Anda di halaman 1dari 9

LAPORAN PENDAHULUAN STASE KEPERAWATAN GAWAT HEPATOMEGALI DARURAT DI RUANG ICU RSUD MARGONO SOEKARJO

OLEH: Danang Rezkha Novandho !

KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL UNI"ERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN #AKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU$ILMU KESEHATAN JURUSAN KEPERAWATAN

PROGRAM PRO#ESI NERS PURWOKERTO %&'( TINJAUAN TEORI A. Penge )!an Hepatomegali Pembesaran Hati adalah pembesaran organ hati yang disebabkan oleh bermacam penyebab seperti infeksi virus hepatitis, demam tifoid, amoeba, fatty liver (penimbunan lemak), leukemia, kanker hati (hepatoma) dan penyebaran dari keganasan (metastasis). Pengobatan pada kasus hepatomegali didasarkan pada penyebab yang mendasarinya (Price, 200 ) !. E)!o*og! " Alkoholisme " Hepatitis A " Hepatitis ! " #agal $antung kongestif (%H&, congestive heart failure) " 'eukemia " (euroblastoma " )arsinoma hepatoseluler " *ntoleransi fruktosa ba+aan " Penyakit penimbunan glikogen " ,umor metastatic " -irosis bilier primer " -arkoidosis " -indroma hemolitik.uremik. %. Pa)o+!,!o*og! &aktor.faktor resiko seperti rokok $amur, kelebihan /at dan infeksi virus hepatitis ! serta alcohol yang mengakibatkan sel.sel pada hepar rusak serta menimbulkan reaksi hiperplastik yang menyebabkan neoplastik hepatima yang mematikan sel.sel hepar Hepatomegali dapat dan mengakibatkan pembesaran hati. infasi pembuluh darah yang mengakibatkan

mengakibatkan obstruksi vena hepatica sehingga menutup vena porta yang mengakibatkan menurunnya produksi albumin dalam darah (hipoalbumin) dan mengakibatkan tekanan osmosis meningkatkan tekanan osmosis meningkat yang mengakibatkan cairan intra sel keluar ke ekstrasel dan mengakibatkan udema. Hepatomegali $uga dapat mengakibatkan vaskularisasi memburuk, sehingga mengakibatkan nekrosis $aringan. Hepatomegali dapat mengakibatkan proses desak ruang, yang mendesak paru, sehingga mengakibatkan sesak, proses desak ruang yang melepas mediator radang yang merangsang nyeri.
&aktor risiko

0.
1okok, virus hepatitis !, alkoholik, gagal $antung, karsinoma, dll.

*nflamasi pada sel hepar

Peregangan kapsula hepar

Hepatomegali

Perasaan tidak nyaman pada hipokondriaka dekstra 2endesak diafragma 3bstruksi vena hepatika

4ena porta tertutup (yeri akut -esak nafas

)etidak efektifan pola pernafasan Hipoalbumin

Anoreksia ,ekanan osmosis meningkat

)etidak seimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan %airan keluar ke ekstra sel

5dema

5. Tanda ge-a*a " 0istensi abdomen pada regio hipokondriaka dekstra " (yeri perut pada epigastrium6perut kanan atas " (yeri perut hebat, mungkin karena ruptur hepar " *kterus " -ering disertai kista gin$al &. Ko./*!ka,! " Hipertensi portal dengan pembesaran limpa " Asites (pengumpulan cairan dalam rongga perut) " #agal gin$al sebagai akibat dari gagal hati (sindroma hepatorenalis) " )ebingungan (ge$ala utama dari ensefalopati hepatikum) atau " )anker hati (hepatoma). #. Pe.e !k,aan /en0n-ang Pemeriksaaan fisik dapat dilakukan dengan meraba dinding abdomen. 7ika hati teraba lembut, biasanya disebabkan oleh hepatitis akut, infiltrasi lemak, sumbatan oleh darah atau penyumbatan a+al dari saluran empedu. Hati akan teraba keras dan bentuknya tidak teratur, $ika penyebabnya adalah sirosis. !en$olan yang nyata biasanya diduga suatu kanker. Pemeriksaan lainnya yang

bisa dilakukan untuk membantu menentukan penyebab membesarnya hati adalah8 " " " " 9-# perut %, scan perut ,es fungsi hati. 1ongten perut

" 9$i

laborat

H. Pena)a*ak,anaan :. ,erapi umum " *stirahat " 0iet " 2edikamentosa " 3bat pertama " 3bat alternative 2. ,erapi komplikasi " 1uptur 8 pembedahan " )ista terinfeksi 8 pasang drainase ;. Pembedahan " 3perasi pintas porto.cava " Aspirasi cairan (bila kista besar) " -kleroterapi (bila ada perdarahan varises) " ,ransplantasi hati *. Pengka-!an :. *dentitas )lien a. Aktivitas6 *stirahat8 'etih, 'emah, -ulit !ergerak 6 ber$alan, kram otot perut. ,idak banyak aktivitas karena nyeri di perutnya.

