Anda di halaman 1dari 2

Keracunan arsenat: arsenat secara struktural dan kimiawi mirip dengan fosfat (Pi), dan banyak enzim yang

membutuhkan fosfat dan arsenat. senyawa organik dari arsenat kurang stabil dibandingkan senyawa fosfat, misalnya, asil arsenat tanpa katalis bisa terurai dengan cepat. di sisi lain, asil fospat, seperti 1,3-bisphosphoglycarate, lebih stabil dan diubah dalam sel oleh aksi enzimatik. a) memprediksi efek pada reaksi bersih, dikatalisasi oleh dehidrogenase gliseraldehida-3-fosfat jika fosfat digantikan oleh arsenat b) apa akibatnya bagi makhluk hidup jika arsenat digantikan oleh phospat fosfat? arsenat sangat beracun bagi sebagian besar organisme. menjelaskan mengapa jawab: a) perhatikan gambar tersebut:

Berdasarkan gambar di atas, energi yang terjadi pada oksidasi terwujud dalam ikatan fosfat energi tinggi pada posisi satu dari 1,3-bisfosfogliserat. Fosfat berenergi tinggi ini ditangkap menjadi ATP pada reaksi dengan ADP yang dikatalisis oleh

enzim fosfogliserat kinase membentuk 3-fosfogliserat. Karena ada 2 molekul triosafosfat yang dioksidasi maka akan terbentuk 2 molekul ATP. Pada reaksi ini, NAD+ tereduksi menjadi NADH. Reaksi tersebut termasuk fosforilasi pada tingkat substrat. Struktur dan reaktivitas arsenat (AsO43-) sangat mirip Pi. Pada reaksi yang dikatalisis oleh gliseraldehida 3-fosfat DH, arsenat dapat menggantikan fosfat pada penyerangan terhadap zat antara tioester kaya energi. Produk reaksi ini, 1-arseno-3fosfogliserat tidak stabil, sangat berbeda dengan 1,3-bisfosfogliserat. 1-arseno-3fosfogliserat dan asil arsenat lainnya dihidrolisis dengan cepat dan spontan. Perhatikan bahwa glikolisis dapat berlangsung adanya arsenat tetapi tidak menghasilkan ATP yang biasanya terbentuk pada konversi 1,3-bisfosfogliserat menjadi 3-fosfogliserat. Jadi, arsenat memindahkan oksidasi dari fosforilasi dengan membentuk asil arsenat yang sangat labil. Arsenat dalah racun kuat karena arsenat biasanya mensubstitusi fosfat pada reaksi-reaksi transfer fosforil. Juga, arsenit (AsO2-) membentuk suatu kompleks dengan tiol. Jadi arsenat dapat memutus rangkaian oksidasi dan fosforilasi. b) Arsen, arsenik, atau arsenikum adalah unsur kimia dalam tabel periodik yang memiliki simbol As dan nomor atom 33, golongan VA dalam sistem periodik unsur. Arsenik secara kimiawi memiliki karakteristik yang serupa dengan fosfor, dan sering dapat digunakan sebagai pengganti dalam berbagai reaksi biokimia dan juga beracun. Arsenik dan sebagian besar senyawa arsenik adalah racun yang kuat. Arsenik membunuh dengan cara merusak sistem pencernaan, yang menyebabkan kematian oleh karena shock. Arsenat, suatu analog fosfat, bersifat racun karena memisahkan oksidasi dari fosforilasi pada proses glikolisis.