Anda di halaman 1dari 15

PRESSENTASI MATERNITAS KEPERAWATAN

Disusun Oleh :
1. 2.

3.
4.

Anggie Yulianti Musyarofah Bayu Cahyo Oktafian Bayu Muhammad Ikhrom Cahya Ari Widya Ningrum

PRESENTASI BOKONG PADA MASA KEHAMILAN


A.

PENGERTIAN Presentasi bokong adalah janin letak memanjang dengan bagian terendahnya bokong, kaki, atau kombinasi keduanya. Presentasi bokong ( breech presentation ) adalah contoh malpresentasi yang paling umum, terjadi pada 3 % sampai 4 % kelahiran dan 25 % kelahiran prematur

ASUHAN KEPERAWATN PADA NY. N DENGAN DIAGNOSA G1P0A0 HAMIL ATERM 40 MINGGU 3 HARI DI POLI KLINIK KANDUNGAN RSUD SRAGEN

A. PENGKAJIAN

IDENTITAS PRIBADI No. Register : 354451 Nama :Ny.N Umur : 25 tahun Alamat : Kutorejo Rt 19 kedawung,Sragen Tanggalpengkajian: 8 november 2012,10:00wib Diagnose medis : G1P0A0 hamil aterm,40 minggu 3 hari HPHT : 27-01-2012 HPL :3-11-2012

B. ANAMNESA
A.

Keluhan Utama Ibu mengatakan hamil anak pertama, tidak pernah keguguran, usia kehamilan 40 minggu 3 hari, mengeluh mulas dan nyeri perut yang menjalar sampai ke pinggang. Pasien cemas dengan kehamilannya yang melawati bulan dan takut akan tindakan operasi. - Tanda tanda persalinan His :Ada, sejaktanggal 8 novemberpukul 03.00 WIB Frekuensi : 1 x setiap 10 menit Lamanya : 20 detik Kekuatan : kuat - Vital sign TD : 120/80 mmHg; RR : 22x/menit; S: 367 oC; N:88x/menit Riwayat Imunisasi TT 1 : pada usia kehamilan 6 bulan di puskesmas TT 2 : pada usia kehamilan 7 bulan di puskesmas

B.

C.

LANJUTAN...
D.

E.

F.

G.

Makan dan minum terakhir Ibu makan terakhir tanggal 8 november pukul 06.00 WIB Ibu sering minum, dan minum terakhir 1 gelas air putih. Eliminasi BAB terakhir 1x pada 8 november pukul 05.30 WIB BAK terkahir 1x pada 8 november pukul 05.30 WIB Aktifitas dan istirahat Ibu mengatakan tidur malam selama 8 jam, dan tidak tidur siang. Namun selama kehamilan trimester pertama ibu mengatakan sulit untuk tidur. Psikologis Ibu mengatakan merasa cemas menghadapi persalinannya dan tindakan operasi

H.

I.

Ketidaknyamanan / Nyeri P : terasa nyeri bila muncul his Q : seperti tersayat R : Perut S :6 T : 1 kali tiap 10 menit, lamanya 20 detik Pemeriksaan Leopold L.1 : TFU pertengahan pusat dan px, pada fundus teraba bagian bulat, keras dan melenting yang berarti kepala L.2 : Pada perut bagian sebelah kiri teraba ada tahanan yang lebar yang berarti punggung L.3 : Bagian terbawah janin, teraba lunak, tidak melenting dan kurang bulat yang berarti bokong L.4 : Bagian terbawah janin sudah masuk PAP 2/5

Pemeriksaan Penunjang USG, tanggal 8 November 2012, jam 09.50 WIB hasil : presentasi bokong

D. ANALISA DATA
DATA PROBLEM ETIOLOGI

DS: pasien mengatakan tidak nyaman pada sekitar pinggang. DO:wajah pasien terlihat kesakitan DS:pasien mengatakan cemas dengan kehamilannya dan tindakan operasi. DO: ekspresi wajah pasien gelisah Hasil USG : presbo

Nyeri Akut

Peningkatan tahanan pada jalan lahir

Koping individual tidak efektif

Krisis situasi

E. DIAGNOSA KEPERAWATAN

Nyeri (akut) berhubungan dengan Peningkatan tahanan pada jalan lahir 2. Koping individual tidak efektif berhubungan dengan krisis situasi
1.

