Anda di halaman 1dari 15

Laporan keuangan Bank Syariah yang lengkap terdiri atas: (a) Neraca (b) Laporan Laba rugi (c)

Laporan arus kas (d) Laporan perubahan Equitas (e) Laporan perubahan dana investasi Terikat (f) Laporan ekonsiliasi !endapatan dan Bagi "asil (g) Laporan Su#ber dan !enggunaan dana $akat (h) Laporan su#ber dan penggunaan dana keba%ikan dan (i) &atatan atas Laporan 'euangan(

Perbedaan mendasar antara PSAK Syariah dan AAOIFI dalam kerangka dasar penyusunan dan penyajian laporan keuangan syariah.
'erangka dasar !enyusunan dan !enya%ian Laporan 'euangan Syariah(!S)') : *( !enyusunan standar akuntansi keuangan syariah+ dala# pelaksanaan tugasnya( ,( !enyusunan laporan keuangan+ untuk #enanggulangi #asalah akuntansi syariah yang belu# diatur dala# standar akuntansi keuangan syariah( -( )uditor+ dala# #e#berikan pendapat #engenai apakah laporan keuangan disusun sesuai dengan prinsip akuntansi syariah yang berlaku u#u#( .( !ara pe#akai laporan keuangan+ dala# #enafsirkan infor#asi yang disa%ikan dala# laporan keuangan yang disusun sesuai dengan standard akuntansi keuangan syariah(

Kerangka dasar akuntansi AAOIFI mengeluarkan tujuan akuntansi keuangan untuk lembaga keuangan syariah adalah:
*( /apat digunakan sebagai panduan bagi de0an standar untuk #enghasilkan standar yang konsisten( ,( Tu%uan akan #e#bantu bank dan le#baga keuangan syariah untuk #e#ilih berbagai alternatif #etode akuntansi pada saat standar akuntansi belu# #engatur(

-( Tu%uan akan #e#bantu untuk #e#andu #anage#en dala# #e#buat perti#bangan 1 %udge#ent pada saat akan #enyusun laporan keuangan( .( Tu%uan %ika diungkapkan dengan baik akan #eningkatkan kepercayaan pengguna serta #eningkatkan pe#aha#an infor#asi akuntansi sehingga akhirnya akan #eningkatkan kepercayaan atas le#baga keuangan syariah( 2( !enetapan tu%uan yang #endukung penyusunan standar akuntansi yang konsisten( 3ni seharusnya dapat #eningkatkan kepercayaan pengguna laporan keuangan(

Pemakai Kebutuhan menurut PSAK Syariah


*( 3nvestor sekarang dan 3nvestor potensial (karena #ereka akan #e#utuskan apakah akan #e#beli+ #enahan+ atau #en%ual investasi atau peneri#aan dividen( ,( !e#ilik dana 4ardh+ untuk #engetahui apakah dana qardh dapat dibayar pada saat %atuh te#po( -( !e#ilik dana syirkah te#porer+ untuk penga#bilan keputusan pada investasi yang #e#berikan tingkat penge#balian yang bersaing dan a#an( .( !e#ilik dana titipan+ untuk #e#astikan bah0a titipan dana dapat dia#bil setiap saat 2( !e#bayar dan peneri#a $akat+ infaq+ sedekah+ dan 0akaf( 5ntuk infor#asi tentang su#ber dan penyaluran dana tersebut( 6( !enga0as syariah+ untuk #enilai kepatuhan pengelolaan le#baga syariah terhadap prinsip syariah( 7( 'arya0an+ untuk #e#peroleh infor#asi tentang stabilitas dan profitabilitas entitas syariah( 8( !e#asok dan #itra usaha lainnya+ untuk #e#peroleh infor#asi tentang ke#a#puan entitas #e#bayar utang pada saat %atuh te#po 9( !elanggan+ untuk #e#peroleh infor#asi tentang kelangsungan hidup entitas syariah *:( !e#erintah serta le#baga;le#baganya+ untuk #e#peroleh infor#asi tentang aktifitas entitas syariah+ perpa%akan+ serta kepentingan nasional lainnya( **( <asyarakat+ untuk #e#peroleh infor#asi tentang kontribusi entitas terhadap #asyarakat dan negara(

Pemakai Laporan Keuangan menurut AAOIFI

!e#egang saha#+ pe#egang investasi+ !e#ilik dana (bagi deposan Bank)+ !e#ilik dana tabungan+ !ihak yang #elakukan transaksi bisnis+ pengelola $akat+ !ihak yang #engatur(

