5entuk lentin/9lentin/, seluruh atapnya harus diam5il untuk 5ahan pemeriksaan. ,emeriksaan mikroskopik 6den/an men//unakan mikroskop7 se:ara lan/sun/ menunjukkan artrospora 6hi"a yan/ 5er:a5an/7 yan/ khas padain"eksi dermato"ita. 6Djuanda 40017. 5. Kandidiasis Kandidiasis merupakan penyakit kulit yan/ dise5a5kan oleh jamur intermediet yan/ menyeran/ kulit, su5kutan, kuku, selaput lendir, dan alat9alat dalam. ,enyakit ini dapat menyeran/ se/ala umur, terutama pekerja ke5un, tukan/ :u:i, dan petani. Riwayat DM merupakan salah satu "aktor yan/ mempermudah 5erkem5an/nya kuman penye5a5 kandidiasis 6!ire/ar, 400+7. Kandidiasis dapat terjadi pada kulit 5okon/ sekitar anus, lipat ketiak, lipat paha, 5awah payudara, sekitar pusat, /aris9/aris kaki dan tan/an. #ejala kandidiasis pada kulit yaitu /atal he5at

disertai panas ter5akar, terkadan/ nyeri jika ada in"eksi sekunder. 3"loresensinya 5erupa daerah eritematosa, erosi8e, kadan/9kadan/ den/an papula dan 5ersisik. ,ada keadaan kronik, daerah likeni"ikasi, hiperpi/mentasi, hyperkeratosis, dan terkadan/ 5er"isura 6!ire/ar, 400+7. ,emeriksaan penunjan/nya yaitu den/an kerokan kulit den/an KO' 10A. 'asilnya adalah ditemukan sel9sel ra/i. ,ada media !a5ouroud akan ditemukan koloni :oklat men/kilat, permukaan 5asah. !i"at dari kuman ini adalah mera/ikan "ruktosa dan /lukosa pada pemeriksaan "ermentasi /ula 6!ire/ar, 400+7. :. Dermatitis Kontak ;ritan Dermatitis Kontak ;ritan 6DK;7 adalah dermatitis 6peradan/an kulit7 yan/ terjadi karena reaksi peradan/an kulit non imunolo/ik 6Djuanda, 40017. ,enye5a5 mu:ulnya dermatitis jenis ini ialah 5ahan yan/ 5ersi"at iritan, misalnya 5ahan pelarut, deter/en, minyak pelumas, asam, alkali dan ser5uk kayu. Kelainan kulit yan/ terjadi selain ditentukan oleh ukuran molekul, daya larut, konsentrasi 5ahan terse5ut dan 8ehikulum, ju/a dipen/aruhi oleh "aktor lain. aktor yan/ dimaksud yaitu: lama kontak, kekerapan 6terus menerus atau 5erselan/7, adanya oklusi menye5a5kan kulit le5ih permea5el, demikian pula /esekan dan trauma "isis. !uhu dan kelem5apan lin/kun/an ju/a ikut 5erperan. aktor indi8idu ju/a ikut 5erpen/aruh pda DK;, misalnya per5edaan kete5alan kulit di 5er5a/ai tempat menye5a5kan per5edaan permea5ilitas, usia 6anak di5awah * tahun dan usia lanjut le5ih mudah teriritasi7, ras 6kulit hitam le5ih tahan daripada kulit putih7, jenis kelamin 6insidens DK; le5ih 5anyak pada wanita7, penyakit kulit yan/ pernah atau sedan/ dialami 6am5an/ ran/san/ terhadap 5ahan iritan menurun7, misalnya dermatitis atopik 6Djuanda, 40017. d. Neurodermatitis Kemun/kinan Ny. .im5i men/alami neurodermatitis karena

5erhu5un/an den/an "aktor stres. 4 B&/&$2&!& 1$&/!#0$0 +#-$0($* 1&.$ *&0,0 ().0)5,(8 a. $spek ,ersonal 1. Keluhan utama : /atal 4. #ejala penyerta : a7 ,usin/ 57 Ten/kuk terasa te/an/ :7 !ulit tidur d7 .adan terasa lemah (. @on:ern : /an//u akti8itas %. 3<pe:ted : in/in sem5uh +. $n<iety : takut penyakitnya tam5ah parah 5. $spek Klinis DK1: Tinea :ruris DD: Kandidiasis, DK;, neurodermatitis DK4: 'ipertensi /rade ; :. $spek aktor Risiko ;nternal 17 'ipertensi 47 Tidak minum o5at se:ara rutin (7 0aran/ kontrol tekanan darah ke dokter %7 #emar men/konsumsi asinan +7 0aran/ olahra/a -7 Merokok )7 Men//anti :elana den/an adiknya *7 =sia (* tahun 17 Riwayat ,enyakit Keluar/a, yaitu i5u Ny. .im5i yan/ menderita DM dan ayah Ny. .im5i yan/ menderita hipertensi 107 #emar memakai 5aju ketat d. $spek aktor Risiko 3ksternal 17 $,#$R !:ore B ( 47 Kasur keluar/a jaran/ dijemur (7 'anduk dan sprei di:u:i satu 5ulan sekali %7 Mandi keluar/a den/an 4 handuk se:ara 5er/antian

