Anda di halaman 1dari 9

PENGERTIAN DAN RUANG LINGKUP GEOGRAFI Setelah membaca kegiatan belajar ini, Anda diharapkan dapat: 1.

menjelaskan pengertian geografi; 2. membedakan antara objek formal geografi dengan objek material geografi; 3. menyebutkan objek material geografi; dan . menyebutkan aspek metode atau pendekatan objek formal geografi. !engertian "eografi #stilah geografi untuk pertama kalinya diperkenalkan oleh Erastothenes pada abad ke 1. $enurut %rastothenes geografi berasal dari kata geographica yang berarti penulisan atau penggambaran mengenai bumi. &erdasarkan pendapat tersebut, maka para ahli geografi 'geograf( sependapat bah)a %rastothenes dianggap sebagai peletak dasar pengetahuan geografi. !ada a)al abad ke*2, muncul tokoh baru yaitu Claudius Ptolomaeus mengatakan bah)a geografi adalah suatu penyajian melalui peta dari sebagian dan seluruh permukaan bumi. +adi ,laudius !tolomaeus mementingkan peta untuk memberikan informasi tentang permukaan bumi secara umum. -umpulan dari peta ,laudius !tolomaeus dibukukan, diberi nama Atlas Ptolomaeus. $enjelang akhir abad ke*1., perkembangan geografi semakin pesat. !ada masa ini berkembang aliran fisis determinis dengan tokohnya yaitu seorang geograf terkenal dari /SA yaitu Ells orth !unthin"ton. 0i !erancis faham posibilis terkenal dengan tokoh geografnya yaitu !aul 1idal de la &lache, sumbangannya yang terkenal adalah #Gen re de $ie%. !erbedaan kedua faham tersebut, kalau fisis determinis memandang manusia sebagai figur yang pasif sehingga hidupnya dipengaruhi oleh alam sekitarnya. Sedangkan posibilisme memandang manusia sebagai makhluk yang aktif, yang dapat membudidayakan alam untuk menunjang hidupnya. Setiap manusia memiliki pendapat masing*masing tentang berbagai hal dalam kehidupannya. 0emikian pula dengan definisi atau pengertian geografi. &erikut ini disajikan beberapa definisi yang akan saling melengkapi dan dengan demikian diharapkan dapat menyingkap inti masalah atau pokok kajian geografi Definisi 1 Preston e &ames berpendapat bah)a, 2"eografi dapat diungkapkan sebagai induk dari segala ilmu pengetahuan3 karena banyak bidang ilmu pengetahuan selalu mulai dari keadaan muka bumi untuk beralih pada studinya masing*masing Definisi 2

2"eografi adalah interaksi antar ruang3. 0efinisi ini dikemukakan oleh Ullman '145 (, dalam bukunya yang berjudul Geo"ra'h( a )'atial Intera*tion Definisi 3 6bjek study geografi adalah kelompok manusia dan organisasinya di muka bumi. 0efinisi ini dikemukakan oleh +auri*e Le Lannou '1454(. #a mengemukakan dalam bukunya yang berjudul La Geo"ra'hie !umaine Definisi 4 Paul Cla$al '1478( berpendapat bah)a 9"eografi selalu ingin menjelaskan gejala gejala dari segi hubungan keruangan: Definisi 5 Suatu definisi yang lain adalah hasil semlok 'seminar dan lokakarya( di Semarang tahun 14... "eografi adalah ilmu yang mempelajari persamaan dan perbedaan fenomena geosfer dengan sudut pandang ke)ilayahan dan kelingkungan dalam konteks keruangan -alau kita perhatikan beberapa definisi;pengertian dan sejarah perkembangan dari geografi tersebut, ternyata pengertian geografi selalu mengalami perkembangan. <amun kalau kita kaji lebih jauh, di antara pandangan para ahli tersebut tampak ada kesamaan titik pandang. -esamaan titik pandang tersebut adalah mengkaji: 1. bumi sebagai tempat tinggal; 2. hubungan manusia dengan lingkungannya 'interaksi(; 3. dimensi ruang dan dimensi historis; dan . pendekatannya, spasial 'keruangan(, ekologi 'kelingkungan( dan regional 'ke)ilayahan 6bjek Studi "eografi $enurut para ahli geografi #ndonesia yang tergabung dalam #katan "eograf #ndonesia '#"#( melalui seminar dan lokakarya nasional di Semarang, telah bersepakat mengenai objek studi geografi. $enurut #"# objek geografi adalah: 6bjek material dan objek formal O,-e. +aterial Geo"ra/i 6bjek material geografi yaitu merupakan sasaran atau yang dikaji dalam studi geografi. 6bjek studi geografi adalah lapisan*lapisan bumi atau tepatnya fenomena geosfer. "eosfer itu luas sekali, meliputi =ydrosfer, yaitu lapisan air meliputi perairan di darat maupun di laut yang dikaji dalam =idrologi dan 6ceanografi