Accounting Standards

&onceptual =ra#e0ork => =inancial eporting by 3sla#ic =inancial 3nstitutions =)S *; ?eneral !resentation and /isclosure in the =inancial State#ents of 3sla#ic Banks and =inancial 3nstitutions =)S ,; <urabaha and <urabaha to the !urchase >rderer =)S -; <udaraba =inancing =)S . ; <usharaka =inancing =)S 2; /isclosure of Bases =or !rofit )llocation Bet0een >0ners@ Equity and 3nvest#ent )ccount "olders =)S 6; Equity of 3nvest#ent )ccount "olders and their Equivalent =)S 7; Sala# and !arallel Sala# =)S 8; 3%arah and 3%arah <untahia Bitta#leek =)S 9;Aakah =)S *:;3stisnaBa and !arallel 3stisna@a =)S **; !rovisions and eserves =)S *,;?eneral !resentation and /isclosure in the =inancial State#ents of 3sla#ic 3nsurance &o#panies =)S *-; /isclosure of Bases for /eter#ining and )llocating Surplus or /eficit in 3sla#ic 3nsurance &o#panies =)S *.; 3nvest#ent =unds =)S *2; !rovisions and eserves in 3sla#ic 3nsurance &o#panies =)S *6; =oreign &urrency Transactions and =oreign >perations =)S *7; 3nvest#ents =)S *8; 3sla#ic =inancial Services offered by &onventional =inancial 3nstitutions =)S *9; &ontributions in 3sla#ic 3nsurance &o#panies =)S ,:; /eferred !ay#ent Sale =)S ,*; /isclosure on Transfer of )ssets =)S ,,; Seg#ent eporting =)S ,-; &onsolidation =)S ,.; 3nvest#ents in )ssociates =)S ,2; 3nvest#ent in Sukuk+ Shares and Si#ilar 3nstru#ents =)S ,6 ; 3nvest#ents in eal Estate

'onsep akuntansi syariah berke#bang seiring adanya pertu#buhan berbagai le#baga keuangan+ perbankan+ dan %uga instru#en keuangan yang #enerapkan siste# syariah 3sla# di dunia ini( Seperti diketahui+ prinsip uta#a dala# konsep keuangan syariah adalah adanya transaksi keuangan berupa penyi#panan #aupun penyaluran dana yang tidak #engenal prinsip bunga( Berbagai pandangan #uncul berkaitan dengan konsep akuntansi ini( Salah satu diantaranya adalah Triyu0ono (,:::) yang #enyatakan bah0a konsep akuntansi syariah #erupakan paradig#a baru dala# 0acana akuntansi dan sangat terkait dengan kondisi obyektif yang ada dan #elingkupi u#at secara khusus dan #asyarakat dunia secara u#u#( 'ondisi ini #eliputi nor#a aga#a+ kontribusi u#at pada #asa lalu+ siste# ekono#i konvensional yang #asih #endo#inasi perekono#ian dunia+ ter#asuk di sini #asih #endo#inasi berbagai le#baga keuangan serta instru#en keuangan yang dikeluarkan( !ada perke#bangan a0alnya+ istilah akuntansi syariah #engakibatkan banyak ter%adinya diskusi yang #e#berikan banyak perke#bangan pe#ikiran berkaitan dengan akuntansi syariah dan %uga konsep keuangan syariah( /engan begitu+ secara ringkas dapat disi#pulkan bah0a akuntansi syariah #erupakan sebuah 0acana bisa digunakan untuk berbagai ide+ konsep+ pe#ikiran tentang akuntansi syariah itu sendiri( Cacana tersebut kini terbagi #en%adi dua+ yaitu ada yang berpikir bah0a konsep akuntansi syariah akan terus berada pada tatanan konsep dan %uga #ereka yang berpikir bah0a konsep akuntansi syariah ini dapat diturunkan ketatanan lebih praktis( 'onsep perta#a cenderung untuk #enge#bangkan akuntansi syariah sebagai ka%ian filosofis teoritis yang #e#beri payung untuk derivasi kongkrit dala# bentuk praktik( Sedangkan yang kedua lebih #enekankan pada bentuk praktik dan kebutuhan prag#atis+ ter#asuk di sini cara konsep akuntansi syariah dapat digunakan bagi perke#bangan instru#en keuangan syariah+ khususnya pasar #odal syariah+ seperti instru#ent sukuk( /i 3ndonesia berbagai pe#bahasan tentang konsep akuntansi syariah #asih belu# banyak dilakukan( "anya sedikit il#u0an akuntan di 3ndonesia yang #au #enge#bangkan dan #elakukan penelitian tentang akuntansi syariah( Beberapa diantaranya adalah 30an Triyu0ono (*996+*997+ ,:::)+ <uha##ad )khyar )dnan dan %uga Sofyan "arahap((*99, dan *997)( !ada tingkatan 0acana pe#bahasan tentang akuntansi syariah ini banyak difokuskan pada #etodologi tentang cara bisa #e#bangun dan #enge#bangkan akuntansi syariah itu sendiri( 'a%ian sa#a pada tingkat internasional yang #e#bahas #engenai grand teeri dan konsep akuntansi syariah bisa #eru%uk pada studi ?a#bling dan kari# (*986+*99*)+ Baydoun dan Cillet (*99.) ?affikin (*996)+ Shaari "a#id+ ussel &raig dan =rank &larke ( *99- ) serta Toshikabu "ayashi ( *989)(

