Anda di halaman 1dari 1

http://www.anneahira.com/kesetimbangan-kimia.

htm

Dalam sebuah reaksi kimia, kita mengenal ada dua reaksi dasar, yaitu reaksi maju dan rekasi balik. Reaksi maju adalah reaksi yang terjadi pada saat kita melakukan perubahan dari bentuk dasar menjadi bentuk lainnya. Sementara itu, reaksi balik adalah reaksi yang kita lakukan untuk mengembalikan bentuk zat ke bentuk awalnya. Dalam kondisi inilah dapat terjadi kesetimbangan kimia antara reaksi awal (maju) dengan reaksi baliknya. Kesetimbangan kimia adalah satu kondisi yang dicapai dalam sebuah reaksi kimia yang terjadi secara seimbang dalam lajunya pada saat reaksi maju dan reaksi baliknya. a. Pergeseran kesetimbangan kimia

Pergeseran CQ dapat terjadi karena beberapa faktor, yaitu:

Konsentrasi
Tingkat konsentrasi zat yang bereaksi dapat memengaruhi perubahan kondisi sehingga terjadi pergeseran kesetimbangan. Jika konsentrasi suatu zat berubah, maka konsentrasi zat yang lain akan mengisi tempat di zat yang konsentrasinya berubah. Dengan pergeseran inilah, maka kesetimbangan ilmiah dapat tercapai kembali. Oleh karena itulah, di setiap sisinya tidak akan pernah kekurangan sebab selalu terisi kembali dengan perubahan yang ada.

Volume atau Tekanan


Volume dan tekanan adalah dua kondisi yang saling terikat. Artinya, jika volume mengalami perubahan, maka tekanan akan mengalami perubahan juga. Dalam reaksi kimia, hal tersebut merupakan salah satu penyebab terjadinya pergeseran kesetimbangan kimia. Dalam hal ini, didapatilah kenyataan bahwa perbesaran tekanan menyebabkan kesetimbangan bergeser ke arah jumlah molekul yang lebih kecil, sedangkan pengecilan tekanan total menyebabkan kesetimbangan bergeser ke arah jumlah molekul yang lebih besar.

Temperatur
Kita mengetahui bahwa sebuah reaksi kimia hanya dapat terjadi jika ada pengaruh dari luar. Meski demikian, kita mengenal ada reaksi endoterm dan reaksi eksoterm. Reaksi endoterm adalah reaksi yang menyerap panas, sedangkan reaksi eksoterm adalah reaksi yang mengeluarkan panas. Reaksi endoterm terjadi pada proses atau reaksi kimia yang mengembalikan ke wujud semula, ke arah kiri. Sedangkan, reaksi eksoterm terjadi pada proses atau reaksi kimia yang membentuk zat baru, ke arah kanan. Dalam reaksi kimia jika temperatur ditingkatkan, kesetimbangan kimia akan bergeser ke arah kiri. Sementara jika temperatur diturunkan, maka kesetimbangan kimia akan bergeser ke arah kanan. Oleh karena itulah, dalam upaya menciptakan kesetimbangan, kita memberikan pengaruh temperatur pada saat melakukan proses reaksi kimia. Dengan demikian, maka kita dapat memosisikan kesetimbangan tersebut.

Pengaruh Katalisator
Katalisator adalah zat yang bersifat katalis terhadap proses atau reaksi kimia. Zat yang bersifat katalis ini tidak memengaruhi kesetimbangan kimia dari sebuah reaksi kimia yang terjadi dalam proses. b. Dissosiasi Adalah penguraian gas-gas dalam ruang tertutup yang dipanaskan. Gas yang dipanaskan ini akan terurai atas komponen-komponennya sehingga terjadi kesetimbangan sebelum dan sesudah dipanaskan. Sedangkan kita kita melakukan reaksi kebalikannya, maka disebut assosiasi. Dalam proses dissosiasi ini, kita mengenal istilah derajat dissosiasi yang menunjukkan bilangan yang menyatakan berapa bagian dari jumlah molekul mulamula dari suatu gas yang terurai. Berdasarkan reaksi yang terjadi, maka kita akan menjumpai beberapa kondisi pada saat dissosiasi dilakukan, yaitu: 1. Pada temperatur dan tekanan tetap, dissosiasi menyebabkan volume bertambah besar, makin besar derajat dissosiasi, makin besar volume gasnya. 2. Dissosiasi menyebabkan rapat uap menjadi lebih kecil, semakin besar derajat dissosiasi, makin besar tekanan http://oc.its.ac.id/ambilfile.php?idp=1558

Pengaruh katalis reaksi. Suatu katalis akan meningkatkan laju reaksi ke kanan atau ke kiri (zat yang bersifat sebaliknya dinamakan inhibitor), dengan tanpa mengubah nilai konstanta kesetimbangan atau kuantitas relatif yang ada pada suatu kesetimbangan reaksi tertentu. Katalis hanya akan merubah waktu yang diperlukan suatu reaksi sampai selesai atau mencapai kesetimbangan. Reaksi yang secara biasa membutuhkan waktu berjamjam, berharihari, minggu, akan dapat dicapai dalam waktu beberapa menit dengan kehadiran katalis yang sesuai. Bahkan reaksi yang harus berlangsung pada suhu yang tinggi (biasanya akan menurunkan rendemen produk), dapat dilakukan dengan cepat pada suhu rendah dengan adanya katalis (dengan rendemen yang lebih baik).

Anda mungkin juga menyukai