Anda di halaman 1dari 4

Kurang Gizi pada Ibu Hamil: Ancaman pada Janin Ditulis oleh Administrator Sunday, 1 September !

""#
Oleh: Wiku Andonotopo M.D dan Muhammad Thohar Arifin, MD Pendahuluan

Krisis energi yang berakibat menurunnya daya beli masayarakat terutama kelompok dibawah garis kemiskinan akan memi u masalah yang lebih besar pada masa depan bangsa. !bu hamil serta "aninya rentan terhadap dampak krisis energi yang sedang ter"adi. Asupan nutrisi saat ibu hamil akan sangat berpengaruh pada out ome kehamilan tersebut.

Kehidupan manusia dimulai se"ak masa "anin dalam rahim ibu. #e"ak itu, manusia ke il telah memasuki masa per"uangan hidup yang salah satunya menghadapi kemungkinan kurangnya $at gi$i yang diterima dari ibu yang mengandungnya. %ika $at gi$i yang diterima dari ibunya tidak men ukupi maka "anin tersebut akan mempunyai konsekuensi kurang menguntungkan dalam kehidupan berikutnya. Se$arah %lasi% tentang dampa% %urang gizi selama %ehamilan terhadap outcome

%ehamilan telah dido%umentasi%an oleh &Stein ' Susser 1( )*+ ,asa pace%li% di -elanda ./he Dutch 0ainine. yang berlangsung pada tahun 1(1121(1), telah m3mba4a dampa% yang cu%up serius terhadap outcome %ehamilan+ 0enomena the Dutch 0amine menun$u%%an bah4a bayi2bayi yang masa %andungannya &terutama trimester ! dan 5* $atuh pada saat2saat pace%li% mempunyai rata2rata berat badan, pan$ang badan, ling%ar %epala, dan berat placenta yang lebih rendah dibanding%an bayi2bayi yang masa %andungannya tida% terpapar masa pace%li% dan hal ini ter$adi %arena adanya penurunan asupan %alori, protein dan zat gizi essential lainnya+ &Stein ' Susser 1( )*+ 6raian di ba4ah a%an membahas dampa% buru% %e%urangan asupan zat gizi pada %ehamilan dan bagaimana pencegahannya+
Pembahasan Kehamilan selalu berhubungan dengan perubahan fisiologis yang berakibat peningkatan &olume airan dan sel darah merah serta penurunan konsentrasi protein pengikat nutrisi dalam sirkulasi darah, begitu "uga dengan penurunan nutrisi mikro. 'ada kebanyakan negara berkembang, perubahan ini dapat diperburuk oleh kekurangan nutrisi dalam kehamilan yang berdampak pada defisiensi nutrisi mikro seperti anemia yang dapat berakibat fatal pada ibu hamil dan bayi baru lahir('arra, ). *., +. M. Man"arres, et al. ,--./. 'ada kekurangan asupan mineral seng ($in / dalam kehamilan misalnya, dapat berakibat gangguan signifikan pertumbuhan tulang. 'emberian asam folat tidak sa"a berguna untuk perkembangan otak se"ak "anin berwu"ud embrio, tetapi men"adi kun i penting pertumbuhan fungsi otak yang sehat selama kehamilan (0hristiansen, M. and *. 1arne ,--./. Kasus2kasus gangguan penutupan "aringan saraf tulang belakang (spina bifida/ dan kondisi dimana otak "anin tidak dapat terbentuk normal (anen ephaly/ dapat dikurangi hingga .-3 dan 4.3 "ika ibu hamil mendapat asupan ukup asam folat sebelum dia hamil. !bu hamil harus mendapatkan asupan &itamin yang ukup sebelum ter"adinya kehamilan karena pembentukan otak "anin dimulai pada minggu2mingu pertama kehamilan, "ustru pada saat #ang ibu belum menyadari dirinya telah hamil(Obeid, 5. and W. 6errmann ,--./( Wen, #. W. and M. Walker ,--./. 'ada kasus2kasus dimana "anin mengalami defisiensi asam folat, sel2sel "aringan utama (stem ells/ akan enderung

