Anda di halaman 1dari 9

Modul Manajemen Pajak

PERENCANAAN PAJAK
Kuliah 3

Disusun Oleh : Yusuf S Basar

PROGRAM KULIAH SABTU MINGGU FAKULTAS EKONOMI JURUSAN AKUNTANSI UNIVESITAS MERCUBUANA JAKARTA 2009

PERENCANAAN PAJAK Secara ekonomis, pajak merupakan unsur pengurang laba bagi perusahaan, karena itu masyarakat banyak yang tidak menyukai pembayaran pajak dengan asumsi :

! $

"P berusaha membayar pajak yang terutang sekecil mungkin sepanjang hal tersebut dimungkinkan oleh undang#undang "P cenderung menyelundupkan pajak yakni usaha penghindaran pajak yang terutang secara ilegal dengan harapan tidak diketahui oleh pihak pajak

Sebenarnya, ada hal yang dapat dilakukan oleh "P untuk membayar pajak seminimal mungkin namun masih dalam koridor yang diperkenankan undang#undang pajak yaitu membuat perencanaan pajak. %ujuan perencanaan pajak yang paling utama adalah untuk mencari berbagai kemungkinan yang dapat ditempuh oleh perusahaan agar dalam konteks peraturan# peraturan perpajakan yang berlaku, perusahaan dapat membayar pajak dalam jumlah yang paling kecil Perencanaan Pajak dilakukan untuk menghemat pajak sebelum dilakukan sehingga pajak penghitungan penghasilan dilakukan Perencanaan Pajak

dapat lebih efisien pada saat menghitung pajak terutang pada akhir tahun Secara bisnis, tax planning adalah beralasan, karena untuk memperoleh keuntungan pengusaha menghadapi banyak resiko yang harus diminimisasi dan aspek perpajakan adalah salah satunya karena pada dasarnya pajak adalah merupakan tambahan biaya bagi perusahaan Perencanaan pajak juga mencakup usaha#usaha untuk melakukan proteksi agar perusahaan dapat meminimalisasi kemungkinan koreksi pajak pada masa# masa yang akan datang
!& Defiandry %aslim, S' , (k , S) , MSi # Director of %a*es P% +,-O, $. Oktober $//0

St at!"i P! !#$a#aa# Pa%a& Setidak#tidaknya terdapat 1 hal yang harus diperhatikan dalam suatu perencanaan pajak, $& Perencenaan Pajak, 'rly Suandy, Salemba 'mpat, 'd
2p3

yaitu: Bila suatu perencanaan pajak ingin

a %idak melanggar ketentuan perpajakan

dipaksakan dengan melanggar ketentuan perpajakan, buat "ajib Pajak merupakan resiko yang sangat berbahaya dan mengancam keberhasilan perencanaan pajak tersebut b Secara bisnis masuk akal, karena perencanaan pajak itu merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari perencanaan menyeluruh perusahaan baik jangka panjang maupun jangka pendek, maka perencanaan pajak yang tidak masuk akal akan memperlemah perencanaan itu sendiri

c Bukti#bukti pendukungnya memadai, misalnya dukungan perjanjian, faktur, dan juga perlakuan akuntansinya Bebera strategi perencanaan pajak 1& (ris (4iatara, 555 konsultan#pajak co cc yang dapat dilakukan "P yaitu : 1. Tax Saving Merupakan strategi penghematan pajak, misalnya dengan mengupayakan efisiensi beban pajak melalui pemilihan alternatif pengenaan pajak dengan tarif yang lebih rendah -ontoh, perusahaan pribadi Mr (, merubah kebijakan pemberian natura menjadi tunjangan sehingga yang dapat dibebankan sebagai biaya, dengan demikian penghasilan perusahaan Mr (, dapat menghemat pajak antara 67 hingga 167 2. Tax Avoidance Merupakan strategi untuk menghindari pengenaan pajak, misalnya melalui kebijakan menggolongkan biaya melalui transaksi yang bukan merupakan objek pajak -ontoh, sebuah perusahaan masih mengalami kerugian , melakukan kebijakan dengan mengubah tunjangan pajak karya5an menjadi pemberian natura karena natura bukan merupakan objek pajak PPh Pasal $! Dengan demikian, terjadi penghematan pajak antara 67 hingga 167 3. Menghindari pelanggaran atas peraturan perpajakan Dengan menguasai peraturan pajak yang berlaku, perusahaan dapat menghindari timbulnya sanksi perpajakan berupa: # # Sanksi administrasi: denda, bunga, atau kenaikan8 Sanksi pidana: pidana atau kurungan

