Anda di halaman 1dari 11

RINGKASAN MATERI KULIAH METODOLOGI PENELITIAN SURVEI

Oleh: Kelompok IV Putu Nov ! H!p"!# A#$ !%t M!$e L!k"m . %t/!0P & '()'**(+', & '()'**(+(+ -

PROGRAM STUDI AKUNTANSI PROGRAM PAS.ASAR1ANA UNIVERSITAS UDA2ANA DENPASAR (+'3

4A4 '+ SURVEI KARAKTERISTIK PENDEKATAN KOMUNIKASI Pendekatan komunikasi melibatkan pelaksanaan survei atau wawancara dan merekam tanggapan yang diterima untuk dianalisis. Survei merupakan proses pengukuran yang digunakan untuk mengumpulkan informasi dalam sebuah wawancara yang terstruktur dengan baik, dengan atau tanpa seorang pewawancara. Tujuan survei adalah memperoleh data yang dapat dibandingkan dengan data dari bagian lain dari sampel yang terpilih sehingga kesamaan dan perbedaan dapat ditentukan. Kekuatan terbesar dari survei sebagai sebuah pendekatan pengumpulan data primer adalah keunggulannya dalam berbagai hal. Sebuah survei yang menggunakan telepon, surat, komputer, e-mail, atau internet sebagai media komunikasi dapat memperluas cakupan geografis dengan biaya dan waktu yang lebih sedikit dibandingkan dengan observasi. dapat membantu periset menghindari atau mengurangi eror tersebut. E#o# D!l!m R "et Komu% k!" Terdapat tiga sumber utama dari eror dalam riset komunikasi, pertanyaan-pertanyaan pengukuran dan instrument survei, pewawancara, dan peserta. Periset tidak dapat membantu pengambil keputusan bisnis menjawab sebuah pertanyaan riset jika mereka, !. "emilih atau membuat pertanyaan yang tidak tepat #. "engajukan pertanyaan dengan urutan yang tidak tepat $. "enggunakan peralihan dan instruksi yang tidak tepat untuk memperoleh informasi. E#o# Pe5!5!%6!#! %ari pendahuluan hingga kesimpulan wawancara, terdapat banyak hal dimana kendali pewawancara terhadap proses dapat mempengaruhi kualitas data. &ror pewawancara, sumber utama dari eror pengambilan sampel dan bias tanggapan, disebabkan oleh beberapa tindakan' !. Kegagalan mendapatkan kerjasama penuh peserta (eror pengambilan sampel). Sampel memiliki kemungkinan menjadi bias jika pewawancara tidak melakukan kerja yang baik dalam mendapatkan kerjasama peserta. #. Kegagalan merekam jawaban secara akurat dan lengkap (eror masukan data). &ror mungkin timbul dari prosedur perekaman wawancara yang mendorong pewawancara kan tetapi, semua riset komunikasi mempunyai beberapa eror. Pemahaman atas berbagai eror

untuk merangkum atau menafsirkan jawaban peserta atau yang memberikan ruang yang tidak cukup untuk merekam jawaban seperti yang diberikan peserta. $. Kegagalan menjalankan prosedur wawancara secara konsisten. Ketepatan perkiraan survei akan berkurang dan akan terdapat lebih banyak eror di sekitar perkiraan sampai suatu tingkat dimana pewawancara tidak konsisten dalam hal-hal yang tidak mempengaruhi data. *. Kegagalan menetapkan lingkungan wawancara yang tepat. +awaban akan menjadi tidak akurat atau bias secara sistematis ketika pewawancara gagal melatih atau memotivasi peserta atau gagal menetapkan situasi interpersonal yang mengena. ,. Pemalsuan jawaban individu atau keseluruhan wawancara. -entuk yang paling berbahaya dari eror pewawancara adalah kecurangan. Kadang kala, pemalsuan jawaban atas pertanyaan yang dilewatkan dirasakan sebagai solusi termudah untuk melengkapi data. .. /aktor perilaku pewawancara. +uga terlihat jelas bahwa seorang pewawancara dapat menyimpangkan hasil survei melalui saran, arahan, atau penyelidikan bahasa yang tidak tepat, melalui penekanan kata dan penafsiran lain pertanyaan, dll. 0. -ias akibat keberadaan fisik. Pewawancara dapat mempengaruhi peserta secara halus dan tak terasa. Pewawancara yang berusia lebih tua seringkali terlihat sebagai tokoh yang lebih berkuasa oleh peserta muda, yang selanjutnya akan memodifikasi tanggapan mereka terhadap pertanyaan yang diberikan. E#o# Pe"e#t! Tiga kondisi yang harus dipenuhi oleh peserta agar survei mengalami keberhasilan' !. Peserta harus memiliki informasi yang ditargetkan oleh pertanyaan investigasi. #. Peserta harus memahami perannya dalam wawancara sebagai pemberi informasi yang akurat. $. Peserta harus memiliki motivasi yang cukup untuk bekerjasama. Karena itu, peserta menyebabkan adanya eror melalui dua cara, apakah mereka menanggapi survei yang ada (keinginan mereka untuk berpartisipasi) dan bagaimana mereka menanggapi survei tersebut. E#o# 4e#7!" " P!#t " p!" Tiga faktor mempengaruhi partisipasi' !. Peserta harus percaya bahwa pengalaman tersebut akan menyenangkan dan memuaskan

