Anda di halaman 1dari 7

KATA PENGANTAR

Assalamu Alaikum Wr. Wb. Alhamdulillaah Rabbil Aalamiin, dalam segala kearifan-Mu, hamba datang bersujud seraya mengucap rasa syukur yang dalam atas limpahan Rahmat dan Hidayah-Mu, hingga pada akhirnya hamba mampu merampungkan makalah ini, demikian pula shalawat dan tazlim tidak lupa terkirimkan kepada junjungan kita Nabi Besar Muhammad S. A. W. beserta para sahabat dan keluarganya. Praktikan sadar sepenuhnya bahwa Makalah ini masih jauh dari kesempurnaan, sehingga saran dan kritik yang bersifat membangun sangat saya harapkan untuk penyusunan makalah selanjutnya Akhirnya, semoga Makalah ini berisikan seluruh rangkaian yang dapat bermanfaat bagi kita semua. Amin.

Makassar, 13 Februari 2014

Penulis

BIOTEKNOLOGI LINGKUNGAN Bioteknologi adalah cabang ilmu yang mempelajari pemanfaatan

makhluk hidup (bakteri,fungi,virus,dan lain-lain) maupun produk dari makhluk hidup (enzim,alkohol) dalam proses produksi untuk menghasilkan barang dan jasa. Bioteknologi merupakan ilmu terapan yang menggabungkan berbagai cabang ilmu dalam proses produksi barang dan jasa. Penerapan bioteknologi di masa ini juga dapat dijumpai pada pelestarian lingkungan hidup dari polusi. Sebagai contoh, pada penguraian minyak bumi yang tertumpah ke laut oleh bakteri, dan penguraian zat-zat yang bersifat toksik (racun) disungai atau laut dengan menggunakan bakteri jenis baru. Bioteknologi lingkungan penggunaannya banyak melibatkan mikroorganisme untuk meningkatkan kualitas lingkungan hidup manusia dan alam

sekitarnya.Peningkatan kualitas lingkungan tersebut meliputi pencegahan terhadap masuknya berbagai polutan agar lingkungan tidak terpolusi, membersihkan lingkungan yang terkontaminasi oleh polutan, dan membangkitkan serta

memberdayakan sumber daya alam yang masih memiliki nilai tambah untuk meningkatkan kesejahteraan hidup manusia. Penggunaan mikroorganisme untuk mengurangi polutan di lingkungan merupakan bioremediasi. Esensi kajian bioteknologi lingkungan sesungguhnya untuk meningkatkan kesejahteraan tarap kehidupan manusia melalui pemberdayaan lingkungan secara teknik. Bioteknologi lingkungan merupakan kajian yang sangat menjanjikan terutama kesejahteraan dalam meningkatkan kehidupan modern yang mengarah kepada kehidupan modern yang lebih baik lagi. Perlakuan teknologi secara mikrobiologi telah dikembangkan sejak

awal abad ke-20an, seperti mengaktivasi berbagai kotoran(hewan dan juga manusia) dan pencernaan anaerobik hewan, kotoran-kotoran lain yang berserakan di lingkungan sekitar tempat tinggal. Proses kerja bioteknologi lingkungan sesuai dengan prinsip kerja yang sudah diaplikasikan pada bidang mikrobiologi dan rekayasa (engineering), akan tetapi aplikasi prinsip-prinsip ini secara normal membutuhkan beberapa tingkatan empirisme. Material yang diperlakukan dengan bioteknologi lingkungan adalah sangat kompleks dan tidak dapat dipisahkan dalam berbagai waktu dan tempat.Prinsip-prinsip rekayasa mengarah kepada perangkat kuantitatif, sedangkan prinsip-prinsip mikrobiologi seringkali mengarah kepada observasi. Kuantifikasi merupakanessensi, jika proses ini handal (reliable) dan hemat biaya (cost-efective). Kajian bioteknologi lingkungan berdasar pada prinsip-prinsip dan aplikasi biologi, yang berkaitan dengan teknologi. Strategi dalam mengembangkan bioteknologi lingkungan berbasis kepada konsep-konsep dasar dan perangkat yang bersifat kuantitatif saja. Yang dimaksud dengan prinsip-prinsip dan aplikasi biologi disini adalah memberdayakan semua proses mikrobiologikal agar dapat

dipahami,diprediksi, dan merupakan satu kesatuan pemahaman. Setiap aplikasi bioteknologil ingkungan memiliki ciri-ciri khusus tersendiri yang mesti dipahami. Ciri khusus ini dilakukan secara bertahap.Ilmu-ilmu pengetahuan yang terlibat kedalam kajian bioteknologi lingkungan,di antaranya: dasar-dasar taksonomi makhluk hidup, dasar-dasar mikrobiologi lingkungan, metabolisma, genetika, dan ekologi mikrobial. Di samping itu, pengetahuan lain juga terlibat, seperti: stokiometri dan energetika dari reaksi-reaksi mikrobial. Oleh karena itu, bioteknologi lingkungan

