Anda di halaman 1dari 7

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Identitas Sekolah Nama Sekolah Mata pelajaran Kelas Semester Pokok bahasan Alokasi waktu : SMA Taruna Pekanbaru : Kimia :X : I(satu) : Stoikiometri : 3 x 45 menit

Standar Kompetensi : Memahami hukum-hukum dasar kimia dan penerapannya dalam perhitungan kimia (stoikiometri) Kompetensi Dasar : Membuktikan dan mengkomunikasikan berlakunya hukum-hukum dasar kimia melalui percobaan serta menerapkan konsep mol dalam menyelesaikan perhitungan kimia. Indikator : - Menentukan rumus air kristal - Menentukan kadar zat dalam suatu senyawa. - Menentukan pereaksi pembatas dalam suatu reaksi - Menentukan banyak zat pereaksi atau hasil reaksi Tujuan Pembelajaran A. Kognitif - Siswa mampu menentukan rumus air kristal - Siswa mampu menentukan kadar zat dalam suatu senyawa. - Siswa mampu menentukan pereaksi pembatas dalam suatu reaksi - Siswa mampu menentukan banyak zat pereaksi atau hasil reaksi B. Afektif - Siswa mampu menjawab pertanyaan dengan baik - Siswa mampu bekerja sama dalam kelompok dengan baik - Siswa mampu mendengarkan penjelasan kelompok lain dengan tenang - Siswa mampu menyampaikan ide/Pendapatnya dengan baik

Karakter Siswa yang Diharapkan : Ingin tahu, Mandiri, Komunikatif, Materi Pembelajaran Rumus Kimia Air Kristal (Hidrat) Air kristal adalah banyaknya molekul air yang diikat suatu senyawa. Misal rumus kristal tembaga(II) sulfat adalah CuSO4.5H2O, ini berarti tiap-tiap molekul CuSO4 mengikat 5 molekul H2O. Senyawa yang didalam rumusnya mengandung air kristal disebut senyawa hidrat, jika senyawa hidrat melepaskan air kristal yang terikat, maka disebut senyawa anhidrat.

Cara mencari jumlah air kristal yang terikat pada garam hidrat adalah dengan rumus:

Contoh soal : Sebanyak 29 gram garam hidrat dipanaskan hingga semua air kristalnya menguap dan membentuk 27,2 gram CaSO4. Jika Ar Ca = 40, O = 16, S = 32, dan H = 1, maka tentukan rumus garam hidrat tersebut! Jawab : Massa senyawa hidrat = 29 gram ; Massa senyawa anhidrat = 27,2 gram Maka, Massa air : 29 27,2 = 1,8 gram Mol H2O = 1,8/18 = 0,1 Mol anhidrat = 27,2/136 = 0,2 Perbandingan mol CaSO4 : mol H2O = 0,1 : 0,2 = 1 : 2 Jadi, rumus hidrat tersebut adalah CaSO4.2H2O

Penentuan kadar zat dalam senyawa Kadar zat umumnya dinyatakan dalam persen massa (% massa). Untuk mendapatkan persen massa dapat menggunakan rumus :

Atau

Contoh soal : Berapakah kadar C dan N dalam urea (CO(NH2)2)? (Ar: C =12 ; N =4 ; O =16 ; dan H =1) Jawab : 1 mol urea mengandung 1 atom C, 1 atom O, 2 atom N dan 4 atom H. Mr urea = 12 + 16 + 28 + 4 = 60 Kadar C = Kadar N = x 100% = 20% x 100% =46,6%

Penentuan Pereaksi Pembatas Pereaksi pembatas adalah pereaksi yang habis lebih dulu dibanding pereaksi yang lain. Pereaksi pembatas digunakan untuk menentukan zat-zat yang lain dalam reaksi.

Contoh soal : Perhatikan persamaan reaksi berikut : N2(g) + 3H2(g) 2NH3(s) Jika 1 mol N2 direaksikan dengan 2 mol H2, tentukan: a. pereaksi pembatas, b. jumlah mol yang tersisa, c. jumlah mol NH

Jawab : a. Berdasarkan koefisien reaksi, maka : = = mol = 1 mol mol = 0,67 mol

Jadi, yang merupakan pereaksi pembatas adalah H2 karena habis lebih dulu. b. Karena pada N2 hanya 0,67 mol yang dipakai dalam reaksinya maka: jumlah mol N2 bersisa sebanyak 1 0,67 mol = 0,33 mol c. Jumlah mol NH3 :

= =
x 2 mol = 1,33 mol

x jumlah mol pereaksi pembatas

Penentuan Banyaknya Zat Pereaksi dan Hasil Reaksi Penentuan jumlah pereaksi dan hasil reaksi yang terlibat dalam reaksi harus diperhitungkan dalam satuan mol. Artinya, satuan-satuan yang diketahui harus diubah ke dalam bentuk mol. Metode ini disebut metode pendekatan mol. Adapun langkah-langkah metode pendekatan mol tersebut yaitu :

Contoh soal : Berapa massa air (H2O) yang dihasilkan dari reaksi pembakaran 4 g H2 dengan O2 ? (Ar : H = 1 ; O = 16) Jawab: Setarakan reaksinya: 2H2+ O2 2H2O Agar penyelesaian lebih mudah gunakan alur berikut. massa H2 mol H2 mol H2O massa H2O mol H2 = 4/2 mol = 2 mol mol H2O = x mol H2 = 2/2 x 2 mol = 2 mol

massa H2O = mol x Mr H2O = 2 x 18 = 36 g Model/Metode Pembelajaran Model Pembelajaran : Kooperatif Tipe STAD Metode Pembelajaran : Ceramah, tanya jawab dan Diskusi Langkah-Langkah Kegiatan Pembelajaran Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran Pendahuluan Guru menyuruh siswa menyiapkan kelas Guru mengabsen siswa yang hadir Guru memberikan apersepsi tentang konsep mol Guru menyampaikan tujuan pembelajaran Kegiatan Inti (Siswa telah duduk dikelompoknya masing-masing saat pelajaran dimulai) Guru menyampaikan ringkasan materi siswa Guru membagikan LKS pada tiap kelompok 2 menit 20 menit Guru melakukan tanya jawab untuk mengetahui pemahaman 13 menit 5 menit 2 menit 15 menit 3 menit Waktu

Guru

membimbing

siswa

mengerjakan

LKS

mengenai 20 menit

Penentuan rumus hidrat, rumus molekul, rumus empiris, dan kadar zat dalam senyawa Guru meminta perwakilan dari tiap kelompok untuk 15 menit 20 menit mempersentasikan hasil diskusi kelompok Guru memberikan evaluasi Penutup Guru membimbing siswa menyimpulkan materi Penentuan 15 menit rumus hidrat, rumus molekul, rumus empiris, dan kadar zat dalam senyawa Guru meminta siswa untuk mempelajari materi selanjutnya Guru menutup pelajaran dengan mengucapkan salam 3 menit 2 menit

Sumber dan Media Pembelajaran Alat belajar Sumber Belajar : Lembar Kerja Siswa : Buku Cetak kimia kelas X IPA yang relevan, dan sumber dari internet Media Pembelajaran : Menggunakan Media Power Point Penilaian (Evaluasi) a. Teknik Penilaian - Tes Tulis - Observasi b. Bentuk Instrumen - Tes uraian - Lembar Observasi

Mengetahui Kepala Sekolah SMA Taruna Mandiri Guru Mata Pelajaran

Yulwita Afrina, M.Pd

Farida, S.Pd