Anda di halaman 1dari 13

Faktor Risiko Terjadinya Kematian Post-Neonatal Intensive Care Unit pada Bayi dengan Berat Bayi Lahir angat

Rendah

!B TR!K T"j"an Penelitian # Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi faktor risiko maternal maupun bayi yang berhubungan dengan jumlah kematian post-neonatal intensive care unit (NICU) pada bayi berat lahir sangat rendah ( !"#)$

$etode Penelitian # %enelitian ini menggunakan analisis retrospektif pada

!"# (&'(((gr)

dan usia kehamilan & )* minggu yang lahir di The Eunice Kennedy Shriver National Institute of Child Health and Human Development Neonatal Research Network antara +anuari )((( sampai +uni )((*$ ayi-bayi yang masuk dalam kriteria kematian post-NICU ini ditelusuri ri,ayatnya hingga meninggal atau hingga berusia '- . )) bulan$ /ubungan antara faktor resiko maternal dan bayi dengan kematian post-NICU ini menggunakan analisis regresi logistic$ 0enggunakan predictive model dengan 1 prediktor signifikan yang telah dikembangkan dan divalidasi$

%asil # 2da 3415 bayi yang bertahan setelah keluar dari NICU6 33* ('(7) bayi tidak terfollo,up8 dan '(* bayi akhirnya meninggal post-NICU$ #erata kematian post-NICU adalah ))84 per '((( bayi !"#$ 9ang termasuk dalam predictive model 8 ras amerika dan afrika8 ketidakjelasan asuransi kesehatan ibu8 pera,atan di rumah sakit lebih dari ')( hari dapat meningkatkan resiko8 dan paparan antibiotic pada saat melahirkan berpengaruh penurunan resiko kematian post-NICU$

Kesimp"lan # %eneliti mengidentifikasi bah,a ras amerika dan afrika8 ketidakjelasan asuransi kesehatan dan ,aktu pera,atan di NICU yang lama merupakan factor resiko yang berhubungan dengan kematian post-NICU pada bayi !"#$

%era,atan dini perinatal seperti terapi kortikosteroid dan surfaktan eksogen terbukti dapat meningkatkan kelangsungan hidup bayi dengan hidup pada !"# &'(((gr di NICU$
'

The Victorian

Infant Colla orative Study !roup Noted menyatakan bah,a adanya peningkatan kelangsungan !"# hingga ) tahun dari )37 pada tahun ':*:-':-( hingga 318)7 pada tahun '::'-'::)$) The National Institute of Child Health and Human Development "NICHD ) Neonatal Research Networ# "NRN$ juga mendukung adanya peningkatan kelangsungan hidup bayi dengan !"# pada tahun ':-( hingga tahun '::($4 ;ari tahun )(((-)((38 tingkat kematian bayi di U" mencapai puncaknya yaitu 18*' bayi meninggal per '((( bayi hidup$ 5 0eskipun terdapat peningkatan kelangsungan hidup di NICU pada bayi !"#8 prematuritas yang ekstrim juga memberikan kontribusi proporsional terhadap keseluruhan angka kematian bayi di U"$ ;alam NIC/; N#N% Stoll et al& juga melaporkan kurangnya upaya dalam mengurangi tingkat morbiditas maupun mortalitas pada bayi !"#$ eberapa studi telah meneliti beberapa !"# predictor yang berpengaruh terhadap kematian dini dan kelangsungan hidup pada bayi NICU masih sangat langka$ kematian bayi

yang menjalani pera,atan NICU'81-:6 namun informasi mengenai faktor resiko kematian post<aktor-faktor yang dapat mempengaruhi kematian post-NICU mungkin sangat berbeda dengan faktor-faktor yang diketahui sebelumnya dapat mempengaruhi !"# di rumah sakit$ !"# diantara '1 pusat