Atmosfer, yaitu lapisan udara: cuaca dan iklim yang dikaji dalam -limatologi dan $eteorologi, dll >ithosfer, yaitu lapisan batu*batuan yang dikaji dalam "eologi, "eomorfologi, !etrografi, dll &iosfer, yaitu lapisan kehidupan: flora dan fauna yang dikaji dalam &iogeografi, &iologi, dll Anthroposfer, yaitu lapisan manusia yang merupakan 9tema sentral: di antara lapisan lapisan lainnya.?ema sentral artinya diutamakan dalam kajiannya

+adi dalam mengkaji objek studi geografi tersebut diperlukan pengetahuan dari disiplin ilmu lain seperti -limatologi, "eologi, =ydrologi, dan sebagainya. Singkatnya geografi berkaitan erat dengan ilmu*ilmu lain. /ntuk lebih jelasnya perhatikan gambar 1.1 O,-e. Formal Geo"ra/i -alau objek material geografi bersangkut*paut dengan bahan kajian, maka objek formal geografi bersangkut*paut dengan cara pemecahan masalah. +adi objek formal adalah metode atau pendekatan yang digunakan dalam mengkaji suatu masalah. $etode atau pendekatan objek formal geografi meliputi beberapa aspek, yakni aspek keruangan 'spatial(, kelingkungan 'ekologi(, ke)ilayahan 'regional( serta aspek )aktu 'temporal( Aspek -eruangan; geografi mempelajari suatu )ilayah antara lain dari segi 2nilai3 suatu tempat dari berbagai kepentingan. 0ari hal ini kita lalu mempelajari tentang letak, jarak, keterjangkauan dsb. Aspek -elingkungan; geografi mempelajari suatu tempat dalam kaitan dengan keadaan suatu tempat dan komponen*komponen di dalamnya dalam satu kesatuan )ilayah. -omponen* komponen itu terdiri dari komponen tak hidup seperti tanah, air, iklim dsb, dan komponen hidup seperti he)an, tumbuhan dan manusia. Aspek -e)ilayahan; geografi mempelajari kesamaan dan perbedaan )ilayah serta )ilayah dengan ciri*ciri khas. 0ari hal ini lalu muncul pe)ilayahan atau regionalisasi misalnya ka)asan gurun, yaitu daerah*daerah yang mempunyai ciri*ciri serupa sebagai gurun. Aspek @aktu; geografi mempelajari perkembangan )ilayah berdasarkan periodeperiode )aktu atau perkembangan dan perubahan dari )aktu ke )aktu. $isalnya perkembangan kota dari tahun ke tahun, kemunduran garis pantai dari )aktu ke )aktu dsb !erlu diperhatikan bah)a dalam mengkaji suatu permasalahan, geografi terbagi menjadi geografi fisis dan geografi manusia yang keduanya tak dapat dipisahkan. &ahkan

masingmasing cabang geografi saling membutuhkan dan saling melengkapi. /ntuk lebih jelasnya, tentang objek geografi Anda dapat melihat skema berikut. "ejala*gejala "eografi dalam =idup Sehari*hari "ejala*gejala geografi yang sering kita temui dalam kehidupan sehari*hari, tercermin dalam berbagai hal, antara lain dalam persebaran pemukiman, persebaran pusat*pusat aktiAitas penduduk 'sekolah, rumah, pasar dan industri(, peristi)a alam seperti banjir, gempa, letusan gunung api, cuaca, iklim dan sebagainya. dalam geosfer peristi)a*peristi)a alam banyak yang berkaitan dengan kehidupan manusia secara langsung ataupun tidak langsung. Secara langsung maksudnya manusia dapat merasakan sedangkan tidak langsung maksudnya berpengaruh terhadap manusia )alaupun manusia tersebut tidak semua merasakannya