+7 ;klim tropis -7 @ua:a lem5ap )7 $jakan teman untuk merokok e. $spek !kala un/si !osial T&5)- 241 !kala !osial D).&7&( 1 D)0*.$60$ Melakukan pekerjaan seperti Mandiri dalam perawatan diri dan se5elum sakit ,ekerjaan rin/an sehari9hari, di dalam dan luar rumah ,ekerjaan rin/an dan 5ekerja di dalam dan luar rumah $kti8itas kerja mulai 5erkuran/

5isa ,ekerjaan rin/an dan perawatan diri masih dikerjakan sendiri Tidak melakukan akti8itas kerja. ,erawatan diri oleh keluar/a

melakukan perawatan diri ,erawatan diri hanya keadaan

tertentu, 5er5arin/

posisi

duduk

dan

,erawatan diri oleh oran/ lain, !an/at 5er/antun/ den/an oran/ lain posisi 5er5arin/ pasi" 6misal tena/a medis7

D4 S&0&.&! B)-&7&. 14 A!&(#2$ K&.1$#3&0*,-&.

G&25&. 241 $natomi 0antun/

G&25&. 242 Katup 0antun/ 24 F$0$#-#/$ K&.1$#3&0*,-&. Tekanan dalam suatu pem5uluh darah merupakan tekanan yan/ 5ekerja terhadap dindin/ pem5uluh darah. Tekanan terse5ut 5erusaha mele5arkan pem5uluh darah karena semua pem5uluh darah meman/ dapat dile5arkan. ,em5uluh 8ena dapat dile5arkan delapan kali lipat pem5uluh arteri. !elain itu tekanan menye5a5kan darah keluar dari pem5uluh melalui setiap lu5an/, yan/ 5erarti tekanan darah normal yan/ :ukup tin//i dalam arteri akan memaksa darah men/alir dalam arteri ke:il, kemudian memalui kapiler dan akhirnya masuk ke dalam 8ena. Oleh karena itu tekanan darah pentin/ untuk men/alirkan darah dalam lin/karan sirkulasi 6#uyton, 400)7. Tekanan darah dari suatu tempat peredaran darah ditentukan oleh ti/a ma:am "aktor, yaitu 6#uyton, 400)7: a. 0umlah darah yan/ ada di dalam peredaran yan/ dapat mem5esarkan pem5uluh darah 5. $kti8itas memompa jantun/, yaitu mendoron/ darah sepanjan/ pem5uluh darah :. Tahanan peri"er terhadap aliran darah.

!elanjutnya "aktor9"aktor yan/ mempen/aruhi tahanan peri"er yaitu 6#uyton, 400)7: a. Ciskositas darah 5. Tahanan pem5uluh darah 6jenis pem5uluh darah, panjan/, dan diameter7 :. Turbulence 6ke:epatan aliran darah, penyempitan pem5uluh darah, dan keutuhan jarin/an7. =paya menja/a a/ar aliran darah dalam sirkulasi sistemik tidak naik atau turun dise5a5kan oleh tekanan darah yan/ 5eru5ah9ru5ah, maka pentin/ untuk mempertahankan tekanan arteri rata9rata dalam 5atas konstan. 'al terse5ut dapat di:apai melalui seran/kaian mekanisme yan/ meliputi susunan sara", /injal, dan 5e5erapa mekanisme hormonal. 'al terse5ut dapat dijelaskan se5a/ai 5erikut 6#uyton, 400)7: a. ,en/aturan Melalui !ara" ,en/aturan tekanan arteri dalam jan/ka waktu yan/ waktu pendek, yaitu selama 5e5erapa detik atau menit, hampir seluruhnya di:apai melalui re"leks sara". !alah satu yan/ palin/ pentin/ ialah re"leks 5aroreseptor. .ila tekanan darah menjadi terlalu tin//i , reseptor khusus yan/ dise5ut 5aroreseptor akan di/iatkan. Reseptor terse5ut terletak di dindin/ aorta dan arteri karotis interna. .aroreseptor kemudian men/irimkan sinyal ke medula o5lon/ata di 5atan/ otak. Dari media dikirimkan sinyal melalui susunan sara" otonom yan/ menye5a5kan: 17 pelam5atan jantun/ 47 pen/uran/an kekuatan kontraksi jantun/ (7 dilatasi arteriol %7 dilatasi 8ena 5esar Kesemuanya 5ekerja 5ersama untuk menurunkan tekanan arteri ke arah normal. 3"ek se5aliknya terjadi 5ila tekakan terlalu rendah 5aroreseptor men/hilan/kan ransan/annya.