%ada tahun )((58 nilai rerata kematian post-NICU pada bayi

National Institute of Child Health and Human Development Neonatal Research Networ k (NIC/; N#N) sebesar 47 dengan kisaran (7-178 akan tetapi faktor resiko yang dapat mempengaruhi kematian post-NICU pada bayi !"# tidak diteliti lebih lanjut pada penelitian ini$ =ematian bayi sangat berkaitan dengan kesehatan Ibu8 kualitas dan akses untuk pera,atan kesehatan8 kondisi sosial ekonomi dan petugas kesehatan masyarakat$ '' %engidentifikasian kematian post-NICU pada bayi !"# dapat menghasilkan berbagai macam bagan campuran !"# berhubungan dengan status social-ekonomi ibu polapikir yang berpengaruh terhadap seluruh tingkat kematian bayi$ %eneliti berhipotesa bah,a resiko kematian post-NICU pada bayi yang rendah8 bayi dengan jenis kelamin laki-laki8 bayi dengan ras amerika-afrika dan morbiditas neonatal tertentu$ >leh karena itu8 adapun tujuan dari penelitian ini adalah? (') untuk menentukan tingkat kematian post-NICU bayi !"# pada kelompok yang terbaru6 ()) untuk mengevaluasi perbedaan faktor resiko maternal dan neonatal yang berpengaruh secara signifikan

terhadap kematian post-NICU bayi

!"#6 (4) untuk mengembangkan predictive model

kematian post-NICU berdasarkan factor resiko maternal dan neonatal yang signifikan$

$&T'(& %enelitian ini merupakan analisis kohort retrospektif dengan data yang dikumpulkan dari NIC/; N#N !eneric Data ase Re'istry$ ayi-bayi yang dimasukkan dalam penelitian ini adalah bayi yang lahir diantara bulan +anuari )((( dan +uni )((*8 dengan berat badan &'((( gram dan usia kehamilan &)* minggu$ %eneliti menggunakan personil terlatih untuk mengumpulkan data-data demografis ibu dan data klinis bayi-bayi dari admission NICU$ %rosedur pengumpulan data telah disetujui oleh review oard setiap institusi$ "emua bayi dalam kelompok studi di motivasi untuk menghadiri melalui telepon ataupun dengan incentives$ kunjungan follow(up usia '--)) bulan baik ayi yang meninggal setelah keluar dari NICU

namun sebelum ,aktu kunjungan follow(up dimasukan kedalam kelompok kematian post-NICU$ ayi-bayi yang masih hidup sampai ,aktu kunjungan follow(up usia '--)) bulan masuk kedalam kelompok follow(up$ /asil utama dari penelitian ini adalah tingkat kematian post-NICU diantara bayi !"#

usia '--)) bulan dengan usia terkoreksi$ ;engan variabel prediksi8 faktor resiko ibu dan bayi yang menurut peneliti terdapat hubunganya dengan kejadian kematian post-NICU$ Usia rata-rata kematian dan hari setelah pera,atan di NICU juga ditentukan$ Informasi penyebab kematian tidak dilaporkan karena tidak dimasukkan kedalam N#N data ase sejak tahun )((3$

!N!LI ! T!TI TIK ayi-bayi dikelompokan menjadi kelompok bayi yang menjalani pera,atan post-NICU dan hidup hingga '- bulan8 kelompok bayi yang tidak ter follow(up sejak keluar dari NICU hingga usia '- bulan8 dan kelompok bayi yang meninggal setelah menjalani pera,atan post-

NICU$ !angkah pertama dalam menganalisis adalah membandingkan karakteristik maternal dan bayi diantara kelompok bayi yang terfollow(up hingga '- bulan dan bayi yang tidak terfollo,up$ ;ilanjutkan dengan menganalisis persamaan variable diantara bayi yang hidup saat ,aktu follow(up dan bayi yang menginggal post-NICU$ )isher e*act atau *+ test dipakai untuk membandingkan kategori variable antar kelompok$ Student t test atau ,ilco*on ran#(sum test dipakai untuk membandingkan kelanjutan variable antar kelompok$ Nilai 2% &(83 bermakna signifikan$ @ariable yang berbeda diantara kelompok bayi meninggal post-NICU dan kelompok bayi yang mengikuti follow(up dimasukan kedalam regresi univaritas logistic untuk mengevaluasi resiko dari kematian post-NICU$ %eneliti menentukan model prediction kemudian memvalidasi modelnya$ %rediksi yang signifikan untuk kematian post-NICU masuk kedalam model regresi logistic multiple akhir dengan menggunakan 117 data yang dipilih secara acak yang kemudian divalidasi dan tersisa 457 dari semua data yang ada$ /asil yang ditampilkan sebagai -R dengan :37 CIs dan kemampuan prediktif dari model diukur dengan kurva receiver operatin' characteristic "R-C$. 2nalisis statistic ditampilkan dengan menggunakan "2" statistical software version :$) ("2" Institute8 Cary8 North Carolina)$

