Anda di halaman 1dari 7

METODE INDUKSI Induksi adalah cara kerja ilmu pengetahuan yang bertolak dari sejumlah proposisi tunggal atau

partikular tertentu untuk menarik kesimpulan umum tertentu. Dengan kata lain atas dasar sejumlah fenomena, fakta, atau data tertentu yang dirumuskan dalam proposisi tertentu ,ditarik kesimpulan yang dianggap sebagai benar dan berlaku umum.

Metode Induksi Bacon Orang yang berjasa mengembangkan metode induksi adalah Francis Bacon (1 !1" 1!#!$.Inti dari Induksi %aya Bacon adalah bah&a ilmu pengetahuan harus bermula dari dan dikendalikan oleh pengamatan yang tidak terpengaruh oleh pengandaian apapun juga. Ilmu&an harus mendekati alam atau obyek penelitiannya dengan menggunakan mata yang lugu dan tidak dicemari oleh anggapan atau praduga apapun juga. Ilmu&an tulen menurut Bacon adalah yang menangkap obyek sebagaimana adanya. Ia membiarkan obyek berbicara padanya tanpa berusaha agar subyek itu harus cocok dengan dugaan dalam benaknya. 'iga hal pokok yang disampaikan Bacon dalam (etode Induksi) 1. *etika mengadakan penelitian ilmiah, seorang peneliti harus bebas dari praduga, pengandaian, spekulasi a&al yang dapat memperdaya ilmu&an tersebut. +al ini bertujuan untuk mencegah bias ilmiah yaitu ketika ilmu&an hanya menggunakan teori dan fakta yang menunjang presepsinya saja dan menghiraukan teori atau fakta lain yang bertentangan dengan presepsinya. Dengan jalan ini dapat dicapai kebenaran sejati kebenaran yang didukung dengan fakta dan data sebagaimana adanya, tanpa memaksakan kenyataan sesuai dengan apa yang dipikirkan. ,ontohnya yaitu ketika meneliti apakah kertas yang terendam air akan sobek atau tidak. -ada beberapa literatur memang disebutkan bah&a ketika kertas terkena air akan sobek, namun peneliti harus menghilangkan segala presepsi, praduga dan spekulasi a&al tersebut. -eneliti juga harus mempertimbangkan literatur"literatur yang bertentangan dengan hal tersebut. 'idak boleh ada presepsi atau spekualasi a&al apapun dalam benak peneliti. -eneliti harus menjalankan penelitian sebagaimana adanya, tanpa memaksakan kenyataan sesuai apa yang dipikirkan. #. Ilmu&an harus memperhatikan fakta yang bertentangan dengan data, bukan hanya yang cocok dengan apa yang diinginkan. *hususnya justru data"data yang berbeda jauh dari apa yang diinginkan. ,ontoh ) seperti pada penentuan titik leleh suatu .at

/. 0etelah mengamati objek sebagaimana adanya dan mengumpulkan fakta, data die1aluasi, diklasifikasi dan disimpulkan sesuai dengan kemampuan ilmu&an

tersebut. -ada tahap ini akal budi dan pengamatan indra&i saling menunjang untuk mendapatkan kesimpulan yang dapat diandalkan. ,ontoh ) 1$ kertas basah karena cairan #$batuk karena air minum (anfaat (etode Induksi Bacon ) 1. -enelitian dilakukan secara obyektif. (etode ini memba&a ilmu&an melakukan kegiatan ilmiah dan hasil yang didapatkan akan sesuai dengan kenyataan sebagaimana adanya #. *egiatan ilmiah tidak akan jatuh menjadi sebuah ideologi, dimana cara kerja ideologis selalu berusaha membenarkan apa yang diyakini ideologi tersebut. *egiatan ilmiah lalu tidak lagi bertujuan mencari fakta dan data yang membenarkan ideologi, melainkan mengungkapkan kenyataan sebagaimana adanya. *elemahan metode Induksi Bacon) 1. *etika melakukan suatu penelitian, kita tidak mungkin sama sekali tidak memiliki hipotesis a&al, dugaan dan presepsi a&al, asumsi dan kerangka teoritis tertentu. Oleh karena itu sangat susah jika metode Bacon meminta kita untuk sama sekali menghilangkan presepsi"presepsi a&al tersebut. (aka sesungguhnya keyakinan a&al, hipotesis, asumsi maupun dugaan a&al itu diperlukan hanya saja hal tersebut digunakan sebagai alat bantu dalam penelitian, bukanlah tujuan yang harus dicapai. Ilmu&an harus bersikap terbuka terhadap asumsi atau keyakinan yang dimilikinya. *arna yang dibutuhkan dari suatu penelitian bukanlah data yang sesuai dengan asumsi melainkan fakta dan data empirik yang ditemukan dari suatu asumsi. ,ontoh ) asumsi a&al 2 buah yang &arnanya merah itu pasti manis, ternyata cabe itu rasanya pedas. #. Dalam pelaksaan metode induksi ini, spekulasi ilmiah, imajinasi aktif, dan konsep dihilangkan begitu saja dalam menafsirkan fakta yang ada. -adahal ketiga unsur tersebut sangat diperlukan untuk menafsirkan fakta dan untuk melangkah dalam proses penelitian yang lebih jauh lagi. 0ehingga fakta dan data yang diperoleh tidak mentah"mentah dipakai begitu saja, namun dapat diolah untuk menjadi data dan fakta yang signifikat dan akurat. Oleh sebab itu, lahirlah berbagai teori"teori baru. ,ontohnya, 3danya penemuan mobil dengan menggunakan tenaga listrik yang ditemukan oleh momo. Bila momo tidak memiliki imajinasi dan keberanian untuk berspekulasi membuat mobil dengan alternatif energi baru, maka selamanya manusia akan mengandalkan minyak bumi yang jumlahnya sangat terbatas. ,ontoh kedua, dari jaman dulu orang percaya pepaya bisa melunakkan daging. 4ika tidak ada yang berspekulasi dan berani meneltiti serta menarik hipotesis apa yang ada