5. ,en/aturan Melalui #injal Tan//un/ jawa5 terhadap pen/aturan tekanan darah arteri jan/ka panjan/ hanpir seluruhnya dipe/an/ oleh /injal. Dalam hal ini /injal 5er"un/si melalui dua mekanisme pentin/, yaitu mekanisme hemodinamik dan mekanisme hormonal. Mekanisme hemodinamik san/at sederhana. .ila tekanan arteri naik melewati 5atas normal, tekanan yan/ 5esar dalam arteri renalis akan menye5a5kan le5ih 5anya :airan yan/ disarin/ sehin//a air dan /aram yan/ dikeluarkan dari tu5uh ju/a menin/kat. 'ilan/nya air dan /aram akan men/uran/i 8olume darah, dan sekali/us menurunkan tekanan darah kem5ali normal. !e5aliknya 5ila tekanan turun di 5awah normal, /injal akan menahan air dan /aram sampai tekanan naik kem5ali menjadi normal. :. ,en/aturan Melalui 'ormon. .e5erapa hormon memainkan peranan pentin/ dalam pen/aturan tekanan, tetapi yan/ terpentin/ adalah sistem hormon renin9an/iotensin dari /injal. .ila tekanan darah terlalu rendah sehin//a aliran darah dalam /injal tidak dapat dipertahankan normal, /injal akan mensekresikan renin yan/ akan mem5entuk an/iotensin. !elanjutnya an/iotensin akan menim5ulkan konstriksi arteriol diseluruh tu5uh, sehin//a dapat menin/katkan kem5ali tekanan darah ke tin/kat normal 6#uyton, 400)7. .erdasarkan /am5ar di atas dapat dijelaskan pada uraian 5erikut. Renin 5ekerja se:ara en&imatik pada protein plasma lain, yaitu suatu /lo5ulin yan/ dise5ut 5ahan renin 6atau an/iotensino/en7, untuk melepaskan peptida asam amino910, yaitu an/iotensin ;. $n/iotensin ; memiliki si"at 8asokonstriktor yan/ rin/an tetapi tidak :ukup untuk menye5a5kan peru5ahan "un/sional yan/ 5ermakna dalam "un/si sirkulasi. Renin menetap dalam darah

selama (0 menit sampai 1 jam dan terus menye5a5kan pem5entukan an/iotensin ; selama sepanjan/ waktu terse5ut 6#uyton, 400)7. Dalam 5e5erapa detik setelah pem5entukan an/iotensin ;, terdapat dua asam amino tam5ahan yan/ meme:ah dari an/iotensin untuk mem5entuk an/iotensin ;; peptida asam amino9*. ,eru5ahan ini hampir seluruhnya terjadi selama 5e5erapa detik sementara darah men/alir melalui pem5uluh ke:il pada paru9paru, yan/ dikatalisis oleh suatu en&im, yaitu en&im pen/u5ah, yan/ terdapat di endotelium pem5uluh paru yan/ dise5ut $n/iotensin @on8ertin/ 3n&yme 6$@37. $n/iotensin ;; adalah 8asokonstriktor yan/ san/at kuat, dan memiliki e"ek9e"ek lain yan/ ju/a mempen/aruhi sirkulasi. $n/iotensin ;; menetap dalam darah hanya selama 1 atau 4 menit karena an/iotensin ;; se:ara :epat akan diinakti8asi oleh 5er5a/ai en&im darah dan jarin/an yan/ se:ara 5ersama9sama dise5ut an/iotensinase 6#uyton, 400)7. !elama an/iotensin ;; ada dalam darah, maka an/iotensin ;; mempunyai dua pen/aruh utama yan/ dapat menin/katkan tekanan arteri. ,en/aruh yan/ pertama, yaitu 8asokontriksi, tim5ul den/an :epat. Casokonstriksi terjadi terutama pada arteriol dan sedikit le5ih lemah pada 8ena. Konstriksi pada arteriol akan menin/katkan tahanan peri"er, aki5atnya akan menin/katkan tekanan arteri. Konstriksi rin/an pada 8ena98ena ju/a akan menin/katkan aliran 5alik darah 8ena ke jantun/, sehin//a mem5antu pompa jantun/ untuk melawan kenaikan tekanan 6#uyton, 400)7. @ara utama kedua dimana an/iotensin menin/katkan tekanan arteri adalah den/an 5ekerja pada /injal untuk menurunkan eksresi /aram dan air. Ketika tekanan darah atau 8olume darah dalam arteriola e"eren turun 6kadan/9kadan/ se5a/ai aki5at dari penurunan asupan /aram7, en&im renin men/awali reaksi kimia yan/ men/u5ah protein plasma yan/ dise5ut an/iotensino/en menjadi peptida yan/ dise5ut an/iotensin ;;. $n/iotensin ;; 5er"un/si se5a/ai hormon yan/ menin/katkan tekanan darah dan 8olume darah dalam

