Anda di halaman 1dari 14

Tugas Perekonomian Indonesia

Oleh : RICKY HARSA PUTRA (01111 0!01"#

$AKU%TAS &KO'O(I U'I)&RSITAS SRI*I+AYA ,01!-,01

Pembukaan UUD 1945 ./ah0a sesungguhn1a kemerdekaan i2u ialah hak segala 3angsa dan oleh se3a3 i2u4 maka 5en6a6ahan dia2as dunia harus diha5uskan karena 2idak sesuai dengan 5erikemanusiaan dan 5erikeadilan7. .8an 5er6uangan 5ergerakan kemerdekaan Indonesia 2elah sam5ailah ke5ada saa2 1ang 3er3ahagia dengan selama2 sen2osa mengan2arkan rak1a2 Indonesia ke de5an 5in2u ger3ang kemerdekaan negara Indonesia4 1ang merdeka4 3ersa2u4 3erdaula24 adil dan makmur7. .A2as 3erka2 rahma2 Allah Yang (aha Kuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur4 su5a1a 3erkehidu5an ke3angsaan 1ang 3e3as4 maka rak1a2 Indonesia men1a2akan dengan ini kemerdekaann1a7. .Kemudian dari5ada i2u un2uk mem3en2uk sua2u 5emerin2ah negara Indonesia 1ang melindungi segena5 3angsa Indonesia dan seluruh 2um5ah darah Indonesia dan un2uk mema6ukan kese6ah2eraan umum4 men9erdaskan kehidu5an 3angsa4 dan iku2 melaksanakan ke2er2i3an dunia 1ang 3erdasarkan kemerdekaan4 5erdamaian a3adi dan keadilan sosial4 maka disusunlah kemerdekaan ke3angsaan Indonesia i2u dalam sua2u Undang:Undang 8asar negara Indonesia4 1ang 2er3en2uk dalam sua2u susunan negara Re5u3lik Indonesia 1ang 3erkedaula2an rak1a2 dengan 3erdasar ke5ada : Ke2uhanan Yang (aha &sa4 kemanusiaan 1ang adil dan 3erada34 5ersa2uan Indonesia4 dan kerak1a2an 1ang di5im5in oleh hikma2 ke3i6aksanaan dalam 5ermus1a0ara2an-5er0akilan4 ser2a dengan me0u6udkan sua2u keadilan sosial 3agi seluruh rak1a2 Indonesia7.

Pengertian Batang Tubuh UUD 1945 Ar2i /a2ang Tu3uh UU8 1; < ialah 5era2uran 'egara 1ang memua2 ke2en2uan ke2en2uan 5okok dan men6adi salah sa2u sum3er dari5ada 5erundang:undangan lainn1a 1ang kemudian dikeluarkan oleh negara i2u7 Isi /a2ang Tu3uh UU8 1; < /a2ang Tu3uh UU8 1; < 2erdiri dari: 17 ,7 1= /a3 !" Pasal4 2er3agi < 3agian an2ara lain:

> /en2uk dan Kedaula2an 'egara > 5asal 1 > %em3aga Ter2inggi 'egara > 5asal ,4 !