Sangat disadari bah0a konsep akuntansi syariah tidak akan dapat berke#bang bila hanya #enge#bangkan pe#ikiran berdasarkan tingkat 0acana sa%a( 'arena itu+ dike#bangkan %uga konsep tatanan praktis dala# hal akuntansi syariah+ seperti dilakukan oleh Cidodo (*999)( 4idodo #encoba penerapan transaksi bisnis dengan #enggunakan konsep akuntansi syariah pada le#baga keuangan <ikro Syariah Baitul <al Cat Ta#0il+ /0icahyono (,:::) yang berkenaan dengan etika ker%a 3sla# dan pelaporan keuangan perguruan tinggi 3sla#+ ke#udian penelitian )$i$ul dan Ba#bang (,::*) yang #e#bahas penerapan siste# pe#bukuan pada #as%id;#as%id di Se#arang sebagai bentuk pertanggung%a0aban1akuntabilitas keuangan dala# aktifitas syariah organisasi non;profit+ yaitu Badan Tak#ir <es%id( Selain itu+ ada %uga beberapa penelitian lain berkenaan dengan hal praktis yang %uga dilakukan oleh <uha##ad (,::*)( 3a #engka%i perspektif akuntansi sosial dan pertanggung%a0aban serta penelitian "arahap (,::*) yang #engidentifikasi pengungkapan nilai;nilai isla# pada laporan tahunan Bank <ua#alat 3ndonesia( !ada tataran praktis+ standar akuntansi syariah sudah dicoba untuk dibakukan+ baik secara nasional #aupun internasional( Secara nasional+ standar akuntansi syariah diru#uskan oleh 3katan )kuntan 3ndonesia (3)3) dengan diterbitkannya beberapa !S)' berkaitan dengan akuntansi syariah+ yaitu !S)' *:* hingga *:9( Sedangkan secara internasional konsep akuntansi syariah+ dan cara konsep itu diberlakukan untuk berbagai produk keuangan syariah dilakukan oleh ))>3=3 (The )ccounting and )uditing >rgani$ation =or 3sla#ic =inancial 3nstitution)( !enge#bangan tataran praktis standar akuntansi syariah dilakukan karena adanya perke#bangan berbagai instru#ent keuangan syariah+ ter#asuk instru#ent pasar #odal syariah( Salah satu instru#en keuangan syariah yang %uga #erupakan bagian dari konsep pasar #odal syariah adalah sukuk( Sukuk pada hakikatnya #erupakan suatu sertifikat kepe#ilikan atas suatu aset (proyek riil) yang dapat digunakan dala# skala besar untuk #e#biayai pe#bangunan( Sukuk dipandang sebagai alternatif lebih baik daripada berutang+ karena antara lain #engandung unsur ker%a sa#a investasi+ berbagi risiko dan keterlibatan aset (proyek riil) yang %uga #endasari penerbitan sukuk( )kad sukuk terdiri dari beberapa hal+ yaitu ijarah, mudharabah, musyarakah, dan %uga akad sala# ("uda+ Nurul dan <oha#ad "eykal+ ,:*:)( !enerbitan instru#en investasi sukuk #erupakan inovasi yang cukup inovatif dan %uga dina#is dala# siste# keuangan syariah( Dang pasti+ sukuk #erupakan instru#en investasi yang diterbitkan dengan suatu underlying asset sangat %elas( )rtikel ini berusaha #en%elaskan bagai#ana konsep akuntansi syariah yang sedang dike#bangkan saat ini+ baik dari segi tataran teoritis dan %uga tataran praktis diharapkan dapat #e#per#udah pe#aha#an tentang produk keuangan syariah di pasar #odal syariah+ khususnya instru#en sukuk( /engan adanya peningkatan pe#aha#an tersebut diharapkan perke#bangan instru#en keuangan syariah di pasar #odal akan se#akin cepat+ ter#asuk instru#ent sukuk(

Sukuk sebagai salah satu instru#en yang cukup penting dala# kele#bagaan ekono#i 3sla#( 'arena sangat penting+ le#baga paling tepat dala# rangka #enge#bangkan instru#en sukuk adalah negara( "al ini dikarenakan alasan bah0a negaralah yang #e#iliki aset yang dapat dipergunakan dala# skala besar dan sangat berguna dala# instru#en sukuk( !enge#bangan instru#en sukuk di 3ndonesia diharapkan akan se#akin cepat bila siste# akuntansi syariah di 3ndonesia sudah dapat diterapkan dala# instru#en sukuk tersebut( 'arena itu tu%uan dari #akalah ini adalah #e#bahas tentang instru#en sukuk dan bagai#ana konsep akuntansi syariah dapat #enun%ang penge#bangan instru#ent sukuk tersebut di 3ndonesia

AAOIFI perkenalkan standar asuransi syariah


/5B)3: The )ccounting and )uditing >rgani$ation for 3sla#ic =inancial 3nstitutions ())>3=3) #e#ublikasikan dua standar praktik internasional yang dii#ple#entasikan terhadap asuransi dan reasuransi syariah( /ua standar asuransi syariah terkait akuntansi dan pelaporan serta kepatuhan pada prinsip syariah yang diperkenalkan ))>3=3 diungkapkan dala# .tn 3=SB Su##it di /ubai+ pekan lalu( ))>3=3 #enyebutkan standar praktik internasional tersebut #erupakan respons terhadap globalisasi aktivitas perusahan asuransi dan reasuransi+ yang #e#erlukan har#onisasi ketentuan yang berlaku( Terkait standar akuntansi+ audit dan tata kelola perusahaan+ ))>3=3 #e#for#ulasikan e#pat hal berupa har#onisasi pengungkapan (disclosure) dan presentasi u#u# dala# laporan keuangan perusahaan asuransi syariah( 'etentuan tersebut #e0a%ibkan perusahaan asuransi syariah secara transparan #enya#paikan laporan keuangan kepada publik yang sesuai dengan prinsip akuntansi global( "al lainnya (#enyangkut pengungkapan basis yang #e#engaruhi dala# pengalokasian surplus dan defisit asuransi syariah( )turan ini #e0a%ibkan pengungkapan yang sesuai dengan akuntansi polis serta per0u%udan dari hubungan dari ke0a%iban kepada pe#egang polis dan pe#egang saha# perusahaan(

