Anda di halaman 1dari 25

Satuan Acara Penyuluhan KONTRASEPSI

SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP)

KONTRASEPSI

DISUSUN OLEH

Ratna Pur!ant"
#$%$%$#$%$&' PRO(RA) STUDI IL)U KEPERA*ATAN SEKOLAH TIN((I IL)U KESEHATAN AISYIYAH #$%# SATUAN ACARA PENYULUHAN KONTRASEPSI I + I,ent"-".a/" 0a/alah
Kontrasepsi berasal dari kata Kontra yang berarti mencegah atau melawan,sedangkan konsepsi adalah pertemuan antara sel telur yang matang dan sel spermayang mengakibatkan kehamilan, Maksud dari kontrasepsi adalah menghindari/mencegah terjadinya kehamilan sebagai akibat pertemuan antara sel telur matang dengan sel sperma tersebut.Kontrasepsi adalah suatu cara untuk mencegah terjadinya kehamilan yang bertujuan untuk menjarangkan kehamilan, merencanakan jumlah anak dan meningkatkan kesejahteraan keluarga agar keluarga dapat memberikan perhatian dan pendidikan yang maksimal pada anak. 3 Cara kerja Kontrasepsi.Umumnya kontrasepsi mempunyai fungsi sebagai berikut . Mengusahakan agar tidak terjadi e!olusi. ". Melumpuhkan sperma. 3. Menghalangi pertemuan sel telur dengan sperma.

II+ Pen1antar

#idang studi $ Keperawatan Maternitas %opik &ub topik &asaran -am /aktu %empat $ alat kontrasepsi $ keperawatan maternitas 'kontrasepsi( $ Keluarga )asien $ ,..3, $ ", menit $ rumah keluarga

*ari /tanggal $ senin + januari ", 3

000. %ujuan 0ntuksional Umum 1%0U2


&etelah mengikuti kegiatan selama 3, menit, keluarga pasien dapat menggenali dan mendefinisikan alat kontrasepsi

04. %ujuan 0ntruksional Kusus 1%0K2


&etelah mengukuti kegiatan selama 3, menit diharapkan keluarga pasien dapat menjelaskan tentang .)engertian 5lat kontrasepsi ". -enis6jenis 5lat kontrasepsi 3.%ujuan penggunaan dari 5lat kontrasepsi 3. Cara penggunaan alat kontrasespsi

4. Materi
%erlampir

40. Metode $
. Ceramah ". %anya jawab

400. Media
. Materi &5) ". 7eaflet

4000. kegiatan pembelajaran


8o . /aktu 9 menit Kegiatan role play model )embukaan . Memberikan salam Kegiatan peserta . Menjawab salam

". Menjelaskan tujuan pembelajaran

". mendengarkan dan memperhatikan

Menyebutkan materi atau pokok bahasan yang di ". ", menit sampaikan )elaksanaan materi )elaksanaan materi penyuluhan secara berurutan 3 dan terartur Materi . )engertian alat kontrasepsi ". -enis6jenis alat kontrasepsi 3.%ujuan penggunaan alat kontrasepsi 3. Cara penggunaan alat kontrasepsi 3. , menit :!aluasi $ . Menyimpulkan isi penyuluhan ". Menyampaikan secara singkat materi penyuluhan 3. Memberi kesempatan kepada audience untuk bertanya 3. Memberikan kesempatan kepada udience untuk menjawab pertanyaan yang dilontarkan #ertanya dan menjawab pertanyaan Menyimak dan memperhatikan

3.

3 menit

)enutup . Menyimpulkan materi yang telah disampaikan ". Menyampaikan terima kasih tas waktu yang telah diberikan oleh peserta 3. Mengucapkan salam

Menjawab salam

I2+ Pen1e/ahan
;ogyakarta, <ktober ", " &asaran Keluarga pasien Mengetahui )embimbing materi penyuluhan =atna )urwanti

)embimbing

............

2+ E3alua/"
Metode e!aluasi -enis pertanyaan -umlah soal $ >iskusi tanya jawab $ 7isan $ 3 soal

2I+

LA)PIRAN )ATERI
ALAT KONTRASEPSI

%+ Pen1ert"an alat .4ntra/e5/"

Kontrasepsi adalah upaya untuk mencegah kehamilan yang bersifat sementara ataupun menetap.Kontasepsi ditujukan untuk wanita dengan tujuan agar tidak mempunyai anak lebih dari " sesuai dengan program K# yang dicanangkan oleh pemerintah. Keluarga berencana adalah salah satu usaha untuk mencapai kesejahteraan dengan jalan memberikan nasehat perkawinan, pengobatan kemandulan dan penjarangan kehamilan, atau salah satu usaha untuk membantu keluarga termasuk indi!idu merencanakan kehidupan berkeluarga dengan baik sehingga dapat mencapai keluarga berkualitas.

#+ 6en"/7 8en"/ alat .4ntra/e5/" a. kondom

terbuat dari karet tipis elastis, serta berbentuk kantong. ?ungsinya menampungsperma agar tidak masuk ke dalam !agina. %api tidak semua orang cocok dengan kondom, misalnya karena alergi karet. #anyak juga yang pakai kondom tapi tetap hamil karena kondom yang digunakan bocor, maklum bahannya sangat tipis.?ungsi kondom sebenarnya untuk menampung sperma sehingga tidak masuk kedalam !agina. )erlindungan tersebut efektif @, persen. %erlebih jika dipakai bersama dengan spermisida 1pembunuh sperma2. Kondom harganya murah,mudah didapat, tidak perlu resep dokter, tidak perlu pengawasan dan juga bisa mencegah penularan penyakit kelamin. %api tidak selalu cocok terutama jika pemakai alergi terhadap bahan karet. >an mungkin saja terjadi kebocoran, karena bahannya yang sangat tipis. Cara kerja penggunaan kondom Kondom menghalangi terjadinya pertemuan sperma dan sel telur dengan cara mengemas sperma diujung selubung karet yang dipasang pada penis sehingga sperma tersebut tidak tercurah ke dalam saluran reproduksi wanita serta mencegah resiko penularan )M&. b. Kontrasepsi pil oral kombinasi Kontrasepsi oral 1pil K#2 )il K# mengandung hormon, baik dalam bentuk kombinasi progestin dengan estrogen atau progestin saja. )il K# mencegah kehamilan dengan cara menghentikan ovulasi 1pelepasan sel telur oleh ovarium2 dan menjaga kekentalan lendir servikal sehingga tidak dapat dilalui oleh sperma. %ablet yang hanya mengandung progestin sering menyebabkan perdarahan tidak teratur. %ablet ini hanya diberikan jika pemberian estrogen bisa membahayakan, misalnya pada wanita yang sedang menyusui. )il kombinasi ada yang memiliki estrogen dosis rendah dan ada yang mengandung estrogen dosis tinggi. :strogen dosis tinggi biasanya diberikan kepada wanita yang mengkonsumsi obat tertentu 1terutama obat epilepsi2. .&ebelum mulai menggunakan pil K#, dilakukan pemeriksaan fisik untuk meyakinkan bahwa tidak ada masalah kesehatan yang bisa menimbulkan resiko. -ika wanita tersebut atau keluarga dekatnya ada yang menderita diabetes atau penyakit jantung, biasanya dilakukan pemeriksaan darah untuk mengukur kadar kolesterol dan gula darah. -ika kadar kolesterol atau gula darahnya tinggi, maka diberikan pil K# dosis rendah.