> %em3aga Tinggi 'egara > 5asal :1<4 1=4 1?4 1;:,, > Unsur:Unsur Kese6ah2eraan 'egara > 5asal ,!4 ,;4 !1:!" > Unsur:Unsur Pemerin2ahan 'egara > 5asal 1"4 , 4 ,<4 ,=:,?4 !0 !7 7 5asal A2uran Peralihan , A1a2 A2uran Tam3ahan 1. Bentuk dan Kedaulatan (Bab I) Terkandung dalam 5asal 1 UU8 1; <4 1ai2u: a7 /en2uk negara Indonesia adalah negara kesa2uan dan 3en2uk 5emerin2ahaan adalah re5u3lik (a1a2 1# 37 Kedaula2an 3erada di2angan rak1a2 (a1a2 ,# 97 'egara Indonesia adalah negara hukum (a1a2 !# 2. Ma eli! Permu!"a#aratan $ak"at (MP$) B%B II Terkandung dalam 5asal , dan 5asal ! 1ang 3erisi 2en2ang a7 Anggo2a (PR 2erdiri a2as anggo2a 8PR dan anggo2a 8P8 37 (PR mengu3ah dan mene2a5kan undang:undang dasar 97 (elan2ik dan mem3erhen2ikan Presiden dan -a2au *akil Presiden dari 6a3a2ann1a menuru2 undang:undang dasar7 &. Kekua!aan Pemerintahan 'egara (B%B III) Terkandung dalam 5asal 4 <4 dan " / 1ng 3erisi 2en2ang a7 Presiden dalam melaksanakan ke0a6i3ann1a di3an2u oleh *akil Presiden 37 Presiden da5a2 menga6ukan Ran9angan Undang:Undang ke5ada 8PR 97 Presiden 3erhak mene2a5kan Pera2uran Pemerin2ah d7 +ikalau Presiden melanggar kons2i2usi maka (PR mem3erhen2ikan(im5ea9emen2# Presiden dari 6a3a2ann1a e7 Im5ea9emen2 diselesaikan melalui (ahkamah Kons2i2usi @7 +ika (ahkamah Kons2i2usi 2elah memu2uskan 2elah 2er6adi 5elanggaran kons2i2usi oleh Presiden maka (PR harus melaksanakan sidang dan ke5u2usan harus didukung sekurang:kurangn1a !- dari 6umlah anggo2a dan didukung ,-! dari 6umlah anggo2a 1ang hadir g7 Presiden da5a2 memin2a 5er2im3angan ke5ada 8e0an Per2im3angan Agung

Isi 5okok /a2ang 2u3uh hasil amandemen ,00,:

4. Kementrian 'egara (B%B () Terkandung dalam 5asal 1" 1ang 3erisi 2en2ang a7 Presiden di3an2u (en2eri 37 (en2eri diangka2 dan di3erhen2ikan Presiden 97 (en2eri mem3idangi urusan 2er2en2u dalam Pemerin2ahan d7 Pem3en2ukan4 Pengu3ahan dan Pem3u3aran Kemen2erian negara dia2ur undang: undang 5. Pemerintahan Daerah (B%B (I) Terkandung dalam 5asal 1? UU8 1; < 1ang 3erisi 2en2ang a7 Pem3agian *ila1ah negara 37 Asas O2onomi 97 Pengkuan Keis2ime0aan Pemerin2ahan 8aerah ). De#an Per#akilan $ak"at (B%B (II) Terkandung dalam 5asal 1; A ,, UU8 1; < a7 Susunan anggo2a 8PR di2e2a5kan dalam undang:undang dan 8PR 3esidang sediki2n1a sekali dalam se2ahun 37 8PR memiliki kekuasaan mem3en2uk undang:undang 97 +ikalau Ran9angan Undang:Undang 1ang dia6ukan 5emerin2ah 2idak dise2u6ui 8PR maka ran9angan ini 2idak da5a2 dia6ukan lagi dimasa i2u d7 +ikalau Ran9angan Undang:Undang 1ang dikeluarkan 8PR 2idak disahkan Presiden 6uga 2idak 3oleh dia6uakn lagi di masa i2u e7 Presiden mengesahkan Ran9angan Undang:Undang 1ang dise2u6ui 3ersama men6adi Undang:Undang7 /ila Ran9angan Undang:Undang 1ang dise2u6ui 3ersama 2idak disahkan Presiden dalam 0ak2u !0 hari semen6ak Ran9angan Undang:Undang i2u dise2u6ui maka Ran9angan Undang:Undang 2erse3u2 sah men6adi undnag:undang @7 8PR mem5un1ai @ungsi legislasi4 @ungsi anggaran dan @ungsi 5eng0asan g7 8PR mem5un1ai hak in2er5elasi4 angke24 men1a2akan 5enda5a24 menga6ukan 5er2an1aan4 men1am5aikan usul4 5enda5a2 ser2a hak imuni2as h7 Presiden 3erhak mene2a5kan Pera2uran Pemeerin2ah se3agai 5enggan2i Undang: Undang7 'amun4 6iak 5era2uran ini 2idak menda5a2 5erse2u6uan 8PR maka harus di9a3u2 i7 Anggo2a 8PR da5a2 di3erhen2ikan dari 6a3a2ann1a 1ang s1ara2:s1ara2n1a dia2ur dalam undang:undang

