Anda di halaman 1dari 11

BAB II LAPORAN KASUS IDENTITAS PASIEN Nama Umur Alamat No.

#$ ANAMNESIS Seorang *asien laki-laki erumur 19 tahun dira+at di Bangsal T,T $SUP -$.# -.amil Padang se.ak tanggal 1/ Januari (01/" dengan : Keluhan Utama : Telinga kiri ti a ti a kurang isa mendengar se.ak / hari se elum masuk rumah sakit. Riwayat Penyakit Sekarang : Telinga kiri ti a ti a kurang isa mendengar se.ak / hari se elum masuk rumah sakit. !eluhan disertai dengan telinga erdenging. $i+a1at telinga erair dan n1eri telinga tidak ada. $i+a1at mengorek-ngorek telinga tidak ada. $i+a1at trauma *ada ke*ala dan telinga tidak ada. $i+a1at *using er*utar tidak ada. $i+a1at ter*a*ar ising tidak ada. $i+a1at demam tinggi tidak ada" atuk tidak ada" *ilek tidak ada" hidung tersum at tidak ada. $i+a1at minum o at TB" o at malaria" anti iotik" o at tetes telinga dan o at lain dalam .angka +aktu lama tidak ada. $i+a1at dia etes melitus " hi*ertensi" *en1akit .antung" stroke dan kelainan darah tidak ada. : Tn. WS : 19 Tahun : Padang Besi no 9 Lu uk !ilangan" Padang : %&'(1)

Jenis kelamin : Laki-laki Suku angsa : #inangka au

Riwayat Penyakit Dahulu : Pasien tidak *ernah mengalami keluhan se*erti ini se elumn1a. Riwayat Penyakit Keluarga : Tidak ada anggota keluarga 1ang menderita *en1akit se*erti ini. Nenek *asien menderita *en1akit *en1akit dia etes mellitus. Riwayat Peker aan! S"#ial! Ek"n"mi! $an Ke%ia#aan : Pasien adalah seorang mahasis+a. PEMERIKSAAN &ISIK Statu# 'enerali# Kea$aan umum Ke#a$aran Tekanan $arah &rekuen#i na$i &rekuen#i na(a# Suhu : Sakit Sedang : 2#2 : 1(03 %0 mm,g : %4 53menit : (0 53menit : A6e ris

Pemerik#aan Si#temik Mata T"rak# Paru : !on.ungti7a tidak anemis" sklera tidak ikterik : : 8ns*eksi Pal*asi Perkusi Auskultasi Jantung: 8ns*eksi Pal*asi Perkusi : 9erakan *aru simetris kiri dan kanan : :remitus kiri sama dengan kanan : Sonor : Suara na6as ronko7esikuler" ronkhi -3-" +hee;ing -3: 8ktus tidak terlihat : 8ktus kordis tera a 1 .ari medial linea mid <la7ikula sinistra $82 = : Batas .antung dalam atas normal Auskultasi : 8rama .antung" ising .antung tidak ada

A%$"men

: 8ns*eksi Pal*asi Perkusi Auskultasi

: Perut tidak tam*ak mem un<it : ,e*ar dan lien dalam atas normal : Tim*ani : Bising usus >?@ normal

Ek#tremita# : Akral hangat" re6illing ka*iler A ( detik STATUS LOKALIS T)T Telinga Pemerik#aan Kelainan !el. 2ongenital Trauma $adang !el. #eta olik N1eri tarik N1eri tekan tragus 2uku* la*ang >N@ Sem*it ,i*eremi Bdema #assa Bau Warna Jumlah Jenis Dek#tra Tidak ada Tidak ada Tidak ada Tidak ada Tidak ada Tidak ada 2uku* la*ang >N@ Tidak ada Tidak ada Tidak ada Sini#tra Tidak ada Tidak ada Tidak ada Tidak ada Tidak ada Tidak ada 2uku* la*ang >N@ Tidak ada Tidak ada Tidak ada Tidak ada Tidak ada Tidak ada Tidak ada Putih >?@ arah .am ) Tidak ada Tidak ada Tidak ada Tidak ada Tidak ada Tidak ada Tidak ada Tidak ada

Daun Telinga

Din$ing Liang Telinga

Sekret*#erumen

Utuh

Per("ra#i

Ma#t"i$

Tidak ada Tidak ada Tidak ada Tidak ada Mem%ran tim+ani Warna Putih $e6leC <aha1a >?@ arah .am & Bulging Tidak ada $etraksi Tidak ada Atro6i Tidak ada Jumlah *er6orasi Jenis !uadran Pinggir Tanda radang Tidak ada :istel Tidak ada Sikatrik Tidak ada N1eri tekan Tidak ada N1eri ketok Tidak ada

Te# 'ar+u Tala

&REKUENSI 1(% (&' &1( 10(/ (0/% $ L $ L $ L $ L $

RINNE ? ? ? ? ? ? ? ? ?

