Anda di halaman 1dari 28

Analisis : Berdasarkan jenis kata yang digunakan mengandung banyak makna kias, cerita tidak disampaikan secara langsung,

sehingga puisi itu bisa digolongkan bermotif prismatic. A. Struktur Fisik 1. Diksi Puisi yang berjudul doa karya Chairil Anwar di atas, merupakan jenis puisi prismatic. Hal itu terlihat dari sesunan katanya yang tidak langsung memancarkan makna. adi, untuk mendapatkan makna yang kita cari, maka pembaca harus mengira!ira maksud dari tiap kata atau baris. Pada puisi itu, pengarang menggunakan diksi yang sederhana, namun dari diksi yang sederhana itu timbul rangkaian bahasa kias. "engenai diksi, pengarang menggunakan kata yang berlainnan untuk menyebutkan makna yang sama. "isal, pada puisi di atas dituliskan kata #penuh menyeluruh# dua kata itu hampir sama maknanya, namun oleh pengarang digunakan secara bersamaan. $ata itu sesungguhnya bukan makna yang sebenarnya. %leh pengarang, kata #penuh menyeluruh # itu merupakan gambaran tuhan yang benar!benar ada . &elain itu, pada puisi itu juga terdapat kata atau diksi #hilang bentuk# hal ini bermakna kehancuran. ika pengarang langsung saja menggunakan kata hancur, walaupun maknanya sama, namun keutuhan makna dalam baris tidak akan terbentuk sempurna. 2. Bunyi Bunyi yang dihasilkan dari rangkaian kata!kata dalam puisi di atas, sangat menarik dan bisa membantu menegaskan makna. Pada bait pertama yang hanya terdiri atas satu baris saja menampilkan bunyi yang utuh ynag terpancar dari kata #teguh#. Bunyi u merupakan bunyi bulat yang utuh dan sangat mantap untuk kesan suara berat. Apalagi diikuti dengan bunyi h yang merupakan penutup suara. adi peran bunyi h adalah untuk mengakhiri bunyi u yang dilafalkan sebelumnya. kepada pemeluk teguh Bunyi yang ditampilkan oleh pengarang pada puisi itu sangat teratur dan seragam. &elalu ada persamaan bunyi akhir walaupun hanya dua baris saja yang sama. Persamaan bunyi akhir juga ber'ariasi antara pasangan baris satu dengan yang lainnya. Tuhanku Dalam termangu Aku masih menyebut namaMu $esamaan bunyi akhir u pada tiga baris sekaligus menimbulkan kesan yang mendalam. $arena bunyi u merupakan bunyi yang bulat dan utuh. Bunyi u dapat menimbulkan kemerduan. &elain bunyi u yang berdiri sendiri tanpa penutup, ada juga bunyi u yang disrtai penutup yang berupa huruf konsonan h yang merupakan unsur titik bagi bunyi u. Biar susah sungguh mengingat kau penuh seluruh Bunyi i juga yang ditampilkan pada akhir baris puisi tersebut. &etelah bunyi u yang bulat,

dilanjutkan bunyi i yang tinggi, maka akan menimbulkan 'ariasi bunyi ynag bisa berpengaruh dengan irama. caya"u panas suci tinggal kerdip lilin di kelam sunyi 3. Versifikasi Pada puisi yang berjudul #doa# di atas mengandung rima akhir, rima identic, asonansi, dan juga aliterasi. (ima akhir yang dominan adalah u dan i. Bunyi u memberikan kesan yang penuh atau bulat. )engan bunyi u juga bisa memberikan kesan menguatkan makna. &elain u, ada juga bunyi i. Bunyi * disini memberikan kesan nada tinggi. $ombinasi bunyi u dan * membuat nada pengucapan pada puisi relati'e beragam. Tuhanku Dalam termangu Aku masih menyebut namaMu cayaMu panas suci tinggal kerdip lilin di kelam sunyi )alam puisi itu juga terdapat asonansi e, u, dan i. Asonansi yang beragam membuat puisi terkesan mempunyai bunyi yang ber'ariasi. Bunyi yang ber'ariasi membuat puisi semakin indah, karena suara yang dihasilkan beraram dan tidak menimbulkan rasa bosan. Hal itu terlihat pada kutipan di bawah ini. mengingat kau penuh seluruh +asonansi e, kepada pemeluk teguh +asonansi e, Biar susah sungguh +asonansi u, di pintu"u aku mengutuk +asonansi u, aku tidak bisa berpaling +asonansi i, aku mengembara di negeri asing +asonansi i, &elain asonansi, ada juga aliterasi. Aku masih menyebut namaMu Biar susah sungguh Ada rima identik dalam puisi tersebut. (ima identic ini akan mempertegas makna, karena terjadi pengulangan kata atau diksi pada beberapa bait. (ima identic yang terdapat pada puisi itu adalah kata #-uhanku#. $ata ini digunakan secara berulang karena sesuai dengan judul puisi yaitu doa, sehingga kata itu akan lebih menunjukkan pada makna doa yang ditujukan padanya. &elain rima identic, ada juga rima rupa pada kata #penuh# dan #seluruh#. mengingat kau penuh seluruh

4. Bahasa kias Pada puisi doa karya Chairil Anwar, terdapat beberapa bahasa kias, diantaranya #penuh seluruh# yang berarti sungguh!sungguh ada. Bahas kias itu digunakan untuk memperindah puisi dan juga untuk memadatkan makna. &elain itu, ada kata #hilang bentuk# yang berarti tidak berwujud lagi. .ntuk mempersingkat kata, maka pengarang menggunakan istilah semacam itu. $ata #mengembara ke negeri asing# juga merupakan ungkapan dalam bahasa kias yang berarti kebingungan. -okoh aku merasa bingung dengan hidup yang sedang dijalaninya. Bahasa kias yang digunakan oleh pengarang membuat puisi semakin padat. Pemadatan ini mempengruhi bentuk puisi dan unsur keindahannya pula. 5. Tipografi Puisi itu juga dibuat dengan kombinasi huruf kecil dan huruf capital. Ada beberapa baris yang penulisannya menggunakan awalan huruf kapital, namun ada juga yang diawali dengan huruf kecil. Hal itu mungkin berpengaruh pada pemenggalan pada puisi. 6. En a!"e!en Pemenggalan atau enjambemen yang dapat dilakukan pada puisi itu misalnya seperti berikut. Pada bait pertama: Tuhanku / Dalam termangu / Aku / masih menyebut / namaMu // Pemenggalan itu mempunyai arti tentang keadaan tokoh aku yang dalam keragu!raguannya dia tetap menyebut tuhannya. Pada bait kedua: Biar susah / sungguh/ mengingat kau / penuh seluruh cayaMu / panas suci tinggal kerdip lilin / di kelam sunyi// Pemenggalan ini mewakili makna puisi yaitu tentang kehidupan tokoh aku yang sedang susah yang hanya mendapatkan sedikit pengasihan dari tuhannya sehingga dia mulai sadar bahwa tuhan itu ada wujudnya yang selalu memancarkan kenikmatan pada makhluknya. Pemenggalan selanjutnya adalah : Tuhanku / aku hilang / bentuk remuk/

Tuhanku/ aku mengembara/ di negeri asing// Tuhanku/ di pintuMu/ aku mengutuk// aku / tidak bisa berpaling// Pemenggalan itu juga memberikan pengaruh pada proses pemaknaan. &elain itu, pemenggalan juga berfugsi sebagai penekanan makna dan pengambilan nafas pada saat membaca. #. Sarana $etorika Pada puisi itu mengandung beberapa majas, misalnya majas hiperbola, yang mana dengan kata itu, pengarang terkesan melebih!lebihkan makna atau keadaan yang sedang terjadi. aku hilang bentuk remuk Ada juga majas personifikasi yang mana pengarang mengibaratkan benda mati seolah!olah hidup. Hal ini guna membangkitkan kesan yang menarik dan mendalam. tinggal kerdip lilin di kelam sunyi &elain dua majas di atas, ada juga majas metafora yang terlihat pada baris dibawah ini. aku mengembara di negeri asing Pada kutipan itu, tokoh aku yang sedang mengalami kebingungan diibaratkan seolah!olah dia sedang mengembara di negeri asing. %. &itraan Ada beberapa citraan dalam puisi di atas, yaitu : / Citraan penglihatan +'isual, Tuhanku Dalam termangu &etelah membaca kata tersebut, pembaca seolah!olah melihat ada seseorang yang sedang terdiam. tinggal kerdip lilin di kelam sunyi (angkaian kata itu mengajak kita melihat seberkas cahaya kecil walaupun itu hanya sebuah perumpamaan semata / Citraan pendengaran +audio, Aku masih menyebut namaMu )ari kata!kata itu, kita seolah!olah diajak oleh pengarang untuk mendengar pengucapan tokoh

