Anda di halaman 1dari 15

Definisi, Ruang Lingkup, dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Perawatan Diri, serta Klasifikasi Jenis-jenis, Proses, Faktor ang

Mempengaruhi dan Komplikasi Pen em!uhan Luka


oleh Agustina Melviani, 1206218852 "# Pengertian Perawatan Diri Perawatan diri adalah salah satu kemampuan dasar manusia dalam memenuhi kebutuhannya guna memepertahankan kehidupannya, kesehatan dan kese ahteraan sesuai dengan kondisi kesehatannya, klien dinyatakan terganggu keperawatan dirinya ika tidak dapat melakukan perawatan diri !"epkes 2000#$ "e%isit perawatan diri adalah gangguan kemampuan untuk melakukan akti%itas perawatan diri !mandi, berhias, makan, dan toileting# !&ur annah, 200'#$ Menurut Poter ( Perry !2005#, Personal hygiene adalah suatu tindakan untuk memelihara kebersihan dan kesehatan seseorang untuk kese ahteraan %isik dan psikis, kurang perawatan diri adalah kondisi dimana seseorang tidak mampu melakukan perawatan kebersihan untuk dirinya !)arwoto dan *artonah, 2000#$ $# Jenis%Jenis& Ruang Lingkup Perawatan Diri 1$ Mandi + kebersihan ,urang perawatan diri !mandi# adalah gangguan kemampuan untuk melakukan aktivitas mandi+kebersihan diri$ 2$ Mengenakan pakaian + berhias$ ,urang perawatan diri !mengenakan pakaian# adalah gangguan kemampuan memakai pakaian dan aktivitas berdandan sendiri$ -$ Makan ,urang perawatan diri !makan# adalah gangguan kemampuan untuk menun ukkan aktivitas makan$ '$ Toileting ,urang perawatan diri !toileting# adalah gangguan kemampuan untuk melakukan atau menyelesaikan aktivitas toileting sendiri !&ur annah . 200', /0 #$ '# Faktor Pen e!a!

Menurut "ep ,es !2000#, penyebab kurangnya perawatan diri adalah . 1$ 1aktor prediposisi a$ Perkembangan ,eluarga terlalu melindungi dan meman akan klien sehingga perkembangan inisiati% terganggu$ b$ 2iologis Penyakit kronis yang menyebabkan klien tidak mampu melakukan perawatan diri$ 3$ ,emampuan realitas turun ,lien dengan gangguan iwa dengan kemampuan realitas yang kurang menyebabkan ketidakpedulian dirinya dan lingkungan termasuk perawatan diri$ d$ 4osial ,urang dukungan dan latihan kemampuan perawatan diri lingkungannya$ 4ituasi lingkungan mempengaruhi latihan kemampuan dalam perawatan diri$ 2$ 1aktor presipitasi 5ang merupakan %aktor presiptasi de%isit perawatan diri adalah penurunan motivasi, kerusakan kognisi atau per3eptual, 3emas, lelah+lemah yang dialami individu sehingga menyebabkan individu kurang mampu melakukan perawatan diri$ Menurut )arwoto dan *artonah, !2000# Penyebab kurang perawatan diri adalah sebagai berikut . 1$ ,elelahan %isik 2$ Penurunan kesadaran Menurut "epkes !2000. 50# 1aktor 6 %aktor yang mempengaruhi personal hygiene adalah. 1$ Body Image 7ambaran individu terhadap dirinya sangat mempengaruhi kebersihan diri misalnya dengan adanya perubahan %isik sehingga individu tidak peduli dengan kebersihan dirinya$ 2$ Praktik 4osial Pada anak 6 anak selalu diman a dalam kebersihan diri, maka kemungkinan akan ter adi perubahan pola personal hygiene$

