Anda di halaman 1dari 43

RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH DESA ( RPJMDes ) DESA SUKA GERUNDI KECAMATAN PARINDU KABUPATEN SANGGAU TAHUN 2011

- 2015

Disusun oleh : PEMERINTAH DESA SUKA GERUNDI

PEMERINTAH KABUPATEN SANGGAU KECAMATAN PARINDU

DESA SUKA GERUNDI


TAHUN 2011 1

PEMERINTAH KABUPATEN SANGGAU PEMERINTAH DESA SUKA GERUNDI


KECAMATAN PARINDU

KEPALA DESA SUKA GERUNDI KECAMATAN PARINDU, KABUPATEN SANGGAU

PERATURAN DESA NOMOR : 1 TAHUN 2011

TENTANG

RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH DESA ( RPJMD-DESA) TAHUN 2011 - 2015 DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

KEPALA DESA SUKA GERUNDI

Menimbang

a. Bahwa dalam rangka RPJM-Desa perlu dibuat Peraturan Desa yang merupakan landasan hukum untuk mengatur kebijakan -kebijakan perencanaan Pembangunan Desa; b. Bahwa untuk menetapkan RPJM-Desa sebagaimana dimaksud huruf a, diperlukan adanya Peraturan Desa; c. Bahwa untuk menjabarkan dan melengkapi peraturan tersebut diperlukan Keputusan Kepala Desa; d. Bahwa dalam melaksanan kebijakan tertentu, diperlukan rekomendasi dan petunjuk teknis.

Mengingat

1. Undang Undang Nomor 27 Tahun 1959 tentang Penetapan Undang Undang Darurat Nomor: 3 Tahun 1953 tentang Pembentukan Daerah Tk. II di Kalimantan (Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 1953, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor

352) sebagai UndangUndang (Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 1820); 2. UndangUndang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 47, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4286); 3. UndangUndang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 104, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4421 );
4. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 125, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4437), sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang-undang Nomor 12 Tahun 2008 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 59, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4844);

5.

UndangUndang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 126 Tahun 2004 Nomor 7, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4438); UndangUndang Nomor 17 Tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional Tahun 2005 2025; Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 72 Tahun 2005 tentang Desa (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 158, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4857); Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintahan Antara Pemerintah, Pemerintah Daerah Propinsi dan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 82, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4737); Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 37 Tahun 2007 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Desa;

6. 7.

8.

9.

10. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 66 Tahun 2007 tentang Perencanaan Pembangunan Desa;

11. Peraturan Daerah Kabupaten Sanggau Nomor 5 Tahun 2007 tentang Badan Permusyawaratan Desa; 12. Peraturan Daerah Kabupaten Sanggau Nomor 6 Tahun 2007 Tentang Keuangan Desa; 13. Peraturan Daerah Kabupaten Sanggau Nomor 5 Tahun 2008 tentang Tata Cara Penyusunan Rencana Pembangunan Daerah; 14. Peraturan Daerah Kabupaten Sanggau Nomor 6 Tahun 2009 Tentang Pedoman Perencanaan Pembangunan Desa. 15. Peraturan Daerah Kabupaten Sanggau Nomor 7 Tahun 2009 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Sanggau Tahun 2009- 2014

DENGAN PERSETUJUAN BERSAMA BADAN PERMUSYAWARATAN DESA SUKA GERUNDI DAN KEPALA DESA SUKA GERUNDI MEMUTUSKAN :

Menetapkan :

PERATURAN DESA SUKA GERUNDI TENTANG RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH DESA (RPJM-DESA) SUKA GERUNDI. BAB I KETENTUAN UMUM Pasal I

Dalam Peraturan Desa ini yang dimaksud dengan: (1). Pemerintah Desa adalah pemerintah Desa Suka Gerundi dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Suka Gerundi. (2). (3). (4). Pemerintah Desa adalah Kepala Desa dan Perangkat Desa. Peraturan Desa adalah semua peraturan yang ditetapkan Kepala Desa dan BPD. Keputusan Kepala Desa adalah semua keputusan yang besifat mengatur dan merupakan pelaksanaan dari Peraturan Desa dan kebijaksanaan Kepala Desa yang menyangkut pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan. (5). Rencana Pembangunan Jangka Menengah yang selanjutnya disingkat RPJM-Desa adalah dokumen perencanan untuk periode 5 (lima) tahunan yang memuat arah kebijakan pembangunan desa, arah kebijakan keuangan desa, kebijakan umum, program, program Satuan Kerja Perangkat Desa (SKPD) lintas SKPD, dan program prioritas kewilayahan disertai dengan rencana kerja. (6). Rencana Kerja Pembangunan Desa yang selanjutnya disingkat RKP-Desa adalah dokumen perencanan untuk periode 1 (satu) tahun yang merupakan penjabaran dari RPJM-Desa yang memuat rancangan keangka ekonomi desa, dengan mempertimbangkan kerangka pendanaan yang dimutahirkan, program prioritas pembangunan desa, rencana kerja yang dan pendanaan serta prakiraan maju, baik yang mendorong partisipasi masyarakat dengan mengacu pada Rencana Kerja Pemerintah (RKP). (7). Lembaga Pemberdayaan Masyarakat/Lembaga Ketahanan Masyarakat Desa yang selanjutnya disingkat LPM/LKMD adalah lembaga yang dibentuk oleh masyarakat yang sesuai dengan kebutuhan dan merupakan mitra Pemerintah Desa dalam memberdayakan masyarakat. (8). Kader Pemberdayaan Masyarakat yang selanjutnya disingkat KPM adalah anggota masyarakat desa yang memiliki pengetahuan, kemauan untuk menggerakkan masyarakat berpartisipasi dalam pemberdayaan masyarakat dan pembangunan partisipatif. (9). Profil Desa adalah gambaran menyeluruh tentang karakter desa yang meliputi data dasar keluarga potensi sumber daya alam, sumber daya manusia, kelembagaan, prasarana dan sarana serta perkembangan kemajuan dan permasalahan yang dihadapi desa.

BAB II TATA CARA PENYUSUNAN DAN PENETAPAN RPJM-DESA Pasal 2 (1). (2). Recana RPJM-Desa dapat diajukan oleh Pemerintah Desa; Dalam menyusun rancangan RPJM-Desa, Pemerintah Desa harus memperhatikan dengan sungguhsungguh aspirasi yang berkembang dimasyarakat yang diwadahi oleh LPM/LKMD; (3). Rancangan RPJM-Desa yang berasal dari Pemerintahan Desa disampaikan oleh Kepala Desa kepada pemangku kepentingan yaitu LPM/LKMD, LK, PKK-Desa, KPM, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, dan sebagainya; (4). Setelah menerima rancangan RPJM-Desa, Pemerintah Desa melaksanakan Musrenbang desa untuk mendengarkan penjelasan Kepala Desa tentang Perencanaan Pembagunan Desa; (5). Jika rencana RPJM-Desa berasal dari Pemerintah Desa, maka Pemerintahan Desa mengundang LPM/LKMD dan lembaga-lembaga kemasyarakatan, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Masyarakat, dan lain-lain untuk melakukan Musrenbang-Desa membahas RPJM-Desa; (6). Setelah dilakukan Musrenbang Desa sebagaimana dimaksud dalam ayat (4) dan (5), maka

pemerintahan desa mengadakan rapat paripurna yang di hadiri oleh BPD dan pemerintah desa serta LPM/LKMD dan lembaga kemasyarakatan dalam acara penetapan persetujuan BPD atas rancangan RPJM-Desa menjadi RPJM-Desa yang dituangkan dalam Peraturan Desa; dan (7). Setelah mendapatkan persetujuan pemerintahan desa sebagaimana dimaksud dalam ayat (6), maka Kepala Desa menetapkan RPJM-Desa, serta mengundangkannya dalam lembaran daerah.

BAB III MEKANISME PENGAMBILAN KEPUTUSAN PENETAPAN RPJM-DESA Pasal 3 (1). Pemerintah Desa wajib mengembangkakan nilai-nilai demokrasi para anggotanya untuk mengambil keputusan yang dikoordinir oleh LPM/LKMD atau sebutan lain dalam forum Musrenbang-Desa: (1). Mekanisme pengambilan keputusan dalam forum Musrenbang-Desa dalam perencanaan pembangunan desa berdasarkan musyawarah dan mufakat; BAB IV KETENTUAN PENUTUP Pasal 4

Hal hal lain yang belum cukup diatur dalam peraturan RPJM-Desa ini akan diatur oleh Keputusan Kepala Desa. Pasal 5 Peraturan Desa tentang RPJM-Desa ini mulai berlaku pada saat di undangkan. Agar setiap orang dapat mengetahuinya, memerintahkan pengundangan peraturan desa ini dengan menempatkannya dalam lembaran desa.

Ditetapkan di Desa Suka Gerundi Pada Tanggal 16 Nopember 2011 KEPALA DESA SUKA GERUNDI

SARTONO

Diundangkan di Sanggau Pada Tanggal 2011

Sekretaris Daerah Kabupaten Sanggau

Drs. C. ASPANDI Berita Daerah Kabupaten Sanggau Tahun 2011 Nomor :

KATA PENGANTAR
Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Desa Suka Gerundi Kecamatan Parindu Kabupaten Sanggau ini disusun oleh TIM penyusun RPJM Desa yang berdasarkan ketentuan PP 72 Tahun 2005 tentang Desa adalah merupakan kewajiban Kepala Desa dalam perencanaan pembangunan selama 5 (lima) tahun mendatang. Penyusunan RPJM Desa ini merupakan langkah awal bagi Pemerintahan Desa Suka Gerundi Kecamatan Parindu untuk melakukan pengukuran kinerjanya dan merupakan integrasi antara keahlian sumber daya manusia yang dimiliki dan sumber daya lain agar mampu menjawab tuntutan perkembangan lingkungan strategis. RPJM Desa ini berisi visi, Misi, Strategi dan Kegiatan Pemerintah Desa Suka Gerundi Kecamatan Parindu dari 2011 sampai dengan 2014 yang disusun dengan memanfaatkan sebanyak-banyaknya aspirasi dari masyarakat dalam upaya membangun desa yang lebih baik dimasa yang akan datang. Dalam penyusunan RPJM Desa ini segala masukan dan saran dari semua pihak sangat diharapkan, agar penyusunan RPJM Desa ini dapat dilakukan dengan baik dan secara optimal mampu menjawab berbagai tantangan kedepan terutama dalam

meningkatkan pemberdayaan Perangkat Desa dan dalam memberikan pelayanan secara proporsional kepada segenap masyarakat Desa Suka Gerundi Kecamatan Parindu Kabupaten Sanggau.

Desa Suka Gerundi, KEPALA DESA SUKA GERUNDI

201 1

SARTONO

DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR DAFTAR ISI i ii

BAB 1

PENDAHULUAN .......................................................................................... A. Latar Belakang / Pendahuluan ............................................................... B. Maksud dan Tujuan .................................................................................... C. Landasan Hukum ....................................................................................

1 1 2 2 4 4 4 5 7 8 8 9 9 11 11 11 12 14 14 14 15 16 24 24 25 26

BAB 2

KONDISI UMUM DESA ........................................................................................ A. Gambaran Umum Desa ..................................................................................... B. Letak Geografis ................................................................................................. C. Struktur Kepemimpinan dan Pelayanan Publik ................................................. D. Demografis/Kependudukan .............................................................................. E. Pendidikan ......................................................................................................... F. Mata Pencaharian ............................................................................................... G. Agama ............................................................................................................... H. Dinamika Politik Desa ......................................................................................

BAB 3

VISI, MISI dan NILAI-NILAI ............................................................................... A. Visi .................................................................................................................... B. Misi .................................................................................................................... C. Nilai-nilai ...........................................................................................................

BAB 4

PETA PERMASALAHAN DAN POTENSI .......................................................... A. Peta Permasalahan setiap Wilayah .................................................................... B. Hasil Survey Identifikasi Masalah .................................................................... C. Potensi dan Hambatan ....................................................................................... D. Hasil Pengkajian Masalah, Potensi dan Tindakan ............................................