K& I$PUL!N Teradapat 3415 bayi yang keluar dari NICU6 33* ('(7) bayi tidak terfollow(up dan data dari status bayi selamat tidak lengkap$ 5-(* bayi rmasuk kedalam kelompok analisis8 '(* ()8)7) bayi meninggal post-NICU8 sehingga terdapat 5*(( bayi selamat post-NICU dan mengikuti kunjungan follow(up '--)) bulan$ =ematian post-NICU terjadi pada usia rata-rata (mean A ";) dari ))- ():( A '*1) hari dan pada rata-rata (mean A ") dari '(( ( '3' A '3- ) hari sejak keluar dari NICU$ Tidak ada variasi musim pada grup kematian post-NICU (data tidak diperlihatkan)$ erdasarkan analisis kelompok8 Ibu dari grup yang tidak terfollo,-up merupakan ibu muda8 rata-rata belum menikah8 tidak mempunyai asuransi kesehatan8 dan kurangnya pera,atan prenatal dan ketidaklengkapan pera,atan antenatal (%&(83)$ necroti/in' enterolitis (NBC) (%&(83)$ ayi yang tidak terfollo,-up mempunyai berat yang lebih tinggi dan menggunakan steroid postnatal namun terjadi

;alam perbandingan pada ibu dalam kelompok yang terfollo,-up8 ibu pada kelompok kematian post-NICU adalah lebih muda8 banyak yang belum menikah8 ras kaum amerika dan afrika8 pendidikan tertinggi hanya "02 dan kurang mendapat terapi antibiotic intrapartum dan asuransi kesehatan (ta)le*+6 %&(83)$ ayi pada kelompok kematian post-NICU mempunyai prevalensi ronchopulmonary dysplasia ( %;) yang tinggi8 retinophaty of prematurity (#>%) (C stage 4)8 penggunaan oksigen rumah8 memakai ventilator dan pera,atan di rumah sakit yang lama dan tidak ada yang mera,at dirumah jika dibandingkan dengan kelompok bayi yang terfollo,-up (ta)le II6 %&(83)$ 0eskipun berat lahir diantara kedua kelompok hampir sama8 namun rata-rata peningkatan berat harian pada kelompok bayi yang terfollo,-up lebih tinggi dibanding kelompok kematian post-NICU (%D$((4)$ #ata-rata usia postmentruasi lebih tinggi secara signifikan pada kelompok kematian post-NICU disbanding kelompok terfollo,-up (5481 minggu vs 4:8: minggu8 %&$(((')$ %ada analisi regresi logistic univarian8 factor maternal seperti usia &)5 tahun8 asuransi kesehatan8 ras amerika dan afrika8 status pernikahan single8 dan tingkat pendidikan kurang dari "02 banyak terdapat pada kelompok kematian post-NICU (%&$(3)$ %aparan penggunaan antibiotic intrapartum pada ibu sangat berpengaruh terhadap penurunan resiko kematian postNICU (% &($3)$ %redictor bayi yang tampak dapat meningkatkan kematian post-NICU adalah bayi dengan pemberat (%&8(3)$ "eperti yang ditunjukan pada table III8 predictor yang termasuk kedalam model adalah? ras afirka amerika8 usia ibu8 asuransi kesehatan8 antibiotic intrapartum8 lamanya pera,atan (hari)8 penggunaan oksigen rumah$ 0odel prediction dari kelompok kematian post-NICU menunjukan adanya peningkatan yang signifikan pada ras afrika amerika8 ketidakjelasan asuransi kesehatan8 lamanya masa pera,atan C ')( hari$ %emberian antibiotic intrapartum dinilai dapat melindungi dari kejadian kematian post-NICU$ Usia ibu8 sama seperti penggunaan oksigen rumah sama sekali tidak berpengaruh dalam kematian post-NICU pada model akhir$ %roses validasi dari model prediction kematian post-NICU dihasilkan dari kurva #>C dea dengan area diba,ah kurva (8*53$ @ariable dari data yang hilang berkisar antara (84-3857$ %;8 #>%8 penggunaan oksigen rumah8 lamanya penggunaan ventilator (per minggu)8 pera,atan di rumahsakit C ')( hari8 tinggal dengan C 5 orang dalam satu rumah