-$ 4tatus 4osial 8konomi Personal hygiene memerlukan alat dan bahan seperti sabun, pasta gigi, sikat gigi, shampo, alat mandi yang semuanya memerlukan uang untuk menyediakannya$ '$ Pengetahuan Pengetahuan personal hygiene sangat penting karena pengetahuan yang baik dapat meningkatkan kesehatan$ Misalnya pada pasien penderita diabetes mellitus ia harus men aga kebersihan kakinya$ 5$ 2udaya "i sebagian masyarakat ika individu sakit tertentu tidak boleh dimandikan$ 6$ ,ebiasaan seseorang Ada kebiasaan orang yang menggunakan produk tertentu dalam perawatan diri seperti penggunaan sabun, sampo dan lain 6 lain$ /$ ,ondisi %isik atau psikis Pada keadaan tertentu + sakit kemampuan untuk merawat diri berkurang dan perlu bantuan untuk melakukannya$ "ampak yang sering timbul pada masalah personal hygiene . 1$ "ampak %isik 2anyak gangguan kesehatan yang diderita seseorang karena tidak terpeliharanya kebersihan perorangan dengan baik, gangguan %isik yang sering ter adi adalah . 7angguan integritas kulit, gangguan membran mukosa mulut, in%eksi pada mata dan telinga dan gangguan %isik pada kuku$ 2$ "ampak psikososial Masalah sosial yang berhubungan dengan personal hygiene adalah gangguan kebutuhan rasa nyaman, kebutuhan di3intai dan men3intai, kebutuhan harga diri, aktualisasi diri dan gangguan interaksi sosial$ D# (anda dan )ejala Menurut "epkes !2000# )anda dan ge ala klien dengan de%isit perawatan diri adalah. a# 1isik 2adan bau, pakaian kotor$ 9ambut dan kulit kotor$

,uku pan ang dan kotor 7igi kotor disertai mulut bau Penampilan tidak rapi

b# Psikologis Malas, tidak ada inisiati%$ Menarik diri, isolasi diri$ Merasa tak berdaya, rendah diri dan merasa hina$

3# 4osial :nteraksi kurang$ ,egiatan kurang )idak mampu berperilaku sesuai norma

;ara makan tidak teratur 2A, dan 2A2 di sembarang tempat, gosok gigi dan mandi tidak mampu mandiri$ "ata yang biasa ditemukan dalam de%isit perawatan diri adalah . 1$ "ata subyekti% a$ Pasien merasa lemah b$ Malas untuk beraktivitas 3$ Merasa tidak berdaya$ 2$ "ata obyekti% a$ 9ambut kotor, a3ak 6 a3akan b$ 2adan dan pakaian kotor dan bau 3$ Mulut dan gigi bau$ d$ ,ulit kusam dan kotor e$ ,uku pan ang dan tidak terawat *# Definisi Pen em!uhan Luka Penyembuhan luka adalah respon tubuh terhadap berbagai 3edera dengan proses pemulihan yang kompleks dan dinamis yang menghasilkan pemulihan anatomi dan %ungsi

se3ara terus menerus$!<oy3e M$ 2la3k, 2001#$ Penyembuhan luka terkait dengan regenerasi sel sampai %ungsi organ tubuh kembali pulih, ditun ukkan dengan tanda=tanda dan respon yang berurutan dimana sel se3ara bersama=sama berinteraksi, melakukan tugas dan ber%ungsi se3ara normal$ :dealnya luka yang sembuh kembali normal se3ara struktur anatomi, %ungsi dan penampilan$

F# *tiologi & Pen e!a! Luka 4e3ara alamiah penyebab kerusakan harus diidenti%ikasi dan dihentikan sebelum memulai perawatan luka, serta mengidenti%ikasi, mengontrol penyebab dan %aktor=%aktor yang mempengaruhi penyembuhan sebelum mulai proses penyembuhan$ 2erikut ini akan di elaskan penyebab dan %aktor=%aktor yang mempengaruhi penyembuhan luka . )rauma Panas dan terbakar baik %isik maupun kimia 7igitan binatang atau serangga )ekanan 7angguan vaskular, arterial, vena atau gabungan arterial dan vena :mmunode%isiensi Malignansi ,erusakan aringan ikat Penyakit metabolik, seperti diabetes "e%isiensi nutrisi ,erusakan psikososial 8%ek obat=obatan