membelah lebih lambat daripada pada "anin yang dikandung ibu hamil dengan asupan asam folat yang ukup. #ehingga stem ells yang dibutuhkan untuk membentuk "aringan otak "uga berkurang. #elain itu, sel2sel yang mati "uga akan bertambah, "auh lebih besar daripada yang seharusnya (#antoso, M. !. and M. #. 5ohman (,--./. Meski dalam "umlah terminimum sekalipun, keterbatasan nutrisi kehamilan (maternal/ pada saat ter"adinya proses pembuahan "anin dapat berakibat pada kelahiran prematur dan efek negati& "angka pan"ang pada kesehatan "anin. #ekitar 7- 3 wanita yang melahirkan prematur disebabkan oleh faktor yang tak diketahui (idiopatik/. 'enelitian pada hewan u"i kemudian membuktikan adanya korelasi antara kelahiran prematur dengan kekurangan nutrisi sebelum kehamilan dimulai. 'ada kehamilan normal, "anin sendiri yang akan menentukan kapan dirinya akan memulai proses kelahiran. 'ada hewan u"i, telah diketahui kalau proses ini dimulai dari akti&asi kelen"ar adrenal untuk memproduksi akumulasi mendadak ortisol di dalam darah. Akibatnya, ter"adilah proses berantai yang beru"ung pada proses kelahiran, dan hal yang sama pula dianggap ter"adi pada manusia. (0hallis, %. 5., #. %. +ye, et al. ,--8/. 'roblemnya adalah "ika kehamilan ter"adi prematur. 'ada kasus ini paru2paru dan organ2organ penting hanya memilik kemampuan minimum untuk berkembang dalam rahim guna mempersiapkan kehidupan di luar rahim nantinya. 'ara peniliti memper ayai bahwa ortisol dari kelen"ar adrenal "uga mema u pematangan dari sistem organ tubuh "anin seperti paru2paru, dimana penting bagi bayi agar dapat langsung bernafas dengan mengembangkan paru2parunya seketika lahir. %ika tidak terdapat ukup ortisol untuk mematangkan paru2paru di dalam rahim, bayi yang lahir akan mengalami sindrom gawat nafas (respiratory distress syndrome/ dan berlan"ut pada keadaan asfiksia (lemas/ dan kemudian meninggal. !ni adalah momok menakutkan dari kelahiran prematur(0hallis, %. 5., #. %. +ye, et al. ,--8/. 'enelitian pada hewan u"i "uga membutikan bahwa sekalipun keadaan nutrisi yang buruk dalam kehamilan diperbaiki dan kemungkinan dapat kembali ke keadaan normal, "anin2"anin dalam kasus di atas ternyata telah mengalami proses per epatan pematangan kelen"ar adrenalnya yang mema u kelahiran prematur dalam waktu rata2rata 8 minggu. Wanita hamil harus berpikir untuk mendapatkan diet dan asupan makanan yang adekuat sebelum mereka tahu dirinya hamil, karena nutrisi yang ukup setelah kehamilan ter"adi tidak dapat mengkompensasikan ketidak ukupan asupan nutrisi sebelum kehamilan. Meski dalam "umlah seke il apapun kekurangan nutrisinya. Karena itu "ika Anda meren anakan untuk hamil, diri Anda harus dalam ke ukupan nutrisi sebelum Anda memulai kehamilan, karena "ika tidak, bayi Anda kemungkinan besar akan lahir prematur. Dalam dunia medis istilah pertumbuhan "anin terhambat2'%T (intrauterine growth restri tion/ diartikan sebagai suatu kondisi dimana "anin berukuran lebih ke il dari standar ukuran biometri normal pada usia kehamilan. Kadang pula istilah '%T sering diartikan sebagai ke il untuk masa kehamilan2KMK (small for gestational age/. 9mumnya "anin dengan '%T memiliki taksiran berat dibawah persentil ke2 8-. Artinya "anin memiliki berat kurang dari :- 3 dari keseluruhan "anin dalam usia kehamilan yang sama. %anin dngan '%T pada umumnya akan lahir prematur (;<= minggu/ atau dapat pula lahir ukup bulan (at term, ><= minggu/(1ardosi, %. O. ,--./. )ayi2bayi yang dilahirkan dengan '%T biasanya tampak kurus, pu at, dan berkulit keriput. Tali pusat umumnya tampak rapuh dam layu dibanding pada bayi normal yang tampak tebal dan kuat. '%T mun ul sebagai akibat dari berhentinya pertumbuhan "aringan atau sel. 6al ini ter"adi saat "anin tidak mendapatkan nutrisi dan oksigenasi yang ukup untuk perkembangan dan pertumbuhan organ dan "aringan, atau karena infeksi. Meski pada se"umlah "anin, ukuran ke il untuk masa kehamilan bisa diakibatkan karena faktor genetik (kedua orangtua ke il/, kebanyakan kasus '%T atau KMK dikarenakan karena faktor2faktor lain. )eberapa diantaranya sbb: ?aktor ibu: Tekanan darah tinggi, 'enyakit gin"al, Ken ing manis stadium lan"ut, 'enyakit "antung dan pernafasan, Malnutrisi, anemia, !nfeksi, 'enyalahgunaan obat narkotika dan