*. De#an Per#akilan Daerah (B%B (II %) Terkandung dalam 5asal ,,4 ,, C4 dan ,, 8 UU8 1; < 1ang 3erisi 2en2ang a7 +umlah anggo2a 8P8 dari semua ProBinsi adalah sama dan 6umlah seluruh anggo2a 8P8 2ak 3oleh le3ih dari 1-! 6umlah anggo2a 8PR7 37 8P8 da5a2 menga6ukan ke5ada 8PR Ran9angan Undang:Undang 1ang 3erkai2an dengan o2onomi daerah4 hu3ungan 5usa2 dan daerah4 5em3en2ukan dan 5emekaran ser2a 5engga3ungan daerah4 5engelolaan sum3erda1a alam dan sum3erda1a ekonomi lainn1a4ser2a 3erkai2an dengan 5erim3angan keuangan 5usa2 dan daerah7 97 8P8 iku2 mem3ahas Ran9angan Undang:Undang 1ang 3erkai2an dengan o2onomi daerah4 hu3ungan 5usa2 dan daerah4 5em3en2ukan dan 5emekaran ser2a 5engga3ungan daerah4 5engelolaan sum3erda1a alam dan sum3erda1a ekonomi lainn1a7ser2a mem3erikan 5er2im3angan ke5aada 8PR 2en2ang RUU:AP/'4 RUU 2en2ang 5a6ak4 5endidikan dan agama7 d7 8P8 melakukan 5enga0asan a2as 5elaksanaan UU mengenai o2onomi daerah4 5em3en2ukan dan 5emekaran ser2a 5engga3ungan daerah4 hu3ungan 5usa2 dan daerah45engelolaan sum3er da1a alam dan sum3er da1a ekonomi lainn1a4 5elaksanaan AP/'4 5a6ak4 5endidikan dan agama ser2a men1am5aikan hasil 5enga0asann1a ke5ada 8PR se3agai 5er2im3angan un2uk di2indaklan6u2i e7 Anggo2a 8P8 di3erhen2ikan dari 6a3a2ann1a dengan s1ara2 dan 2a2a 9ara 1ang dia2ur undang:undang +. Pemilihan Umum (B%B (II B) Terkandung dalam 5asal ,, & 1ang 3erisi 2en2ang a7 Pemiludiselenggarakan un2uk memilih anggo2a 8PR4 8P84 Presiden dan *akil Presiden4 dan 8PR8 37 Peser2a 5emilu un2uk anggo2a 8PR dan anggo2a 8PR8 adalah 5ar2ai 5oli2ik 97 Peser2a 5emilu un2uk memilih 8P8 adalah 5erseorangan d7 Pemilu dilaksanakan oleh Komisi Pemilihan Umum 9. ,al Keuangan ( B%B (III) Terkandung dalam 5asal ,!:,! 8 1ang 3erisi 2en2ang a7 AP/' di2e2a5kan 2ia5 2ahun 37 A5a3ila R:AP/' 2idak dise2u6ui 8PR4 maka 5emerin2ah men6alankan anggaran 2ahun lalu 97 Segala 5emungu2an 5a6ak harus di2e2a5kan dengan undang:undang