dalam papaya sehingga papaya bisa melunakkan daging, sampai sekarang orang tidak pernah tahu kenapa. /. (etode Induksi tidak pernah lengkap karena fakta dan data yang didapatkan melalui penelitian terbatas sehingga kesimpulan yang didapat tidak pernah mutlak. 3kan selalu ada kemungkinan munculnya fakta dan data yang menggugurkan kesimpulan yang terbentuk sebelumnya. ,ontoh ) 5umah suatu keluarga beranggota orang terbakar. Ditemukan mayat. (aka disimpulkan kelima anggota keluarga terbakar. 0etelah diotopsi ternyata bukan semua adalah anggota keluarga. Langkah - Langkah Metode Induksi (etode Induksi (urni 1. Identifikasi (asalah -ada tahap ini muncul suatu situasi yang menunjukkan adanya hal yang 6aneh7 atau tidak dapat dijelaskan secara masuk akal. 'ahap ini adalah tahap untuk menentukan masalah yang akan dibicarakan. #. -engamatan dan -engumpulan Data 8ntuk menja&ab masalah yang telah dirumuskan maka dilakukan pengamatan dengan pengumpulan fakta dan data yang berkaitan serta dapat memberi penjelasan tentang masalah tersebut. /. (erumuskan +ipotesis 0etelah mempelajari fakta dan data yang telah dikumpulkan, maka terbentuklah suatu hipotesis yang merupakan ja&aban sementara dari masalah yang telah dirumuskan. 9. 'ahap -engujian +ipotesis 'ahap ini bertujuan untuk menguji kebenaran dari hipotesis. ,aranya adalah dengan menguji cobakan prediksi sampai menunjukan kaitan yang tak terbantahkan dan terbukti benar. 4ika hasil uji coba mendukung hipotesis maka hipotesis tersebut terbukti benar. 4ika tidak maka hipotesis akan gugur dan perlu diajukan hipotesis baru. (etode Induksi 'ermodifikasi adalah metode induksi murni gaya Bacon yang telah dimodifikasi dengan meminimalisir keberatan"keberatan yang ada. :angkah"langkahnya adalah ) 1. Identifikasi masalah #. -engajuan +ipotesis

-engajuan hipotesis metode induksi termodifikasi berbeda dengan metode induksi murni Bacon. 4ika pada metode murni hipotesis sepenuhnya berdasarkan pada fakta dan data yang ada, pada metode ini hipotesis dibentuk berdasarkan akal sehat, spekulasi, atau asumsi peneliti yang berdasarkan pada pengetahuan tertentu. ;amun pada metode ini juga pengajuan hipotesis mencakup studi pustaka untuk menuntun peneliti dalam merumuskan hipotesis. /. -enelitian :apangan 4ika dalam metode induksi murni hipotesis baru dibentuk setelah penelitian lapangan dalam metode ini penelitian lapangan dimaksudkan untuk menja&ab masalah berdasarkan pada hipotesis. ;amun perlu diingat, penelitian lapangan tidak dimaksudkan untuk membentuk hipotesis baru. +ipotesis hanya merupakan alat bantu supaya penelitian menjadi kegiatan yang terbuka. Pada metode induksi murni pene itian apangan di akukan dengan mengumpu kan data dan !akta se"an#ak "an#ak n#a guna mem"entuk suatu hipotesis$ Namun pada metode induksi termodi!ikasi pene itian apagangan pada data dan !akta #ang "erhu"ungan dengan hipotesis #ang sudah di"uat se"e umn#a$ %ipotesis pada metode termodi!ikasi han#a digunakan se"agai a at "antu da am mencari data dan !akta "aik #ang mendukung hipotesis a&a maupun tidak$ 'pa"i a da am proses pene itian apangan semua data dan !akta #ang dipero eh tidak mendukung atau "er a&anan dengan hipotesis( maka pene iti harus ter"uka untuk mau mem"uat hipotesis #ang "aru$ 9. -engujian +ipotesis -ada tahap ini, hipotesis akan diuji kebenarannya dengan cara membuat prediksi apakah hipotesis tersebut benar atau tidak dengan cara dihubungkan dengan fakta dan data yang telah dikumpulkan. *emudian prediksi tersebut diuji kembali kebenarannya Pada tahap ini( di"uat suatu prediksi "erdasarkan hipotesis #ang #ang te ah didukung o eh !akta dan data$ Prediksi ini ah #ang kemudian akan diu)i ke"enarann#a$