3 bulan setelah pemakaian pil K#, dilakukan pemeriksaan ulang untuk mengetahui adanya perubahan tekanan darah. &elanjutnya pemeriksaan dilakukan tidak digunakan oleh$ a. /anita yang merokok dan berusia diatas 3A tahun b. /anita penderita penyakit hati aktif atau tumor c. /anita yang memiliki kadar trigliserida tinggi d. /anita penderita tekanan darah tinggi yang tidak diobati e. /anita penderita diabetes yang disertai penyumbatan arteri f. /anita yang memiliki bekuan darah g. /anita yang tungkainya sedang digips h. /anita penderita penyakit jantung 0. /anita yang pernah menderita stroke j. /anita yang pernah menderita penyakit kuning pada saat kehamilan k. /anita penderita kanker payudara atau kanker rahim. )engawasan harus dilakukan jika pil K# digunakan oleh$ a. /anita yang mengalami depresi b. /anita yang sering mengalami sakit kepala migren c. /anita yang merokok tetapi berusia dibawah 3A tahun d. /anita yang pernah menderita hepatitis atau penyakit hari lainnya tetapi telah sembuh total. )emakaian pil K# setelah kehamilan =esiko terbentuknya bekuan darah di tungkai meningkat setelah kehamilan dan akan semakin meningkat jika wanita tersebut memakai pil K#.-ika menstruasi terakhir terjadi dalam waktu kurang dari " minggu setelah persalinan, maka pil K# bisa langsung digunakan. -ika menstruasi terakhir terjadi dalam waktu "6". minggu, maka harus menunggu minggu sebelum pil K# mulai digunakan, sedangkan jika menstruasi terakhir terjadi dalam waktu lebih dari ". minggu, harus menunggu " minggu sebelum pil K# mulai digunakan./anita yang menyusui biasanya tidak mengalami o!ulasi sampai ,6 " minggu setelah persalinan, tetapi mereka bisa mengalami o!ulasi dan hamil sebelum terjadinya menstruasi pertama. Karena itu, ibu yang menyusui sebaiknya menggunakan pil K# jika tidak ingin hamil. )il kombinasi yang diminum oleh ibu menyusui bisa mengurangi jumlah air susu dan kandungan Bat lemak serta protein dalam air susu. *ormon dari pil terdapat dalam air susu sehingga bisa sampai ke bayi. Karena itu untuk ibu menyusui sebaiknya diberikan tablet yang kali/tahun.)il K# sebaiknya

hanya mengandung progestin, yang tidak mempengaruhi pembentukan air susu. )il K# yang diminum segera setelah terjadinya pembuahan atau pada awal kehamilan 1sebelum wanita tersebut mengetahui bahwa dia hamil2 tidak akan membahayakan janin. :fek samping pil K# a. &potting &ering terjadi pada tahun pertama pemakaian pil K#, jika tubuh telah menyesuaikan diri dengan hormon biasanya perdarahan abnormal akan berhenti. b. #eberapa bulan setelah berhenti menggunakan pil K#, mungkin tidak akan terjadi menstruasi, tetapi obat ini tidak menyebabkan berkurangnya kesuburan secara permanen. c. :fek samping yang berhubungan dengan estrogen adalah mual, nyeri tekan pada payudara, perut kembung, penahanan cairan, peningkatan tekanan darah dan depresi. d. :fek samping yang berhubungan dengan progestin adalah penambahan berat badan, jerawat dan kecemasan. )enambahan berat badan sebanyak ,A6",A kg biasanya terjadi akibat penahanan cairan dan mungkin karena meningkatnya nafsu makan. e. #ekuan darah diperkirakan 363 kali lebih sering terjadi pada pemakaian pil K# dosis tinggi. -ika secara tiba6tiba timbul nyeri dada atau nyeri tungkai, pemakaian pil K# harus segera dihentikan dan segera memeriksakan diri karena gejala tersebut mungkin menunjukkan adanya bekuan darah di dalam !ena tungkai dan kemungkinan sedang menuju ke paru6paru. )il K# dan pembedahan menyebabkan meningkatnya resiko pembentukan bekuan darah, sehingga bulan sebelum menjalani pembedahan pemakaian pil harus dihentikan dan baru mulai bulah setelah pembedahan. dipakai lagi

f. Mual dan sakit kepala. g. 6"C wanita pemakai pil K# mengalami depresi dan kesulitan tidur. h. Melasma 1bercak6bercak berwarna gelap di wajah2. -ika terkena sinar matahari, bercak semakin gelap. Melasma akan menghilang secara perlahan setelah pemakaian pil K# dihentikan. 0. =esiko terjadinya kanker leher rahim tampaknya meningkat, terutama jika pil K# telah dipakai selama lebih dari A tahun. Karena itu wanita pemakai pil K# harus rutin menjalani pemeriksaan Pap smear 1minimal kali/tahun2.

>i lain fihak, wanita pemakai pil K# memiliki resiko kanker o!arium ataupun kanker rahim yang lebih rendah. 0nteraksi pil K# dengan obat lain )il K# tidak berpengaruh terhadap obat lain, tetapi obat lain 1terutama obat tidur dan antibiotik2 bisa menyebabkan berkurangnya efekti!itas dari pil K#. /anita pemakai pil K# bisa hamil jika secara terus menerus mengkonsumsi antibiotik 1misalnya rifampin, penisilin, ampisilin, tetrasiklin atau golongan sulfa2. Ketika mengkonsumsi antibiotik tersebut, selain pil K# sebaiknya ditambah dengan menggunaka kontrasepsi penghalang 1misalnya kondom atau diafragma2.<bat anti6kejang 1fenitoin dan phenobarbital2 bisa menyebabkan meningkatkan perdarahan abnormal pada wanita pemakai pil K#.Untuk mengatasi hal ini, kepada wanita penderita epilepsi yang mengkonsumsi anti6kejang perlu diberikan pil K# dosis tinggi. c+K4ntra/e5/" /unt".an 1sejenis progestin2 disuntikkan kali/3 bulan ke dalam otot bokong atau lengan atas.