alkohol dan, 'erokok ?aktor sirkulasi uteroplasenta: 'enurunan aliran darah dari rahim dan plasenta, Abrupsio plasenta (plasenta lepas dari lokasi implantasi di rahim sebelum waktunya/, 'lasenta pre&ia (plasenta berimplantasi di segmen bawah rahim/ dan, !nfeksi di sekitar "aringan "anin ?aktor "anin: %anin kembar, !nfeksi, 0a at "anin dan, Kelainan kromosom

'%T dapat ter"adi kapanpun dalam kehamilan. '%T yang mun ul sangat dini sering berhubungan dengan kelainan kromosom dan penyakit ibu. #ementara, '%T yang mun ul terlambat (><, minggu/ biasanya berhubungan dengan problem lain. 'ada kasus '%T, pertumbuhan seluruh tubuh dan organ "anin men"adi terbatas. Ketika aliran darah ke plasenta tidak ukup, "anin akan menerima hanya se"umlah ke il oksigen, ini dapat berakibat denyut "antung "anin men"adi abnormal, dan "anin berisiko tinggi mengalami kematian. )ayi2bayi yang dilahirkan dengan '%T akan mengalami keadaan berikut : 'enurunan le&el oksigenasi @ilai A'1A5 rendah (suatu penilaian untuk menolong identifikasi adaptasi bayi segera setelah lahir/ Aspirasi mekonium (tertelannya fae esAtin"a bayi pertama di dalam kandungan/ yang dapat berakibat sindrom gawat nafas 6ipoglikemi (kadar gula rendah/ Kesulitan mempertahankan suhu tubuh "anin 'olisitemia (kebanyakan sel darah merah/

