Anda di halaman 1dari 25

Bab 14 Dermatitis Atopik (Ekzema Atopik)

Sekilas Tentang Dermatitis Atopik: Puncak prevalensi 15 persen sampai 20 persen pada masa awal kanak-kanak di negara-negara maju Pen!akit kronis atau pen!akit !ang kam"u# kronis dengan ciri utama: - pruritus - dermatitis ek$ematosa %akut& su"akut& atau kronis' dengan mor(ologi tipikal dan pola spesi(ik usia - keterli"atan waja# dan ekstensor pada masa "a!i - ek$ema (leksural)lic#eni(ikasi pada anak-anak dan dewasa *mum terkait dengan: - riwa!at atopi %alergi r#initis& asma& dermatitis atopik' "aik riwa!at pri"adi maupun riwa!at keluarga - +erosis)dis(ungsi sawar kulit - reaktivitas imunoglo"ulin , -asis genetik !ang dipengaru#i ole# (aktor lingkungan dengan peru"a#an respons imunologi pada sel T& pengola#an antigen& sitokin in(lamatori& protein perta#anan #ost& sensiti(itas alergen& dan in(eksi Dermatitis atopik merupakan se"ua# pen!akit kulit kronis !ang terjadi paling umum selama masa "a!i dan anak-anak Pen!akit ini sering terkait dengan a"normalitas-a"normalitas (ungsi skin "arrier dan pemekaan %sensitisasi' alergen Tidak ada satu ciri k#usus atau uji la"oratorium diagnostik !ang dapat mem"edakan AD Se#ingga& diagnosis didasarkan pada interpertasi gam"aran klinis seperti !ang dise"utkan ole# .ani(in dan /ajka pada Ta"el 10-1 EPIDEMIOLOGI Sejak ta#un 1120an& terjadi peningkatan prevalensi dermatitis atopik le"i# dari tiga kali lipat Disamping itu& perkiraan ter"aru menunjukkan "a#wa dermatitis atopik merupakan masala# kese#atan mas!arakat utama di seluru# dunia& dengan prevalensi pada anak-anak mencapai 10 persen #ingga 20 persen di Amerika Serikat& ,ropa utara dan "arat& A(rika perkotaan& 3epang& dan negara-negara maju Prevalensi dermatitis atopik pada orang dewasa adala# sekitar 1 persen sampai 4 persen 5enarikn!a& prevalensi dermatitis atopik jau# le"i# renda# di negara-negara pertanian seperti 6ina dan di ,ropa Timur& A(rika Pedesaan& dan Asia Tenga# 3uga terdapat kecenderungan pada wanita& dengan rasio 1&4:1&0 Dasar dari prevalensi dermatitis atopik !ang meningkat ini "elum

dipa#ami dengan "aik Akan tetapi& variasi prevalensi !ang luas tela# diamati di negara-negara !ang di#uni ole# kelompok-kelompok etnis !ang sama& se#ingga menandakan "a#wa (aktor lingkungan penting dalam menentukan ekspresi pen!akit -e"erapa (aktor risiko potensial !ang tela# mendapatkan per#atian terkait dengan peningkatan pen!akit atopik mencakup ukuran keluarga !ang kecil& pendapatan dan pendidikan !ang meningkat "aik pada kulit puti# maupun kulit #itam& migrasi dari lingkungan pedesaan ke perkotaan& dan penggunaan anti"iotik 7ni mela#irkan 8#ipotesis #igiene9 "a#wa pen!akit alergi "isa diecega# melalui 8in(eksi pada awal masa anakanak !ang ditransmisikan ole# kontak tidak #igienis dengan saudara !ang le"i# tua9 Tabel 14-1. :arakteristik Dermatitis Atopik
6iri utama 6iri *mum ;ainn!a pruritus dr!ness ruam pada waja# dan)atau lipatan Dennie-5organ %garis-garis atau ekstensor pada "a!i dan galur di "awa# margin kelopak mata anak kecil "awa#' lic#eni(ikasi pada daera# kantung mata %peng#itaman "agian (leksural pada anak !ang "awa# mata' suda# "esar kepucatan waja# :ecenderungan ter#adap pit!riasis al"a dermatitis kronis keratosis pilaris /iwa!at pen!akit atopi ic#t#!osis vulgaris pri"adi atau dalam #iperlinearitas telapak tangan dan keluarga: asma& r#initis telapak kaki alergi& dermatitis atopik dermatogra(isme puti# %garis puti# !ang muncul pada kulit dalam 1 menit setela# diserang instrumen tumpul konjungtivitis keratokonus katarak su"kapsular anterior imunoglo"ulin , serum !ang meninggi reakti(itas tes kulit !ang langsung

ETIOLOGI DA PATOGE E!I! Dermatiatis atopik merupakan se"ua# pen!akit kulit !ang sangat pruritus !ang di#asilkan ole# interaksi kompleks antara gen-gen kerentanan genetik !ang meng#asilkan gangguan skin "arrier dalam sistem imun alami dan respons imunologi !ang meningkat ter#adap alergen dan antigen mikro"a

"#$%si !ki$ Barrier &a$% Me$#r#$ Dermatitis atopik terkait dengan penurunan (ungsi skin "arrier !ang signi(ikan aki"at "erkurangn!a gen cornified envelope %(alggrin dan loricrin'& kadar ceramida !ang "erkurang& kada en$im proteolitik !ang meningkat& dan ke#ilangan air trans-epidermal !ang meningkat Pengaplikasian sa"un dan deterjen ke dalam kulit meningkatkan p. kulit& se#ingga ikut meningkatkan aktivitas protease endogen& mengara# pada rusakn!a (ungsi "arier epidermal -arier epidermal juga "isa dirusak ole# keterpaparan ter#adap protease eksogen dari tungau de"u di ruma# dan Staphylococcus aureus 7ni diper"uruk ole# kurangn!a in#i"itor protease endogen tertentu pada kulit atopik %#ipersensiti(' Peru"a#an-peru"a#an epidermal ini kemungkinan "erkontri"usi "agi meningkatn!a a"sorpsi alergen ke dalam kulit dan kolonisasi mikro"a :arena terjadi pada epikutaneous& !ang "er"eda dengan pen!akit sistemik atau gangguan pada saluran udara& pemekaan ter#adap alergen meng#asilkan kadar respons imun alergik !ang le"i# tinggi& (ungsi skin "arrier !ang menurun "isa "ertindak se"agai tempat untuk pemekaan alergen dan men!e"a"kan anak-anak seperti ini rentan ter#adap terjadin!a elergi pernapasan kelak dalam #idupn!a Im#$opatolo%i Dermatitis Atopik :ulit !ang tidak terkena secara klinis pada pasien dermatitis atopik memani(estasikan #iperplasia epidermal ringan dan in(iltrat sel-T perivaskular !ang jarang ;esi-lesi kulit ek$ematosa ditandai dengan edema interseluler !ang meningkat %spongiosis' pada epidermis Sel-sel penampil antigen <seperti sel-sel ;anger#ans& makro(age= pada kulit lesi dan non-lesi dari dermatitis atopik menunjukkan adan!a molekul imunoglo"ulin , %7g,' !ang terikat ke permukaan 7n(iltrat epidermal !ang jarang& !ang utaman!a terdiri atas lim(osit-lim(osit T juga sering ditemukan Dalam dermis lesi akut& terdapat in(luks sel T dengan makro(age monosit !ang jarang 7n(iltrat lim(osit se"agian "esar terdiri dari sel-sel T memori teraktivasi !ang mem"awa 6D4& 6D0& dan 6D5 /> %se#ingga menunjukkan pertemuan se"elumn!a dengan antigen' ,osino(il jarang terdapat pada dermatitis atopik akut Sel-sel mast ditemukan dalam jumla# normal pada ta#apan-ta#apan degranulasi "er"eda ;esi-lesi lic#eni(ikasi kronis ditandai dengan epidermis #iperplastis dengan pemanjangan rete ridges& #iperkeratosis menonjol& dan spongiosis minimal Terdapat peningkatan jumla# ;6 pem"awa 7g, dalam epidermis& dan makro(age mendominasi in(iltrat sel mononuklear dermal Sel-sel mast meningkat jumla#n!a tetapi umumn!a "ergranulasi penu# ?eutro(il-neutro(il tidak terdapat pada lesi kulit dermatitis atopik "a#kan jika terjadi peningkatan S. aureus "aik kolonisasi maupun in(eksin!a 3umla# eosino(il !ang meningkat diamati pada lesi kulit dermatitis atopik kronis ,osino(il ini

mengalami sitolisis dengan pelepasan kandungan protein granula ke dalam dermis atas dari kulit lesi Protein utama ekstraseluler !ang "erasal dari eosino(il "isa dideteksi dalam pola (i"rilar !ang terkait dengan distri"usi seratserat elastis dalam dermis atas ,osino(il dianggap "erkontri"usi "agi in(lamasi alergik melalui sekresi sitokin dan mediator !ang mengaugmentasi in(lamasi alergik dan menginduksi cedera jaringan pada dermatitis atopik melalui produksi intermediet oksigen reakti( dan pelepasan protein-protein granula toksik !itoki$ 'a$ ()emoki$ 7n(lamasi kulit atopik ditandai dengan ekspresi sitokin dan c#emokin pro-in(lammator! lokal Sitokin seperti T?@-A dan 7;-1 dari sel-sel residen %keratinosit& sel mast& sel dendritus' terikat ke reseptor-reseptor pada endotelium vaskular& mengaktivasi jalur-jalur sin!al seluler& !ang mengara# pada induksi molekul ad#esi sel endotelium :ejadian-kejadian ini memulai proses pelekatan& aktivasi& dan ad#esi ke endotelium vaskular diikuti dengan ekstravasi sel-sel in(lammator! ke dalam kulit :etika sel-sel in(lammator! tela# "erin(iltrasi ke dalam kulit& mereka merespons ter#adap gradien-gradien kemotaktis !ang di#asilkan ole# c#emokin !ang "erasal dari tempat cedera atau in(eksi Dermatitis atopik akut terkait dengan produksi sitokin tipe T #elper 2 %T#2'& utaman!a 7;-0 dan 7;-14& !ang memperantarai peru"a#an isotipe imunoglo"ulin menjadi sintesis 7g,& dan meningkatkan ekspresi molekulmolekul ad#esi pada sel-sel endotelium -er"eda dengan itu& 7;-5& terli"at dalam perkem"angan eosino(il dan kelangsungann!a& dan mendominasi dalam dermatitis atopik kronis Peranan penting !ang dimiliki sitokin T#2 dalam respons in(lammator! kulit didukung ole# pengamatan "a#wa mencit transgenik !ang direka!asa genetika untuk mengekspresikan 7;-0 secara "erle"i# pada kulitn!a mengalami lesi-lesi kulit pruritus in(lammator! !ang mirip dengan dermatitis atopik& se#ingga menandakan "a#wa ekspresi sitokin T#2 pada kulit memiliki peranan !ang penting dalam dermatitis atopik :ulit !ang peka alergen dari mencit de(isien 7;-5 tela# ditemukan tidak memiliki eosino(il dan menunjukkan pene"alan !ang "erkurang& sedangkan kulit dari mencit !ang kekurangan 7;-0 menunjukkan pene"alan lapisan kulit secara normal& tetapi memiliki pengurangan eosino(il Produksi (aktor penstimulasi koloni makro(age granulosit dalam dermatitis atopik dilaporkan dapat meng#am"at apoptosis monosit& se#ingga "erkontri"usi "agi kelanjutan dermatitis atopik Penjagaan dermatitis atopik kronis juga meli"atkan produksi sitokin mirip T#1 !akni 7;-12 dan 7;-1B& serta "e"erapa sitokin !ang terkait dengan pemodelan ulang& termasuk 7;-11 dan TC@-D1 6#emokin !ang spesi(ik kulit& c#emokin !ang menarik sel T kutaneous <6TA6:E ligan c#emokin 66 2F %66;2F'=& sangat meningkat pada dermatitis atopik dan secara spesi(ik men!erang kulit !ang memiliki reseptor c#emokin