&untikan ini sangat efektif tetapi bisa mengganggu siklus menstruasi. &epertiga pemakai K# suntik tidak mengalami menstruasi pada 3 bulan setelah suntikan pertama dan sepertiga lainnya mengalami perdarahan tidak teratur dan spotting 1bercak perdarahan2 selama lebih dari hari setiap bulannya. &emakin lama suntikan K# dipakai, maka lebih banyak wanita yang tidak mengalami menstruasi tetapi lebih sedikit wanita yang mengalami perdarahan tidak teratur. &etelah " tahun memakai suntikan K#, sekitar +,C wanita sama sekali tidak mengalami perdarahan.-ika pemakaian suntikan K# dihentikan, siklus menstruasi yang teratur akan kembali terjadi dalam waktu 9 bulan6 tahun.:feknya berlangsung lama, sehingga kesuburan mungkin baru kembali tahun setelah suntikan dihentikan, tetapi Medroksiprogesteron tidak menyebabkan kemandulan permanen.&untikan K# bisa menyebabkan penambahan berat badan yang sifatnya ringan. &etelah pemakaian dihentikan, bisa terjadi osteoporosis yang bersifat sementara.Medroksiprogesteron tidak menyebabkan meningkatnya resiko terhadap berbagai kanker 1termasuk kanker payudara2, tetapi mengurangi resiko terjadinya kanker rahim. Keuntungan memakai K# suntik$
o

Cocok untuk mencegah kehamilan atau menjarangkan kehamilan dalam jangka panjang dan

kesuburan dapat pulih kembali

o o o o o o

%idak terpengaruh 'faktor lupa( dari pemakai 1tidak seperti memakai )07 K#2 %idak mengganggu hubungan suami istri >apat dipakai segala umur pada masa reproduktif %idak mengganggu laktasi 1menyusui2, baik dari segi kuantitas maupun kualitas >apat dipakai segera setelah masa nifas Meningkatkan kenyamanan hubungan suami6istri karena rasa aman terhadap risiko kehamilan

o o o o o o o

>apat dipakai segera setelah keguguran Membantu mencegah terjadinya kehamilan di luar kandungan Membantu mencegah kanker endometrium 1rahim2 Membantu mencegah kejadian mioma uteri 1tumor jinak rahim2 Mungkin dapat mencegah kanker indung telur 1o!arium2 Mengurangi kejadian anemi kekurangan Bat besi Khusus untuk penderita epilepsi mengurangi kejadian kejang.

Kekurangan K# suntikan$ Kekurangan K# &untikan$ :fek sampingya terhadap siklus haid 1menstruasi2 sering 'tidak menyenangkan( , namun tidak berbahaya dan bukan tanda kelainan/penyakit D perubahan pola haid biasanya pada tahun pertama pemakaian yakni $ )erdarahan bercak , terjadi pada tahun pertama pemakaian -arang terjadi perdarahan yang banyak %idak dapat haid 1sering setelah pemakaian berulang2 &ering menaikkan #erat #adan >apat menyebabkan 1tidak pada semua akseptor2 sakit kepala, nyeri payudara, 'moodiness(, jerawat, kurangnya libido seksual, rambut rontok.

)erlu suntikan ulangan teratur )erlu follow up 1kontrol/kunjungan berkala2 untuk e!aluasi &ecara UMUM, kebanyakan wanita boleh memakai K# suntik, meskipun$ . perokok berat ". menyusui 3. gemuk atau kurus 3. remaja A. baru keguguran 9. #erpenyakit %iroid +. :pilepsi .. %#C 1bukan %#C kandungan2 @. 4arises ringan ,. *ipertensi ringan . &iklus haid tidak teratur ". 5nemi kekurangan Bat besi 9+ Tu8uan 5en1unaan alat .4ntra/e5/" Kontrsepsi dapat dilakukan tanpa menggunakan alat, secara mekanis, menggunakan obat/alat, atau dengan cara operasi. )emilihan jenis kontrasepsi didasarkan pada tujuan penggunaan kontrsepsi, yaitu$ Menunda kehamilan. )asangan dengan istri berusia dibawah ", tahun dianjurkan menunda kehamilannya. Ciri6ciri kontrasepsi yang diperlukan $ a. =e!ersibilitas yang tinggi karena akseptor belum mempunyai anak. b. :fekti!itas yang relati!e tinggi, penting karena dapat menyebabkan kehamilan resiko tinggi. c. Kontrasepsi yang sesuai pil, alat kontrasepsi dalam rahim 15K>=2 mini, cara sederhana. 5lasan $

6 Usia di bawah ", tahun adalah usia dimana sebaiknya tidak mempunyai anak terlebih dahulu. 6 )rioritas penggunaan kontrasepsi pil oral karena peserta masih muda. 6 )enggunaan kondom kurang menguntungkan karena pasangan muda masih sering berhubungan 1frekuensi tinggi2 sehingga akan mempunyai angka kegagalan yang tinggi 6 )enggunaan 5K>= mini bagi yang belum mempunyai anak dapat dianjurkan, terutama pada akseptor dengan kontraindikasi terhadap pil oral. . Menjarangkan kehamilan 1mengatur kesuburan2. Masa saat istri berusia ",63, tahun adalah yang paling baik untuk melahirkan " anak dengan jarak kelahiran 363 tahun. E Ciri6ciri kontrasepsi yang diperlukan $ a. =e!ersibilitas cukup tinggi. b. :fektifitas cukup tinggi kerena akseptor masih mengharapkan mempunyi anak. c. >apat dipakai 363 tahun. d. %idak menghambat produksi air susu ibu 15&02. E Kontrasepsi yang sesuai $ 5K>=, pil, suntik, cara sederhana, susuk K#, kontrasepsi mantap 1kontap2. E 5lasan $ 6 Usia ",63, tahun merupakan usia terbaik untuk mengandung dan melahirkan. 6 &egera setelah anak lahir, dianjurkan untuk menggunakan 5K>= sebagai pilihan utama. 6 Kegagalan yang menyebabkan kehamilan cukup tinggi namun tidak/kurang berbahaya karena akseptor bareda pada usia yang baik untuk mengandung dan melahirkan. Mengakhiri kesuburan 1tidak ingin hamil lagi2. &aat usia diatas 3, tahun, dianjurkan untuk mengakhiri kesuburan setelah mempunyai " anak. E Ciri6ciri kontrasepsi yang diperlukan $ a. :fektifitas sangat tinggi karena kegagalan dapat menyebabkan kehamilan dengan resiko tinggi bagi ibu dan anak. b. =e!ersibilitas rendah. c. >apat dipakai untuk jangka panjang. d. %idak menambah kelainan yang sudah ada. E Kontrasepsi yang sesuai $ kontrasepsi mantap 1tubektomi/!asektomi2, susuk K#, 5K>= suntikan, pil dan cara sederhana. E 5lasan $

a. 0bu dengan usia diatas 3, tahun dianjurkan tidak hamil lagi atau tidak punya anak lagi karena alasan medis. b. )ilihan utama adalah kontrasepsi mantap. c. )ada kondisi darurat, kontap cocok dipakai dan relatif baik dibandingkan dengan susuk K# atau 5K>=. d. )il kurang dianjurkan karena usia ibu relatif tua dan mempunyai kemungkinan timbulnya efek samping dan komplikasi.

