Anda di halaman 1dari 5

3

BAB II TINJAUAN PUSTAKA 1. Pengertian MSDS Laboratorium kimia adalah tempat dilaksanakannya berbagai aktivitas yang melibatkan pemakaian bahan kimia tertentu. Informasi atau pengetahuan yang harus diketahui pelaksana di laboratorium kimia salah satunya adalah tentang Material Safety Data Sheet (MSDS). Informasi MSDS umum digunakan di laboratorium baik di industri maupun di perguruan tinggi di luar negeri. MSDS adalah dokumen yang dibuat khusus tentang suatu bahan kimia mengenai pengenalan umum, sifat-sifat bahan, ara penanganan, penyimpanan, pemindahan dan pengelolaan limbah buangan bahan kimia tersebut. !erdasarkan isi dari MSDS maka dokumen tersebut sebenarnya harus diketahui dan digunakan oleh para pelaksana yang terlibat dengan bahan kimia tersebut yakni produsen, pengangkut, penyimpan, pengguna dan pembuang bahan kimia. Se ara garis besar, MSDS mengandung informasi tentang uraian umum bahan kimia, sifat fisik dan kimia"i, ara penggunaan, penyimpanan, dan pengelolaan bahan buangan. MSDS dibuat oleh berbagai pihak seperti produsen bahan, institusi yang bergerak dan terkait dengan kesehatan dan keselamatan ker#a, industri atau perguruan tinggi. MSDS tanda bahaya dikelompokkan men#adi $ hal yakni

%rti simbol tersebut adalah & a. !agian sebelah kiri ber"arna biru menun#ukkan skala bahaya kesehatan terbakar . !agian sebelah kanan ber"arna kuning menun#ukkan skala bahaya reaktivitas d. !agian sebelah ba"ah ber"arna putih menun#ukkan skala bahaya khusus lainnya. Masing-masing bagian akan terisi dengan angka skore tertentu dengan nilai ', (, ), * atau $ tergantung dari tingkat bahaya bahan kimia. Skore ' mengindikasikan bahan kimia tidak berbahaya, sedangkan skore ( menun#ukkan bahaya pada level rendah dan skore $ menun#ukkan bahan tersebut termasuk sangat berbahaya. 2. Identifikasi Bahaya +enampilan& !ahaya., +utih -orosif. +enyebab mata dan kulit terbakar. .igroskopik. Dapat menyebabkan iritasi saluran pernapasan parah dengan kemungkinan luka bakar. Dapat menyebabkan iritasi saluran pen ernaan berat dengan luka bakar. /arget 0rgan& Mata, kulit, selaput lendir. Potensi Efek Kesehatan & a. Mata & menyebabkan mata terbakar. Menyebabkan kon#ungtivitis kimia penyebab kerusakan kornea. b. -ulit & +enyebab kulit terbakar. Dapat menyebabkan ruam kulit (dalam kasus-kasus ringan), dan kulit dingin dan lembap dengan sianosis atau "arna pu at. c. /ertelan & Dapat menyebabkan kerusakan parah dan permanen pada saluran pen ernaan. Menyebabkan luka bakar saluran pen ernaan. Dapat menyebabkan perforasi dari saluran pen ernaan. +enyebab sakit parah, mual, muntah, diare, dan sho k. Dapat menyebabkan kerusakan permanen #aringan dan korosi dari kerongkongan dan saluran pen ernaan. b. !agian sebelah atas ber"arna merah menun#ukkan skala bahaya kemudahan

