Anda di halaman 1dari 6

LCD (Liquid Crystal Display) M1632

Banyak sekali kegunaan LCD dalam perancangan suatu system yang


menggunakan mikrokontroler. LCD berfungsi menampilkan suatu nilai hasil
sensor,menampilkan teks,atau menampilkan menu pada aplikasi mikrokontroler. LCD
yang digunakan adalah jenis LCD M1632. LCD M1632 merupakan modul LCD
dengan tampilan 16 x 2 baris dengan konsumsi daya rendah. Modul tersebut
dilengkapi dengan mikrokontroler yang didesain khusus untuk mengendalikan LCD.

Gambar 1. Modul dari Liquid Crystal Display

Aplikasi ini menggunakan LCD type M1632. Dengan 2 baris dan masing-masing
baris 16 karakter (biasanya disebut LCD 16×2). Tiap karakter berukuran 5×7 dot
matrix. LCD ini bekerja pada suhu 0 – 50 derajat Celcius. Didalamnya sudah built in
oscillator.

Tabel 1. Fungsi
pin-pin pada Liquid Crystal Display
Keterangan :

• Pin 1 dihubungkan ke Gnd


• Pin 2 dihubungkan ke Vcc +5V
• Pin 3 dihubungkan ke bagian tengah potensiometer 10KOhm sebagai
pengatur kontras
• Pin 4 untuk memberitahu LCD bahwa sinyal yang dikirim adalah data, jika
Pin 4 ini diset ke logika 1 (high, +5V), atau memberitahu bahwa sinyal
yang dikirim adalah perintah jika pin ini di set ke logika 0 (low, 0V)

• Pin 5 digunakan untuk mengatur fungsi LCD. Jika di set ke logika 1 (high,
+5V) maka LCD berfungsi untuk menerima data (membaca data). Dan
berfungsi untuk mengeluarkan data, jika pin ini di set ke logika 0 (low,
0V). Namun kebanyakan aplikasi hanya digunakan untuk menerima data,
sehingga pin 5 ini selalu dihubungkan ke Gnd.
• Pin 6 adalah terminal enable. Berlogika 1 setiap kali pengiriman atau
pembacaan data.
• Pin 7 – Pin 14 adalah data 8 bit data bus (Aplikasi ini menggunakan 4 bit
MSB saja, sehingga pin data yang digunakan hanya pin 11 – Pin 14)
• Pin 15 dan Pin 16 adalah tegangan untuk menyalakan lampu LCD.

Sinyal interface M1632


Untuk berhubungan dengan mikrokontroler pemakai, M1632 dilengkapi
dengan 8 jalur data (DB0..DB7) yang dipakai untuk menyalurkan kode ASCII
maupun perintah pengatur kerjanya M1632. Selain itu dilengkapi pula
dengan E, R/W* dan RS seperti layaknya komponen yang kompatibel dengan
mikroprosesor.
Kombinasi sinyal E dan R/W* merupakan sinyal standar pada komponen
buatan Motorola. Sebaliknya sinyal-sinyal dari MCS51 merupakan sinyal khas
Intel dengan kombinasi sinyal WR* dan RD*. Perbedaan ini membuat teknik
penggabungan M1632 berlainan dengan LCD Module SED1200 buatan Epson
yang pernah dibahas. RS, singkatan dari Register Select, dipakai untuk
membedakan jenis data yang dikirim ke M1632, kalau RS=0 data yang dikirim
adalah perintah untuk mengatur kerja M1632, sebaliknya kalau RS=1 data
yang dikirim adalah kode ASCII yang ditampilkan.

