Anda di halaman 1dari 11

FATWA MAJELIS ULAMA INDONESIA Nomor: 11 Tahun 2012 Tentang KEDUDUKAN ANAK HASIL INA DAN !E"LAKUAN TE"HADA!

N#A

Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI), setelah : MENIMBANG : a. bahwa dalam Islam, anak te lahi dalam kondisi s!"i dan tidak membawa dosa t! !nan, sekali#!n ia te lahi seba$ai hasil %ina& b. bahwa dalam ealitas di mas'a akat, anak hasil %ina se in$kali te lanta ka ena laki(laki 'an$ men'ebabkan kelahi ann'a tidak be tan$$!n$ jawab !nt!k memen!hi keb!t!han dasa n'a, se ta se in$kali anak dian$$a# seba$ai anak ha am dan te disk iminasi ka ena dalam akte kelahi an han'a dinisbatkan ke#ada ib!& ". bahwa te hada# masalah te seb!t, Mahkamah Konsit!si den$an #e timban$an membe ikan #e lind!n$an ke#ada anak dan membe ikan h!k!man atas laki(laki 'an$ men'ebabkan kelahi ann'a !nt!k be tan$$!n$ jawab, meneta#kan #!t!san MK Nomo )*+,UU(-III+./0/ 'an$ #ada intin'a men$at! ked!d!kan anak 'an$ dilahi kan di l!a #e kawinan mem#!n'ai h!b!n$an #e data den$an ib!n'a dan kel!a $a ib!n'a se ta den$an laki(laki seba$ai a'ahn'a 'an$ da#at dib!ktikan be dasa kan ilm! #en$etah!an dan teknolo$i dan+ata! alat b!kti lain men! !t h!k!m mem#!n'ai h!b!n$an da ah, te mas!k h!b!n$an #e data den$an kel!a $a a'ahn'a& d. bahwa te hada# #!t!san te seb!t, m!n"!l #e tan'aan da i mas'a akat men$enai ked!d!kan anak hasil %ina, te !tama te kait den$an h!b!n$an nasab, wa is, dan wali nikah da i anak hasil %ina den$an laki(laki 'an$ men'ebabkan kelahi ann'a men! !t h!k!m Islam& e. bahwa oleh ka ena it! di#andan$ #e l! meneta#kan 1atwa tentan$ ked!d!kan anak hasil %ina dan #e lak!an te hada#n'a $!na dijadikan #edoman. MENGINGA2 : 0. Fi man Allah 342: a. Fi man Allah 'an$ men$at! nasab, anta a lain :

% & ) $ # '( " !

Fatwa tentang Kedudukan Anak Hasil Zina dan Perlakuan Terhadapnya

Dan Dia (pula) yang menciptakan manusia dari air lalu dia jadikan manusia itu (punya) keturunan dan mushaharah dan adalah Tuhanmu aha Kuasa! ("#! Al$Fur%an & '()! b. Fi man Allah 'an$ mela an$ #e b!atan %ina dan sel! !h hal 'an$ mendekatkan ke %ina, anta a lain: Dan janganlah kamu mendekati )ina* sesungguhnya )ina itu adalah suatu per+uatan yang keji! Dan suatu jalan yang +uruk ("#! Al$,sra & -.)!

4 " 1 3 2 , * # . 0 2 / +

Dan /rang$/rang yang tidak menyem+ah tuhan yang lain +eserta Allah dan tidak mem+unuh jiwa yang diharamkan Allah (mem+unuhnya) kecuali dengan (alasan) yang +enar0 dan tidak +er)ina0 +arang siapa yang melakukan yang demikian itu0 niscaya dia mendapat (pem+alasan) d/sanya0 yakni akan dilipat gandakan a)a+ untuknya pada hari kiamat dan dia akan kekal dalam a)a+ itu0 dalam keadaan terhina1 ("#! Al$Fur%an& 23 4 25)

8+ " ' * 7 / ( ' * 6 5 " ' " ; 9 ' * <8 . > * / = : 1 ? @ B : ' 5D ' A C ' $ ' 0 4 ( F = + ' E 4

". Fi man Allah 'an$ menjelaskan tentan$ #entin$n'a kejelasan nasab dan asal !s!l keke abatan, anta a lain:

)H G HJ I B ? B H 5 J @ H #; #4 + ( ' H ' L > J K 4 I? O H ;( 5 N )B M 5 H P H H . < 7 J , H " P '( H J4


Dan Dia tidak menjadikan anak$anak angkatmu se+agai anak kandungmu (sendiri)! 6ang demikian itu hanyalah perkataanmu dimulutmu saja! Dan Allah mengatakan yang se+enarnya dan Dia menunjukkan jalan (yang +enar)! Panggilah mereka (anak$anak angkat itu) dengan (memakai) nama +apak$+apak mereka* itulah yang le+ih adil pada sisi Allah0 dan jika kamu tidak mengetahui +apak$+apak mereka0 maka (panggilah mereka se+agai) saudara$saudaramu seagama dan maula$maulamu! ("#! Al$Ah)a+& ( 4 ')!

!!!! (dan diharamkan +agimu) isteri$isteri anak kandungmu (menantu) ("#! Al$7isa& .-)!

' H J M ;B ? ! 1 H M3 J 3 B

d. Fi man Allah 'an$ mene$askan bahwa seseo an$ it! tidak memik!l dosa o an$ lain, demikian j!$a anak hasil %ina tidak memik!l dosa #e%ina, seba$aimana 1i man(N'a:

% # Q & ? J , * - , * 4 5 * / 9 R : / H . & H B & TS& JG HJ A V W U U " 8F , 4 H : 8;# HJ X. ; 4


K/misi Fatwa ajelis 8lama ,nd/nesia

Fatwa tentang Kedudukan Anak Hasil Zina dan Perlakuan Terhadapnya

Dan tidaklah se/rang mem+uat d/sa melainkan kemudharatannya kem+ali kepada dirinya sendiri* dan se/rang yang +erd/sa tidak akan memikul d/sa /rang lain'.2! Kemudian kepada Tuhanmulah kamu kem+ali0 dan akan di+eritakan$7ya kepadamu apa yang kamu perselisihkan! ("#! Al$An9am & :2()

/ H . & HJ B A V W H 5 T 4 / " , H 8;#

Dan se/rang yang +erd/sa tidak akan memikul d/sa /rang lain! Kemudian kepada Tuhanmulah kem+alimu lalu Dia mem+eritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan! #esungguhnya Dia aha engetahui apa yang tersimpan dalam (dada)mu! ("#! Al$Zumar& ;) .. 5adis 6as!l!llah 3A4, anta a lain: a. hadis 'an$ mene an$kan bahwa anak it! dinasabkan ke#ada #emilik kas! +s!ami da i #e em#!an 'an$ melahi kan (1i as'), sementa a #e%ina ha !s dibe i h!k!man, anta a lain:

& TS& U U & - , * X. ; 4 H HJ JG & Z % Y (

B ; 5 M5 \ & ) < [ 0 5 < 0 H U B Z 8 ( 5] ( 2 R ) ^ < 2 + T (2 ' R =3 L & L B ) < B 0 8 5 < ; B < / ( 5 ] R / _ 0 U ( 5 L ) ` W 5 ( 2 B < L < & Ba W ' ! _ ; 2 4 5 L , (4 & W / H + VB W L 0 8; . 4 ` ` 2 a ( 0 $ U : ( 5 ' \ < > ' ; S I2 ; 81 % ) S I2 0 b)& O \ ) U ' H (H V&F
Dari <Aisyah ra +ahwasanya ia +erkata& #a9d i+n A+i =a%%ash dan A+d i+n Zam9ah +ere+ut terhadap se/rang anak lantas #a9d +erkata& =ahai >asulallah0 anak ini adalah anak saudara saya <8t+ah i+n A+i =a%%ash dia sampaikan ke saya +ahwasanya ia adalah anaknya0 lihatlah kemiripannya! <A+d i+n Zum9ah juga +erkata& Anak ini saudaraku wahai >asulullah0 ia terlahir dari pemilik kasur (?irasy) ayahku dari i+unya! @antas >asulullah saw melihat rupa anak terse+ut dan +eliau melihat keserupaan yang jelas dengan <8t+ah0 lalu >asul +ersa+da& Anak ini saudaramu wahai <A+d i+n Zum9ah! Anak itu adalah +agi pemilik kasurAsuami dari perempuan yang melahirkan (?irasy) dan +agi pe)ina adalah (dihukum) +atu0 dan +erhija+lah darinya wahai #audah Binti Zam9ah! Aisyah +erkata& ia tidak pernah melihat #audah sama sekali! (H>! Al$Bukhari dan uslim)