,EBER -Laterali#a#i. !anan !anan !anan !anan !anan

S/),ABA/) D*emeriksa #emendek D*emeriksa #emendek D*emeriksa #emendek D*emeriksa #emendek D*emeriksa #emendek

L ? Ke#an : Aurikula dekstra normal" aurikula sinistra tuli sensorineural )i$ung Pemerik#aan !elainan -e6ormitas !el. 2ongenital Trauma $adang #assa -ekstra Tidak ada Tidak ada Tidak ada Tidak ada Tidak ada

)i$ung luar

Sinistra Tidak ada Tidak ada Tidak ada Tidak ada Tidak ada

Sinu# +arana#al : Pemerik#aan Nyeri tekan Nyeri ket"k Rin"#k"+i Anteri"r : 0e#ti%ulum /a1um na#i =i rise $adang 2uku* la*ang >N@ Sem*it La*ang Lokasi Jenis Jumlah Bau Ukuran Warna Permukaan Ada Tidak ada 2uku* la*ang Tidak ada Butro6i #erah muda Li<in Ada Tidak ada 2uku* la*ang Tidak ada Bdema Pu<at Li<in Dek#tra Tidak ada Tidak ada Sini#tra Tidak ada Tidak ada

Sekret

K"nka in(eri"r

K"nka me$ia

Se+tum

Ma##a

Bdema Ukuran Warna Permukaan Bdema 2uku* lurus3de7iasi Permukaan Warna S*ina !rista A ses Per6orasi Lokasi Bentuk Ukuran Permukaan Warna !onsistensi #udah digo1ang Pengaruh 7asokonstriktor

Tidak ada Butro6i #erah muda Li<in Tidak ada 2uku* lurus Li<in #erah muda Tidak ada Tidak ada Tidak ada Tidak ada Tidak ada -

Ada Sulit dinilai Sulit dinilai Sulit dinilai Sulit dinilai 2uku* lurus Li<in #erah muda Tidak ada Tidak ada Tidak ada Tidak ada Tidak ada -

Rin"#k"+i P"#teri"r Pemerik#aan K"ana Muk"#a K"nka #u+eri"r A$en"i$ Muara tu%a eu#ta3hiu# Kelainan 2uku* la*ang >N@ Sem*it La*ang Warna Bdema Jaringan granulasi Ukuran Warna Permukaan Bdema Ada 3tidak Tertutu* sekret Bdema mukosa Lokasi Ukuran Bentuk Permukaan Ada3tidak Jenis Dek#tra 2uku* la*ang >N@ #erah muda Tidak ada Tidak ada Butro6i #erah muda Li<in Tidak ada Tidak ada Tidak Tidak ada Tidak ada Tidak ada Sini#tra 2uku* la*ang >N@ 2 2 #erah muda Tidak ada Tidak ada Butro6i #erah muda Li<in Tidak ada Tidak ada Tidak Tidak ada Tidak ada 2 2 2 Tidak ada 2

Ma##a P"#t na#al $ri+

Or"(aring $an Mulut Pemerik#aan Palatum m"le Kelainan Simetris 3tidak Warna 4 Bdema Ber<ak 3eksudat Warna Permukaan Ukuran Warna Permukaan #uara kri*ti -etritus Bksudat Perlengketan dengan *ilar Warna Bdema A ses Lokasi Bentuk Ukuran Permukaan !onsistensi !aries 3radiks !esan Warna Bentuk -e7iasi #assa Dek#tra Simetris #erah muda Tidak ada Tidak ada #erah muda Li<in T1 #erah muda $ata Tidak mele ar Tidak ada Tidak ada Tidak ada #erah muda Tidak ada Tidak ada !aries >-@ ,igiene mulut aik #erah muda N Tidak ada Tidak ada Sini#tra Simetris #erah muda Tidak ada Tidak ada #erah muda Li<in T1 #erah muda $ata Tidak mele ar Tidak ada Tidak ada Tidak ada #erah muda Tidak ada Tidak ada !aries >-@ #erah muda N Tidak ada Tidak ada

arku# (aring Din$ing (aring

T"n#il

Perit"n#il

Tum"r 'igi Li$ah

Laring"#k"+i In$irek Sukar dinilai Pemerik#aan kelen ar getah %ening leher 8ns*eksi Pal*asi : Tidak terlihat tanda *em esaran kelen.ar getah ening : Tidak tera a *em esaran kelen.ar getah ening