66 %6;A'G antigen lim(oid kutaneous 10G %66/10G' sel T ke dalam kulit 66/0 diekspresikan pada kulit !ang mengandung sel-sel T 6;A G dan juga "isa terikat ke 66;1F pada endotelium vaskular venula kutaneous Perekrutan selekti( sel-sel T#2 !ang mengekspresikan 66@0 diperantarai ole# c#emokin asal makro(age dan timus dan sitokin teregulasi aktivasi& keduan!a meningkat pada dermatitis atopik :epara#an dermatitis atopik tela# dikaitkan dengan "esarn!a timus dan kadar sitokin teregulasi teraktivasi Disamping itu& c#emokin seperti (raktalkin& protein 10 terinduksi 7@?-H& dan monokin !ang diinduksi ole# 7@?-H sangat meningkat dalam keratinosit dan meng#asilkan migrasi sel T#1 ke dalam epidermis& k#ususn!a pada dermatitis atopik kronis ,kspresi !ang meningkat dari c#emokin 66& makro(age& protein-0 kemoatraktan& eotaksin& dan /A?T,S %!ang diregulasi pada sel-T normal aktivasi diekspresikan dan disekresikan' "erkontri"usi "agi in(iltrasi makro(age& eosino(il& dan sel-sel T menjadi lesi kulit dermatitis atopik akut dan kronis Tipe-Tipe !el *#$+i 'alam *#lit Dermatitis Atopik Sel-se penampil antigen. :ulit dermatitis atopik mengandung dua tipe sel dendritus m!eloid pem"awa reseptor 7g-, !ang "era(initas tinggi: %1' ;6 dan %2' sel epidermal dendritus in(lammator! %7D,6'& ;6 pem"awa 7g, !ang tampak memegang peranan penting dalam presentasi alergen kutaneous ke sel-sel T#2 peng#asil T;-0 Dalam #al ini& ;6 !ang mem"awa 7g, dari lesi kulit dermatitis atopik %"ukan ;6 !ang kekurangan 7g, permukaan' mampu pempresentasikan alergen-alergen #irupan ke sel T 7ni menunjukkan "a#wa 7g, terikat-sel pada ;6 mempermuda# penangkapan dan internalisasi alergen ke dalam ;6 se"elum pemrosesann!a dan presentasi antigen ke selsel T ;6 pem"awa 7g, !ang tela# menangkap alergen kemungkinan mengaktivasi sel T#2 memori pada kulit atopik& tetapi mereka juga "isa "ermigrasi ke kelenjar geta# "ening untuk menstimulasi sel-sel T nai( disana untuk le"i# lanjut memperluas kelompok sel T#2 sistemik Stimulasi @cI/7 pada permukaan ;6 ole# alergen menginduksi pelepasan sin!al-sin!al kemotaktis dan perekrutan sel-sel prekursor 7D,6 dan sel T secara in vitro Stimulasi @cI/ pada 7D,6 mengara# pada pelepasan jumla# sin!al proin(lammator! !ang tinggi& !ang "erkontri"usi "agi ampli(ikasi respons imun alergik -er"eda dengan pen!akit kulit in(lammator!& seperti dermatitis kontak alergi atau psoriasis vulgaris& jumla# sel dendritus plasmasitoid %pD6' !ang sangat renda#& !ang memegang peranan penting dalam perta#anan #ost ter#adap in(eksi virus& "isa dideteksi dalam lesi kulit AD pD6 dalam daera# peri(er pasien !ang mengalami dermatitis atopik tela# ditunjukkan mengandung varian trimerik dari @cI/7 pada permukaan seln!a& !ang ditempati ole# molekul-molekul 7g, @ungsi imun termodi(ikasi dari pD6 pada pasien dengan dermatitis atopik setela# stimulasi alergen "erperantara @cI,7

"isa "erkontri"usi "agi de(isiensi lokal 7@? tipe 7& se#ingga "erkontri"usi "agi kerentanan !ang meningkat dari pasien dermatitis atopik ter#adap in(eksi kulit !ang ditim"ulkan virus seperti ek$ema #erpeticum Sel T. :ulit !ang mengandung sel T memori memegang peranan penting dalam patogenesis dermatitis atopik& k#ususn!a selama (ase pen!akit akut :onsep ini didukung ole# pengamatan "a#wa gangguangangguan imunode(isiensi sel-T primer sering terkait dengan lesi-lesi kulit ek$ematosa !ang "ersi# setela# transplantasi sumsum tulang dilakukan dengan sukses ;e"i# lanjut& pada model dermatitis atopik #ewan& ruam ek$ematosa tidak terjadi tanpa adan!a sel T Disamping itu& pengo"atan dengan in#i"itor kalsineurin topikal& !ang secara spesi(ik menargetkan sel T& secara signi(ikan mengurangi ruam kulit klinis dari dermatitis atopik -e"erapa penelitian tela# menunjukkan adan!a sel T mirip T#2 pada dermatitis atopik akut !ang meng#asilkan sitokin-sitokin !ang meningkatkan in(lamasi kulit alergik Selama (ase kronis dari dermatitis atopik& terjadi peru"a#an sel-sel mirip T#1 !ang se"agian "esar meng#asilkan 7@?H Sel-sel mirip T#2 ini menginduksi aktivasi dan apoptosis keratinosit -aru"aru ini& sel-sel regulator! T %Treg' tela# dilaporkan se"agai se"ua# su"tipe lain dari sel T !ang memiliki (ungsi imunosupresi( dan pro(il sitokinn!a "er"eda dari sel T#1 dan T#2 Sel Treg mampu meng#am"at terjadin!a respons T#1 dan T#2 5utasi pada (aktor nuklear !ang diekspresikan pada sel Treg& @o+P4& meng#asilkan sindrom 7P,J %immune d!sregulation& pol!endocrinopat#!& enteropat#!& J-linked' !ang ditandai dengan 7g, serum !ang meningkat& alergi makanan& dan ek$ema 5enarikn!a& superantigen stap#!lococcal meng#ilangkan (ungsi sel Treg dan "isa memperpara# in(lamasi kulit Keratinosit :eratinosit memegang peranan penting dalam augmentasi in(lamasi kulit atopik :eratinosit dermatitis atopik mensekresikan pro(il c#emokin dan sitokin !ang unik setela# keterpaparan ter#adap sitokin pro-in(lammator! 7ni mencakup kadar /A?T,S !ang tinggi setela# stimulasi dengan T?@-A dan 7@?H 7ni juga merupakan sum"er lim(oproietin stromal t#!mic !ang penting %TS;P'& !ang mengaktivasi sel dendritus untuk melengkapi sel-sel T nai( agar dapat meng#asilkan 7;-0 dan 7;-14 %!akni& di(erensiasi sel T#2' Peranan TS;P dalam patogenesis dermatitis atopik didukung ole# pengamatan "a#wa mencit !ang direka!asa genetika untuk mengekspresikan TS;P secara "erle"i# pada kulit mengalami in(lamasi kulit !ang mirip dengan dermatitis atopik :eratinosit juga memegang peranan penting dalam respons imun alami kulit melalui ekspresi reseptor-reseptor Toll-like& produksi sitokin proin(lammator! dan peptida-peptida antimikro"a %seperti de(ensi D manusia dan cat#elicidins' se"agai respons ter#adap cedera jaringan atau mikro"a !ang menginvasi -e"erapa penelitian sekarang ini tela# menunjukkan "a#wa keratinosit dermatitis atopik meng#asilkan pengurangan jumla# peptida