Demikian pula saat pengambilan data, saat RS=0 data yang diambil dari
M1632 merupakan data status yang mewakili aktivitas M1632, dan saat RS=1
maka data yang diambil merupakan kode ASCII dari data yang ditampilkan.
Proses mengirim/mengambil data ke/dari M1632 digambarkan dalam
Gambar 1 bisa dijabarkan sebagai berikut :
• RS harus dipersiapkan dulu, untuk menentukan jenis data seperti yang
telah dibicarakan di atas.
• R/W* di-nol-kan untuk menandakan akan diadakan pengiriman data ke
M1632. Data yang akan dikirim
disiapkan di DB0..DB7, sesaat kemudian sinyal E di-satu-kan dan di-nol-
kan kembali. Sinyal E merupakan
sinyal sinkronisasi, saat E berubah dari 1 menjadi 0 data di DB0 .. DB7
diterima oleh M1632.
• Untuk mengambil data dari M1632 sinyal R/W* di-satu-kan, menyusul
sinyal E di-satu-kan. Pada saatu E
menjadi 1, M1632 akan meletakkan datanya di DB0 .. DB7, data ini
harus diambil sebelum sinyal E di-nol-kan
kembali.
Gambar 1Mengirim/mengambil data ke/dari M1632
LCD Display Module M1632 buatan Seiko Instrument Inc. terdiri dari dua
bagian, yang pertama merupakan panel LCD sebagai media penampil
informasi dalam bentuk huruf/angka dua baris, masing-masing baris bisa
menampung 16 huruf/angka.

Bagian kedua merupakan sebuah sistem yang dibentuk dengan


mikrokontroler yang ditempelkan dibalik pada panel LCD, berfungsi
mengatur tampilan informasi serta berfungsi mengatur komunikasi L1632
dengan mikrokontroler yang memakai tampilan LCD itu. Dengan demikian
pemakaian M1632 menjadi sederhana, sistem lain yang M1632 cukup
mengirimkan kode-kode ASCII dari informasi yang ditampilkan seperti
layaknya memakai sebuah printer.

Perakitan Penampil LCD M1632

Penampil yang digunakan adalah LCD dengan M1632 yang mempunyai tampilah
sebanyak 6 karakter dan 2 baris. LCD ini berfungsi untuk menampilkan data yang
diperoleh dari hasil pengukuran yang telah didapat dari sensor suhu dan intensitas
cahaya, dan juga digunakan untuk memberikan informasi kepada pengukur tentang
kondisi modul pada stasiun ukur dalam keadaan siap atau tidak siap menerima data,
sehingga ketika pada modul stasiun pemantau menginformasikan stasiun ukur dalam
keadaan tidak siap maka pengukur harus memeriksanya terlebih dahulu.
Dalam penelitian ini pin LCD yang digunakan hanya 4 pin data bagian MSB saja,
untuk menghemat port pada mikrokontroler, sehingga port tersisa dapat digunakan
untuk keperluan lainnya. Pada pin nomor 3 (pada LCD) dihubungkan dengan VR 1
K? yang berguna untuk mengatur tampilan contrast pada LCD M1632. Backlight pada
LCD M1632 memerlukan tegangan 4.3 Volt sehingga untuk menurunkan tegangan
sebesar 5 Volt dari supply perlu di pasang diode sebelum terhubung ke pin 15.
Berikut ini adalah rangkaian LCD pada modul stasiun pemantau.

Rangkaian Penampil dengan LCD

Mengatur tampilan M1632


M1632 mempunyai seperangkat perintah untuk mengatur tata
kerjanya, perangkat perintah tersebut meliputi perintah untuk menghapus
tampilan, meletakkan kembali cursor pada barishuruf pertama baris
pertama, menghidup/matikan tampilan dan lan sebagainya, semua itu
dibahas secara terperinci dalam Lembar Data M1632.

S etelah diberi sumber daya, ada beberapa langkah persiapan yang


harus dikerjakan dulu agar M1632 bisa dipakai, langkah-langkah tersebut
antara lain adalah:
· Tunggu dulu selama 15 mili-detik atau lebih.
· Kirimkan perintah 30h, artinya trasfer data antar M1632 dan
mikrokontroler dilakukan dengan mode 8 bit
· Tunggu selama 4.1 mili-detik
· Kirimkan sekali lagi perintah 30h
· Tunggu lagi selama 100 mikro-detik
Setelah langkah-langkah tersebut di atas M1632 barulah bisa
menerima data dan menampilkannya dengan baik. Pada awalnya tampilan
akan nampak kacau, dengan demikian perlu segera dikirim perindah
menghapus tampilan dan lain sebagainya, sesuai dengan petunjuk yang ada
di Lambar Data.