P&$B!%! !N ;iantara bayi-bayi yang terdaftar pada kelompok studi8 angka kejadian kematian postNICU terdapat pada kisaran rata-rata ))84 per '((( bayi !"# yang telah dipulangkan dari rumah sakit$ %ada model prediksi kematian post-NICU8 ras 2frika dan 2merika8 bayi yang masuk rumah sakit lebih dari sama dengan ')( hari8 dan ketidakjelasan mengenai asuransi kesehatan secara signifikan mampu meningkatkan factor risiko kematian post-NICU$ "ementara untuk pemberian antibiotic pada ibu selama persalinan dapat menurunkan factor risiko untuk terjadinya kematian post-NICU$

"alah satu studi dari =ugelman et al yang melaporkan kematian bayi Very 0ow 1irth ,ei'ht (@! E) setelah kepulangannya dari NICU mencapai *83 per '((( kepulangan selama periode postneonatal ()- hari sampai satu tahun )$ %eneliti menggunakan sampel bayi yang lebih kecil (&'((( gram) dan mengevaluasi kematian post-NICU selama periode tertentu dengan ,aktu yang lebih lama ('- sampai )) bulan dengan usia koreksi)$ <aktor risiko dari kematian bayi di U"2 dan kematian bayi pada periode post neonatal dari nicu dievaluasi pada studi yang lain dan telah dilaporkan berhubungan dengan kondisi social$ "ingh dkk mempelajari kematian bayi yang termasuk V01, selama ':1:-)((' dan dicatat bah,a kematian post neonatal yang palig tinggi terdapat pada kelompok ibu dengan tingkat pendidikan diba,ah ') tahun$ National Center for Health Statistic melaporkan bah,a ada 4 kali lebih tinggi kematian bayi pada ,anita kulit hitam dibanding dengan ,anita lain$ %ada revie, oleh ryant dkk8 ,anita kulit hitam mempunyai risiko kematian bayi lebih tinggi daripada yang lain ;engan cara yang sama kami mengevaluasi ) grup8 salah satu ,anita dari 2frika dan satu dari 2merika yang mempunyai tingkat pendidikan berbeda dan pengetahuan mengenai asuransi kesehatan yang berbeda pula$ "tudi mengenai pengaruh genetic pada kehamilan dan keadaan bayi telah diteliti secara luas selama setahun terakhir$ "tudi populasi di 2tlanta oleh "uchat dkk menerangkan bah,a onset cepat maupun onset lambat dari penyakit yang disebabkan bakteri grup "treptococus biasa terdapat pada bayi ,anita kulit hitam daripada bayi dari ,anita kulit putih$ aru baru ini Eeston dkk mendemonstrasikan bah,a kehamilan ,anita kulit hitam mempunyai angka kejadian sepsis lebih tinggi daripada kulit putih$ !atar belakang ras sebenarnya bukan merupakan factor risiko yang dapat dimodifikasi namun diperlukan usaha selanjutnya untuk mengoreksi factor nongenetik yang akan menambah kerugian pada salah satu grup$ =ami menyarankan peningkatan status ibu8 aksesibilitas dan kualitas kesehatan dapat mengantisipasi peningkatan risiko kematian bayi post-NICU$ %emberian antibiotic selama persalinan menunjukkan penurunan terjadinya kematian post-NICU pada analisis univariate dan model prediksi$ Ealaupun tidak ada perbedaan signifikan tentang kejadian klinis chorioamnionitis pada kelompok bayi terfollo,-up dan kelompok bayi-bayi kematian post-NICU peneliti berspekulasi bah,a kejadian chorioamniositis pada kedua kelompok ini tidak terdiagnosis$ %eristi,a chorioamnionitis ini berpengaruh pada

hasil klinis yang buruk padi bayi dengan usia preterm dan bisa terjadi pada 3(7 kejadian partus preterm$ %emberian antibiotok intrapartum pada ,anita yang tidak bekerja dengan rupture membrane yang premature juga bertujuan untuk memperpanjang pertahanan kehamilan dan mengurangi tingkat kematian perinatal$ 2danya terapi antibiotic pada kejadian chorioamnionitis yang terdeteksi sejak a,al selama persalinan akan mengurangi morbiditas ibu dan morbiditas infeksi neonatus$ =arena peneliti tidak mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai ,aktu masuknya para ibu hamil ini8 peneliti tidak bisa menyimpulkan mengapa pemberian antibiotic selama persalinan lebih protektif dalam mencegah kematian post-NICU$ 0orbiditas neonatal seperti %;8 rain in2ury8 #>% yang berat8 dan onset yang lambat