:+ Cara Pen11unaan Alat K4ntra/e5/" . Kontrasepsi 5lamiah E )antang berkala )rinsip system ini ialah tidak melakukan sanggama pada masa subur. <!ulasi terjadi 3F 6" hari sebelum hari pertama haid yang akan datang. <!um mempunyai kemampuan untuk dibuahai dalam "3 jam setelah e!ulusi. ;ang disebut masa subur atau Gfase o!ulasiH terjadi mulai 3. jam sebelum o!ulasi hingga "3 jam setelah o!ulasi. Karena itu, jika konsepsi ingin dicegah, sanggama harus dihindarkan sekurang6kurangnya 3 hari 1+" jam2, yaitu 3. jam sebelum o!ulasi dan "3 jam setelah o!ulasi terjadi.Untuk menetapkan saat o!ulasi, metode yang dianjurkan ialah sebagai berikut $ a. Metode 7endir &er!iks >alam metode ini dilakukan penilaian lender ser!iks. &ifat cairan !agina ber!ariasi selama siklus haid. 7endir di !agina diperiksa dengan cara memasukkan jari tangan klien sendiri kedalam !agina dan mencatat bagaimana lender itu dirasakan setiap hari.

Cara .er8a $ >imulai dari hari pertama setelah haid berakhir, klien harus mencatat pola lendimnya terus menerus sampai .6 , hari setelah hari terakhir dengan lendir yang licin dan basa, atau hari puncak (peak day2. *ari puncak menunjukkan bahwa o!ulasi telah dekat atau bahkan sering terjadi, dan pencatatan harus diteruskan sampai ia yakin bahwa ia tidak subur lagi. 0a harus terus mencatatat pola lendimnya setiap siklus sampai ia terbiasa memeriksa dan menilai pola lendirnya

yang dapat memakan waktu beberapa bulan. &etelah terbiasa dengan hal ini, klien tidak perlu lagi memeriksa lendimnya setiap hari siklus haidnya D ia dapat berhenti setelah menjalankan 5turan *ari )uncak 1Peak Day Rule) karena ia telah mencapai masa tidak subur. Karena lendir mungkin berubah sepanjang hari, yang terbaik adalah mencatatnya pada malah hari dan selalu mencatat lendir yang dirasakan paling subur pada hari itu. b. Metode &uhu %ubuh #asal Cara .er8a $ *ormone progesterone, yang disekresi korpus luteum setelah o!ulasi bersifat termogenik atau memproduksi panas. 0a dapat menaikkan suhu tubuh ,,,Aosampai ,,"oC 1,,3o sampai 0o?2 dan mempertahankannya pada tingkat ini sampai saat haid berikutnya. )eningkatan suhu tubuh ini disebut sebagai peningkatan termal dan ini merupakan dasar dari Metode &uhu %ubuh #asal 1&%#2. &iklus o!ulasi dapat dikenali dari catatan suhu tubuh. ". Kontrasepsi #arier E Kondom Kondom adalah selaput karet yang dipasang pada penis selama hubungan seksual. Kondom terbuat dari karet sintetis tipis, berbentuk silindris, dengan muaranya bepinggir tebal, bila digulung berbentuk rata atau mempunyai bentuk seperti putting susu. Kondom juga membantu pencegahan penularan )enyakit Menular &eksual 1)M&2, termasuk 50>&. Intru./" 5e0a.a"an $ 6 Kondom digunakan pada penis yang ereksi sebelum penis masuk ke !agina. 6 -ika kondom tak ada penampung di ujungnya, sisakan menampung ejakulat. 6 7epaskan kondom sebelum penis selesai ereksi, pegang kondom pada pangkalnya dengan jari untuk mencegah sperma tumpah atau merembes. 6 %iap kondom hanya sekali pakai dan langsung dibuang 6 -angan menyimpan kondom di tempat panas, serta jangan memakan minyak oil atau jelly minyak untuk pelicin kondom, karena akan goreng, baby menyebabkan kerusakan kondom 6" cm di ujung kondom untuk

3. 5lat Kontrasepsi dalam =ahim 15K>=2, 0ntra Uterine >e!ice 10U>2 E Mekanisme kerja

&ampai saat ini mekanisme kerja 5K>= belum diketahui secara pasti. )endapat terbanyak mengatakan 5K>= menimbulkan reaksi radang endometrium dengan sebutan leukosit yang dapat menghancurkan blastoksita atau sperma. 5K>= yang mengandung tembaga 1Cu2 juga menghambat kasiat anhidrase karbon dan fosfatase alkali, memblok bersatunya sperma dan o!um, mengurangi jumlah sperma yang mencapai tuba falopii, dan menginaktifkan sperma. 5K>= yang mengeluarkan hormon juga menebalkan lendir ser!iks hingga menghalangi pergerakan sperma. 3. Kontasepsi *ormonal Macam6macam kontrasepsi hormonal a. )il 5da tiga macam pil kontrasepsi, yaitu minipil, pil kombinasi, dan pil pascasanggama (morning after pill). ;ang umum digunakan ialah pil kombinasi antara estrogen dan progesterone. Minipil yang hanya mengandung progestin dosis rendah biasanya diberikan pada ibu yang menyusui 1hingga kira6kira @ bulan setelah melahirkan2, Cara menggunakan pil kombinasi )il yang berjumlah " 6"" diminum mulai hari ke6A haid tiap hari pil terus menerus atau sesuai hari di dalam bungkus. &ebaiknya pil diminum dalam waktu yang kurang lebih sama tiap harinya, misalnya malam sebelum tidur. #eberapa hari setelah minum pil dihentikan, biasanya terjadi withdrawal bleeding, lalu pil bungkus ke6" diminum mulai hari ke6A perdarahan tersebut. -ika tidak terjadi withdrawal bleeding, pil bungkus ke6" diminum mulai + hari setelah pil bungkus pertama habis. &edangkan pil yang berjumlah ". diminum terus menerus tiap malam. %ujuh pil terakhir mengandung Bat besi atau gula. b. &untik &aat ini terdapat " macam kontrasepsi suntikan, yaitu golongan progestin dan golongan progestin dengan campuran estrogen propionate. &untikan diberikan mulai hari ke63 sampai ke6A pascapersalinan, segera setelah keguguran, atau pada inter!al lima hari pertama haid. *ormone disuntikkan secara intramuskuler dalam didaerah gluterus maksimus atau deltoid. &elanjutnya suntikan Cyclofem diberikan tiap bulan, 8oristerat tiap " bulan, dan >epo )ro!era tiap 3 bulan sekali. c. &usuk K#/0mplan Cara kerja