#. Peserta harus percaya bahwa menjawab survei adalah bentuk penggunaan waktu yang baik $. Peserta harus menghilangkan keberatan mental untuk berpartisipasi. gar peserta dapat berpikir bahwa jawaban survei adalah penting dan bermanfaat, perlu adanya beberapa penjelasan tentang tujuan studi. Peserta potensial sering kali harus mengatasi rasa keberatan untuk diwawancarai. "ereka dapat mungkin memandang sebuah topik terlalu sensitif sehingga wawancara akan memalukan atau terlalu mencampuri urusannya. tau mereka akan merasa tidak layak untuk diwawancarai atau takut wawancara tersebut akan meremehkan mereka. %alam survei, eror nonrespon muncul ketika tanggapan peserta berbeda secara sistematis dari tanggapan bukan peserta. 1al ini terjadi ketika periset' !. Tidak dapat menemukan seorang (anggota sampel yang didesain sebelumnya) yang akan dikaji, atau #. Tidak berhasil dalam mendorong orang itu untuk berpartisipan. E#o# 4e#7!" " Re"po%8T!%99!p!% &ror respon disebabkan oleh dua hal' !. Peserta gagal memberikan jawaban yang tepat, atau #. Peserta gagal memberikan jawaban yang lengkap. Peserta juga menyebabkan eror dengan menanggapi pertanyaan dengan cara tertentu sehingga secara sengaja atau tidak sengaja salah menyampaikan kebenaran dari perilaku, sikap, preferensi, motivasi, atau tujuan mereka (bias respons). Pem l h!% Meto$e Komu% k!" Sekali sponsor atau periset telah menentukan bahwa kegiatan survei atau wawancara merupakan pendekatan pengumpulan data yang tepat, berbagai perangkat bisa digunakan untuk memperoleh informasi dari individu-individu. Seorang periset dapat menjalankan wawancara semi terstruktur atau survei dengan wawancara personal atau melalui telepom atau dapat mendistribusikan survey yang dikelola sendiri melalui surat, faks, komputer, email, internet, atau kombinasi semuanya. SURVEI 2ANG DIKELOLA SENDIRI Kuesioner yang dikelola sendiri ada dimana-mana dalam kehidupan modern. Pendaftaran pengguna, permintaan informasi produk di majalan, kartu garansi, dll merupakan contoh dari survei yang dikelola sndiri. Survei lewat pos yang dikelola sendiri dikirimkan

