Anda di halaman 1dari 46

TOKSIKOLOGI

azalia arif

Ilmu yang mempelajari zat kimia yang menimbulkan efek merusak / efek toksik pada manusia.
1. toksikologi klinik 2. toksikologi okupasi 3. toksikologi lingkungan

Zat/obat bersifat racun tergantung dosis


kerusakan organ mati

Syok anafilaksis reaksi hipersensitifitas

Frekuensi terjadinya keracunan tgt : - umur - sex - ras/suku - kehamilan - genetik (primakuin-INH)

Protokol umum pemeriksaan toksisitas obat :


LD 50 toksisitas subakut toksisikas kronik / subkronik toksisitas khusus / spesifik - karsinogenik - teratogenik - mutagenik No effect level

hewan manusia konstan batas aman safety factor


10 variabilitas 10 spesies

Penilaian keamanan suatu obat sangat penting dalam toksikologi

Terdapat banyak perbedaan antara hewan coba dengan manusia sukar membuat prediksi
Obat baru : - uji toksisitas - uji preklinik - uji klinik : fase 1, 2, 3, 4

Toksikologi klinik
masuknya racun tempat masuk >> ke dalam tubuh mulut kulit saluran napas

terjadinya keracunan :

- self poisoning / suicide - tidak sengaja - homisid

Gejala keracunan lanjutan efek fdinamik dan fkinetik obat / zat, dapat kronik / akut Diagnosis keracunan : - menentukan penyebab - anamnesis / aloanamnesis - pemeriksaan fisik thd tanda-tanda vital kesadaran : kompos mentis somnolen soporous soporo comatous koma mati

Frekuensi napas harus pasti, dalam / dangkal Frekuensi nadi TD amfetamin halusinogenik TD sedatif dan hipnotik TD Bising usus sejalan dgn penurunan kesadaran Lebar pupil : midriasis atropin, kecubung miosis - morfin,fisostigmin

Suhu : hipotermia : hipnotiksedatif hipotiroid hipoglikemik

hipertermia : simpatomimetik amfetamin aspirin antidepresan trisiklik

Pemeriksaan lab. : darah, muntah, urin, dll

Kulit : flushing atropin, bullae - hip-sed, CO, sianosis o.k. metHb ikterik asetaminofen Mulut : ulkus zat korosif, bau Semua pemeriksaan diatas adalah untuk : - memperkirakan jenis racun - perlu / tidak pemeriksaan fisik lanjutan - perlu / tidak terapi khusus - beratnya keracunan

Data fkinetik : - absorpsi obat - ikatan protein - kumulasi - biotransformasi : cepat, lambat, interaksi - ekskresi :ginjal perlu diuresis paksa hati Membantu mengarahkan lebih cepat toksikodinamik, toksikokinetik diagnosis dan management

Pengobatan keracunan : menentukan penyebab keracunan dari sisa-sisa racun yang masih tertinggal

1. Mencegah absorpsi lebih lanjut : rangsang faring muntah diberi obat muntah sirup ipekak, apomorfin bilas lambung perhatikan posisi penderita, kepala harus lebih rendah dari kaki, hanya untuk keracunan yang kurang dari 4 jam

Bilas lambung tidak boleh dilakukan pada :


Keracunan minyak tanah Keracunan dengan zat korosif Bila penderita kejang Penderita dalam keadaan koma

Untuk keracunan > 4 jam dapat diberi pencahar; pencahar yang selalu tersedia di rumah tangga, mis : susu, telur, norit untuk mengikat racunnya

2. simptomatik-suportif, mengatasi / memperbaiki semua gejala yang terjadi akibat keracunan

3. memberi antidotum bila ada :


As2O3 (warangan Pb (timah hitam) Fe Cu Hg Heparin Sianida dimerkaprol (BAL) CaNa2 EDTA deferoksamin penisilamin BAL protamin Na-tiosulfat, Na-nitrat