4. Menunda pembayaran ke ajiban pajak Menunda pembayaran ke5ajiban pajak tanpa melanggar peraturan yang berlaku dapat dilakukan melalui penundaan pembayaran PP, Penundaan ini dilakukan dengan menunda penerbitan faktur pajak keluaran hingga batas 5aktu yang diperkenankan, khususnya untuk penjualan kredit Dalam hal ini, penjual dapat menerbitkan faktur pajak pada akhir bulan berikutnya setelah bulan penyerahan barang

!. Mengoptimalkan kredit pajak yang diperkenankan "ajib Pajak sering kurang memperoleh informasi mengenai pembayaran pajak yang dapat dikreditkan yang merupakan pajak dibayar dimuka Misalnya, PPh Pasal $$ atas pembelian solar dan9atau impor dan :iskal ;uar ,egeri atas perjalanan dinas pega5ai Dalam kredit pajak PP, <Pajak Masukan&, Pengusaha =ena Pajak dapat menggunakan dokumen lain yang fungsinya sama dengan faktur pajak standar, seperti SPPB atau Surat Perintah Pengiriman Barang < delivery order & yang dikeluarkan oleh Bulog untuk penyaluran tepung terigu, P,BP <:aktur ,ota Bon Penyerahan& yang dikeluarkan oleh Pertamina untuk penyerahan BBM dan9atau La#"&ah P'&'& P! !#$a#aa# Pa%a& 4) Manajemen Perpajakan, Mohammad Zain, Salemba Empat, Ed.3, P.70 ! Menetepakan sasaran yang meliputi : a >saha#usaha mengefesienkan beban pajak yang masih dalam ruang lingkup perpajakan dan tidak melanggar ketentuan peraturan perundang#undangan perpajakan b c Mematuhi segala ketentuan administratif, sehingga terhindar dari pengenaan sanksi#sanksi, baik sanksi administrasi maupun sanksi pidana Melaksanakan secara efektif segala ketentuan perturan perundang#undangan perpajakan yang terkait dengan pelaksanaan pemungutan dan pemotongan pajak $ Situasi sekarang ? identifikasi pendukung ? penghambat tujuan yang terdiri dari : a +dentifikasi faktor lingkungan perencanaan pajak jangka panjang :aktor ini umumnya memiliki sifat yang permanen yang secara eksplisit terdapat dan melekat pada ketentuan perundang#undangan perpajakan b 'tika kebijakan perusahaan dan ketentuan yang jelas mengenai fungsi dan tanggung ja5ab manejemn perpajakan yang berlaku bagi seluruh personil perusahaan c Strategi dan perencanaan pajak yang terintegrasi dengan perencanaan perusahaan, baik perencanaan peruasahaan jangka pendek maupun jangka panjang 1 Pengembangan rencana atau perangkat tindakan untuk mencapai tujuan, dengan cara mengadakan :

Sistem informasi yang memamddai dalam kaitannya dengan penyampaian perencanaan pajak kepada para petugas yang memonitor perpajakan dan kepastian keefektifan pengendalian pajak penghasilan dan pajak#pajak lainnya, seperti pencantuman masalah#masalah perpajakan dalam setiap kontrak bisnis, sehingga tidak terjadi pelanggaran ketentuan peraturan perundang#undangan perpajakan

Mekanisme monitor, pengendalian, dan penyesuain sedemikian rupa sehingga setiap modifikasi rencana dan tindakan dapat dilakukan tepat 5aktu

I#(!#ti) Pa%a& >mumnya terdapat empat macam insentif pajak yaitu : a. Pengecualian dari pengenaan pajak Merupakan pembebasan dari ke5ajiban pembayaran pajak atas obyek pajak tertentu berdasarkan ketentuan yang berlaku =eputusan Dirjen Pajaknya Misalnya =etentuan tersebut tergantung Badan pendidikan, apapun
.& http:99dudi5ahyudi com 6& Perencenaan Pajak, 'rly Suandy, Salemba 'mpat, 'd 2 p !0

bentuk hukumnya, termasuk sebagai subjek pajak dalam kacamata Pajak Penghasilan (pabila badan pendidikan tersebut mendapatkan penghasilan, maka seyogyanya penghasilan tersebut merupakan objek pajak yang semestinya dikenakan pajak sama seperti pengenaan pajak kepada badan usaha lainnya ,amun demikian, ada satu perbedaan khusus yang membedakan badan pendidikan dengan badan usaha lain Perbedaan tersebut adalah bah5a sebagian badan pendidikan adalah organisasi nirlaba di mana badan pendidikan tersebut tidak bertujuan untuk mencari keuntungan Bagi badan pendidikan yang memang non pro"it oriented alias nirlaba tentunya sudah selayaknya tidak dikenakan pajak atas penghasilannnya Sebaliknya, kalau sebuah badan pendidikan lebih mementingkan laba maka sudah seharusnya ia dikenakan pajak penghasilan atas keuntungannya sebagaimana juga badan usaha lain dikenakan pajak Dari sudut pandang inilah nampaknya diperlukan aturan khusus mengenai pengenaan Pajak Penghasilan kepada organisasi nirlaba seperti badan pendidikan ini ;ebih jelasnya, alasan pemberian fasilitas ini bisa kita dapatkan di Pasal 2 ayat <1& huruf m >ndang#undang PPh :