5e5erapa :ara. !e5a/ai :ontoh, an/iotensin ;; menaikan tekanan den/an :ara menyempitkan arteriola, menurunkan aliran darah ke 5anyak kapiler, termasuk kapiler /injal. $n/iotensin ;; meran/san/ tu5ula proksimal ne"ron untuk menyerap kem5ali Na@l dan air. 'al terse5ut akan jumlah men/uran/i /aram dan air yan/ diekskresikan dalam urin dan aki5atnya adalah penin/katan 8olume darah dan tekanan darah 6#uyton, 400)7. ,en/aruh lain an/iotensin ;; adalah peran/san/an kelenjar adrenal, yaitu or/an yan/ terletak diatas /injal, yan/ mem5e5askan hormon aldosteron. 'ormon aldosteron 5ekerja pada tu5ula distal ne"ron, yan/ mem5uat tu5ula terse5ut menyerap kem5ali le5ih 5anyak ion natrium 6NaD7 dan air, serta menin/katkan 8olume dan tekanan darah. 'al terse5ut akan memperlam5at kenaikan 8oume :airan ekstraseluler yan/ kemudian menin/katkan tekanan arteri selama 5erjam9jam dan 5erhari9hari. 3"ek jan/ka panjan/ ini 5ekerja melalui mekanisme 8olume :airan ekstraseluler, 5ahkan le5ih kuat daripada mekanisme 8asokonstriksi akut yan/ akhirnya men/em5alikan tekanan arteri ke nilai normal 6#uyton, 400)7. d. ,reload dan $"terload ,reload merupakan panjan/ dari sera5ut otot jantun/ 8entrikel selama 8entrikel diastole. ,reload 5erhu5un/an lan/sun/ den/an 3DC, semakin 5esar 3DC maka semakin 5esar ju/a preloadnya 6Martini et al, 40147. $"terload merupakan sejumlah ham5atan 5a/i 8entrikel untuk kontraksi 8entrikel yan/ 5er/una untuk mem5uka katup semilunar dan ejeksi darah. $"terload menin/kat saat periode iso8olumetri: panjan/ dan durasi 8entrikel eje:tion sin/kat 6Martini et al, 40147. 4 D)"$!$0$ T$!)& C.,.$0 Tinea :ruris merupakan in"eksi jamur dermato"ita pada daerah :ruris 6daerah lipat paha, perineum, dan sekitar anus7. Kelainan ini dapat

5ersi"at akut ataupun menahun 6kronis7. >esi kulit 5er5atas di daerah /enitor9krusial saja atau meluas ke daerah anus dan /luteus 6.udimulja, 40107. Nama lain Tinea :ruris adalah 6!ire/ar, 400(7:: a. Eczema marginatum b. Dhobie itch c. Jockey itch d. Ringworm of the groin 94 E6$1)2$#-#/$ T$!)& C.,.$0 Tinea @ruris le5ih serin/ diderita oleh oran/ dewasa. $n/ka insidensi pada laki9laki le5ih tin//i di 5andin/kan wanita. ,enyakit ini terdapat di seluruh dunia dan le5ih serin/ di daerah tropis yan/ memiliki iklim panas. ;klim panas ini 5erhu5un/an den/an produksi kerin/at 5erle5ih pada saat panas dan menye5a5kan suasana lem5a5 pada kulit. !elain kelem5a5a, "aktor ke5ersihan ju/a menjadi penye5a5. Tinea :ruris serin/ terjadi di lin/kun/an yan/ kotor 6!ire/ar, 400%7. :4 E($#-#/$ T$!)& C.,.$0 !erin/ dise5a5kan oleh Epidermophyton flocossum, tetapi dapat ju/a oleh Trycophyton rubrum dan Trycophyton mentagrophytes yan/ ditularkan se:ara lan/sun/ ataupun tidak lan/sun/ 6!ire/ar, 400%7. ;4 F&*(#. P.)1$06#0$0$ T$!)& C.,.$0 Tim5ulnya tinea :ruris dapat dipi:u oleh 5e5erapa "aktor, yaitu se5a/ai 5erikut 6 .oel, 400(7: a. aktor 8irulensi dari dermato"ita Cirulensi ini 5er/antun/ pada a"initas jamur, jamur antropo"ilik, &oo"ilik, /eo"ilik. !elain a"initas ini massin/9masin/ jamur 5er5eda pula satu den/an yan/ lain dalam hal a"initas terhadap manusia maupun 5a/ian95a/ian dari tu5uh misalnya: Trichopyhton rubrum jaran/ menyeran/ ram5ut, Epidermophython fluccosum palin/ serin/ menyeran/ lipat paha 5a/ian dalam.

5.

aktor trauma Kulit yan/ utuh tanpa lesi9lesi ke:il le5ih susah untuk terseran/ jamur.

:.

aktor suhu dan kelem5apan Kedua "aktor ini jelas san/at 5erpen/aruh terhadap in"eksi jamur, tampak pada lokalisasi atau lokal, dimana 5anyak kerin/at seperti pada lipat paha, sela9sela jari palin/ serin/ terseran/ penyakit jamur.

d. Keadaan sosial serta kuran/nya ke5ersihan aktor ini meme/an/ peranan pentin/ pada in"eksi jamur dimana terlihat insiden penyakit jamur pada /olon/an sosial dan ekonomi yan/ le5ih rendah serin/ ditemukan daripada /olon/an ekonomi yan/ 5aik. e. aktor umur dan jenis kelamin

<4 P)!)/&*&! D$&/!#0$0 T$!)& C.,.$0 ,ada tinea kruris, 5ahan untuk pemeriksaan jamur se5aiknya diam5il den/an men/erok tepi lesi yan/ menin//i atau akti". Khusus untuk lesi yan/ 5er5entuk lentin/9lentin/, seluruh atapnya harus diam5il untuk 5ahan pemeriksaan. mikroskop7 ,emeriksaan se:ara lan/sun/ mikroskopik menunjukkan 6den/an artrospora men//unakan 6hi"a yan/