-ajian 6byek $aterial "eografi dalam kaitannya dengan -ehidupan Sehari0hari Ge-ala 'ada Atmos/er Antara lain sebagai berikut: ?erjadi perubahan musim. Akibat yang berpengaruh adalah pada musim penghujan, para petani mulai menggarap lahannya. &isa juga berpengaruh pada jenis pakaian yang digunakan penduduk, misalnya di daerah beriklim dingin, pakaian yang digunakan tebal*tebal.&isa juga berpengaruh pada jenis pakaian yang digunakan penduduk, misalnya di daerah beriklim dingin, pakaian yang digunakan tebal*tebal Ge-ala 'ada !idros/er Antara lain sebagai berikut: &esar kecilnya air limpasan, selain dipengaruhi oleh besar dan lamanya hujan juga dipengaruhi oleh penggunaan lahan oleh manusia. &ila perbukitan yang seharusnya dijadikan tempat peresapan air, dijadikan untuk permukiman, atau kegiatan pertanian yang tidak memperhatikan pelestariannya, maka air limpasan semakin banyak. Air limpasan yaitu air yang mengalir di permukaan tanah 'run off(. &esar kecilnya cadangan air tanah dipengaruhi banyak sedikitnya peresapan air ke dalam tanah. =al ini dipengaruhi oleh jenis batuan dan jenis penutup lahan. ,adangan air tanah juga dipengaruhi oleh cara manusia memanfaatkannya. &ila manusia memanfaatkan air tanah secara boros, maka ketersediaannya akan cepat habis. Ge-ala 'ada Lithos/er

Antara lain sebagai berikut /ntuk mengurangi tingkat erosi, pemanfaatan lahan di daerah miring dilakukan dengan membuat sengkedan 'terrasering(. Supaya tidak terjadi penurunan daya dukung lahan, maka harus diupayakan pemanfaatan lahan dengan memperhatikan kemampuan lahannya Ge-ala 'ada 1ios/er -eanekaragaman flora dan fauna menyebabkan keanekaragaman konsumsi bahan pangan. !ada daerah penghasil padi penduduk makan nasi dari beras, pada daerah gandum menggunakan terigu sebagai bahan untuk membuat makanannya. -eberadaan he)an juga demikian, contoh orang ?hailand menggunakan gajah untuk membantu pekerjaannya, sedangkan di #ndonesia penduduk memanfaatkan kuda, sapi dan kerbau. =al ini disebabkan karena keberadaan dari he)an*he)an itu. Ge-ala 'ada Antro'os/er $anusia di permukaan bumi beragam adat dan budayanya, hal ini mengakibatkan interaksi antara penduduk yang berbeda. !enduduk mempunyai keahlian yang berbeda*beda pula sehingga terjadi saling membutuhkan. !enduduk juga menempati tempat yang berbeda*beda kondisi alam dan sumberdayanya, hal ini menyebabkan kehidupannya juga menjadi beragam karena memanfaatkan alam yang berbeda perlu pengolahan dan alat yang berbeda pula +adi perlu Anda ingat, ruang lingkup geografi secara umum adalah sama luasnya dengan objek studi yang menjadi kajian geografi, yaitu meliputi semua gejala geosfer baik gejala alam maupun gejala sosial serta interaksi antara manusia dengan lingkungannya. -ajian 6byek Bormal "eografi dalam kaitannya dengan -ehidupan Sehari*hari. 0i dalam obyek formal geografi yang menjadi aspek kajian adalah aspek keruangan, kelingkungan, ke)ilayahan dan )aktu. Aspek*aspek tersebut dapat dikaji antara lain melalui konsep*konsep yang dikembangkan dan ilmu*ilmu penunjang dalam geografi. &anyak Aersi dan jumlah konsep yang dikembangkan dalam geografi, antara lain seperti diuraikan berikut

Konse' Esensial Geo"ra/i -onsep adalah pengertian dari sekelompok fenomena;gejala*gejala, sehingga dapat dipakai untuk menggambarkan berbagai gejala;fenomena yang sama. Ada 1C konsep esensial 'dasar( geografi, yaitu:

Konse' Lo.asi2 yaitu letak di permukaan bumi, misalnya "unung &romo ada; terletak di +a)a ?imur.-onsep >okasi; yaitu letak di permukaan bumi, misalnya "unung &romo ada; terletak di +a)a ?imur Konse' &ara.2 yaitu jarak dari satu tempat ke tempat lain. +arak dibagi menjadi jarak absolut dan jarak relatif. +arak absolut merupakan jarak yang ditarik garis lurus antara dua titik. 0engan demikian jarak absolut adalah jarak yang sesungguhnya. +arak relatif adalah jarak atas pertimbangan tertentu misalnya rute, )aktu, biaya, kenyamanan dsb. $isalnya jarak +akarta ke &andung 1.C km atau +akarta D &andung dapat ditempuh dalam )aktu 3 jam mele)ati !uncak. -edua hal ini merupakan contoh jarak relatif berdasarkan pertimbangan rute dan )aktu Konse' Keter-an".auan2 yaitu mudah dijangkau atau tidaknya suatu tempat, misalnya dari +akarta ke -ota ,irebon lebih mudah dijangkau dibandingkan dengan dari +akarta ke !ulau -elapa 'di kepulauan Seribu( karena kendaraan +akarta D ,irebon lebih mudah didapat dibandingkan dengan +akarta D !ulau -elapa Konse' Pola; yaitu persebaran fenomena antara lain misalnya pola pemukiman yang menyebar, yang berbentuk garis dan sebagainya Konse' +or/olo"i2 yaitu bentuk lahan, misalnya dalam kaitannya dengan erosi dan sedimentasi Konse' A"lomerasi; yaitu pola*pola pengelompokan;konsentrasi. $isalnya sekelompok penduduk asal daerah sama, masyarakat di kota cenderung mengelompok seperti permukiman elit, pengelompokan pedagang dan sebagainya. 0i desa masyarakat rumahnya menggerombol;mengelompok di tanah datar yang subur Konse' Nilai Ke"unaan2 yaitu nilai suatu tempat mempunyai kegunaan yang berbeda*beda dilihat dari fungsinya. $isalnya daerah )isata mempunyai kegunaan dan nilai yang berlainan bagi setiap orang. ?empat )isata tersebut belum tentu bernilai untuk pertanian atau fungsi lainnya Konse' Intera.si dan Interde'endensi2 yaitu keterkaitan dan ketergantungan satu tempat dengan tempat lainnya. $isalnya antara kota dan desa sekitarnya terjadi saling membutuhkan Konse' De/erensiasi Areal2 yaitu fenomena yang berbeda antara satu tempat dengan tempat lainnya atau kekhasan suatu tempat Konse' Keter.aitan Keruan"an 3Asosiasi42 yaitu menunjukkan derajad keterkaitan antar )ilayah, baik mengenai alam atau sosialnya &erikut ini contoh pengembangan konsep geografi dalam uraian yang lebih lengkap, dengan mengambil salah satu konsep yaitu aglomerasi pemukiman.

!ola persebaran pemukiman berbeda*beda, hal ini disebabkan keadaan )ilayah yang berbeda* beda pula. !ersebaran pemukiman itu antara lain disebabkan oleh adanya sungai atau jalan raya, pusat kegiatan ekonomi, adanya daerah tambang, pola penggunaan tanah, alasan keamanan dan sebagainya.

!ola persebaran pemukiman dapat ditinjau dari dua aspek yaitu kejarangannya dan bentuknya. -ejarangannya terdiri dari menggerombol 'clustered(, menyebar tak teratur 'random( dan teratur 'regulair(. 0ilihat dari bentuknya dapat mempunyai pola linier 'garis( dan konsentris 'memusat(. ,ontoh pemukiman yang mempunyai pola linier adalah pemukiman yang ada di tepi jalan raya dan sungai*sungai besar.

