Anda di halaman 1dari 21

PRESENTASI KASUS ARTHRITIS GOUT KEPANITRAAN KLINIK ILMU PENYAKIT DALAM RSUDZA BANDA ACEH I.

Identitas Pasien Nama Umur Jenis kelamin Pekerjaan Agama Ruangan !! T! : Ny. W : 55 tahun : Perempuan : Ibu Rumah Tangga : Islam : Mamplam : "..#g : "..$m Januari %&'

Tanggal Pemeriksaan : II. Anamnesis Kel !an Utama" Nyeri persen(ian kaki

Ri#a$at Pen$a%it Se%a&an'" Pasien (atang (engan keluhan nyeri persen(ian kaki (an bengkak sejak ) bulan sebelum masuk rumah sakit (an (irasakan memberat (alam hari sebelum masuk rumah sakit. Pasien mengeluh lututnya terasa kaku (an sulit (igerakkan* keluhan (irasakan semakin memberat apabila pasien mengk+nsumsi sayuran hijau (an ka$ang,ka$angan. -elain itu* (emam juga (ikeluhkan pasien* (emam (irasakan hilang timbul (alam ) bulan terakhir* bersi.at ti(ak tinggi* (emam ti(ak (isertai menggigil (an berkeringat* (emam turun (engan +bat penurun panas* mual juga (ikeluhkan sejak ' bulan terakhir* muntah (isangkal. Ri#a$at Pen$a%it Da! l " Pasien mengeluh su(ah men(erita asam urat sejak 5 tahun yang lalu* (an pernah (ira/at selama ' hari (i R- -igli (engan keluhan

yang sama. Ri/ayat hipertensi (an (iabetes mellitus (isangkal. #a(ar asam urat tertinggi yang pernah (i(erita pasien a(alah 0*0 mg1(l pa(a & bulan yang lalu. Ri#a$at Pen'' naan O(at: Mel+2i$am* pir+2i$am* lans+pra3+le* raniti(in* 4+ltaren $ream. Ri#a$at Pen$a%it Kel a&'a" (isangkal

III. Peme&i%saan )isi% T6 N RR T *ital Si'n : 5+mp+sMentis : & %10% mm7g : &05 21menit : % 21menit : )8.5 % 5 Stat s Gene&alis : ti(ak a(a kelainan : !entuk +4al* simetris* n+rm+$ephali : #+njugti4a palpebra in.ei+r kiri (an kanan pu$at* sklera ikterik ti(ak : 6alam batas n+rmal : Ti(ak a(a na.as $uping hi(ung : Ti(ak a(a kelainan : T:J: R, 5m 7 ;* Pembesaran #<! =,> " : Pergerakan (in(ing (a(a simetris kanan (an kiri* ti(ak a(a retraksi : -tem .remitus (a(a kanan sama (engan kiri : -+n+r pa(a ke(ua lapangan paru

#esa(aran

#ulit #epala Mata Telinga 7i(ung Mulut 9eher Pa& +,a& Inspeksi Palpasi Perkusi

a(a* pupil is+k+r

Auskultasi /hee3ing. -ant n' Inspeksi Palpasi Perkusi

: 4esikuler pa(a seluruh lapangan paru* ti(ak a(a rh+nki* ti(ak a(a

: : Iktus k+r(is ti(ak terlihat : Iktus k+r(is ti(ak teraba : !atas jantung atas (i I5- III* batas jantung kanan I5- : linea parasternalis (ekstra* batas jantung mi(kal4ikularis sinistra kiri pa(a & jari me(ial linea