Pada banyak kasus ditemukan penyebab dan %aktor yang mempengaruhi penyembuhan luka dengan multi%aktor$ )# Jenis-jenis luka a$ 1$ 2erdasarkan ,ategori >uka Accidental

Adalah 3edera yang tidak disenga a, seperti kena pisau, luka tembak, luka bakar? tepi luka bergerigi? berdarah? tidak steril

7ambar 1$ >uka bakar 2$ >uka 2edah Merupakan terapi yang diren3anakan, seperti insisi bedah, needle introduction? tepi luka bersih? perdarahan terkontrol? dikendalikan dengan asepsis bedah

7ambar 2$ >uka post op skin gra%t b$ 1$ 2erdasarkan integritas kulit >uka terbuka ,erusakan melibatkan kulit atau membran mukosa? kemungkinan perdarahan disertai kerusakan aringan? risiko in%eksi 2$ >uka tertutup )idak ter adi kerusakan pada integritas kulit, tetapi terdapat kerusakan aringan lunak? mungkin 3edera internal dan perdarahan 3$ 1$ 2erdasarkan "es3riptors Aberasi >uka akibat gesekan kulit? super%i3ial? ter adi akibat prosedur dermatologik untuk pengangkatan aringan skar$

2$

Pun3ture )rauma penetrasi yang ter adi se3ara disenga a atau tidak disenga a oleh akibat alat= alat yang ta am yang menusuk kulit dan aringan di bawah kulit

-$ in%eksi

>aserasi )epi luka kasar disertai sobekan aringan, ob ek mungkin terkontaminasi? risiko

'$

,ontusio >uka tertutup? perdarahan di bawah aringan akibat pukulan tumpul? memar

d$ 1$

,lasi%ikasi >uka 2edah >uka bersih

>uka bedah tertutup yang tidak mengenai system gastrointestinal, , perna%asan atau system genitourinary, risiko in%eksi rendah 2$ in%eksi -$ in%eksi '$ :n%eksi Area luka terdapat patogen? disertai tanda=tanda in%eksi ,ontaminasi >uka terbuka, luka traumati3, luka bedah dengan asepsis yang buruk? risiko tinggi 2ersih terkontaminasi >uka melibatkan sistem gastrointestinal, perna%asan atau system genitourinari, risiko

Klasifikasi luka a$ 1# 2# 2erdasarkan penyebab >uka pembedahan atau bukan pembedahan Akut atau kronik !misal, luka dekubitus#

7ambar -$ >uka ,ronik b$ 1# ,edalaman aringan yang terlibat 4uper%i3ial @anya aringan epidermis 2# Partial thi3kness >uka yang meluas sampai ke dalam dermis -# 1ull thi3kness >apisan yang paling dalam dari aringan yang destruksi$ Melibatkan aringan subkutan dan kadang=kadang meluas sampai ke %as3ia dan struktur yang dibawahnya seperti otot, tendon atau tulang