5er:a5an/7 yan/ khas padain"eksi dermato"ita. 6Djuanda 40017. =4 P&(#"$0$#-#/$ T$!)& C.,.$0 Tinea @ruris adalah penyakit mikosis super"i:ial /olon/an dermato"itosis. Terjadinya penularan dermato"itosis melalui ( :ara, yaitu 6Kurniati dan @ita, 400*7: a. $ntropo"ilik, yaitu penularan jamur dari manusia ke manusia. jamur ditularkan 5aik se:ara lan/sun/ maupun tidak lan/sun/ melalui lantai, kolam renan/, dan udara sekitar rumah sakitEklinik, den/an atau tanpa reaksi peradan/an 6silent F:arrierG7.

5. Hoo"ilik, transmisi dari hewan ke manusia. 0amur ditularkan melalui kontak lan/sun/ maupun tidak lan/sun/ melalui 5ulu 5inatan/ yan/ terin"eksi dan melelkat di pakaian, atau se5a/ai kontaminan pada rumah E tempat tidur hewan, temapat makanan dan minuman hewan. !um5er penularan utama meliputi anjin/, ku:in/, sapi, kuda, dan men:it. :. #eo"ilik, penularan dari tanah ke manusia. !e:ara sporadi: men/in"eksi manusia dan menim5ulkan reaksi radan/. 0amur harus memiliki kemampuan melekat pada kulit dan mukosa pejamu, serta kemampuan untuk menem5us jarin/an pejamu, dan mampu 5ertahan dalam lin/kun/an pejamu. Di sampin/ itu jamur ju/a harus 5isa menyesuaikan diri den/an suhu dan keadaan 5iokimia pejamu untuk dapat 5erkem5an/ 5iak dan menim5ulkan reaksi jarin/an atau radan/. 0amur harus dapat men/atasi pertahanan tu5uh 5aik yan/ spesi"ik maupun non9spesi"ik untuk menim5ulkan suatu penyakit. ;n"eksi dermato"ita meli5atkan ti/a lan/kah utama, yaitu: a. ,erlekatan 0amur super"isial harus melewati 5er5a/ai rintan/an untuk 5isa melekat pada jarin/an keratin diantaranya sinar =C, suhu, kelem5a5an, kompetisi den/an "lora normal dan sphin/osin yan/ diproduksi oleh keratinosit. $sam lemak yan/ diproduksi oleh /landula se5asea ju/a 5ersi"at "un/istatik 60awet&, 400+7. ,erlekatan pada jarin/an keratin ter:apai maksimal setelah - jam, dimediasi den/an sera5ut dindin/ terluar dermato"it yan/ men/hasilkan keratinase 6keratolitik7 yan/ dapat men/hidrolisis keratin dan mem"asilitasi pertum5uhan jamur di stratum korneum. Dermato"it ju/a melakukan akti8itas lain seperti proteolitik dan lipolitik den/an men/eluarkan serine proteinase yan/ menye5a5kan kata5olisme protein ekstrasel dalam men/in8asi pejamu. ,roses terse5ut dipen/aruhi oleh kedekatan dindin/ dari kedua sel, dan pen/aruh se5um antara artrospor dan korneosit yan/ dipermudah oleh adanya proses trauma atau adanya lesi pada kulit. Tidak semua

dermato"it melekat pada korneosit karena ter/antun/ pada jenis strainnya 6Kurniati dan @ita, 400*7. 5. ,enetrasi !etelah terjadi perlekatan, spora harus 5erkem5an/ dan menem5us stratum korneum pada ke:epatan yan/ le5ih :epat daripada proses desIuamasi. ,enetrasi ju/a di5antu oleh sekresi proteinase, lipase dan en&im mu:inolitik, yan/ ju/a menyediakan nutrisi untuk jamur. Trauma dan maserasi ju/a mem5antu penetrasi jamur kejarin/an. un/al mannan didalam dindin/ sel dermato"ita ju/a 5isa menurunkan ke:epatan proli"erasi keratinosit. ,ertahanan 5aru mun:ul ketika 5e/itu jamur men:apai lapisan terdalam dari epidermis 60awet&, 400+7. !pora harus tum5uh dan menem5us masuk stratum korneum den/an ke:epatan mele5ihi proses deskuamasi. ,roses penetrasi men/hasilkan sekresi proteinase, lipase, dan en&im musinolitik, yan/ menjadi nutrisi 5a/i jamur patho/en men//unakan 5e5erapa :ara, antara lain 6Kurniati dan :ita, 400*7: 17 ,enyamaran, antara lain den/an mem5entuk kapsul polisakarida yan/ te5al, memi:u pertum5uhan "ilament hi"a, sehin//a J /lu:an yan/ terdapat pada dindin/ sel jamur tidak terpapar oleh de:tin91, dan den/an mem5entuk 5io"ilamen, suatu polimer ekstra sel, sehin//a jamur dapat 5ertahan terhadap "a/ositosis. 47 ,en/endalian, dilakukan den/an men/akti"kan mekanisme pen/ham5atan imun pejamu atau se:ara akti" men/endalikan respon imun yan/ men/arah terhadap pada tipe pertahanan yan/ tidak e"ekti", misalnya $dhesin pada dindin/ sel jamur 5erikatan den/an @D1% dan komplemen @( 6@R(, M$@17 pada dindin/ makro"a/ yan/ 5eraki5at akti8asi makro"a/ terham5at. (7 ,enyeran/an, den/an memproduksi molekul yan/ se:ara lan/sun/ merusak atau memasuki pertahanan imun spesi"ik den/an mensekresi toksin atau protease. jamur mensintesa katalase dan superoksid dismutase, mensekresi protease yan/