aku dalam menyebut nama tuhannya. / Citraan perabaan caya-Mu panas suci Pengarang ingin menyampaikan kesan panas yang dirasakan oleh tokoh aku melalui kutipan kata tersebut. / Citraan perasaan Biar susah sungguh )ari kata itu pengarang memberikan kesan yang menyedihkan yang dirasakan oleh tokoh aku. Bahwa dia merasa benar!benar susah. B. Struktur Batin 1. 'akna (an rasa "akna yang ingin disampaikan pengarang dalam puisi tersebut adalah tentang seseorang yang sedang mengalami kesusahan ynag mendalam dan dia merasa jauh dengan tuhannya. )ia merasa tuhan sudah tidak lagi sayang padanya karena tuhan membiarkan dia dalam kebingungan bak mengembara ke negeri asing. -okoh aku mewakili orang!orang yang hampir melupakan tuhannya karena alasan sesuatu. )alam penyesalannya tokoh aku berpasrah pada tuhannya. Hal itu membuktikan bahwa kita sebagai makhluk tuhan tidak bisa lepas dari tuhan. (asa susah yang mendalam dan penuh dengan kebingungan dirasakan oleh tokoh aku. Perasaan seperti itu ikut dirasakan oleh pembaca saat membaca puisi tersebut dan memahami makna yang ada di dalamnya. "akna dan rasa itu akan menyatu dalam hati dan memberikan pesan yang positif maupun negati'e kepada pembaca. *tulah tujuan pengarang menghadirkan puisi semacam itu, agar kita selalu ingat pada tuhan, karena sesungguhnya hidup ini diatur oleh!0ya. 2. )a(a (an suasana "elalui puisi itu, pengarang berusaha menasehati dan mengingatkan kita para pembaca supaya selalu ingat kepada tuhan. -uhan adalah makhluk yang nyata dan benar!benar ada. adi, kita tidak boleh meragukan keberadaannya. &etelah membaca puisi itu, pembaca akan merasakan perenungan dan instropeksi diri apakan selama ini dia sudah melakukan yang selaras ataukah belum. adi, melalui puisi itu, pembaca bisa berkaca tentang dirinya sendiri.

A*$ES+AS+ *,+S+ Puisi diatas memiliki 12 baris dan 3 bait. Ada persamaan bunyi u!u, h!h. Adanya diksi berupa pemilihan kata yang sesuai dengan tema. "enggunakan Bahasa $ias Personifikasi antara lain : Cayamu panas suci -inggal kerdip lilin di kelam sunyi Aku hilang bentuk, remuk )i pintumu aku mengetuk Alegori )i pintumu aku mengetuk ,nsur +ntrinsik *uisi D-A .epa(a *e!e/uk Teguh 1. Te!a Puisi Chairul Anwar yang berjudul )%A $epada Pemeluk -eguh mengungkapkan tema tentang $etuhanan. $arena diksi yang digunakan bermakna $etuhanan, kata )%A yang dijadikan sebagai judul, menggambarkan sebuah permohonan atau sebagai kmunikasi antara manusia dengan -uhannya. $ata!kata lain yang mendukung tema adalah : -uhanku, 0ama!"u, "engingat kau, Caya!"u, )i Pintu!"u. )ari segi isi puisi tersebut menggambarkan sebuah renungan seseorang yang tidak bisa terlepas dari -uhan. $ata -uhan yang disebutkan beberapa kali memperkuat tema tentang $etuhanan. )a(a (an Suasana 0ada adalah sikap penyair terhadap pokok persoalan atau kepada pembaca. &edangkan suasana perasaan hati si pembaca akibat dari membaca puisi. Puisi ini bernada sebuah ajakan agar pembaca menyadari bahwa hidup ini tidak bisa berpaing dari ketentuan -uhan. *erasaan Perasaan berhubungan dengan suasana hati penyair. )alam puisi ini penyair mempunyai perasaan terharu dan rindu. -erdapat pada kata termenung, menyebut 0ama!"u, Aku hilang bentuk, remuk, Aku tak bisa berpaling. A!anat &esuai dengan tema, amanat yang disampaikan puisi ini, agar menghayati hidup dan selalu merasa dekat dengan -uhan. Setting )alam suasana sunyi. 6. *enokohan $ata ganti aku orang pertama ,nsur +ntrinsik *uisi D-A .epa(a *e!e/uk Teguh )alam puisi )%A dapat terlihat sekali mengandung nilai spiritual yang tinggi puisi ditujukan kepada Pemeluk -eguh yang tidak lain adalah orang yang berkeyakinan akan

5.

3.

4.

5.

kebesaran -uhannya. &eorang hamba yang selalu mengingat -uhannya dan mengungkapkan akan rahmat dari -uhannya dan mengungkapkan pertemuan ke jalan -uhan, Puisi ini menggambarkan penyerahan kepada -uhannya, dalam pernyataannya yang suram sekalipun seperti kalimat terakhir tetap mencerminkan rasa hampa namun juga rasa syukur yang tak diakui. 'akna Baris (an Bait *uisi D-A .epa(a *e!e/uk Teguh Tuhanku Apabila seseorang sedang berdoa maka akan menyebut kata!kata pujian atau apapun yang berkaitan dengan -uhannya. "isalnya dalam islam biasa menggunakan kata ya Allah, ya (abbi. Tuhanku yang ke02 $ata -u menggunakan nada mendatar berarti dia masih ragu kepada -uhan atau siapa mengadu. $ata han menggunakan nada tinggi berarti setelah berfikir baru terdapat keyakinan jika bukan kepada -uhan kepada siapa lagi kan mengadu. $ata ku menggunakan nada rendah berarti merasa statusnya sebagai hamba yang harus merendah diri. Tuhanku yang ke03 Pengaduan seorang hamba yang bukan hanya sekedar berdoa namun lebih kepada kepasrahan diri dan mencurahkan apa yang dihadapi. )alam puisi ini mengulang kata -uhan sampai 26 itupun selalu berdiri sendiri tidak didampingi kata!kata lain ini berarti bahwa -uhan tidak dapat disejajarkan dengan apapun. )an untuk memperkuat kekkhusyuan dalam berdoa, dan juga dalam berdoa orang biasa menyeru -uhan beberapa kali. -erdapat rima, ditunjukan pada lambing u ini berarti ingin menunjukan kepada -uhan dengan perasaan bukan dengan tangan, karena untuk berbicara pada -uhan mengadu pada!07A bisa dilakukan menggunakan perasaan. Da/a! ter!angu Aku !asih !engingat na!a0'u Perasaan yang dialami yang ingin tersentuk dengan segala situasi yang ada di lingkungannya. $egundahan yang hampir tidak menepi serta tidak berujung dalam hidupnya. $epasrahan walaupun dalam gejolak permasalahan dia akan selalu mengingat -uhan, kepasrahan yang tidak bisa berbuat apa!apa. $ata ini menunjukan keteguhan hati yang benar!benar mengingat -uhannya, walau dalam termangu sekalipun. )an untuk memperkuat hal itu penyair menambahkan8. Biar susah sungguh Permasalahan yang selalu ada serta tidak kelihatan penyelesaian permasalahan yang dia hadapi, dan tidak diketahui kapan selesainya. 'enye"ut kau penuh se/uruh $etika menyebut nama -uhan!07A tidak terbersit untuk mengingat hal yang lain yang dapat merusak kedekatannya kepada -uhannya. Pada bait pertama dalam doanya pendoa memuji -uhannya, karena manusia itu tidak akan terlepas dari kesalahan, penyair pun pernah melakukan kesalahan dan merasa jauh dari -uhannya.

&aya!u panas su1i Tingga/ ker(ip /i/in (i !a/a! sunyi Bahkan caya -uhan yang panas suci memancar tinggal kerdip lilin saja, tertutup oleh dosa yang telah diperbuatnya itu. adi terdapat pemisahan antara lilin dan di kelam sunyi , karena yang kita ketahui terang dan kegelapan tidak akan bisa menyatu dalam satu waktu, membatasi apa yang ia rasakan tidak sesuai dengan apa yang dia inginkan. Aku hi/ang "entuk $e!uk Akibat dari perbuatan dosanya itu ia seakan merasa hilang bentuk dan remuk, ia tak mengenali dirinya sendiri. Akibat dari perbuatan dosa itu ia merasa jauh dari tuhannya. Apa yang dikerjakannya bertentangan dengan apa yang diperintahkan -uhannya. -api ia tidak harus mengurung diri dalam kubangan dosa, ia harus kebali kepada -uhannya tidak ada tempat berpaling lagi jika bukan padanya. Di pintu!u aku !engetuk Aku ti(ak "isa "erpa/ing -anda kekhusyuan dan kesungguh!sungguhan, memohon ampun atas kesalahan dimasa lalu yang membuat ia merasa jauh dari -uhannya meskipun demikian ia tetap kembali kepada -uhannya.