adalah komplikasi yang umum terjadi pada eFtreme prematuritas$ 0orbiditas pada usia ini dapat mempengaruhi risiko kematian NICU atau ketidakseimbangan perkembangan otak pada koreksi '- sampai )) bulan$ =ugelman dkk mencatat bah,a kepulangan bayi pasca pera,atan di NICU pada baayi !"# dihubungkan dengan malformasi congenital8 kejang neonatus8 NBC dan %;$ 2nalisis peneliti menunjukkan bah,a dari beberapa diagnosis neonatal seperti8 morbiditas respirasi8 #>% berat8 dan lamanya menginap di rumah sakit berpengaruh terhadap peningkatan resiko kematian post-NICU$ Nilai lebih dari penelitian ini meliputi luas ,ilayah8 penggunaan kelompok terbaru dengan ras beragam meliputi latar belakang sosiodemografi yang beragam$ Tingkat terlepasnya sampel dari follo, up pada '--)) bulan adalah sebesar '(7$ %eneliti juga mencatat bah,a kelompok ibu dari bayi yang tidak bisa difollo, up mempunyai profil sosial dengan risiko tinggi yang mana bayinya mempunyai morbiditas yang rendah$ 2kses terbatas mengenai layanan kesehatan dapat menjadi penyebab kurangnya kepatuhan untuk difollo, up$ =arena adanya informasi yang terbatas tentang factor-faktor risiko yang berpengaruh terhadap kematian postNICU 8 penelitian dan predictive model ini mungkin dapat menjadi acuan bagi para praktisi untuk menidentifikasi bayi dengan resiko tinggi pada praktek sehari-hari$ 0odel prediksi mempunyai area diba,ah kurva ($*538 yang secara akurat memprediksi 4 - 5 kasus$ =elemahan dari penelitian ini adalah hilangnya data registrasi dan kurangnya informasi tentang penyebab kematian post-NICU$ /ilangnya data8 khususnya tentang hal -hal yang penting ( edukasi maternal8 status asuransi kesehatan8 dan jumlah orang yang tinggal di rumah) akan membiaskan hasil penelitian$ %engumpulan informasi untuk status informasi mengenai

faktor sosioekonomi faktor sosiodemography karena berkenaan dengan hal yang sensitif$

merupakan tantangan tersendiri bagi peneliti

=esimpulannya peneliti telah mengidentifikasi spesifikasi keadaan perinatal dan faktor risiko sosio ekonomi yang berhubungkan dengan kematian post-NICU pada !"#$ #as afrika 2merika8 tingkat sosialekonomi yang rendah dapat dilihat dari keterbatasan atau tidak ada akses untuk mengikuti asuransi kesehatan8 dan pera,atan di rumah sakit yang berkepanjangan mampu meningkatkan kematian post-NICU$ ;ata-data ini mungkin dapat digunakan untuk desain intervensi yang dapat digunakan untuk menurunkan kejadian kematian post-NICU$ %emberian antibiotik selama datang$ persalinan memerlukan validasi lebih lanjut padan penelitian yang akan

(!FT!R PU T!K!

1. Tyson +B8 %arikh N28 !anger +8 Green C8 /iggins #;$ Intensive care for eFtreme

prematurity.moving beyond gestational age$ N Bngl + 0ed )((-643-?'1*)--'$ )$ The @ictorian Infant Collaborative "tudy Group$ Improved outcome into the '::(s for infants ,eighing 3((-::: g at birth$ 2rch ;is Child <etal Neonatal Bd '::*6**?<:'-5$ 4$ <anaroff 228 "toll )((*6':1?'5*$e'--$ 5$ 0acdorman 0<8 0athe,s T+$ #ecent trends in infant mortality in the United "tates$ NC/" ;ata rief )((-6'--$ 3$ "toll +8 /ansen NI8 ell B<8 "hankaran "8 !aptook 2#8 Ealsh 0C8 et al$ Neonatal outcomes of eFtremely preterm infants from the NIC/; Neonatal #esearch Net,ork$ %ediatrics )('(6')1?554-31$ 1$ "hankaran "8 <anaroff 228 Eright !!8 "tevenson ;=8 ;onovan B<8 BhrenkranH #28 et al$ #isk factors for early death among eFtremely lo,-birth-,eight infants$ 2m + >bstet Gynecol )(()6'-1?*:1--()$ *$ !ee /C8 Green C8 /intH "#8 Tyson +B8 %arikh N28 !anger +8 et al$ %rediction of death for eFtremely premature infants in a population-based cohort$ %ediatrics )('(6')1?e155-3($ +8 Eright !!8 Carlo E28 BhrenkranH #28 "tark 2#8 et al$ Trends in

neonatal morbidity and mortality for very lo, birth,eight infants$ 2m + >bstet Gynecol