dapat menurunkan 5arier jarin/an sehin//a memudahkan proses in8asi oleh jamur, dan memproduksi siderospore yan/ di/unakan untuk menan/kap &at 5esi untuk kehidupan aero5i:. :. ,erkem5an/an respons host Derajat in"lamasi dipen/aruhi oleh status imun pasien dan or/anisme yan/ terli5at. Reaksi hipersensiti8itas tipe ;C, atau Delayed Type 'ipersensiti8ity 6D'T7 memainkan peran yan/ san/at pentin/ dalam melawan dermato"ita. ,ada pasien yan/ 5elum pernah terin"eksi dermato"ita se5elumnya, in"eksi primer menye5a5kan in"lamasi minimal dan tri:hopitin tes hasilnya ne/ati8e.in"eksi men/hasilkan sedikit eritema dan skuama yan/ dihasilkan oleh penin/katan per/antian keratinosit. Dihipotesakan 5ahwa anti/en dermato"ita diproses oleh sel lan/erhans epidermis dan dipresentasikan dalam lim"osit T di nodus lim"e. >im"osit T melakukan proli"erasi dan 5ermi/rasi ketempat yan/ terin"eksi untuk menyeran/ jamur. ,ada saat ini, lesi ti5a9ti5a menjadi in"lamasi, dan 5arier epidermal menjadi permea5le terhadap trans"erin dan sel9sel yan/ 5ermi/rasi. !e/era jamur hilan/ dan lesi se:ara spontan menjadi sem5uh 60awet&, 400+7. Dermato"ita tum5uh di dalam jarin/an keratin yan/ mati lalu akan 5erdi"usi ke dalam lapisan malphi/i dan melakukan perlekatan den/an hi"a. !ewaktu hi"a menjadi tua dan memisah den/an spora, sel K sel yan/ men/andun/ spora akan men/elupas. 'i"a akan akti" tum5uh kea arah pin//ir sel K sel pada stratum korneum yan/ 5elum terin"eksi sehin//a akan memperlihatkan /am5aran seperti :in:in karena terjadi penumpukan jamur dipin//ir sel dan akan terus 5erkem5an/ ke peri"er. 'al itulah men/apa in"eksi akan menetap pada daerah predileksi dalam "ase akut 60awet&, 400+7. !aat terjadi seran/an patho/en dari luar, tu5uh akan men/akti"kan mekanisme pertahanan. Mekanisme pertahanan terse5ut adalah se5a/ai 5erikut 6Kurniati dan @ita, 400*7: a. Mekanisme ,ertahanan Non !apesi"ik :

,ertahanan non spesi"ik atau ju/a dikenal se5a/ai pertahanan alami meliputi: 17 !truktur, keratinasi, dan proli"erasi epidermis, yan/ 5ertindak se5a/ai 5arrier jarin/an untuk menahan masuknya dermato"it. !tratum korneum se:ara kontinyu diper5arui den/an keratinasi sel9sel epidermis sehin//a 5isa menyin/kirkan dermato"it yan/ sedan/ men/in"eksinya. proli"erasi epidermis menjadi 5enten/ pertahanan terhadapa dermato"itosisi, yan/ didalamnya termasuk proses peradan/an se5a/ai wujud dari reaksi imun yan/ dimediasi oleh sel9T. 47 $kumulasi neutro"il pada epidermis yan/ se:ara makroskopis diwujudkan dalam 5entuk pustule, sedan/kan se:ara mikroskopis diwujudkan dalam 5entuk mikroa5ses epidermis, yan/ terdiri dari kumpulan9kumpulan neutro"il di epidermis yan/ dapat men/ahm5at pertum5uhan dermato"it melalui mekanisme oksidati". (7 !u5stansi anti jamur, antara lain unsaturated trans"erin dan L4 K ma:ro/lo5ulin keratinase inhi5itor dapat melawan in8asi dermato"it. 5. Mekanisme ,ertahanan !pesi"ik : >okasi in"eksi dermato"it yan/ super"i:ial tetap dapat mem5an/kitkan 5aik imunitas humoral maupun :ell9mediated immunity 6@M;7. ,em5entukkan @M; yan/ 5erkolerasi den/an Delayed Type 'ipersensiti8ity 6DT'7 5iasanya 5erhu5un/an den/an penyem5uhan klinis dan pem5entukan stratum korneum pada 5a/ian yan/ terin"eksi. Kekuran/an @M; dapat men:e/ah suatu respon e"ekti" sehin//a 5erpeluan/ menjadi in"eksi dermato"it kronis atau 5erulan/. Respon imun spsei"ik ini meli5atkan anti/en dermato"it dan @M;.