BAB 5

RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH DESA (RPJMDesa) . A. Program Kegiatan ............................................................................................. B. Kendala Pelaksanaan Program Kegiatan ........................................................... C. Arah Kebijakan Pembangunan Desa .................................................................

D. Potensi dan Masalah .......................................................................................... E. Program Pembangunan Desa ............................................................................. F. Strategi Pencapaian ........................................................................................... BAB 6 P E N U T U P ..........................................................................................................

27 28 29 30

LAMPIRAN LAMPIRAN : 1. 2. 3. 4. 5. Perdes Tentang RPJMDes Keputusan BPD Tentang Persetujuan Rancangan Perdes RPJMDes Berita Acara Musrenbang RPJMDes Sketsa Wilayah Desa Suka Gerundi

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes) merupakan penjabaran visi dan misi desa yang dituangkan dalam bentuk dokumen perencanaan pembangunan desa. Dokumen RPJMDes ini dipandang penting sebagai pedoman Pemerintah Desa bersama masyarakat untuk melakukan upaya-upaya terencana dalam rangka mencapai kemajuan dan kesejahteraan yang lebih baik pada masa lima tahun ke depan. Berdasarkan Undangundang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah yang merupakan pengganti Undangundang Nomor 22 Tahun 1999, Desa atau yang disebut dengan nama lain yang selanjutnya disebut Desa adalah kesatuan masyarakat hukum yang memiliki batasbatas wilayah yuridis, berwenang untuk mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat setempat berdasarkan asalusul dan adat istiadat setempat yang diakui dan/atau dibentuk dalam sistem Pemerintah Nasional dan berada di Kabupaten/Kota, sebagaimana dimaksud dalam Undang Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Landasan Pemikiran dalam pengaturan mengenai desa adalah keanekaragaman, partisipasi, otonomi asli, demokratisasi dan pemberdayaan masyarakat. Berdasarkan pola pemikiran dimaksud, dimana bahwa berwenang mengurus kepentingan masyarakat setempat berdasarkan asal-usul dan adat istiadat setempat yang diakui dan/atau dibentuk dalam sistem Pemerintahan Nasional dan berada di Kabupaten/Kota, maka sebuah desa diharuskan mempunyai perencanaan yang matang berdasarkan partisipasi dan transparansi serta demokrasi yang berkembang di desa, maka desa diharuskan mempunyai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJM Desa) dan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKP Desa). Peraturan Pemerintah Nomor 72 Tahun 2005 tentang Desa dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 66 Tahun 2007 tentang Perencanaan Pembangunan Desa yang mengamanatkan, bahwa setiap desa wajib untuk menyusun RPJMDes sebagai perencanaan pembangunan untuk jangka lima tahunan. Dengan demikian, penyusunan RPJMDes ini merupakan pelaksanaan amanat dari peraturan perundang-undangan tersebut. Selain dari itu, agar setiap komponen desa dapat berpartisipasi dalam pembangunan desa, maka dalam penyusunan RPJMDes dilakukan secara partisipatif. Lebih lanjut diharapkan pelaksanaan pembangunan

Desa Suka Gerundi dapat terlaksana dengan lancar dan menyentuh kepentingan semua lapisan masyarakat yang ada. RPJM Desa Suka Gerundi ini merupakan rencana strategis Desa Suka Gerundi untuk mencapai tujuan dan cita-cita desa. RPJM Desa tersebut nantinya akan menjadi dokumen perencanaan yang akan menyesuaikan perencanaan tingkat Kabupaten. Semangat ini apabila dapat dilaksanakan dengan baik maka kita akan memiliki sebuah perencanaan yang memberi kesempatan kepada desa untuk melaksanakan kegiatan perencanaan pembangunan yang lebih sesuai dengan prinsip-prinsip Pemerintahan yang baik (Good Governance) seperti partisipasif, transparan dan akuntabilitas. Oleh karena itu Pemerintahan Desa Suka Gerundi Kecamatan Parindu Kabupaten Sanggau perlu untuk menyusun suatu Rencana Jangka Menengah Desa (RPJM Desa) yang mengacu pada RPJMD Kabupaten Sanggau dan Renstra Kecamatan Parindu dengan memperhatikan facktor-faktor lingkungan, internal (dalam) maupun eksternal (luar), global, dan skala prioritas. Dokumen RPJM Desa ini disusun merupakan komitmen dari Pemerintah Desa dan seluruh Perangkat Desa dalam mencapai Visi, Misi, Strategi dan Kegiatan Pemerintah Desa Suka Gerundi Kecamatan Parindu Kabupaten Sanggau melalui pelaksanaan program dan kegiatan yang dilaksanakan.

B. Maksud dan Tujuan Penyusunan RPJMDes Maksud disusunnya Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJM Desa) Suka Gerundi Kecamatan Parindu Kabupaten Sanggau ini adalah : Menyediakan dokumen Rencana Jangka Menengah Desa yang merupakan sebuah kerangka atau kesatuan konsep, prosedur dan alat yang direncanakan untuk Pemerintahan Desa dan Perangkat Desa secara sistematis, terarah, menyeluruh dan tanggap terhadap perubahan serta berpikir dan bertindak strategis dalam melaksanakan tugas untuk membantu mencapai tujuan Desa Suka Gerundi. Sebagai pedoman dan bahan pertimbangan bagi Kades dan Perangkat Desa dalam rangka meningkatkan kinerja Pemerintah Desa. Sedangkan tujuan dari penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJM Des) Suka Gerundi Kecamatan Parindu Kabupaten Sanggau ini adalah : 1. Memberikan arah bagi seluruh Perangkat Desa dan Badan Permusyawaratan Desa Suka Gerundi Kecamatan Parindu Kabupaten Sanggau dalam menyelenggarakan tugas dan fungsinya yang ingin dicapai dalam periode RPJM Desa. 2. Menyediakan acuan resmi bagi seluruh Perangkat Desa dan BPD Desa Suka Gerundi untuk menyusun rencana kerja Pemerintahan Desa serta penentuan pilihan-pilihan program dan kegiatan tahunan Desa yang terarah dan terpadu disertai dengan kerangka pembiayaan. 3. Mengoptimalkan partisipasi seluruh Perangkat Desa, Badan Permusyawaratan Desa dan Lembaga Kemasyarakatan Desa Suka Gerundi untuk meningkatkan kinerja dan mencapai tujuan Desa. 4. Menetapkan komitmen kerja yang disepakati bersama antara Pemerintah Desa dan Badan Permusyawaratan Desa, yang dapat dijadikan sebagai tolok ukur kinerja desa dalam melaksanakan tugas dan fungsi yang diemban yang nantinya akan dilaporkan dalam bentuk laporan kinerja.

C. Landasan Hukum

1. Undang Undang Nomor 27 Tahun 1959 tentang Penetapan UndangUndang Darurat Nomor: 3 Tahun 1953 tentang Pembentukan Daerah Tk. II di Kalimantan (Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 1953, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 352) sebagai UndangUndang (Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 1820); 2. UndangUndang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 47, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4286);

10

3. UndangUndang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 104, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4421 );
4. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 125, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4437), sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang-undang Nomor 12 Tahun 2008 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 59, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4844);

5. UndangUndang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 126 Tahun 2004 Nomor 7, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4438); 6. UndangUndang Nomor 17 Tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional Tahun 2005 2025; 7. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 72 Tahun 2005 tentang Desa (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 158, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4857); 8. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintahan Antara Pemerintah, Pemerintah Daerah Propinsi dan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 82, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4737); 9. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 37 Tahun 2007 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Desa;
10. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 66 Tahun 2007 tentang Perencanaan Pembangunan Desa;

11. Peraturan Daerah Kabupaten Sanggau Nomor 5 Tahun 2007 tentang Badan Permusyawaratan Desa; 12. Peraturan Daerah Kabupaten Sanggau Nomor 6 Tahun 2007 Tentang Keuangan Desa; 13. Peraturan Daerah Kabupaten Sanggau Nomor 5 Tahun 2008 tentang Tata Cara Penyusunan Rencana Pembangunan Daerah; 14. Peraturan Daerah Kabupaten Sanggau Nomor 6 Tahun 2009 Tentang Pedoman Perencanaan Pembangunan Desa. 15. Peraturan Daerah Kabupaten Sanggau Nomor 7 Tahun 2009 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Sanggau Tahun 2009- 2014

BAB II KONDISI UMUM DESA A. Gambaran Umum Desa Gambaran umum Desa Suka Gerundi adalah usaha menggambarkan secara utuh tentang kondisi desa. Data-data yang disusun diambil dari semua data yang tersedia dan bisa didapat. Selain menggunakan datadata yang ada gambaran umum desa ini, diperkaya dengan data-data yang didapat dari hasil survey, wawancara, FGD maupun pengamatan secara langsung. Data yang dipakai untuk menggambarkan situasi atau keadaan kependudukan misalnya, dalam gambaran umum memakai data hasil survey sekunder yang disebarkan kepada Kepala RT. Hasil data kependudukan ini memunculkan perbedaan dengan data yang ada dipemerintahan desa. Setelah ditelusuri dan dicek ulang data yang ada di Pemerintahan Desa adalah data yang disusun dari beberapa tahun yang lalu. Sementara hasil survey sekunder ini dilakukakn pada bulan Juni 2010. Data hasil survey ini adalah data aktual penduduk berdomisili dan berdiam di desa sampai saat survey dilakukan. Selisih jumlah penduduk yang terdaftar di Pemerintah Desa hasil survey, ketika dilakukan analisa antar tim survey dari PPD dan Pemerintah desa bahwa jumlah yang tercatat seara administratif ini kemungkinan banyak yang berdomisili dan bertempat

11

tinggal diluar Desa Suka Gerundi dikarenakan berbagai sebab. Kebanyakan mereka ini mencari nafkah keluar desa. Namun, data yang akan kami munculkan nanti ialah data hasil survey sekunder yang dilaksanakan oleh RT di masing-masing dusun. B. Letak Geografis. Desa Suka Gerundi adalah salah satu desa di Kecamatan Parindu yang mempunyai luas wilayah 5432 km. Dilihat dari topografi dan kontur tanah, Desa Suka Gerundi Kecamatan Parindu secara umum berupa dataran rendah dengan sedikit berbukit-bukit dengan suhu rata-rata berkisar antara 28 s/d 30 derajat Celcius. Desa Suka Gerundi terdiri dari 4 ( empat ) Dusun, 3 ( tiga ) RW dan 6 ( enam ) RT. Orbitasi dan waktu tempuh dari ibukota kecamatan 12 km dengan waktu tempuh 30 menit dan dari ibukota kabupaten 39 km dengan waktu tempuh 90 menit. - Sebelah Utara - Sebelah Selatan - Sebelah Barat - Sebelah Timur : Desa Rahayu Kecamatan Parindu. : Desa Marita Kecamatan Parindu. : Desa Binjai Kecamatan Tayan Hulu. : Desa Palem Jaya dan Desa Suka Mulya Kecamatan Parindu.