Standar praktik lainnya berupa ketentuan provisi dan pencadangan yang secara teknis harus dilakukan perusahaan asuransi syariah #enyangkut ter%adinya klai# yang telah ter%adi #aupun tengah berlangsung( ))>3=3 %uga #enghar#onisasikan standar #enyangkut keterbukaan kontribusi perusahaan atau pe#bayaran di #ana pe#egang polis %uga #e#iliki partisipasi sesuai kontrak polis( "ar#onisasi kepatuhan Selain transparansi pada akuntansi dan auditing+ ))>3=3 %uga tengah #eru#uskan standar praktik internasional bagi perusahaan asuransi dan reasuransi yang #engacu terciptanya har#onisasi kepatuhan pada prinsip;prinsip syariah( Standar yang bertu%uan pada keseraga#an aplikasi penerapan prinsip syariah di perusahaan asuransi dan reasuransi ini+ akan dilansir pada akhir tahun( ))>3=3 #erupakan organisasi internasional yang #e#iliki *.: anggota dari -: negara( Le#baga otono#i yang berkantor pusat di Bahrain ini bertanggung%a0ab atas penyusunan kode etik+ tata kelola perusahaan+ akunting dan auditing serta standar prinsip syariah bagi le#baga keuangan syariah internasional( )cuan Sek%en 3sla#ic 3nsurance Society ("S) /elil 'hairat #engatakan 0alau standar internasional yang dikeluarkan oleh organisasi yang berpusat di Bahrain tersebut tidak #engikat na#un biasanya akan digunakan sebagai acuan untuk #e#buat standar serupa di 3ndonesia( /ia #ena#bahkan acuan tersebut sangat diperlukan untuk #endukung perke#bangan bisnis asuransi syariah di Tanah )ir karena sela#a ini 3ndonesia tidak #e#iliki standar tersebut khususnya #engenai prinsip akuntansi dan pelaporan( EBelu# ada standar akuntansi dan pelaporan+ %adi saat #elaporkan bisnis syariah ke regulator digunakan standar konvensional( )kibatnya ada ke%anggalan dan keanehan dala# laporan tersebut+E tutur /elil( /ia berharap nantinya standar tersebut akan segera digunakan sebagai acuan untuk #e#buat standar serupa di 3ndonesia( egulator sendiri saat ini sedang #endorong )sosiasi )suransi Syariah 3ndonesia ())S3) untuk #enyusun standar akuntansi dan pelaporan yang ditargetkan bisa disele saikan akhir tahun ini( ESekarang kita #asih #enerapkan pola;pola konvensional di perasuransian syariah( 'ita tidak bisa terus#enerus begitu+ harus punya yang spesifik untuk syariah+E u%ar 'epala Biro !erasuransian Bapepa# L' 3sa ach#atar0ata( FBisnis+ ,- )pril) /ia #ena#bahkan pe#erintah sangat berharap standar akuntansi syariah bisa segera diselesaikan untuk #enciptakan laporan keuangan yang sesuai( <enurut 3sa unftik penyusunan standar akuntansi syariah+ perusahaan %uga harus #e#iliki standar pelaporan

keuangan yang baik sehingga bisa diperbandingkan satu sa#a lain+ (fah#iaG#adH bisnis(co(id1hanna(prabandariIbisnis(co(id)Bisnis 3ndonesia( 'a#is+ ,* <ei ,::7 BAB I PEMBA ASA! PE!"E#$IA! %A! F&!"SI AK&!$A!SI 'A(A!A $E!$A!" AK&!$ASI S)A#IA %I I!%O!ESIA A. PE!"E#$IA! %A! F&!"SI AK&!$A!SI *. %EFI!ISI AK&!$A!SI Berbagai pakar akuntansi memberikan de+inisi yang berbeda,beda tentang akuntansi -alaupun yang dimaksud adalah sama perbedaan tersebut disebabkan disamping karena adanya sudut pandang berbeda latar belakang. sosial ekonomi yang berbeda juga karena adanya perbedaan penonjolan/penekanan0 Kata akuntansi berasal dari bahasa Inggris to a11ount yang berarti memperhitungkan atau mempertangung ja-abkan dan kata a11ountan1y yang berarti hal,hal yang bersangkutan dengan sesuatu yang dikerjakan oleh akuntan / a11ountant 0. Akuntansi2 seperangkat pengetahuan dan +ungsi yang berkepentingan dengan masalah pengadaan. pengabsahan. pen1atatan. penggolongan dan penyajian se1ara sistematik in+ormasi yang dapt diper1aya dan berdaya guna tentang transaksi dan peristi-a yang bersi+at keuangan yang diperlukan dalam pengelolaan dan pengoperasian suatu unit usaha dan yang diperlukan sebagai dasar penyusunan laporan yang harus disampaikan untuk memenuhi pertanggung ja-aban keuangan dan lainya. Akuntansi adalah pengukuran. penjabaran. atau pemberian kepastian mengenai in+ormasi yang akan membantu manajer. in3estor. otoritas pajak dan pembuat keputusan lain untuk membuat alokasi sumber daya keputusan di dalam perusahaan. organisasi. dan lembaga pemerintah. Akuntansi adalah seni dalam mengukur. berkomunikasi dan menginterpretasikan akti3itas keuangan. Se1ara luas. akuntansi juga dikenal sebagai 4bahasa bisnis5. Akuntansi adalah suatu proses men1atat. mengklasi+ikasi. meringkas. mengolah dan menyajikan data. transaksi serta kejadian yang berhubungan dengan keuangan sehingga dapat digunakan oleh orang yang menggunakannya dengan mudah dimengerti untuk pengambilan suatu keputusan serta tujuan lainnya. Akuntansi bertujuan untuk menyiapkan suatu laporan keuangan yang akurat agar dapat diman+aatkan oleh para manajer. pengambil kebijakan. dan pihak berkepentingan lainnya. seperti pemegang saham. kreditur. atau pemilik. Pen1atatan harian yang terlibat dalam proses ini dikenal dengan istilah pembukuan. 6. F&!"SI AK&!$A!SI Fungsi utama akuntansi adalah sebagai in+ormasi keuangan suatu