Ana/isis 2apis 'akna *uisi 3Doa4 &hairi/ An5ar 263599: %leh: "uh. Ardian kurniawan Doa Kepada pemeluk teguh -uhanku, )alam termangu Aku masih menyebut nama"u Biar susah sungguh "enyebut $au penuh seluruh Cahaya"u panas suci -inggal kerdip lilin di kelam sunyi -uhanku, Aku hilang bentuk (emuk -uhanku, Aku mengembara di negeri asing -uhanku, )i pintu"u aku mengetuk Aku tidak bisa berpaling +Chairil Anwar: )eru Campur )ebu, Berbicara mengenai lapis makna suatu puisi yang membicarakan tentang unsur intrinsik atau tubuh puisi tersebut, kita tidak bisa terlepas dari unsur yang berada di luar struktur tersebut +unsur intrinsik,. Berkaitan dengan puisi Chairil Anwar ini, perlu dijelaskan sedikit mengenai sejarah penulisan puisi ini. $etika menulis puisi ini, Chairil Anwar melalui aku lirik menceritakan pengalamannya yang telah melakukan suatu dosa atau kesalahan yang membuat ia merasa jauh dari -uhannya. -etapi, walau bagaimanapun, sebagai makhluk ciptaan -uhan, tiada lagi tempat berpaling selain kepada!0ya. Chairil Anwar mengawali puisinya ini dengan kata Tuhanku. &ama seperti seorang hamba yang bila berdoa sering kali menyebut kata!kata pujian atau apa pun yang berkaitan dengan -uhannya. "isalnya, dalam agama *slam, sering muncul dalam doa ucapan seperti yaa Allah atau yaa Rabbi. Begitu pula Chairil melalui si aku lirik menyebut Tuhanku. *ni menguatkan judul puisi Chairil Anwar yang memang tengah memanjatkan doa kepada -uhan aku lirik. Bahkan kata Tuhanku ini diulang!ulang Chairil sampai empat kali dan itu pun selalu berdiri sendiri tanpa didampingi oleh kata!kata lain. *ni dapat berarti dua hal, pertama, -uhan tidak dapat disejajarkan dengan apa pun. Kedua, untuk memperkuat kekhusyukan aku lirik dalam berdoa. Dalam termangu Aku masih mengingat namaMu *ni menunjukkan keteguhan hati aku lirik yang benar!benar mengingat -uhannya, walau dalam termangu sekali pun. .ntuk memperkuat hal itu, Chairil pun menambahkan biar susah sungguh/ menyebut kau penuh seluruh . Aku lirik, ketika menyebut nama -uhannya, tak sedikit pun dalam pikirannya terbersit untuk memikirkan hal lain yang dapat merusak kedekatan dengan -uhannya itu.

Bait pertama puisi ini juga dapat berarti prolog sebuah doa. "engapa saya katakan sebagai prolog; )alam setiap doa seorang hamba kepada -uahnnya, pujian kepada -uhan biasa diucapkan pendoa. $embali kita ambil contoh orang *slam. %rang *slam biasa memulai doanya dengan ucapan alhamdulillah yang notabene merupakan pujian kepada Allah. &elanjutnya pendoa mengucapkan pujian!pujian lain dan terima kasih pendoa atas segala yang telah diberikan -uhan kepadanya. &ebuah awal yang mirip basa!basi. Barulah kemudian pendoa mengeluarkan keluhannya dan segala permohonan yang diinginkannya. (upanya Chairil menghafal tata cara berdoa seperti ini yang merupakan cara berdoa kon'ensional dan berlaku bagi semua makhluk +manusia, di dunia. *ni dimaksud agar terjalin sinergitas dan kedekatan antara -uhan dengan hambanya. -etapi, benar!benar ingatkah aku lirik pada -uhannya; "anusia tidak pernah luput dari salah dan dosa. Begitu pula aku lirik. *a pun pernah melakukan kesalahan yang menurutnya seakan!akan membuat ia merasa jauh dari -uhannya. Bahkan cahaya -uhan yang panas suci memancar hanya tinggal kerdip lilin saja pada aku lirik. -ertutup oleh dosa yang telah diperbuatnya itu. Chairil sadar bahwa akibat dosanya itu ia seakan merasa bahwa ia sudah hilang bentuk dan remuk. *a tak mengenali dirinya lagi. Akibat dari perbuatannya itu, ia merasa bahwa dirinya telah jauh dari -uhannya. Aku mengembara di negeri asing kata Chairil melalui aku lirik, mengenang perbuatannya itu. Asing, karena apa yang dikerjakannya itu bertentangan dengan apa yang sudah diperintahkan -uhannya. Akan tetapi, bila sudah begitu, apakah aku lirik akan terus mengurung diri dalam kubangan dosanya; -idak< *a harus kembali kepada -uhannya karena tidak ada tempat berpaling lagi jika bukan pada0ya. %leh karena itu, di akhir puisinya, Chairil menuliskan Di pintuMu aku mengetuk== Aku tidak bisa berpaling. "emang seperti kita ketahui selama hidupnya, Chairil Anwar dikenal sebagai seorang sastrawan yang bohemian. Artinya, hidupnya terkesan hura!hura. &ehingga dari kehidupannya itu ia merasa bahwa ia telah melakukan kesalahan yang membuat ia merasa jauh dari -uhannya. *nilah yang melatarbelakangi munculnya sajak Chairil Anwar berjudul >)oa? ini.

+.

A*$ES+AS+ SAST$A 7*,+S+8 A)9.ATA) 45 udul Puisi : 3 D-:A4 Pengarang : $hairil Anwar Cetakan : 12 0o'ember 1:32 *er!ukaan )%A $epada pemeluk teguh -uhanku )alam termangu Aku masih menyebut namamu Biar susah sungguh "engingat $au penuh seluruh Caya"u panas suci -inggal kerdip lilin di kelam sunyi -uhanku Aku hilang bentuk remuk -uhanku Aku mengembara di negeri asing -uhanku )i pintu"u aku mengetuk aku tidak bisa berpaling Pengarang + $hairil Anwar, +si. Puisi )o@a memiliki kekuatan pesan religi yang cukup kental, lirik liriknya secara jelas dan transparan, memberikan pesan spiritual kepada makhluk tuhan untuk menjadikan -uhan sebagai muara akhir segenap persoalan hidup. Chairil Anwar menegaskan bahwa tak ada solusi lain dalam hidup ini selain mengembalikan segala macam permasalahan kehidupan kepada sang pemilik kehidupan itu sendiri. "anusia kerap lelah dalam menjalani hidup dengan segunung permasalahan, hingga terkadang manusia tersebut gagal menjadi seorang makhluk yg hidup bahagia dimuka bumi. &egalanya terpulang kepada -uhan, -ak ada gunanya segenap apa yg kita miliki jika kita melupakan -uhan.

++.

+++.

Pesan yg disampaikan oleh $hairil Anwar dalam puisi )o@a diantaranya pada kata kata -uhanku=aku hilang bentuk= remuk. $emudian -uhanku dipintumu dalam mengetuk =aku tidak basa berpaling. Aspek penya ian Puisi )o@a karya $hairil Anwar disajikan sebagai bentuk puisi lugas, religi,yg cukup transparan. Bahasanya jelas,dan tidak sublim siapapun akan mudah memahami. -ak membutuhkan analisis metafor yg bersifat multi interpretasi terlalu tinggi .Puisi ini dapat ditafsirkan oleh siapa saja, bahkan oleh anak &ekolah )asar sekalipun. Agaknya $hairil Anwar menjadikan pesan sebagai muatan utama, dan dengan sadar mengedepankan tujuan yg mulia dalam menulisnya.Banyak pesan yg penting yg disampaikan kepada para pembaca untuk lebih memahami apresiasi penulisan puisi. A!anat ; menjadi hamba yang terus mengingat -uhan dimanapun dan dalam keadaan apapun ,nsur+ntrinsik; A -ema : ke-uhanan A Perasaan : berserah diri kepada -uhan A &etting : dalam suasana sunyi A Penokohan : kata ganti aku orang pertama A "ajas : Personifikasi -inggal kerdip lilin di kelam sunyi ,nsur Ekstrinsik )alam puisi )o@a dapat terlihat sekali mengandung nilai spiritual yang tinggi. Puisi ini ditujukan kepada pemeluk teguh yang tidak lain adalah orang yang berkeyakinan akan kebesaran -uhannya. &eorang hamba yang selalu mengingat -uhannya, selalu berharap akan rahmat dari -uhannya dan mengungkapkan pertemuan ke jalan -uhan. Puisi ini menggambarkan perasaan seorang hamba yang penuh penyerahan kepada -uhannya. )alam pernyataannya yang tersuram sekalipun seperti kalimat terakhir tetap mencerminkan rasa hampa namun juga rasa syukur yang takdiakui. )alam pengolahan kata bersifat ambiguis, karena pemakaian bahasanya multimakna +bermakna ganda, &eperti dalam kalimat >mengembara di negeri asing? yang menggambarkan suasana sunyi, kabur, tidak jelas, bingung, dsb. *enutup Ap/ikasi pe!"e/a aran (i ke/as $arena puisi )o@a karya $hairil Anwar ini memberikan pesan spiritual, religi sangat kuat, alas an ini dapat menjasi landasan nilai edukasi untuk dijadikan sebagai bahan ajar kurikulum Bahasa *ndonesia di lembaga formal. Para siswa perlu dikenalkan nilai nilai moral puisi, keindahan, estetika yg menarik. Puisi bukan sekedar coretan yg tak berguna, orang yg sedang dilanda banyak masalah. "enulis puisi tak harus dalam kondisi memiliki tekanan batin. $espon< tanggapan terha(ap puisi Puisi ini kita temukan saat mempelajari pelajaran bahasa *ndonesia semenjak sekolah dasar .Begitu kuat pesan moral yg ada pada puisi ini. Puisi ini salah satu judul puisi yg cukup terkenal sehingga banyak menjadi rujukan pesan moral dalam setiap kajian karya sastra. Puisi angkatan 3B memberi spirit energy perjuangan yg cukup kental kepada putra putri bangsa , maka tidak salah jika sebagian besar puisi karya $hairil Anwar ini dimasukan ke dalam materi Pendidikan $urikulum formal tanah air.