E Menghambat terjadinya o!ulasi E Menyebabkan endometrium/selaput lendir tidak siap untuk nedasi/menerima pembuahan E Mempertebal lendir ser!iks/rahim. E Menipiskan lapisanendometrium/selaput lendir d. &usuk norplan Cara .er8a E Klien diminta mencuci lengan kirinya secara bersih dengan sabun sementara peralatan dipersiapkan. E Klien diminta berbaring dan dilakukan konseling intuk memantapkan dan menjelaskan apa yang akan dilakukan, juaga apakah menderita alergi. E Cari daerah dilengan kiri yang tidak ada !ena dan lembut . cm dari lipat siku, dan titik sesuai/seperti kipas atau sesuai model mack dengan spidol. E Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir kemudian keringkan dengan handuk bersih dan kering. Kenakan sarung tangan steril, bila diberi bedak maka hapus bedak dengan kasa yang telah dicelup dalam air steril. E 7akukan antisepsis dengan kasa yang dibasahi betadin dengan gerakan melingkar ke arah luar "63 kali seluas .6 3 cm. pasang duk steril E &untikan anestesi infiltrasi ,,3 ml tepat dibawa kulit pada tempat insisi yang telah ditentukan sampai insisi sedikit menggelembung. %eruskan suntikan ke lapisan dibawa kulit kurang lebih 3 cm dan masukkan anestesi antara garis 6", 363, A69 masing6masing ml sambil ditarik keluar, kemudian di6massase, uji efek anestesinya sebelum melakukan insisi dengan skapel. E #uat insisi dangkal dengan skapel selebar " mm. Masukkan trokar dan pendorongnya melalui tempat insisi dengan sudut 3Aosambil mengungkit kulit, sampai garis batas pertama trokar tepat berada di luka insisi. E )endorong dikeluarkan dan diletakkan di tempat steril. 5ngkat tabung dengan jari telunjuk kanan. E %angkap tabung dengan tangan kiri dalam posisi menadah dengan rapat. Masukkan kapsul implantpertama dalam trokar.masukkan pendorong dan dorong sampai terasa ada tahanan. E 7epaskan kedua tangan , periksa kelurusan posisi trokar dan periksa tahanan pada pendorong dengan mendorong dari luar.

E %ahan pendorong di tenpatnya dengan satu tangan, dan tarik keluar trokar sampai mencapai pegangan pendorong, dorong 3 kali. E %arik trokar dan pendorongnya secara bersamaan sampai batas tanda ke dua 1pada ujung trokar2 terlihat pada luka insisi.jangan sampai trokar keluar dari luka insisi E %ahan kapsul yang telah terpasang dengan jari dan masukkan kembali trokar serta pendorong ke arah kanan lalu ke kiri ke tujuan berikutnya. E #ila telah dipasang semua, periksa seluruh kapsul dari atas dan bawah 1ingat6ingat, karena akan digambar dalam status 2. )astikan tidak berada didekat luka insisi. Keluarkan trokar dengan hati6 hati. E %utup dan tekan luka bekas insisi dengan kasa, lepaskan duk. #ersihkan coretan spidol dan sekitar dengan kapas alcohol. %arik kulit sekitar insisi agar luka tertutup dengan rapi kemudian tutup dengan plester. %utup dengan kasa diatasnya lalu balut sekitar lengan dengan perban. E &etelah selesai, pasien diperbolehkan turun dan dinasihati untuk tidak terkena air sampai perban dilepas 13 hari kemudian2, bila ada keluhan diminta secepatnya datang kembali, jangan berhubungan dengan suami dulu selama 3 hari, control seminggu lagi, dan diminta menunggu dulu ,6 A menit diruang tunggu. #ila tidak ada keluhan, pasien boleh pulang. e. &usuk implanon Cara "n/er/" "05lan4n $ E #ersihkan daerah suntikan dengan antiseptik. 7epaskan inserter steril sekali pakai dari pembungkus aluminium, lalu lepaskan penutup jarum. E Masukkan jarum di bawah kulit di bagian dalam dan lengan atas 1yang tidak dominan sampai dengan batas sempit2. E 7epaskan pengikat topangan pendorong suntikan dengan semprit sambil mempertahankan inserter dengan tangan yang lain. E )utar pendorong suntikan .,,. )ertahankan pendorong suntikan di tempat dengan menekannya pada lengan dan tarik semprit dengan tangan yang lain untuk melepaskan susuk. E 5plikasikan kasa steril dan balut tekan yang dipertahankan selama 3 hari. PENUTUP A+Ke/"05ulan

Kontrasepsi adalah upaya untuk mencegah kehamilan yang bersifat sementara ataupun menetap.Kontasepsi ditujukan untuk wanita dengan tujuan agar tidak mempunyai anak lebih dari " sesuai dengan program K# yang dicanangkan oleh pemerintah. %ujuan penggunaan kontrsepsi, yaitu $ .Menunda kehamilan. )asangan dengan istri berusia dibawah ", tahun dianjurkan menunda kehamilannya. ". Menjarangkan kehamilan 1mengatur kesuburan2. Masa saat istri berusia ",63, tahun adalah yang paling baik untuk melahirkan " anak dengan jarak kelahiran 363 tahun. 3. Mengakhiri kesuburan 1tidak ingin hamil lagi2. &aat usia diatas 3, tahun, dianjurkan untuk mengakhiri kesuburan setelah mempunyai " anak. .Macam6macam kontrasepsi . Kontrasepsi 5lamiah 7metode lendir ser!iks 7metode suhu tubuh basal #arier $ 6kondom 6diafragma 6obat spermatisid 3. 5lat Kontrasepsi dalam =ahim 15K>=2 3. Kontrasepsi *ormonal $ 6pil 6suntik 6 susuk norplant 6 susuk implanon >an juga seperti dijelaskan diatas dalam bab 00 tentang prinsip kerja pemasangan alat kontrasepsi dengan aman dan mantap digunakan untuk wanita.