organisasi. %ari laporan akuntansi kita bisa melihat posisi keuangan sutu organisasi beserta perubahan yang terjadi di dalamnya. Akuntansi dibuat se1ara kualitati+ dengan satuan ukuran uang. In+ormasi mengenai keuangan sangat dibutuhkan khususnya oleh pihak manajer 7 manajemen untuk membantu membuat keputusan suatu organisasi. a0 Fungsi dasar *. Men1iptakan sistem akuntansi. 6. Membuat prosedur untuk men1atat. menggolongkan dan memeasukan se1ara singkat transaksi,transaksi perusahaanl. 8. Memberikan laporan7keterangan pada manajemen untuk penyusunan anggaran dan pengendalian akti3a dan pengambilan keputusan. b0 +ungsi akuntansi *. Menyiapkan metode dan standar untuk mengukur ongkos yang telah dikeluarkan 6. Melaporkan data akuntansi 8. Mena+sirkan data akuntansi B. 'A(A!A $E!$A!" AK&!$A!SI S)A#IA %I I!%O!ESIA Ekonomi Islam merupakan ilmu yang mempelajari perilaku ekonomi manusia yang perilakunya diatur berdasarkan aturan agama Islam dan didasari dengan tauhid sebagaimana dirangkum dalam rukun iman dan rukun Islam. Bekerja merupakan suatu ke-ajiban karena Allah s-t memerintahkannya. sebagaimana +irman,!ya dalam surat At $aubah ayat *9: 2

Artinya2 4%an katakanlah. bekerjalah kamu. karena Allah dan #asul,!ya serta orang,orang yang beriman akan melihat pekerjaan itu5 %ari paparan di atas. dapat dinyatakan bah-a kaidah Akuntansi dalam konsep Syariah Islam dapat dide+inisikan sebagai kumpulan dasar,dasar hukum yang baku dan permanen. yang disimpulkan dari sumber,sumber Syariah Islam dan dipergunakan sebagai aturan oleh seorang Akuntan dalam pekerjaannya. baik dalam pembukuan. analisis. pengukuran. pemaparan. maupun penjelasan. dan menjadi pijakan dalam menjelaskan suatu kejadian atau peristi-a. $ujuan Akuntansi Syariah Segala aturan yang diturunkan Allah s-t dalam sistem Islam mengarah pada ter1apainya kebaikan. kesejahteraan. keutamaan. serta menghapuskan kejahatan. kesengsaraan. dan kerugian pada seluruh 1iptaan,!ya. %emikian pula dalam hal ekonomi. tujuannya adalah membantu manusia men1apai kemenangan di dunia dan di akhirat. $erdapat tiga sasaran hukum Islam yang menunjukan bah-a Islam diturunkan sebagai rahmat bagi seluruh umat manusia. yaitu2 ; Penyu1ian ji-a agar setiap muslim bisa menjadi sumber kebaikan bagi