+# Prinsip Dasar Pen em!uhan Luka Penyembuhan luka adalah proses yang komplek dan dinamis dengan perubahan lingkungan luka dan status kesehatan individu$ 1isiologi dari penyembuhan luka yang normal adalah melalui %ase hemostasis, in%lamasi, granulasi dan maturasi yang merupakan suatu kerangka untuk memahami prinsip dasar perawatan luka$ Melalui pemahaman ini pro%esional keperawatan dapat mengembangkan ketrampilan yang dibutuhkan untuk merawat luka dan dapat membantu perbaikan aringan$ >uka kronik mendorong para pro%esional keperawatan untuk men3ari 3ara mengatasi masalah ini$ Penyembuhan luka kronik membutuhkan perawatan yang berpusat pada pasien Apatient centeredA, holistik, interdisiplin, cost e%ekti% dan eviden based yang kuat$ Penelitian pada luka akut dengan model binatang menun ukkan ada empat %ase penyembuhan luka$ 4ehingga diyakini bahwa luka kronik harus uga melalui %ase yang sama$ 1ase tersebut adalah sebagai berikut. @emostasis :n%lamasi Proli%erasi atau granulasi 9emodeling atau maturasi

7ambar proses penyembuhan luka Hemostasis Pada penyembuhan luka kerusakan pembuluh darah harus ditutup$ Pada proses penyembuhan luka platelet akan beker a untuk menutup kerusakan pembuluh darah tersebut$ Pembuluh darah sendiri akan konstriksi dalam berespon terhadap in uri tetapi spasme ini biasanya rilek$ Platelet mensekresi substansi vasokonstrikti% untuk membantu proses tersebut$ "ibawah pengaruh adenosin diphosphat !A"P# kebo3oran dari kerusakan aringan akan menimbulkan agregasi platelet untuk merekatkan kolagen$ A"P uga mensekresi %aktor yang berinteraksi dengan dan merangsang pembekuan intrinsik melalui produksi trombin, yang akan membentuk %ibrin dari %ibrinogen$ @ubungan %ibrin diperkuat oleh agregasi platelet men adi hemostatik yang stabil$ Akhirnya platelet uga mensekresi sitokin seperti Aplatelet= derived growth %a3torA$ @emostatis ter adi dalam waktu beberapa menit setelah in uri ke3uali ada gangguan %aktor pembekuan$

Inflamasi 4e3ara klinik, in%lamasi adalah %ase ke dua dari proses penyembuhan yang menampilkan eritema, pembengkakan dan peningkatan suhu+hangat yang sering dihubungkan

dengan nyeri, se3ara klasik Arubor et tumor cum calore et doloreA$ )ahap ini biasanya berlangsung hingga ' hari sesudah in uri$ Pada proses penyembuhan ini biasanya ter adi proses pembersihan debris+sisa=sisa$ :ni adalah peker aan dari PM&Bs !polymorphonu3leo3ytes#$ 9espon in%lamasi menyebabkan pembuluh darah men adi bo3or mengeluarkan plasma dan PM&Bs ke sekitar aringan$ &eutropil mem%agositosis sisa=sisa dan mikroorganisme dan merupakan pertahanan awal terhadap in%eksi$ Mereka dibantu sel=sel mast lokal$ 1ibrin kemudian pe3ah sebagai bagian dari pembersihan ini$ )ugas selan utnya membangun kembali kompleksitas yang membutuhkan kontraktor$ 4el yang berperan sebagai kontraktor pada penyembuhan luka ini adalah makro%ag$ Makro%ag mampu mem%agosit bakteri dan merupakan garis pertahan kedua$ Makro%ag uga mensekresi komotaktik yang bervariasi dan %aktor pertumbuhan seperti %aktor pertumbuhan %ibrobalas !171#, %aktor pertumbuhan epidermal !871#, %aktor pertumbuhan beta tras%ormasi !tg%# dan interleukin=1 !:>=1#$