'A.A2A= Tentang Ana/isis ,nsur +ntrinsik *uisi BAB * PC0)AH.D.A0 1.1 Datar Belakang )alam kehidupan sehari!hari kita sering mendengar orang membicarakan mengenai sastra. Apakah sesungguhnya sastra itu; Apakah sastra itu berwujud atau tidak; -idak satupun orang pun mengetahuinya. %leh karena itulah kami sebagai calon sastrawan mengambil dan membahasa sastra dalam kehidupan kita. Adapun judul yang saya ambil mengenai karya sastra adalah @@menganalisis unsur intrinsik puisi@@. 1.5 (umusan "asalah 1.Apa .nsur!unsur pembangun puisi; 5."acam!macam puisi itu apa saja; 2. Apa yang dimaksud dengan unsur intrinsik ; 1.2 -ujuan "asalah 1..ntuk mengetahui .nsur!unsur pembangun puisi 5..ntuki mengetahui macam!macam puisi 2. .ntuki mengetahui unsur intrinsik. BAB ** PC"BAHA&A0 1.3 Pengertian Puisi Puisi adalah salah satu cabang sastra yang menggunakan kata!kata, rima dan irama sebagai media penyampaian untuk membuahkan ekspresi, ilusi dan imajinasi. )alam puisi keindahan ilusi, penataan unsur bunyi juga merupakan gambaran gagasan penciptanya=penyairny &astrawan indonesia yang telah dikenal dengan penyajian bahasa dan gaya pengungkapan yang khas, diantaranya adalah Chairil Anwar, ) Eawawi imron, Cmha Ainun 0adjib.dll 1.B .nsur!.nsur Pada Puisi Pengertian dan .nsur!unsur Puisi +-eori, Berkenaan dengan pembelajaran puisi ada dua unsur yang harus mendapat perhatian guru yaitu unsur isi +makna puisi, dan unsur metode +cara, pengungkapan puisi. Pembelajaran puisi harus sampai berhasil mengungkapkan rahasia isi puisi dan rahasia pengungkapannya. Pengertian dan .nsur!unsur Puisi +-eori, a. .nsur *si Puisi +"akna Puisi, -ema (asa 0ada Amanat

b.

.nsur "etode Puisi +Cara Pengungkapan Puisi, )iksi *majinasi $ata 0yata, (ima

1.B "acam! "acam Puisi a. Puisi 0aratif: Puisi Cpik,(omansa, Balada )an &yair+Berisicerita,. b.Puisi )eskriptif Puisi )eskriptif adalah puisi dimana penyair sebagai pemberi kesan terhadap suatu keadaan=peristiwa, benda, suasana yang dianggap menarik perhatian penyair. Contoh puisi kritik social, satire, impresionik. c.Puisi *nspiratif Puisi inspiratif adalah puisi yang diciptakan dengan dasar inspirasi dan kondisi mood penyair. BAB *** P.*&* )A0 A0AD*&*& P.*&*

A. P.*&*

1. 1.

*uisi Doa karya &hairi/ An5ar D-A kepada pemeluk teguh

Tuhanku Dalam termangu Aku masih menyebut namamu Biar susah sungguh mengingat Kau penuh seluruh cayaMu panas suci tinggal kerdip lilin di kelam sunyi Tuhanku aku hilang bentuk remuk Tuhanku aku mengembara di negeri asing Tuhanku di pintuMu aku mengetuk aku tidak bisa berpaling 13 !"ember 1#$3

1. *uisi +"u .arya D >a5a5i +!ron +B, kalau aku merantau lalu datang musim kemarau sumur-sumur kering% daunan pun gugur bersama reranting hanya mataair airmatamu ibu% yang tetap lancar mengalir bila aku merantau sedap k!py!r susumu dan r!nta kenakalanku di hati ada mayang si&alan memutikkan sari-sari kerinduan lantaran hutangku padamu tak kuasa kubayar ibu adalah gua pertapaanku dan ibulah yang meletakkan aku di sini saat bunga kembang menyemerbak bau sayang ibu menun'uk ke langit% kemundian ke bumi aku mengangguk meskipun kurang mengerti bila kasihmu ibarat samudera sempit lautan teduh tempatku mandi% mencuci lumut pada diri tempatku berlayar% menebar pukat dan melempar sauh l!kan-l!kan% mutiara dan kembang laut semua bagiku kalau aku ikut u'ian lalu ditanya tentang pahla&an namamu% ibu% yang kan kusebut paling dahulu lantaran aku tahu engkau ibu dan aku anakmu bila aku berlayar lalu datang angin sakal Tuhan yang ibu tun'ukkan telah kukenal ibulah itu bidadari yang berselendang bianglala sesekali datang padaku menyuruhku menulis langit biru dengan sa'akku(

D%0CC0F -*0 . -aufiG *smail &etiap kali lonceng berkleneng -anda putaran dimulai &etiap kali mereka bangkit )an mengepalkan tinju &etiap teriakan histeria Bergemuruh suaranya Aku kelu )an merasa di pojok &endirian &etiap lonceng berklenengan )an tinju mulai berlayangan "eremuk kepala lawan -erkilas dalam ingatan 0enekku dulu berkata > angan kamu mengadu ayam? )an bila aku menuntut ilmu )i $edokteran Hewan Furuku menasihatkan > angan kamu mengadu hewan? $ini lagi, bel itu berklenengan Aku tersudut, bisu )an makin merasa &endirian.

+"alu +Aku, adi %rang *ndonesia, 1:HI:15I

B. A0AD*&*& P.*&* 1. Analisis unsur intrinsik puisi yang berjudul Doa karya &hairi/ An5ar Analisis .nsur *ntrinsik

a, -ema Puisi J)oaK karya Chairil Anwar di atas mengungkapkan tema tentang $etuhanan Halini dapat kita rasakan dari beberapa bukti: Pertama diksi yang digunakan sangat kentaldengan kata!kata bernaka ketuhanan $ata JduaK yang digunakan sebagai judul menggambarkan sebuah permohonan atau komunikasi seorang penyair dengan &angPencipta $ata!kata lain yang mendukung tema adalah: -uhanku, nama!"u, mengingat $au,caya!"u, di pintu!"u b, $edua dari segi isi puisi tersebut menggambarkan sebuah renungandirinya yang menyadari tidak bisa terlepas dari -uhan )ari cara penyair memaparkan isi hatinya, puisiK)oaKsangat tepat bila digolongkan padaaliran ekspresionisme yaitu sebuah aliran yang menekankan segenap perasaan atau jiwanya Perhatikan kutipan larik berikut :

+1, Biar rusah sungguh "engingat $au penuh seluruh +5, Aku hilang bentuk remuk +2, )i Pintu!"u aku mengetuk Aku tidak bisa berpaling Puisi yang bertemakan ketuhanan ini memang mengungkapkan dialog dirinya dengan-uhan $ata J-uhanK yang disebutkan beberapa kali memperkuat bukti tersebut, seolah! olah penyair sedang berbicara dengan -uhan

b, 0ada dan &uasana 0ama berarti sikap penyair terhadap pokok persoalan +feeling, atau sikap penyair terhadap pembaca &edangkan suasana berarti keadaan perasaan pembaca sebagai akibat pembacaan puisi 0ada yang berhubungan dengan tema ketuhanan menggambarkan betapa dekatnyahubungan penyair dengan -uhannya Berhubungan dengan pembaca, maka puisi J)oaKtersebut bernada sebuah ajakan agar pembaca menyadari bahwa hidup ini tidak bias berpaling dari ketentuan -uhan $arena itu, dekatkanlah diri kita dengan -uhan Hayatilahmakna hidup ini sebagai sebuah Jpengembaraan di negeri asingK

c, Perasaan Perasaan berhubungan dengan suasana hati penyair )alam puisi K)oaK gambaran perasaan penyair adalah perasaan terharu dan rindu Perasaan tersebut tergambar dari diksiyang digunakan antara lain: termenung, menyebut nama!"u, Aku hilang bentuk, remuk, Akutak bisa berpaling. d, Amanat

&esuai dengan tema yang diangkatnya, puisi K)oaK ini berisi amanat kepada pembacaagar menghayati hidup dan selalu merasa dekat dengan -uhan Agar bisa melakukan amanattersebut, pembaca bisa merenung +termenung, seperti yang dicontohkan penyair Penyair juga mengingatkan pada hakikatnya hidup kita hanyalah sebuah Kpengembaraan di negeriasingK yang suatu saat akan kembali juga Hal ini dipertegas penyair pada bait terakhir sebagai berikut:-uhanku,)i Puntu!"u Aku mengetuk Aku tidak bisa berpaling