Luas wilayah Desa Suka Gerundi sebesar 5432 km, Luas lahan yang terbagi dalam beberapa peruntukan, dapat dikelompokan seperti untuk fasilitas umum, pemukiman, pertanian, kegiatan ekonomi dan lain-lain. Wilayah Desa Suka Gerundi terdiri dari 4 ( empat ) Dusun, 3 ( tiga ) RW dan 6 ( enam ) RT. Orbitasi dan waktu tempuh dari ibukota kecamatan 12 km dengan waktu tempuh 30 menit dan dari ibukota kabupaten 39 km dengan waktu tempuh 90 menit. Desa Suka Gerundi adalah salah satu desa di Kecamatan Parindu yang mempunyai luas wilayah 5432 km. Dilihat dari topografi dan kontur tanah, Desa Suka Gerundi Kecamatan Parindu secara umum berupa dataran rendah dengan sedikit berbukit-bukit, terdiri dari daerah kering ( lahan Kering ) dan sedikit daerah basah ( sawah ), dengan suhu rata-rata berkisar antara 28 s/d 31 derajat Celcius. C. Struktur Kepemimpinan dan pelayanan publik. Dusun sebagai bagian dari satuan Pemerintahan Desa Suka Gerundi memilki fungsi yang sangat berarti terhadapa pelayanan kepentingan masyarakat wilayah tersebut. Terutama berkaitan hubunganya denagn Pemerintahan pada level di atasnya. Struktur Kepemimipinan Desa Suka Gerundi tidak dapat lepas dari struktur administratif pemerintahan pada level diatasnya. Hal ini dapat dilihat dalam bagan dibawah ini; STRUKTUR ORGANISASI PEMERINTAH DESA SUKA GERUNDI KEPALA DESA SARTONO ANGGOTA BPD SUKA GERUNDI 1. 2. 3. 4. 5. JAMBUN YUS A. EDI PANGNALU JELAMIN Plt. Sek Des ANDREAS AWIN

Kaur Pem
MARTINUS MIGAR

Kaur Umum
LORENSIUS LAHU

Kaur Ekbang
SUSI

12
KADUS BAHARU KADUS TANTANG S KADUS SUKA GERUNDI

KANISIUS ABAU

HELINUS HELI

YULISAR

KADUS LINTANG

MARKUS BULAT

Sumber : Monografi Desa Suka Gerundi tahun 2010 Tabel 1. Nama Pejabat Wilayah Administratif Pemerintah Desa Suka Gerundi Tahun 2010.

NO 1 2 3 4 5

Nama Sartono
Andreas Awin Martinus Migar

Jabatan Kades Suka Gerundi


Plt. Sekretaris Desa Kaur Pemerintahan

Lorensius Lahu Susi

Kaur Umum Kaur Pembangunan

Sumber : Monografi Desa Suka Gerundi tahun 2010 Tabel 2. Nama Badan Permusyawratan Desa Suka Gerundi Kec. Parindu Tahun 2010.

No 1 2 3 4 5

Nama Jambun Yus Antonius Edi Pangnalu Paulus Jelamin

Jabatan Ketua Wakil Ketua Sekretaris Anggota Anggota

Sumber : Monografi Desa Suka Gerundi tahun 2010 Tabel 2. Nama-Nama Dusun Desa Suka Gerundi Kec. Parindu Tahun 2010

No 1 2 3 4

Nama Kanisius Abau Helinus Heli Yulisar Markus Bulat

Jabatan Kadus Baharu Kadus Tantang S Kadus Suka Gerundi Kadus Lintang

Sumber : Monografi Desa Suka Gerundi tahun 2010 Tabel 3. Nama-nama Ketua RT/RW Se-Desa Suka Gerundi

13

No 1 2 3 4 5 6 7 8 9

Nama Daros K. Jape Tui S. Anan P. Pinak Timotius Jamu P. Imu M. Sini A.Darius

Jabatan Ketua RT 1 Baharu Ketua RT 2 Baharu Ketua RT 1 Tantang S Ketua RT 2 Tantang S Ketua RT 1 Suka Gerundi Ketua RT 1 Lintang Ketua RW Baharu Ketua RW Tantang S Ketua RW Suka Gerundi
Sumber : Monografi Desa Suka Gerundi tahun 2010 Tabel 4. Nama-nama Ketua Adat Se-desa Suka Gerundi

No 1 2 3 4 5

Nama A. Lidos Honolihan Jambi Mahmud A. Aget

Jabatan Kadat Desa Kadat Baharu Kadat Tantang S Kadat Suka Gerundi Kadat Lintang
Tabel 5. Nama-Nama TP.PKK Desa Suka Gerundi

No 1 2 3 4 5 6 7 8 9

Nama Magdalena Ayang Seruni Jonua Rosa Emilia Marlen Merlina Nadeak Lorensiana Katarina Li Epeni Jodin

Jabatan Ketua TP PKK Ketua Pokja I Ketua Pokja II Ketua Pokja III Ketua Pokja IV Sekretaris Bendahara Anggota Anggota
Sumber : Monografi Desa Suka Gerundi tahun 2010

14

Sacara umum pelayanan pemerintahan Desa Suka Gerundi kepada masyarakat cukup memuaskan. Dalam beberapa sesi wawancara langsung dengan masyarakat desa Suka Gerundi yang dipilih secara acak hal ini terungkap bahwa dalam memberikan pelayanan pembuatan KTP dikerjakan dengan cepat untuk Pengantar KTP. Begitu pula untuk pengurusan surat-surat penting lainnya seperti akte kenal lahir dan akte kematian. Sehingga secara umum masyarakat merasa terlayani secara baik, hal ini pun muncul di dalam FGD-FGD yang diadakan di masing-masing dusun.

D. Demografis / Kependudukan. Berdasarkan Data administrasi Pemerintahan Desa, Jumlah penduduk yang tercatat secara administrasi, jumlah total 1.098 jiwa. Dengan rincian penduduk berjenis kelamin laki-laki, berjumlah 499 jiwa, sedangkan yang berjenis kelamin perempuan berjumlah 599 jiwa. Didapat data seperti yang ada di Tabel 6. Berikut ini. Tabel 6. Jumlah Penduduk berdasarkan Jenis Kelamin Desa Suka Gerundi Tahun 2010

No 1 2

Jenis Kelamin Laki-laki Perempuan

Jumlah 499 599 1.098

Prosentase ( % ) 43,65 % 56,35 %

Jumlah

Sumber : Data Monografi Ds. Suka Gerundi Kec. Parindu Desember 2010 Seperti terlihat dalam tabel diatas, tercata jumlah total penduduk Desa Suka Gerundi 1.098 jiwa, terdiri dari laki-laki 499 jiwa, atau 43,65 % dari total penduduk yang tercatat. Sememtara perempuan 599 jiwa atau 56,35 % dari total penduduk yang tercatat. Agar dapat mendiskripsikan lebih lengkap tentang informasi keadaan kependudukan di Desa Suka Gerundi dilakukan identifikasi jumlah penduduk dengan menitik beratkan pada klasifikasi usia dan jenis kelamin. Sehingga akan diperoleh gambaran tentang kependudukan Desa Suka Gerundi yang lebih komperenhensif. Untuk memperoleh informasi yag berkaitan dengan deskripsi tentang jumlah penduduk di Desa Suka Gerundi berdasarkan pada usia dan jenis kelamin secara detail dapat dilihat dalam lampiran. Tabel 7. Jumlah Penduduk berdasarkan Struktur Usia Desa Suka Gerundi Tahun 2010

No 1 2 3 4 5 6 7 0-4 5-9

Kelompok Usia 99 112 112 93 97 88 80

Jumlah

Prosentase (%) 8.55% 9.16% 9.92% 7.12% 7.58% 7.84% 8.77%

10-14 15-19 20-24 25-29 30-34

15

8 9 10 11 12 13

35-39 40-44 45-49 50-54 55-59 60 keatas

103 84 64 41 42 51 1.098

9.87% 6.91% 7.19% 5.65% 6.80% 4.65% 100%

JUMLAH

Sumber : Data Desa Suka Gerundi Kec. Parindu Desember 2010 Dari total jumlah penduduk Desa Suka Gerundi, yang dapat dikategorikan kelompok rentan dari sisi kesehatan mengingat usia, yaitu penduduk yang berusia >60 Tahun sejumlah 4,65%. Dari usia 0-4 tahun, ada 8,55% sedangkan 5-9 tahun, ada 9,16%. E. Pendidikan Pendidikan adalah satu hal penting dalam memajukan tingkat kesejahteraan pada umumnya dan tingkat perekonomian pada khususnya. Dengan tingkat pendidikan yang tinggi maka akan mendongkrak tingkat kecakapan. Tingkat kecakapan juga akan mendorong tumbuhnya ketrampilan kewirausahaan. Dan pada giliran akan mendorong munculnya lapangan pekerjaan baru. Dengan sendirinya karena membantu program pemerintah untuk pembukaan lapangan kerja baru guna mengatasai pengangguran. Pendidikan biasanya akan dapat mempertajam sistematika pikir atau pola pikir individu, selain itu mudah menerima informasi yang lebih maju. Dibawah ini tabel yang menunujukan tingkat rata-rata pendidikan warga Desa Suka Gerundi. Tabel 8. Jumlah Penduduk Tamat Sekolah Berdasarkan Jenis Kelamin Desa Suka Gerundi Tahun 2010

No 1 2 3 4 5 6

Keterangan Belum/tidak sekolah Tidak tamat Sekolah Dasar Tamat Sekolah Dasar Tamat Sekolah SLTP Tamat Sekolah SLTA Tamat Sekolah Perguruan Tinggi / Akademi

Jumlah 237 223 225 234 167

12 1.098

JUMLAH

Sumber : Data Desa Suka Gerundi Kec. Parindu Desember 2010

16

Berdasarkan data kualitatif yang diperoleh menunjukan bahwa di Suka Gerundi kebanyakan penduduk hanya memiliki bekal pendidikan formal pada level SLTP dan pendidikan dasar SD dan SLTA-. Sementara paling sedikit yang dapat menikmati pendidikan di Perguruan Tinggi. F. Mata Pencaharian. Secara umum mata pencaharian warga masyarakat Desa Suka Gerundi dapat teridentifikasi ke dalam beberapa bidang mata pencaharian, seperti Petani/pekebun PNS, Karyawan swasta, pedagang, wirausaha. Jumlah penduduk berdasarkan mata pencaharian dapat dilihat pada tabel 8. Tabel 9 Jumlah Penduduk Menurut Mata Pencaharian Desa Desa Suka Gerundi tahun 2010

No 1 2 3 4 5
6 7

Macam Pekerjaan Belum/tidak bekerja Petani/Pekebun Wirausaha Pedagang PNS/Guru


Karyawan BUMN Karyawan Swasta

Jumlah 364 515 19 8 9


12 5

Pekerjaan lain-lain Jumlah

166 1.098

Sumber : Data Survey Sekunder Desa Suka Gerundi Desember 2010 Berdasarkan tabulasi data tersebut teridentifikasi, di Desa Suka Gerundi jumlah penduduk yang kehidupannya tergantung disektor pertanian dan perkebunan, sangat mendominasi dari total jumlah penduduk. Jenis pekerjaan lain-lain (peekrjaan tidak tetap) berjumlah 183 jiwa dari total penduduk yang mempunyai pekerjaan. Dengan demikian dari data tersebut menunjukan bahwa warga masyarakat di Desa Suka Gerundi memiliki alternatif pekerjaan selain sektor pertanian dan perkebunan. Karena pertanian dan perkebunan yang ada saat ini masih dikelola secara tradisional. Setidaknya kondisi ini membuat mereka mempunyai peluang bekeja di luar pulau. G. Jumlah Penduduk berdasarkan Agama Dalam perspektif agama, masyarakat Desa Suka Gerundi termasuk kategori yang mendekati homogen. Hal ini dikarenakan sebagian besar masyarakat Desa Suka Gerundi beragama Katolik. Secara cultural, pegangan agama ini didapat dari hubungan kekeluargaan ataupun kekerabatan yang kental diantara mereka. Selain itu perkembangan agama berkembang berdasarkan turunan dari orang tua ke anak cucu. Hal ini membuat agama katolik memdominasi agama di Dusun-Dusun di Desa Suka Gerundi. Informasi yang diperoleh melalui wawancara mendalam dari tokoh-tokoh tua, bahwa selama ini polapola hubungan antar masyarakat masih banyak dipengaruhi oleh kultur adat. Meskipun begitu, situasi kondusif selama ini dapat tercipta dan terjaga walaupun ada sebagian kecil masyarakat Di beberapa dusun Di Desa Suka

