Anda di halaman 1dari 15

Sizofrenia

Definisi
o Skizofrenia: salah satu psikosa yang paling sering o Merupakan sindroma yang sulit didefinisikan dan sulit dideskripsikan

Etiologi
Teori Somatogenik
Endokrin Metabolisme

Teori Psikogenik
Teori Adolf Meyer Teori SigmundFreud Teori Eugen Bleuler

Etiologi
Yang banyak dianut :
Genetik Neurokimia Hipotesis perkembangan saraf (neurodevelopmental hypothesis)

Gejala Skizofrenia
Menurut Bleuler : Gejala gejala Primer :
Gangguan proses pikir Gangguan emosi Gangguan kemauan autisme

Gejala gejala Sekunder :


Waham Halusinasi Gejala katatogenik atau gangguan psikomotor yang lain

Gejala
Penampilan dan perilaku umum (tidak khas) Gangguan pembicaraan :
Asosiasi longgar, inkoherensi

Gangguan perilaku :
katatonik stupor (tidak berbicara, tidak bergerak, dan tidak berespon) atau gaduh gelisah (bisa bergantian), fleksibilitas serea dan katalepsi, stereotipi dan manerisme

Gangguan afek
kedangkalan respon emosi (menjadi acuh), parathimi (seharusnya senang tapi menjadi sedih), paramini (senang tapi menangis)

Gangguan persepsi : halusinasi Gangguan pikiran : waham

Jenis Skizofrenia
Skizofrenia Paranoid Skizofrenia Hebefrenik Skizofrenia Katatonik

Skizofrenia Simplex
Skizofrenia Residual

JENIS JENIS
1. Skizofrenia Paranoid
Gejala yg mencolok : waham primer, disertai dg waham waham sekunder dan halusinasi Ada gangguan proses berpikir, afek, emosi dan kemauan Usia > 30 th Permulaannya kadang subakut maupun akut

2. Skizofrenia Hebefrenik

Gejala yg mencolok : gangguan proses berpikir, gangguan kemauan dan adanya depersonalisasi, gangguan psikomotor, neologisme serta waham dan halusinasi Permulaannya perlahan lahan Pada masa remaja usia 15 25 th

3. Skizofrenia Katatonik Usia 15 35 th Permulaannya akut serta sering didahului oleh stress emosional Mungkin terjadi gaduh gelisah katatonik atau stupor katatonik 4. Skizofrenia Simplex Pada masa pubertas Gejala utama : kedangkalan emosi dan kemunduran kemauan Timbulnya perlahan lahan sekali

5. Skizofrenia Residual Merupakan keadaan kronis dari skizofrenia dg riwayat sedikitnya satu episode psikotikyg jelas Gejala negatif : keterlambatan psikomotor, penurunan aktivitas, penumpulan afek, pasif dan tidak ada inisiatif, kemiskinan pembicaraan, buruknya perawatan diri dan fungsi sosial

Penatalaksanaan
Terapi somatik - antipsikotik konventsional: haloperidol, thioridazine, chlorpromazine. - Newer atypical antipsycotic: risperidone, olanzopine - clozaril Terapi psikososial - Terapi perilaku: latihan ketrampilan sosial untuk meningkatkan kemampuan sosial, kemampuan memenuhi diri sendiri, dan komunikasi interpersonal. - Terapi berorientasi keluarga - Terapi kelompok: meningkatkan rasa persatuan dan meningkatkan tes realitas bagi pasien skizofrenia.

Pasien skizofrenik memerlukan pengawasan yang ketat untuk menghindari pasien malukai dirinya sendiri. Perawatan medis: mengatasi malnutrisi, kelelahan, hiperpireksia atau cedera oleh diri sendiri.

Prognosis
Bila penderita datang berobat dalam tahun pertama setelah serangan pertama, maka :
sepertiga dari mereka akan sembuh sama sekali (full remision atau recovery), sepertiga lagi dapat dikembalikan ke masyarakat meski harus sering dilakukan pemeriksaan (sosial recovery), sisanya prognosisnya jelek menuju ke kemunduran mental

Kepribadian prepsikotik Genetik Prognosis yg akut lebih baik

Faktor
Faktor pencetus Jenis

Pengobatan

Umur

Beri Nilai