Auskultasi

: !unyi jantung I lebih besar (ari bunyi jantung II* regular* ti(ak

ter(apat bunyi bising jantung. A(d.men Inspeksi Palpasi Perkusi Auskultasi Pinggang ?kstremitas " : Tampak simetris* (atar* (an ti(ak ter(apat kelainan kulit : 7epar19ien1Renal ti(ak teraba : -uara timpani (i semua lapangan ab(+men : Peristaltik n+rmal : Nyeri #et+k su(ut k+st+4ertebre =,> : -uperi+r : u(em=,1,> pu$at =,1,> In.eri+r : u(em=,1,> pu$at =,1,> I*. Peme&i%saan Pen n/an'" a. La(.&at.i m Peme&i%saan La(.&at.&i m Hasil 7b @*' g15l 7t 0A 9euk+sit 8 %% 1mm) ?ritr+sit '.'%%.%%%1 C9 Tr+mb+sit 5%%%% 1 mm) 9?6 5 mm1jam #<6&&8 g1(l Ureum & 5reatinin &.% Nilai N.&mal & ,&8 gr1(l )B,') A '%%%,&%%%%1mm) '* ,5*' jt1C9 &5%%%%,'%%%%%1mm) %,&5 mm1jam D %% gr1(l &%,5% mg1(l %*5,%*@ mg1(l

Na # 5l 6i.tel ?1!1N!1N-191M M6T Ur+bilin Re(uksi !ilirubin -e(imen Urin 9euk+sit ?ritr+sit ?pitel (. ).t. T!.&a0

&)0 ).5 @' &1%1B1'@1)%1&) N+rm+kr+m n+rm+siter Negati. Negati. Negati. %,& 19P! %,& 19P! %,& 19P!

&)5,&'5 meE1(l ).5,'.5 meE1(l @%,&&% meE1(l

Pa(a .+t+ th+ra2 (iper+leh kesimpulan """""".. 1. EKG -inus Takikar(i *. Dia'n.sis Bandin' <+ut arthritis .ase akut F 6ispepsia tipe ((: &. 9ike ul$er . Mi2e( ). 6ism+tility F Anemia ringan e$ ((: &. ;$$ult blee(ing . 6e.isiensi Ge *I. Dia'n.sa Ke&/a" <+ut arthritis .ase akut F (yspepsia tipe like ul$erF Anemia ringan e$ (e.isiensi .e *II. Penatala%sanaan" N.n2a&ma%.l.'is Tirah !aring 6iet M! &5%% kkal ren(ah garam (an purin )a&ma%.l.'is

I:G6 R9 % tetes1menit #+lkisin 2 %*5 mg maksimal 0 tablet 1hari I: metilpre(nis+l+n 5 mg1& jam I: raniti(ine & ampul1 & ja 6+mperi(+n )2 &% mg 9agesil ) 2 5I Ultra set 2 & tablet *III. P&.'n.sis Hu+ a( 4itam Hu+ a( .un$ti+nam : 6ubia a( b+nam : 6ubia a( b+nam

Hu+ a( sana$ti+nam : 6ubia a( b+nam LATAR BELAKANG <agal jantung a(alah suatu kea(aan keti(akmampuan jantung mempertahankan $urah jantung yang $ukup untuk memenuhi kebutuhan metab+lisme tubuh. Penyakit ini memiliki m+rbi(itas (an m+rtalitas yang tinggi sehingga membutuhkan biaya peng+batan yang mahal. <agal jantung masih merupakan masalah kesehatan masyarakat utama baik (i negara maju atau berkembang =!ustan* %%B>. !er(asarkan lap+ran World Health Organization =W7;> tahun %%5* (ari 50 juta kematian (i (unia* &B*5 juta =)%A> (iantaranya (isebabkan +leh penyakit jantung (an pembuluh (arah terutama serangan jantung =B*8 juta> (an sr+ke =5*B juta>. Pa(a tahun %&5 (iperkirakan kematian akibat penyakit jantung (an pembuluh (arah meningkat menja(i % juta kasus. 6i In(+nesia* pre4alensi penyakit jantung (an pembuluh (arah seperti hipertensi $ukup tinggi yaitu )&*BA* se(angkan penyakit jantung B* A (an str+ke 0*) per &%%% pen(u(uk =#emenkes* %%@>. <agal jantung (isebabkan +leh berbagai eti+l+gi yang men(asari. Peningkatan insi(ensi penyakit berkaitan (engan perubahan gaya hi(up masyarakat. Penyakit jantung k+r+ner (an hipertensi merupakan penyebab