* Kurare Morfin Jengkol Bromida CO Metanol

edrofonium,fisostigmin nalokson, naltrekson Na-bikarbonat klorida O2, 2 atm 4 jam etanol

4. lain-lain, mis. diuresis paksa, hemodialisis, transfusi

Logam berat :
terdapat di lingkungan bahaya sudah diketahui dari zaman dahulu tidak dimetabolisme dalam tubuh berikatan dengan gugus reaktif (ligand)

gangguan fisiologik

Kelat (chelate) :
Kompleks logam berat dengan 2 / lebih ligan potensial cincin heterosiklik segi 5 6 paling stabil

Efektivitas kelator tergantung dari :

afinitas relatif kelator logam distribusi kelator logam dalam tubuh kemampuan kelator mengeluarkan logam

Kelator ideal
larut air resisten terhadap biotransformasi mampu mencapai tempat penyimpanan logam mudah diuekskresi aktif pada cairan tubuh

Dimerkaprol = BAL
minyak, tidak berwarna, bau telur busuk larut air beri segera setelah paparan IM
mencegah ikatan dengan konstituen, bukan melepaskan berikatan langsung dengan logam dalam darah dan cairan tubuh mengaktifkan enzim sulfhidril seluler

Indikasi toksisitas
Antidote untuk As Hg Pb Cd IM absorpsi, metab., ekskresi dalam 4 jam

E.S. : - gangguan KV - sakit kepala - mual-muntah

- salivasi - parestesi - nyeri

- lakrimasi

Penisilamin, merupakan hasil degradasi


penisilin, kristal putih, larut air, diabsorpsi melalui saluran cerna; tidak dimetabolisme

Indikasi toksisitas untuk keracunan Cu dan terapi tambahan keracunan Pb dan As E.S. : - defisiensi piridoksin (l-isomer) - alergi - nefrotoksik proteinuria - sumsum tulang anemia - lupus eritematosus - hemolitik anemia

Edetate

- untuk keracunan logan valensi 3 & 5 - penetrasi ke membran sel sangat sukar - kelator ekstra seluler

Indikasi toksisitas toksik untuk ginjal, tubuli ginjal yang akan menghilang bila obat dihentikan

menggigil, demam, mual, muntah, Rx alergi, sakit otot dan glikosuria

Deferoksamin

diisolasi dari Streptomyces pilosus] untuk keracunan besi absorpsi sedikit per oral IM / IV metabolisme ? Eks. urin IV hipotensi syok o.k. histamin release

Succimer dimercaptosuccinic acid =


DMSA

Cina antimon, As, Pb 1991 US water soluble, analog dimerkaprol manusia : ekskresi Pb & kadar Pb drh

absorpsi cepat melalui oral ttp bervariasi kadar puncak + 3 jam T eliminasi 2 jam

Obat ini terikat asam amino sistein membentuk 1 : 1 & 1 : 2 campuran disulfida kompleks yang bersifat kelator aktif

Indikasi :
Keracunan Pb pada anak 45 g/ dL juga pada dewasa Pemberian oral DMSA = EDTA parenteral untuk menurunkan kadar Pb E.S. : - gangguan git m-m-d - rash - meningkatkan transferase hati - neutropenia

Trientine triethylene tetramine

merupakan kelator untuk Cu peny. Wilson : degenerasi hepar


< toksik daripada penisilamin tikus teratogenik pada penggunaan lama

Terima kasih

Logam berat : Pb
banyak terdapar di udara, makanan, air absorpsi eritrosit distribusi ke - jaringan lunak - sumsum tulang - hati ginjal - testis T - 30 hari melewati plasenta yang terikat tulang T : 20 tahun ekskresi : ginjal

Fdinamik :
Pb membentuk ligan dengan banyak senyawaan mengganggu aktivitas enzim dan sistem organ terhadap darah paling sensitif
Sering timbul anemia hipokromik mikrositik Mengganggu biosintesis heme