d7 'egara memiliki sa2u 3ank sen2ral 1ang susunan4 kedudukan4 2anggung6a0a3 dan inde5endensin1a dia2ur dengan undnag:undang 1-. Badan Pemerik!a Keuangan (B%B (III %) Terkandung dalam 5asal ,! & 1ang 3erisi 2en2ang a7 Hasil 5emeriksaan keuangan negara diserahkan ke5ada 8PR4 8PR84 dan 8P8 sesuai dengan ke0enangann1a7 37 Hasil 5emeriksakaan lem3aga 5er0akilan dan-a2au 3adan sesuai dengan undnag: undang 11. Kekua!aan Kehakiaman (B%B I.) Terkandung dalam 5asal , 4 , A4 , / dan , C 1ang 3erisi 2en2ang a7 Kekuasaan kehakiman un2uk men1elenggarakan 5eradilan guna menegakkan hukum dan keadilan 37 Kekuasaan kehakiman dilakukan oleh (ahkamah Agung dan 3adan 5eradilan 1ang 3erada di3a0ahn1a dan oleh se3uah (ahkamah Kons2i2usi 97 (ahkamah Agung 3er0enang mengadili di 2ingka2 kasasi4 mengu6i 5era2uran 5erundang:undangan di3a0ah undang:undang4 dan mem5una1i 0e0enang lainna1 1ang di3erikan oleh undang:undang d7 Hakim Agung harus memiliki in2egri2as dan ke5ri3adian 1ang 3aik4 adil4 5ro@esional4 ser2a 3er5engalaman di3idang hukum dan 9alon hakim agung diusulkan oleh Komisi Yudisial ke5ada 8PR e7 (ahkamah Kons2i2usi 3er0enang mengadili 5ada 2ingka2 5er2ama dan 2erakhir 1ang 5u2usann1a 3ersi@a2 @inal4 mengu6i undang:undang 2erhada5 UU84 memu2uskan sengke2a ke0enangan lem3aga negara4 memu2us 5em3u3aran 5ar2ai 5oli2ik4 dan memu2uskkan 5erselisihan hasil 5emilihan umum 12. /ila"ah 'egara (B%B I. ) Pasal ,< A4 memua2 3ah0a 'KRI adalah se3uah negara ke5ulauan 1ang 3er9iri nusan2ara dengan 0ila1ah 1ang 3a2as dan hakn1a di2e2a5kan dengan undang:undang 1&. /arga 'egara dan 0enduduk Terkandung dalam 5asal ,=4 ," dan ,? UU8 1; < 1ang 3erisi 2en2ang a7 *arganegara adalah orang:orang 3angsa Indonesia asli dan orang:orang 3angsa lain 1ang disahkan dengan Undang:undang se3agai 0arganegara 37 Penduduk adalah 0arganegara Indonesia dan 0arganegara asing 1ang 2inggal di Indonesia

97 Segala 0arganegara 3ersamaan kedudukann1a di3idang hukum dan 5emerin2ahan 2an5a ada 5enge9ualian d7 Tia5 0arganegara 3erhak a2as 5eker6aan dan 5enghidu5an 1ang la1ak ser2a adan1a kemerdekaan 3erserika24 3erkum5ul4 mengeluarkan 5enda5a2 dan se3again1a 14. %gama ( B%B .I ) 8alam 5asal ,; UU8 1; < dia2ur 5erihal ke1akian 0arganegara dalam kehidu5an keagamaan adalah se3agai 3eriku2: a7 'egara 3erdasarkan a2as Ke2uhanan 1ang (aha &sa 37 'egara men6amin kemerdekaan 2ia5:2ia5 5enduduk un2uk memeluk agaman1a masing:masing dan un2uk 3eri3ada2 menuru2 agaman1a masing:masing dan ke5er9a1aan i2u 15. Pertahanan dan Keamanan 'egara (B%B .II ) Terkandung dalam 5asal !0 UU8 1; < 1ang 3erisi 2en2ang a7 Tia5 0arganegara 3erhak dan 0a6i3 iku2 ser2a dalam usaha 5em3elaan negara 37 Usaha 5er2ahanan dan keamanan negara dilaksanakan melalui SISHA'KA(RATA oleh T'I dan PO%RI se3agai kekua2an u2ama dan rak1a2 se3agai kekua2an 5endukungn1a 97 T'I 2erdiri a2as Angka2an dara24 %au2 dan Udara 3er2ugas melindungi keu2uhan dan kedaula2an negara d7 PO%RI 3er2ugas melindungi4 menga1omi dan mela1ani mas1araka2 ser2a menegakkan hukum dan se3again1a 1). Pendidikan dan Kebuda"aan (B%B .III) Terkandung dalam 5asal !1 dan !, UU8 1; < 1ang 3erisi 2en2ang a7 Tia5 0arganegara 3erhak menda5a2 5endidikan dan 0a6i3 mengiku2i 5endidikan dasar ser2a 5emerin2ah 0a6i3 mem3ia1ain1a 37 Pemerin2ah mengusahakan dan men1elenggarakan sua2u si2em 5endidikan nasional 97 'egara mem5riori2askan anggaran 5endidikan minimal ,0C dari AP/' d7 Pemerin2ah mema6ukan ilmu 5enge2ahuan dan 2eknologi e7 'egara mema6ukan ke3uda1aan nasional Indonesia @7 'egara menghorma2i dan memelihara 3ahasa daerah se3agai ke3uda1aan nasional