masyarakat dan lingkungannya. ; $egaknya keadilan dalam masyarakat. Keadilan yang dimaksud men1akup aspek kehidupan di bidang hukum dan muamalah. ; $er1apainya maslahah /merupakan pun1aknya0. Para ulama menyepakati bah-a maslahah yang menjad pun1ak sasaran di atas men1akup lima jaminan dasar2 *. Keselamatan keyakinan agama /al din0 6. Kesalamatan ji-a /al na+s0 8. Keselamatan akal /al a<l0 =. Keselamatan keluarga dan keturunan /al nasl0 :. Keselamatan harta benda /al mal0 Bisnis syariah de-asa ini mengalami perkembangan yang signi+ikan dan menjadi tren baru dunia bisnis di negara,negara mayoritas berpenduduk muslim maupun non muslim. perkembangan ini terutama terjadi di sektor keuangan. Perbankan Syariah dan produk,produknya telah beredar luas di masyarakat. Asuransi Syariah dan #eksadana Syariah juga sudah mulai bermun1ulan. Perkembangan bisnis syariah ini menuntut standar akuntansi yang sesuai dengan karakteristik bisnis syariah sehingga transparansi dan akuntanbilitas bisnis syariah pun dapat terjamin. Apabila ingin membangun usaha yang sesuai syariah. pebisnis sudah harus memikirkan segala proses bisnis yang dijalankan sesuai syariah. termasuk dalam hal pembukuan. yang saat ini se1ara modern menggunakan istilah akuntansi. Seperti diutarakan So+yan S arahap. /%irektur Islami1 E1onomi1 and Finan1e. Post "raduate Program. &ni3ersitas $risakti0. dalam sebuah seminar di >akarta. akuntansi syariah ber+ungsi membantu manusia menjalankan tugas yang diamanahkan kepadanya dalam suatu perusahaan atau organisasi sehingga semua kegiatan tetap dalam keridhaan Allah S'$. Sesuai kerangka teori yang ada. akuntansi syariah didasarkan kepada tauhid. tujuan. paradigma. konsep. prinsipnya harus sesuai dengan nilai,nilai Islam yang diatur dalam Al,?ur@an dan adist. Oleh karena itu laporan keuangan akuntansi syariah berisi tentang laporan pelaksanaan syariah di perusahaan baik aspek produk maupun operasional. tanggung ja-ab perusahaan dan kinerja perusahaan. %asar ukum Akuntansi Syariah %asar hukum dalam Akuntansi Syariah bersumber dari 2 *0 Al ?uran 60 Sunah !ab-iyyah 80 Ijma /kespakatan para ulama0 =0 ?iyas /persamaan suatu peristi-a tertentu :0 A&ru+ /adat kebiasaan0 yang tidak bertentangan dengan Syariah Islam Kaidah,kaidah Akuntansi Syariah. memiliki karakteristik khusus yang membedakan dari kaidah Akuntansi Kon3ensional. Kaidah,kaidah Akuntansi Syariah sesuai dengan norma,norma masyarakat islami. dan

termasuk disiplin ilmu sosial yang ber+ungsi sebagai pelayan masyarakat pada tempat penerapan Akuntansi tersebut. Persamaan kaidah Akuntansi Syariah dengan Akuntansi Kon3ensional terdapat pada hal,hal sebagai berikut2 ; Prinsip pemisahan jaminan keuangan dengan prinsip unit ekonomiB ; Prinsip penahunan /hauliyah0 dengan prinsip periode -aktu atau tahun pembukuan keuanganB ; Prinsip pembukuan langsung dengan pen1atatan bertanggalB ; Prinsip kesaksian dalam pembukuan dengan prinsip penentuan barangB ; Prinsip perbandingan /mu<abalah0 dengan prinsip perbandingan in1ome dengan 1ost /biaya0B ; Prinsip kontinuitas /istimrariah0 dengan kesinambungan perusahaanB ; Prinsip keterangan /idhah0 dengan penjelasan atau pemberitahuan. Sedangkan perbedaan Akuntansi Syariah dengan Akuntansi Kon3ensional. *. Modal dalam konsep akuntansi kon3ensional terbagi menjadi dua bagian. yaitu modal tetap /akti3a tetap0 dan modal yang beredar /akti3a lan1ar0. sedangkan di dalam konsep Islam barang,barang pokok dibagi menjadi harta berupa uang /1ash0 dan harta berupa barang /sto1k0. selanjutnya barang dibagi menjadi barang milik dan barang dagang 6. %alam konsep Islam. mata uang seperti emas. perak. dan barang lain yang sama kedudukannya. bukanlah tujuan dari segalanya. melainkan hanya sebagai perantara untuk pengukuran dan penentuan nilai atau harga. atau sebagi sumber harga atau nilai 8. Konsep kon3ensional menerapkan prinsip laba uni3ersal. men1akup laba dagang. modal pokok. transaksi. dan juga uang dari sumber yang haram. sedangkan dalam konsep Islam dibedakan antara laba dari akti3itas pokok dan laba yang berasal dari kapital /modal pokok0 dengan yang berasal dari transaksi. juga -ajib menjelaskan pendapatan dari sumber yang haram jika ada. dan berusaha menghindari serta menyalurkan pada tempat,tempat yang telah ditentukan oleh para ulama +i<ih. Caba dari sumber yang haram tidak boleh dibagi untuk mitra usaha atau di1ampurkan pada pokok modal =. Konsep kon3ensional menerapkan prinsip bah-a laba itu hanya ada ketika adanya jual,beli. sedangkan konsep Islam memakai kaidah bah-a laba itu akan ada ketika adanya perkembangan dan pertambahan pada nilai barang. baik yang telah terjual maupun yang belum. Akan tetapi. jual beli adalah suatu keharusan untuk menyatakan laba. dan laba tidak boleh dibagi sebelum nyata laba itu diperoleh. %engan demikian. dapat diketahui. bah-a perbedaan antara sistem Akuntansi Syariah Islam dengan Akuntansi Kon3ensional adalah menyentuh soal,soal inti dan pokok. sedangkan segi persamaannya hanya bersi+at aksiomatis. Menurut. $oshikabu ayashi dalam tesisnya yang berjudul 4On Islami1 A11ounting4. Akuntansi Barat /Kon3ensional0 memiliki si+at yang dibuat sendiri oleh kaum kapital dengan berpedoman pada +ilsa+at kapitalisme.