Gambar 5. Contoh pola pemukiman berbentuk garis. Seandainya ada keraguan atau masih kurang memahami untuk isian format pada latihan 3, silahkan Anda membaca kembali uraian mengenai konsep dasar geografi di atas. <ahE +ika Anda sudah jelas dan memahaminya maka lanjutkanlah ke materi berikutnya mengenai ilmu penunjang geografi. Semoga Anda sukses Ilmu Penun-an" Geo"ra/i

$engingat bah)a di dalam objek materialnya begitu luas, maka seorang geografer harus memahami pula ilmu*ilmu lain yang berfungsi sebagai penunjang geografi yaitu antara lain Geolo"i, adalah ilmu yang mempelajari perubahan bentuk permukaan bumi akibat tenaga dari dalam bumi 'endogen: Aulkanisme, tektonisme, gempa bumi(, termasuk struktur, komposisi dan sejarahnya. 0alam kehidupan sehari*hari "eologi bermanfaat dalam bidang pertambangan. /ntuk mencari bahan tambang diperlukan pengetahuan formasi dan umur dari batu*batuan Geomor/olo"i, adalah ilmu yang mempelajari tentang bentuk*bentuk muka bumi serta perubahannya akibat tenaga dari luar '%Fogen: pelapukan, erosi, sedimentasi(. &ahan*bahan galian yang berasal dari endapan dapat diketahui berdasarkan sejarah geomorfologinya atau sebaliknya. ,ontoh bahan endapan: pasir, tanah liat, dsb +eteorolo"i, adalah ilmu yang mempelajari atmosfer, yaitu tentang udara, cuaca, suhu, angin, a)an, curah hujan, radiasi matahari, dan sebagainya. $eteorologi sangat penting bagi informasi cuaca terutama untuk penerbangan, pelayaran, pertanian dan industri !idrolo"i, adalah ilmu yang mempelajari tentang air di permukaan bumi;tanah, di ba)ah tanah; termasuk sungai, danau, mata air, air tanah dan ra)a*ra)a. 0alam kehidupan sehari*hari penting untuk mengetahui lapisan yang mengandung cadangan air yang cukup misalnya untuk industri dan peternakan Klimatolo"i, adalah ilmu yang mempelajari tentang iklim dan kondisi rata*rata cuaca. /ntuk pertanian dan industri atau keperluan yang lain, mengetahui sifat iklim dan cuaca setempat sangat penting. ,ontoh untuk mendirikan pabrik kerupuk tentu bukan di daerah yang curah hujannya tinggi Antro'olo"i, adalah ilmu yang mempelajari tentang manusia khususnya mengenai ciri, )arna kulit, bentuk fisik, masyarakat dan kebudayaannya. Adatistiadat penduduk perlu diketahui untuk mengetahui kebiasaan sehari*hari, barang yang diperlukan, bahan makanan yang dikonsumsi, dsb E.onomi, adalah ilmu yang mempelajari usaha manusia dalam memenuhi kebutuhannya. /ntuk melestarikan usaha perlu diketahui antara lain bagaimana memperoleh untung, menjual barang, menentukan 2nilai3 barang, memilih tempat berjualan, dsb Demo"ra/i, adalah ilmu yang mempelajari dan menguraikan tentang penduduk. -omposisi penduduk, jumlah penduduk dan sebagainya perlu diketahui untuk menentukan pola konsumsi penduduk terhadap barang tertentu Ran".uman =al*hal yang telah Anda pelajari adalah:

Sebagai kajian ilmiah, geografi selalu mempelajari gejala di bumi 'fenomena geosfer( yang bertumpu pada konteks keruangan dan ke)ilayahan. 6leh karena itu paling sedikit ada tiga pertanyaan yang dapat dija)ab melalui kajian geografi, yaitu mengenai apa, di mana dan mengapa suatu gejala terjadi di permukaan bumi 0ua hal yang menjadi objek geografi, yakni objek material dan objek formal. 6bjek material berkaitan dengan isi atau bahan kajian, sedangkan objek formal menyangkut metode atau pendekatan pengkajian 6bjek kajian 'objek material( geografi adalah fenomena geosfer meliputi atmosfer, lithosfer, biosfer, hydrosfer, dan anthroposfer 0alam kehidupan sehari*hari banyak dijumpai gejala*gejala geografi yang tercermin dalam beberapa hal antara lain: persebaran pemukiman, persebaran pusat kegiatan, banjir, letusan gunung api, gempa dan sebagainya /ntuk mengkaji geografi secara tepat dan ilmiah, perlu dukungan ilmu*ilmu yang merupakan cabang dari geografi seperti: "eomorfologi, $eteorologi, 6ceanografi maupun disiplin ilmu lain, seperti: Bisika, -imia, &iologi, %konomi dan