Anda di halaman 1dari 1

PENGALAMANKU

Aku punya seonggok batu. Di depan rumahku ditepinya jalan. Suatu ketika datanglah
dan dia berkata , “Bolehkah aku beli batu itu seharga Rp. 100,- sekilo? Aku seo rang pembuat j a l an
setapak. Batu itu akan kuhancurkan jadi kerikil untuk orang –
orang yang lewat”
Kemudian datang lagi seseorang dan dia berkata, “Bolehkah aku beli batu itu
seharga Rp.
pada rumah yg akan ku
1000,-sekilo? Aku seorang tukang bangunan. Batu itu akan ku jadikan pondasi

bangun’’Kemudian dtang lagi seseorang dan dia berkata,”Bolehkah aku beli


batu itu seharga Rp. 10.000,- sekilo? Aku seorang pengrajin alat dapur dari
batu.
Batu itu akan kujadikan bahan untuk alat dapur dan alat rumah tangga”
Kemudian datang lagi seseorang dan dia berkata, “Bolehkah aku beli batu itu
seharga Rp.

kemudian aku ekspor ke


luar negri. Past
Kemudian datang lagi seseorang dan dia berkata,”Bolehkah aku beli batu itu
seharga Rp.
1.000.000,- sekilo? Aku seorang pengrajin batu mulia. Batu itu akan kujadikan
perhiasan.”
Kemudian datang lagi seseorang dan dia berkata, “ Berapapun harga yg kau
minta, akan aku bayar. Aku seorang ahli giologi. Batu anda ternyata
mengandung bahan lanka yg sedang kami teliti”
Belum sempat aku menjawab semuanya, sayur sayur terdengar suara Emak
mengomel “
B angun Banu!, jangan malas terus. Sekolah itu sudah tugasmu!
.