sedangkan dalam Akuntansi Islam ada 4meta,rule5 yang berasal diluar konsep akuntansi yang harus dipatuhi. yaitu hukum Syariah yang berasal dari $uhan yang bukan 1iptaan manusia. dan Akuntansi Islam sesuai dengan ke1enderungan manusia yaitu 4hanie+5 yang menuntut agar perusahaan juga memiliki etika dan tanggung ja-ab sosial. bahkan ada pertanggungja-aban di akhirat. dimana setiap orang akan mempertanggungja-abkan tindakannya di hadapan $uhan yang memiliki Akuntan sendiri /#akib dan Atid0 yang men1atat semua tindakan manusia bukan saja pada bidang ekonomi. tetapi juga masalah sosial dan pelaksanaan hukum Syariah lainnya. %ari uraian di atas. dapat disebutkan bah-a konsep Akuntansi Islam jauh lebih dahulu dari konsep Akuntansi Kon3ensional. dan bahkan Islam telah membuat serangkaian kaidah yang belum terpikirkan oleh pakar,pakar Akuntansi Kon3ensional. Perkembangan Akuntansi Syariah Sejalan dengan mulai diberlakukannya ketentuan transparansi bagi perbankan syariah. selama tahun laporan telah dilakukan pertemuan dengan pihak Ikatan Akuntan Indonesia /IAI0 yang ditindaklanjuti dengan pemberian materi yang diperlukan pada pelatihan berkelanjutan yang diselenggarakan oleh Ikatan Akuntan Indonesia kepada para Akuntan Publik Indonesia dalam rangka memberikan pemahaman mengenai proses pelaksanaan pemenuhan ketentuan tersebut yang mulai berlaku untuk laporan keuangan tahun buku 699D. Akuntan Publik yang melakukan audit terhadap perbankan syariah sebelum mengeluarkan opini terhadap laporan keuangan. agar memperoleh pendapat terlebih dahulu dari %e-an Penga-as Syariah tentang kepatuhan bank syariah yang dia-asinya. Adanya laporan penga-asan syariah kepada stakeholders perbankan syariah dan keharusan untuk mendapatkan pendapat %e-an Penga-as Syariah bagi Akuntan Publik sebelum mengeluarkan opini terhadap laporan keuangan perbankan syariah yang diaudit. adalah merupakan salah satu usaha untuk menjaga tingkat keper1ayaan masyarakat dalam penerapan prinsip syariah dalam setiap transaksi al ini sesuai dengan salah satu sasaran akhir yang akan di1apai dalam re3isi (etak Biru Pengembangan Perbankan Syariah tahun 699: berupa terpenuhinya prinsip syariah dalam operasional perbankan syariah. %alam upaya untuk mendorong tersusunnya norma,norma keuangan syariah yang seragam dan pengembangan produk yang selaras antara aspek syariah dan kehati,hatian. pada tahun laporan telah dilakukan pembahasan bersama pihak terkait didalam Komite Akuntansi Syariah dimana Bank Indonesia sebagai salah satu anggotanya bersama Ikatan Akuntan Indonesia dan pihak lainnya. Komite Akuntansi Syariah bersama dengan %e-an Standar Akuntansi Keuangan E Ikatan Akuntan Indonesia tahun 699F telah mengeluarkan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan untuk transaksi kegiatan usaha

dengan mempergunakan akuntansi berdasarkan kaidah syariah. IAI sebagai lembaga yang ber-enang dalam menetapkan standar akuntansi keuangan dan audit bagi berbagai industri merupakan elemen penting dalam pengembangan perbankan syariah di Indonesia. dimana perekonomian syariah tidak dapat berjalan dan berkembang dengan baik tanpa adanya standar akuntansi keuangan yang baik. Standar akuntansi dan audit yang sesuai dengan prinsip syariah sangat dibutuhkan dalam rangka mengakomodir perbedaan esensi antara operasional Syariah dengan praktek perbankan yang telah ada /kon3ensional0. &ntuk itulah maka pada tanggal 6: >uni 6998 telah ditandatangani nota kesepahaman antara Bank Indonesia dengan IAI dalam rangka kerjasama penyusunan berbagai standar akuntansi di bidang perbankan Syariah. termasuk pelaksanaan kerjasama riset dan pelatihan pada bidang,bidang yang sesuai dengan kompetensi IAI. Sejak tahun 699* telah dilakukan berbagai kerjasama penyusunan standar dan pedoman akuntansi untuk industri perbankan syariah termasuk penyelesaian panduan audit perbankan syariah. re3isi Pedoman Standar Akuntansi Keuangan /PSAK0 :G tentang Akuntansi Perbankan Syariah dan re3isi Pedoman Akuntansi Perbankan Syariah Indonesia /PAPSI0. %engan semakin pesatnya perkembangan industri perbankan syariah maka dinilai perlu untuk menyempurnakan standar akuntansi yang ada. Pada tahun 699D. IAI telah menyusun dra+t Pedoman Akuntansi Perbankan Syariah Indonesia /PAPSI0. %ra+t ini diharapkan dapat ditetapkan menjadi standar pada tahun 699F. %alam penyusunan standar akuntansi keuangan syariah. dilakukan IAI dengan bekerjasama dengan Bank Indonesia. %S! serta pelaku perbankan syariah dan dengan mempertimbangkan standar yang dikeluarkan lembaga keuangan syariah internasional yaitu AAOIFI. al ini dimaksudkan agar standar yang digunakan selaras dengan standar akuntansi keuangan syariah internasional. %i indonesia. se1ara kelembagaan bank syariah pertama kali yang berdiri adalah bank muamalat indonesia /BMI0. kemudian baru menyusul bank, bank lain. yang membuka jendela syariah /islami1 -indo-0 dalam menjalankan usahanya. Melalui islami1 -indo- ini bank,bank kon3ensional dapat memberikan jasa pembiayaan syariah kepada para nasabah melalui produk,produk yang bebas dari unsur riba /usury0. khoror /unsertainty0. dan maesyir /spekulati+0 dengan terlebih dahulu membentuk unit usaha syariah /&&S0. &&S adalah unit kerja dikantor pusat bank umum kon3ensional yang ber+unsi sebagai kantor induk dari kantor 1abang syariah dan atau unit syariah. %alam periode *GG6 sampai dengan *GGH terdapat hanya satu bank umum syariah dan FH bank pengkreditan rakyat syariah /BP#S0 yang telah beroprasi. %engan di undangkannya undang,undang no. *9 tahun *GGH yang memberikan landasan hukum yang lebih kuat bagi keberadaan sistem perbankan syariah. serta kemudian disusul oleh keluarnya undang,undang no. 68 tahun *GGG tentang bank indonesia yang memberikan ke-enangan