2II+

DA;TAR PUSTAKA

)anduan praktikum keperawatan maternitas,&%0K:& Gaisyiyah ;ogyakarta http$//id.scribd.com/doc/"9.+39../"3A39 ++6&ap6Kontrasepsi http$//www6kti6skripsi6net.blogspot.com/", /,@/sap6penyuluhan6kb6satuan6acara.html http$//creasoft.wordpress.com/category/keperawatankesehatan6masyarakatkebidanan/kb/

&atuan 5cara )enyuluhan )okok )embahasan $ %anda bahaya pada 0bu hamil &ubpokok #ahasan $ *iperemesis Ira!idarum *ari/%anggal $ &elasa/ 9 <ktober ", " /aktu $ 3, Menit %empat $ &%0Kes M:=CU#5K%0-5;5 &asaran $ 0bu hamil %M 0 5. %ujuan . %ujuan 0ntruksional Umum &etelah mendapatkan penjelasan tentang *iperemesis Ira!idarum diharapkan 0bu hamil dapat memahami apa yang dimaksud dengan *iperemesis Ira!idarum dan mampu mencegah terjadinya *iperemesis Ira!idarum. ". %ujuan 0ntruksional Khusus a. 0bu hamil dapat menyebutkan apa itu *iperemesis gra!idarum. b. 0bu hamil dapat menyebutkan penyebab terjadinya *iperemesis Ira!idarum. c. 0bu hamil dapat menyebutkan dampak *iperemesis Ira!idarum terhadap organ lain. d. 0bu hamil dapat menyebutkan gejala klinis *iperemesis Ira!idarum berdasarkan tingkatannya. e. 0bu hamil dapat mengerti kemana harus pergi bila menemui gejala6gejala *iperemesis Ira!idarum. #. Materi . )engertian *iperemesis Ira!idarum. ". )enyebab *iperemesis Ira!idarum. 3. >ampak *iperemesis Ira!idarum terhadap organ lain. 3. Iejala klinis *iperemesis Ira!idarum. A. )engobatan *iperemesis Ira!idarum. 9. pencegahan *iperemesis Ira!idarum. C. &umber . 0#I Manuaba. ",,+. )engantar Kuliah <bstetri. :IC. -akarta. ". &arwono. ",,@. 0lmu Kebidanan. )% #ina )ustaka &arwono )rawihardjo. -akarta.

3. >ll. >. Metode . Ceramah. ". %anya -awab. :. Media .. %ransparan ". 7embar #alik 3. leaftlet 3. >ll ?. Kegiatan #elajar Mengajar #idan 0bu hamil .Memberi salam dan memperkenalkan diri. . Menjawab salam dan mendengarkan. ". Menjelaskan pengertian *iperemesis Ira!idarum. ". Mendengarkan, Memperhatikan. 3. Menjelaskan penyebab terjadinya *iperemesis Ira!idarum. 3. Mendengarkan, Memperhatikan. 3. Menjelaskan dampak dari *iperemesis Ira!idarum. 3. Mendengarkan, Memperhatikan. A.Menjelaskan gejala klinis dari *iperemesis Ira!idarum. A. Mendengarkan, Memperhatikan. 9. Menjelaskan tentang pengobatan *iperemesis Ira!idarum. 9. Mendengarkan, Memperhatikan. +. Memberi kesempatan 0bu hamil untuk bertanya. +. Menanyakan penjelasan yang belum jelas. .. Menjawab pertanyaan ibu hamil. ..Mendengarkan dan memperhatikan jawaban. @. Menutup/ mengakhiri ceramah. @. Mendengarkan dan memperhatikan. ,. Memberi salam. ,. Menjawab salam. I. :!aluasi . )rosedur $ pada akhir pembelajaran. ". #entuk $ :sai 7ampiran teori $ . )engertian *iperemesi Ira!idarum Mual Muntah yang berlebihan pada kehamilan trimester , biasanya terjadi pada kehamilan 9 minggu sampai lebih kurang , minggu. ". )enyebab $ #elum diketahui pasti. %api dapat didukung oleh faktor $ J )rimigra!ida, mola hidatidosa dan kehamilan ganda. J Masuknya !ili khorialis dalam sirkulasi maternal dan perubahan metabolik K faktor organik. J IiBi/anemia meningkatkan terjadinya hiperemesis gra!idarum. J Kadar hormon *CI yang tinggi, bisa karena kehamilan mola, ganda, dan hidramnion. J ?aktor psikologik %ergantung apakah ibu bisa menerima kehamilannya atau tidak. 5pakah kehamilannya diingin kan atau tidak. 3. >ampak terhadap organ lain a. )ada hati . Iangguan fungsi hati sehingga terjadi ikterus. ". >ehidrasi yg menimbulkan pengangkutan <" berkurang. b. Iinjal

. >ehidrasi penurunan diuresis sehingga sisa metabolisme sehingga sisa metabolisme tertimbun. ". %erjadi perdarahan dan nekrosis sel ginjal. c. &istem syaraf pusat . %erjadi nekrosis dan perdarahan otak ". >ehidrasi sistem jaringan otak karena adanya benda keton yang dapat merusak fungsi saraf pusat. Mual muntah yang berkelanjutan dapat menimbulkan gangguan fungsi umum alat" !ital dan menimbulkan kematian. 3. %anda dan gejala J %ingkatan 0. Muntah,lemah, nafsu makan tidak ada, ## menurun dan nyeri epigastrium. 8adi $ ,, per menit, tekanan darah menurun, turgor mengurang, lidah mengering dan mata cekung. J %ingkat 00. lebih lemah dan apatis, turgor kulit lebih mengurang, lidah mengering dan kotor, nadi kecil dan cepat, suhu kadang6kadang naik dan mata sedikit ikteris. #erat badan turun dan mata cekung, tensi turun, hemokonsentrasi, oliguria dan konstipasi. 5seton terdapat pernapasan dan kencing. J %ingkat 000. KU lebih parah, muntah berhenti, kesadaran somonolen sampai koma, nadi kecil dan cepatD suhu meningkat dan tensi menurun. A. )enatalaksanaan / )engobatan J <bat6obatan J 0solasi /perawatan dirumah sakit J %erapi psikologik J )engantian cairan J -ika sudah terlalu parah bisa dg penghentian kehailan. %ingkat berat K mengancam ibu L janin . 9. pencegahan >engan menerangkan pada ibu bahwa $ J kehamilan dan persalinan proses fisiologik J mual , muntah K fisiologik hamil muda hilang 3 bulan J makan jumlah kecil, sering. J makan roti kering atau biskuit dengan teh hangat

HIPERE)ESIS (RA<IDARU)

#5# 0 ):8>5*U7U58 5. 7atar belakang Mual 1nausea2 dan muntah 1emesis gra!idarum2 adalah gejala yang wajar dan sering kedapatan pada kehamilan trimester 0. Mual biasanya terjadi pada pagi hari, tetapi dapat pula timbul setiap saat dan malam hari. Iejala L gejala ini kurang lebih terjadi 9 minggu setelah hari pertama haid terakhir dan berlangsung selama kurang lebih , minggu. Mual dan muntah terjadi pada 9, L