#ah a dalam rangka mendukung usaha peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan serta penelitian pengembangan diperlukan sarana dan prasarana yang memadai. $ntuk itu dipandang perlu memberikan "asilitas perpajakan berupa pengecualian pengenaan pajak atas sisa lebih yang diterima atau diperoleh sepanjang sisa lebih tersebut ditanamkan kembali dalam bentuk pembangunan dan pengadaan sarana dan prasarana kegiatan dimaksud. Penanaman kembali sisa lebih dimaksud harus direalisasikan paling lama dalam jangka tahun sejak sisa lebih tersebut diterima atau diperoleh. b. Pengurangan dasar pengenaan pajak Biasanya diberikan dalam bentuk berbagai macam biaya yang dapat dikurangkan dari pendapatan kena pajak Misalnya P%=P yang diberikan kepada "P Orang Pribadi dalam menghitung penghasilan kena pajaknya sebelum dikalikan tarif pajak c. Pengurangan tarif pajak Biasanya diberikan untuk jenis perusahaan tertentu atau untuk kegiatan bisnis tertentu -ontoh, bah5a >ndang#undang Pajak Penghasilan <PPh& ,omor 1. tahun $//@ yang mulai berlaku sejak ! Aanuari $//3 memberikan fasilitas berupa pengurangan tarif PPh bagi "ajib Pajak badan sebesar 6/7 , yang diberikan untuk penghasilan sampai dengan Bp 2 @// /// /// =etentuan tersebut diatur dalam Pasal 1! ' >> PPh ,omor 1. tahun $//@, yang Pasalnya berbunyi: ! "ajib Pajak badan dalam negeri dengan peredaran bruto sampai dengan Bp6/ /// /// ///,// <lima puluh miliar rupiah& mendapat fasilitas berupa pengurangan tarif sebesar 6/7 <lima puluh persen& dari tarif sebagaimana dimaksud dalam Pasal !0 ayat <!& huruf b dan ayat <$a& yang dikenakan atas Penghasilan =ena Pajak dari bagian peredaran bruto sampai dengan Bp2 @// /// ///,// <empat miliar delapan ratus jutarupiah& $ Besarnya bagian peredaran bruto sebagaimana dimaksud pada ayat <!& dapat dinaikkan dengan Peraturan Menteri =euangan d. Penangguhan pajak aktu 4 %empat&

Biasanya diberikan untuk kasus#kasus tertentu saja, dima pembayar pajak dapat menunda pembayaran pajak hingga suatu tahun tertentu -ontoh , penangguhan Pajak Pertambahan ,ilai diberikan pada : ! $ 1 barang dan bahan baku asal impor yang digunakan untuk memproduksi barang yang kemudian diekspor8 barang asal pabean +ndonesia yang diekspor,dan kemudian kembali ke daerah pabean +ndonesia untuk kemudian diekspor8 mesin dan mesin peralatan pabrik baru dan perluasan pabrik yang akan dipakai untuk menghasilkan barang ekspor P!#"hi#*a a# + P!#,!lu#*u-a# Pa%a& Pajak adalah beban bagi perusahaan, maka perusahaan akan berupaya semaksimal mungkin agar dapat membayar pajak sekecil mungkin dan berupaya untuk menghindari pajak baik dengan cara yang legal maupun yang tidak legal, namun penghindaran pajak harus dilakukan dengan cara#cara yang legal agar tidak merugikan perusahaan di kemudian hari, sedangkan penghindaran pajak dengan cara yang tidak legal adalah disebut penggelapan pajak, contoh kasus penggelapan pajak :

