Anda di halaman 1dari 33

PRAKTIKUM MEKANISME DASAR PENYAKIT

Bagian Mikrobiologi Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin 2010

ASISTEN MIKR08IOLOGI
ANDI WIJA INDRAWAN P AHMAD IBRAHIM RUM ARLEN RESNAWALDI AMMAR ABDURRAHMAN HASYIM FATHLINA DIAH GEMALA IBRAHIM SARNISYAH DWI MARTIANI YUNIALTHY DWIA PERTIWI KLP 1, 9 KLP 2, 10 KLP 3, 11, 17 KLP 4, 12, 18 KLP 5, 13 KLP 6, 14 KLP 7, 15 KLP 8, 16

BAKTERI
Bakteri adalah mahluk hidup, bersel tunggal kecil dengan dimeter kirakira 1 m, yang masuk dalam golongan protista rendah, Prokariotik, Inti hanya brp lmbaran kromosom tanpa membran inti

Sel Bakteri

STRUKTUR BAKTERI
Dinding Sel Membran Sel Sitoplasma Nucleosid Kapsul Flagel Pili/Fimbriae Spora

Flagel

Morfologi Bakteri
Ex: Entamoeba Ex: Neisseria gonorrhoea Diplococcus pneumonia diplococci

coccus Ex: Plasmodium spp.

Ex: Strep.pyogenes Srtep.viridans

bacilli

streptococci

Lanjutan
Ex: Stap. Aureus Stap.Epidermidis

staphylococci

tettraden

Ex: Sarcina luten

Ex: E.Coli Haemophilus influenzae coccobacilli

sarcina

Lanjutan

Fusiform bacilli

Filamentous form

Ex: Treponema Pallidum (sipilis)

Ex: Vibrio Cholera

spiral

vibrio

Diagnosing in Microbiology
Specimen : Depend on symptoms and timing
Urine, blood, pus, spinal fluid, sputum, or stool

PEWARNAAN Cultures (Blood Agar,Nutrient agar, BHIA, MacConkey, SS Agar, TCBS) Biochemical Tests (TSI, SIM, VP, Methyl Red, Citrat, Urea, KH test) Nucleic Acid Methods (PCR, hybridization, blots) Antibody Mediated (ELISA, slide/latex agglutination, Widal reaction, tagged fluorescence, titer)

PEWARNAAN BAKTERI

Pewarnaan Sederhana
Dikatakan sederhana karena hanya menggunakan 1 zat pewarna. . Zat warna basic yang paling sering digunakan untuk pewarnaan sederhana adalah methylen blue, crystal violet, dan carbol fuchsin. Tujuan: Morfologi Koloni

Prinsip: Bakteri=latar=warna sama


--warna bakteri lebih gelap

Fuchsin/Safranin

Methylen Blue

Air Fuchin

Methylen Blue

PEWARNAAN NEGATIF
Praktis tidak perlu fiksasi dengan panas dan tidak ada pengaruh bahan kimia Zat warna acidic dgn chromogen bermuatan negatif tidak bisa penetrasi ke dalam sel Latar belakang berwarna Tujuan : morfologi dan koloni Zat warna :
Tinta India (negrosin)

Pewarnaan Negatif
Kenapa bisa latar hitam???

Karena yang digunakan adalah tinta cina/india ink yang tdk mampu berdifusi ke dalam bakteri

streptobasil

coccus

Tinta India

Pewarnaan Differensial
Pewarnaan Pewarnaan Pewarnaan Pewarnaan Gram Tahan Asam Kapsul Spora

PEWARNAAN GRAM
Merupakan pewarnaan diferensiasi Tujuan : Morfologi, koloni, dan sifat gram 4 reagensia
Zat warna primer : Crystal Violet Mordant : Lugol atau Grams Iodin Peluntur : Ethyl Alkohol 96% Zat warna kontras : safranin atau larutan Fuchin

PEWARNAAN GRAM
Gram Positif Dinding peptidoglikannya tebal Mengikat zat Warna Pimer (diperkuat oleh mordant) tidak luntur oleh peluntur tidak terpengaruh zat warna kontras Gram Negatif Tidak bisa mengikat kuat zat warna primer warna primer luntur dengan alkohol Zat warna kontras mendominasi

Contoh bakteri :
Gram+ Streptococcus Pyogenes Staphylococcus Aureus Bacillus Cereus E.Coli Salmonella spp. Shigella spp Gram-

Gram Positif

Gram Negatif

PEWARNAAN KAPSUL
- Untuk melihat kapsul dari bakteri
- Ada 2 metode : Burry-Gins dan Tyler

Burry-Gins
Tujuan: Morfologi Koloni Sifat=untuk melihat kapsul Bakteri berkapsul bakteri patogen 2 reagensia: Zat warna primer : Tinta India / Negrosin Zat warna kontras : Safranin / air fuchin

PEWARNAAN TAHAN ASAM (ZIEHL NEELSEN)


Tujuan : morfolgi, koloni, sifat tahan asam Bakteri tahan asam:
Mycobacterium tuberculosis Mycobacterium leprae

Pewarna:
Primer : Carbol Fuchin (dipanaskan) Peluntur : Alkohol asam ( Ethanol 95% + HCl 3%) Kontras : Methylen Blue

PEWARNAAN SPORA
Untuk melihat spora bakteri Pewarna:
Primer : Malachite Green pemanasan Zat peluntur : Air Konras : Safranin atau larutan fuschin

Contoh basil berspora:


Bacillus cereus Bacillus anthracis

TERIMA KASIH