1. Analisis unsur intrinsik puisi yang berjudul +"u .arya D >a5a5i +!ron Analisis &truktur Batin +&truktur Abstrak, &ajak *B. $arya ). Lawawi *mron Pendekatan secara analisis struktur batin +struktur abstrak, dari sajak *bu karya ). Lawawi *mron, dilakukan melalui tahapan analisis meliputi: sense, subject matter, feeling, tone, total of meaning, dan intention. uraian hasil analisis selengkapnya dipaparkan berikut ini. 1. &ense, adalah gambaran umum. &etelah membaca secara keseluruhan sajak >*bu?, bisa dijelaskan bila penyair menggambarkan kekaguman terhadap jasa seorang ibu, ibunya penyair sendiri. $ehidupan pengalaman masa kecilnya saat si penyair masih dalam naungan kasih sang ibundanya. Bagaimana masa kecil penyair nun di pelosok "adura dengan kondisi geografis serta peranan sosok ibu. 5. &ubject matter, yakni topik=pokok pikiran dalam setiap bait atau setiap larik puisi. &ajak >*bu? terdiri atas M bait atau M larik, karena setiap larik puisi membentuk bait. Pokok pikiran yang terkandung dalam setiap bait=larik jika disusun dalam suatu kalimat adalah berikut ini. a. Darik pertama, mengandung pokok pikiran yang bila disalin dalam kalimat lain yaitu : pengakuan hanya satu sumber air yaitu airmata ibu yang senantiasa mengalir walaupun di musim kemarau dan di saat aku merantau. b. Darik kedua mencerminkan kandungan pokok pikiran yaitu: perasaan takkan mampu membayar hutang terhadap jasa air susu ibu sebagai pengganti kenakalan masa kecilku. c. Pada larik ketiga, terkandung pokok pikiran: kerelaan bahwa dari rahim ibu yang melahirkanku dengan penuh rasa kasih sayang di langit dan bumi "adura ini. d. Darik keempat: pernyataan tentang ibuku adalah pahlawan pertamaku yang kasihnya ibarat samudra, tempatku mandi dan mengarungi mencari rejeki. e. Darik kelima: pengenalanku kepada -uhanku lewat ibuku yang dengan samudra kasih ibu selalu kuarungi dengan layar bahteraku. f. -erakhir larik keenam terdapat pokok pikiran penyair yaitu: kekaguman terhadap ibu yang dimetaforakan sebagai sosok tercantik +bidadari, yang berakhlak +berselendang, mulia=indah +bianglala,. 2. Neeling, yakni sikap pengarang terhadap kesatuan pokok!pokok pikiran. )ari hasil analisis, penyair mengungkapkan bahwa betapa keberadaan sosok ibu, ibu kandung bahkan ibu pertiwi, seorang ibu disimpulkan sebagai sosok wanita yang banyak berjasa, cantik diri dan cantik budi serta berhati mulia terhadap anaknya. 3. -one, yakni sikap penyair terhadap pembaca, dalam sajak >*bu? adalah berupa himbauan, mengingatkan kepada kita pembaca agar tidak melupakan ibu, agar tahu betapa banyaknya jasa ibu. *bu kandung dan juga termasuk *bu Pertiwi!tanah air negeri tercinta. B. -otal of meaning, atau totalitas makna yang berhasil disimpulkan dari sajak >*bu? adalah mengingatkan kita terhadap jasa dan kasih sayang ibu kita. )ari rahimnyalah kita dilahirkan di

dunia. )engan ketabahan, kereguhan, ketegaran, dan terutama dengan kasih sayangnyalah kita mengenal kasih -uhan, menikmati karunia rejeki kita dari -uhan lewat jasa kepahlawanan ibu. M. *ntention, amanat dan pesan moral +message, yang disampaikan penyair adalah ajakan berterima kasih kepada sosok keberadaan ibu, dan bersyukur kepada -uhan. Hal ini sebagaimana diajarkan oleh Allah kepada hamba0ya, bahwa salah satu bukti mengungkapkan rasa syukur kepada Allah adalah dengan berterima kasih kepada sesama makhluknya, terutama manusia. )an manusia terdekat yang paling awal berjasa adalah ibu. Analisis &truktur Dahir +&truktur Nisik, &ajak *B. $arya ). Lawawi *mron Adapun pendekatan analisis struktur lahir +struktur fisik, sajak >*bu? karya ). Lawawi *mron dilakukan dengan penelaahan pada: rima, diksi, majas, imaji, dan tipografi. .araian hasil analisis dikemukakan berikut ini. 1. (ima, adalah persamaan bunyi yang terdapat pada larik!larik sajak. Pada sajak >*bu? tampak terutama berupa dominasi rima akhir, walau juga terdapat rima tengah. ika struktur fisik puisi tersebut bisa dikatagorikan terdiri dari M bait, maka bait ke 1 memiliki 2 baris, bait ke 5 ada 3 baris, lalu bait 2 berjumlah B baris, bait ke 3 memiliki jumlah terbanyak yakni :, bait ke B ada 5, dan terakhir bait ke M ada 3 baris. .ntuk mengetahui penggunaan rima pada sajak *bu, cetak tebal dan garis bawah sebagai penanda bukti penggunaan rima. $ita simak mulai dari bait pertama, berikut ini kutipannya: kalau aku merantau lalu datang musim kemarau sumur!sumur kering, daunan pun gugur bersama reranting hanya mataair airmatamu ibu, yang tetap lancar mengalir Baris pertama mutlak menggunakan bunyi 'okal =u= sebagai tengah dan rima akhir. )an pada baris kedua, terasa adanya persamaan bunyi konsonan yaitu bunyi likuida =r= dan bunyi sengau =ng= sebagai rima tengah dan rima akhir yang disebut bunyi asonansi. Dapis bunyi +sound stratum, yang ditimbulkan dari orkestra bunyi tersebut diklasifikasikan sebagai bunyi efoni +euphony, yaitu menuansakan perasaan mesra, indah, kekaguman, syukur, dan syahdu. %rkestrasi bunyi yang merdu ini menggambarkan perasan mesra, kasih sayang, dan cinta. $emudian kita lihat kutipan bait kedua: bila aku merantau sedap kopyor susumu dan ronta kenakalanku di hati ada mayang siwalan memutikkan sari!sari kerinduan lantaran hutangku padamu tak kuasa kubayar Pada bait kedua ini adanya dominasi persamaan bunyi 'okal =u= sebagai rima tengah dan rima akhir yang disebut bunyi asonansi, dan persamaan bunyi konsonan =n= pada baris ke 2 dan ke 3 sehingga termasuk rima akhir bersifat aliterasi. &uasana yang ditimbulkan masih menuansakan perasaan mesra dan syahdu, sehingga termasuk bunyi efoni +euphony,. $emudian pada bait ketiga, kutipannya yaitu: *bu adalah gua pertapaanku dan ibulah yang meletakkan aku disini saat bunga kembang menyerbak bau sayang *bu menunjuk ke langit, kemudian ke bumi aku mengangguk meskipun kurang mengerti Bait ketiga di atas terdiri B baris yang menampilkan kombinasi penataan bunyi!bunyi 'okal +asonansi, sebagai rima tengah dan rima akhir yang didominasi 'okal: =u= bentuk rima akhir bersifat aliterasi dengan konsonan =k= dan bunyi sengau yaitu =ng=. 0uansa yang ditimbulkan