Melaporkan penjualan lebih kecil dari yang seharusnya, omCet !/ milyar hanya dilaporkan dalam laporan keuangan perusahaan sebesar 6 milyar misalnya Menggelembungkan biaya perusahaan dengan membebankan biaya fiktif8 %ransaksi e*port fiktif, Pemalsuan dokumen keuangan perusahaan
0& http:99triyani 5ordpress com

a. P!#"hi#*a a# Pa%a& /Ta0 A1'i*a#$!2

Penghindaran Pajak yaitu usaha#usaha yang masih termasuk didalam konteks peraturan#peraturan pajak yang berlaku untuk memperkecil jumlah pajak yang terutang dari tahun sekarang ke tahun#tahun yang akan datang sehingga dapat membantu memperbaiki cashflo5 perusahaan Penghindaran Pajak secara hukum pajak tidak dilarang meskipun seringkali mendapat sorotan yang kurang baik dari kantor pajak karena dianggap memiliki konotasi negatif ataupun dianggap kurang nasionalis Dalam ketentuan perpajakan, masih terdapat berbagai celah Dloophole# yang dapat dimanfaatkan oleh perusahaan agar jumlah pajak yang dibayar oleh perusahaan optimal dan minimum <secara keseluruhan& Optimal disini diartikan sebagai, perusahaan tidak membayar sesuatu <pajak& yang semestinya tidak harus dibayar, membayar pajak

dengan jumlah yang Epaling sedikitF namun tetap dilakukan dengan cara yang elegan dan tidak menyalahi ketentuan yang berlaku Selain

menghindari

transaksi

yang

merupakan

obyek

pajak,

langkah#langkah

penghematan pajak yang dapat dilakukan oleh perusahaan antara lain : Memilih Bentuk usaha yang memiliki tarif Pajak terendah Memaksimalkan biaya yang telah dikeluarkan agar dapat dibebankan sebagai pengurang penghasilan,

Memilih berbagai alternatif transaksi yang memberikan efek beban pajak terendah Memaksimalkan kredit pajak yang telah dibayar

b. P!#"!la&a# Pa%a& /Ta0 E1a(i'#2 htt-344i*.5i&i-!*ia.' "45i&i4P!#"hi#*a a#6-a%a& Penggelapan Pajak yaitu usaha#usaha untuk memperkecil jumlah pajak yang terutang atau menggeser beban pajak yang terutang dengan melanggar ketentuan#ketentuan pajak yang berlaku Tax evasion merupakan pelanggaran dalam bidang perpajakan sehingga tidak boleh dilakukan, karena pelaku tax evasion dapat dikenakan sanksi administratif maupun sanksi pidana Pengelakan pajak merupakan pelanggaran terhadap undang#undang dengan maksud melepaskan diri dari pajak atau mengurangi dasar penetapan pajak dengan cara menyembunyikan sebagian dari penghasilannya Pengelakan Pajak akan berdampak terhadap kerugian negara maupun bentuk kerugian lainnya : Dalam bidang keuangan Pengelakan pajak merupakan pos kerugian bagi kas negara karena dapat menyebabkan ketidakseimbangan antara anggaran dan konsekuensi#konsekuensi lain yang berhubungan dengan itu, seperti kenaikan tarif pajak, keadaan inflasi, dll Dalam bidang ekonomi Pengelakan pajak sangat mempengaruhi persaingan sehat diantara para pengusaha Maksudnya, pengusaha yang melakukan pengelakan pajak dengan cara menekan biayanya secara tidak 5ajar Sehingga, perusahaan yang mengelakkan pajak memperoleh keuntungan yang lebih besar dibandingkan pengusaha yang jujur

"alaupun dengan usaha dan produktifitas yang sama, si pengelak pajak mendapat keuntungan yang lebih besar dibandingkan dengan pengusaha yang jujur Pengelakan pajak menyebabkan stagnasi <macetnya& pertumbuhan ekonomi atau perputaran roda ekonomi Aika mereka terbiasa melakukan pengelakan pajak, mereka tidak akan meningkatkan produktifitas mereka >ntuk memperoleh laba yang lebih besar, mereka akan melakukan pengelakan pajak ;angkanya modal karena 5ajib pajak berusaha menyembunyikan penghasilannya agar tidak diketahui fiscus Sehingga mereka tidak berani mena5arkan uang hasil penggelapan pajak tersebut ke pasar modal Dalam bidang psikologi Aika 5ajib pajak terbiasa melakukan penggelapan pajak, itu sama saja membiasakan untuk selalu melanggar undang#undang Aika 5ajib pajak menggelapkan pajak, maka 5ajib pajak mendapatkan keuntungan bersih yang lebih besar Aika perbuatannya melangggar undang#undang tidak diketahui oleh fiscus, maka dia akan senang karena tidak terkena sangsi dan menimbulkan keinginan untuk mengulangi perbuatannya itu lagi pada tahun#tahun berikutnya dan diperluas lagi tidak hanya pada pelanggaran undang#undang pajak, tetapi juga undang#undang yang lainnya