Proliferasi (proliferasi, granulasi dan kontraksi) 1ase granulasi berawal dari hari ke empat sesudah perlukaan dan biasanya berlangsung hingga hari ke 21 pada luka akut tergangung pada ukuran luka$ 4e3ara klinis ditandai oleh adanya aringan yang berwarna merah pada dasar luka dan mengganti aringan dermal dan kadang=kadang subdermal pada luka yang lebih dalam yang baik untuk kontraksi luka$ Pada penyembuhan luka se3ara analoginya satu kali pembersihan debris, dibawah kontraktur langsung terbentuk aringan baru$ ,erangka dipenuhi oleh %ibroblas yang mensekresi kolagen pada dermal yang kemudian akan ter adi regenerasi$ Peran %ibroblas disini adalah untuk kontraksi$ 4erat=serat halus merupakan sel=sel perisit yang beregenerasi ke lapisan luar dari kapiler dan sel endotelial yang akan membentuk garis$ Proses ini disebut angiogenesis$ 4el=sel Aroo%erA dan AsiderA adalah keratinosit yang bertanggung awab untuk epitelisasi$ Pada tahap akhir epitelisasi, ter adi kontraktur dimana keratinosit berdi%rensiasi untuk membentuk lapisan protekti% luar atau stratum korneum$

Remodeling atau maturasi

4etelah struktur dasar komplit mulailah %inishing interior$ Pada proses penyembuhan luka aringan dermal mengalami peningkatan tension+kekuatan, peran ini dilakukan oleh %ibroblast$ 9emodeling dapat membutuhkan waktu 2 tahun sesudah perlukaan$

)abel 1$ 1ase penyembuhan luka Fase pen em!uhan +emostasis .nflamation ,aktu 4egera @ari 1=' -el-sel ang !erperan Platelet &eutro%il "nalogi mem!angun rumah ;apping o%% 3onduits Cnskilled laborers to 3lean uap the site

Proliferation )ranulation

@ari ' 6 21

Makro%ag >im%osit Angiosit

4upervisor ;ell 4pe3i%i3 laborers at the site. Plumber 8le3tri3ian

'ontra/ture

1ibroblas ,eratinosit

1ramers 9oo%ers and 4iders

Remodeling

@ari 21 6 2 tahun

1ibrosit

9emodelers

Pada beberapa literatur di elaskan uga bahwa proses penyembuhan luka meliputi dua komponen utama yaitu regenerasi dan perbaikan !repair#$ 9egenerasi adalah pergantian sel=sel yang hilang dan aringan dengan sel=sel yang bertipe sama, sedangkan repair adalah tipe penyembuhan yang biasanya menghasilkan terbentuknya skar$ 9epair merupakan proses yang

lebih kompleks daripada sekunder dan tersier$ Intension primer

regenerasi$ Penyembuhan repair ter adi oleh intention primer,

1ase=%ase dalam penyembuhan :ntension primer . 1$ 1ase :nisial !-=5 hari# 2$ 4udut insisi merapat, migrasi sel=sel epitel, mulai pertumbuhan sel -$ 1ase granulasi !5 hari 6 ' minggu# 1ibroblas bermigrasi ke dalam bagian luka dan mensekresi kolagen$ 4elama %ase granulasi luka berwarna merah muda dan mengandung pembuluh darah$ )ampak granula=granula merah$ >uka berisiko dehis3en3e dan resisten terhadap in%eksi$ 8pitelium permukaan pada tepi luka mulai terlihat$ "alam beberapa hari lapisan epitelium yang tipis bermigrasi menyebrangi permukaan luka$ 8pitel menebal dan mulai matur dan luka merapat$ Pada luka super%i3ial, reepitelisasi ter adi selama - 6 5 hari$ '$ 1ase kontraktur s3ar ! / hari 6 beberapa bulan # 4erabut=serabut kolagen terbentuk dan ter adi proses remodeling$ Pergerakan mio%ibroblast yang akti% menyebabkan kontraksi area penyembuhan, membentu menutup de%ek dan membawa u ung kulit tertutup bersama=sama$ 4kar yang matur selan utnya terbentuk$ 4kar yang matur tidak mengandung pembuluh darah dan pu3at dan lebih terasa nyeri daripada %ase granulasi Intension sekunder Adalah luka yang ter adi dari trauma, elserasi dan in%eksi dan memiliki se umlah besar eksudat dan luas, batas luka ireguler dengan kehilangan aringan yang 3ukup luas menyebabkan tepi luka tidak merapat$ 9eaksi in%lamasi dapat lebih besar daripada penyembuhan primer$ Intension Tersier 1$ Adalah intension primer yang tertunda$ )er adi karena dua lapisan aringa granulasi di ahit bersama=sama$ :ni ter adi ketika luka yang terkontaminasi terbuka dan di ahit rapat setelah in%eksi dikendalikan$ :ni uga dapat ter adi ketika luka primer mengalami in%eksi,