1*. Perek1n1mian 'a!i1nal dan Ke!e ahteraan 21!ial (B%B .I() 8alam 5asal !! UU8 1; < din1a2akan se3agai 3eriku2: 1# Perekonomian disusun se3agai usaha 3ersama 3erdasarkan a2as asas kekeluargaan ,# Ca3ang:9a3ang 5roduksi 5en2ing 3agi negara dan 1ang menguasai ha6ad hidu5 orang 3an1ak dikuasai negara !# /umi dan air dan keka1aan alam 1ang 2erkandung didalamn1adikuasai negara dan di5ergunakan un2uk se3esar:3esarn1a kemakmuran rak1a2 # Perekonomian nasional diselenggarakan 3erdasarkan a2as demokrasi ekonomi dengan 5rinsi5 ke3ersamaan4 e@isiensi 3erkeadilan4 3erkelan6u2an43er0a0asan lingkungan4 kemandirian ser2a dengan men6aga keseim3angan kema6uan dan kesa2uan ekonomi nasional <# Ke2en2uan le3ih lan6u2 mengenai 5elaksanaan 5asal ini dia2ur dalam undang: undang Kemudian dalam 5asal ! UU8 1; < menegaskan 2en2ang nasi3 0arga 3angsa miskin7 1# $akir miskin dan anak 1ang 2erlan2ar di5elihara oleh negara ,# 'egara mengem3angkan sis2em 6aminan sosial 3agi seluruh rak1a2 dan mem5erda1akan mas1araka2 1ang lemah dan 2idak mam5u sesuai dengan mar2a3a2 kemanusiaan !# 'egara 3er2anggung6a0a3 a2as 5en1ediaan @asili2as 5ela1anan keseha2an dan @asili2as 5ela1anan umum 1ang la1ak # Ke2en2uan le3ih lan6u2 mengenai 5elaksanaan 5asal ini dia2ur dalam undang: undang 1+. Bendera3 Baha!a3 4ambang 'egara !erta 4agu Kebang!aan (B%B .() a7 /erdasarkan 5asal !< UU8 1; < /endera /angsa Indonesia ialah Sang (erah Pu2ih 37 /erdasarkan 5asal != UU8 1; < /ahasa negara ialah /ahasa Indonesia 97 /erdasarkan 5asal != A UU8 1; < %am3ang 'egara Daruda Pan9asila dengan sem3o1an /hinneka Tunggal Ika d7 /erdasarkan 5asal != / UU8 1; < %agu Ke3angsaan Indonesia ialah Indonesia Ra1a e7 /erdasarkan 5asal != C ke2en2uan le3ih lan6u2 2en2ang /endera4 /ahasa4 %am3ang 'egara ser2a %agu Ke3angsaan dia2ur dengan undang:undang