>4 P)!&(&-&*0&!&&! T$!)& C.,.$0

Dalam pen//unaan o5at, perlu diperhatikan e"ek sampin/ dari masin/9masin/ /olon/an. 3"ek sampin/ /riseo"ul8in yaitu se"al/ia, /an//uan traktus di/estinus 5erupa nausea, 8omitus, dan diare. Ketokona&ol dan ;trakona&ol di/unakan untuk kasus K kasus yan/ resisten terhadap /riseo"ul8in, namun perlu diperhatikan 5ahwa jenis o5at terse5ut memiliki si"at hepatotoksik sehin//a salah satu kontra indikasi yaitu pada oran/ den/an /an//uan hepar 6.udimulya, 40107. a. ,enatalaksanaan Medikamentosa : 17 #olon/an $&ole Kerja o5at : men/ham5at mitosis sel jamur a7 ;mida&ol ,emakaian ;ndikasi Kerja o5at sisik 57 Mikona&ol, ,emakaian 4< sehari selama 1 5ulan :7 Klotrima&ol ,emakaian 4<Ehari selama 19% min//u d7 3kona&ol topikal ,emakaian 1<Ehari e7 !ulkona&ol ,emakaian 194<Ehari 47 #olon/an $linamin Ter5ina"in Topikal ,emakaian : oleskan 194<Ehari selama 19% min//u Kerja o5at : mempen/aruhi produksi er/osterol pada jamur yan/ men/aki5atkan kehan:uran pada dindin/ sel jamur, dan men/aki5atkan ke5o:oran isi sel. (7 O5at Oral ;n"eksi 0amur >uas : 4< Ehari : terdapat lesi 5erat : mem5atasi pruritus dan tim5ulnya

a7 #riseo"ul8in ,emakaian Kerja o5at : +00m/Ehari mikro atau (+0 m/Ehari ultramikro 6sistemik7 : men/ham5at mitosis sel jamur, resistensi in8asi sel jamur 'ar/a1 ta5let Rp %000,9 57 Ter5ina"in ,emakaian Kerja o5at : 4+0 m/ per hari selama 49% min//u : Mempen/aruhi sintesis dindin/ sel jamur sehin//a terjadi ke5o:oran isi sel Memiliki :7 ;trakon&aol ,emakaian : 100 m/ perhari selama 1+9(0 hari 5. ,enatalaksanaan Non9Medikamentosa 17 ,enderita men//unakan pakaian dalam katun lon//ar a/ar pakaian tidak menjadi 5asah ataupun lem5a5 saat 5erkerin/at. 47 Menja/a hidup 5ersih (7 Mandi se:ara teratur minimal 4< sehari %7 ,akaian di/anti setiap hari +7 Tidak men//unakan handuk 5er/antian den/an oran/ lain 104 G)!#/.&2 1&! A6-$*&0$!'& 6&1& K&0,0 114 SCREEM 1&! A6-$*&0$!'& 6&1& K&0,0 !@R33M s:ore di/unakan untuk menilai keadaan patolo/is pada suatu keluar/a den/an rin:ian se5a/ai 5erikut 6,rasetyawati, 40117: 1. !o:ial 6Melihat 5a/aimana interaksi den/an tetan//a sekitar7 ,ada keluar/a Ny. .im5i skor so:ial adalah ne/ati". 4. @ulture 6melihat 5a/aimana kepuasan keluar/a terhadap 5udaya, tata krama, dan perhatian terhadap sopan santun7 ,ada keluar/a Ny. .im5i skor @ulture adalah positi" ditandai den/an 5ioa8ai5ilitas yan/ tin//i dan penyerapannya sempurna

ketidakikutan Ny. .im5i padaa ke/iatan yan/ ada di tempat tin//alnya yaitu tidak men/ikuti ke/iatan9ke/iatan arisanE pen/ajian. (. Reli/ious 6melihat ketaatan an//ota keluar/a dalam menjalankan ajaran a/amanya7 ,ada keluar/a Ny. .im5i skor Reli/ious adalah ne/ati". %. 3:onomi: 6melihat status ekonomi an//ota keluar/a7 ,ada keluar/a Ny. .im5i skor 3:onomi: adalah ne/ati" karena Ny. .im5i merupakan keluar/a yan/ ke:ukupan dalam hal keuan/an. +. 3du:ational 6melihat tin/kat pendidikan an//ota keluar/a7 ,ada keluar/a Ny. .im5i skor 3du:ational adalah positi" karena pen/etahuan yan/ rendah terhadap suatu penyakit. -. Medi:al 6melihat apakah an//ota keluar/a ini mampu mendapatkan pelayanan kesehatan yan/ memadai7 ,ada keluar/a Ny. .im5i skor so:ial adalah positi" karena Ny. .im5i dalam menja/a kesehatan san/at 5uruk. 124 APGAR 1&! A6-$*&0$!'& 6&1& K&0,0 A1&6(&($#! Kemampuan adaptasi an//ota keluar/a den/an a//ota keluar/a lain B 0 6serin/ 5erten/kar7 P&.(!).0+$6 !alin/ 5er5a/i dan salin/ men/isis B 0 6serin/ per/i karaoke dan suami jauh7 G.#%(+ Dukun/an terhadap hal 5aru B 1 6kuran/ dukun/an7 A"")?($#! Kasih sayan/ B 4 6serin/ pinjam :elana jeans7 R)0#-3) Kepuasan an//ota keluar/a B 0 6tidak ada kepuasan7 MMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMD ( Nilai: ;NT3R,R3T$!;