*ontoh + masa ah+ Di da am suatu ko am ditemukan ikan-ikan mati Metode Induksi Murni + untuk menghadapi masa ah maka pene iti mengumpu kan data ter e"ih dahu u( misa n#a dengan mengamati dan mendata akti,itas ikan( kandungan air ko am( dan makanan ikan$ Kemudian "aru ditarik suatu hipotesis "erdasarkan data misa n#a hipotesisn#a ada ah -ikan mati

karena makan pe et ikan merk ./$ Sete ah itu hipotesis diu)i dengan cara mem"uat prediksi +0ika di"eri makan pe et .( ikan akan mati$ Maka di akukan pengu)ian prediksi dengan mem"eri makan se)um ah ikan dengan pe et merk .( apa"i a ikan mati maka hipotesis diterima$ Metode Induksi Termodi!ikasi+ untuk menghadapi masa ah( pene iti me akukan studi pustaka seperti misa kandungan sen#a&a da am pe et . "isa meracuni ikan( maka pene iti menarik hipotesis secara a"duksi "ah&a -ikan mati karena makan pe et ikan merk ./$ Sete ah itu di akukan pene itian apangan dengan mengamati ikan #ang makan pe et merk .$ 0ika tern#ata data pengamatan mendukung hipotesis a&a maka di akukan pengu)ian dengan mem"uat prediksi +/0ika di"eri makan pe et .( ikan akan mati/$ Maka di akukan pengu)ian prediksi dengan mem"eri makan se)um ah ikan dengan pe et merk .( apa"i a ikan mati maka hipotesis diterima$

Situasi Masa ah Situasi masa ah unsur #ang pa ing penting da am suatu pene itian karena tanpa ada suatu masa ah #ang menggan)a da am pikiran pene iti maka suatu pene itian tidak akan "er)a an$ Situasi masa ah merupakan suatu keadaan dimana ter)adi suatu !enomena #ang tidak dapat di)e askan o eh pengetahuan #ang sudah ada$ 1asa penasaran dan keingintahuan pene iti "erperan penting da am ahirn#a teori "aru karena dengan adan#a rasa penasaran dan keingintahuan pene iti #ang tinggi( pene iti akan memi iki sikap pantang men#erah sehingga mampu menemukan )a&a"an atas suatu situasi masa ah$ 'da "ermacam-macam tu)uan Pene itian+ 2$ Untuk kepentingan i miah murni + maksudn#a pene itian "ertu)uan untuk men)a&a" pertan#aan akademik "aik karena keingintahuan diri sendiri maupun karena tugas #. Sekedar untuk memuaskan rasa ingin tahu /. (enja&ab permasalahan sosial dalam kehidupan manusia 9. 8ntuk memperoleh teori atau masukan ilmiah untuk kepentingan tertentu.

0ituasi masalah yang sering dihadapi oleh peneliti adalah ketika menghadapi tujuan penelitian. *etika membuat penelitian, peneliti memanipulasi hasil demi terpenuhinya keinginan sponsor, sehingga sering disebut sebagai penelitian pesanan. ,ontoh piye<< 3. ,iri msalah yang baik) 1. (asalah harus punya nilai untuk di teliti