19. Perubahan Undang 5Undang Da!ar 1945 (B%B .(I) 8ia2ur dalam 5asal !" se3agai 3eriku2: a7 Usul 5eru3ahan 5asal:5asal Undang:Undang 8asar da5a2 diagendakan dalam sidang (a6elis Permus1a0ara2an Rak1a24 a5a3ial dia6ukan oleh sekurang: kurangn1a 1-! dari 6umlah anggo2a (a6elis Permus1a0ara2an Rak1a2 37 Se2ia5 usul 5eru3ahan 5asal:5asal Undang:undang 8asar dia6ukan se9ara 2er2ulis dan di2un6ukkan dengan 6elas 3agian 1ang diusulkan un2uk diu3ah 3eser2a alasann1a 97 Un2uk mengu3ah 5asal:5asal Undang:Undang 8asar4 sidang (a6elis Permus1a0ara2an Rak1a2 dihadiri oleh sekurang:kurangn1a ,-! dari 6umlah anggo2a (a6elis Permus1a0ara2an Rak1a2 d7 Pu2usan un2uk mengu3ah 5asal:5asal Undang:Undang 8asar dilakuakan dengan 5erse2u6uan sekurang:kurangn1a liam 5uluh 5ersen di2am3ah sa2u dariseluruh anggo2a (a6elis Permus1a0ara2an Rak1a2 e7 Khusus 2en2ang 3en2uk 'egara Kesa2uan Re5u3lik Indinesia 2idak da5a2 dilakukan 5eru3ahan 2-. %turan Peralihan Pasal I: Segala 5era2uran 5erundang:undangan 1ang ada masih 2e2a5 3erlaku selama 3elum diadakan 1ang 3eru menuru2 Undang:Undang 8asar ini Pasal II: Semua lem3aga negara 1ang masih 2e2a5 3er@ungsi s5an6ang un2uk melaksanakan ke2en2uan Undang:Undang 8asar dan 3elum diadakan 1ang 3aru menuru2 Undang:Undang 8asar ini Pasal III: (ahkamah Kons2i2usi di3en2uk selam3a2:lam3a2n1a 5ada 1" Agus2us ,00! dan se3elum di3en2uk segala ke0enangan n1a dilakuakan oleh (ahkamah Agung 21. %turan Tambahan Pasal I : (a6elis Permus1a0ara2an Rak1a2 di2ugasi un2uk melakukan 5enin6auan 2erhada5 men2eri dan s2a2us hukum Ke2e2a5an (a6elis Permus1a0ara2an Rak1a2 Semen2ara dan Ke2e2a5an (a6elis 5ermus1a0ara2an Rak1a2 un2uk diam3il 5u2usan 5ada Sidang (a6elis Permus1a0ara2an Rak1a2 ,00! Pasal II : dengan di2e2a5kann1a 5eru3ahan Undang:Undang 8asar ini4 Undang: Undang 8asar 'egara Re5u3lik Indonesia 2ahun 1; <4 2erdiri a2as 5em3ukaan dan 5asal:5asal

2i!tem 6k1n1mi Pa!ar (4iberal7Beba!7Ka0itali!) Sis2em ekonomi 5asar adalah sua2u sis2em ekonomi di mana seluruh kegia2an ekonomi mulai dari 5roduksi4 dis2ri3usi dan konsumsi diserahkan se5enuhn1a ke5ada mekanisme 5asar7 Sis2em ini sesuai dengan a6aran dari Adam Smi2h4 dalam 3ukun1a An Inquiry Into the Nature and Causes of the Wealth of Nations. (odel sis2em ekonomi ini meru6uk 5ada 5erekonomian 5asar 5ersaingan sem5urna7 a7 Ciri dari sis2em ekonomi 5asar-li3eral-3e3as-ka5i2alis7 Sis2em ekonomi 5asar-li3eral-3e3as memiliki 9iri:9iri se3agai 3eriku2: B Se2ia5 orang 3e3as memiliki 3arang4 2ermasuk 3arang modal7 B Se2ia5 orang 3e3as menggunakan 3arang dan 6asa 1ang dimilikin1a7 B Ak2iBi2as ekonomi di2u6ukan un2uk mem5eroleh la3a7 B Semua ak2iBi2as ekonomi dilaksanakan oleh mas1araka2 (s0as2a#7 B Pemerin2ah 2idak melakukan in2erBensi dalam 5asar7 B Persaingan dilakukan se9ara 3e3as7 B Peranan modal sanga2 Bi2al7 37 Kele3ihan sis2em ekonomi 5asar-li3eral-3e3as-ka5i2alis7 Sis2em ekonomi 5asar-li3eral-3e3as-ka5i2alis memiliki 3er3agai kele3ihan an2ara lain: B (enum3uhkan inisia2i@ dan kreasi mas1araka2 dalam menga2ur kegia2an ekonomi7 B Se2ia5 indiBidu 3e3as memiliki sum3er:sum3er 5roduksi7 B (un9uln1a 5ersaingan un2uk ma6u7 B /arang 1ang dihasilkan 3ermu2u 2inggi4 karena 3arang 1ang 2idak 3ermu2u 2idak akan laku di 5asar7 B &@isiensi dan e@ek2iBi2as 2inggi karena se2ia5 2indakan ekonomi didasarkan a2as mo2i@ men9ari la3a7 97 Kelemahan sis2em ekonomi 5asar-li3eral-3e3as-ka5i2alis7 Sis2em ekonomi 5asar-li3eral-3e3as-ka5i2alis memiliki kelemahan se3agai 3eriku2: B Suli2n1a melakukan 5emera2aan 5enda5a2an7 B Cenderung 2er6adi eks5loi2asi kaum 3uruh oleh 5ara 5emilik modal7 B (un9uln1a mono5oli 1ang da5a2 merugikan mas1araka27 B Sering 2er6adi ge6olak dalam 5erekonomian karena kesalahan alokasi sum3er da1a oleh indiBidu7