tidak hanya oleh kantor pos tetapi juga melalui faksimili dan jasa kurir. -entuk pengiriman lain termasuk studi melalui komputer (computer-delivered) dan cegatan (intercept). Ev!lu!" Su#ve /!%9 D kelol! Se%$ # 2evolusi komputer terasa lebih kuat pada kegiatan survei yang dikelola sendiri. Kuesioner yang dikelola sendiri dan dikirim melalui komputer (juga disebut computer assisted self-interview, atau CASIs) menggunakan intranet organisasi, internet, atau layanan online untuk menjangkau peserta mereka. 4 !/! Semua jenis survei yang dikelola-sendiri biasanya biayanya lebih murah daripada survei melalui wawancara personal. 1al ini benar untuk survei lewat pos, demikian juga yang dikirim melalui komputer dan survei cegatan. Studi-studi yang dikirim melalui komputer mengurangi biaya percetakan survei, demikian juga biaya pengiriman survei per peserta yang lebih rendah untuk studi yang sangat besar. Kemu$!h!% Ak"e" S!mpel Satu aset yang diperoleh bila menggunakan survei yang dikelola sendiri melalui surat adalah periset dapat menghubungi peserta yang sebelumnya tidak dapat diakses. 4!t!"!% :!ktu Sementara studi melalui pencegatan akan memaksa peserta untuk tanggapan yang relatif cepat. %alam sebuah survei lewat pos peserta dapat menggunakan waktu lebih banyak untuk mengumpulkan fakta, berbicara dengan yang lain , atau mempertimbangkan jawaban dengan waktu yang tidak dimungkinkan pada survei yang menggunakan telepon atau dalam sebuah wawancara personal. Studi yang menggunakan komputer, terutama yang diakses melalui link-link email ke internet, sering kali mempunyai batasan waktu baik terhadap akses maupun pengisiannya setelah dimulai. Ke!%o% m!% Survei lewat pos biasanya dirasakan lebih tidak personal, memberikan keanoniman yang lebih dibandingkan cara komunikasi lain, termasuk metode-metode lain untuk mendistribusikan kuesioner yang dikelola-sendiri. Survei terkirim-komputer masih menikmati keanoniman yang sama,meskipun perhatian yang meningkat tentang privasi mungkin menurunkan persepsi lain dimasa mendatang. .!kup!% Top k Keterbatasan besar dari survei yang dikelola sendiri adalah pada jenis dan jumlah informasi yang dapat diperoleh. Periset biasanya tidak mengharapkan jumlah informasi yang

besar dan tidak dapat menyelidiki pokok permasalahan. Peserta umumnya akan menolak bekerja sama dengan sebuah surat panjang dan3atau kompleks, dikirim komputer, atau kuesioner dengan cara mencegat kecuali menerima manfaat pribadi. Mem!k" m!lk!% P!#t " p!" $!l!m Su#ve/ /!%9 D kelol! Se%$ # 0 4ntuk memaksimalkan kemungkinan tanggapan secara keseluruhan, perhatian harus diberikan pada setiap tahap proses survey dimana kegagalan tanggapan dapat terjadi. 5ontohnya, alamat yang salah, baik alamat email, maupun rumah dapat menyebabkan koesioner tidak sampai atau tidak kembali, kurangnya petunjuk pengisian bisa mengarah pada tidak adanya tanggapan. Sebuah pendekatan, total design method (T%"), menyarakan adanya minimalisasi beban peserta dengan mendesain kuesioner yang' !. "udah dibaca #. "emberikan petunjuk pengisian $. "enyertakan komunikasi pribadi *. "emberikan informasi tentang survey melalui pemberitahuan awal ,. "endorong peserta untuk menanggapi Saran praktis muncul sebagai kesimpulan dalam upaya meningkatkan jumlah tanggapan' !. Pemberitahuan awal dari pengiriman kuesioner yang dikelola-sendiri akan memperbesar tingkat respon. #. Tindak lanjut setelah pengiriman kuesioner yang dikelola sendiri akan memperbesar tingkat respons $. Petunjuk dan perangkat pengembalian yang dijelaskan dengan baik (misalnya amplop respons, terutama yang disertai perangko) akan memperbesar tingkat respon. *. Pemberian imbalan untuk partisipasi akan memperbesar tingkat respon ,. Tenggang waktu tidak memperbesar tingkat respon tetapi mendorong peserta untuk merespon dengan segera. .. +aminan keanoniman, yang memang penting bagi mereka yang memberikan respon, tidak memperbesar tingkat respon. 0. %aya tarik untuk berpartisipasi adalah penting. T#e%$ Su#ve /!%9 D kelol! Se%$ # Pelaksanaaan survey menggunakan komputer mulai bermunculan, teknik survey menggunakan surat tradisional diadaptasi ke kuisioner yang terkirim-komputer. Kemudahaan akses ke sistem surat elektronik memungkinkan organisasi besar maupun kecil menggunakan survey komputer dengan kelompok peserta internal maupun eksternal. Sebuah perjalanan