antimikro"a dan ini "isa men!e"a"kan individu seperti ini rentan ter#adap kolonisasi kulit dan in(eksi dengan S. aureus& virus& dan jamur Akan tetapi& gangguan ini tampakn!a didapatkan se"agai aki"at dari in#i"isi pem"entukan peptida antimikro"a im"as T?@-H dan 7@?-H !ang "erperantara sitokin T#2 %7;-0& 7;-10& dan 7;-14' Ge$etika Dermatitis atopik diwariskan dengan pengaru# i"u !ang kuat Screen genom dari keluarga-keluarga !ang mengalami dermatitis atopik memiliki daera#-daera# kromosom !ang timpang tindi# dengan pen!akit kulit in(lammator! seperti psoriasis -ersama dengan kajian gen kandidat& ini tela# mem"erikan wawasan menarik tentang patogenesis dermatitis atopik Kalaupun "an!ak gen !ang kemungkinan terli"at dalam perkem"angan dermatitis atopik& "e"erapa peneliti tela# men!elidiki peranan potensial gen di(erensiasi skin "arrier)depidermal dan gen respons imun)perta#anan #ost 5utasi ke#ilangan (ungsi dari protein "arier epidermal& (ilaggrin& tela# ditunjukkan se"agai (aktor predisposisi utama untuk dermatitis atopik serta ic#t#!osis vulgaris& se"ua# gangguan keratinisasi umum !ang terkait dengan dermatitis atopik Lang perlu diper#atikan& gen (ilaggrin ditemukan pada kromosom 1M21 !ang mengandung gen-gen %termasuk loricrin dan protein pengikat kalsium S100' dalam kompleks di(erensiasi epidermal& !ang diketa#ui diekspresikan selama di(erensiasi terminal dari epidermis Analisis microarra! tela# menunjukkan penam"a#an protein pengikat kalsium S100 dan penurunan loricrin dan (ilaggrin pada dermatitis atopik Pendekatanpendekatan gen kandidat juga tela# "erdampak pada varian-varian dalam gen SP7?:5& !ang diekspresikan pada epidermis teratas& dimana produkn!a& P,:T1& meng#am"at dua protease serin !ang terli"at dalam deskuamasi dan in(lamasi %en$im tr!ptic stratum korneum dan en$im c!motr!ptik stratum korneum' ,n$im tr!ptic stratum korneum dan ekspresi en$im tr!ptic stratum korneum meningkat pada dermatitis atopik& se#ingga menunjukkan "a#wa ketidakseim"angan protease dan aktivitas in#i"itor protase "isa "erkontri"usi "agi in(lamasi kulit atopik @akta-(akta ini memiliki peranan penting untuk (ungsi skin "arrier !ang terganggu dalam patogenesis dermatitis atopik& karena pem"entukan skin "arrier !ang terganggu memungkinkan peningkatan ke#ilangan air transepidermal dan& !ang le"i# penting& meningkatkan masukn!a alergen& antigen& dan "a#an kimia dari lingkungan !ang meng#asilkan respons in(lammator! kulit Penting untuk ditekankan "a#wa mutasi-mutasi (ilaggrin ini& dan kemungkinan mutasi-mutasi lain !ang mengenai skin "arrier& "isa terjadi pada orang-orang !ang tidak terkena& pasien dengan ic#t!osis vulgaris !ang tidak mengalami dermatitis atopik& dan se#ingga ke"an!akan pasien dengan dermatitis atopik meningkat pen!akit kulit in(lamasin!a Se#ingga& produk-produk gen lain juga #arus terli"at dalam patologi dermatitis atopik

:romosom 5M41-44 mengandung (amili gen sitokin terkait %7;-4& 7;-0& 7;-5& 7;-14& dan (aktor penstimulasi koloni makro(age granulosit' !ang diekspresikan ole# sel-sel T#2 Se"ua# per"andingan kasus kontrol tela# menunjukkan adan!a #u"ungan genotip antara alel T dari polimor(isme 5106)T pada daera# promoter gen 7;-0 !ang mengalami dermatitis atopik :arena alel T terkait dengan aktivitas promoter gen 7;-0 !ang meningkat ketika di"andingkan dengan alel 6& ini menunjukkan "a#wa per"edaan genetis untuk aktivitas transkripsi gen 7;-0 mempengaru#i predisposisi dermatitis atopik Disamping itu& #u"ungan antara dermatitis atopik dengan mutasi penam"a#an-(ungsi %gain-o(-(unction' pada su"unit A dari reseptor 7;0 tela# dilaporkan& se#ingga mem"erikan dukungan le"i# lanjut tentang konsep "a#wa ekspresi gen 7;-0 memegang peranan dalam dermatitis atopik 5utasi-mutasi (ungsional dalam daera# promoter dari c#emokin 6-6& /A?T,S dan eotaksin& serta varian pada 7;-14& su"unit D dari reseptor permukaan sel "era(initas tinggi untuk 7g, %@cI/1' !ang ditemukan pada "aso(il dan sel-sel mast& menunjukkan "asis genetika !ang mirip dengan pen!akit atopik lainn!a :eterli"atan imunoglo"ulin sel-T dan gen 7;-1B dan molekul-1 !ang mengandung domain mucin mendukung peranan sel T 6D0 G dan disregulasi gen T#1 dalam pato(isiologi dermatitis atopik Demikian juga& laporan-laporan tentang #u"ungan antara dermatitis atopik dengan polimor(isme gen ?>D1& !ang mengkodekan reseptor pengenal patogen dan reseptor Toll-like dalam sitosol& menunjukkan se"ua# peranan penting "agi gen perta#anan #ost dalam patogenesis dermatitis atopik Pera$a$ Pr#rit#s 'alam Dermatitis Atopik Pruritus merupakan se"ua# ciri utama dari dermatitis atopik& !ang dimani(estasikan se"agai #ipersensiti(itas kutaneous dan penggarukan setela# keterpaparan ter#adap alergen& peru"a#an kelem"a"an& keringat "erle"i#& dan pengiritasi dalam konsentrasi renda# Pengendalian pruritus penting karena cedera mekanis aki"at penggarukan "isa menim"ulkan pelepasan c#emokin dan sitokin pro-in(lammator!& !ang meng#asilkan gatalgatal se#ingga ruam kulit dermatitis atopik tetap terjadi 5ekanisme pruritus pada dermatitis atopik "elum dipa#ami dengan "aik Pelepasan #istamin dari sel mast kulit !ang dipengaru#i ole# alergen "ukan merupakan pen!e"a" satu-satun!a untuk pruritus pada dermatitis atopik& karena anti#istamin tidak e(ekti( dalam mengontrol gatal-gatal dermatitis atopik Penemuan "a#wa pengo"atan dengan kortikosteroid dan in#i"itor kalsineurin e(ekti( dalam mengurangi pruritus menunjukkan "a#wa sel-sel in(lammator! memegang peranan penting dalam pruritus 5olekul-molekul !ang tela# diketa#ui terli"at dalam pruritus mencakup sitokin-sitokin asal sel-T seperti 7;-41& neuropeptida im"as stress& protease seperti protease !ang "isa "eraksi pada reseptorreseptor teraktivasi-protease& eikosanoid& dan protein-protein asal eosino(il

GAMBA,A *LI I! Diagnosis dermatitis atopik didasarkan pada "e"erapa gam"aran klinis seperti ditunjukkan pada Ta"el 10-1 Dermatitis atopik la$imn!a dimulai selama masa "a!i Sekitar 50 persen pasien mengalami pen!akit ini pada ta#un pertama masa #idup dan 40 persen lainn!a mengalamin!a antara usia 1 sampai 5 ta#un Antara 50 persen dan B0 persen "a!i dengan dermatitis atopik mengalami r#initis alergi atau asma pada masa anak-anak kelak -an!ak dari pasien ini !ang "ertam"a# para# dermatitis atopik !ang dideritan!a ketika mengalami alergi pernapasan Lesi-Lesi *#ta$eo#s Pruritus intens dan kereakti(an kutaneous merupakan ciri umum dari dermatitis atopik Pruritus "isa terjadi sesekali dalam satu #ari tetapi "iasan!a mem"uruk di awal sore dan malam :onsekuensin!a adala# penggarukan& papula prurigo %C"r 10-1'& lic#eni(ikasi %C"r 10-2'& dan lesi-lesi kulit ek$ema ;esi-lesi kulit akut ditandai dengan papula-papula eritematosa pruritus intens !ang terkait dengan eksoriasi& vesikel di atas kulit eritemtosa& dan eksudat serosa %C"r 10-4' Dermatitis su"akut ditandai dengan papula-papula sisik& !ang eritemtosa dan "ereksoriasi %C"r 10-0' Dermatitis atopik kronis ditandai dengan plak-plak kulit !ang mene"al& "ercak-"ercak pada kulit !ang meningkat %lic#eni(ikasi'& dan papula-papula (i"rotik %prurigo nodularisE C"r 10-5' Pada dermatitis atopik kronis& ketiga ta#apan reaksi kulit sering terjadi "ersamaan pada individu !ang sama Pada semua ta#apan dermatitis atopik& pasien "iasan!a memiliki kulit !ang kering dan pucat %C"r 10-5' Distri"usi dan pola reaksi kulit "er"eda-"eda "erdasarkan usia pasien dan aktivitas pen!akit Selama masa janin& dermatitis atopik pada umumn!a le"i# akut dan se"agian "esar meli"atkan waja#& kulit kepala& dan permukaan ekstensor dari ekstremitas Area diaper "iasan!a tidak terkena Pada anakanak !ang le"i# tua& dan pada mereka !ang mengalami pen!akit kulit !ang suda# lama& pasien mengalami "entuk dermatitis atopik kronis dengan lic#eni(ikasi dan lokalisasi ruam pada lipatan-lipatan (leksural ekstremitas %C"r 10-B' Dermatitis atopik reda seiring pasien tum"u# le"i# tua& !ang men!e"a"kan seseorang menjadi rentan ter#adap gatal-gatal dan in(lamasi ketika terpapar ter#adap pengiritasi eksogen ,k$ema lengan kronis "isa menjadi mani(estasi utama pada "an!ak orang dewasa !ang mengalami dermatitis atopik :arakteristik !ang terkait lainn!a dari dermatitis atopik ditunjukkan pada Ta"el 10-1 Tes Laboratori#m Tes la"oratorium tidak diperlukan dalam pemeriksaan dan perawatan rutin dermatitis atopik !ang tidak para# :adar 7g, serum meningkat pada sekitar F0 persen sampai B0 persen pasien dermatitis atopik 7ni terkait dengan pemekaan ter#adap alergen makanan dan pernapasan dan)atau

