Anda di halaman 1dari 3

Antidepresan,antikonvulsan dan analgesik opioid Tiga percobaan dilakukan untuk menginvestigasi effisiensi dari antidepresan ,antikonvulsan dan analgesik

opioid . (gambar 2).37 38 43 ukti kualitas(!ualit" of evidence ) untuk pengobatan di perkirakan #kualitas renda$ #37 43 atau #kualitas sangat renda$ # "ang berdasarkan kepada pendekatan %&A'( 'ua percobaan dilakukan untuk menginvestigasi efek dairi antikonvulsan dengan pasien "ang mempun"ai ge)ala kronik skiatika (sciatica).'alam satu percobaan crossover 38 topiramate(*+, 4++ mg-$ari ) menun)ukknan tidak ada efek langsung "ang lebi$ baik dari placebo untuk disabilitas dan n"eri kaki dan punggung ..ada kontras n"a ,data dari percobaan "ang lain 43 menun)ukkan efek peng$ilang n"eri "ang signifikan dengan menggunakan gabapentin antikonvulsan (/++,30++ mg ) di dalam 1aktu "ang singkat (mean difference ,20.0 ,38.3 sampai ,24./ 3. 4+.++2) )ika dibandingkan dengan placebo 5atu studi crossover dengan empat periode menginvestigasi efisiensi relative obat anakgesik opioid (sustained release morp$ine 2* mg -$ari ) ,antidepresen (nortript"line 2* mg -$ari ) dan kombinasi dari kedua n"a dan placebo pada pasien dengan kronik skiatika (sciatica) 37 .ada percobaan ini ,antidepresen ,analgesic opioid dan kombinasi keduan"a di dapatkan tidak ada efek signifikan disbanding kan dengan placebo pada 1aktu singkat untuk disabilitas dan n"eri pada kaki dan punggung . 65A7's v .engobatan lain .ada percobaan "ang berasingan diclofenac (*+,7* mg -$ari ) menun)ukkan tidak ada perbedaan $asil dengan dibanding kan dengan antidepresan 30 atau electroakupunktur 42 tetapi lebi$ buruk dari in)eksi kotikosteroid epidural kaudal 27 untuk n"eri dan disabilitas,spesifik pada follo1 up "ang cepat (gambar 3) .'alam satu percobaan ketoprofen 65A7's (2++ mg -$ari ) menun)ukkan tidak ada lebi$ baik dari kombinasi kortikosteroid untuk n"eri dalam follo1 up "ang cepat . (fek samping (fek samping di investigasi pada 7*8 kasus (28-24) percobaan inklusi (table 4) ,)umla$ rata,rata efek samping (inter!uartile range) iala$ 278 (2+,3+8) untuk obat aktif dan 228 (3,238) untuk placebo.kadar dan tipe efek samping di laporkan berbeda antara obat dan antara percobaan dengan obat "ang sama . '759:557;6 <ang terbaik $an"a bukti kualitas renda$ (lo1 !ualit" of evidence ) untuk menilai efikasi dan tolerabilitas obat "ang biasa diresepkan untuk pengelolaan sciatica dalam pera1atan primer. ukti "ang ada tidak )elas menun)ukkan efek menguntungkan dari 65A7', kortikosteroid, antidepresan, atau analgesik opioid dalam )angka 1aktu menenga$, 1alaupun dibandingkan dengan plasebo. ukti dari percobaan tunggal dan satu meta,analisis dengan dua u)i coba memberikan beberapa dukungan terbatas (=kualitas renda$= dan bukti =kualitas moderat= ) untuk penggunaan 65A7' dan kortikosteroid untuk meredakan n"eri dalam )angka pendek pada pasien dengan