kepada bank indonesia untuk dapat pula menjalankan tugasnya berdasarkan prinsip syariah. menyebabkan industri perbankan syariah berkembang lebih 1epat. Setelah di undangkannya undang,undang no. *G tahun *GGH. perkembangan bank syariah di indonesia semakin pekat yaitu ditandai dengan berdirinya bank syariah baru dengan sistem dual banking /dual banking sistem0antara lain2 Bank IFI. yang membuka 1abang syariah pada tanggal 6H >uni *HGG. bank syariah mandiri yang merupakan kon3ersi dari bank susilabakti atau /BSB0 anak perusahaan bank mandiri. serta pendirian lima 1abang baru berupa 1abang syariah. dari P$ Bank !egara Indonesia /Persero0tbk. Pada bulan Februari 6999 ter1atat di bank indonesia bank, bank yang membuka 1abang syariah yakni 2 Bank niaga. Bank B$!. Bank Mega. Bank B#I. Bukopin. BP% >abar. dan BP% A1eh. Perkembangan terakhir mun1ul konsep o++i1e 1hannelling. yang intinya menyatakan bah-a bank,bank kon3ensional memperbolehkan membuka konter,konter syariah dalam operasional usahanya. %alam rangka menghindari ter1ampurnya dana antara dana kon3ensional dengan dana syariah. maka dilakukan pemisahan atas dana,dana yang ada melalui pembedaan penata bukuan /Sistem Akuntansi0. %engan demikian. maka pemuka jasa bank tidak perlu kha-atir atas dananya. anya saja pendapat adanya o++i1e 1hanelling ini hanya bersi+at sementara. Sebelum terbentuknya kantor 1abang atau kantor 1abang pembantu baru dari bank yang bersangkutan. Mengenai o++i1e 1hannelling ini diatur dalam PBI !o. H787$BI7699D $entang O++i1e (hannelling yang intinya diatur sebagai penghimpun dana yang di atur di kantor 1abang kon3ensional dan atau kantor diba-ah 1abang kon3ensional untuk dan atas nama kantor 1abang syariah pada bank yang sama. BAB II PE!&$&P *. Kesimpulan Akuntansi adalah merupakan suatu proses men1atat. mengklsi+ikasikan. meringkas. mengolah dan menyajikan data transaksi serta kejadian yang berkaitan dengan keuangan sehingga dapat digunakan oleh orang yang menggunakannya dengan mudah dan dimengeri guna untuk mengambil suatu keputusan serta tujuan lainnya. Akuntansi juga bertujuan untuk menyiapkan suatu laporan keuangang yang akurat agar dapat diman+aatkan oleh menejer untuk mengambil suatu kebijakan dan pihak berkepentingan lainnya seperti para pemegang saham debitor dan lain,lain. Fungsi akuntansi adalah sebagai suatu in+ormasi keuangan bagi suatu lembaga atau suatu organisasi guna untuk mengetahui posisi perubahan keuangan dalam organisasi tersebut. %i indonesia akuntansi syariah identik dengan perbankan syariah. yang akhir,akhir ini perkembangannya mengalami kenaikan se1ara signi+ikan.

dengan mun1ulnya lembaga bank,bank syariah maka sistem keuangan syariah yang melarang riba dapat di alokasikan dalam masyarakat. anya saja. masih banyak kurangnya pempublikasian lembaga,lembaga tersebut di Indonesia khususnya. 6. Penutup %emikianlah makalah ini penyusun sampaikan apabila ada terdapat kekurangan penyusun mohon maa+ yang sebesar,besarnya. Penyusun mengharapkan kritik dan saran demi sempurnaya maklah ini dikemudian hari. Atas perhatian pemba1a sekalian penyusun mengu1apkan terimakasih. %AF$A# P&S$AKA Ansori. Abdul "ho+ar. Perbankan Syariah di Indonesia. "ajah Mada &ni3ersity Press. 699F. http277---.pendidikan.blogspot.1om769**7987pengertian,+ungsi,dan,proses, akuntansi.htm7

Anda mungkin juga menyukai