Diagn"#i# Ker a Diagn"#a Ban$ing

: Sus*ek Sudden dea6ness aurikula sinistra. :2

Pemerik#aan An uran Audiometri Pemeriksaan darah rutin Pemeriksaan gula darah Pro6il kolestrol >!olesterol total" ,-L" L-L" trigliserida@

Pemerik#aan +enun ang: )a#il +emerik#aan la%"rat"rium $arah : tanggal 56 7anuari 895: ,emoglo in ,ematokrit Leukosit Trom osit APTT PT : 1&"& gr3dl : /) E : %.1003mm4 : (%/.0003Fl : 49"& detik : 1("' detik

,asil Audiometri : tanggal 1& Januari (01/

!esan

: A- : Normal dengan am ang dengar 10dB AS : Tuli sensorineural sedang dengan am ang dengar /& dB

Diagn"#a

: Su$$en Dea(ne## Aurikula Sini#tra

Tera+i Bed rest total 8=:- $L % .am3kol6 -ri* PentoC16ilin 4 C 400 mg % .am3kol6 8n. meth1<o al 4 C &00 mg >i7@ 8n. neuro ion 1 C &00 mg >im@ 8n. 7it 2 ( C 1 >i7@ Prednisone ta / C ( ta >*.o@" ta*ering o66 -iet rendah garam

Tera+i An uran Pr"gn"#i# Huo ad Sanam Huo ad =itam Huo ad :ungtionam : -u ia ad onam : Bonam : -u ia ad onam RESUME Seorang *asien laki-laki erumur 19 tahun dira+at di Bangsal T,T $SUP -$.# -.amil Padang se.ak tanggal 1/ Januari (01/" dengan keluhan telinga kiri ti a ti a kurang isa mendengar se.ak / hari se elum masuk rumah sakit. !eluhan disertai dengan telinga erdenging. $i+a1at telinga erair dan n1eri telinga tidak ada. $i+a1at mengorek-ngorek telinga tidak ada. $i+a1at trauma *ada ke*ala dan telinga tidak ada. $i+a1at *using er*utar tidak ada. $i+a1at ter*a*ar ising tidak ada. $i+a1at demam tinggi tidak ada" atuk tidak ada" *ilek tidak ada" hidung tersum at tidak ada. $i+a1at minum o at TB" o at malaria" anti iotik" o at tetes telinga dan o at lain dalam .angka +aktu lama tidak ada. $i+a1at dia etes melitus " hi*ertensi" *en1akit .antung" stroke dan kelainan darah tidak ada.. Pada *emeriksaan 6isik telinga"hidung dan tenggorokan tidak ditemukan kelainan. Pada *emeriksaan *enala ditemukan tes rinne ?3?" +e er lateralisasi ke telinga kanan" s<h+a a<h D *emeriksa 3 memendek" dengan kesan tuli sensorineural *ada aurikula sinistra. Pada tes audiometri dida*atkan *ada telinga kanan dida*atkan kesan eru*a tuli sensorieural. Tera*i 1ang di erikan *ada *asien ini adalah Bed rest total" 8=:- $L % .am3kol6" -ri* PentoC16ilin 4 C 400 mg % .am3kol6" 8n. meth1<o al 4 C &00 mg >i7@" 8n. neuro ion 1 C G( / L selama 1& menit tia* .am

&00 mg >im@" 8n. 7it 2 ( C 1 >i7@" Prednisone ta / C ( ta >*.o@" ta*ering o66" -iet rendah garam serta tera*i an.uran G( / L selama 1& menit tia* .am.