skiatika (sciatica ) akut ..ada satu sampel percobaan "ang kecil menun)ukkan dukungan terbatas (bukti #lo1 !ualit"> )untuk )angka pendek meredakan n"eri ?ada kronik skiatika (sciatica) dengan obat antikonvuldan . 5aat ini data ini memberikan kurangn"a bukti konklusif dan berkualitas tinggi sebagai pedoman meresep obat ini untuk pasien dengan skiatika dalam pengobatan primer . 5trengt$s and limitations of revie1 @ekuatan dari tin)auan sistematis ini meliputi penggunaan .rotokol prespecified, inklusi percobaan "ang diterbitkan dalam ba$asa selain ba$asa 7nggris, dan penggunaan pencarian strategi "ang sangat sensitif untuk mengidentifikasi percobaan untuk skiatika ditamba$ dengan istila$ pencarian terkait dengan sembilan kelas obat "ang menarik. @ami menilai kualitas metodologi dengan skala .('ro berbanding alat bias &isiko 9oc$rane ( 9oc$rane &isk of ias tool) karena skala .('ro tela$ terbukti memiliki reliabilitas "ang diterima 20 dan validitas, 2* *+ sedangkan dua penelitian tela$ melaporkan keterbatasan reliabilitas dengan 9oc$rane tool.*2 *2 5ala$ satu batasan dari studi kami adala$ kemungkinan dari bias publikasi dimana kami tidak mancoba untuk mengidentifikasi percobaan "ang belum diterbitkan "ang dapat ditemukan dalam u)i klinis dan pendaftar prosiding konferensi. @eterbatasan lain adala$ ba$1a kita $an"a bisa mengakomodasi u)i coba dengan empat ba$asa lain selain a$asa 7nggris @ekuatan tin)auan kami berbanding tin)auan masa lalu adala$ ba$1a kita melakukan 24 u)i klinis relevan secar acak dibandingkan dengan enam , 22 tiga , 40 dan dua 44 4* percobaan "ang termasuk dalam empat sebelumn"a ulasan . ;le$ karena itu kami memberikan perkiraan "ang lebi$ tepat pada efek pengobatan , k$usus untuk 65A7' dan kortikosteroid , dan pen)elasan "ang lebi$ baik tentang tolerabilitas semua kelas obat . 'engan menggunakan u)i coba lebi$ ban"ak memungkinkan kami untuk memberikan evaluasi pengobatan farmakologis "ang lebi$ dalam "ang tela$ dalam pera1atan primer skiatika . 5ebagai conto$, kita memiliki memberikan informasi tentang keman)uran(efficac" ) antidepresan dan analgesik opioid sedangkan tin)auan sebelumn"a tidak menilai golongan obat ini .. Aal ini memungkinkan kami untuk mengeksplorasi ukuran efek pengobatan , "ang tidak mungkin secara kualitatif . 5elain itu, kami mampu menilai kualitas keseluru$an bukti dengan pendekatan %&A'( . Temuan kami mungkin akan men"ediakan informasi ara$ penelitian masa depan dalam topik ini . 'alam u)i coba farmakolog untuk skiatika (sciatica) , kami mempertimbangkan prioritas untuk memasukkan pertimbangan untuk durasi ge)ala , pengambilan sampel "ang besar , dan pengumpulan $asil "ang relevan dengan pasien . Bisaln"a , mengenai durasi ge)ala itu ,difikirkan untuk mengu)i kortikosteroid dan 65A7' dalam u)i coba pada pasien dengan

skiatika akut , sedangkan mengingat ba$1a sciatika kronis termasuk komponen n"eri neuropatik , antikonvulsan dan antidepresan mungkin perlu diu)i pada pasien dengan kondisi kronis . Beskipu pengeta$uan tentang operasi tela$ beruba$ dalam dekade terak$ir, kita masi$ belum ta$u ban"ak tentangkonservatif pengobatan seperti intervensi farmakologis untuk skiatika . 5ebua$ pedoman praktek klinis terbaru dari American .ain 5ociet"*3 merekomendasikan ba$1a operasi $arus dianggap sebagai pili$an pengobatan untuk meng$ilangkan n"eri radikuler disebabkan ole$ $erniasi lumbar disk ($erniated lumbar disk ) &ekomendasi ini bergantung pada keuntungan )angka pendek moderat dari u)i klinis acak besar seperti "ang dilakukan ole$ .eul et al *4 ** dan Ceinstein et al, *0 dengan diambil )umla$ 283 dan *+2 pasien secara acak, masing,masing. 5aat ini, ada )umla$ terbatas terutama pada percobaan kecil untuk intervensi farmakologis dengan follo1 up pada )angka pendek . Bisaln"a, bukti untuk mendukung penggunaan antikonvulsan di sciatica kronis meningkat dari percobaan tunggal dengan $an"a *+ partisipan Temuan utama kami didapatkan ba$1a terdapat bukti"ang insuffisiensi untuk di)adikan pedoman penggunaan obat analgesik atau pengobatan n"eri ad)uvan untuk mana)emen "ang efektif n"eri dan diasabilitas pasien dengan skiatika .@ami akan men"arankan dokter atau penanggung)a1ab praktek mengobati pasien "ang menun)ukkan gambaran klinis n"eri neuropatik untuk mempertimbangkan pedoman berbasis bukti untuk n"eri neuropatik *7,*/ dan untuk pasien lain dengan skiatika untuk mempertimbangkan rekomendasi terapi dari pedoman saat ini untuk pengelolaan non spesifik n"eri pinggang ba1a$ (non specific lo1 back pain)22.