d. /erhirup & Iritasi dapat menyebabkan pneumonitis kimia dan edema paru. +enyebab parah iritasi saluran pernapasan bagian atas dengan batuk, luka bakar, kesulitan bernapas, dan koma mungkin. Menyebabkan luka bakar pada saluran pernafasan. e. -ronis & kontak kulit berulang atau berkepan#angan dapat menyebabkan dermatitis. 1fek mungkin tertunda. 3. Tindakan Perto ongan Perta!a a. Mata & Dalam kasus kontak, siram mata segera dengan banyak air selama minimal (2 menit. Mendapatkan bantuan medis dengan segera. b. -ulit & Dalam kasus kontak, segera basuh kulit dengan banyak air sekurangkurangnya (2 menit saat mengeluarkan pakaian dan sepatu yang terkontaminasi. Mendapatkan bantuan medis dengan segera. 3u i pakaian sebelum digunakan kembali. . 4ika tertelan & 4ika tertelan, #angan dimuntahkan. Mendapatkan bantuan medis dengan segera. 4ika korban sepenuhnya sadar, berikan satu mangkuk air. 4angan pernah memberikan sesuatu melalui mulut kepada orang yang tidak sadar. d. Inhalasi & 4ika dihirup, lepaskan ke udara segar. 4ika tidak bernapas, berikan pernapasan buatan. 4ika sulit bernapas, berikan oksigen. Dapatkan bantuan medis. ". Tindakan Me a#an Ke$akaran Informasi 5mum & Seperti api apapun, pakai alat bernafas dan peralatan pelindung penuh. 6unakan semprotan air untuk men#aga api tak berkembang. 6unakan air dengan hati-hati dan dalam #umlah sangat banyak. -ontak dengan kelembaban atau air dapat menghasilkan panas yang ukup untuk menyalakan bahan mudah terbakar di dekatnya. -ontak dengan logam dapat berkembang men#adi hidrogen gas yang mudah terbakar. Media +emadaman & 7at adalah

non ombustible, penggunaan agen yang paling tepat untuk memadamkan api di sekitarnya. %. Tindakan Pe e&asan Dar'rat !uka 8entilasi di area ter#adi kebo oran atau tumpahan.4auhkan orang dari daerah tumpahan. +akailah pelindung peralatan pribadi yang sesuai . Mengemas lagi airan bila memungkinkan. 4angan membuang residu kaustik ke saluran pembuangan. 9esidu dari tumpahan dapat dien erkan dengan air, dinetralkan dengan airan asam seperti asetat, klorida atau sulfat. (. Penanganan dan Penyi!&anan +enanganan & 3u i bersih setelah penanganan. 4angan biarkan air masuk ke dalam "adah karena reaksi kekerasan. Minimalkan akumulasi debu. 4angan sampai di mata, pada kulit, atau pakaian. 4aga agar "adah tertutup rapat. .indari proses menelan dan pernafasan. Membuang sesuatu yang terkontaminasi. +enyimpanan& Simpan di "adah tertutup rapat. Simpan di tempat yang se#uk, kering, berventilasi baik #auh dari :at-:at yang tidak kompatibel. 4auhkan dari asam. Lindungi dari kelembaban. ;adah harus ditutup rapat untuk men egah konversi <a0. ke natrium karbonat oleh 30) di udara. ). Pengontro an Pe!a&aran* Per ind'ngan Pri$adi a. Sistem8entilasi & 8entilasi pembuangan lokal umumnya lebih disukai karena dapat mengontrol emisi dari kontaminan pada sumbernya, men egah dispersi ke area ker#a umum. b. +erlindungan kulit& +akailah pakaian pelindung kedap, termasuk sepatu bot, sarung tangan, #as lab, apron atau ba#u, yang sesuai, untuk men egah kontak kulit.

. +erlindungan mata& +enggunaan ka amata kimia keselamatan dan = atau perisai "a#ah penuh. Men#aga pen u i mata air tetap man ur dan fasilitas pembasahan epat-membasahi di "ilayah ker#a. d. +ersonal respirator, batas penggunaan maksimum yang ditetapkan oleh badan penga"as dimana yang terendah. respirator kabut bisa dipakai hingga 2' kali .5ntuk keadaan darurat atau ontoh di mana tingkat eksposur yang tidak diketahui, gunakan-penutup "a#ah penuh tekanan positif,-diberikan respirator udara.