K/misi Fatwa

ajelis 8lama ,nd/nesia

Fatwa tentang Kedudukan Anak Hasil Zina dan Perlakuan Terhadapnya

:L )b(G 5 4B 5 Q4 `5 5 3" / c L2& ':L+? G& =) L+ c04 < K Y c<; 5 S5I * : H2 45 W !L2& ( c04 B Q @c=32d< (II B b > )&ca:
Dari <Amr i+n #yu9ai+ ra dari ayahnya dari kakeknya ia +erkata& sese/rang +erkata& 6a rasulallah0 sesungguhnya si ?ulan itu anak saya0 saya men)inai i+unya ketika masih masa jahiliyyah0 rasulullah saw pun +ersa+da& tidak ada pengakuan anak dalam ,slam0 telah lewat urusan di masa jahiliyyah! Anak itu adalah +agi pemilik kasurAsuami dari perempuan yang melahirkan (?irasy) dan +agi pe)ina adalah +atu (dihukum)1 (H>! A+u Dawud)

b. hadis 'an$ mene an$kan bahwa anak ha%il %ina dinasabkan ke#ada ib!n'a, anta a lain:

( < H2 45 W ;< !L) (II B b" )&# B ?e " -


7a+i saw +ersa+da tentang anak hasil )ina& Bagi keluarga i+unya !!!1 (H>! A+u Dawud) ". hadis 'an$ mene an$kan tidak adan'a h!b!n$an kewa isan anta a anak hasil %ina den$an lelaki 'an$ men$akibatkan kelahi ann'a, anta a lain:

"B b(G 5 4B 5 Q4 `5 5 " :L )H2 45 W !L2& c U ( ( 0B B S >5 ?G& 'B ;2 - V8 b " ) &f& * 'f* ' ( 1717 V8
Dari <Amr i+n #yu9ai+ ra dari ayahnya dari kakeknya +ahwa rasulullah saw +ersa+da& #etiap /rang yang men)inai perempuan +aik merdeka maupun +udak0 maka anaknya adalah anak hasil )ina0 tidak mewarisi dan tidak mewariskan! (H>! Al$Turmud)i)

d. hadis 'an$ mene an$kan la an$an be %ina, anta a lain:

-^ L; ) 5 & < [ gU< B 5 V )0'& )Ze\ A 6:' &6 4i; 4= + 0G L+' Eh * / HJ4 L)B * </ j' ;B L+ H2 45 W !L2& \2 ?>' * L+ 4;1 =; '4 )= L+' <+" 'B N= 4 l' k*
K/misi Fatwa ajelis 8lama ,nd/nesia

Fatwa tentang Kedudukan Anak Hasil Zina dan Perlakuan Terhadapnya

&

B ( 1B =d GB ) b4^ m&U b (II


Dari A+i

ar)u% ra ia +erkata& Kami +ersama >uwai?i9 i+n Tsa+it +erperang di Car+ah0 se+uah desa di daerah aghri+0 lantas ia +erpidat/& =ahai manusia0 saya sampaikan apa yang saya dengar dari rasulullah saw pada saat perang Hunain seraya +erliau +ersa+da& Tidak halal +agi sese/rang yang +eriman kepada Allah dan rasul$7ya menyirampan air (mani)nya ke tanaman /rang lain (+er)ina)9 (H> Ahmad dan A+u Dawud) e. hadis 'an$ mene an$kan bahwa anak te lahi di d!nia it! dalam keadaan 1it ah, tan#a dosa, anta a lain:

L )L; )5 &[< S< 'B 5 ( 'I? # H2 45 W;< ! B Z;' B I ' bK Si: W5 (H V&F b' )&
Dari A+i Hurairah ra ia +erkata& 7a+i saw +ersa+da& #etiap anak terlahir dalam k/ndisi ?itrah0 kedua /rang tuanyalah yang menjadikannya se/rang yahudi0 nasrani0 atau majusi! (H> al$Bukhari dan uslim) 7. Ijma8 Ulama, seba$aimana disam#aikan oleh Imam Ibn Abdil Ba dalam 9al(2amhid: (;+0;7) a#abila ada seseo an$ be %ina den$an #e em#!an 'an$ memiliki s!ami, kem!dian melahi kan anak, maka anak tidak dinasabkan ke#ada lelaki 'an$ men%inain'a, melainkan ke#ada s!ami da i ib!n'a te seb!t, den$an ketent!an ia tidak mena1ikan anak te seb!t.

4 5 3+ $ @W5 0e\ GB" L2& ?G cH2 45 W! W5 (? ( '# H2 45 W! "B */ cL1 ?# W5 + 1* ?G a "" HJ1 W5 " 4:;'
8mat telah ijma9 (+ersepakat) tentang hal itu dengan dasar hadis na+i saw0 dan rasul saw menetapkan setiap anak yang terlahir dari i+u0 dan ada suaminya0 dinasa+kan kepada ayahnya (suami i+unya)0 kecuali ia mena?ikan anak terse+ut dengan li9an0 maka hukumnya hukum li9an! <!$a disam#aikan oleh Imam Ibn! =!damah dalam Kitab al( M!$hni (>+0.7) seba$ai be ik!t:

?G& a W5 (@ / B W5 GB +> * 'B 7 b5I


Para 8lama +ersepakat (ijma9) atas anak yang lahir dari i+u0 dan ada suaminya0 kemudian /rang lain mengaku (menjadi ayahnya)0 maka tidak dinasa+kan kepadanya! ). Atsa 3hahabat, Khali1ah ?Uma ibn al(Khattab a be wasiat !nt!k senantiasa mem#e lak!kan anak hasil %ina den$an baik,
K/misi Fatwa ajelis 8lama ,nd/nesia

Fatwa tentang Kedudukan Anak Hasil Zina dan Perlakuan Terhadapnya

'

seba$aimana dit!lis oleh Imam al(3han8ani dalam 9al( M!shanna1: Bab ?It@ walad al(%ina: hadits nomo 07;A0. B. =aidah 3add al(C%a i8ah, den$an men!t!# #el!an$ seke"il a#a#!n te jadin'a %ina se ta akibat h!k!mn'a. *. =aidah !sh!li''ah :

;5 < ; I< D8+' < ; !? < e


Pada dasarnya0 di dalam larangan tentang sesuatu menuntut adanya rusaknya per+uatan yang terlarang terse+ut1

n; I& < I 8G*


Tidak ada ijtihad di hadapan nash1 A. =aidah 1i@hi''ah : Hukum sarana adalah mengikuti hukum capaian yang akan dituju

M2 (! + ? H J1

#egala mudharat (+ahaya) harus dihindarkan sedapat mungkin1! Bahaya itu tidak +/leh dihilangkan dengan mendatangkan +ahaya yang lain!1

& " 6 & ' ( d J D (+ & ' * & L D D

enghindarkan ma?sadat didahulukan atas mendatangkan maslahat! Dharar yang +ersi?at khusus harus ditanggung untuk menghindarkan dharar yang +ersi?at umum (le+ih luas)!1

5 = o & : W T (+ Q (2 G I Z

= & & 6 ? 8 ' . > % F D D ] (

DApa+ila terdapat dua kerusakan atau +ahaya yang saling +ertentangan0 maka kerusakan atau +ahaya yang le+ih +esar dihindari dengan jalan melakukan per+uatan yang resik/ +ahayanya le+ih kecil!D

/ < & ( & , @ : \ [ 5 " & [ B " , ,& . BE : & _5B J [

Ke+ijakan imam (pemerintah) terhadap rakyatnya didasarkan pada kemaslahatan!1 MEM,E65A2IKAN :