r#initis alergi dan asma !ang "ersamaan -er"eda dengan itu& 20 persen sampai 40 persen pasien dermatitis atopik memiliki kadar 7g, serum !ang normal Su"-tipe dermatitis atopik ini memiliki pemekaan 7g, !ang kurang ter#adap alergen makanan atau pernapasan Akan tetapi& "e"erapa dari pasien ini "isa memiliki pemekaan 7g, ter#adap antigen-antigen mikro"a seperti toksin S. aureus& dan Candida albicans atau Malassezia sympodialis Demikian juga& "e"erapa dari pasien ini menunjukkan reaksi positi( dengan menggunakan uji tempel atopik meskipun negati( untuk uji kulit langsung :e"an!akan pasien dengan dermatitis atopik juga memiliki eosino(ilia dara# peri(er Pasien dengan dermatitis atopik memiliki pelepasan #istamin spontan !ang meningkat dari "aso(il Temuan-temuan ini kemungkinan mencerminkan se"ua# respons imun T#2 sistemi"ok pada dermatitis atopik k#ususn!a pasien-pasien !ang memiliki kadar 7g, serum meningkat Lang le"i# penting& dara# peri(er kulit !ang mem"awa sel 6;A G T pada dermatitis atopik !ang tidak mengekspresikan 6D0 atau 6DB secara spontan mensekresikan 7;-5 dan 7;-14& !ang secara (ungsional memperpanjang kelangsungan eosino(il dan menginduksi sintesis 7g, DIAG O!I! DA DIAG O!I! BA DI G Ta"el 10-1 memuat ciri-ciri klinis dari dermatitis atopik Dari si(at-si(at utama& pruritus dan dermatitis ek$ematosa kronis atau !ang kam"u# dengan mor(ologi dan distri"usi tipikal& penting untuk diagnosis Si(at-si(at lain& termasuk alergi eksogen atau 7g, !ang meningkat& cukup "ervariasi& dan "e"erapa si(at terkait pada ta"el tidak menjadi pem"eda !ang "erman(aat untuk mem"edakan individu !ang mengalami dermatitis atopik dengan populasi umum !ang tidak terkena -er"agai kriteria diagnostik tela# diusulkan untuk mem"antu dalam diagnosis klinis& de(inisi pasien untuk penelitian klinis& dan kajian populasi epidemiologik Da(tar revisi dari kriteria diagnostik !ang cocok untuk kajian epidemiologi tela# di"uat dan divaludasi ole# di 7nggris -o+ 10-1 memuat "e"erapa pen!akit kulit in(lammator!& imunode(isiensi& keganasan kulit& gangguan-gangguan genetis& pen!akit in(eksi& dan in(estasi !ang memiliki tanda dan gejala !ang sama dengan dermatitis atopik 7ni #arus dipertim"angkan dan dipastikan se"elum diagnosis dermatitis atopik ditegakkan -a!i-"a!i !ang menunjukkan gejala pada ta#un pertama masa #idup dengan kegagalan untuk tum"u#& diare& dan ruam eritematosa scaling men!eluru#& dan in(eksi sistemik dan)atau kutaneous #arus dievaluasi untuk sindrom imunode(isiensi ga"ungan !ang para# Sindrom Kiskott-Aldric# merupakan se"ua# gangguan resesi( terkaitJ !ang ditandai dengan temuan kutaneous !ang #ampir tidak "isa di"edakan dengan dermatitis atopik 7ni terkait dengan trom"ositopenia& a"normalitas !ang "ervariasi pada imunitas #umoral dan seluler& dan in(eksi "akteri para# rekuren Sindrom #iper-7g, ditandai dengan kadar 7g, serum !ang

meningkat& (ungsi sel-T !ang terganggu& in(eksi "akteri rekuren& termasuk a"ses kutaneous aki"at S. aureus dan)atau kulit pruritus aki"at pustulosis S. aureus& atau aki"at dermato(itosis !ang resisten terapi
Bo- 14-1 Diagnosis -anding Dermatitis Atopik Kemungkinan besar dermatitis kontak %alergi dan iritan' dermatitis se"or#eik ska"ies psoriasis ic#t#!osis vulgaris keratosis pilaris dermatop#!tosis Pertimbangkan ek$ema asteatotik lic#en simpleks kronikus dermatitis numular dermatosis palmar-plantar remaja impetigo erupsi o"at dermatitis perioral pit!riasis al"a gangguan (otosensiti(itas %#!droa vaccini(ormisE erupsi ca#a!a polimor(& porp#!ria' dermatitis moluskum GA GG.A *.,A G .M.M /A G DOMI A PADA ,EMA0A DA DE1A!A lim(oma sel-T kutaneous %m!kosis (ungoides atau sindrom Se$ar!' dermatosa terkait .7N lupus er!t#ematosus dermatom!ositis pen!akit gra(t-versus-#ost pem(igus (liaceus dermatitis #erpeti(ormis gangguan (otosensiti(itas %#idroa vaksini(ormis& erupsi ca#a!a polimor(& porp#!ria' GA GG.A *.,A G .M.M20A,A G .TAMA /A PADA BA/I2A A*-A A* Cangguan meta"olik)gi$i - @enolketonuria - de(isiensi prlidase - de(isiensi kar"oksilase multiple - de(isiensi $ink %akrodermatitis enteropat#icaE prematuritasE $ink AS7 de(isienE (i"rosis kista' - lainn!a: "iotin& asam lemak esensial& aciduria organik Cangguan imunode(isiensi utama - gangguan imunode(siensi ga"ungan para# - sindrom DiCeorge - #ipogammaglo"ulinemia - agammaglo"ulinemia - sindrom Kiskott-Aldric# - Ataksia-telangiektasia - sindrom , #iperimunoglo"ulin - candidiasis mukokutaneous kronis - sindrom >menn gangguan genetik - sindrom ?et#erton - sindrom .urler gangguan in(lamatori& autoimun - gastroenteritis eosino(ilik - anteropati sensiti( gluten - lupus er!t#ematosus neonatal gangguan proli(erati( - #istiositosis sel ;anger#ans

Se"ua# erupsi papulopustular pada waja# dan kulit kepala "isa ditemukan pada masa "a!i Kalaupun S. aureus merupakan se"ua# patogen penting pada pen!akit ini& in(eksi dengan "akteri lain& virus& dan jamur "isa terjadi&

k#ususn!a ketika pasien sedang menjalani terapi pro(ilaksis anti"iotik antista(ilokokal 6iri-ciri lain dari sindrom #iper-7g, mencakup pneumonia dengan pem"entukan pneumatosel& kelainan gigi dengan gigi sulung !ang tetap utu#& (raktur tulang& dan osteopenia Penting untuk mengenali "a#wa seorang dewasa !ang mengalami dermatitis ek$ematous tanpa riwa!at ek$ema anak& alergi pernapasan& atau riwa!at keluarga atopik "isa memiliki dermatitis kontak alergik Se"ua# alergen kontak #arus dipertim"angkan pada pasien manapun !ang memiliki dermatitis atopik !ang tidak merespon ter#adap terapi !ang sesuai Perlu diper#atikan& alergi kontak ter#adap glukokortikoid dan in#i"itor kalsineurin topikal tela# dilaporkan pada pasien-pasien !ang mengalami dermatitis kronis Disamping itu& lim(oma sel-T kutaneous #arus diselidiki pada orang dewasa !ang menunjukkan dermatitis kronis !ang tidak merespon "aik ter#adap terapi glukokortikoid topikal 7dealn!a& "iopsi-"iopsi #arus didapatkan dari tiga tempat terpisa#& karena #istologi "isa menunjukkan spongiosis dan in(iltrat seluler !ang mirip dengan dermatitis atopik Dermatitis ek$ematosa juga tela# dilaporkan dengan virus imunode(isiensi manusia serta dengan "er"agai in(estasi seperti ska"ies :ondisi-kondisi lain !ang "isa disala#artikan se"agai dermatitis atopik mencakup psoriasis& ic#tiosis& dan dermatitis se"or#eik *OMPLI*A!I Masala)-masala) ok#lar :omplikasi mata !ang terkait dengan dermatitis atopik para# "isa mengara# pada mor"iditas !ang signi(ikan Dermatitis kelopak mata dan ne(ritis kronis umumn!a terkait dengan dermatitis atopik dan "isa meng#asilkan gangguan pengli#atan karena scarring kornea :eratikonjungtivitis atopik "iasan!a "ilateral dan "isa memiliki gejala-gejala !ang men!e"a"kan kecacatan serpti gatal& luka "akar& keluar air mata& dan cairan mukoid !ang "an!ak :onjungtivitis vernal merupakan se"ua# proses in(lamasi kronis rekuren "ilateral para# !ang terkait dengan #ipertropi papillar!& atau tonjolan pada konjungtiva kelopak atas 7ni "iasan!a terjadi pada pasien muda dan memiliki kejadian musiman& sering pada musim semi Pruritus intens-terkait diper"uruk ole# keterpaparan ter#adap pengiritasi& ca#a!a& atau keringat :eratikonus merupakan se"ua# de(ormitas konikal pada kornea !ang di!akini dise"a"kan ole# penggarukan mata secara terus menerus ole# pasien !ang mengalami dermatitis atopik dan r#initis alergi :atarak dilaporkan terjadi pada sampai 21 persen pasien !ang mengalami dermatitis atopik para# Akan tetapi& masi# "elum jelas apaka# ini merupakan mani(estasi utama dari dermatitis atopik atau aki"at dari penggunaan glukokortikoid topikal dan sistemik& k#ususn!a di sekitar mata 5eski demikian& penelitian-penelitian le"i# "aru menunjukkan "a#wa screening rutin

untuk katarak pada pasien dengan dermatitis atopik mungkin tidak produkti( selama e(ek samping potensial dari terapi steroid tidak dipertim"angkan I$3eksi Dermatitis atopik "isa diperpara# ole# in(eksi virus pada kulit !ang "isa mencerminkan cacat lokal pada (ungsi sel T 7n(eksi virus !ang paling serius adala# #erpes simpleks& !ang "isa mengenai pasien usia "erapa pun& meng#asilkan erupsi :aposi variselli(ormis atau ek$ema #erpeticum Setela# masa inku"asi 5 sampai 12 #ari& lesi-lesi ganda& gatal vesikulopustular muncul dengan pola !ang menularE lesi-lesi vesikular mengalami um"ilikasi& cenderung terkikis dan mem"entuk perdara#an atau "erkerak %C"r 10-10' ,rosi !ang sangat n!eri akan di#asilkan ;esi-lesi "isa "erga"ung menjadi area perdara#an !ang luas dan "isa mengenai seluru# tu"u# Kalaupun in(eksi cacar tela# di"erantas di seluru# dunia sejak ak#ir 11F0an& namun ancaman "ioterorisme %dengan cacar dan agen in(eksi lainn!a' tela# menjadikan "e"erapa negara mempertim"angkan ke"ijakann!a ter#adap inisiasi program vaksin Pada pasien demartitis atopik& vaksinasi pen!akit cacar %atau "a#kan keterpaparan ter#adap individu !ang divaksinasi' "isa men!e"a"kan erupsi para# !ang tampak sangat mirip dengan ek$ema #erpetikum Se#ingga& pada pasien !ang mengalami dermatitis atopik& vaksinasi dikontraindikasikan selama tidak ada risiko cacar !ang jelas Disamping itu& keputusan tentang vaksinasi anggota keluarga #arus mempertim"angkan potensial vaksinatum ek$ema dalam kontak ruma# tangga 7n(eksi jamur super(isial juga le"i# umum pada individu atopik dan "isa "erkontri"usi "agi pem"urukan dermatitis atopik Pasien-pasien dengan dermatitis atopik memiliki prevalensi !ang meningkat untuk in(eksi Trichophyton rubrum di"anding dengan kontrol !ang non-atopik Tela# "an!ak !ang meneliti peranan M. Furfur %Pityrosporum ovale atau P. orbiculare' pada dermatitis atopik M. Furfur umum ditemukan dalam daera#daera# se"or#eik kulit Anti"odi 7g, ter#adap M. Furfur cukup umum ditemukan pada pasien dermatitis atopik dan paling sering pada pasien !ang mengalami dermatitis kepala dan le#er -er"eda dengan itu& pemekaan 7g, ter#adap M. Furfur jarang diamati pada kontrol normal dan pasien asma /eaksi uji tempel alergen positi( ter#adap jamur ini juga tela# ditunjukkan Peranan potensial dari M. Furfur serta in(eksi dermato(ita lainn!a le"i# lanjut didukung ole# pengurangan kepara#an dermatitis atopik pada pasien-pasien seperti ini setela# pengo"atan dengan agen-agen antijamur S. aureus ditemukan pada le"i# dari 10 persen lesi kulit dermatitis atopik Pengerakan !ang "erwarna seperti madu& (olikulitis& dan p!oderma adala# indikator dari in(eksi kulit "akterial sekunder& "iasan!a karena S. aureus& !ang memerlukan terapi anti"iotik ;im(adenopati regional cukup umum pada pasien seperti ini Pentingn!a S. aureus dalam dermatitis atopik