.,C primi gra!ida dan 3, L 9,C multi gra!ida. &atu diantara seribu kehamilan, gejala L gejala ini menjadi lebih berat )erasaan mual ini desebabkan oleh karena meningkatnya kadar hormon estrogen dan *CI 1*uman Chorionic Ionadrotropin2 dalam serum. )engaruh ?isiologik kenaikan hormon ini belum jelas, mungkin karena sistem saraf pusat atau pengosongan lambung lambung yang berkurang. )ada umumnya wanita dapat menyesuaikan dengan keadaan ini, meskipun demikian gejala mual dan muntah yang berat dapat berlangsung sampai 3 bulan. )ekerjaan sehari L hari menjadi terganggu dan keadaan umum menjadi buruk. Keadaan inilah yang disebut hiperemesis gra!idarum. Keluhan gejala dan perubahan fisiologis menentukan berat ringannya penyakit. 1)rawirohardjo, ",,"2 Mual dan muntah merupakan gangguan yang paling sering kita jumpai pada kehamilan muda dan dikemukakan oleh A, L +,C wanita hamil dalam 9 minggu pertama. Kurang lebih 99C wanita hamil trimester pertama mengalami mual6 mual dan 33C mengalami muntah L muntah. /anita hamil memuntahkan segala apa yang dimakan dan diminum hingga berat badannya sangat turun, turgor kulit berkurang, diuresis berkurang dan timbul asetonuri, keadaan ini disebut hiperemesis gra!idarum dan memerlukan perawatan di rumah sakit. )erbandingan insidensi hiperemesis gra!idarum 3 $ ,,, kehamilan. 1&astrawinata, ",,32 >iduga A,C sampai .,C ibu hamil mengalami mual dan muntah dan kira L kira AC dari ibu hamil membutuhkan penanganan untuk penggantian cairan dan koreksi ketidakseimbangan elektrolit. Mual dan muntah khas kehamilan terjadi selama trimester pertama dan paling mudah disebabkan oleh peningkatan jumlah *CI. Mual juga dihubungkan dengan perubahan dalam indra penciuman dan perasaan pada awal kehamilan. 1/alsh, ",,+2 *iperemesis gra!idarum didefinisikan sebagai !omitus yang berlebihan atau tidak terkendali selama masa hamil, yang menyebabkan dehidrasi, ketidakseimbangan elektrolit, atu defisiensi nutrisi, dan kehilangan berat badan. 0nsiden kondisi ini sekitar 3,A per ,,, kelahiran. /alaupun kebanyakan kasus hilang dan hilang seiring perjalanan waktu, satu dari setiap ,,, wanita hamil akanmenjalani rawat inap. *iperemesis gra!idarum umumnya hilang dengan sendirinya 1self6 limiting2, tetapi penyembuhan berjalan lambat dan relaps sering umum terjadi. Kondisi sering terjadi diantara wanita primigra!ida dan cenderung terjadi lagi pada kehamilan berikutnya. 17owdermilk, ",,32 #. %ujuan )enulisan . Untuk mengetahui definisi hiperemesis gra!idarum ". Untuk mengetahui etiologi hiperemesis gra!idarum 3. Untuk mengetahui patofisiologi hiperemesis gra!idarum 3. Untuk mengetahui gejala dan tanda hiperemesis gra!idarum A. Untuk mengetahui diagnosis hiperemesis gra!idarum 9. Untuk mengetahui pencegahan hiperemesis gra!idarum +. Untuk mengetahui penatalaksanaan hiperemesis gra!idarum C. Manfaat )enulisan >iharapkan kepada pembaca terutama mahasisiwi kebidanan untuk mengerti dan memahami

tentang hiperemesis gra!idarum sehingga dapat melakukan pencegahan dan penatalaksanaan pada ibu hamil yang mengalami hiperemesis gra!idarum. >. =UMU&58 M5&575* /anita hamil yang mengalami mual :. M:%<>: ):8U70&58 >alam penulisan makalah ini menggunakan metode pustaka. #5# 00 ):M#5*5&58 5. >efinisi *iperemesis gra!idarum adalah mual dan muntah berlebihan sehingga pekerjaan sehari L hari terganggu dan keadaan umum menjadi buruk. 15rif, @@@2 *iperemesis gra!idarum adalah mual L muntah berlebihan sehingga menimbulkan gangguan akti!itas sehari L hari dan bahkan membahayakan hidupnya. 1Manuaba, ",, 2 /anita hamil memuntahkan segala apa yang dimakan dan diminum hingga berat badannya sangat turun, turgor kulit berkurang, diuresis berkurang dan timbul asetonuri, keadaan ini disebut hiperemesis gra!idarum. 1&astrawinata, ",,32 *iperemesis gra!idarum adalah !omitus yang berlebihan atau tidak terkendali selama masa hamil, yang menyebabkan dehidrasi, ketidakseimbangan elektrolit, atau defisiensi nutrisi, dan kehilangan berat badan. 17owdermilk, ",,32 *iperemesis gra!idarum adalah suatu keadaan 1biasanya pada hamil muda2 dimana penderita mengalami mual6 muntah yang berlebihan, sedemikian rupa sehingga mengganggu akti!itas dan kesehatan penderita secara keseluruhan. 15chadiat, ",,32 #. :tiologi )enyebab hiperemesis gra!idarum belum diketahui secara pasti. %idak ada bukti bahwa penyakit ini disebabkan oleh faktor toksik, juga tidak ditemukan kelainan biokimia. )erubahan L perubahan anatomik pada otak, jantung, hati dan susunan saraf, disebabkan oleh kekurangan !itamin serta Bat L Bat lain akibat inanisi. #eberapa faktor predisposisi dan faktor lain yang telah ditemukan oleh beberapa penulis sebagai berikut $ . faktor predisposisi $ a. )rimigra!ida b. <!erdistensi rahim $ hidramnion, kehamilan ganda, estrogen dan *CI tinggi, mola hidatidosa ". ?aktor organik $ a. Masuknya !ili khorialis dalam sirkulasi maternal b. )erubahan metabolik akibat hamil c. resistensi yang menurun dari pihak ibu. d. 5lergi 3. faktor psikologis $