T ; 5 = 0 > 45 Z q 0 , W % Z d p

0. ,enda#at <!mh! Mad%hab Fikih 5ana1i''ah, Maliki''ah, 3'a1i8i''ah, dan 5anabilah 'an$ men'atakan bahwa # insi# #eneta#an nasab adalah ka ena adan'a h!b!n$an #e nikahan 'an$ sah. 3elain ka ena #e nikahan 'an$ sah, maka tidak ada akibat h!k!m h!b!n$an nasab, dan den$an demikian anak %ina dinasabkan ke#ada ib!n'a, tidak dinasabkan #ada lelaki 'an$ men%inai, seba$aimana te makt!b dalam bebe a#a k!ti#an be ik!t: a. Ibn 5aja al(?As@alani:

K/misi Fatwa

ajelis 8lama ,nd/nesia

Fatwa tentang Kedudukan Anak Hasil Zina dan Perlakuan Terhadapnya

(9 + :L )B < 5 ?+ (1B :"4; :a: b:@ P c:;' H m` E& mU;, @/ :<r c;5 W:8" # HA :a: E ( a: <- :B c: >: ):L) c- :48>8: c" >04F : ;04F W; c?4 n8F' :?4) SI5 YG c45(' " ( 1 4: > :E L+, "B E I :?4) c$ > @cE8> : ;L ).HG 'B > ; e cZ> n s 8F HG" e cC4[ / F c(< : G& = -* ' Le :<J L )c(< :; 42 :"U ?# 04F H8 ct'(> g` B
Diriwayatkan dari ,mam #ya?e9i dua pengertian tentang makna dari hadist Anak itu menjadi hak pemillik kasurAsuami ! Pertama & Anak menjadi hak pemilik kasurAsuami selama ia tidak mena?ikanAmengingkarinya! Apa+ila pemilik kasurAsuami mena?ikan anak terse+ut (tidak mengakuinya) dengan pr/sedur yang diakui kea+sahannya dalam syariah0 seperti melakukan @i9an0 maka anak terse+ut dinyatakan +ukan se+agai anaknya! Kedua & Apa+ila +ersengketa (terkait kepemilikan anak) antara pemilik kasurAsuami dengan laki$laki yang men)inai istriA+udak wanitanya0 maka anak terse+ut menjadi hak pemilik kasurAsuami! Adapun maksud dari Bagi Pe)ina adalah Batu +ahwa laki$ laki pe)ina itu keterhalangan dan keputus$asaan! aksud dari kata Al$<AHA> dengan menggunakan dua ?athah (pada huru? <ain dan ha9) adalah )ina! Ada yang +erpendapat +ahwa kata terse+ut digunakan untuk per)inaan yang dilakukan pada malam hari! Eleh karenanya0 makna dari keptus$asaan disini adalah +ahwa laki$laki pe)ina terse+ut tidak mendapatkan hak nasa+ atas anak yang dilahirkan dari per)inaannya! Pemilihan kata keputus$asaan di sini sesuai dengan tradisi +angsa ara+ yang menyatakan Baginya ada +atu1 atau & Di mulutnya ada +atu1 +uat /rang yang telah +erputus asa dari harapan! Ada yang +erpendapat +ahwa pengertian dari +atu di sini adalah hukuman rajam! ,mam 7awawi menyatakan +ahwa pendapat terse+ut adalah lemah0 karena hukuman rajam hanya diperuntukkan +uat pe)ina yang mukhsan (sudah menikah)! Di sisi yang lain0 hadist ini tidak dimaksudkan untuk menjelaskan h/kum rajam0 tapi dimaksudkan untuk sekedar mena?ikan hak anak atas pe)ina terse+ut! Eleh karena itu ,mam #u+ki menyatakan +ahwa pendapat yang pertama itu le+ih sesuai dengan redaksi hadist terse+ut0 karena dapat menyatakan secara umum +ahwa keputus$asaan (dari mendapatkan hak
K/misi Fatwa ajelis 8lama ,nd/nesia

