Anda di halaman 1dari 3

Sebuah Pinta Seorang Istri ...

Karya: Titis Jane Kadangkala mungkin tergambar di benak fikiranmu, bahwa engkau telah salah ketika memilih diriku menjadi pasanganmu. Kadang kala ia mengganggu dalam pergaulan sehari harimu denganku, terkadang ku takut perasaan !intamu berubah menjadi ben!i, limpahan kasih sayangmu menjelma menjadi kemarahan, dan ketenangan pun berubah menjadi ketegangan. Suamiku".. Di saat engkau masih sibuk dengan pekerjaan yang tak kunjung selesai, tak jarang aku kau abaikan. Waktu di rumah pun, kadang ku ikhlaskan demi masa depanmu. Bukankah engkau tahu aku pun butuh perhatian darimu. Terkadang ku cari perhatian itu, namun terlihat salah dipandanganmu. Kalaulah itu terlihat salah, semoga engkau bisa melihat kebaikanku yang lain. Bukankah Allah SWT yang mempertemukan dan menyatukan hati kita berpesan, #$an pergaulilah mereka %isterimu& dengan baik. Kemudian bila kamu tidak menyukai mereka, %maka bersabarlah& karena mungkin kamu tidak menyukai sesuatu, padahal 'llah menjadikan padanya kebaikan yang banyak.( )*S: 'n +isa, -./. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam yang kita cintai pun berpesan, #Sempurnanya iman seseorang mukmin adalah mereka yang baik akhlaknya, dan yang terbaik %pergaulannya& dengan istri istri mereka.( #Jika engkau melihat kekurangan pada diriku, ingatlah kembali pesan beliau, Jangan memben!i seorang mukmin %laki laki& pada mukminat %perempuan& jika ia tidak suka suatu kelakuannya pasti ada juga kelakuan lainnya yang ia sukai. %01. 2uslim& Sadarkah engkau bah!a tiada manusia di dunia ini yang sempurna segalanya" Bukankah engkau tahu bah!a hanyalah Alllah yang #aha Sempurna. Tidaklah sepatutnya bila kau hanya menghitung$hitung kekurangan pasangan hidupmu, sedangkan engkau sendiri tak pernah sekalipun menghitung kekurangan dan kesalahanmu. %anganlah engkau mencari$ cari selalu kesalahanku, padahal aku telah taat kepadamu. Saat diriku rela pergi bersama dirimu, kutinggalkan orangtua dan sanak saudaraku, ku ingin engkaulah yang mengisi kekosongan hatiku. &aungilah diriku dengan kasih sayang, dan senyuman darimu. Ku ingat pula saat aku ragu memilih siapa pendampingku, ketak!aan yang terlihat dalam keseharianmu$lah yang mempesona diriku. Bukankah sahabat Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam, Ali bin Abi Tholib saat ditanya oleh seorang, 'Sesungguhnya aku mempunyai seorang anak perempuan, dengan siapakah sepatutnya aku nikahkan dia"( Ali r.a. pun menja!ab, 'Ka!inkanlah dia dengan lelaki yang bertak!a kepada Allah, sebab jika laki$laki itu mencintainya maka dia akan memuliakannya, dan jika ia tidak menyukainya maka dia tidak akan men)aliminya.( Ku harap engkaulah laki$laki itu, duhai suamiku. Saat terjadi kesalahan yang tak sengaja ku lakukan, mungkin saat itu engkau mendambakan diriku sebagai istri tanpa kekurangan dan kelemahan, sadarlah, sesungguhnya egois telah menguasai dirimu. *erbaikilah kekurangan diriku dengan lemah lembut, janganlah kasar terhadapku. Bukankah Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam telah mengajarkan kepada dirimu, saat #ua!iah bin +baidah bertanya kepada beliau tentang tanggungja!ab ,

suami terhadap istri, beliaupun menja!ab, 'Dia memberinya makan ketika ia makan, dan memberinya pakaian ketika dia berpakaian.( %anganlah engkau keras terhadapku, karena Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam pun tak pernah berbuat kasar terhadap istri$ istrinya. $uhai Suamiku" Tahukah engkau anugerah yang akan engkau terima dari Allah di akhirat kelak" Tahukah engkau pula balasan yang akan dianugerahkan kepada suami$suami yang berlaku baik terhadap istri$istri mereka" Renungkanlah bah!a, #2ereka yang berlaku adil, kelak di hari kiamat akan bertahta di singgasana yang terbuat dari !ahaya. 2ereka adalah orang yang berlaku adil ketika menghukum, dan adil terhadap istri istri mereka serta orang orang yang menjadi tanggungjawabnya.( )01 2uslim/. Kudoakan bah!a engkaulah yang kelak salah satu yang menempati singgasana tersebut, dan aku adalah permaisuri di istanamu. %ika engkau ada !aktu ajarkanlah diriku dengan ilmu yang telah Allah berikan kepadamu. Apabila engkau sibuk, maka biarkan aku menuntut ilmu, namun tak akan kulupakan tanggungja!abku, sehingga kelak diriku dapat menjadi sekolah buat putra$ putrimu. Bukankah seorang ibu adalah madrasah ilmu pertama buat putra$putrinya" Semoga engkau selalu mendampingiku dalam mendidik putra$putri kita dan bertak!a kepada Allah. 3ahai 'llah, -ngkau$lah saksi ikatan hati ini. Aku telah jatuh cinta kepada lelaki pasangan hidup ku, jadikanlah cinta ku pada suamiku ini sebagai penambah kekuatan ku untuk mencintai$#u. &amun, kumohon pula, jagalah cintaku ini agar tidak melebihi cintaku kepada$#u, hingga aku tidak terjatuh pada jurang cinta yang semu, jagalah hatiku padanya agar tidak berpaling pada hati$#u. %ika ia rindu, jadikanlah rindu syahid di jalan$#u lebih ia rindukan daripada kerinduannya terhadapku, jadikan pula kerinduan terhadapku tidak melupakan kerinduannya terhadap surga$#u. Bila cintaku padanya telah mengalahkan cintaku kepada$#u, ingatkanlah diriku, jangan -ngkau biarkan aku tertatih kemudian tergapai$gapai merengkuh cinta$#u. 4a 'llah, -ngkau mengetahui bah!a hati$hati ini telah berhimpun dalam cinta pada$#u, telah berjumpa pada taat pada$#u, telah bersatu dalam dak!ah pada$#u, telah berpadu dalam membela syariat$#u. Kokohkanlah ya Allah ikatannya. Kekalkanlah cintanya. Tunjukilah jalan$jalannya. *enuhilah hati$hati ini dengan nur$#u yang tiada pernah pudar. /apangkanlah dada$dada kami dengan limpahan keimanan kepada$#u dan keindahan berta!akal di jalan$#u. Amin ya rabbal alamin. Sumber : sigitsetiawan.wordpress.!om