0 B 0$R$N# ET;D$K !$M$ !3K$>; N + B K=R$N# 1 B K$D$N#9K$D$N# -9) B @=K=, 4 B !3R;N# $T$= !3>$>= *910 B .$;K =ntuk $,#$R !:ore keluar/a ny..im5i adalah ( yan/ diinterpretasikan kuran/ menunjukkan keluar/a Ny..im5i tidak sehat. 1 4 P)!&!/&!&! K#26.)+)!0$" 6&1& K&0,0 T&5)- 242 ,enan/anan Komprehensi" Tinea :ruris Tes kerokan kulit KO' 'ipertensi Patientcentered ,lan Dia/nosis ,ene/akkan 3K# Tes "un/si /injal Kolesterol !krinin/ Tes /lukosa 3dukasi penyakit, komplikasi ,lan K;3 3dukasi pen/o5atan 3dukasi life style 6aspek internal7 ,lan ,en/o5atan M)1$*&2)!(#0& Tinea :ruris Ketokona&ol #riseo"ul8in 'ipertensi @aptopril

$mlodipin !imptomatik $sam me"enamat N#!-2)1$*&2)!(#0& Olahra/a teratur Diet rendah /aram ;stirahat :ukup ,en/ukuran tekanan darah se5ulan ,lan Mone8 sekali Kontrol =KK semin//u 3dukasi DM, hipertensi dan Tinea :ruris !krinin/ Tinea :ruris dan familial Focus family ,lan K;3 disease Menin/katkan hi/ienitas Keluar/a dijadikan nuclear family ,en:e/ahan Risk Factor !upport Keluar/a Moti8asi a/ar :epat sem5uh 3dukasi penyakit di tempat kerja Focus local community ,lan K;3 !krinin/ DM, hipertensi, Tinea :ruris ,en:e/ahan Menin/katkan ,'.! 'indari merokok ,em5inaan keluar/a ditin/katkan Moti8asi minum o5at

Men/uran/i jam kerja

BAB III KESIMPULAN

DAFTAR PUSTAKA .oel, Trelia. 400(. Mikosis uperfisial. akultas Kedokteran #i/i =ni8ersitas !umatera =tara. Di/iti&ed 5y =!= Di/ital >i5rary. $8aila5le at: http:EEli5rary.usu.a:.idEdownloadE"k/E"k/9trelia1.pd" diakses tan//al 14 No8em5er 0+.00 2;. .udimulja, =nandar. 4011. Mikosis, dalam Djuanda, $., 'am&ah, M. dan $isah, !. ;lmu ,enyakit Kulit dan Kelamin. 3disi -. akultas Kedokteran =ni8ersitas ;ndonesia, 0akarta: (+9() .udimulya, Kusnandar. 4010. Mikosis. !lmu "enyakut #ulit dan #elamin. 0akarta: K=; ,ress Djuanda, $rdhi. 400). !lmu "enyakit #ulit dan #elamin. 0akarta: K =;. #uyton, $rthur @., 0ohn 3. 400). $uku %&ar Fisologi #edokteran' Edisi ((. $lih .ahasa: ;rawati, >uIman Oanuar. 0akarta: 3#@ 'am&ah, M. dan !. $isah. 4001. ;lmu ,enyakit Kulit dan Kelamin. 0akarta: K =;. 0awet& et al. 400+. Mikro5iolo/i Kedokteran. 0akarta: 3#@. Kekalih, $ria. 400*. Diagnosis )olistik "ada "elayanan #esehatan "rimer "endekatan Multi %spek. 0akarta: Departemen ;lmu Kedokteran Komunitas K=;. Kurniati, Rosita !,, @ita. 400*. 3tiopato/enesis Dermato"itosis. !ura5aya. DepartementE !M ;lmu Kesehatan Kulit dan Kelamin akultas Kedokteran =N$;RE R!= dr. !oetomo. Col. 40. No. (. Martini, rederi: '., 0udi >. Nath, 3dwin . .artholomew. 4014. Fundamental of %natomy and "hysiology. !an ransi:o: ,earson 3du:ation. ,rasetyawati, $.3. 4011. Kedokteran Keluar/a dan 2awasannya. K =ni8eritas !e5elas Maret. !ire/ar, R.!. 400+. $tlas .erwarna !aripati ,enyakit Kulit 3disi 4. 0akarta: 3#@.