Fatwa tentang Kedudukan Anak Hasil Zina dan Perlakuan Terhadapnya

anak) mencakup seluruh kel/mp/k pe)ina (mukhsan atau +ukan mukhsan)! b. ,enda#at Imam al(3a''id al(Bak ' dalam kitab 9I8anat! al( 2halibin: j!% . halaman 0.; seba$ai be ik!t:

e Q ';/ Ee Q * ';-(
Anak )ina itu tidak dinasa+kan kepada ayah0 ia hanya dinasa+kan kepada i+unya! ". ,enda#at Imam Ibn 5a%m dalam Kitab al(M!halla j!% 0/ halaman 7.7 seba$ai be ik!t :

*\ 1 \ U @/ SB( '> ?G'>


Anak itu dinasa+kan kepada i+unya jika i+unya +er)ina dan kemudian mengandungnya0 dan tidak dinasa+kan kepada lelaki! .. ,enda#at Imam Ibn! N!jaim dalam 3'a h Kan% ad(Ca@ai@:: kitab 9al(Bah al(6ai@

Anak hasil )ina atau li9an hanya mendapatkan hak waris dari pihak i+u saja0 karena nasa+nya dari pihak +apak telah terputus0 maka ia tidak mendapatkan hak waris dari pihak +apak0 sementara kejelasan nasa+nya hanya melalui pihak i+u0 maka ia memiliki hak waris dari pihak i+u0 saudara perempuan sei+u dengan ?ardh saja (+agian tertentu)0 demikian pula dengan i+u dan saudara perempuannya yang sei+u0 ia mendapatkan +agian ?ardh (tertentu)0 tidak dengan jalan lain!

0 + O = ) ' G " . . ( f . e 6 0 f ; ' 3 u( G T i+ e " E e 0 = 8 B 4\ f G . e B T A v # B . e 8 % B A , = 4^ * : [ . B 4^ *

7. ,enda#at Imam Ibn ?Abidin dalam Kitab 96add al(M!hta ?ala al(C! al(M!khta : (Hasyiyah ,+n <A+idin) seba$ai be ik!t :

(O+= e 0 " - ( f)' EB * B YZ W b )( ;


Anak hasil )ina atau li9an hanya mendapatkan hak waris dari pihak i+u saja0 se+agaimana telah kami jelaskan di +a+ yang menjelaskan tentang Asha+ah0 karena anak hasil )ina tidaklah memiliki +apak! ). ,enda#at Ibn! 2a'mi'ah dalam kitab 9al(Fatawa al(K!b a: :

/ @ 8 . ( g 82 < C > J ' H # 4 )W5 w ` A . 5 \ B H 2 4 5 W ! B > } < . ; 0 0 c I2 (4 S e e U U I2 < c ] 85 1 B () " # B 0 R ) + L c 0 4 H U Z 8 ( 5 T (2


K/misi Fatwa ajelis 8lama ,nd/nesia

Fatwa tentang Kedudukan Anak Hasil Zina dan Perlakuan Terhadapnya

B : (2 / ( 5 S . < (4 B < T " + 0 S . <; B: T ( 5 L (4 U < 5 ( u < + < . < B a B % ; L W ! 4 5 $ 2 W ( 5 ' : H u ( 0 > c a U : ` VB& < ' { S I2 ; 81 " B 8 < I f c 0 4 . 4 .0 >
Para ulama +er+eda pendapat terkait istilkha% (penis+atan) anak hasil )ina apa+ila si wanita tidak memiki pemilik kasurAsuami atau sayyid (+agi +udak wanita)! Diriwatkan dalam hadist +ahwa >asulullah #A= menis+atkan anak +udak wanita Zam9ah i+n Aswad kepadanya (Zam9ah)0 padahal yang menghamili +udak wanita terse+ut adalah 8th+ah i+n A+i =a%%/sh! #ementara itu0 #a9ad menyatakan & anak dari +udak wanita terse+ut adalah anak saudaraku (8th+ah)0 dan aku (kata sa9ad) ditugaskan untuk merawatnya seperti anakku sendiri1! A+d i+n Zam9ah mem+antah dengan +erkata & anak itu adalah saudaraku dan anak dari +udak wanita ayahku0 ia dilahirkan di atas ranjang ayahku1! >asulullah #A= +ersa+da& anak itu menjadi milikmu wahai A+d i+n Zam9ah0 anak itu menjadi hak pemilik kasur dan +agi pe)ina adalah +atu10 kemudian >asulullah +ersa+da & Berhija+lah engkau wahai #audah (#audah +inti Zam9ah 4 ,stri >asulullah #A=)10 karena +eliau melihat kemiripan anak terse+ut dengan 8t+ah0 maka +eliau menjadikan anak terse+ut saudara #audah +inti Zam9ah dalam hal hak waris0 dan tidak menjadikannya se+agai mahram!