termasuk bunyi efoni +euphony, yaitu gambaran perasaan kasih yang amat indah.. &elanjutnya bait keempat: bila kasihmu ibarat samudra sempit lautan teduh tempatku mandi, mencuci lumut pada diri tempatku berlayar, menebar pukat dan melempar sauh lokan!lokan, mutiara dan kembang laut semua bagiku kalau ikut ujian lalu ditanya tentang pahlawan namamu ibu, yang kan kusebut paling dahulu lantaran aku tahu engkau ibu dan aku anakmu Pada bait keempat terdiri dari : baris, setiap akhir baris tampak sebagai rima akhir yang bersifat asonansi dengan bunyi 'okal:=u=a=i=,.Dalu persamaan bunyi konsonan =n=, serta bunyi aspiran =h= kesemuanya sebagai rima tengah dan rima akhir yang menuansakan suasana efoni +euphony, yaitu perasaan kasih, bahagia, dan kenangan indah masa kecil. Adapun kutipan pada bait kelima yang terdiri dari 5 baris sebagaimana berikut ini. bila aku berlayar lalu datang angin sakal -uhan yang ibu tunjukkan telah kukenal Pada bait ini peranan penggunaan bunyi konsonan =n= sebagai rima tengah dan bunyi liGuida =l= sebagai rima akhir, terasa menuansakan orkestrasi paduan bunyi yang merdu, gambaran bunyi efoni +euphony, yang menyiratkan ungkapan kasih dan rasa syukur kepada -uhan. $emudian yang terakhir yaitu kutipan bait keenam ada 3 baris, adalah berikiut ini. *bulah itu, bidadari yang berselendang bianglala sesekali datang padaku menyuruhku menulis langit biru dengan sajakku. Pada bait terakhir +keenam, ini terasa paduan bunyi 'okal =u= amat mendominasi, termasuk bersifat asonansi yang menuansakan orkestrasi kemerduan bunyi efoni +euphony, sehingga menyiratkan suatu kepuasan, kebanggaan, sanjungan kebahagiaan. 5. )iksi, yaitu pilihan kata sebagai simbol, hal ini karena bukan makna yang sebenarnya. Pada sajak >*bu? terdapat diksi pada kata gua pertapaanku sebagai simbol makna kehidupan di dalam kandungan. $emudian kata pahlawan adalah sebagai simbol seseorang yang telah berjasa besar dan telah rela berkorban. $ata bidadari juga menyiratkan suatu simbol kecantikan lahiriah maupun keelokan akhlak=budi pekerti. )an kata bianglala adalah pelangi sebagai suatu simbol keindahan. 2. "ajas, adalah ungkapan gaya dan rasa bahasa yang menunjukkan kepiawaian penyair. Pada sajak >*bu? pengarang menggunakan majas perbandingan yang disebut metafor. "etafor berarti makna lain bukan makna sebenarnya, misalnya: bidadari yang berselendang bianglala, maka makna yang tersirat dari yang tersurat oleh metafor pengertian ini adalah berarti semacam kekaguman terhadap sosok cantik yang mengenakan pakaian serba indah berwarna! warni +pelangi,. Bidadari adalah gambaran makhluk wanita yang amat cantik dan suci, sedangkan bianglala adalah pelangi yaitu simbol keindahan yang ditampakkan berupa aneka warna, hal ini menyiratkan makna bahwa kecantikan akan kesucian jasa perjuangan ibu +bagi aku sajak, menampakan kesan penuh keindahan +budi pekerti, dalam segala warna gerak akti'itas kehidupan. Fua pertapaanku adalah metafor yang menyiratkan makna tempat aku lirik masih dalam pertapaan menanti giliran terlahir ke mayapada ini.

3. *maji +pencitraan, yakni pembayangan kembali +reproduksi mental suatu ingatan, terhadap pengalaman sensasional +perasaan, dan pengalaman persepsional +fikiran,. Pencitraan pada sajak >*bu? berupa imaji 'isual yaitu pembayangan kembali pengalaman sensasional!perseptual terhadap gambaran yang nampak, terdapat pada: sumur!sumur, daunan, reranting, mataair, airmata, ibu, mayang siwalan, bunga, langit, bumi, samudra, lautan, lumut, diri, pukat, sauh, lokan!lokan, mutiara, kembang laut, bidadari, bianglala. $emudian imaji gerakan yaitu pembayangan kembali pengalaman sensasional!perseptual yang berhubungan dengan gerakan, terdapat pada: merantau, mengalir, ronta, meletakkan, menunjuk, mengangguk, mandi, mencuci, berlayar, menebar, melempar, ditanya, kusebut, tunjukkan, berselendang, dan menulis. *maji hawa +panas=dingin, yakni membayangkan secara emosional!perseptual terhadap hawa +panas atau dingin, terdapat pada: musim kemarau. Dalu imaji pembauan yaitu pembayangan kembali pengalaman sensasional!perseptual yang berhubungan dengan bau=aroma, hal ini terdapat pada kata: bunga kembang, dan menyerbak. B. -ipografi, selain untuk menampilkan aspek artistik 'isual juga untuk memberikan nuansa makna dan suasana tertentu. )engan memperhatikan tampilan artistika penataan baris dan bait demi bait pada sajak *bu, secara tipografi tampak pada sisi kiri memiliki struktur bentuk yang rata, hal ini mengesankan suatu tampilan karakter stabil, lurus, teguh, mantab, dan meyakinkan. &edangkan pada sisi sebelah kanan menuansakan gambaran yang secara psikologis bisa dimaknai sebagai suatu keadaan yang tidak stabil, tidak konstan, kadang pendek dan kadang panjang. &emacam gambaran perjalanan hidup penuh beragam permasalahan yang kadang bisa dituntaskan dengan singkat, tetapi juga kadang!kadang problematika tersebut harus diatasi dalam kurun yang panjang. &truktur ini juga mencerminkan suasana kehidupan yang 'ariatif. *de )asar yang "elandasi -ema dan Amanat Penyair dalam &ajak *B. $arya ). Lawawi *mronAnalisis interpretasi berarti menguraikan melalui ragam penafsiran yang dalam hal ini setiap karya seni bersifat multiinterpretable yakni setiap karya seni mengundang berbagai tanggapan yang beraneka. $eberagaman penafsiran menunjukkan apresiasi +kajian telaah penilaian, yang ber'ariatif dan semarak, semakin luas khasanah sastra semakin sehat pula kehidupan budaya suatu bangsa. .ntuk mengetahui ide dasar yang melandasi tema dan amanat penyair dalam sajak *bu karya ). Lawawi *mron, berikut ini akan diuraikan interpretasi sajak *bu melalui pendekatan analisis struktural dan semiotik. Hal ini berlandaskan pada pendapat bahwa sajak sebagai satu kesatuan yang utuh dan bulat, maka untuk memudahkan pemahaman perlu diberikan parafrase yang dimaksudkan untuk memberi ancar!ancar makna sajak. Hasil pemarafrasean tentunya bukanlah makna mutlak, melainkan sebagai salah satu tafsiran mengingat bahwa sajak itu bersifat polynterpretable atau tafsir ganda. +Pradopo, 599B:15I!15H, &ajak ini merupakan monolog si aku kepada ibunya +ibu kandungnya dan juga *bu Pertiwi, tanah kelahirannya, "adura,. Parafrasenya sebagai berikut. Oahai ibuku, kalau aku +pergi, merantau lalu datang+lah, musim kemarau, +di mana kebanyakan, sumur!sumur +menjadi, kering, +de,daunan pun +ber,gugur+an, bersama reranting, hanya +satu, mataair +yaitu, airmatamu +wahai, ibi, yang tetap +senantiasa, lancar mengalir. Bila aku +pergi, merantau, +sehingga aku teringat, sedap +rasa, kopyor susumu dan ronta kenakalanku, di hati +teringat, +buah, mayang siwalan memutikkan sari!sari kerinduan+ku,, lantaran hutangku padamu +ibu, tak kuasa +tak sanggup, kubayar. +Oahai, ibu +engkaulah, gua pertapaanku +ketika masih dalam kandunganmu,, dan ibulah yang meletakkan +melahirkan, aku di sini, +di, saat bunga +sedang, +ber,kembang menyemerbak+kan, bau +rasa kasih, sayang+mu,+kepadaku,, ibu menunjuk ke +arah, langit, kemudian ke +arah,

bumi, aku +hanya, mengangguk meskipun +di dalam hatiku, kurang mengerti +apa maksud arah petunjuk ibu,. +)uhai ibu, bila +cinta, kasihmu ibarat +seluas, samudra, +rasanya masih, sempit lautan +itu, oleh +ke,teduh+an kasih sayangmu padaku,, tempatku mandi +kasih sayangmu!mencari nafkah hidup,, mencuci lumut +licin berbahaya membersihkan kepenatan hidup, pada diri+ku,, +bumi kelahiranku, tempatku berlayar +mengarungi kehidupan,, menebar pukat +jala penangkap ikan di lautan, dan melempar sauh +jangkar,, lokan!lokan, mutiara dan kembang laut semua +engkau berikan, bagiku, +sehingga saat aku sekolah, kalau ikut ujian lalu ditanya +oleh guru, tentang +nama, pahlawan +yang paling berjasa dalam hidupku, +pasti namamu ibi, yang aku sebut paling dahulu, lantaran aku +paling, tahu, +bahwa nama pahlawan yang berjasa itu, engkau ibu dan +lantaran, aku +adalah, anakmu. Bila aku +pergi merantau, berlayar +dengan perahu, lalu datang+lah, angin sakal+yang kencang,, -uhan yang ibu tunjukkan +kepadaku bagaimana "aha Pengasih dan "aha Penyayang, +ternyata, telah +a,ku kenal. +&iapa yang paling kukagumi, ibulah itu, bidadari +cantik jelita lahir batin, yang berselendang +mengenakan, bianglala +pelangi keindahan budi,, sesekali +pernah, datang +ke,padaku +perasaan itu,, menyuruhku +berbuat sesuatu seperti, menulis +jasa ibu yang bagaikan luasnya, langit +kasih yang tak berbatas tepi karena luas, biru +warna keindahan hidup,, dengan sajakku. Berdasarkan pendekatan analisis struktural dan semiotik sajak *bu di atas, dapatlah dideskripsikan ide dasar yang melandasi tema dan amanat penyair yaitu : 1. *de dasar sebagai landasan tema sajak adalah kekaguman, rasa syukur, ungkapan haru atas jasa seorang ibu yang tak ternilai dan tak mungkin ada yang bisa menandinginya kecuali kasih sayang -uhan. )alam konteks makna P*bu Pertiwi@ tanah "adura, tanah tumpah darah si aku +penyair,, tanah kelahiran dengan segala kondisi dan kekayaan alamnya yang telah banyak memberi kehidupan baik dari alam laut dan buminya, laut dan bumi "adura. )engan kata lain, tema sajak *bu karya ). Lawawi *mron adalah ungkapan rasa syukur terhadap Pibu@. 1. Amanat penyair yang disampaikan dalam sajak *bu adalah ajakan menyukuri nikmat karunia -uhan lewat sosok dan peranan seorang ibu, yang kasih sayangnya diibaratkan sepanjang jalan bila dibanding bakti anak yang hanya sepanjang galah. 1. &ajak *bu dalam $umpulan &ajak "adura, Akulah )arahmu< karya ). Lawawi *mron termasuk jenis sajak=puisi lirik. Puisi Dirik, adalah puisi yang berisi luapan batin indi'idual penyairnya dengan segala endapan pengalaman, sikap, serta suasana batin yang melingkupinya.