b. -irkulasi, adakah ri+ayat hipertensi,A2*, klaudikasi, kebas, takikardi, perubahan tekanan darah c. *ntegritas 5go,-tress, ansietas d. 5liminasi8 perubahan pola berkemih sulit !A!, !A) sedikit e. 2akanan 6 %airan8 Anoreksia, mual muntah, tidak mengikuti diet, penambahan berat badan, haus, penggunaan diuretik. f. (eurosensori8 Pusing, sakit kepala, kesemutan, kebas kelemahan pada otot, parestesia,gangguan penglihatan. g. (yeri 6 )enyamanan8 abdomen tegang, nyeri pada perut kanan atas (sedang 6 berat) h. Pernapasan8 !atuk dengan6tanpa sputum purulen (tergangung adanya infeksi 6 tidak) i. )eamanan8 kulit kering, gatal. 7. D!agno,a ke/e a1a)an :. (yeri akut b6d proses penyakit, imflamasi 2. )etidakefektifan pola nafas b6d ketidakefektifan ekspansi paru ;. )etidakseimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh b6d gangguan absorbs dan metabolism pencernaan makanan.

). Ren2ana a,0han ke/e a1a)an


N o3 ' D!agno,a T0-0an In)e ven,! a,!ona*

(yeri akut b6d -etelah dilakukan proses penyakit, pera+atan .. < 2= $am imflamasi diharapkan nyeri pasien dapat

:. )a$i 2.

tingkat nyeri pasien !erikan

:. 2engindikasi
kebutuhan untuk intervensi dan $uga

berkurang dan menghilang dengan kriteria hasil8 " Pasien mengatakan nyerinya hilang " (yeri berada pada skala 0.;

;. =.

lingkungan yang tenang dan nyaman dan tindakan kenyamanan A$arkan teknik rileksasi nafas dalam !erikan obat analgetik

)etidakefektifan pola nafas b6d ketidakefektifan ekspansi paru

-etelah dilakukan pera+atan .. < 2= $am diharapkan pola nafas klien kembali efektif denga kriteria hasil8 " -uara nafas bersih tidak ada suara nafas tambahan " *rama dan frekuensi nafas dalam batas normal " ,,4 dalam batas normal

:. Posisikan
pasien untuk memaksimalk an ventilasi 2. Auskultasi suara nafas, catat adanya suara nafan tambahan ;. 2onitor ,,4 =. 2onitor frekuensi dan irama pernafasan . 2onitor respirasi dan status 3ksigen :. )a$i adanya alergi makanan 2. )olaborasi dengan ahli gi/i untuk menentukan $umlah kalori dan nutrisi yang dibutuhkan klien ;. 2onitor selera makan =. 2onitor mual muntah

tanda.tanda perkembangan6resolus i komplikasi 2. 'ingkungan yang nyaman akan membantu proses relaksasi ;. 2emberikan penurunan nyeri =. 2emberikan penurunan nyeri :. 2emberikan posisi yang nyaman untuk memaksimalkan ventilasi. 2. 2encatat $ka ada suara nafas tambahan ;. 2emonitor ,d, n, 11, dan -uhu =. 2emonitor irama dan frekuensi pernafasan apakah sudah dalam batas normal. . 2engka$i kebutuhan oksigen

)etidakseimbanga n nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh b6d gangguan absorbs dan metabolism pencernaan makanan

-etelah dilakukan pera+atan .. < 2= $am diharapkan status nutrisi klien terpenuhi dengan kriteria hasil8 " ,idak ter$adi penurunan berat badan " ,idak ada tanda. tanda mal nutrisi

:. 2enghindari

makanan yang membuat klien alergi 2. 2enentukan proporsi nutrisi dan kalori yang dibutuhkan klien. ;. 2engetahui selera makanan yang membuat klien nafsu makan =. 2engetahui intake dan output klien

0A&,A1 P9-,A)A !runner > suddarth (2002). )epera+atan 2edikal !edah. 5disi ;. 4olume 2. 7akarta 8 5#% Price, -ylvia (200 ). Patofisiologi 8 )onsep )linis proses.proses Penyakit. 5disi ?. 7akarta 8 5#% -melter, -.%., > !are, !.#. (200?), )epera+atan 2edikal !edah. 7akarta 8 5#% -ukanta, @.(20:2). Hepatomegali http866+++.scribd.com6doc6:22:2A=:;6cermin. dunia.kedokteran.Hepatomegali. 0iakses pada :0 februari 20:= pukul 20.00.