B. ,enda#at C . 4ahbah al(D!haili den$an j!d!l 9Ahkam al(A!lad al(Natijin ?an al(Dina: 'an$ disam#aikan #ada Ca! ah ke(./ Majma8 Fi@h Islami di Makkah #ada .B E .> Cesembe ./0/ 'an$ #ada intin'a mene an$kan bahwa, jika ada seseo an$ laki( laki be %ina den$an #e em#!an 'an$ memiliki s!ami dan kem!dian melahi kan anak, te da#at ijma !lama, seba$aimana disam#aikan oleh Imam Ibn Abdil Ba dalam 9al(2amhid: (;+0;7) 'an$ mene$askan bahwa anak te seb!t tidak dinasabkan ke#ada lelaki 'an$ men%inain'a, melainkan ke#ada s!ami da i ib!n'a te seb!t, den$an ketent!an ia tidak mena1ikan anak te seb!t melal!i li9an. 3ementa a, jika ia be %ina den$an #e em#!an 'an$ tidak sedan$ te ikat #e nikahan dan melahi kan seo an$ anak, maka men! !t j!mh! !lama mad%hab dela#an, anak te seb!t han'a dinasabkan ke ib!n'a sekali#!n ada #en$ak!an da i laki(laki 'an$ men%inain'a. 5al ini ka ena #enasaban anak ke#ada lelaki 'an$ #e%ina akan mendo on$ te b!kan'a #int! %ina, #adahal kita di#e intahkan !nt!k men!t!# #int! 'an$ men$anta kan #ada keha aman (sadd al( d%a i8ah) dalam an$ka menja$a kes!"ian nasab da i #e lika! m!nka at. B. ,enda#at, sa an, dan mas!kan 'an$ be kemban$ dalam 3idan$ Komisi Fatwa #ada 6a#at(6a#at Komisi Fatwa #ada tan$$al 7, ;, dan 0/ Ma et ./00.
K/misi Fatwa ajelis 8lama ,nd/nesia

Fatwa tentang Kedudukan Anak Hasil Zina dan Perlakuan Terhadapnya

10

Cen$an be tawakkal ke#ada Allah 342 MEMUTUSKAN MENETA!KAN : FATWA TENTAN+ ANAK !E"LAKUAN TE"HADA!N#A HASIL INA DAN

Pertama

: Ketentuan Umum Ci dalam 1atwa ini 'an$ dimaks!d den$an : 0. Anak hasil %ina adalah anak 'an$ lahi seba$ai akibat da i h!b!n$an badan di l!a #e nikahan 'an$ sah men! !t ketent!an a$ama, dan me !#akan jarimah (tindak #idana kejahatan). .. Hadd adalah jenis h!k!man atas tindak #idana 'an$ bent!k dan kada n'a telah diteta#kan oleh nash 7. Ta9)ir adalah jenis h!k!man atas tindak #idana 'an$ bent!k dan kada n'a dise ahkan ke#ada ulil amri (#ihak 'an$ be wenan$ meneta#kan h!k!man) ). 4asiat wajibah adalah kebijakan ulil amri (#en$!asa) 'an$ men$ha !skan laki(laki 'an$ men$akibatkan lahi n'a anak %ina !nt!k be wasiat membe ikan ha ta ke#ada anak hasil %ina se#enin$$aln'a. : Ketentuan Hu,um 0. Anak hasil %ina tidak mem#!n'ai h!b!n$an nasab, wali nikah, wa is, dan na1a@ah den$an lelaki 'an$ men'ebabkan kelahi ann'a. Anak hasil %ina han'a mem#!n'ai h!b!n$an nasab, wa is, dan na1a@ah den$an ib!n'a dan kel!a $a ib!n'a. Anak hasil %ina tidak menan$$!n$ dosa #e %inaan 'an$ dilak!kan oleh o an$ 'an$ men$akibatkan kelahi ann'a. ,e%ina dikenakan h!k!man hadd oleh #ihak 'an$ be wenan$0 !nt!k ke#entin$an menja$a ket! !nan 'an$ sah (hi?)h al$ nasl). ,eme intah be wenan$ menjat!hkan h!k!man ta9)ir lelaki #e%ina 'an$ men$akibatkan lahi n'a anak den$an mewajibkann'a !nt!k : a. men"!k!#i keb!t!han hid!# anak te seb!t& b. membe ikan ha ta setelah ia menin$$al melal!i wasiat waji+ah. 5!k!man seba$aimana dimaks!d nomo B be t!j!an melind!n$i anak, b!kan !nt!k mensahkan h!b!n$an nasab anta a anak te seb!t den$an lelaki 'an$ men$akibatkan kelahi ann'a.