singkat di internet mengungkap organisasi menggunakan situs mereka untuk mengevaluasi proses layanan pelanggan, membangun daftar yang mengarah ke penjualan, mengevaluasi rencana promosi dan perubahan produk, menetapkan pemasok, dan lain-lain. Sekarang sudah ada perangkat lunak yang maju dan lebih mudah digunakan untuk mendesain kuesioner web. Kuisioner berbasis web merupakan sebuah perangkat pengukuran yang dikirim maupun dikumpulkan melalui internet, mempunyai kekuatan sistem wawancara telepon dengan bantuan komputer tetapi tanpa biaya administrator jaringan, perangkat lunak khusus atau perangkat keras tambahan. Kelebihan survei melaui web antara lain' !. desain kuisioner melalui sebuah lingkungan pemrosesan kata. #. kemampuan mengirimkan formulir kuisioner dari file teks. $. sebuah perangkat pengajar memadu kita melalui pembentukan format pertanyaan dan tanggapan. *. tersedia perpustakaan pertanyaan dan skala. ,. pengiriman 3 penerbitan otomatis ke pusat web. .. update data dan hasil survei lebih cepat. 0. kemampuan mengedit data dengan memanfaatkan perangkat lunak seperti spreadsheet. 6. pengiriman hasil yang lebih cepat. 7. analisis dan mekanisme pelaporan yang mudah. !8. kemampuan menggunakan dukungan visual. !!. kemampuan melakukan survei sekaligus. !#. kemampuan menarik peserta yang tidak akan berpartisipasi di proyek riset lain termasuk peserta internasional. !$. peserta merasa anonim. !*. pengalaman yang tidak tersedia dengan perangkat lain. Kelemahan survei dengan web antara lain' !. perekruten sampel yang tepat memerlukan biaya dan waktu. #. perpindahan survei ke web memerlukan biaya yang mahal. $. membutuhkan keterampilan teknis selain keterampilan riset untuk menjalankan survei web.

Su#ve Mel!lu :!5!%6!#! Telepo% 9awancara telepon merupakan suatu metode wawancara yang dilakukan oleh seorang pewawancara dengan atau tanpa bantuan komputer dari lokasi periset ke rumah-rumah responden melalui saluran telepon. 2esponden dipilih melalui suatu daftar pada buku petunjuk telepon. 9awancara telepon dapat dilakukan dengan pegelolaan komputer (computer administrated telepone survey) atau menggunakan bantuan komputer ( computer assisted telepone interview). Terdapat beberapa model survei dengan pengelolaan komputer yaitu toucf-tone data entry, voice regognition, dan automatic specch regognition. Keuntungan suvei melalui wawancara telepon antara lain' !. biaya pengambilan sampel dan pengumpulan data yang lebih rendah karena pewawancara tidak perlu melakukan perjalanan untuk mencapai responden : #. bila dibandingkan dengan survei melalui surat., kerja lapangan wawancara telepon dapat dilakukan dengan lebih cepat : $. wawancara melalui telepon dapat mengurangi bias terkait penampilan fisik, bahasa tubuh dan tindakan wawancara lainnya : *. wawancara via telepon lebih mudah diakhiri daripada wawancara temu muka. Kelemahan survei melalui wawancar telepon antara lain' !. adanya alamat yang tidak dapat diakses melalui telepon karena keterbatasan jaringan dan tingkat ekonomi sosial masyarakat, misalnya rumah penduduk yang berada di daerah terpencil dan rumah tangga dengan penghasilan rendah : #. menurunkan tingkat keterwakilan responden akibat dari nomor telepon yang tidak akurat, tidak terdaftar dan tidak berfungsi karena banyak nomor telepon yang sudah tidak aktif ataupun tidak menunjukkan lokasi sesuai kode wilayahnya : $. keterbatasan panjang wawancara sebagai kekurangan lain dari survei telepon karena terkait dengan panjang waktu wawancara yang berkisar antara !8-$8 menit : *. keterbatasan penggunaan pertanyaan visual dan kompleks timbul karena wawancara dilakukan via telepon. 4ntuk mengatasinya pewawancara dapat mengirimkan gambar maupun alat-alat visual lainnya melalui email3faks sebelum jadwal wawancara : ,. survey melalui telepon dapat menghasilkan tanggapan yang kurang lengkap dari peserta, karena kurangnya keterlibatan peserta :