terbuka dan dibiarkan tumbuh aringan granulasi dan kemudian di ahit$ :ntension tersier biasanya mengakibatkan skar yang lebih luas dan lebih dalam daripada intension primer atau sekunder$

.# Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Pen em!uhan Luka Penyembuhan luka merupakan suatu proses yang kompleks dan dinamis karena merupakan suatu kegiatan bioseluler dan biokimia yang ter adi saling berkesinambungan$ Proses penyembuhan luka tidak hanya terbatas pada proses regenerasi yang bersi%at lokal sa a pada luka, namun dipengaruhi pula oleh %aktor intrinsik dan %aktor ekstrinsik !:n8)&A,200'.1-#$ 1# 1aktor :nstrinsik adalah %aktor dari penderita yang dapat berpengaruh dalam proses penyembuhan meliputi . usia, status nutrisi dan hidrasi, oksigenasi dan per%usi aringan, status imunologi, dan penyakit penyerta !hipertensi, "M, Arthereos3lerosis#$ 2# 1aktor 8kstrinsik adalah %aktor yang didapat dari luar penderita yang dapat berpengaruh dalam proses penyembuhan luka, meliputi . pengobatan, radiasi, stres psikologis, in%eksi, iskemia dan trauma aringan !:n8)&A,200'.1-#$

J# Komplikasi Pen em!uhan Luka ,omplikasi dan penyembuhan luka timbul dalam mani%estasi yang berbeda= beda$ ,omplikasi yang luas timbul dari pembersihan luka yang tidak adekuat, keterlambatan pembentukan aringan granulasi, tidak adanya reepitalisasi dan uga akibat komplikasi post operati% dan adanya in%eksi$

2eberapa komplikasi yang mungkin ter adi adalah . hematoma, nekrosis aringan lunak, dehiscence, keloids, %ormasi hipertropik s3ar dan uga in%eksi luka !:n8)&A,200'.6#$

Daftar pustaka 2erman, Audrey? 4nyder, 4hirlee? ,oDier , 2arbara? 8rb, 7lenora$ !2000#$ ,oDier and 8rb, 2uku A ar Praktik ,eperawatan ,linis, 8d$5$ akarta. 87; "epkes$ !2000#$ Standar Pedoman Perawatan jiwa$ http.++www$3leveland3lini3$org+health+healthin%o+do3s+-800+-820$aspE indeFG1222-(sr3Gnewsp diakses pada 2 Desember 20 ! http.++www$worldwidewounds$3om+200'+september+9yan+Psy3hology=Pain=*ound= @ealing$html" diakses pada 2 Desember 20 ! http.++www$woundheal$org+ dia#ses pada 2 Desember 20 ! :ndonesia 8nterostomal )herapy &urse Asso3iation !:n8)&A# ( )im Perawatan >uka dan 4toma 9umah 4akit "harmais$ !200'#$ Perawatan $u#a% <akarta. Makalah Mandiri Mans oer$Ari%, dkk$ !2000#$ &apita Sele#ta &edo#teran% 8disi :::$ <akarta . Media Aes3ulapius 1,C:$ &ur anah, :ntansari$ !200'#$ Pedoman Penanganan Pada 'angguan (iwa$ 5ogyakarta . Momedia$ Perry ( Potter$ !2005# $ Bu#u Ajar )undamental &eperawatan$ <akarta . 87;$