a. =umah tangga yang retak b. *amil yang tidak diinginkan c. takut terhadap kehamilan dan persalinan d. takut terhadap tanggung jawab sebagai ibu e. Kehilangan pekerjaan C. )atofisiologi *iperemesis gra!idarum yang merupakan komplikasi mual dan muntah pada hamil muda bila terjadi terus menerus dapat menyebabkan dehidrasi dan tidak imbangnya elektrolit dengan alkalosis hipokloremik. . *iperemesis gra!idarum dapat mengakibatkan cadangan karbohidrat dan lemak habis terpakai untuk keperluan energi. Karena oksidasi lemak yang tidak sempurna terjadilah ketosis dengan tertimbunnya asam aseton L asetik, asam hidroksi butirik dan aseton dalam darah. ". Kekurangan cairan yang diminum dan kehilangan karena muntah menyebabkan dehidrasi sehingga cairan ekstraseluler dan plasma berkurang. 8atrium dan khlorida darah dan khlorida air kemih turun. &elain itu juga dapat menyebabkan hemokonsentrasi sehingga aliran darah ke jaringan berkurang 3. Kekurangan kalium sebagai akibat dari muntah dan bertambahnya ekskresi lewat ginjal menambah frekuensi muntah L muntah lebih banyak, dapat merusak hati dan terjadilah lingkaran setan yang sulit dipatahkan 3. &elain dehidrasi dan terganggunya keseimbangan elektrolit dapat terjadi robekan pada selaput lendir esofagus dan lambung 1&indroma Mallory6/eiss2 dengan akibat perdarahan gastro intestinal. >. Iejala dan %anda #atas jelas antara mual yang masih fisiologik dalam kehamilan dengan hiperemesis gra!idarum tidak ada, tetapi bila keadaan umum penderita terpengaruh, sebaiknya ini dianggap sebagai hiperemesis gra!idarum. *iperemesis gra!idarum menurut berat ringannya gejala dapat dibagi $ . %ingkatan 0 a. Muntah terus menerus sehingga menimbulkan $ 2 >ehidrasi $ turgor kulit turun "2 8afsu makan berkurang 32 #erat badan turun 32 Mata cekung dan lidah kering b. :pigastrium nyeri karena asam lambung meningkat dan terjadi regurgitasi ke esofagus c. 8adi meningkat dan tekanan darah turun d. ?rekuensi nadi sekitar ,, kali/menit e. %ampak lemah dan lemas ". %ingkatan 00 a. >ehidrasi semakin meningkat akibatnya $ 2 %urgor kulit makin turun "2 7idah kering dan kotor 32 Mata tampak cekung dan sedikit ikteris b. Kardio!askuler 2 ?rekuensi nadi semakin cepat M ,, kali/menit

"2 8adi kecil karena !olume darah turun 32 &uhu badan meningkat 32 %ekanan darah turun c. 7i!er 2 ?ungsi hati terganggu sehingga menimbulkan ikterus d. Iinjal >ehidrasi menimbulkan gangguan fungsi ginjal yang yang menyebabkan $ 2 <liguria "2 5nuria 32 %erdapat timbunan benda keton aseton 5seton dapat tercium dalam hawa pernafasan e. Kadang L kadang muntah bercampur darah akibat ruptur esofagus dan pecahnya mukosa lambung pada sindrom mallory weiss. 3. %ingkatan 000 a. Keadaan umum lebih parah b. Muntah berhenti c. &indrom mallory weiss d. Keadaan kesadran makin menurun hingga mencapai somnollen atau koma e. %erdapat ensefalopati werniche $ 2 8istagmus "2 >iplopia 32 Iangguan mental f. Kardio!askuler 2 8adi kecil, tekanan darh menurun, dan temperatur meningkat g. Iastrointestinal 2 0kterus semakin berat "2 %erdapat timbunan aseton yang makin tinggi dengan bau yang makin tajam h. Iinjal 2 <liguria semakin parah dan menjadi anuria :. >iagnosis >iagnosis hiperemesis gra!idarum biasanya tidak sukar. *arus ditentukan adanya kehamilan muda dan muntah terus menerus, sehingga mempengaruhi keadaan umum. 8amun demikian harus dipikirkan kehamilan muda dengan penyakit pielonefritis, hepatitis, ulkus !entrikuli dan tumor serebri yang dapat pula memberikan gejala muntah. *iperemesis gra!idarum yang terus menerus dapat menyebabkan kekurangan makanan yang dapat mempengaruhi perkembangan janin, sehingga pengobatan perlu segera diberikan. :. )encegahan )rinsip pencegahan adalah mengobati emesis agar tidak terjadi hiperemesis gra!idarum dengan cara $ . Memberikan penerangan tentang kehamilan dan persalinan sebagai suatu proses yang fisiologik ". Memberikan keyakinan bahwa mual dan kadang L kadang muntah merupakan gejala yang fisiologik pada kehamilan muda dan akan hilang setelah kehamilan 3 bulan.

3. Menganjurkan mengubah makan sehari L hari dengan makanan dalam jumlah kecil tapi sering 3. Menganjurkan pada waktu bangun pagi jangan segera turun dari tempat tidur, erlebih dahulu makan roti kering atau biskuit dengan dengan teh hangat. A. makanan yang berminyak dan berbau lemak sebaiknya dihindarkan 9. Makanan seyogyanya disajikan dalam keadaan panas atau sangat dingin +. >efekasi teratur .. Menghindari kekurangan karbohidrat merupakan faktor penting, dianjurkan makanan yang banyak mengandung gula. ?. )enatalaksanaan 5pabila dengan cara diatas keluhan dan gejala tidak mengurang maka diperlukan $ . <bat L obatan a. &edati!a $ phenobarbital b. 4itamin $ 4itamin # dan #9 atau # L kompleks c. 5nti histamin $ >ramamin, a!omin d. 5nti emetik 1pada keadan lebih berat2 $ >isiklomin hidrokhloride atau khlorpromasin )enanganan hiperemesis gra!idarum yang lebih berat perlu dikelola di rumah sakit. ". 0solasi a. )enderita disendirikan dalam kamar yang tenang, tetapi cerah dan peredaran udara yang baik. b. Catat cairan yang keluar masuk. c. *anya dokter dan perawat yang boleh masuk ke dalam kamar penderita, sampai muntah berhenti dan penderita mau makan. d. %idak diberikan makanan/minuman dan selama "3 jam. Kadang L kadang dengan isolasi saja gejala L gejala akan berkurang atau hilang tanpa pengobatan. 3. %erapi psikologik a. )erlu diyakinkan kepada penderita bahwa penyakit dapat disembuhkan b. *ilangkan rasa takut oleh karena kehamilan c. Kurangi pekerjaan sera menghilangkan masalah dan konflik 3. Cairan parenteral a. Cairan yang cukup elektrolit, karbohidrat dan protein dengan glukose AC dalam cairan fisiologis 1" L 3 liter/hari2 b. >apat ditambah kalium, dan !itamin1!itamin # kompleks, 4itamin C2 c. #ila kekurangan protein dapat diberikan asam amino secara intra!ena d. #ila dalam "3 jam penderita tidak muntah dan keadaan umum membaik dapat diberikan minuman dan lambat laun makanan yang tidak cair >engan penanganan diatas, pada umumnya gejala L gejala akan berkurang dan keadaan akan bertambah baik A. Menghentikan kehamilan #ila pegobatan tidak berhasil, bahkan gejala semakin berat hingga timbul ikterus, delirium, koma, takikardia, anuria, dan perdarahan retina, pertimbangan abortus terapeutik.