Anda di halaman 1dari 6

LAPORAN PRAKTIKUM RANGKAIAN LISTRIK Sub/Bab : Tegangan dan Arus AC Topik : - Bentuk Gelombang dan Nilai Tegangan dan

Arus - Sinusoida Tegangan

OLEH: Nama : Chandra Aziz NIM : 11209002

PENDIDIKAN TEKNIK ELEKTRO FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI PADANG 2014

FT UNP PADANG JURUSAN : TEKNIK ELEKTRO WAKTU : 100 MENIT KODE : ELO

LEMBARAN MATA KULIAH SUB/BAB TOPIK

: KERJA NO.1 : P.RANGKAIAN LISTRIK : TEGANGAN DAN ARUS AC : BENTUK GELOMBANG DAN NILAI TEGANGAN DAN ARUS

A. TUJUAN 1. Membuktikan bentuk gelombang sinusoida dan menggambarkan bentuk gelombang dengan benar 2. Mengukur besar amplitudo, perioda 3. Menghitung besarnya tegangan efektif, tegangan rata-rata dan frekuensi B. TEORI SINGKAT 1. Mengukur tegangan dan menggambarkan bentuk gelombang. Harga sesaat arus dan tegangan bolak balik selalu berubah tergantung waktu. Fungsi tegangan dan arus dalam bentuk sinusosida (fungsi sinus), maka persamaan tegangan dapat dituliskan sebagai berikut : i : Im sin tamper dan v = Vm sin t volt. Dalam gambar bentuk gelombang sinus amplitude ini merupakan harga maksimum (Im, Vm). Harga rms atau harga efektif dapat dihitung dengan formula : V = 0,707 Vm atau

, begitu pula untuk arusnya.

Keterangan : Vm : tegangan meksimum/amplitudo T : perioda waktu Vpp : tegangan puncak ke puncak Harga rata-rata : Vrata-rata : o,636 Vm Irata-rata : 0,636 Im Frekuensi (f) : cps bentuk gelombang sinusoida dapat dilihat/dibuktikan dengan menggunakan Osciloscope (CRO). 2. Membandingkan frekuensi rangkaian dengan frekuensi AFG (Audio Frequency Generator). Kesamaan maupun perbedaan frekuensi suatu rangkaian dapat diketahui dengan Osiloscop. Apabila pada layar tampak satu bulatan (O), ini berarti frekuensinya sama dan gambar (8) dua bulatan hal tersebut menunjukkan perbandingan 1:2. Jika gambar masih menari/bergerak berarti frekuensinya belum tepat.

C. ALAT DAN BAHAN 1. Oscilloscope double beem 2. AFG (Audio frequency Generator) 3. Transformator stepdwon 220/6 V 4. Voltmeter AC 5. Kabel penghubung secukupnya D. RANGKAIAN PERCOBAAN 1. Pengukuran Tegangan dan bentuk gelombang
CRO AFG C h1 C h 2

Langkah kerja 1. persiapkan semua alat dan bahan yang diperlukan, letakkan diatas meja kerja dengan teratur sesuai dengan gambar diatas 2. hidupkan, CRO dan kalibrasi input vertical dengan mengatur knop volt/div 3. atur cahaya/intensitas secukupnya dan fokusnya 4. setelah selesai kalibrasi hubungkan CRO dengan AFG, seperti pada gambar diatas 5. atur knop output AFG pada frekuensi 50 HZ dan pada gelombang sinus 6. naikan tegangan AFG sehingga voltmeter menunjukan 1 volt 7. ukur tegangan Vm pada layar CRO, dan tegangan Vpp serta perioda T 8. hitung Vef (Vinus), Vrata-rata, serta frekuensi (f), dan masukkan dalam table pengamatan, dan lanjutan percobaan sesuai dengan table pengamatan

E. TABEL HASIL PENGAMATAN


No 1 2 3 4 5 Frek (HZ) 50 50 50 50 50 AFG Voltmeter (Volt) 1,0 1,5 2,0 2,5 3,0 Vm (volt) 0,6 0,8 1,1 1,4 1,7 Vpp (volt) 1,2 1,6 2,2 2,8 3,4 Vrata (volt) 0,4 0,508 0,7 0,9 1,08 Vef (volt) 0,8 1,13 1,6 1,98 2,4 T (detik) 18 18 18 18 18 Frek (cps) 0,06 0,06 0,06 0,06 0,06

Anilisis Data Voltmeter (Volt) 1,0 1,5 2,0 2,5 3,0 Vrata x Vm 0,636 x 0,6 o.636 x 0,8 o.636 x 1,1 o.636 x 1,4 o.636 x 1,7 Vrata (volt) 0,4 0,508 0,7 0,9 1,08

Frek (cps) 0,06 0,06 0,06 0,06 0,06

WAKTU KODE

: 100 MENIT : ELO

SUB/BAB : Bentuk gelombang TOPIK : Sinusoida tegangan

Gambar rangkaian membandingkan Frekuensi


CRO
Ch1

AFG
Ch2

Langkah Kerja : 1. 2. 3. 4. gambarlah rangkaian seperti gambar diatas atur knop volt/Div dari CRO pada posisi 5, dan atur frekuensi AFG pada 50Hz letakkanlah knop pemunculan gambar layar CRO pada X-Y amati gambar Lissoyuse yang muncul pada layar CRO, jika gambar belum tenang masih bergera atur frekuensi AFG 5. jika ada gambar hanya satu bulatan maka perbandingan antara frekuensi rangkaian dengan frekuensi AFG adalah : 1:1 6. naikkan frekuensi AFG sehingga mencapai 100Hz , jika pada layar CRO tampak gambar seperti angka 8 tapi masih bergerak, atur frekuensi AFG sehingga gambar menjadi tenang, berarti ini frekuensi rangkaian : frekuensi AFG = 1:2 7. ikuti percobaan seterusnya seperti pada table pengamatan.

Tabel Pengamatan No Frekuensi AFG (Hz) Gambar Lissoyuse

50

100

150

25

F. KESIMPULAN Dari hasil praktikum maka saya dapat menyimpulkan sebagai berikut. 1. Bentuk gelombang sinusoida dapat dilihat/dibuktikan dengan menggunakan CRO, 2. Melalui bentuk/gambar yang ditampilkan pada CRO kita dapat melihat besar ukuran tegangan Vm dan tegangan Vpp, serta perioda (T). 3. Setelah kita mengetahui besar tegangan Vm dan Vpp serta perioda yang ditampilakan pada CRO, maka kita dapat menghitung besarnya tegangan efektif, tegangan rata-rata dan frequensi. 4. Gambar lissoyuse akan berubah bentuk jika frekuensi AFG (Hz) dinaikkan atau diturunkan.