2i!tem 6k1n1mi K1mand17Ter0u!at76tati!me721!iali!7K1muni! Sis2em ekonomi komando adalah sis2em ekonomi di mana 5eran 5emerin2ah sanga2 dominan dan 3er5engaruh dalam mengendalikan 5erekonomian7 Sis2em ini mendasarkan diri 5ada 5andangan Karl (arE (Suroso4 1;;"F 1<:1=#7 (as1araka2 komunis 1ang di9i2a:9i2akan (arE meru5akan mas1araka2 1ang 2idak ada kelas sosialn1a7 Pada sis2em ini 5emerin2ah menen2ukan 3arang dan 6asa a5a 1ang akan di5roduksi4 dengan 9ara a2au me2ode 3agaimana 3arang 2erse3u2 di5roduksi4 ser2a un2uk sia5a 3arang 2erse3u2 di5roduksi7 /e3era5a negara 1ang menggunakan sis2em ekonomi ini adalah Rusia4 Cina4 dan Ku3a7 a7 Ciri:9iri sis2em ekonomi komando Sis2em ekonomi komando memiliki 9iri:9iri se3agai 3eriku2: B Semua ala2 dan sum3er:sum3er da1a dikuasai 5emerin2ah7 B Hak milik 5erorangan 2idak diakui7 B Tidak ada indiBidu a2au kelom5ok 1ang da5a2 3erusaha dengan 3e3as dalam kegia2an 5erekonomian7 B Ke3i6akan 5erekonomian dia2ur se5enuhn1a oleh 5emerin2ah7 37 Kele3ihan sis2em ekonomi komando Sis2em ekonomi komando memiliki kele3ihan an2ara lain: B Pemerin2ah le3ih mudah mengendalikan in@lasi4 5engangguran dan masalah ekonomi lainn1a7 B Pasar 3arang dalam negeri 3er6alan lan9ar7 B Pemerin2ah da5a2 2uru2 9am5ur dalam hal 5em3en2ukan harga7 B Rela2i@ mudah melakukan dis2ri3usi 5enda5a2an7 B +arang 2er6adi krisis ekonomi7 97 Kelemahan sis2em ekonomi komando Sis2em ekonomi komando memiliki kelemahan an2ara lain: B (ema2ikan inisia2i@ indiBidu un2uk ma6u B Sering 2er6adi mono5oli 1ang merugikan mas1araka2 B (as1araka2 2idak memiliki ke3e3asan dalam memilih sum3er da1a

Pa!al 2& BAB VII Hal Keuangan Pa!al 2& (1# Anggaran 5enda5a2an dan 3elan6a negara se3agai 0u6ud dari 5engelolaan keuangan negara di2e2a5kan se2ia5 2ahun dengan undang:undang dan dilaksanakan se9ara 2er3uka dan 3er2anggung6a0a3 un2uk se3esar:3esarn1a kemakmuran rak1a27!# (,# Ran9angan undang:undang anggaran 5enda5a2an dan 3elan6a negara dia6ukan oleh Presiden un2uk di3ahas 3ersama 8e0an Per0akilan Rak1a2 dengan mem5erha2ikan 5er2im3angan 8e0an Per0akilan 8aerah7!# (!# A5a3ila 8e0an Per0akilan Rak1a2 2idak men1e2u6ui ran9angan anggaran 5enda5a2an dan 3elan6a negara 1ang diusulkan oleh Presiden4 Pemerin2ah men6alankan Anggaran Penda5a2an dan /elan6a 'egara 2ahun 1ang lalu7!# Pa!al 2&% Pa6ak dan 5ungu2an lain 1ang 3ersi@a2 memaksa un2uk ke5erluan negara dia2ur dengan undang:undang7!# Pa!al 2&B (a9am dan harga ma2a uang di2e2a5kan dengan undang:undang7 # Pa!al 2&8 Hal:hal lain mengenai keuangan negara dia2ur dengan undang:undang7!# Pa!al 2&D 'egara memiliki sua2u 3ank sen2ral 1ang susunan4 kedudukan4 ke0enangan4 2anggung 6a0a34 dan inde5endensin1a dia2ur dengan undang:undang7 # Bab VIIA Badan Pemeriksa Keuangan Pa!al 2&6 (1# Un2uk memeriksa 5engelolaan dan 2anggung 6a0a3 2en2ang keuangan negara diadakan sa2u /adan Pemeriksa Keuangan 1ang 3e3as dan mandiri7!# (,# Hasil 5emeriksaan keuangan negara diserahkan ke5ada 8e0an Per0akilan Rak1a24 8e0an Per0akilan 8aerah4 dan 8e0an Per0akilan Rak1a2 8aerah4 sesuai dengan ke0enangann1a7!# (!# Hasil 5emeriksaan 2erse3u2 di2indaklan6u2i oleh lem3aga 5er0akilan dan- a2au 3adan sesuai dengan undang:undang7!#

