Anda di halaman 1dari 3

Masalah

Kurangnya persediaan air bersih merupakan permasalahan yang sering terjadi di desa desa atau daerah terpencil. Desa Cinta Manis Lama merupakan satu dari sekian banyak desa yang mengalami kesulitan air bersih. Warga banyak memanfaatkan air Sungai Musi untuk memenuhi kebutuhan air baik untuk kebutuhan rumah tangga maupun untuk kebutuhan sekunder lainnya. Padahal air sungai tersebut tidak layak digunakan baik untuk mencuci pakaian, mandi, bahkan air minum. Tetapi fakta di lapangan air sungai tersebut merupakan sumber utama air untuk desa tersebut. Air Sungai Musi yang mengalir di pinggiran rumah warga tersebut dipompa dan kemudian ditampung untuk kebutuhan sehari hari. Dengan keadaan air sungai yang tercemar, kotor, dan berwarna keruh namun tetap saja air tersebut digunakan. Air sungai tersebut tercemar oleh sampah, limbah pabrik maupun kotoran. Hanya dengan menambahkan tawas pada bak air mandi yang kemudian didiamkan masyarakat langsung menggunakannya. Padahal air tersebut tidak dapat dikatakan jernih dan layak digunakan apabila belum diproses secara kimia dan pengujian yang baik. Selain itu air Sungai Musi yang dipompa tersebut hanya dapat dipompa pada saat air pasang saja. Sehingga persediaan air dipengaruhi oleh pasang surut sungai. Penggunaan air sungai tersebut sampai saat ini belum pernah menimbulkan dampak bagi masyarakat Desa Cintamanis Lama sehingga penggunaan air tersebut terus berlangsung digunakan tanpa memikirkan solusi yang lebih baik.

PEMECAHAN

Solusi yang kami lakukan guna mengatasi masalah diatas yaitu : dalam minggu pertama kami tim KKN Tematik Mandiri Unsri 2013 melakukan pengamatan dan juga analisis lebih lanjut mengenai kondisi air di desa Cintamanis lama baik itu dusun 2 maupun dusun 3 yang merupakan objek kami. Setelah melakukan analisis informasi sementara dari masyarakat mengenai kondisi air dan efek yang dirasakan dari sumber air gunakan selama ini, kemudian agar lebih akurat informasi yang kami dapat maka

sumber air dari desa cintamanis lama ini, diambil sample air dari tiga sumber mata air yaitu air parit, air sungai musi dan air sumur bor untuk uji di BTKL-PP (Balai Teknik Kesehatan Lingkungan Pengendalian Penyakit). kemudian dilakukan pada saat hari pelaksanaan kegiatan yaitu pemaparan tenaga ahli bidang air bersih yaitu Dr. Ir. H. M Hatta Dahlan, beliau merupakan ahli di bidang membran dan agar pemaparan ini lebih maksimal lagi kami melakukan kerja sama dengan BTKL-PP ( balai teknik kesehatan lingkungan pengendalian penyakit) guna memberikan referensi yang akurat mengenai kondisi air desa cintamanis lama. Kemudian setelah menerima penjelasan, tim KKN dan pemapar mempraktekan cara pembuatan sederhana penjernih air, agar masyarakat tahu secara pemaparan tadi kemudian paham serta memahaminya secara praktek. Selain itu juga disini mempraktikan filter yang bisa di gunakan dalam water treatment bisa merubah kondisi air parit tadi untuk siap menjadi air bersih. Setelah dilakukan pemaparan dan juga praktekannya dilanjutkan dengan sesi diskusi agar masyarakat yang belum mengerti dari penjelasan maupun bisa lebih di pahami. HASIL Masyarakat mengerti akan kondisi terkini dari pada sumber air yang mereka gunakan, tahu cara sederhana mengelola sumber air mereka menjadi air bersih, kemudian tahu , mengerti dan dapat mempraktikan apa yang disosialisasikan skala kecil di rumah warga masing-masing. .

Cintamanis lama, 07 februari 2014 Penanggung jawab program

Naufal Husnan Bakhtiar NIM 03111003063