.. perubahan dalam lingkungan fisik juga mempengaruhi survei telepon, terutama mengenai pergeseran ke telepon nirkabel dan lingkungan dimana survei tersebut dilakukan. T#e% Su#ve Mel!lu Telepo% ;ang perlu diperhatikan dalam survei melalui telepon adalah penggunaan mesin penjawab telepon atau layanan voice mail yang semakin berkembang. "esin penjawab atau layanan voice mail merupakan permasalahan rasio tanggapan kompleks yang potensial. 1asil riset menunjukkan bahwa rumah tangga dengan voice mail dapat diakses dan lebih mungkin berpartisipasai dalam survei. Telemarketing meningkatkan rasio non respon dari peserta karena kebingungan konsumen tentang perbedaan antara periset dan telemarketing. SURVEI MELALUI :A:AN.ARA PERSONAL Survei melalui wawancara personal adalah percakapan dua arah antara seorang pewawancara terlatih dengan seorang peserta. <ilai terbesar metode wawancara personal terletak pada kemampuannya dalam menggali topik wawancara secara lebih mendalam dan rinci, pewancara memegang kendali sepenuhnya, dan pewancara lebih leluasa mengambil tindakan dalam situasi yang khusus. Kelebihan wawancara personal adalah' !. pewawancara memiliki lebih banyak kendali dari jenis komunikasi lainnya karena dapat menggali jawaban secara lebih mendalam, mengajukan pertanyaan lanjutan, dan mengumpulkan informasi melalui observasi : #. dapat menggunakan bantuan visual khusus dan alat pemberi nilai, serta dapat menjangkau peserta yang buta huruf : $. pewawancara dapat menyeleksi awal peserta untuk meyakinkan mereka sesuai profil populasi : *. wawancara personal berbantuan computer (Computer Assisted Personal Interviewing/CAP) dapat pula digunakan sehingga tanggapan dapat dimasukkan ke dalam mikrokumputer portable untuk mengurangi eror dan biaya. Kekurangan wawancara personal adalah' !. waktu dan biaya yang dibutuhkan sangat tinggi, dan dibutuhkan periode pengumpulan data di lapangan yang lebih panjang : #. memerlukan pewawancara yang terlatih baik, dan tindak lanjut membutuhkan pewawancara yang intensif :

$. kemungkinan persebaran geografis yang luas, tidak semua peserta tersedia atau dapat diakses, beberapa wilayah sulit dikunjungi : *. beberapa peserta tidak mau berbicara dengan orang asing di rumah mereka, pertanyaan harus diubah atau peserta diarahkan oleh pewawancara. MEMILIH METODE SURVE2 2ANG OPTIMAL %engan membandingkan tujuan riset dengan kekuatan dan kelemahan masing-masing metode, maka dapat dipilih metode yang sesuai dengan kebutuhan, apakah survei akan dilakukan secara personal, melalui telepon, pos ataukah komputer. <amun jika tidak ada pilihan yang benar-benar sesuai, kita dapat mengkombinasikan karakteristik terbaik dari beberapa alternatif ke dalam sebuah survei cang o an !hybrid survey). Penggunaan metode ini dapat mengakibatkan tambahan biaya akibat kombinasi metode, fleksibilitas penyesuaian sebuah metode terhadap kebutuhan menjadi imbalan yang dapat diterima karena semua periset dihadapkan dengan realitas praktis biaya dan tengat waktu. "etode yang optimal akan terlihat nyata, tetapi kebutuhan manajer akan informasi seringkali melampaui sumber internal mereka. Outsourcing L!/!%!% Su#ve "utsourcing merupakan alternatif layanan survei bagi manajer karena menawarkan manfaat khusus seperti staf riset yang terlatih secara profesional, wawancara dengan lokasi terpusat dan fasilitas berbantuan komputer. Pemasok komersial layanan riset beraneka ragam jenisnya, dari operasi layanan penuh hingga konsultan spesialis. Perusahaan riset menawarkan keuntungan khusus yang tidak dikelola secara terpisah oleh klien. Perusahaanperusahaan spesialis menawarkan perangkat lunak dan bantuan berbasis komputer untuk wawancara personal dan melalui telepon termasuk mode surat dan campuran. Pemasok panel menyediakan jenis layanan riset yang lain, dengan menekankan pada kerja survei meliputi beberapa periode waktu. Pemasok panel menghasilkan data untuk studi bersifat longitudinal dari berbagai jenis.

RE;RENSI 5ooper, %onald., Pamela S. Schindler. #88.. #etode $iset %isnis, &olume ', (disi ). PT. "edia =lobal &dukasi. +akarta.