1. Analisis unsur intrinsik puisi yang berjudul )oa &ehelai )aun $ering $arya "h Ainun 0adjib

a, -ema Puisi >Donceng -inju? karya -aufiG *smail di atas mengungkapkan tema tentang kesendirian. Hal ini dapat kita rasakan dari beberapa bukti. )ertama, diksi yang digunakan bermakna kesendirian. Pada alinea satu menggambarkan sebuah gambaran situasi di arena tinju yang ramai, namun tokoh aku tetap merasa sendirian. $ata!kata lain yang mendukung tema adalah: Aku tersudut% bisu% *endiri. Kedua, dari segi isi puisi tersebut menggambarkan sebuah renungan dirinya yang menyadari bahwa ia merasa sendiri dan trauma dengan pertinjuan.

b, 0ada dan &uasana 0ada berarti sikap penyair terhadap pokok persoalan +feeling, atau sikap penyair terhadap pembaca. &edangkan suasana berarti keadaan perasaan pembaca sebagai akibat pembacaan puisi. 0ada yang berhubungan dengan tema kesendirian menggambarkan betapa penyair ingin menyampaikan kesendirian tokoh aku di tahun sang penyair menciptakan puisi tersebut. Berhubungan dengan pembaca, maka puisi >Donceng? tersebut bernada sebuah ajakan agar pembaca menyadari larangan untuk mengadu hewan, apalagi mengadu manusia. c, Perasaan Perasaan berhubungan dengan suasana hati penyair terhadap tokoh aku yang dalam analisis ini penulis menghubungkan tokoh Aku sebagai Clyas Pical, seorang petinju dunia pertama dari *ndonesia pada tahun 1:H9!an. )alam puisi ?)oa? gambaran perasaan penyair terhadap tokoh Aku adalah perasaan terpojok, dan sendiri. Perasaan tersebut tergambar dari diksi yang digunakan antara lain: Aku kelu% Dan merasa di p!'!k% *endirian% Aku tersudut% bisu( d, Amanat &esuai dengan tema yang diangkatnya, puisi ?)oa? ini berisi amanat kepada pembaca agar menghayati hidup untuk tidak saling beradu atau pun mengadu hewan, apalagi mengadu sesama manusia, karena -uhan mengharamkan manusia untuk mengadu hewan ataupun sesama manusia.

Analisis mengenai puisi berjudul >Panggilan? karya Lawawi *mron 1. )iksi 5. Background Cerita 2. Amanat 1. )iksi Penulis banyak menggunakan kata! kata kiasan sehingga makna dan maksud dari puisi tersebut memang sulit dimengerti. 5. Background Cerita &ebuah keluarga miskin di sebuah desa, dimana seorang ayah dan ibu sedang meratapi nasib keluarganya yang miskin dengan penderitaan seorang anak yang sedang sakit karena kelaparan. 2. Amanat Pesan dan amanat yang tersirat dalam puisi tersebut adalah : &udah menjadi kewajiban seorang ayah bekerja untuk menafkahi keluarga. Hidup itu tidak mudah, kita harus lebih banyak bersyukur dengan apa yang kita miliki sekarang dibandingkan dengan mereka di luar sana yang menderita tidak dapat menafkahi keluarganya.

a.*majinasi+*majination,*majinasi merupakan unsure yang menjadikan karya sastra itu sebagai karyafiksi. b.Penciptaan+creation,Penciptaan selalu diakaitkan dengan proses kreatif .nsur Pembangun Puisia.)iksi+Pemilihan kata,)iksi adalah pemilihan kata dalam puisi. $ata memiliki peranan pentingdalam pembuatan puisi tanpa kata. $ata!kata yang digunakan dalam puisimerupakan hasil pemilihan yang sangat cermat. $ata!kata tersebutmerupakan hasil pertimbangan, baik makna, susunan bunyinya maupunhubungan kata itu dengan katakata lain dalam baris dan baitnya. $edudukankata!kata dalam puisi sangat penting. $ata!kata ini harus bersifat konotatif sehingga maknanya dapat lebih dari satu. $atakata yang dipilih, hendaknya, bersifat puitis, yang mempunyai efek keindahan. Bunyinya pun harus indahdan memiliki keharmonisan dengan kata!kata lainnya. b. PengimajianPengimajian dapat didefinisikan sebagai kata atau susunan kata yang dapatmenimbulkan khayalan atau imajinasi. )engan daya imajinasi tersebut, pembaca seolah!olah merasakan, mendengar, atau melihat sesuatu yangdiungkapkan penyair. Perhatikan cuplikan puisi berikut.$ehilangan "estika&epoi berhembus angin menyejuk diri$elana termenung merenung air lincah bermain ditimpa sinar Hanya sebuah bintangkelap kemilautercampak di langit tidak bertemanHatiku! hatiku belum juga sejuk dibuai bayugirang beriak mencontoh air Atau laksana bintang biarpun sunyitetap bersinar berbinar!binar hampir sama dengan karya sastra.5..nsur Pembangun Puisia.)iksi+Pemilihan kata,)iksi adalah pemilihan kata dalam puisi. $ata memiliki peranan pentingdalam pembuatan puisi tanpa kata. $ata!kata yang digunakan dalam puisimerupakan hasil pemilihan yang sangat cermat. $ata!kata tersebutmerupakan hasil pertimbangan, baik makna, susunan bunyinya maupunhubungan kata itu dengan katakata lain dalam baris dan baitnya. $edudukankata!kata dalam puisi sangat penting. $ata!kata ini harus bersifat konotatif sehingga maknanya dapat lebih dari satu. $atakata yang dipilih, hendaknya, bersifat puitis, yang mempunyai efek keindahan. Bunyinya pun harus indahdan memiliki keharmonisan dengan kata!kata lainnya. b. PengimajianPengimajian dapat didefinisikan sebagai kata atau susunan kata yang dapatmenimbulkan khayalan atau imajinasi. )engan daya imajinasi tersebut, pembaca seolah!olah merasakan, mendengar, atau melihat sesuatu yangdiungkapkan penyair. Perhatikan cuplikan puisi berikut.$ehilangan "estika&epoi berhembus angin menyejuk diri$elana termenung merenung air lincah bermain ditimpa sinar Hanya sebuah bintangkelap kemilautercampak di langit tidak bertemanHatiku! hatiku belum juga sejuk dibuai bayugirang beriak mencontoh air Atau laksana bintang biarpun sunyitetap bersinar berbinar!binar petunjuk nelayan di samudera lautan+ Aoh $artahadimadja ,&eputar &astra$egiatan membaca danmengapresiasi karya sastradapat memberikan manfaatsebagai berikut. +1, "emberikaninformasi yang berhubungandengan pemerolehan nilai! nilaikehidupan. +5, "emperkaya pandangan atau wawasankehidupan sebagai salah satuunsur