a. masalah harus memiliki arti penting baik untuk kepentingan ilmiah maupun kehidupan manusia baik dimasa sekarang maupun masa yang akan datang "$ masa ah terse"ut harus "isa dite iti dengan "er"agai perangkat pene itian #ang ada$ Masa ah harus dirumuskan sedemikian rupa sehingga mengandung imp ikasi #ang dapat diu)i secara impiris$ Imp ikasi mengungkapkan hu"ungan #ang diduga ada antara ge)a a-ge)a a #ang menim"u kan mas ah c. (asalah harus mampu dirumuskan dalam bentuk pertanyaan yang menarik dan menantang #. (asalah yang diteliti barsifat feasible, maksudnya mampu untuk dipecahkan dan layak untuk diteliti. 3ntara lain yaitu ketersediaan metode yang sesuai, &aktu, peralatan, biaya yang sepadan dengan hasil penelitian. /. (asalah tersebut sesuai dengan peneliti yang melakukan. -eneliti tertarik terhadap maslah tersebut dan sesuai dengan kemapuan jangkauan si peneliti. B. 0umber masalah (asalah dapat diperoleh dari berbagai sumber misalnya dari pengalaman, pengamatan fenomena yang terjadi disekitar kita, dari bacaan ilmiah, diskusi maupun pertemuan ilmiah . -erumusan dan -engujian +ipotesis Dalam metode induksi murni, pengumpulan data untuk dijadikan hipotesis sering dilakukan. -engumpulan data dari a&al ini sering disebut penelitian eksploratif. (aksud dari penelitian ini sendiri adala untuk mengeksplorasikan berbagai data untuk lebih memahami sebuah masalah, yang kemudian biasanya dijadikan hipotesis untuk penelitian selanjutnya. +ipotesis tidak berbeda jauh dari proposisi. +ipotesis adalah pernyataan yang berisi dugaan sementara atau ja&aban sementara atas peristi&a yang terjadi. +ipotesis berfungsi sebagai pengarah dan penuntun penelitian selanjutnya yang harus dibuktikan kebenarannya. +ipotesis mempunyai peran yang penting dalam kegiataan penelitian, karena tanpa hipotesis tidak mungkin ada kemajuan dalam kegiatan ilmiah, dan tidak mungkin juga kita samapai pada penjelasan ilmiah yang dapat dipertangggung ja&abkan dalam bentuk hukum atau teori ilmiah tentang masalah dalam alam semesta ini. ,ontoh ) *etika seseorang mengamati dua pohon mangga. 0atu dari pohon mangga tersebut menghasilkan buah, sedangkan yang lainnya tidak. 3danya hipotesis untuk pertanyaan menggapa pohon dapat menghasilkan buah sangat membantu penelitian ilmiah untuk selanjutnya. Hipotesis adalah suatu jawaban sementara yang dapat memberi penjelasan sementara atas suatu masalah. Hipotesis pada dasarnya merupkan sebuah proposisi yang bisa memiliki nilai benar atau salah.Oleh karena itu suatu hipotesis harus diuji lebih lanjut. Hipotesis berperan sebagai alat bantu dalam suatu penelitian untuk mengarahkan dan menuntun peneliti menentukan jawaban dari suatu permasalahan yang ada. +ipotesis mempunyai beberapa kegunaan yaitu )

1. 0ebagai batasan dalam kerangka penelitian, artinya hipotesis membatasi ruang lingkup atau jangkauan dari kegiatan penelitian tersebut, meskipun pada kenyataannya penelitian bisa berkemmbaang sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan oleh peneliti. ,ontoh ) 8ntuk mengadakan penelitian mengenai pengaruh kunyit terhadap penyakit hepatitis. Dengan adanya hipotesis pada a&al penelitian, ini akan sangat membntu untuk mengarahkan penelitian pada tahap selanjutnya. (isalnya hipotesis yang digunakan penellitti yaitu +1 (3da pengaruh kunyit terhadap penyakit hepatitis$, maka ini akan menjadi batasan peneliti untuk melakukan proses penelitiiann yyaiituu cukkupp ddengan membuktikan ada atau tidak pengaruh kunyit terhadap penayakit hepatitis. (eskipun sejalan dengan proses penelitian trsebut ditemuakan ada pngaruhnya, maka peneliti dapat menganalis dan menyimpulkan bagaimana pengaruh atau seberapa besar pengaruhnya. #. (engarahkan perhatian peneliti pada gejala, data, dan fakta yang ada serta berhubungan guna dalaam proses penelitian. /. 0ebagai alat yang digunakan untuk mengaitkan fakta dan data yang tercerai"berai dalam satu kesatuan yang menyeluruh, yang memperlihatkan keterkaitan diantara fakta dan data. -erumusan hipotesis harus dilakuan dengan singkat, jelas, padat, dan berjangkau luas sehingga secara empiris dapat diuji kebenarannya. 0etelah perumusan hipotesis, maka langkah selnjutnya yang dapat ditempuh yaitu pengujian hipotesis. -engujian hipotesis dimulai dengan membuat prediksi tentang konsekuensi logis atau konsensukensi empiric yang kemudian diuji dan ketika implikasi logis itu didukung daan sesuai dengan kenyataan empiris, maka hipotesis akan semakin kuat sebaagii kkebbennraan ilmiiah yang berisfat logis dan empiric. -engujian hipotesis dengan membuat sebuah prediksi meruapakan cara kerja deduktif. 0ehingga jelas terlihat bah&a pada kenyataannya metode induksi pada akhrnya menggunakan cara kerja deduktif.