17

Gerundi memeluk agama diluar agama katolik, seperti K.Protestan, Islam. Jumlah penduduk Desa Suka Gerundi berdasarkan agama dapat dilihat dalam lampiran table 10. Tabel 10. Jumlah Penduduk Berdasarkan Agama Desa Suka Gerundi Kec. Parindu Kab. Sanggau Tahun 2010

No 1 2 3 4 5

Agama Islam Katolik Kristen Hindu Budha

Jumlah 34 1.007 55

Jumlah

1.098

Dalam tabel 10 tersebut dapat dilihat bahwa jumlah penduduk Desa Suka Gerundi yang beragama Katolik mendominasi dengan jumlah 1.007 dari total jumlah penduduk. Pemeluk agama Kristen berjumlah 55, sedangkan pemeluk agama Islam 34. Katolik sebagai agama pailng banyak dipeluk warga, mendominasi diseluruh Dusun yang ada di Desa Suka Gerundi. Meskipun demikian perbedaan agama tidak menghalangi masyarakat Desa Suka Gerundi untuk saling menghormati dan bekerjasama. H. Dinamika Politik Desa. Seiring dengan perkembangan dan perubahan dinamika politik dan sistem politik di Indonesia yang lebih demokratis, memberikan pengaruh kepada masyarakat untuk menerapkan suatu mekanisme politik yang dipandang lebih demokratis. Dalam dinamika politik, memang mengalami perkembangan yang sangat signifikan. Jabatan Kepala Desa sejak lama ditentukan dengan cara dipilih secara langsung oleh masyarakat Suka Gerundi. Biasanya para calon kepala desa yang akan ikut pemilihan adalah orang yang punya kaitan dengan elit lama desa tersebut, misalnya anak kepala desa terdahulu atau turunan dan keluarga. Hal ini tidak terlepas dari anggapan masyarakat banyak di desa-desa bahwa jabatan kepala desa adalah jabatan garis tangan keluarga-keluarga tersebut. Kepala desa merupakan suatu jabatan yang tidak serta merta dapat diwariskan kepada putra kepala desa. Kepala desa dipilih berdasarkan etos kerja,kejujuran serta kedekatan denag warga sekitar. Seorang kepala desa bisa diganti sebelum masa jabatannya habis, jika seorang kepala desa melakukan hal-hal yang melanggar peraturan maupun norma-norma yang berlaku. Kepala desa juga bisa diganti jika berhalangan tetap. Saat ini, siapa saja yang merasa mampu meskipun dari latar belakang apapun asal berani mencalonkan diri, bisa saja menjadi kepala desa-tentu dengan memenuhi syarat-syarat yang sudah ditentukan dalam perundangan yang berlaku. Pola kepemimpinan di wilayah Desa Suka Gerundi dalam pengambilan Keputusan ditangan kepala desa. Namun semua dilkaukan dengan mekanisme yang melibatkan pertimbangan dari masyarakat. Keterwakilan masyarakat ditingkat desa, diwadahi BPD, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) merupakan lembaga ditingkat desa. Untuk menjdai anggotanya harus melalui mekanisme pemilihan langsung. BPD berfungsi sebagai badan perwakilan warga masyarakat desa yang bertugas mirip denag legislatif. Kebijakankebijakan pemerintah desa harus mendapat persetujuan dari BPD, Dengan demikian terliaht bahwa pola kepemimipinan diwilayah Desa Suka Gerundi mengedepankan pola kemimpinan yang demokratsi.

18

Begitu Pemilihan Kepala Dusun. Pada tahun tahun sebelum regrouping desa kepala dukuh ditunjuk langsung oleh kepala desa. Namaun akibat perkembangan pilitik nasional, pada tahun 1990 2000, kepala dusun dipilh langsung oleh masyarakat. Begitu juga ketua RT. Dilingkungan masing-masing ditentukan dengan cara pilihan langsung. Hal ini semakin menjelaskna bahwa sistem demokrasi sudah menjadi bagian dari siklus pergantian kepemimipinan di Desa Suka Gerundi. Masyarakat sudah memandang bahwa pemimpin tidak harus memiliki ras atau keturunan tertentu, yang penting ia harus memiliki dedikasi tinggi terhadap tanggungjawab dan masyarakat. Berdasrkan deskripsi dari beberap fakta-fakta diatas, dapat disimpulkan bahwa Desa Suka Gerundi mempunyai dinamika politikmlokal yang bagus. Hal ini terlihat baik dari segi pola kepemimipinan, mekanisme pemilihan kepemimipinan, sampai denagn partisipasi masyarakat dalam menertapkan sistem politik demokratis kedalam kehidupan lokal. Tetapi minat terhadap politik nasional terlihat masih sangat kurang antusias. Hal ini dapat dimengerti dikarenakna dinamika ploitik nasional dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Desa Suka Gerundi kuran mempunyai greget, terutama yang berkaitan dengan permasalahan, kebutuhan dan kepentingan masyarakat secara langsung.

BAB III VISI, MISI, dan NILAI-NILAI A. Visi. Penyusunan RPJM Desa Suka Gerundi sebagai Pedoman program kerja Pemerintah Desa bersama Lembaga-lembaga tingkat Desa dan Seluruh warga masyarakat Desa Suka Gerundi maupun para pihak yang berkepentingan. RPJM Desa adalah pedoman kerja untuk masa lima tahun. RPJM Desa sebagai pedoman kerja lima tahun merupakan turunan dari sebuah cita-cita yang ingin dicapai dimasa yang akan datang oleh segenap warga masyarakat Suka Gerundi. Cita-cita masa depan sebagai tujuan jangka panjang yang ingin diraih Desa Suka Gerundi, merupakan arah kebijakan dari RPJM Desa yang dirumuskan setiap lima tahun sekali. Cita-cita masa depan Desa Suka Gerundi disebut juga sebagai Visi Desa Suka Gerundi. Visi Desa Suka Gerundi disusun dari rangkain panjang diskusi-diskusi formal maupun informal dengan segenap warga Suka Gerundi atau tokoh-tokoh masyarakat sebagai representasi dari warga masyarakat Suka Gerundi. Visi Desa Suka Gerundi semakin mendapat bentuknya bersamaan dengan terelaksananya rangkaian kegiatan dan musyawarah yang dilakukan untuk penyususunan RPJMDes tahun 2011-2015. Dalam Kegiatan ini, semakin mendekatkan Visi Desa Suka Gerundi dengan kenyataan yang ada di desa dan masyarakat. Kenyataan yang dimaksud baik merupakan potensi, permasalahan maupun hambatan yang ada di desa dan masyarakatnya, yang ada pada saat ini maupun kedepan. Bersamaan dengan penetapan RPJM Desa Suka Gerundi, dirumuskan dan ditetapkan juga Visi Desa Suka Gerundi di dalam sebuah kalimat Akronim: R E S M I ( Religius Sejahtera Mandiri ) Sebagaimana proses yang dilakukan maka arti dari visi Desa Suka Gerundi adalah :

a.

RELIGIUS

: Menjadikan masyarakat yang Agamais dan mengedepankan nilai Budaya.

b. c.

SEJAHTERA : Bertekad mensejahterakan masyarakat yang adil dan makmur. MANDIRI : Mampu membangun desa dengan menggali potensi yang ada di Desa dengan mengedepankan nilai kebersamaan dan melestarikan Budaya Gotong Royong.

19

Selain Penyusunan Visi juga telah ditetapkan misi-misi yang memuat sesuatu pernyataan yang harus dilaksanakan oleh Desa agar tercapainya visi desa tersebut.Visi berada di atas Misi .Pernyataan Visi kemudian dijabarkan ke dalam misi agar dapat di operasionalkan / dikerjakan. Sebagaimana penyusunan Visi, misi pun dalam penyusunannya menggunakan pendekatan partisipatif dan pertimbangan potensi dan kebutuhan Desa Suka Gerundi. B. Misi Misi Desa Suka Gerundi merupakan turunan dari Visi Desa Suka Gerundi. Misi merupakan tujuan jangka yang lebih pendek dari visi yang menunjang keberhasilan tercapainya sebuah Visi. Dengan kata lain Misi Desa Suka Gerundi merupaka penjabaran lebih operasional dari Visi. Penjabaran dari Visi ini diharapkan dapat mengikuti dan mengantisipasi setiap terjadinya perubahan lingkungan dimasa yang akan datang dari usahausaha mencapai Visi Desa Suka Gerundi. Dalam meraih Desa Suka Gerundi seperti yang sudah dijabarkan diatas, dengan mempertimbangkan potensi dan hambatan baik internal maupun eksternal. Maka disusunlah Misi Desa Suka Gerundi. Mengarahkan dan mendorong majunya bidang pendidikan baik formal maupun informal yang mudah diakses dan dinikmati seluruh warga masyarakat tanpa terkecuali. Mengarahkan dan mendorong terciptanya pendidikan yang menghasilkan insan intelektual, insan inovatif dan insan enterpreneur. Mengarahkan dan mendorong terwujudnya pendidikan kejuruan atau keahlian baik formal maupun non formal yang berbasiskan dan mengembangkan sektor pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan. Mengarahkan dan mendorong usaha-usaha untuk mengembangkan sektor pertanian, perkebunan,peternakan dan perikanan, baik tahap produksinya maupun pengolahan hasilnya. Mengarahkan dan mendorong usaha-usaha untuk optimalisasi sektor pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan, baik tahap produksinya maupun pengolahan hasilnya. Menjamin dan mendorong usaha-usaha untuk terciptanya pembangunan disegala bidang uang berwawasan lingkungan dan tanggap bencana, sehingga terjadi keberlanjutan usaha-usaha pembagunan dan pemanfaatannya. C. Nilai-nilai Nilai-nilai adalah hal-hal yang dijunjung tinggi oleh sebuah kesatuan masyarakat dalam perjalanan mewujudkan visi seperti saat ini yang sedang dilakukan oleh Pemerintah Desa dan seluruh warga masyarakat Suka Gerundi. Dengan kata lain nilai merupaka prinsip sosial,tujuan, ataupun norma yang diterima oleh individu organisasi atau masyarakat. Nilai memberikan batasan dan tuntutan dalam pemilihan cara cara yang ditempuh dalam mewujudkan Visi. Atas dasar nilai itu makla tidak semua cara boleh ditempuh. Untuk mencapai Visi Desa Suka Gerundi maka nilai utama yang dijadikan pedoman anatara lain asas kebersamaan, keterbukaan, jujur, adil, demokratis, dan dapat dipertanggungjawabkan. Nilai-nilai tersebut harus melandasi jalannya roda pemerintahan maupun semua warga masyarakat Suka Gerundi, sehingga menjadi sebuah komunitas tingkat desa yang baik dengan karakteristiksebagai berikut : 1. Transparan. Transparan dibangun atas dasar kebebasan arus informasi. Adanya sifat keterbukaan bagi semua pihak yang berkepentingan terhadap semua informasi terkait, seperti berbagai aturan, kebijakan pemerintah desa diberbagai kegiatan. Proses-proses, lembaga-lembaga, dan informasi secara langsung dapat diterima oleh mereka yang membutuhkan. Informasi harus dapat dipahami dan dapat dimonitor. Pemerintah desa dalam memberikan pelayanan umum tidak membedakan perlakuan atas dasar suku, agama dan ras. 2. Dapat dipertanggungjawabkan( Akuntabel ). Akuntabilitas adsalah kewajiban untuk memberikan pertanggungjawaban atau unutk menjawab dan menerangkan kinerja dan tindakan seseorang/badan hukum/pimpinan kolektif suatu

20

3.

4.

5.

6.

7.

8.

9.

