Anda di halaman 1dari 18

SUB BAGIAN BEDAH ORTHOPAEDI

Perempuan, 81 tahun MRS : 04 Maret 2013, Jam 21.40 WITA

KU: Nyeri di tungkai kanan atas akibat terjatuh

Nyeri di tungkai kanan atas akibat terjatuh dialami penderita 3 hari SMRS. Awalnya penderita sedang mengangkat pakaian di halaman rumah, tiba-tiba penderita jatuh dengan posisi terduduk. Penderita kemudian di bawa ke RSU Prof Kandou

GCS TD N RR Suhu
Kepala Leher

: E4 V5 M6 : 120/70 mmhg : 82 x/menit, : 20 x/menit, : 36,7C


: Conjungtiva anemis (-), Pupil isokor 3mm, : T.a.k

Thorax : I : Simetris Ki=Ka Aus : SN Vesiculer Ki = Ka Palp : SF Ki = Ka Perk : Sonor Ki = Ka. Abdomen : T.A.K Ext Sup: T.a.k

Ext inferior : R Femur D: L: deformitas (-) F : NT (+) 1/3 proximal M: ROM terbatas karena nyeri Status distalis Pulsasi a. radialis pedis ka=ki CRT <2 Sensorik dan Motorik: dbn

Leukosit Eritrosit Hemoglobin Hematokrit Trombosit

: : : : :

10.200 4,79 13,4gr% 39,9% 217.000

Fraktur Collum Femur Dextra tertutup (ICD X:S.720) + Osteoporosis (ICD X: M.810)

Imobilisasi dengan spalk Analgetik Pro Hemiarthroplasty (AMP) (ICD IX:81.8)

LAPORAN OPERASI

Pasien tidur miring ke kanan, tungkai kanan fleksi dengan spinal anestesi A dan antisepsis lapangan operasi Incisi curve (10-15cm) pada posterior aspect greather trochanter, diperdalam hingga fascia, fascia dibuka, identifikasi otot gluteus maximus Otot gluteus maxumus displitting, identifikasi otototot short rotator (m.piformis, obturator internus eksternus, gemellus internus, quadratus femoris) Mm. short rotator disisihkan identifikasi sisi posterior caput femur, tungkai di-endorotasi

Posterior joint caput dibuka, lalu dilakukan enukleasi caput femur, dan diukur diameter caput femur (41 mm) Dilakukan reaming intramedular femur Insersi AMP no 41 pada femur, dengan sudut anteversi 20 caput AMP diinsersi ke acetabulum Tes fleksi, ekstensi, flexi hip dextra stabil Kontrol perdarahan, pasang drain Luka op ditutup lapis demi lapis Operasi selesai