Sistem saraf
Pb menggaggu SSP dan SS perifer tanda-tanda neuropati perifer lemahnya pergelangan tangan biasanya pada paparan jangka panjang

Ginjal * Pb dapat merusak ginjal * akut : mengganggu metab. asam urat dan menimbulkan gout akut / gout neuropati * nefropati setelah terpapar bertahuntahun Reproduksi - menurunkan fertilitas - meningkatkan bayi lahir mati

Saluran cerna me nafsu makan, sakit epigestrium, kolik, konstipasi monitor kadar Pb darah Keracunan sedang :
penisilamin 1 g / hari monitor kadar Pb darah profilaktik K.I.

Pb organik :
Membersihkan kulit yang terkena Mengatasi kejang dengan obat antikonvulsan

Arsen
* banyak terdapat sebagai kontaminan batubara

* senyawa kimia yang bersifat racun


unsur As, As anorganik / organik, gas arsin AsH3 * Yunani kuno As obat racun insektisida, herbisida, fungisida

Fkinetik :
abs. melalui git, dapat lewat plasenta meracuni janin As trivalen eks. Lambat, terutama feses Abs. melalui kulit lipid soluble : trivalen > penta

Fdinamik :
terutama golongan trivalen menghambat enzim sulfhidril & korosif terhadap saluran napas atas, git, kulit target organ : SSP, sumsum tulang, hati, kulit, saluran napas

Keracunan As anorganik Terapi : - perbaikan dehidrasi & keseimbangan elektrolit - keracunan berat : dimerkaprol dapat juga ditambah penisilamin
Keracunan gas arsin : * hemolitik kuat * abs. terutama melalui inhalasi kerusakan eritrosit hemoglobinemia gagal ginjal akut

Pengobatan dengan kelator tidak berguna Terapi : suportif transfusi hemodialisis untuk gagal ginjal Manifestasi lain keracunan As
insiden Ca kulit pada penderita psoriasis yang diobati dengan As

Air raksa = mercury = Hg * banyak digunakan dalam industri * 1953 epidemi (metil merkuri) di minimata dekat pabrik plastik (vinyl) * keracunan Hg organik : - kedokteran gigi - pengawetan kayu - pestisida - accu Fkinetik : - abs. melalui git / inhalasi - distr. jaringan, kadar tinggi di ginjal - eks. melalui urin, git, kulit

Bentuk keracunan Hg
Akut : terutama melalui inhalasi Gejala : sakit di dada, napas pendek, rasa kecap logam, mual, muntah, kerusakan ginjal Kronik : sukar di diagnosis
gangguan mulut dan git, insufisiensi ginjal, ginggivitis, gusi berwarna, gigi longgar, kelenjar saliva membesar tremor jari tangan & kaki gangguan menulis gangguan kepribadian, merasa takut, sukar konsentrasi

Pengobatan Akut : - menghindari paparan - terapi kelasi dengan dimerkaprol - kerusakan ginjal hemodialisis - karbon aktif tidak berguna Kronik : - beri penisilamin atau n-asetilpenisilamin - penyebab keracunan Hg organik belum jelas

Cadmium
* kontaminan Zn, Pb * elektroplating, galvanisasi, plastik, cat Fkinetik : - absorpsi melalui git sukar absorpsi melalui saluran napas

darah eritrosit / albumin - distribusi : hati, ginjal

Keracunan Akut : debu cadmium / makan garam cadm. Gangguan git, saluran napas atas, dada sakit, pusing melanjut ke udem paru Kronik : berat : ginjal glomeruli luka, filtrasi (-), monoasid uria, glikosuria, proteinuria paru : sesak napas o.k. emfisema & fibrosis paru K.V : hipertensi, kontroversial Tulang : gangguan pengaturan ginjal terhadap keseimbangan Ca F

Pengobatan
Terapi efektif sukar Napas buatan + steroid Terapi dengan Ca Na2 EDTA

Anda mungkin juga menyukai