-$ @ohr #8 Tyson +B8 Eright !!8 %erritt #!8 !i !8 %oole E=$ 0aternal age8 multiple birth8 and eFtremely lo, birth ,eight infants$ + %ediatr )((:6 '35$ 5:--3(4$e)$ :$ assler ;8 "toll +8 "chmidt 8 2sHtalos B@8 #oberts #"8 #obertson C08 et al$ Using a count of neonatal morbidities to predict poor outcome in eFtremely lo, birth ,eight infants? added role of neonatal infection$ %ediatrics )((:6')4?4'4--$ '($ @ohr #8 Eright !!8 ;usick 208 %erritt #8 %oole E=8 Tyson +B8 et al$ Center differences and outcomes of eFtremely lo, birth ,eight infants$ %ediatrics )((56''4?*-'-:$ ''$ ryant 2"8 Eorjoloh 28 Caughey 2 8 Eashington 2B$ #acialIethnic disparities in obstetric outcomes and care? prevalence and determinants$ 2m + >bstet Gynecol )('(6)()?443-54$ ')$ =ugelman 28 #eichman 8 Chistyakov I8 oyko @8 !evitski >8 !erner- Geva !8 et al$

%ostdischarge infant mortality among very lo, birth ,eight infants? a population-based study$ %ediatrics )((*6')(?e*---:5$ '4$ Eise %/8 =otelchuck 08 Eilson 0!8 0ills 0$ #acial and socioeconomic disparities in childhood mortality in oston$ N Bngl + 0ed ':-364'4? 41(-1$ '5$ "ingh G=8 =ogan 0;$ %ersistent socioeconomic disparities in infant8 neonatal8 and postneonatal mortality rates in the United "tates8 ':1:-)(('$ %ediatrics )((*6'':?e:)--4:$ '3$ /itti +8 Nugent #8 outain ;8 Gardella C8 /illier "!8 Bschenbach ;2$ #acial disparity in risk of preterm birth associated ,ith lo,er genital tract infection$ %aediatr %erinat Bpidemiol )((*6)'?44(-*$ '1$ "chuchat 28 >Ftoby 08 Cochi "8 "ikes #=8 /ighto,er 28 %likaytis based risk factors for neonatal group metropolitan 2tlanta$ + Infect ;is '::(6'1)?1*)-*$ '*$ Eeston B+8 %ondo T8 !e,is 008 0artell-Cleary %8 0orin C8 +e,ell 8 et al$ The burden of invasive early-onset neonatal sepsis in the United "tates8 )((3-)((-$ %ediatr Infect ;is + )(''64(?:4*-5'$ 8 et al$ %opulation-

streptococcal disease? results of a cohort study in

'-$ Eu 9E8 Colford +0 +r$ Chorioamnionitis as a risk factor for cerebral palsy? a meta-analysis$ +202 )(((6)-5?'5'*-)5$ ':$ +obe 2/$ 2ntenatal factors and the development of bronchopulmonary dysplasia$ "emin Neonatol )((46-?:-'*$ )($ Bd,ards #=$ Chorioamnionitis and labor$ >bstet Gynecol Clin North 2m )((364)?)-*-:1$ )'$ Ne,ton B#$ %reterm labor8 preterm premature rupture of membranes8 and chorioamnionitis$ Clin %erinatol )((364)?3*'-1(($ ))$ "toll +8 /ansen N8 <anaroff 228 Eright !!8 Carlo E28 BhrenkranH #28 et al$ Changes in pathogens causing early-onset sepsis in very-lo,-birth,eight infants$ N Bngl + 0ed )(()645*?)5(-*$ )4$ "chmidt 8 2sHtalos B@8 #oberts #"8 #obertson C08 "auve #"8 Ehitfield 0<$ Impact of

bronchopulmonary dysplasia8 brain injury8 and severe retinopathy on the outcome of eFtremely lo,-birth-,eight infants at '- months? results from the trial of indomethacin prophylaFis in preterms$ +202 )((46)-:?'')5-:$ )5$ "toll +8 /ansen NI8 2dams-Chapman I8 <anaroff 228 /intH "#8 @ohr 8 et al$

Neurodevelopmental and gro,th impairment among eFtremely lo,-birth-,eight infants ,ith neonatal infection$ +202 )((56):)? )43*-13$