didukung ole# pengamatan "a#wa pasien !ang mengalami dermatitis atopik para#& "a#kan !ang tidak mengalami in(eksi "erle"i#an& "isa menunjukkan respons klinis ter#adap pengo"atan ga"ungan dengan anti"iotik antista(ilokokal dan glukokortikoid topikal Kalaupun pustulosis sta(ilokokal rekuren "isa menjadi masala# signi(ikan pada dermatitis atopik& in(eksi S. aureus dalam jarang terjadi dan akan menim"ulkan kemungkinan sindrom imunode(isiensi seperti sindrom #iper-7g, Sta(ilokokus !ang resisten met#icillin "isa menjadi patogen penting pada "e"erapa pasien Dermatitis Ta$%a$ Pasien-pasien !ang mengalami dermatitis atopi sering mengalami dermatitis tangan non-spesi(ik dan mengiritasi 7ni "iasan!a diper"uruk ole# pem"asa#an !ang "erulang dan dengan pencucian tangan menggunakan sa"un kasar& deterjan& dan disin(ektan 7ndividu atopik dengan pekerjaan !ang meli"atkan pekerjaan "asa# rentan untuk mengalami dermatitis tangan pada tempat kerja 7ni merupakan pen!e"a" umum kecacatan kerja Dermatitis Eks3oliati3 Pasien-pasien !ang memiliki keterli"atan kulit ekstensi( "isa mengalami dermatitis eks(oliati( 7ni terkait dengan kemera#an men!eluru#& scaling& weeping& pengerakan& toksisitas sistemik& lim(adenopati& dan demam Kalaupun komplikasi ini jarang& tetapi "erpotensi mem"a#a!akan keselamatan pasien 7ni "iasan!a dise"a"kan ole# superin(eksi& misaln!a& dengan S. aureus peng#asil toksin atau in(eksi #erpes simpleks& iritasi kulit !ang terus menerus& atau terapi !ang tidak cocok Pada "e"erapa kasus& peng#entian glukokortikoid !ang digunakan untuk mengendalikan dermatitis atopik para# "isa menjadi (aktor pemicu untuk eritroderma eks(oliati( P,OG O!I! DA PE,0ALA A *LI I! /iwa!at alami dermatitis atopik tidak diketa#ui seluru#n!a karena penelitian memiliki kekurangan dalam #al ukuran sampel !ang tidak memadai& de(inisi !ang tidak jelas untuk kesem"u#an& lama (ollow up !ang tidak cukup& "ias seleksi pada ko#ort awal& dan pengunduran diri pasien untuk (ollow up 5eski demikian& walaupun #asil dari dermatitis atopik mungkin sulit diprediksikan pada individu tertentu& pen!akit pada umumn!a cenderung le"i# para# dan le"i# persisten pada anak-anak kecil Periode remisi tampak le"i# sering ketika pasien menjadi le"i# tua Pen!em"u#an spontan dari dermatitis atopik tela# dilaporkan terjadi setela# usia 5 ta#un pada 00 persen #ingga 20 persen pasien !ang terkena selama masa "a!i& k#ususn!a jika pen!akit mereka ringan Kalaupun penelitian-penelitian terda#ulu menunjukkan "a#wa sekitar B0 persen anak sem"u# dari dermatitis atopik pada usia remaja& namun penelitian !ang le"i# ter"aru tela#

melaporkan "a#wa dermatitis atopik #ilang pada sekitar 20 persen anak setela# masa "a!i sampai remaja& tetapi menjadi kurang para# pada 25 persen Disamping itu& le"i# dari setenga# remaja !ang dio"ati untuk dermatitis ringan "isa mengalami kekam"u#an pen!akit ketika dewasa Lang le"i# penting& untuk konseling kerja& orang dewasa !ang dulun!a mengalami dermatitis atopik pada masa anak-anak !ang tela# mengalami remisi selama "e"erapa ta#un "isa mengalami dermatitis tangan& k#ususn!a jika aktivitas #arian memerlukan pem"asa#an tangan !ang "erulang-ulang @aktor-(aktor predikti( "erikut "erkorelasi dengan prognosis !ang "uruk untuk dermatitis atopik: dermatitis atopik men!eluru# pada masa anak-anak& r#initis dan asma alergik terkait& riwa!at dermatitis atopik keluarga ada orang tua atau saudara& usia dini pada saat onset dermatitis atopik& merupakan anak satu-satun!a& dan kadar 7g, serum !ang sangat tinggi PE GOBATA Pengo"atan dermatitis atopik !ang "er#asil memerlukan pendekatan !ang sistematis dan multidisiplin !ang memadukan #idrasi kulit& terapi (armakologi& dan identi(ikasi dan peng#ilangan (aktor-(aktor pemicu seperti pengiritasi& alergen& agen-agen pengin(eksi& dan tekanan emosional %C"r 1011' -an!ak (aktor !ang megnara# pada kompleks gejala !ang menandai dermatitis atopik Se#ingga& rencana pengo"atan #arus dik#ususn!a untuk mengatasi pola reaksi pen!akit kulit pasien masing-masing& termasuk akuitas ruam& dan (aktor-(aktor pemicu !ang unik "agi pasien tertentu Pada pasien !ang tidak mempan ter#adap terapi konvensional& agen-agen antiin(lammator! dan imunomodulator! mungkin diperlukan Terapi Topikal 4i'rasi k#ta$eo#s. Pasien dengan dermatitis atopik memiliki (ungsi skin "arier !ang "erkurang dan kulit kering %+erosis' !ang "erkontri"usi "agi mor"iditas pen!akit melalui terjadin!a mikro-(isur dan retakan dalam kulit& !ang "er(ungsi se"agai lu"ang masuk untuk patogen kulit& pengiritasi& dan alergen 5asala# ini "isa menjadi le"i# "esar selama "ulan-"ulan musim dingin kering dan pada lingkungan kerja tertentu 5andi air #angat selama sekurang-kurangn!a 20 menit diikuti dengan pengaplikasian emolien oklusi( untuk memperta#ankan kelem"a"an "isa mem"erikan meredakan gejala Penggunaan emolien e(ekti( dikom"inasikan dengan terapi #idrasi mem"antu mengem"alikan dan melindungi "arier stratum korneum& dan "isa mengurangi ke"utu#an akan glukokortikoid topikal Pelem"a" tersedia dalam "entuk losion& krim& atau salep -e"erapa losion dan krim "isa men!e"a"kan iritasi karena preservati(& pelarut& dan $at par(um !ang ditam"a#kan ;osion

!ang mengandung air "isa menjadi kering karena e(ek evaporati( Salepsalep #idro(ilik "isa didapatkan dalam "er"agai tingkat viskositas menurut keinginan pasien Salep-salep oklusi( terkadang tidak ditolerir dengan "aik karena inter(erensi dengan (ungsi duktus keringat ekrin dan induksi (olikulitis Pada pasien-pasien ini& agen-agen !ang kurang oklusi( #arus digunakan Terapi topikal untuk menggantikan lipid epidermal a"normal& memper"aiki #idrasi kulit& dan mengurangi dis(ungsi skin "arier& "isa "erman(aat secara terapeutik Penelitian tela# menunjukkan man(aat dari preparasi-preparasi topikal dengan komposisi-komposisi lipid "er"eda dan ceramida& serta krim non-steroidal !ang mengandung palmitamida 5,A& se"ua# asam lemak !ang penting& dan se"ua# krim #idro(ilik dengan asam glisirr#etinat %5AS024ADP' Studi klinis le"i# lanjut untuk menentukan man(aat relati( ter#adap pelem"a" tradisional dan agen antiin(lamasi lokal akan sangat mem"antu .idrasi& melalui mandi atau pakaian "asa#& mempromosikan penetrasi glukokortikoid topikal transepidermal -alutan)pakaian juga "isa "er(ungsi se"agai pem"atas e(ekti( ter#adap penggarukan !ang terus menerus& se#ingga memungkinkan pen!em"u#an lesi !ang le"i# cepat Pakaian)"alutan "asa# direkomendasikan untuk digunakan pada "agian"agian dermatitis !ang terkena para# atau kronis !ang ke"al ter#adap terapi Akan tetapi& penggunaan "alutan "asa# !ang "erle"i#an "isa meng#asilkan maserasi kulit !ang di#asilkan ole# in(eksi sekunder Pakaian "asa# atau mandi juga memiliki potensi untuk mempromosikan kekeringan dan (isur kulit jika tidak diikuti dengan penggunaan emolien topikal Se#ingga& terapi "alutan "asa# dipersiapkan untuk dermatitis atopik !ang tidak dapat dikontrol dengan "aik dan #arus dipantau secara dekat ole# dokter Terapi %l#kokortikoi' topikal. Clukokortikoid topikal adala# "atu loncatan pengo"atan untuk lesi-lesi kulit ek$ematosa anti-in(lamasi :arena e(ek samping potensial& ke"an!akan dokter menggunakan glukokortikoid topikal #an!a untuk mengontrol pem"urukan akut dermatitis atopik Akan tetapi& penelitian-penelitian ter"aru menunjukkan "a#wa jika kontrol dermatitis atopik dicapai dengan resimen glukokortikoid topikal #arian& maka kontrol jangka panjang "isa diperta#ankan pada "e"erapa pasien dengan pengaplikasian (lutikason topikal dua kali sepekan ke "agian-"agian !ang tela# sem"u# tetapi rentan ter#adap ek$ema Pasien-pasien #arus diinstruksikan secara cermat tentang penggunaan glukokortikoid topikal untuk meng#indari e(ek-e(ek samping potensial Clukokortikoid "er(luorin potensial #arus di#indari pada waja#& genitalia& dan daera#-daera# intertriginous Preparasi glukokortikoid !ang "erpotensi renda# pada umumn!a direkomendasikan untuk "agian-"agian tu"u# ini Pasien #arus selalu diinstruksikan untuk mengaplikasikan glukokortikoid topikal pada lesi-lesi kulit mereka dan menggunakan emolien pada kulit !ang tidak terli"at :egagalan pasien untuk merespon ter#adap