10.

organisasi kepada pihak yang memiliki hak atau kewenangan untuk meminta keterangan atau pertanggungjawaban. Para pembuat keputusan dalam pemerintahan, sector swasta dan masyarakat bertanggungjawab pada publik dan lembaga-lembaga yang berkepentingan. Akuntabilitas ini tergantung pada organisasi dan sifat keputusan yang dibuat, apakah keputusan tersebut dibuat untuk kepentingan internal atau eksternal organisasi. Demokratis. Dalam arti masyarakat diberikan kebebasan dalam mengemukakan pendapat, berbeda pendapat dan menerima pendapat orang lain. Akan tetapi apabila sudah menjadi keputusan harus dilaksanakanbersama-sama dengan penuh rasa tanggungjawab. Partisipatif. Setiap warga masyarakat Suka Gerundi mempunyai suara dalam pembuatan keputusan, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui perantara lembaga yang mewakili kepentingannya. Partisipasi tersebut dibangun atas dasar kebebasan berasosiasi dan berbicara serta berpartisipasi secara konstruktif. Prinsip pembangunan adalah dari, oleh dan untuk rakyat. Oleh karenanya rakyat harus dilibatkan dalam setiap proses pembangunan yaitu dari perencanaan, pelaksanaan, sampai kepada pemeliharaan/ pasca konstruksi. Propesional. Bagi pemerintahan desa dalam melayani kepentingan dan kebutuhan masyarakat dan desa harus harus mengerjakan secara konsisten, terbuka terhadap kritik dan saran dalam rangka perbaikan kinerja pelayanan kepada warga masyarakat Desa Suka Gerundi dan para pihak yang berkepentingan. Keadilan. Bagi semua pemerintahan Suka Gerundi, proporsional dalam pebagian beban kerja dan perolehan pendapatan dengan mengingat aturan yang berlaku. Bagi seluruh warga masyarakat, proporsional dalam menerima pembagian beban tanggungjawab dan keuntungan baik langsung maupun tidak langsung dari kegiatan pembangunan desa yang ada. Kesetaraan dan Keadilan Gender. Seluruh warga masyarakat Suka Gerundi tidak diperbolehkan membeda-bedakan perlakuan dan kesempatan atas dasar jenis kelamin dan orientasi seksual. Egaliter. Seluruh warga masyarakat Suka Gerundi mengakui pada dasanya setiap orang mempunyai posisi dan kedudukan yang sama. Kelestarian lIngkungan. Seluruh warga masyarakat Suka Gerundi berkewajiban menciptakan situasi dan kehidupan sosial yang ramah lingkungan. Merdeka. Semua warga masyarakat Suka Gerundi, terutama pemerintah desa harus bebas dari campur tangan manapun, terutama pihak yang tidak berhak, dan selektif dalam melakukan kerjasama dengan pihak lain. BAB IV PETA PERMASALAHAN DAN POTENSI

A. Peta Permasalahan setiap Wilayah Pembangunan. Peta Permasalahan didapat dari hasil pertemuan-pertemuan dan masukan-masukan dari perangkat desa dan warga masyarakat Desa Suka Gerundi selama periode Januari s/d Oktober 2010. Dari semua persoalan yang ada di Desa Suka Gerundi kita bagi menurut wilayah pembangunan Desa Suka Gerundi dan diurutkan sesuai skala prioritas yang ada di Desa Suka Gerundi. Dibawah ini adalah daftar masalah secara kuantitatif yang dirasakan oleh masyarakat Desa Suka Gerundi. B. Hasil Survei Identifikasi Masalah.

21

NO 1.

Bidang Pendidikan

Masalah Biaya Sekolah mahal. Sarana sekolah tidak memadai. ( Meja, Kursi, dan sarana penunjang lainnya) Belum adanya PAUD Kurang sadar Pentingnya Pendidikan. Tidak adanya program bimbingan belajar. Perlu adanya SD mini di Dusun Lintang. MCK belum cukup / belum memadai Biaya pengobatan tinggi. Kurangnya jadwal penyuluhan. Jamkesmas Tidak Cukup Buang sampah sembarangan Fasilitas air bersih belum merata Akses Jalan Pemda Tantang S Nala ( Desa Suka Gerundi-Desa Marita-Desa Embala) belum memadai/rusak parah. Akses Jalan antar Desa Suka Gerundi dan desa Suka Mulya rusak parah. Jalan Rabat Beton di Dusun: - Baharu, - Tantang S. Fasilitas Air Bersih. Di semua Dusun. Jembatan Beton di Dusun Lintang. Tidak Ada Jaringan Listrik di tempat Fasilitas Umum. Kurang menyadari pentingnya hidup sehat. Pembangunan Kantor Desa Lapangan Bola untuk Dusun Tantang S Adat kurang terjaga. Kesenian Tradisional tidak diminati Pemuda/i. Masyarakat Kurang kompak. Rasa Gotong Rayong mulai berkurang Nilai Nasionalisme kurang Budaya Asing masuk. Tidak ada wadah untuk Menyalurkan bakat Batas Dusun Belum ada kesepakatan tertulis yang disetujui bersama. Kurang Akses modal. Penghasilan tidak tetap. Penghasilan kurang Hasil pertanian Rendah Kualitas SDM yang masih rendah dalam pengembangan ekonomi. Kesulitan dalam pemasarana produk Pertanian. Pembinaan Kurang Luas lahan belum dikelola dengan baik. Hutan rusak Penyakit jamur batang, tanaman Karet. Penyakit Jamur akar tanaman Karet. Mahalnya harga Pupuk, Herbisida, Obat-obatan. Kualitas SDM yang masih rendah dalam pengembangan wirausaha. Ladang perpindah Budaya kerja sama untuk melestarikan hutan tidak ada

2.

Kesehatan & Lingkungan

3.

Sarana & Prasarana

4.

Politik, Sosial, Budaya

5.

Ekonomi

6.

Pertanian, Perkebunan, Perikanan, Peternakan dan Kehutanan.

22

C. Potensi dan Hambatan. Potensi dan hambatan didapat dari pertemuan-pertemuan, FGD, wawancara dan pengamatan langsung. Dari beberapa kegiatan tersebut dapat diidentifikasi bahwa Desa Suka Gerundi memiliki potensi yang sangat besar, baik dari SDM dan SDA. Sampai saat ini potensi sumber daya belum benar-benar optimal diberdayakan. Hal ini terjadi dikarenakan belum teratasinya hambatan-hambatan yang ada. Berikut ini potensi dan hambatan yang ada : 1. Potensi Sumber daya; a. Sumber daya Alam. - Lahan pertanian yang masih luas dapat ditingkatkan produktifitasnya karena saat ini belum dikerjakan secara optimal. - Lahan pekarangan yang subur, belum dikelola dengan baik. - Adanya Lalu lintas orang di Desa Suka Gerundi yang volumenya banyak setiap minggu sehingga dimungkinkan untuk dibangun pasar desa. b. Sumber Daya Manusia. - Adanya Tamatan perguruan tinggai sebayak 8 Orang. - Adanya sumber daya perempuan usia produktif sebagai tenaga produktif dapat mendorong potensi industri rumah tangga. - Kemampuan bertani yang diturunkan orang tua sejak dulu. - Hubungan yang kondusif antara Kepala Desa, BPD dan Masyarakat. - Adanya kader Kesehatan yang cukup, terutama di posyandu yang ada di dusun. - Adanya kelembagaan baik tingkat Desa ataupun tingkat Dusun, RT, BPD, PKK Desa, Posyandu, lembaga Keuangan Mikro. 2. Hambatan yang dihadapi sebagai berikut. - Kurangnya penguasaan teknologi pertanian sehingga menyebabkan kurangnya maksimal hasil panen. - Kurang maksimalnya pengolahan hasil paska panen. - Sarana infrasturktur jalan belum memadai. - Tidak adanya sarana irigasi. - Pada saaat ini lahan pertanian masih tradisional dan tadah hujan. - Tidak ada pengairan di Desa Suka Gerundi. - Mayoritas Penduduk Desa Suka Gerundi masih berpendidikan rendah, sehingga kurang mampu bersaing dalam memperoleh pekerjaan maupun membuka/ menciptakan lapangan pekerjaan. - Usaha kerajinan dan makanan olahan belum mendapat perhatian yang cukup terutama soal modal , desain/kemasan dan pemasaran. - Belum maksimalnya peran dan fungsi kelembagaan yan ada baik ditingkat Desa maupun pada tingkat Dusun. C. Hasil Pengkajian Masalah, Potensi dan Tindakan Berdasarkan rangkuman hasil musyawarah perencanaan pembangunan desa (musrenbangdes) tentang berbagai masalah yang dihadapi pemerintah desa dan warga desa, berikut ini disampaikan daftar temuan masalah dan potensi, pemeringkatan masalah dan tindakan-tindakan alternatif serta pemeringkatan tindakan, sebagai berikut. 1. Daftar Masalah dan Potensi Berdasarkan hasil musyawarah perencanaan pembangunan di dusun-dusun, RT dan kelompokkelompok kegiatan masyarakat, maka masalah dan potensi yang ada di Desa Suka Gerundi dapat dikelompokkan sebagai berikut: PENGELOMPOKAN MASALAH

23

NO 1 2 3 4

MASALAH Akses jalan menuju Dusun Lintang saat musim hujan tidak dapat di lalui. Masih ada rumah warga yang sangat sederhana. Lapangan bola du Dusun Tantang S tidak ada, sementara bibit-bibit pemain banyak. Hasil panen warga di semua Dusun masih rendah -

POTENSI Adanya Lahan Gotong Royong Lahan Pemukiman Gotong Royong Bibit-bibit pemain Gotong Royong Lahan Kelompok Tani Gotong Royong Gotong Royong Kader Pemberdayaan Gotong Royong Anak- anak usia PAUD/TK Gotong Royong Pasir Kerikil Gotong Royong Kader Dusun Lahan Pemdes Kader Polindes Sekolah Guru Pasir Kerikil Gotong Royong Pasir Kerikil Gotong Royong Sekolah Pengajar Lahan kebun Kelompok Tani Gotong Royong Sekolah Pengajar Hansip Pasir Kerikil Gotong Royong SDM Sekolah Tanaga Pengajar Lahan Pasir Kerikil Gotong Royong Aparat Dusun Kantor

5 6 7 8

Pengelolaan sampah di Dusun Tantang S masih kurang sehingga sampah berserakan Jembatan di Dusun Lintang rusak parah Belum tersedianya PAUD/TK di Dusun Tantang S dan Dusun Baharu Jalan Antar Desa Suka Gerundi Desa Marita dan Desa Embala rusak berat Masih ada anak-anak yang belum mendapat asupan gizi yang cukup Masih banyak pengangguran di Desa Suka Gerundi

9 10

11 12 13

Pelayanan kesehatan di Dusun Lintang masih kurang Jumlah anak-anak yang bersekolah di Lintang masih sangat kurang Jalan di Tantang S, Suka Gerundi dan Lintang banyak yang rusak berat Jembatan menuju Dusun Lintang 4 buah rusak berat

14

15 16

Banyak anak-anak yang putus sekolah Hasil panen kelapa sawit warga masih ada yang rendah Kenakalan Remaja cukup tinggi

17

18

Pada Musim hujan jalan di Dusun Lintang sering terendam air / Becek Kurangnya jumlah penduduk setempat khususnya di Desa Suka Gerundi yang lulus Perguruan Tinggi Tempat pelayanan ibu dan balita di Lintang belum ada

19

20

21

Operasional kerja Aparat Dusun Baharu, Tantang S, Suka Gerundi dan Lintang kurang aktif

24

22 Kegiatan kepemudaan di Desa Suka Gerundi masih belum aktif -

Organisasi Pemuda dan Pemudi Lahan Pembina

2. Pemeringkatan Masalah Setelah masalah dikelompok-kelompokkan, usulan pemeringkatan masalah tersebut kemudian dimusyawarahkan kembali di dalam musrenbangdes yang diselenggarakan di Desa Suka Gerundi pada Tanggal 27 Januari 2011 Berdasarkan pembahasan dalam musrenbangdes tersebut dihasilkan pemeringkatan masalah sebagai berikut: HASIL PENENTUAN PERINGKAT MASALAH
Menghamba t peningkatan pendapatan Tersedia potensi untuk memecahka n masalah

No.