F. INTERVENSI KEPERAWATAN
1. NYERI AKUT BERHUBUNGAN DENGAN PENINGKATAN TAHANAN PADA JALAN LAHIR

Tujuan :Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 1x20 menit nyeri berkurang. Kriteria hasil : 1.Pasien tampak lebih nyaman 2.wajah menunjukan nyeri berkurang 3.Mampu melakukan teknik relaksasi

Intervensi : 1. Buat upaya yang memungkinkan klien/pelatih untuk merasa nyaman mengajukan pertanyaan 2. Berikan instruksi dalam tehnik pernafasan sederhana 3. Anjurkan klien menggunakan tehnik relaksasi.Berikan instruksi bila perlu 4. Berikan tindakan kenyamanan (mis. Masage,gosokan punggung, sandaran bantal, pemberian kompres sejuk, pemberian es batu) 5. Anjurkan dan bantu klien dalam perubahan posisi

2. KOPING INDIVIDU TIDAK EFEKTIF BERHUBUNGAN DENGAN KRISIS SITUASI


Tujuan : Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 1x20 menit ibu mampu menggunakan pola koping yang efektif dan positif Kriteria hasil : 1. Ibu akan memperlihatkan rasa cemasnya berkurang 2. Ibu akan menggunakann pola koping efektif untuk mempertahankan konsep diri yang positif Intervensi Keperawatan : 1. Kaji derajat nyeri dalam hubungannya dengan dilatasi atau penonjolan 2. Kenali realitas keluhan klien akan nyeri / ketidaknyamanan 3. Tentukan tingkat ansietas klien dan perhatikan adanya frustasi 4. Berikan informasi faktual tentang apa yang terjadi 5. Berikan tindakan kenyamanan dan pengubahan posisi klien. 6. Anjurkan penggunaan tehnik relaksasi dan pernafasan yang dipelajari

G. IMPLEMENTASI
TAN GGA L/JA M IMPLEMENTASI HASIL PA RA F

81112/ 10:0 0

Mengobservasi keadaan umum pasien dan memberikan informasi mengenai keadaanya

Ds: pasien mengatakan cemas tentang kehamilannya yang melewati bulan serta takut akan tindakan operasi yang akan dilakukan. Pasien merasa tidak nyaman pada daerah pinggangnya Do: ekspresi wajah pasien gelisah,berkeringat. Tekanan Darah : 120 / 80 mmHg Pernafasan : 22 x / menit Temperatur : 36,7 C Nadi : 88 x / menit

TANG GAL/J AM 10:05

IMPLEMENASI

HASIL

PARA F

Mengajarkan ibu teknik pernafasan dalam

Ds: pasien mengatakan mengerti dan dapat melakukannya Do: pasien dapat menujukkan teknik relaksasi

10:07

Mengajarkan ibu untuk merubah posisinya agar nyaman Mengkaji tingkat nyeri pasien dan memberi massage punggung Mengajarkan ibu teknik relaksasi untuk mengurangi nyeri

Ds: pasien mengatakan paham Do:pasien dapat mengulangi perkataan perawat serta dapat memberikan contohnya Ds: pasien mengatakan nyeri pada sekitar pinggang Do: pasien menunjukkan ekspresi kesakitan Ds: pasien mengerti akan saran perawat Do:pasien dapat memperagakannya.

10:15

10:22

H. EVALUASI
Dx Nyeri Akut berhubungan dengan peningkatan tahanan pada jalan lahir S: ibu mengatakan nyerinya berkurang O: ekspresi wajah pasien terlihat tenang, dan mampu melakukan teknik relaksasi, skala nyeri 4 A:masalah teratasi sebagian P :pasien dirujuk ke ruang bersalin Dx Koping individu tidak efektif berhubungan dengan krisis situasi S: ibu mengatakan cemasnya telah berkurang tentang kehamilannya yang melewati bulan O: pasien lebih rileks A : masalah teratasi sebagian P: pasien dirujuk di ruang bersalin