tersering gagal jantung pa(a masyarakat barat =I @%A kasus>* se(angkan penyakit katup jantung (an (e.isiensi nutrisi lebih sering (i negara berkembang. Gakt+r resik+ in(epen(en untuk terja(inya gagal jantung serupa (engan .akt+r resik+ pa(a penyakit jantung k+r+ner = peningkatan k+lester+l* hipertensi* (iabetes* (an per+k+k> (itambah a(anya hipertr+.i 4entrikel kiri (left ventricular hypertrophy 1 9:7> pa(a ?#<. !ila ter(apat hipretensi* 9:7 (ikaitkan (engan &' kali resik+ gagal jantung pa(a +rang yang berusia I 85 tahun. 6ata #+h+rt (ari stu(y Gramingham yang (imulai (ari tahun &@'%* mengi(enti.ikasi ri/ayat hipertensi pa(a I B5A pasien gagal jantung. Pa(a penelitian lebih baru menyatakan pre4alensi yang lebih ren(ah =&%,&5A>.* mungkin (engan terapi hipertensi yang lebih baik. Pengel+laan hipertensi yang baik (apat mengurangi insi(ensi gagal jantung hingga 5%A =Jessup et al* %%@>. -elain itu in.eksi 4irus* penggunaan alk+h+l* (an kem+terapi juga (apat mempengaruhi timbulnya gagal jantung. =!a2 et al* %& >. Penegakan (iagn+sis yang baik sangat penting untuk penatalaksanaan gagal jantung baik akut maupun kr+nik. 6iagn+sis gagal jantung meliputi anamnesis* pemeriksaan .isik (an pemeriksaan penunjang. Anamnesis (an pemeriksaan .isik (engan menilai kriteria Gramingharm yang benar merupakan m+(al (asar untuk penegakan (iagn+sis. Pemeriksaan penunjan ter(iri (ari .+t+ th+raks* elektr+kar(i+gra.i* lab+rat+rium* e$h+$ar(i+gra.i* (an pemeriksaan angi+gra.i k+r+ner. Perkembangan tekn+l+gi $anggih (alam pen$itraan (apat membantu klinisi untuk menegakkan (iagn+sis yang lebih baik untuk pen(erita gagal jantung. Penatalaksanaan gagal jantung meliputi penatalaksanaan n+n .armak+l+gi* .armak+l+gi* (an penatalaksanaan inter4ensi. Penatalaksaan ini tergantung penyebab (an .asilitas yang terse(ia. 6engan penatalaksaan yang baik (iharapkan akan ter/uju( pengurangan angka m+rbi(itas (an m+rtalitas yang (isebabkan gagal jantung. .& 6e.inisi <agal Jantung <agal jantung a(alah suatu kea(aan kegagalan struktural (an .ungsi+nal jantung sehingga terja(i gangguan pengisian (an ejeksi 4entrikel. #ea(aan ini

membuat jantung gagal mempertahankan sirkulasi a(ekuat untuk kebutuhan tubuh =7enein* %&%>. 5iri penting (ari gagal jantung a(alah =&> gagal (itujukan pa(a .ungsi p+mpa jantung se$ara keseluruhan (an = > gagal memenuhi kebutuhan (arah untuk metab+lisme jaringan tubuh. Menurut =manurung* %%@> pasien (engan gagal jantung harus memenuhi kriteria sebagai berikut : a> <ejala,gejala (symptoms) berupa sesak na.as yang spesi.ik pa(a saat istirahat atau pa(a saat akti4itas (engan rasa lemas (an ti(ak bertenagaJ b> Tan(a,tan(a (sign) retensi air seperti k+ngesti paru (an e(ema tungkaiJ $> Tan(a +bjekti.* (itemukan abn+rmalitas (ari struktur (an .ungsi+nal jantung. . Anat+mi Jantung Jantung terletak (alam ruang me(iastinum r+ngga (a(a. Perikar(ium yang meliputi jantung ter(iri atas lapisan: lapisan (alam =peri$ar(ium 4iseralis> (an lapisan luar =peri$ar(ium parietalis>. #e(ua lapisan ini (ipisahkan +leh $airan pelumas yang mengurangi gesekan akibat tekanan pem+mpaan jantung. Jantung ter(iri atas ) bagian : lapisan terluar =epikar(ium>* lapisan tengah1+t+t =mi+kar(ium>* (an lapisan en(+tel (i(alam =en(+kar(ium>. =7enein* %&%>. Ruangan jantung bagian atas =atrium> (an pembuluh (arah besar =arteri pulm+nalis (an a+rta> membentuk (asar jantung. Atrium se$ara anat+mi terpisah (engan 4entrikel +leh sebuah anulus .ibr+sus =tempat terletaknya keempat katup jantung (an tempat melekatnya katup maupun +t+t>. #eempat katu jantung ber.ungsi untuk mempertahankan aliran (arah searah melalui bilik,bilik jantung. Ter(apat jenis katup yaitu katup atri+4entrikularis yang memisahkan atrium (an 4entrikel* (an katup semilunaris yang memisahkan arteri pulm+nalis (an a+rta (ari 4entrikel yang bersangkutan. #atup K katup ini membuka (an menutup