glukokortikoid topikal terkadang dise"a"kan se"agian ole# suplai !ang tidak memadai Penting untuk diingat "a#wa diperlukan sekitar 40 g krim atau salep untuk menutupi seluru# permukaan kulit orang dewasa pada satu kali pengaplikasian *ntuk mengo"ati seluru# tu"u# dua kali se#ari selama 2 pekan memerlukan sekitar B00 g glukokortikoid topikal Ada tuju# golongan glukokortikoid topikal& !ang diurutkan "erdasarkan potensin!a menurut uji-uji vasokonstriktor :arena e(ek samping potensial !ang ditim"ulkan& glukokortikoid !ang "erpotensi sangat tinggi #an!a "ole# digunakan selama periode !ang sangat singkat dan pada "agian !ang terlic#eni(ikasi tetapi "ukan pada waja# atau daera# intertriginous Tujuann!a adala# menggunakan emolien untuk meningkatkan #idrasi kulit dan glukokortikoid potenis-renda# untuk terapi penjagaan %maintenance t#erap!' Clukokortikoid !ang "erpotensi sedang "isa digunakan selama periode waktu !ang le"i# lama untuk mengo"ati dermatitis kronis !ang meli"atkan trunkus dan ekstremitas Clukokortikoid pada sel sering dalam "entuk glikol propilen dan "isa mengiritasi kulit disamping men!e"a"kan kekeringan& se#ingga mem"atasi penggunaann!a pada kulit kepala dan daera#-daera# !ang ditum"u#i ram"ut @aktor-(aktor !ang mempengaru#i potensi glukokortikoid topikal dan e(ek sampingn!a mencakup struktur molekuler dari sena!wa& wa#ana& jumla# o"at !ang diaplikasikan& durasi pengaplikasian& oklusi& serta (aktor-(aktor #ost& seperti usia& luas permukaan tu"u# dan "erat "adan& in(lamasi kulit& lokasi anatomi dari kulit !ang dio"ati& dan per"edaan individu dalam #al meta"olisme kutaneous dan sistemik ,(ek-e(ek samping dari glukokortikoid topikal terkait langsung dengan potensi sen!awa dan lama penggunaan& se#ingga adala# tugas dokter untuk men!eim"angkan ke"utu#an akan steroid !ang le"i# potensial dengan potensi untuk e(ek samping Disamping itu& salep-salep memiliki potensi !ang le"i# "esar untuk mengoklusi epidermis& meng#asilkan a"sorpsi sistemik !ang meningkat jika di"andingkan dengan krim ,(ek-e(ek samping dari glukokortikoid topikal "isa di"agi menjadi e(ek samping lokal dan e(ek samping sistemik !ang di#asilkan ole# penekanan aksis #ipotalamus-pituitar!-adrenal ,(ek samping lokal mencakup terjadin!a striae& atropi kulit& dermatitis perioral& dan acne rosacea Potensi untuk glukokortikoid topikal kuat untuk men!e"a"kan supresi adrenal paling tinggi pada "a!i dan anak-anak kecil Lang perlu diper#atikan& se"ua# penelitian pada anak-anak usia 4 "ulan menemukan "a#wa (lutikason propionat 0&05 persen& se"ua# (ormulasi dengan kekuatan sedang& cukup aman dan e(ekti( "a#kan ketika diaplikasikan pada waja# dan daera# signi(ikan dari tu"u# selama sampai 1 jam dan krim (lutikason 0&05 persen tela# disetujui penggunaann!a pada anak-anak !ang "erusia 2 ta#un keatas :arena kulit !ang tampak normal pada dermatitis atopik menunjukkan "ukti disregulasi imunologik& penggunaan kortikosteroid topikal se"agai terapi penjagaan %maintenance t#erapu' tela# dilaporkan pada "e"erapa penelitian

terkontrol 3ika pengendalian dermatitis atopik dengan resimen sekali se#ari tela# dicapai& pengendalian jangka panjang "isa diperta#ankan dengan pengapliaksian (lutikason dua kali se#ari pada "agian-"agian !ang se"elumn!a terli"at I$)ibitor kalsi$e#ri$ topikal. Takrolimus topikal dan pimekrolimus tela# dikem"angkan se"agai imunomodulator nonsteroidal Salep takrolimus 0&04 persen tela# disetujui untuk pengo"atan dermatitis atopik sedang sampai para# dengan (rekuensi sesekali pada anak-anak !ang "erusia 2 ta#un keatas& dengan salep takrolimus 1 persen !ang disetujui untuk pengo"atan pasien !ang "erusia 2 ta#un ke atas dengan dermatitis atopik ringan sampai sedang :edua o"at ini tela# ter"ukti e(ekti( dengan pro(il keamanan !ang "aik untuk pengo"atan #ingga sampai 0 ta#un dengan salep takrolimus dan sampai 2 ta#un dengan krim pimekrolimus ,(ek samping !ang sering ditemukan dengan in#i"itor kalsineurin topikal adala# sensasi ter"akar pada kulit !ang "ersi(at sementara& !ang le"i# penting& pengo"atan dengan in#i"itor kalsineurin topikal tidak terkait dengan atropi& se#ingga sangat "erman(aat untuk pengo"atan "agian-"agian seperti waja# dan daera# intertriginous Surveilans kontin!u dan laporan ter"aru "elum menunjukkan kecenderungan untuk (rekuensi superin(eksi virus !ang meningkat k#ususn!a ek$ema #erpetikum :eamanan jangka panjang dari in#i"itor kalsineurin topikal "elum di"uktikan -e"erapa kasus keganasan kulit dan lim(oma tela# dilaporkan dengan takrolimus topikal& meskipun tingkat kualitas data dan keteraplikasian dari laporan-laporan ini dianggap renda# Pe$%i'e$ti3ikasia$ Da$ Elimi$asi "aktor-"aktor Pemi+# Pertimba$%a$ #m#m. Pasien-pasien dengan dermatitis atopik sering le"i# rentan ter#adap pengiritasi di"anding individu !ang tidak terkena Se#ingga& penting untuk mengidenti(ikasi dan mengeliminasi (aktor-(aktor !ang memper"uruk kondisi& !ang memicu gatal-gatal 7ni mencakup sa"un atau deterjen& kontak dengan "a#an kimia& asap& pakaian !ang kasar& dan keterpaparan ter#adap su#u dan kelem"a"an !ang ekstrim Alko#ol dan astringent ditemukan dalam toiletries men!e"a"kan kekeringan 3ika sa"un digunakan& #arus memiliki aktivitas pengawalemakan %de(atting' !ang minimal dan p. netral Pakaian "aru "isa dilaundr! se"elum dikenakan untuk mengurangi kadar (ormalde#ida dan "a#an-"a#an kimia tam"a#an lainn!a Deterjen-deterjen laundr! pada pakaian "isa men!e"a"kan iritasi Dengan menggunakan cairan dan "ukan deterjen "u"uk dan menam"a#kan siklus pencucian kedua mempermuda# peng#ilangan deterjen /ekomendasi-rekomendasi tentang kondisi-kondisi #idup lingkungan #arus mencakup pengendalian su#u dan kelem"a"an untuk meng#indari

masala#-masala# !ang terkait dengan panas& kelem"a"an dan perspirasi *pa!a #arus dilakukan untuk memungkinkan anak-anak menjadi seakti( mungkin >la#raga tertentu& seperti "erenang& "isa ditolerir secara le"i# "aik di"anding ola#raga lain !ang meli"atkan perspirasi intensi(& kontak (isik& atau pakaian ola#raga dan peralatan !ang "erat& tetapi klorin #arus dicuci dengan cepat setela# "erenang dan kulit dilumasi Kalaupun sinar utlraviolet %*N' "isa "erman(aat "agi "e"erapa pasien !ang mengalami dermatitis atopik& sunscreen #arus digunakan untuk meng#indari sun"urn Akan tetapi& karena sunscreen "isa menjadi pengiritasi& kita perlu "er#ati-#ati dengan mengidenti(ikasi produk !ang tidak mengiritasi Aler%e$-aler%e$ spesi3ik. 5akanan dan alergen asal udara seperti de"u& de"u dari "adan #ewan& cendawan& dan polen tela# ditemukan memper"uruk dermatitis atopik Alergen-alergen potensial "isa diidenti(ikasi dengan mengam"il riwa!at pasien dan melakukan uji cucuk kulit selekti( atau "erdasarkan kadar 7g, serum spesi(ik Tes kulit negati( atau tes serum untuk 7g, !ang spesi(ik alergen memiliki nilai predikti( !ang tinggi untuk menetapkan alergen !ang diduga Akan tetapi& total kadar 7g, serum normal tidak mengeluarkan kemungkinan adan!a 7g, spesi(ik alergen *ji kulit positi( atau uji in vitro& k#ususn!a ter#adap makanan& sering tidak "erkorelasi dengan gejala-gejala klinis dan #arus dikuatkan dengan uji makanan terkontrol dan diet eliminasi Peng#indaran mekanan !ang terli"at dalam uji terkontrol meng#asilkan per"aikan klinis Diet eliminasi ekstensi(& !ang pada "e"erapa kasus "isa kekurangan gi$i& cukup jarang diperlukan karena "a#kan dengan uji kulit positi(& ke"an!akank pasien "ereaksi dengan tiga atau le"i# makanan pada uji terkontrol Pada pasien alergi de"u !ang mengalami dermatitis atopik& peng#indaran de"u tela# ditemukan meng#asilkan per"aikan pen!akit kulit Tindakan-tindakan peng#indaran mencakup penggunaan sarung anti-de"u pada "antal& kasur& dan tempat tidurE mencuci kamar mandi dengan air panas setiap pekanE peminda#an alas untuk kamar mandi "eralasl dan mengurangi tingkat kelem"a"an dalam ruangan dengan A6 :arena ada "an!ak pemicu !ang "erkontri"usi "agi suar dermatitis atopik& per#atian #arus di(okuskan pada pengidenti(ikasian dan pengendalian (aktor-(aktor suar %(lare' !ang penting "agi pasien individual -a!i dan anak-anak kecil le"i# "esar kemungkinann!a mengalami alergi makanan& sedangkan anak-anak !ang le"i# tua dan dewasa le"i# "esar kemungkinann!a sensiti( ter#adap aeroalergen lingkungan Pe$eka$a$ emosio$al. Kalaupun tekanan emosional tidak men!e"a"kan dermatitis atopik& ini sering memper"uruk pen!akit Pasien dermatitis atopik sering mengalami (rustrasi& merasa malu& atau tekanan lain dengan pruritus dan aktivitas menggaruk !ang meningkat Pada "e"erapa kasus& penggarukan #an!a merupakan ke"iasaan dan tidak sering terkait dengan kepara#an pen!akit ,valuasi psikologis atau konseling #arus dipertim"angkan pada pasien-pasien !ang memiliki kesulitan dengan pemicu