Kedua

.. 7. ). B.

*.

Ketiga

: "e,omen-a./ 0. C,6(6I dan ,eme intah diminta !nt!k se$e a men'!s!n #e at! an #e !ndan$(!ndan$an 'an$ men$at! : a. h!k!man be at te hada# #elak! #e %inaan 'an$ da#at be 1!n$si seba$ai )awajir dan mawani9 (memb!at #elak! menjadi je a dan o an$ 'an$ bel!m melak!kan menjadi tak!t !nt!k melak!kann'a)&

K/misi Fatwa

ajelis 8lama ,nd/nesia

Fatwa tentang Kedudukan Anak Hasil Zina dan Perlakuan Terhadapnya

11

b. memas!kkan %ina seba$ai delik !m!m, b!kan delik ad!an ka ena %ina me !#akan kejahatan 'an$ menodai ma tabat l!h! man!sia. .. 7. ,eme intah wajib men"e$ah te jadin'a #e %inaan dise tai den$an #ene$akan h!k!m 'an$ ke as dan te$as. ,eme intah wajib melind!n$i anak hasil %ina dan men"e$ah te jadin'a #enelanta an, te !tama den$an membe ikan h!k!man ke#ada laki(laki 'an$ men'ebabkan kelahi ann'a !nt!k memen!hi keb!t!han hid!#n'a. ,eme intah diminta !nt!k membe ikan kem!dahan la'anan akte kelahi an ke#ada anak hasil %ina, teta#i tidak menasabkann'a ke#ada lelaki 'an$ menn$akibatkan kelahi ann'a. ,eme intah wajib men$ed!kasi mas'a akat !nt!k tidak mendisk iminasi anak hasil %ina den$an mem#e lak!kann'a seba$aimana anak 'an$ lain. ,eneta#an nasab anak hasil %ina ke#ada ib! dimaks!dkan !nt!k melind!n$i nasab anak dan ketent!an kea$amaan lain 'an$ te kait, b!kan seba$ai bent!k disk iminasi.

).

B.

Keempat

: Ketentuan !enutu0 0. Fatwa ini be lak! #ada tan$$al diteta#kan, den$an ketent!an jika di ke m!dian ha i te n'ata dib!t!hkan #e baikan, akan di#e baiki dan disem#! nakan seba$aimana mestin'a. .. A$a setia# m!slim dan #ihak(#ihak 'an$ meme l!kan da#at men$etah!in'a, men$himba! sem!a #ihak !nt!k men'eba l!askan 1atwa ini. Citeta#kan di ,ada tan$$al : <aka ta : 0; 6abi8!l Akhi 0/ M a e t

0)77 5 ./0.M

MAJELIS ULAMA INDONESIA KOMISI FATWA Ket!a 3ek eta is

!"OF1 D"1 H1 HASANUDDIN AF2 MA

D"1 HM1 AS"O"UN NI3AM SHOLEH2 MA

K/misi Fatwa

ajelis 8lama ,nd/nesia