se$ara pasi.* menanggapi perubahan tekanan (an 4+lume (alam bilik (an pembuluh (arah jantung. -e$ara .ungsi+nal jantung (ibagi menja(i p+mpa sisi kanan (an kiri* yang mem+mpa (arah (ari 4ena ke sirkulasi paru* (an (arah bersih ke pere(aran sistemik. Urutan aliran (arah se$ara anat+mi : :ena $a4a superi+r (an in.eri+r* atrium kanan* 4entrikel kanan* arteri pulm+nalis* paru* 4ena pulm+nalis* atrium kiri* 4entrikel kiri* a+rta* arteri* arteri+la* kapiler* 4enula* 4ena* 4ena ka4a superi+r (an in.eri+r =Pear$e* %%@>.

<ambar &.& <ambaran skematik aliran (arah melalui sistem kar(i+4askular .) Gisi+l+gi Jantung Jantung memiliki kemampuan untuk mem+mpa (arah ke paru (an sistemik. :+lume (arah yang (ip+mpa +leh tiap 4entrikel permenit (isebut $urah jantung. 5urah jantung setiap +rang sesuai ukuran tubuh. :+lume sekun$up a(alah 4+lume (arah yang (ip+mpa tiap 4entrikel per (etik. -ekitar (ua per pertiga (ari 4+lume (arah (alam 4entrikel pa(a akhir (iast+lik =4+lume akhir (iast+lik> (ikeluarkan selama sist+lik (an (isebut .raksi ejeksi. -e(angkan sisanya (i (alam 4entrikel pa(a akhir sist+lik (isebut 4+lume akhir sist+lik. Gakt+r penentu $urah jantung a(alah .rekuensi jantung (an 4+lume sekun$up.

A. )&e% ensi /ant n' Grekuensi jantung sebagian besar bera(a (iba/ah pengaruh sistem sara. +t+n+mJ serabut parasimpati (an simpatis mempersara.i n+(us -A (an A:* memengaruhi ke$epatan (an .rekuensi (enyut jantung. -timulasi parasimpatis akan mengurangi .rekuensi (enyut jantung* se(angkan simulasi simpatis akan memper$epat (enyut jantung. Apabila semua pengaruh h+rm+nal (an sara. (ihambat akan mempengaruhi $urah jantung. B. Pen'at &an 3.l me se% n1 , Ter(apat ) 4ariabel yang mempengaruhi 4+lume sekun$up: =&> beban a/al (preload) a(alah (erajat peregangan serabut mi+kar(ium segera sebelum k+ntraksi. Peregangan serabut mi+kar(ium bergantung pa(a 4+lume (arah* yang meregangkan 4entrikel pa(a akhir (iast+lik. Aliran balik (arah 4ena ke jantung menentukan 4+lume akhir (iast+lik 4entrikel. Peningkatan aliran balik 4ena meningkatkan 4+lume akhir (iast+lik yang memperkuat peregangan serabut mi+kar(ium. = > !eban akhir (afterload) a(alah tegangan serabut mi+kar(ium yang harus terbentuk untuk k+ntraksi (an pem+mpaan (arah. Tegangan serabut mi+kar(ium bergantung pa(a tekanan intra4entrikel. !ila tekanan intra4entrikel maupun ukuran 4entrikel meningkat* maka terja(i peningkatan tegangan (in(ing 4entrikel. =)> #+ntraktilitas a(alah penentu ketiga pa(a 4+lume sekun$up. #+ntraktilitas a(alah perubahan kekuatan k+ntraksi yang terbentuk (an terja(i tanpa tergantung pa(a perubahan panjang serabut mi+kar(ium. 7al ini terja(i bila kalsium tertimbun (alam sel jantung (an meningkatkan kekuatan k+ntraksi =Pri$e an( 9+rraine* %%5>.