emosional atau masala#-masala# psikologis& !ang "erkontri"usi "agi kesulitan dalam mengatasi pen!akitn!a 3uga "isa "erman(aat pada remaja dan dewasa muda !ang mempertim"angkan pen!akit kulit !ang merusak penampilan /elaksasi& modi(ikasi perilaku& atau "io-(eed"ack "isa mem"antu pada pasien !ang memiliki ke"iasaan menggaruk A%e$-a%e$ pe$%i$3eksi. Anti"iotik anti-stap#!lococcal sangat "erman(aat dalam pengo"atan pasien !ang terin(eksi "erat ole# S. aureus Se(alosporin atan penicillin !ang resisten penicillinase %diclo+acillin& o+acillin& atau clo+acillin' "iasan!a "erman(aat untuk pasien-pasien !ang tidak terin(eksi turunan S. aureus !ang resisten :arena sta(ilokokus !ang resisten eirtormisin cuku<p umum& eritromisin dan anti"iotik makrolida !ang le"i# "aru "iasan!a memiliki man(aat !ang ter"atas 5upicorin topikal cukup "erman(aat dalam pengo"atan lesi-lesi impetiginasi: akan tetapi& pada pasien dengan superin(eksi ekstensi(& anti"iotik sistemik paling praktis Sta(ilokokus !ang resisten meticillin mungkin memerlukan kultur dan pengujian sensiti(itas untuk mem"antu dalam pemili#an anti"iotik !ang sesuai .erpes simpleks "isa memicu dermatitis rekuren dan "isa sala# didiagnosa se"agai in(eksi S. aureus :e"eradaan erosi-erosi& vesikel& dan)atau kulit !ang terkena !ang tidak merespon ter#adap anti"iotik oral #arus diselidiki untuk keterli"atan #erpes simpleks 7ni "isa didiagnosa dengan #apusan Ciemsa-stained T$anck dari sel-sel !ang diam"il dari "asis vesikel& uji imuno(luoresensi langsung& identi(ikasi material genetis #erpes dengan P6/& atau dengan kultur virus *ntuk in(eksi !ang diduga dise"a"kan ole# #erpes simpleks& agen-agen anti-in(lammator! topikal "isa di#entikan& sekurang-kurangn!a untuk sementara Pengo"atan antiviral untuk in(eksi #erpes simpleks kutaneous pada pasien !ang mengalami dermatitis atopik men!eluru# karena penularan !ang mem"a#a!akan tela# dilaporkan Ac!2clovir& 000 mg tiga kali se#ari selama 10 #ari atau 200 mg empat kali se#ari selama 10 #ari lewat oral %atau dosis ekivalen dari sala# satu o"at anti#erpetik ter"aru'& cukup "erman(aat pada orang dewasa !ang mengalami #erpes simpleks pada kulit Pengo"atan intravena mungkin diperlukan untuk ek$ema #erpetikum diseminata Dosis #arus disesuaikan "erdasarkan "o"ot pada anak 7n(eksi dermato(ita "isa memperpara# dermatitis atopik dan "isa "erkontri"usi "agi mem"urukn!a aktivitas pen!akit Pasien-pasien dengan in(eksi dermato(ita atau anti"odi 7g, ter#adap Malassezia "isa di"antu dengan se"ua# trial terapi antijamur sistemik atau topikal Pr#rit#s. Pengo"atan pruritus pada dermatitis atopik #arus diara#kan utaman!a pada pen!e"a" mendasar Pengurangan in(lamasi dan kekeringan kulit dengan glukokortikoid topikal dan #idrasi kulit& masing-masing& sering secara simptomatik mengurangi pruritus Alergen-alergen !ang tertelan atau ter#irup #arus di#ilangkan jika ditemukan men!e"a"kan ruam kulit pada tes !ang dilakukan Anti#istamin sistemik "eraksi utaman!a dengan mem"lokir

reseptor .1 dalam dermis& se#ingga meredakan pruritus im"as #istamin Akan tetapi& #istamin merupakan satu-satun!a dari "er"agai mediator !ang "isa mengindnuksi pruritus kulit Dengan demikian& pasien tertentu "isa mendapatkan man(aat minimal dari terapi anti#istamin -e"erapa anti#istamin juga "isa "ersi(at anksiolitik ringan dan "isa mem"erikan peredaan simptomatik melalui e(ek sedati( dan penenangan Penelitianpenelitian ter#adap anti#istamin !ang le"i# "aru dan non-sedati( menunjukkan #asil !ang "eragam dalam #al e(ekti(itas pengendalian pruritus pada dermatitis atopik& walaupun "isa "erman(aat dalam su"-kelompok pasien dermatitis atopik !ang mengalami urtikaria "ersamaan atau r#initis alergik :arena pruritus "iasan!a le"i# "uruk di malam #ari& anti#istamin sedasi& misaln!a& #idroksin atau di(en#idramin& "isa mem"erikan man(aat dengan e(ek samping sopori(itn!a ketika digunakan pada saat tidur ,oksepin #idroklorida memiliki e(ek antidepresean dan pem"lokir reseptor #istamin . 1 dan .2 7ni "isa digunakan dalam dosis 10 sampai F5 mg lewat mulut di malam #ari atau #ingga sampai F5 mg dua kali se#ari pada pasien dewasa 3ika pruritus nokturnal tetap para#& penggunaan sedati( jangka pendek untuk memungkinkan istira#at !ang memadai "isa digunakan Pengo"atan dermatitis atopik dengan anti#istamin topikal pada umumn!a tidak direkomendasikan karena pemekaan kutaneous potensial Akan tetapi& pengaplikasian krim doksepin 5 persen topikal jangka pendek %1 pekan' tela# dilaporkan dapat mengurangi pruritus tanpa pemekaan Lang perlu diper#atikan& sedasi merupakan se"ua# e(ek samping dari pengaplikasian krim doksepin secara luas& dan dermatitis kontak alergi tela# dilaporkan Preparasi Tar Preparasi tar "atu"ara "isa memiliki e(ek anti-pruritus dan antiin(lammator! ter#adpa kulit walaupun "iasan!a tidak seperti !ang ditemukan pada glukokortikoid topikal Preparasi-preparasi tar "isa "erman(aat dalam mengurangi potensi glukokortikoid kronis !ang diperlukan pada terapi penjagaan %maintenance t#erap!' untuk dermatitis atopik Produk-produk tar "atu"ara !ang le"i# "aru tela# dikem"angkan !ang le"i# "erterima dalam #al "au dan staining pada kain di"anding "e"erapa produk lama Sampo tar "isa "erman(aat untuk dermatitis kulit kepala dan sering mem"antu dalam mengurangi konsetnrasi dan (rekuensi aplikasi glukokortikoid topikal Preparasi-preparasi tar tidak "ole# digunakan pada kulit !ang mengalami in(lamasi akut& karena ini sering meng#asillkan iritasi kulit ,(ek-e(ek samping !ang terkait dengan tar mencakup (olliculitis dan (otosensiti(itas Ada risiko untuk "eru"a#n!a tar menjadi karsinogen "erdasarkan penelitian-penelitian o"servasional pada para pekerja !ang menggunakan komponen tar dalam pekerjaann!a

"ototerapi Sinar mata#ari alami sering "erman(aat "agi pasien !ang mengalami dermatitis atopik Akan tetapi& jika sinar mata#ari terlalu panas atau terdapat kelem"a"an tinggi& dapat memicu keringat dan pruritus& ini "isa "er"a#a!a "agi pasien *N- "erkas-le"ar& *NA "erkas-le"ar& *NA-1 %400 sampai 000 nm'& dan (ototerapi *NA-- ga"ungan "isa menjadi terapi pem"antu !ang "erman(aat dalam pengo"atan dermatitis atopik Pengamatan tentang mekanisme-mekanisme (otoimunologi !ang "ertanggung jawa" "agi e(ekti(itas terapeutik menandakan "a#wa ;6 epidermal dan eosino(il "isa menjadi target (ototerapi *NA dengan dan tanpa psoralen& sedangkan *Nmenim"ulkan e(ek imunosupresi( melalui pem"lokiran (ungsi ;6 penampil antigen dan produksi sitokin keratinosit !ang "eru"a# @otokemoterapi dengan psoralen dan sinar *NA "isa diindikasikan pada pasien-pasien !ang mengalami dermatitis atopik para# dan men!eluru#& meskipun penelitian !ang mem"andingkann!a dengan metode (ototerapi lain masi# ter"atas ,(ek "er"a#a!a jangka pendek dengan (ototerapi "isa mencakup eritema& n!eri kulit& pruritus& dan pigmentasi ,(ek-e(ek "er"a#a!a jangka penjang mencakup penuaan kulit prematur dan keganasan kutaneous Pera5ata$ ,#ma) !akit Pasien dermatitis atopik !ang tampak eritrodermik atau !ang memiliki pen!akit kuit para# men!eluru# dan ke"al ter#adap terapi rawat jalan& #arus dirawat inap se"elum mempertim"angkan terapi-terapi alternati( sistemik Pada "an!ak kasus& meminda#kan pasien dari alergen lingkungan atau tekanan emosional& pen!ulu#an pasien secara intensi(& dan jaminan pemenu#an dengan terapi meng#asilkan per"aikan "erlanjut untuk dermatitis atopik mereka Pem"ersi#an kulit pasien selama perawatan ruma# sakit juga memungkinkan pasien mengalami uji kulit alergen dan perlakuan-perlakuan terkontrol untuk mengidenti(ikasi atau memastikan tidak adan!a alergen potensial Terapi !istemik Gl#kokortikoi' sistemik. Penggunaan glukokortikoid sistemik& seperti prednison oral 3arang diindikasikan dalam pengo"atan dermatitis atopik kronis -e"erapa pasien dan dokter le"i# memili# menggunakan glukokortikoid sistemik untuk meng#indari perawatan kulit !ang !ang memakan "an!ak waktu& !ang meli"atkan #idrasi dan terapi topikal Akan tetapi& per"aikan klinis dramatis !ang "isa terjadi dengan glukokortikoid sistemik sering terkait dengan kekam"u#an para# dari dermatitis atopik se"elum peng#entian glukokortikoid sistemik Durasi singat dari glukokortikoid oral "isa cocok untuk pem"urukan dermatitis atopik akut disamping pengo"atan lain di"erikan 3ika durasi singkat glukokortikoid di"erikan& penting untuk mengurangi dosis dan memulai perawatan kulit

