Anda di halaman 1dari 8

Ny.Dian Melita, 42 tahun datang ke dokter keluarga dengan keluhan badan tersa letih sejak satu bulan ini.

Dari anamnesis dokter mengetahui bahwa disamping letih juga terdapat penurunan berat badan, frekuensi berkemih yang semakin sering, banyak minum dan banyak makan, serta kesemutan pada kedua tungkai. Dari pemeriksaan fisik didapatkan berat badan 70 kg dan tinggi badan 150 cm, sensibilitas di kedua tungkai berkurang. Pada pemeriksaan laboratorium di dapatkan gula darah sewaktu 240 mg/dl. Dokter mendiagnosa Ny.Dian Melita sebagai penderita Diabetes Mellitus, karena terjadi peningkatan kadar gula darah dan mengalami polyuria, polydipsia, dan polyphagia serta beberapa gejala lain diatas. Sebelum memberikan obat, dokter menerangkan pada Ny.Dian Melita dan suaminya segala sesuatu tentang Diabetes termasuk pengaturan diet dan exercise. Ny. Dian Melita tidak habis pikir, mengapa ia sampai menderita Diabetes, sementara dari pihak keluargatidak ada yang menderita penyakit ini. Ny. Dian Melita khawatir jika anaknya juga terkena Diabetes Mellitus, namun demikian Ny.Dian Melita berjanji akan mematuhi semua nasehat dokter karena Ny. Dian Melita sangat takut melihat tetangganya juga menderita Diabetes terkena Stroke. Bagaimana anda menjelaskan apa yang terjadi pada Ny.Dian Melita?

Polyuria

: sekresi urin yang berlebihan.

Polyphagi : suatu keadaan dimana seseorang mengalami rasa lapar dan ingin makan secara berlebihan. Polydipsi : rasa haus yang sangat dan berlangsung lama.

Diabetes Mellitus : kelainan metabolik dimana ditemukan ketidakmampuan untuk mengoksidasi karbohidrat akibat gangguan pada mekanisme insulin yang normal. Exercise jasmani. : melaksanakan gerak fisik untuk memperbaiki kesehatan atau mengoreksi cacat

1. 2.

3.

4.

5.

Mengapa Ny.Dian mengeluh mengalami keletihan dan penurunan berat badan ? Mengapa Ny.Dian mengalami Polyuria, Polydipsi dan Polyphagi ? Apa penyebab sensibilitas menurun dan kesemutan pada kedua tungkai Ny. Dian Melita? Mengapa Ny.Dian Melita mengalami Diabetes mellitus, tetapi tidak ada dari pihak keluarga yang memiliki riwayat penyakit Diabetes Mellitus ? Apakah ada hubungan antara Diabetes Mellitus dengan Stroke ?

1.

Keletihan disebabkan karena kadar glukosa darah meningkat sedangkan produksi insulin tidak mencukupi, sehingga glukosa tidak dapat diubah menjadi energi. Menyebabkan sel kekurangan energi dan terjadi keletihan. Berat badan menurun karena terjadi katabolisme lemak, dimana sebelumnya terjadi resistensi insulin yang menyebabkan glukosa tidak bisa diubah menjadi energi, maka tubuh akan mencari sumber energi dengan membakar cadangan lemak dalam tubuh. Jika cadangan lemak habis maka sasaran selajutnya adalah otot. Sehingga menyebabkan berat badan menurun.

2.

Polyuria karena kadar gula darah melebihi nilai ambang ginjal (>180 mg/dl), maka gula akan keluar bersama urine. Untuk menjaga agar urine yang keluar tidak terlalu pekat, tubuh akan menarik air sebanyak mungkin ke dalam urine sehingga volume urine yang keluar banyak dan kencing pun menjadi sering.

Polydipsi karena banyaknya urine yang keluar, tubuh akan kekurangan air (dehidrasi). Untuk mengatasi hal tersebut, timbullah rasa haus sehingga ingin selalu minum.
Polyphagi pemasukan gula kedalam sel-sel tubuh kurang sehingga energi yang dibentuk pun kurang akhirnya penderita merasa kurang tenaga. Sehingga tubuh akan mengirim sinyal ke pusat lapar, maka terjadi peningkatan asupan makanan.

3. Sensibilitas berkurang karena terganggunya saraf perifer 4. Penyebab Diabetes pada Ny.Dian Melita karena faktor dari gaya hidup yang tidak sehat. Tidak menjaga pola makan dan jenis makanan yang baik. 5. Ada hubungan antara Diabetes Mellitus dengan Stroke, karena pada Diabetes Mellitus, glukosa darah meningkat dan menyebabkan darah mengental, sehingga dapat menyumbat pembuluh darah dan terjadi penurunan elastisitas pembuluh darah. Ketika jantung memompa darah ke otak, pembuluh darah otak tidak dapat vasodilatasi, sehingga tekanan pada pembuluh darah meningkat dan pembuluh darah dapat pecah. Dan terjadilah stroke.

Ny. Dian Melita, 42 tahun

Anamnesis

Pemeriksaan fisik

Pemeriksaan Laboratoriuim

Keluhan Utama - Letih - Penurunan berat badan - Kesemutan -polyuria, polydipsi,polyphagi

Berat badan : 70 kg Tinggi badan : 150 cm Sensibilitas tungkai menurun

Gula darah sewaktu : 240 mg/dl

Diagnosa : Diabetes Mellitus tipe II Penatalaksanaan : Diet Exercise

DIABETES MELLITUS