&"ll"w u+ Tanggal 56 7anuari 895: S3 Pendengaran telinga kiri *er aikan >-@ " tinitus >?@ erkurang G3 Status generalis : !eadaan umum !esadaran Tekanan darah Nadi Na6as Status lokalis : Telinga utuh3utuh" re6lek <aha1a ?3? ,idung Tenggorokan Penala > &1( ,;@ : -alam atas normal : -alam atas normal : $hinne ?3?" +e er laterlisasi ke kanan" s<h+a a<h D : Liang telinga la*ang3la*ang" mem ran tim*ani : Sedang" : !om*osmentis koo*erati6 : 1(03%0 mm,g : *engisian kuat" teratur" 6rekuensi %4 kali3menit : teratur" 6rekuensi (1 kali3menit

*enderita3 memendek A3Sudden dea6ness3 hari ra+atan ke( P 3 Pro6il kolestrol >!olesterol total" ,-L" L-L" trigliserida@ Th3 Bed rest total 8=:- $L % .am3kol6 -ri* PentoC16ilin 4 C 400 mg % .am3kol6 8n. meth1<o al 4 C &00 mg >i7@ 8n. neuro ion 1 C &00 mg >im@ 8n. 7it 2 ( C 1 >i7@ Prednisone ta / C ( ta >*.o@" ta*ering o66 -iet rendah garam

BAB III DISKUSI Telah dira+at seorang *asien laki laki usia 19 tahun di angsal T,T $SUP -$. # -.amil Padang dengan diagnosa Sudden -ea6ness Aurikula -ekstra. -iagnosis Sudden Deafness A- ditegakkan *enun.ang. -ari anamnesis diketahui ah+a *asien datang dengan keluhan utama telinga kiri ti a ti a tidak isa mendengar se.ak / hari se elum masuk rumah sakit. !eluhan disertai dengan telinga kiri erdenging. $i+a1at telinga erair dan n1eri telinga tidak ada. $i+a1at mengorek-ngorek telinga tidak ada. $i+a1at trauma *ada ke*ala dan telinga tidak ada. $i+a1at *using er*utar tidak ada. $i+a1at ter*a*ar ising tidak ada. $i+a1at demam tinggi tidak ada. $i+a1at minum o at TB" o at malaria" anti iotik" o at tetes telinga dan o at lain dalam .angka +aktu lama tidak ada. $i+a1at dia etes melitus " hi*ertensi" *en1akit .antung" stroke dan kelainan darah disangkal" namun nenek *asien memiliki ri+a1at dia etes mellitus dan hi*ertensi. Tuli mendadak isa dise a kan oleh er agai hal se*erti in6eksi" trauma ke*ala" *a.anan ising 1ang keras" *eru ahan tekanan atmos6ir" *en1akit autoimun" o at erdasarkan anamnesis *emeriksaan 6isik dan *emeriksaan

ototoksik" *en1akit meniere" masalah sirkulatorik" neuroma akustik dimana dari anamnesa terhada* *asien ini tidak ada ditemukan dari *en1e a -*en1e a terse ut. #enurut teori ah+a se an1ak %&E kasus tuli mendadak tidak diketahui *en1e a n1a" sementara han1a 1&E kasus 1ang da*at diketahui *en1e a n1a ini dan kemungkinan *ada *asien ini termasuk kasus tuli 1ang tidak diketahui *en1e a n1a. Pada *emeriksaan 6isik telinga"hidung dan tenggorokan tidak ditemukan kelainan. Pada *emeriksaan *enala ditemukan tes rinne ?3? 1ang erarti telinga kanan dan kiri da*at normal atau tuli sensorineural. Pada tes +e er ditemukan lateralisasi ke telinga kanan>Telinga sehat@ 1ang erarti telinga kiri mengalami tuli sensorineural. Pada tes s<h+a a<h ditemukan memendek *ada telinga kiri 1ang erarti telinga kiri mengalami tuli sensorineural. -ari *emeriksaan *enala ini disim*ulkan ah+a telinga kiri mengalami tuli sensorineural" sementara telinga kanan normal. Pemeriksaan an.uran 1aitu audiometri ditemukan kesan *ada telinga kiri tuli sensorineural dera.at sedang dengan am ang dengar /& d dan *ada telinga kanan normal dengan am ang dengar 10 dB. Pada *emeriksaan darah rutin ditemukan hemoglo in 1&"& gr3dl" hematokrit /) E" leukosit %1003Fl" trom osit (%/.0003Fl. APTT 49"& detik " PT 1("' detik. Tera*i 1ang di erikan *ada *asien ini mengurangi stress 1ang medikamentosa. Prognosis ragu-ragu ke arah ed rest total untuk menghilangkan atau aik karena *ada *asien dida*atkan tuli esar *engaruhn1a *ada keadaan kegagalan neuro7as<ular serta

sensorineural dera.at sedang. Serta umur 1ang masih tergolong muda.