merupakan ilmu aplikatif yang harus ditumbuhkembangkan untuk meningkatkan kesejahteraan taraf kehidupan manusia ke arah kemakmuran. Bioteknologi lingkungan dibatasi pada yang secara langsung atau tidak langsung menangani masalah-masalah lingkungan. BIOREMEDIASI Bioremediasi merupakan penggunaan mikroorganisme untuk mengurangi polutan di lingkungan. Saat bioremediasi terjadi,enzim-enzim yang diproduksi oleh mikroorganisme memodifikasi polutan beracun dengan mengubah struktur kimia polutan tersebut, sebuah peristiwa yang disebut biotransformasi.Pada banyak kasus, biotransformasi berujung pada biodegradasi,dimana polutan beracun terdegradasi, strukturnya menjadi tidak kompleks, dan akhirnya menjadi metabolit yang tidak berbahaya dan tidak beracun. Sejak tahun 1900an, orang-orang sudah menggunakan mikroorganisme untuk mengolah air pada saluran air. Saat ini, bioremediasi telah berkembang pada perawatan limbah buangan yang berbahaya (senyawa-senyawa kimia yang sulit untuk didegradasi), yang biasanya dihubungkan dengan kegiatan industri. PEMANFAATAN BIOTEKNOLOGI DARI SEGI ENERGI Konversi Limbah Menjadi Energi Sampah merupakan sisa dari aktivitas manusia yang kian hari masalahnya makin kompleks. Dapat diamati di berbagai sudut kota terdapat onggokan sampah yang tidak terangkut dan menimbulkan masalah bagi lingkungan. Persoalan yang muncul umumnya berasal dari adanya pembuangan sampah yang dilakukan secara sembarangan yang berdampak pada kurangnya estetika lingkungan bahkan pada

kasus tertentu dapat menimbulkan dampak yang lebih luas seperti banjir dan munculnya bibit penyakit. Persoalan ini sebenarnya muncul karena terbatasnya kapasitas pelayanan yang dimiliki pemerintah daerah atau pemerintah kota setempat dalam hal pengelolaan sampah, sementara laju produksi sampah terus meningkat secara eksponensial.

Pengentasan permasalahan yang timbul, ada banyak hal yang dapat kita lakukan untuk meminimalisir dampak negatif tersebut, diantaranya adalah melakukan konversi bagi limbah-limbah tersebut sehingga menjadi suatu produk yang bermanfaat dan bernilai jual tinggi serta ramah lingkungan. Salah satu contohnya adalah untuk sampah organik dapat diolah menjadi briket bioarang dan kompos,sementara sampah anorganik seperti kertas dapat dikonversi menjadi kertas daur ulang yang dapat di kreasikan kedalam bentuk kerajinan tangan. Pada dasarnya briket bioarang adalah salah satu inovasi energi

alternatif sebagai pengganti arang konvensional yang berasal dari kayu. Pada dasarnya briket bioarang adalah salah satu inovasi energi alternatif sebagai pengganti

arang konvensional yang berasal dari kayu.. Keuntungan yang diperoleh dari briket bioarang ini antara lain adalah: Dapat menghasilkan panas pembakaran yang tinggi Asap yang dihasilkan lebih sedikit daripada arang konvensional Bentuknya lebih seragam dan menarik, karena dicetak dengan menggunakan alat cetak sederhana Pembuatan bahan baku tidak menimbulkan masalah dan dapat mengurangi pencemaran lingkungan Pada kondisi tertentu dapat menggantikan fungsi minyak tanah dan kayu bakar sebagai sumber energi bahan bakar untuk keperluan rumah tangga Lebih murah bila dibandingkan dengan minyak tanah atau arang kayu. Selain briket bioarang, sampah organik juga dapat dikonversi menjadi kompos. Dalam hal ini bahan yang digunakan adalah daun dan sampah organik lain. Banyak metode yang dapat diterapkan dalam pembuatan kompos ini. Beberapa yang dapat dijadikan referensi adalah biosun, keranjang takakura dan sebagainya. Koversi kompos ini sangat bermanfaat. Dari sini kita dapat memanfaatkan kembali berbagai macam limbah yang semula dianggap tidak berguna menjadi suatu produk yang dapat dimanfaatkan kembali berupa pupuk sehingga sampah organik yang ada tidak mencemari dan merusak lingkungan.Sementara itu, sampah-sampah kertas yang dikonversi menjadi kertas daurulang dan dikreasikan dalam berbagai jenis kerajinan tangan dapat memberikan nilai ekonomis yang tinggi. Hasil dari kerajinan ini dapat dijual dengan harga tinggi dan memberikan nilai tambah dan keindahaan estetika.

Dengan kata lain kita telah mengubah hal yang tidak berguna menjadi hal yang sangat bernilai. Selain itu, manfaat dalam mendaur ulang kertas ini antara lain: Memanfaatkan sampah kertas, kardus, bungkus sabun, bungkus pasta gigi menjadiproduk yang lebih berguna dan bernilai jual tinggi. Mengurangi penumpukan bahan-bahan yang tidak digunakan dan

mengurangipencemaran.