'ada kasus2kasus '%T yang sangat parah dapat berakibat "anin lahir mati (stillbirth/ atau "ika bertahan hidup dapat memiliki efek buruk "angka pan"ang dalam masa kanak2kanak nantinya. Kasus2kasus '%T dapat mun ul, sekalipun #ang ibu dalam kondisi sehat, meskipun, faktor2faktor kekurangan nutrisi dan perokok adalah yang paling sering. Menghindari ara hidup berisiko tinggi, makan makanan bergi$i, dan lakukan kontrol kehamilan (prenatal are/ se ara teratur dapat menekan risiko mun ulnya '%T(1ardosi, %. O. ,--./. 'erkiraan saat ini mengindikasikan bahwa sekitar B.3 wanita pada negara sedang berkembang paling sedikit memiliki kontrol 8 kali selama kehamilan pada dokter, bidan, atau perawat. Angkanya tinggi pada negara Amerika +atin dan Karibia (4<3/ sementara rendah pada negara Asia #elatan (.83/ ('iaggio, 1., 6. )aCaDeel, et al. 8::4/. Penutup 9saha untuk men egah gi$i buruk tidak harus menunggu berhasilnya pembangunan ekonomi sampai masalah kemiskinan dituntaskan. 'embangunan ekonomi rakyat dan menanggulangi kemiskinan memakan waktu lama. 'engalaman selama ini menun"ukkan bahwa diperlukan waktu lebih dari ,tahun untuk mengurangi penduduk miskin dari 7-3 (8:=B/ men"adi 883 (8::B/. Data empirik dari dunia menun"ukkan bahwa program perbaikan gi$i dapat dilakukan tanpa harus menunggu rakyat men"adi makmur, tetapi perhatian pada golongan yang beresiko kekurangan asupan $at gi$i akan membantu mengurai peliknya masalah kemiskinan. Dan diharapkan program perbaikan gi$i men"adi bagian yang eksplisit dari program pembangunan untuk memakmurkan rakyat. (edited by T7-7A5E/ Daftar Pustaka 8. 0hallis, %. 5., #. %. +ye, et al. (,--8/. F9nderstanding preterm labor.F Ann @ G A ad # i :7<: ,,.2<7. ,. 0hristiansen, M. and *. 1arne (,--./. F're&ention of neural tube defe ts with peri on eptional foli a id supplementation in *urope.F 9geskr +aeger 8B=(<,/: ,4=.2B. <. 1ardosi, %. O. (,--./. F'rematurity and fetal growth restri tion.F *arly 6um De& 48(8/: 7<2:. 7. Obeid, 5. and W. 6errmann (,--./. F6omo ysteine, foli a id and &itamin )(8,/ in relation to pre2 and postnatal health aspe ts.F 0lin 0hem +ab Med 7<(8-/: 8-.,2=. .. 'arra, ). *., +. M. Man"arres, et al. (,--./. FAssessment of nutritional edu ation and iron supplement impa t on pre&ention of pregnan y anemia.F )iomedi a ,.(,/: ,882:.

B. 'iaggio, 1., 6. )aCaDeel, et al. (8::4/. FThe pra ti e of antenatal are: omparing four study sites in different parts of the world parti ipating in the W6O Antenatal 0are 5andomised 0ontrolled Trial.F 'aediatr 'erinat *pidemiol 8, #uppl ,: 88B278. =. #antoso, M. !. and M. #. 5ohman (,--./. FDe reased T1?2beta8 and !1?28 protein eHpression in rat embryo skull bone in foli a id2restri ted diet.F % @utr )io hem. 4. #tein, I. and M. #usser (8:=./. FThe Dut h famine, 8:7728:7., and the reprodu ti&e pro ess. !. *ffe ts or siH indi es at birth.F 'ediatr 5es :(,/: =-2B. :. #tein, I. and M. #usser (8:=./. FThe Dut h famine, 8:7728:7., and the reprodu ti&e pro ess. !!. !nterrelations of alori rations and siH indi es at birth.F 'ediatr 5es :(,/: =B24<. 8-. Wen, #. W. and M. Walker (,--./. FAn eHploration of health effe ts of foli a id in pregnan y beyond redu ing neural tube defe ts.F % Obstet 1ynae ol 0an ,=(8/: 8<2:.

#umber: !no&asi Online

Baca Juga:

Gangguan Kehamilan Siap%an /umbuh Kembang Ana% Se$a% di Kandungan 7ertumbuhan, 7er%embangan 8ta% pada -ayi dan Ana% 7ilihlah yang -er2DHA 9anita -ertubuh Kurus :entan Keguguran Ibu Hamil /a% Harus ;gemil 7endarahan pada Kehamilan