Masalah

Dirasakan Oleh orang banyak

Sangat parah

Keseringan terjadi

Jml. nilai

Urutan peringkat

1 1

2 Akses jalan menuju Dusun Lintang saat musim hujan tidak dapat di lalui. Masih ada rumah warga yang sangat sederhana. Lapangan bola du Dusun Tantang S tidak ada, sementara bibitbibit pemain banyak. Hasil panen warga di semua Dusun masih rendah Pengelolaan sampah di Dusun Tantang S masih kurang sehingga sampah berserakan Jembatan di Dusun Lintang rusak parah Belum tersedianya PAUD/TK di Dusun Tantang S dan Dusun Baharu

22

21

11

19

17

10

20

24

12

17

25

10

11

12

13

14

15

16

17

18

19

20

Jalan Antar Desa Suka Gerundi Desa Marita dan Desa Embala rusak berat Masih ada anakanak yang belum mendapat asupan gizi yang cukup Masih banyak pengangguran di Desa Suka Gerundi Pelayanan kesehatan di Dusun Lintang masih kurang Jumlah anak-anak yang bersekolah di Lintang masih sangat kurang Jalan di Tantang S, Suka Gerundi dan Lintang banyak yang rusak berat Jembatan menuju Dusun Lintang 4 buah rusak berat Banyak anak-anak yang putus sekolah Hasil panen warga di masih rendah Kenakalan Remaja cukup tinggi Pada Musim hujan jalan di Dusun Lintang sering terendam air / Becek Kurangnya jumlah penduduk setempat khususnya di Desa Suka Gerundi yang lulus Perguruan Tinggi Tempat pelayanan ibu dan balita di Lintang belum ada

25

15

13

22

14

14

11

18

24

25

20

16

11

20

19

15

12

20

26

21

22

Operasional kerja Aparat Dusun Baharu, Tantang S, Suka Gerundi dan Lintang kurang aktif Kegiatan kepemudaan di Desa Suka Gerundi masih belum aktif

14

15

13

Catatan: Pemberian nilai (skor) untuk menentukan peringkat masalah disarankan dengan angka minimal 1 dan maksimal 5. Dasar penilaian menggunakan pedoman seperti tercantum pada kolom 3 4 5 6 7 pada tabel di atas. 3. Tindakan Pemecahan Masalah Dalam forum musyawarah perencanaan pembangunan desa telah dilakukan pengkajian terhadap tindakan-tindakan pemecahan masalah. Hasil pengkajiannya sebagaimana disajikan dalam tabel berikut ini. HASIL PENGKAJIAN TINDAKAN PEMECAHAN MASALAH Alternatif Tindakan Pemecahan Masalah 5 - Pengerasan jalan dengan sirtu/latret - Rehabilitasi secara gotong royong - Budaya menabung - Penyuluhan tentang lingkungan dan hidup yang sehat - Membangun sarana olah raga yang populer dimasyarakat - Membentuk Pengurus - Penyuluhan - Bantuan bibit dan pupuk Tindakan yang layak 6 - Pengerasan jalan dengan sirtu/latret - Pembuatan saluran air - Menabung - Bantuan material perbaikan rumah

No 1 1

Masalah 2 Akses jalan menuju Dusun Lintang saat musim hujan tidak dapat di lalui. Masih ada rumah warga yang sangat sederhana. Lapangan bola du Dusun Tantang S tidak ada, sementara bibit-bibit pemain banyak. Hasil panen warga di semua Dusun masih rendah

Penyebab 3 - Jalan Tanah - Tidak ada saluran - Pemeliharaan jalan kurang perhatian - Pendapatan yang masih rendah

Potensi 4 - Gotong Royong

- Lahan Pemukiman - Gotong Royong

Pengelolaan sampah di Dusun Tantang S masih kurang sehingga sampah berserakan

- Kepentingan - Gotong sekelompok Royong orang - Kegiatan yang insidentil (tdk berkelanjutan) - Tanah kurang - Lahan subur - Kelompok - Bibit kurang baik Tani - Cara dan - Gotong Royong perlakuan belum mengikuti pola tanam yg baik - Tidak ada TPA - Gotong khusus Royong - Kurang terhadap - Kader budaya bersih Pemberdaya an

- Membangun sarana olah raga yang populer dimasyarakat - Membentuk Pengurus - Penyuluhan - Bantuan bibit dan pupuk

- Penyedian TPA dan Tempat Sampah - Penyuluhan

- Penyedian TPA dan Tempat Sampah - Penyuluhan

27

Jembatan di Dusun Lintang rusak parah

- Usia jembatan cukup lama - Tidak ada biaya perawatan

- Pasir - Kerikil - Gotong Royong

Belum tersedianya PAUD/TK di Dusun Tantang S dan Dusun Baharu Jalan Antar Desa Suka Gerundi Desa Marita dan Desa Embala rusak berat Masih ada anakanak yang belum mendapat asupan gizi yang cukup

- Belum ada pengurus - Perhatian dari instansi terkait masih kurang

- Anak- anak usia PAUD/TK - Gotong Royong

- Jalan Tanah - Tidak ada saluran - Pemeliharaan jalan kurang perhatian - Ekonomi keluarga yang rendah - Pola makan tidak baik - Pendidikan kurang

- Gotong Royong

- Rehabilitasi Jembatan - Penyediaan Material - Pembangunan baru - Membentuk Pengurus PAUD/ TK - Pemberitahuan dan Pendaftaran pada instansi terkait - Pengerasan jalan dengan sirtu/latret - Pembuatan saluran air - Membangunan Posyandu - Bantuan bahan makanan untuk balita - Penyuluhan tentang ibu dan anak - Pembinaan dan penyuluhan pertanian - Bantuan modal - Pembinaan dan penyuluhan tentang cara mendapat pelayanan kesehatan - Gerakan Pola hidup sehat - Gerakan wajib belajar - Bantuan biaya pendidikan pada anak tidak mampu - Penyuluhan tentang pentingnya pendidikan bagi anak - Pengerasan jalan dengan sirtu/latret - Pembuatan saluran air - Rehabilitasi Jembatan - Penyediaan Material - Pembangunan baru

- Rehabilitasi Jembatan - Penyediaan Material

- Membentuk Pengurus PAUD/ TK - Pendaftaran pada instansi terkait

- Pengerasan jalan dengan sirtu/latret - Pembuatan saluran air - Membangunan Posyandu - Bantuan bahan makanan untuk balita

- Kader Dusun - Sumber bahan makanan alami

10

11

Masih banyak pengangguran di Desa Suka Gerundi Pelayanan kesehatan di Dusun Lintang masih kurang

- Pendidikan kurang - Kreatifitas yang kurang - Birokrasi yang berbelit-belit - Pelayanan kesehatan hanya semata mengobati penyakit - Anak usia sekolah belum mulai bersekolah - Ekonomi kecil - Putus sekolah - Membantu pekerjaan orang tua

- Lahan pertanian - Pemdes - Kader - Polindes

- Pembinaan dan penyuluhan pertanian - Bantuan modal - Standar tentang cara mendapat pelayanan kesehatan - Gerakan Pola hidup sehat

12

Jumlah anakanak yang bersekolah di Lintang masih sangat kurang

- Sekolah - Guru

- Bantuan biaya pendidikan pada anak tidak mampu - Penyuluhan tentang pentinya pendidikan bagi anak

13

14

Jalan di Tantang S, Suka Gerundi dan Lintang banyak yang rusak berat Jembatan menuju Dusun Lintang 2 buah rusak berat

- Jalan Tanah - Tidak ada saluran - Pemeliharaan jalan kurang perhatian - Usia jembatan cukup lama - Tidak ada biaya perawatan

- Gotong Royong

- Pasir - Kerikil - Gotong Royong

- Pengerasan jalan dengan sirtu/latret - Pembuatan saluran air - Rehabilitasi Jembatan - Penyediaan Material

28

15

Banyak anakanak yang putus sekolah

- Ekonomi kecil - Membantu pekerjaan orang tua - Tanah kurang subur - Bibit kurang baik - Cara dan perlakuan belum mengikuti pola tanam yg baik - Masih kurangnya perhatian orang tua terhadap pendidikan anak - Ekonomi kecil - Putus sekolah - Sebahagian Jalan Tanah - Tidak ada saluran - Pemeliharaan jalan kurang perhatian - Masih kurangnya perhatian orang tua terhadap pendidikan anak - Ekonomi kecil - Membantu pekerjaan orang tua - Kesadaran ibuibu tentang kesehatan masih rendah - Tidak ada Posyandu - Kontrol yang kurang dari instansi terkait - Pembekalan yang tidak effektif

- Sekolah - Pengajar

16

Hasil panen warga di masih rendah

- Lahan - Kelompok Tani - Gotong Royong

- Gerakan wajib belajar - Bantuan biaya pendidikan pada anak tidak mampu - Penyuluhan - Bantuan bibit dan pupuk

- Bantuan biaya pendidikan pada anak tidak mampu

- Penyuluhan - Bantuan bibit dan pupuk

17

Kenakalan Remaja cukup tinggi

- Sekolah - Pengajar - Hansip

- Pembinaan dan penyuluhan terhadap kenakalan remaja - Wajib belajar - Pengerasan jalan dengan Rabat beton - Rehabilitasi secara gotong royong - Bantuan biaya pendidikan pada anak tidak mampu - Beasiswa khusus bagi yang melanjutkan pendidikan hingga PT - Membangunan Posyandu 8 x 6 m2 - Menggunakan fasilitas Umum

- Pembinaan dan penyuluhan thdp kenakalan remaja oleh aparat keamanan - Pengerasan jalan dengan Rabat beton - Pembuatan saluran air - Bantuan biaya pendidikan pada anak tidak mampu

18

Pada Musim hujan jalan di Dusun Lintang sering terendam air / Becek Kurangnya jumlah penduduk setempat khususnya di Desa Suka Gerundi yang lulus Perguruan Tinggi Tempat pelayanan ibu dan balita di Lintang belum ada Operasional kerja Aparat Dusun Baharu, Tantang S, Suka Gerundi dan Lintang kurang aktif Kegiatan kepemudaan di Desa Suka Gerundi masih belum aktif

- Pasir - Kerikil - Gotong Royong

19

- SDM - Sekolah - Tanaga Pengajar

20

Lahan Pasir Kerikil Gotong Royong

- Membangunan Posyandu 8 x 6 m2

21

- Aparat Dusun - Kantor - Organisasi

- Pelatihan peningkatan kapasitas - Evaluasi kegiatan

- Pelatihan peningkatan kapasitas

22

- Kepentingan sekelompok orang - Kegiatan yang insidentil (tdk berkelanjutan)

- Pemuda dan Pemudi - Lahan - Pembina

- Membangun sarana olah raga yang populer dimasyarakat - Evaluasi Kinerja pengurus

- Penyaluran bakat dan minat berupa bantuan perlengkapan kegiatan

4. Prioritas Tindakan Pemecahan Masalah Prioritas tindakan pemecahan masalah didasarkan pada peringkat dari setiap tindakan yang disepakati dalam forum musrenbangdes. Dengan demikian, tindakan yang mendapat peringkat yang lebih tinggi mendapat prioritas yang lebih tinggi pula. Hasil penentuan peringkat tindakan adalah sebagai berikut: PENENTUAN PERINGKAT TINDAKAN