yang berhubungandengan pemberian arti maupun peningkatan nilai kehidupanmanusia itu sendiri.&umber: Pengantar Apresiasi $arya &astra )alam pelajaran ini, Anda akan belajar menjelaskan makna idiomatik danmengungkapkan unsur intrinsik dalam puisi. -ujuan pelajaran ini adalahagar Anda dapat menemukan diksi, majas, tema, amanat, nada, dan suasanadalam puisi tersebut. $emudian, Anda dapat menyimpulkan pesan yangtersirat dalam puisi tersebut. Peristiwa 5: Penyair dalam puisi inimenggambarkan gerak alam seperti embusan angin, permainan air, bintang bersinar. )engan penggambaran yang cukup jelas itu, pembaca seakan!akanikut menyaksikan girang dan kemilaunya suasana alam, serta merasakankeadaan hati kelana yang tengah bersedih. petunjuk nelayan di samudera lautan+ Aoh $artahadimadja ,&eputar &astra$egiatan membaca danmengapresiasi karya sastradapat memberikan manfaatsebagai berikut. +1, "emberikaninformasi yang berhubungandengan pemerolehan nilai! nilaikehidupan. +5, "emperkaya pandangan atau wawasankehidupan sebagai salah satuunsur yang berhubungandengan pemberian arti maupun peningkatan nilai kehidupanmanusia itu sendiri.&umber: Pengantar Apresiasi $arya &astra )alam pelajaran ini, Anda akan belajar menjelaskan makna idiomatik danmengungkapkan unsur intrinsik dalam puisi. -ujuan pelajaran ini adalahagar Anda dapat menemukan diksi, majas, tema, amanat, nada, dan suasanadalam puisi tersebut. $emudian, Anda dapat menyimpulkan pesan yangtersirat dalam puisi tersebut. Peristiwa 5: Penyair dalam puisi inimenggambarkan gerak alam seperti embusan angin, permainan air, bintang bersinar. )engan penggambaran yang cukup jelas itu, pembaca seakan!akanikut menyaksikan girang dan kemilaunya suasana alam, serta merasakankeadaan hati kelana yang tengah bersedih. c. $ata $onkret.ntuk membangkitkan imajinasi pembaca, kata!kata harus dikonkretkanatau diperjelas. ika penyair mahir mengonkretkan katakata, pembacaseolah!olah melihat, mendengar, atau merasakan apa yang dilukiskan penyair dan dapat membayangkan secara jelas peristiwa atau keadaan yangdilukiskan penyair. Perhatikan contoh cuplikan puisi yang berjudul >FadisPeminta!minta? di bawah ini.Fadis Peminta!minta&etiap kita bertemu, gadis kecil berkaleng kecil&enyummu terlalu kekal untuk kenal duka-engadah padaku, pada bulan merah jambu-api kataku jadi hilang, tanpa jiwa*ngin aku ikut, gadis kecil berkaleng kecilPulang ke bawah jembatan yang melulur solok Hidup dari, kehidupan angan!angan yang gemerlapanFembira ria kemanjaan riang)uniamu yang lebih tinggi dari menara katedral"elintas!*intas di atas air kotor, tapi yang begitu kau hafal iwa begitu murni, terlalu murni.ntuk bisa membagi dukaku+-oto &udarto Bachtiar,.ntuk melukiskan bahwa gadis dalam puisi ini benar!benar seorang pengemis gembel, penyair menggunakan kalimat gadis kecil berkaleng kecil . Penggambaran ini lebih konkret daripada hanya menggunakan kalimat gadis peminta!minta atau gadis miskin . .ntuk melukiskan tempat tidur pengap di bawah jembatan yang hanya dapat digunakan untuk menelentangkan tubuh, penyair menulis

pulang ke bawah jembatan yang melulur sosok . .ntuk mengkonkretkan dunia pengemis yang penuh c. $ata $onkret.ntuk membangkitkan imajinasi pembaca, kata!kata harus dikonkretkanatau diperjelas. ika penyair mahir mengonkretkan katakata, pembacaseolah!olah melihat, mendengar, atau merasakan apa yang dilukiskan penyair dan dapat membayangkan secara jelas peristiwa atau keadaan yangdilukiskan penyair. Perhatikan contoh cuplikan puisi yang berjudul >FadisPeminta!minta? di bawah ini.Fadis Peminta!minta&etiap kita bertemu, gadis kecil berkaleng kecil&enyummu terlalu kekal untuk kenal duka-engadah padaku, pada bulan merah jambu-api kataku jadi hilang, tanpa jiwa*ngin aku ikut, gadis kecil berkaleng kecilPulang ke bawah jembatan yang melulur solok Hidup dari, kehidupan angan!angan yang gemerlapanFembira ria kemanjaan riang)uniamu yang lebih tinggi dari menara katedral"elintas!*intas di atas air kotor, tapi yang begitu kau hafal iwa begitu murni, terlalu murni.ntuk bisa membagi dukaku+-oto &udarto Bachtiar,.ntuk melukiskan bahwa gadis dalam puisi ini benar!benar seorang pengemis gembel, penyair menggunakan kalimat gadis kecil berkaleng kecil . Penggambaran ini lebih konkret daripada hanya menggunakan kalimat gadis peminta!minta atau gadis miskin . .ntuk melukiskan tempat tidur pengap di bawah jembatan yang hanya dapat digunakan untuk menelentangkan tubuh, penyair menulis pulang ke bawah jembatan yang melulur sosok . .ntuk mengkonkretkan dunia pengemis yang penuh kemayaan, penyair menulis hidup dari kehidupan angan!angan yang gemerlapan, gembira ria kemanjaan serta riang. .ntuk mengonkretkangambaran tentang martabat gadis itu yang sama tingginya dengan martabatmanusia lainnya, penyair menulis duniamu yang lebih tinggi dari menarakatedral .d. Bahasa Niguratif +"ajas,"ajas + figurati'e language , adalah bahasa yang digunakan penyair untuk mengatakan sesuatu dengan cara membandingkannya dengan benda ataukata lain. "ajas mengiaskan atau mempersamakan sesuatu dengan hal yanglain. "aksudnya, agar gambaran benda yang dibandingkan itu lebih jelas."isalnya, untuk menggambarkan keadaan ombak, penyair menggunakanmajas personifikasi berikut. (isik risau ombak memecahdi pantai landaibuih berderai )alam cuplikan puisi tersebut, ombak digambarkan seolah!olah manusiayang dapat risik dan memiliki rasa risau. "ajas seperti ini menjadikan puisilebih indah. Perhatikan, misalnya, untaian kata!kata di pantai landai = buihberderai . $ata!kata itu tampak indah +puitis, dengan digunakannya persamaan bunyi =a= dan =i=.&umber: P)& H.B assin

$edalaman rasa ketuhanan tampak dalam pemilihan kata, ungkapan,lambang, dan kiasan!kiasan yang digunakan penyair. .nsur!unsur tersebutmenunjukkan betapa erat hubungan antara penyair dan -uhan. Puisi itu jugamenunjukkan keinginan penyair agar -uhan mengisi seluruh kalbunya.-entang besarnya cinta, kerinduan, dan kepasrahan penyair akan -uhannya,dapat kita rasakan secara nyata dalam sajak ini. &ebuah surel masuk ke inboks saya dan bertanya tentang adanya &istem *nformasi &ekolah berbasis OordPress. 7a, menurut sang penanya, apakah sudah tersedia solusi seperti itu atau belum; Apakah solusi tersebut berupa plugin, plugin Q themes, atau +ull m!di+icati!n OordPress; &etahu saya, masih belum ada solusi spesifik sistem informasi sekolah berbasis OordPress yang sudah di publish. $alaupun ada, kemungkinan sistem informasi yang dipakai tersebut setidaknya menurut saya akan berbasis pada dua hal, 1, plugin dan 5, theme. Plugin sebagai area administrasinya, dan theme halaman khusus sebagai penampil report atau data!data lain yang dibutuhkan untuk disampaikan ke publik. Plugin yang saya maksud tersebut setidaknya terdiri atas beberapa fitur penting seperti, penyatuan tampilan ke area dasbor OordPress, fitur pengelolaan data!data induk siswa=sekolah, fitur pengelolaan jadwal, pengelolaan buku referensi, sampai pada fitur sh!rtc!de yang lengkap sehingga memudahkan administrator n!n-pr!grammer untuk bisa menampilkan data!data maupun report yang dibutuhkan ke publik lewat sebuah halaman +page,. Ch, ng!m!ng-ng!m!ng soal kemampuan OordPress menjadi Nramework &istem *nformasi saya rasa sudah tidak perlu diragukan lagi. Pengalaman saya membuat &istem *nformasi "anajemen Audit "utu bagi Badan Penjamin "utu +BP", .ni'ersitas 0egeri &emarang membuat saya sudah cukup yakin. Pada proses pembuatan sistem tersebut, langkah!langkah yang saya lakukan secara garis besar adalah sebagai berikut: menginstall paket OordPress terbaru pada domain web yang disediakan, menginstall seluruh plugin yang dibutuhkan untuk website publik, membuat plugin sistem informasi manajemen audit mutu yang mencakup beberapa kemampuan yang dibutuhkan Hal penting dari pembuatan plugin sistem informasi tersebut adalah pembuatan .ser Capability yang baru, sesuai kebutuhan. &eperti kita tahu OordPress mempunya beberapa le'el .ser +dari 9 R 19, dengan atribut Administrator sampai dengan &ubscriber. $ita harus membuat capability baru khusus untuk sistem informasi kita, sehingga seorang user dengan le'el %perator Program &tudi misalnya, hanya akan melihat menu!menu khusus operator=manajemen program studinya saja. &elain itu, saya juga membuang semua dashboard widget bawaan OordPress dan menggantinya dengan dashboar widget yang saya sediakan yang berisi informasi!informasi yang dibutuhkan tentang tugas atau target spesifik yang harus dipenuhi oleh sang user=operator. )ari pengalaman tersebut saya sudah bisa mengambil kenikmatan melakukan pengembangan sebuah sistem informasi dengan framework OordPress, sudah meninggalkan platform lain seperti Code*gniter, atau framework bikinan sendiri. $e depannya, saya hanya tinggal membuat Plugin dan -hemes saja jika mendapat tugas mengembangkan &istem *nformasi lagi. &sst, sebenarnya saya juga sedang mengembangkan Plugin seperti yang ditanyakan oleh rekan tersebut, berbasis OordPress dan rencananya akan saya rilis akhir tahun ini sebagai plugin open

source dengan dua skema, ,ree dan skema -ne-.ear *upp!rt /)r!0 yang +jangan khawatir, akan didistribusikan tidak mahal!mahal.