Pa!al 2&9 (1# Anggo2a /adan Pemeriksa Keuangan di5ilih oleh 8e0an Per0akilan Rak1a2 dengan mem5erha2ikan 5er2im3angan 8e0an Per0akilan 8aerah dan diresmikan oleh Presiden7!# (,# Pim5inan /adan Pemeriksa Keuangan di5ilih dari dan oleh anggo2a7!# Pa!al 2&: (1# /adan Pemeriksa Keuangan 3erkedudukan di i3u ko2a negara4 dan memiliki 5er0akilan di se2ia5 5roBinsi7!# (,# Ke2en2uan le3ih lan6u2 mengenai /adan Pemeriksa Keuangan dia2ur dengan undang: undang7!# Pa!al 2* (1# Segala 0arga negara 3ersamaan kedudukann1a di dalam hukum dan 5emerin2ahan dan 0a6i3 men6un6ung hukum dan 5emerin2ahan i2u dengan 2idak ada ke9ualin1a7 (,# Tia5:2ia5 0arga negara 3erhak a2as 5eker6aan dan 5enghidu5an 1ang la1ak 3agi kemanusiaan7 (!# Se2ia5 0arga negara 3erhak dan 0a6i3 iku2 ser2a dalam u5a1a 5em3elaan negara7,# Pa!al && 8alam 5asal !! UU8 1; < din1a2akan se3agai 3eriku2 : a7 Perekonomian disusun se3agai usaha 3ersama 3erdasarkan a2as asas kekeluargaan 37 Ca3ang:9a3ang 5roduksi 1ang 5en2ing 3agi 'egara dan 1ang menguasai ha6ad hidu5 orang 3an1ak dikuasasi oleh 'egara 97 /umi dan air dan keka1aan akam 1ang 2erkandung didalamn1a dikuasai oleh 'egara dan di5ergunakan un2uk se3esar:3esarn1a kemakmuran rak1a2 d7 Perekonomian nasional diselenggarakan 3erdasarkan a2as demokrasi ekonomi dengan 5rinsi5 ke3ersamaan4 e@isiensi 3erkeadilan4 3erkelan6u2an4 3er0a0asan lingkungan4 kemandirian ser2a dengan men6aga keseim3angan kema6uan dan kesa2uan ekonomi nasional e7 Ke2en2uan le3ih lan6u2 mengenai 5elaksanaan 5asal ini dia2ur dalam undang:undang

Pasal 34

(1# $akir miskin dan anak:anak 1ang 2erlan2ar di5elihara oleh negara7

(,# 'egara mengem3angkan sis2em 6aminan sosial 3agi seluruh rak1a2 dan mem3erda1akan mas1araka2 1ang lemah dan 2idak mam5u sesuai dengan mar2a3a2 kemanusiaan7 5ela1anan umum 1ang la1ak7
# # #

(!# 'egara 3er2anggung 6a0a3 a2as 5en1ediaan @asili2as 5ela1anan keseha2an dan @asili2as ( # Ke2en2uan le3ih lan6u2 mengenai 5elaksanaan Pasal ini dia2ur dalam undang:undang7