intensi(& k#ususn!a dengan glukokortikoid topikal dan "at#ing !ang sering diikuti dengan aplikasi emolien& untuk mencega# kekam"u#an dermatitis atopik !iklospori$. Siklosporin merupakan se"ua# o"at imunosupresi( kuat !ang "erak#is utaman!a pada sel-sel T dengan menekan transkripsi sitokin >"at ini terikat ke siklo(ilin& se"ua# protein intraseluler& dan kompleks ini selanjutn!a meng#am"at kalsineurin& se"ua# molekul !ang diperlukan untuk memulai transkripsi gen sitokin -an!ak penelitian menunjukkan "a#wa anakanak dan dewasa !ang mengalami dermatitis atopik para#& !ang ke"al ter#adap pengo"atan konensional& "isa di"antu dengan pengo"atan siklosporin jangka pendek -er"agai resimen penentuan dosis oral tela# direkomendasikan: 5 mg)kg pada umumn!a "er#asil digunakan pada penggunaan jangka panjang dan jangka pendek %1 ta#un'& sedangkan "e"erapa pemerinta# menganjurkan penentuan dosis #arian tanpa tergantung pada "erat "adan untuk dewasa dengan mikroemulsi siklosporin 150 mg %dosis renda#' atau 400 mg %dosis tinggi' setiap #ari Pengo"atan dengan siklosporin terkait dengan pengurangan pen!akit kulit dan kualitas #idup !ang mem"aik Peng#entian pengo"atan "isa meng#asilkan kekam"u#an pen!akit kulit dengan cepat& walaupun "e"erapa pasien mungkin tela# mengalami kesem"u#an :reatinin serum !ang meningkat atau gangguan ginjal !ang le"i# signi(ikan dan #ipertensi merupakan e(ek samping !ang spesi(ik dari penggunaan siklosporin A$timetabolit. 5iko(enolat mo(etil merupakan se"ua# in#i"itor "iosintesis !ang digunakan se"agai se"ua# imunosupresan pada transplantasi organ& !ang tela# digunakan untuk pengo"atan gangguangangguan kulit in(lamator! para# Penelitian-penelitian ter"uka melaporkan "a#a miko(enolat mo(etil oral& 2 g setiap #ari& se"agai terapi-tunggal meng#asilkan pem"ersi#kan lesi kulit pada orang dewasa !ang mengalami dermatitis atopi !ang ke"al ter#adap pengo"atan lain& termasuk steroid topikal dan steroid oral dan terapi P*NA >"at ini pada umumn!a dapat ditolerir dengan pengecualian pasien !ang mengalami #erpes retinitis !ang mungkin tela# dise"a"kan ole# agen imunosupresi( ini Supresi sumsum tulang terkait dosis juga tela# ditemukan .asil-#asil serupa se"elumn!a dilaporkan pada penelitian lain ter#adap 10 pasien dengan pengurangan rata-rata skor S6>/AD 2B persen pada kesepulu# pasien Lang perlu diper#atikan& tidak semua pasien diuntungkan dengan pengo"atan ini Dengan demikian o"at ini #arus di#entikan jika pasien tidak merespon dalam empat sampai B pekan Penelitian penentuan dosis dan terkontrol diperlukan untuk o"at ini 5etotreksat merupakan se"ua# antimeta"olit dengan e(ek in#i"itor! kuat ter#adap sintesis sitokin in(lamasi dan kemotaksis sel 5etotreksat tela# digunakan untuk pasien dermatitis atopik dengan pen!akit mem"andel& walaupun trial-trial terkontrol masi# kurang Pem"erian dosis le"i# sering

di"anding dosis mingguan !ang digunakan untuk psoriasis A$atioprin merupakan se"ua# analog purin !ang memiliki e(ek anti-in(lamasi dan antiproli(erati(E a$atriprin tela# digunakan untuk dermatitis atopik para#& walapun "elum ada trial terkontrol !ang tela# dilaporkan 5!elosupresi merupakan e(ek "er"a#a!a !ang signi(ikan& dan kadar tiopurinmetil trans(erase "isa memprediksikan individu-individu !ang "erisiko Terapi-Terapi &a$% Ti'ak Terb#kti I$ter3ero$-6. 7@?-H diketa#ui menekan respons 7g, dan mengurangi proli(erasi dan (ungsi sel T#2 -e"erapa penelitian pasien dengan dermatitis atopik& termasuk trial-trial multi-senter& samar ganda& dan terkontrol plase"o serta dua trial ter"uka jangka panjang& tela# menunjukkan "a#wa pengo"atan dengan 7@?-H manusia rekom"inan meng#asilkan per"aikan klinis Pengurangan kepara#an klinis dermatitis atopik "erkorelasi dengan kemampuan 7@?-H untuk mengurangi jumla# total eosino(il !ang "ersirkulasi Cejala-gejala mirip in(luen$a merupakan e(ek samping !ang umum diamati pada awal pengo"atan Omaliz#mab. Pengo"atan pasien !ang mengalami dermatitis atopik para# dan kadar 7g, meningkat dengan ant-7g, monoklonal tela# menunjukkan kurangn!a e(ikasi pada tiga pasien dewasa dan per"aikan signi(ikan pada tiga pasien remaja Im#$oterapi aler%e$. -er"eda dengan r#initis alergi dan asma ekstrinsik& imunoterapi dengan aeroalergen "elum ter"ukti ampu# dalam pengo"atan dermatitis atopik Ada "e"erapa laporan tentang pem"urukan pen!akit dan per"aikan Se"ua# penelitian ter"aru ter#adap imunoterapi spesi(ik selama periode 12 "ulan pada orang dewasa dengan dermatitis atopik !ang dipekakan ter#adap alergen de"u menunjukkan per"aikan skor S6>/AD serta pengurangan penggunaan steroid topikal Akan tetapi& penelitian-penelitian terkontrol masi# diperlukan untuk menentukan peranan untuk imunoterapi dengan pen!akit ini "ototerapi ekstrakorporeal. @oto(eresis ekstrakorporeal terdiri dari leukosit-leukosit !ang mengandung psoralen melalui sistem sinar *NA ekstrakorporeal Per"aikan klinis pada lesi kulit terkait dengan kadar 7g, !ang "erkurang tela# dilaporkan pada "e"erapa pasien !ang mengalami dermatitis atopik para# resisten !ang dio"ati dengan (oto(eresis ekstrakorporeal dan glukokortikoid topikal Probiotik. Pem"erian turunan Lactobacillus rhamnosus CC pro"iotik tela# di"uktikan mengurangi kejadian dermatitis atopik pada anak-anak !ang "erisiko selama 2 ta#un pertama masa #idupn!a Para i"u di"erikan olase"o atau lacto"acilus CC setiap #ari selama 0 pekan se"elum mela#irkan dan kemudian i"u %jika men!usui' atau "a!i dilanjutkan dengan terapi setiap #ari selama 2 "ulan Dalam se"ua# studi (ollow-up& keloompok !ang sama menilai persistensi potensial untuk mencega# dermatitis atopik setela# 0

ta#un .asil penelitian ini menunjukkan "a#wa e(ek preventi( dari Lactobacillus CC ter#adap dermatitis atopik "isa di#asilkan selain pada masa "a!i Pada se"ua# penelitian kedua& anak-anak dengan dermatitis atopik !ang dio"ati dengan dua turunan Lactobacillus selama 2 pekan mengalami per"aikan dari ek$ema di"anding dengan pasien !ang dio"ati dengan plase"o& walaupun indeks S6>/AD tidak "eru"a# signi(ikan /espons pengo"atan ditemukan le"i# "esar pada pasien dengan !ang positi( uji cucuk kulit dan kadar 7g, meningkat Penelitian lain ter#adap anak-anak !ang mengalami dermatitis atopik sedang sampai para# selama B pekan dengan L. Fermentum pada se"ua# penelitian terkontrol plase"o menunjukkan per"aikan konsisten untuk indeks S6>/AD pada 12 pekan Penelitianpenelitian ini menunjukkan "a#wa pro"iotik& atau sekurang-kurangn!a "e"erapa turunan lacto"acillus& "isa memiliki e(ek preventati( ter#adap kejadian dermatitis atopik pada sekelompok kecil pasien 5asi# "an!ak penelitian !ang diperlukan untuk meneliti kelompok-kelompok pasien !ang merespon& terapi optimal %rute %!akni& secara langsung pada "a!i atau melalui AS7 i"u'E lama pengo"atan& turunan lacto"acillus=& serta mekanismemekanisme !ang terli"at Obat )erbal (i$a. -e"erapa trial klinis terkontrol plase"o tela# menunjukkan "a#wa pasien dengan dermatitis atopik para# "isa di"antu dengan pengo"atan terapi #er"al 6ina tradisional >"at-o"at ini secara signi(ikan meredakan pen!akit kulit dan mengurangi pruritus Akan tetapi& respons terapi #er"al 6ina sering "ersi(at sementara& dan e(ekti(itasn!a "isa #ilang meski terus dilakukan pengo"atan :emungkinan toksisitas #epatik& e(ek samping kardiak& atau reaksi idios!ncratic tetap menjadi pertim"angan :omponen spesi(ik dari #er"al-#er"al ini juga tetap #arus dicair dan "e"erapa preparasi tela# ditemukan terkontaminasi dengan kortikosteroid Sekarang ini& terapi #er"al 6ina untuk dermatitis atopik masi# dipertim"angkan untuk penelitian