29

Tindakan yang Layak 1 - Pengerasan jalan dengan sirtu/latret - Pembuatan saluran air - Menabung - Bantuan material perbaikan rumah - Membangun sarana olah raga yang populer dimasyarakat - Membentuk Pengurus - Penyuluhan - Bantuan bibit dan pupuk - Penyedian TPA dan Tempat Sampah - Penyuluhan - Rehabilitasi Jembatan - Penyediaan Material - Membentuk Pengurus PAUD/ TK - Pendaftaran pada instansi terkait - Pengerasan jalan dengan sirtu/latret - Pembuatan saluran air - Membangunan Posyandu - Bantuan bahan makanan untuk balita - Pembinaan dan penyuluhan pertanian - Bantuan modal - Standar tentang cara mendapat pelayanan kesehatan - Gerakan Pola hidup sehat - Bantuan biaya pendidikan pada anak tidak mampu - Penyuluhan tentang pentinya pendidikan bagi anak - Pengerasan jalan dengan sirtu/latret - Pembuatan saluran air - Rehabilitasi Jembatan - Penyediaan Material - Bantuan biaya pendidikan pada anak tidak mampu - Penyuluhan - Bantuan bibit dan pupuk - Pembinaan dan penyuluhan thdp kenakalan remaja oleh aparat keamanan - Pengerasan jalan dengan sirtu/latret - Pembuatan saluran air - Bantuan biaya pendidikan pada anak tidak mampu

Pemenuhan Kebutuhan Orang Banyak 2 5

Dukungan Peningkatan Pendapatan Masyarakat 3 5

Dukungan Potensi 4 4

Jumlah Nilai 5 14

Peringkat Tindakan 6 2

12

2 3 2 4

2 3 1 5

2 4 2 3

6 10 5 12

10 6 11 4

10

15

11

10

5 4 3 4 3

5 4 1 4 2

5 5 2 5 3

15 13 6 13 8

1 3 10 3 8

5 2

4 2

5 5

14 9

2 7

30

- Membangunan Posyandu 8 x 6 m2 - Pelatihan peningkatan kapasitas - Penyaluran bakat dan minat berupa bantuan perlengkapan kegiatan

3 2 2

3 2 2

5 4 5

11 8 9

5 8 7

Catatan: Pemberian nilai (skor) untuk menentukan peringkat TINDAKAN disarankan dengan angka minimal 1 dan maksimal 5. Dasar penilaian menggunakan pedoman seperti tercantum pada kolom 2 - 3 4 pada tabel di atas.

BAB V RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH DESA

A. Program Kegiatan Secara administratif Desa Suka Gerundi terbagi dalam 4 (empat) Dusun namun Pelaksanaan Pembangunan antar Dusun harus seimbang agar tidak terjadi kecemburuan yang mengakibatkan ketidak harmonisan dalam masyarakat. Demi tercapainya azas "adil dan merata" tersebut Pembangunan dilaksanakan bertahap dan bergantian meskipun didalam pelaksanaan Pembangunannya melibatkan warga antar dusun agar tercipta rasa saling memiliki meskipun pembangunan tersebut berlokasi di wilayah Dusun lain. Selain azas "adil dan merata" kami juga lebih mengutamakan hal-hal yang bersifat darurat atau membutuhkan penanganan yang tidak bisa ditunda. Program dan Kegiatan yang akan dilaksanakan oleh Pemerintah Desa Suka Gerundi Kecamatan Parindu Kabupaten Sanggau dalam rangka mencapai Visi dan Misi yang telah ditetapkan adalah sebagai berikut: 1. Pekerjaan Umum - Pembangunan Jalan Tantang S - Lintang - Pembangunan jalan rabat beton antar Dusun - Pembangunan sarana pemerintahan desa - Rehab balai desa - Program pembangunan sarana pendidikan - Pengadaan mebeler - Pembebasan tanah - Pembuatan Jalan Pertanian/perkebunan - Program pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi - Perbaikan saluran/irigasi 2. Lingkungan Hidup - Pembangunan bak air bersih - Reboisasi Hutan 3. Pertanian - Program bantuan percetakan sawah dan modal bibit - Bantuan modal bagi kelompok tani untuk pengadaan pupuk - Pengadaan bibit tanaman keras dan buah-buahan - Pengadaan bibit padi - Program pengadaan alat-alat pertanian - Pengadaan alat pembasmi hama (sprayer) - Pengadaan alat pengolah tanah (traktor)

31

Program penyuluhan pertanian7 Penyuluhan pertanian tentang pola tanam

4. Peternakan/Perikanan - Bantuan terrnak kambing ,sapi dan babi - Bantuan bibit ikan - Pelatihan peternakan - Pelatihan beternak ikan - Pelatihan beternak kambing, sapi dan babi 5. Perdagangan - Bantuan modal bergulir - Bantuan modal bergulir untuk pedagang keliling - Bantuan modal bergulir pedagang kecil - Bantuan bergulir modal usaha perbengkelan - Program pembentukan lembaga ekonomi desa - Pembentukan BUMDes 6. Industri - Program penguatan kelompok pertukangan - Pelatihan pertukangan - Bantuan alat alat pertukangan 7. Pendidikan - Program pembinaan kesenian - Pengadaan alat kesenian modern (band) - Mendatangkan pelatih kesenian tradisonal - Program peningkatan mutu dan akses pendidikan - Pengadaan TK dan guru TK - Bantuan beasiswa pendidikan 8. Kesehatan - Penyuluhan tentang bahaya miras dan narkoba - Bantuan PMT balita - Penyuluhan tentang penting gizi bagi anak balita - Bantuan pengobatan warga yang lansia - Bantuan kontrasepsi RTM 9. Pemerintahan Desa - Rehab kantor Desa - Peningkatan Kualitas SDM perangkat desa dan BPD - Modernisasi sarana dan prasarana pemerintahan desa - Penguatan peran PKK - Bantuan kesejtahteraan bagi kader posyandu, PKK dan RT 118 B. Kendala dalam Pelaksanaan Program dan Kegiatan Sebagaimana kita ketahui bahwa segala apa yang kita rencanakan tidak semuanya dapat terlaksana. Hal ini dapat terjadi karena disebabkan beberapa faktor antara lain : 1. Keterbatasan Dana Dana merupakan salah satu faktor penentu terlaksana dan tidaknya suatu perencanaan. Pelaksanaan perencanaan Pembangunan dapat dipastikan tidak dapat terealisasi tanpa adanya dana. 2. Keterbatasan Sumber Daya Manusia Pelaksanaan perencanaan Pembangunan baik fisik maupun non fisik juga dipengaruhi oleh faktor sumber daya, baik sumber daya alam maupun sumber daya manusia. Sumber daya alam antara lain :

32

tidak tersedianya bahan baku. Sumber daya manusia berkaitan dengan kurangnya tenaga ahli dan ketidakmampuan dari pelaku-pelaku pelaksana pembangunan di desa untuk melaksanakan pembangunan. Pembangunan tentu saja memerlukan sumber daya manusia yang mempunyai kemampuan manajerial dan teknis. Tanpa adanya kemampuan SDM yang baik maka pembangunan tidak akan berhasil karena tidak dibarengi dengan perencanaan-perencanaan serta evaluasi yang matang. 3. Kondisi Alam Selain kedua factor diatas berbagai kegiatan yang dilaksanakan di desa sangat tergantung oleh kondisi alam. Berbagai penngalaman yang terjadi selama ini terutama untuk kegiatan pembangunan pada skala desa banyak yang gagal karena adanya bencana alam. Misalnya pembangunan jembatan atau saluran irigasi yang ambruk karena dilanda banjir. Padahal irigasi dan jembatan tersebut sangat diperlukan untuk kepentingan masyarakat. Oleh karena itu rencana pembangunan jangka menengah desa ini harus mempertimbangkan factor-faktor yang telah disebutkan diatas. 4. Letak Geografis Desa. Kondisi Geografis Desa sangat menentukan dalam penjabaran dan melaksanakan program yang telah direncanakan. Sehingga pembangunan ditingkat desa bisa berkembang dengan cepat karena didukung oleh letak yang dekat dengan pasar. C. Arah Kebijakan Pembangunan Desa 1. Arah Peningkatan Ekonomi Masyarakat - Meningkatkan pendapatan Masyarakat. - Mengembangkan usaha agribisnis - Mengusahakan kesejahteraan masyarakat 2. Arah Peningkatan Partisipasi Masyarakat - Mengembangkan peran serta masyarakat dalam pembangunan - Melestarikan budaya gotong-royong - Memacu pembangunan di desa dan kecamatan 3. Arah Pengelolaan Pendapatan Desa - Pendapatan Desa bersumber Tanah Kas Desa dan Dana dari Pemerintah. - Pajak dipungut oleh Kepala Dusun dibantu oleh Perangkat Desa sesuai dengan wilayah rayonnya masing-masing kemudian dikumpulkan dan disetorkan oleh Kolektor Pajak ke Bank BRI terdekat. - Pendapatan dari tanah Kas Desa dan dari Pemerintah dikelola oleh bendahara Desa. 4. Arah Pengelolahan Belanja Desa - Penghasilan Tetap Kades dan Perangkat Desa - Tunjangan BPD dan Honor RT. - Pengadaan Barang dan jasa - Pengadaan ATK, inventaris Kantor Desa dll. - Biaya operasional Pemerintah Desa - Biaya seragam Kades dan Perangkat Desa - Meliputi biaya rapat dan perjalanan Dinas - Pembangunan sarana dan prasarana, dll - Semuanya diatur dalam APBDes. 5. Kebijakan Umum Anggaran - Pemerintah Desa bersama BPD melaksanakan musyawarah guna membahas anggaran yang dibutuhkan selama setahun dengan menggunakan tolok ukur pada tahun-tahun sebelumnya yang kemudian dituangkan dalam APBDes.

33

D. Potensi dan Masalah. 1. Penjaringan masalah Dalam menyusun RPJMDes dimulai dengan menjaring masalah dan potensi yang ada di Desa Suka Gerundi dengan menggunakan tiga alat kajian yaitu : - Sketsa Desa - Kalender Musim - Diagram Kelembagaan Proses penjaringan masalah dilakukan melalui musyawarah Dusun yang telah dilaksanakan pada : WAKTU PELAKSANAAN 26 Desember 2010 22 Januari 2011 26 Desember 2010 16 Januari 2011

DUSUN Baharu Tantang S Suka Gerundi Lintang

TEMPAT Balai Dusun Balai Posyandu Balai Dusun Balai Dusun

2. Hasil Penjaringan Masalah Dari hasil penjaringan masalah dan potensi yang telah dilakukan maka masalah dan potensi yang ada di Desa Suka Gerundi adalah sebagai berikut : a. Masalah Pengembangan Wilayah No 1 2 3 4 Masalah Akses jalan menuju Dusun Lintang saat musim hujan tidak dapat di lalui. Lapangan bola du Dusun Tantang S tidak ada, sementara bibit-bibit pemain banyak. Jembatan di Dusun Lintang rusak parah Jalan Antar Desa Suka Gerundi Desa Marita dan Desa Embala rusak berat Jalan di Tantang S, Suka Gerundi dan Lintang banyak yang rusak berat Jembatan menuju Dusun Lintang 4 buah rusak berat Pada Musim hujan jalan di Dusun Lintang sering terendam air / Becek Potensi Adanya Lahan Gotong Royong Bibit-bibit pemain Gotong Royong Gotong Royong Pasir Kerikil Gotong Royong Pasir Kerikil Gotong Royong Pasir Kerikil Gotong Royong Pasir Kerikil Gotong Royong

b.

Masalah ekonomi No 1 Masalah Hasil panen warga di semua Dusun masih rendah Hasil panen kelapa sawit warga masih ada yang rendah Potensi Lahan Kelompok Tani Gotong Royong Lahan kebun Kelompok Tani Gotong Royong

34

c.

Masalah Sosial Budaya No 1 2 3 Masalah Masih ada rumah warga yang sangat sederhana. Pengelolaan sampah di Dusun Tantang S masih kurang sehingga sampah berserakan Belum tersedianya PAUD/TK di Dusun Tantang S dan Dusun Baharu Masih ada anak-anak yang belum mendapat asupan gizi yang cukup Masih banyak pengangguran di Desa Suka Gerundi Pelayanan kesehatan di Dusun Lintang masih kurang Jumlah anak-anak yang bersekolah di Lintang masih sangat kurang Banyak anak-anak yang putus sekolah Kenakalan Remaja cukup tinggi Potensi Lahan Pemukiman Gotong Royong Gotong Royong Kader Pemberdayaan Anak- anak usia PAUD/TK Gotong Royong Kader Dusun Lahan Pemdes Kader Polindes Sekolah Guru Sekolah Pengajar Sekolah Pengajar Hansip SDM Sekolah Tanaga Pengajar Lahan Pasir Kerikil Gotong Royong Aparat Dusun Kantor Organisasi Pemuda dan Pemudi Lahan Pembina

4 5

6 7 8 9

10

11

Kurangnya jumlah penduduk setempat khususnya di Desa Suka Gerundi yang lulus Perguruan Tinggi Tempat pelayanan ibu dan balita di Lintang belum ada

12

13

Operasional kerja Aparat Dusun Baharu, Tantang S, Suka Gerundi dan Lintang kurang aktif Kegiatan kepemudaan di Desa Suka Gerundi masih belum aktif

E. Program Pembangunan Desa Untuk menjabarkan visi dan misi serta kebijakan maka disusun program pembangunan Desa Suka Gerundi yang mengacu kepada rencana kabupaten serta hasil perencanaan masyarakat, yaitu : - Penguatan Kapasitas Petani - Penguatan ekonomi masyarakat - Peningkatan sarana dan prasarana dasar - Peningkatan kualitas pelayanan kesehatan - Peningkatan kualitas dan kuantitas pendidikan - Dan Penguatan Kapasitas kelembagaan Pemerintah Desa dan organisasi masyarakat setempat F. Strategi Pencapaian

NO

STRATEGI

KEBIJAKAN 1. Mengembangkan kemampuan petani dalam mengelola perkebunan dan pertanian 2. Adanya regulasi perijinan pengeloaan usaha 3. Memberikan kredit lunak pada petani

1.

Penguatan kapasitas petani

35

2.

Penguatan ekonomi masyarakat

3.

Peningkatan Sarana dan Prasarana Dasar

4.

Peningkatan Kualitas Pelayanan Kesehatan

5.

Peningkatan Kuantitas dan Kualitas Pendidikan

6.

Penguatan Kapasitas kelembagaan Pemerintah Desa dan organisasi masyarakat setempat

1. Perlindungan terhadap pelayanan terhadap hasil bumi petani dengan harga dan tempat yang layak 2. Budaya menabung 3. Memberikan kredit lunak 1. Pembangunan Sarana Olah Raga dan Pendidikan 2. Pembangunan maupun Rehabilitasi Jalan dan Jembatan 3. Menggali potensi sumber daya alam yang ada 1. Pembangunan dan Rehabilitasi Prasarana Kesehatan 2. Peningkatan SDM khususnya bidang Kesehatan 3. Standar Pelayanan Kesehatan yang layak 1. Pembangunan dan Rehabilitasi Gedung Sekolah dan Rumah Guru 2. Peningkatan SDM khususnya, khususnya tenaga pengajar yang berasal dari wilayah setempat 3. Pemberantasan buta huruf 1. Peningkatan pelayanan masyarakat desa dalam pembuatan surat-surat 2. Peningkatan SDM aparat pemerintah Desa 3. Penjaringan SDM yang berpontensi dalam upaya persiapan Regenerasi

BAB V PENUTUP Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJM Desa) Suka Gerundi Tahun 2011 s/d 2015 yang telah disusun ini, diharapkan dapat mempelancar arus informasi dan komunikasi bidang perencanaan pembangunan sehingga secara keseluruhan dapat memberikan informasi bagi segenap pihak-pihak yang terkait yang ada pada pemerintah Desa Suka Gerundi dalam pengelolaan manajemen pemerintahan dan pembangunan terutama dalam mengoptimalkan pemberdayaan masyarakat Desa yang ada dalam lingkungan Desa Suka Gerundi. Berhasil atau tidaknya suatu rencana pembangunan tidak hanya tergantung pada proses perumusannya saja akan tetapi lebih banyak dipengaruhi oleh pelaksanaannya oleh karena itu dalam penyusunan rencana pembangunan jangka menengah desa ini, Pemerintah Desa Suka Gerundi Kec. Parindu Kab Sanggau membutuhkan perhatian yang sangat serius dari seluruh perangkat Desa, Badan Permusyawaratan Desa dan Lembaga Kemasyarakatan Desa yang ada pada pemerintahan Desa Suka Gerundi termasuk dari masyarakat Desa Suka Gerundi.

36

Tingkat perhatian tersebut dapat diwujudkan dalam pemberian sumbangan pikiran atau saran dalam perumusannya maupun turut membantu dalam memperbaiki dan mempelancar pelaksanaannya dengan maksud agar rencana kerja yang telah dirumuskan ini dapat diimplementasikan dengan baik sesuai dengan apa yang diharapkan. Demikian Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa Suka Gerundi dari tahun 2011 sampai dengan Tahun 2015 ini disusun sebagai dasar acuan bagi pemerintah Desa dalam menyusun Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) yang merupakan rencana program pembangunan tahunan yang akan dilaksanakan dengan APBDes.

Desa Suka Gerundi, Kepala Desa Suka Gerundi

2011

SARTONO

37

BERITA ACARA PERSETUJUAN BERSAMA

BADAN PERMUSYAWARATAN DESA DAN KEPALA DESA SUKA GERUNDI


NOMOR : 1/BA/BPD/2011 NOMOR : 1/BA/Pemdes/2011 Tentang RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH DESA
Pada hari ini Kamis Tanggal Tujuh belas Bulan Maret tahun Dua Ribu Sepuluh bertempat di Kantor Desa Suka Gerundi dalam rapat Paripurna Badan Permusyawaratan Desa Suka Gerundi, Kecamatan Parindu, Kabupaten Sanggau,

MENYETUJUI BERSAMA

Rancangan Peraturan Desa Suka Gerundi Kecamatan Parindu Kabupaten Sanggau tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa.

Demikian Persetujuan Bersama ini dibuat dan ditandatangani bersama oleh Ketua Badan Permusyawaratan Desa dan Kepala Desa Suka Gerundi Kecamatan Parindu Kabupaten Sanggau

KETUA BADAN PERMUSYAWARATAN DESA SUKA GERUNDI

KEPALA DESA SUKA GERUNDI

JAMBUN

SARTONO

38

PEMERINTAH KABUPATEN SANGGAU

BADAN PERMUSYAWARATAN DESA SUKA GERUNDI


KECAMATAN PARINDU

KEPUTUSAN BADAN PERMUSYAWARATAN DESA DESA SUKA GERUNDI NOMOR 1 TAHUN 2011 TENTANG PERSETUJUAN PENETAPAN RANCANGAN RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH DESA SUKA GERUNDI TAHUN 2011 2015 BADAN PERMUSYAWARATAN DESA SUKA GERUNDI Menimbang : a. bahwa rancangan Peraturan Desa tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa Tahun 2011 2015 perlu segera ditetapkan menjadi Peraturan Desa; b. bahwa Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa tersebut merupakan arah dan pedoman bagi pemerintah desa dalam pelaksanaan program pemerintahan dan pembangunan di desa; c. bahwa persetujuan terhadap Rencana Pembangunan jangka Menengah Desa tersebut perlu ditetapkan dengan Keputusan BPD. : 1. Undang Undang Nomor 27 Tahun 1959 tentang Penetapan Undang Undang Darurat Nomor: 3 Tahun 1953 tentang Pembentukan Daerah Tk. II di Kalimantan ( Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 1953, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 352 ) sebagai Undang Undang ( Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 1820 ); 2. Undang Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara ( Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 47, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4286 ); 3. Undang Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 104, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4421 ); 4. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 125, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4437), sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang-undang Nomor 12 Tahun 2008 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 59, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4844); 5. Undang Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Daerah (Lembaran Negara

Mengingat

39

6.

7. 8. 9.

10.

Republik Indonesia Nomor 126 Tahun 2004 Nomor 7, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4438); Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 72 Tahun 2005 tentang Desa (lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 158, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4857); Undang Undang Nomor 17 Tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional Tahun 2005 2025; Permendagri No.37 tahun 2007 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Desa; Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintahan Antara Pemerintah, Pemerintah Daerah Propinsi dan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 82, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4737); Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 66 Tahun 2007 tentang Perencanaan Pembangunan Desa;

11. Peraturan Daerah Kabupaten Sanggau Nomor 5 Tahun 2007 tentang Badan Permusyawaratan Desa; 12. Peraturan Daerah Kabupaten Sanggau Nomor 6 Tahun 2007 13. Tentang Keuangan Desa; Peraturan Daerah Kabupaten Sanggau Nomor 5 Tahun 2008 15. tentang Tata Cara Penyusunan Rencana Pembangunan Daerah; Peraturan Daerah Kabupaten Sanggau Nomor 6 Tahun 2009 16. Tentang Pedoman Perencanaan Pembangunan Desa. Peraturan Daerah Kabupaten Sanggau Nomor 7 Tahun 2009 tentang RPJM Kabupaten Sanggau Tahun 2009 - 2015; Peraturan Desa Suka Gerundi Nomor 1 Tahun 2011 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa Suka Gerundi 2011-2015

Memutuskan :

Menetapkan KESATU : Menyetujui rancangan Peraturan Desa tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa Tahun 2011 2015;

40

KEDUA

Keputusan ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan dengan ketentuan bahwa apabila dikemudian hari terdapat kekeliruan akan diperbaiki sebagaimana mestinya. Ditetapkan di : Desa Suka Gerundi Pada tanggal : 5 Januari 2011

BADAN PERMUSYAWARATAN DESA DESA SUKA GERUNDI

JAMBUN

41

PEMERINTAH KABUPATEN SANGGAU

BADAN PERMUSYAWARATAN DESA SUKA GERUNDI


KECAMATAN PARINDU
Alamat : Tantang S Kode Pos : 78561

BERITA ACARA BADAN PERMUSYAWARATAN DESA PADA HARI INI KAMIS TANGGAL TUJUH BELAS BULAN MARET TAHUN DUA RIBU SEBELAS BERTEMPAT DI KANTOR KEPALA DESA SUKA GERUNDI KECAMATAN PARINDU KABUPATEN

SANGGAU TELAH DIADAKAN RAPAT BADAN PERMUSYAWARATAN DESA, DENGAN DIHADIRI OLEH KETUA, WAKIL KETUA SEKRETARIS DAN ANGGOTA BADAN PERMUSYAWARATAN DESA (DAFTAR HADIR TERLAMPIR) DALAM RANGKA MEMBAHAS RANCANGAN RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH (RPJM) DESA SUKA GERUNDI TAHUN 2011 2015. DALAM RAPAT TERSEBUT TELAH DIPEROLEH KATA SEPAKAT MENGENAI POKOK-POKOK HASIL PEMBICARAAN PARA PESERTA YAITU MENYETUJUI RANCANGAN PERATURAN DESA MENGENAI RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH (RPJM) DESA SUKA GERUNDI TAHUN 2011 2015. DEMIKIAN BERITA ACARA RAPAT BADAN PERMUSYAWARATAN DESA INI DIBUAT UNTUK DIPERGUNAKAN SEBAGAIMANA MESTINYA.

DESA SUKA GERUNDI, TANGGAL

TERSEBUT DIATAS.

BADAN PERMUSYAWARATAN DESA SUKA GERUNDI K E T U A,

JAMBUN

42

DAFTAR HADIR ANGGOTA BPD DALAM RAPAT PEMBAHASAN RPJM DESA SUKA GERUNDI

NO

NAMA

JABATAN

TANDA TANGAN

JAMBUN

KETUA BPD

1. 2. 3.

YUS

WAKIL KETUA BPD

ANTONIUS EDI

SEKRETARIS BPD 4.

PANGNALU

ANGGOTA BPD

5.

JELAMIN

ANGGOTA BPD

BADAN PERMUSYAWARATAN DESA SUKA GERUNDI K E T U A,

JAMBUN

43