<ambar &. Gakt+r,.akt+r Penentu :+lume -ekun$up (Stroke Volume) Jantung memiliki sistem k+n(uksi untuk merangsang mi+kar(ium (an menstimulasi k+ntraksi +t+t. Impuls jantung biasanya berasal (ari n+(us -A =sinoatrialis> yang terletak (i p+steri+r atrium kanan (ekat muara 4ena ka4a superi+r. Impuls jantung kemu(ian menyebar (ari n+(us -A menuju jalur k+n(uksi khusus atrium (an ke +t+t atrium = berkas ba$hman> yang mempermu(ah penyebaran impuls (ari atrium kanan ke atrium kiri. Impuls listrik selanjutnya men$apai n+(us A: (atrioventrikular) (ekat muara sinus k+r+naria. N+(us A: merupakan jalur n+rmal transmisi impuls (ari atrium ke 4entrikel. Impuls melalui n+(us A: relati. lambat karena taut selisih yang ren(ah (an menyebabkan sinkr+nisasi k+ntraksi atrium sebelum 4entrikel. #ea(aan ini memungkinkan pengisian 4entrikel sebelum k+ntraksi 4entrikel. !erkas his menyebar (ari n+(us A: yang berjalan ke ba/ah (i sisi kanan septum inter4entrikularis (an ber$abang menja(i serabut berkas kanan (an kiri. !erkas serabut kanan (an kiri kemu(ian menja(i serabut purkinje. -erabut punrkinje mengan(ung taut selisih (alam k+nsentrasi yang (isesuaikan se$ara maksimal* sehingga hantaran impuls untuk k+ntraksi 4entrikel sangat $epat =pri$e an( l+rraine* %%5>.

<ambar &. -istem k+n(uksi jantung .' #lasi.ikasi <agal Jantung !er(asarkan +nset keja(ian* <agal jantung (ibagi (alam kel+mp+k: &. <agal Jantung Akut -erangan $epat 1rapid1 (an a(anya perubahan pa(a gejala (an tan(a gagal jantung yang berakibat (iperlukan penanganan (an terapi yang $epat* (apat berupa perburukan (ari gagal jantung kr+nik sebelumnya. <agal jantung akut merupakan gabungan (ari kea(aan e(ema paru akut (isertai peningkatan tekanan (arah =Meba3aa et al* %%0>. 5urah jantung (apat menurun se$ara tiba,tiba (isertai penurunan tekanan (arah pa(a kea(aan sy+k kar(i+genik. The heart failure society of America membagi .akt+r resik+ gagal jantung akut (alam ) kateg+ri: &> ri/ayat hipertensi lama (engan gangguan pa(a .raksi ejeksi 4entrikel kiri* > Ter(apat tan(a, tan(a k+ngesti.* (an )> gejala,gejala gangguan per.usi +rgan,+rgan tubuh =Meba3aa et al* %%0>. Gakt+r pre(isp+sisi yang paling sering a(alah ri/ayat penyakit iskemia jantung. -elain .akt+r tersebut gangguan katup jantung* penyakit perikar(* (an gagal sirkulasi juga (apat mengakibatkan gagal jantung. =kruger an( an(re/* %%@>.

. <agal Jantung #+nik -in(r+m klinik yang k+mplek yang (isertai keluhan gagal jantung yang terja(i perlahan =M$ Murray et al* %& >. <ejala berupa sesak* .atik* baik (alam kea(aan istirahat atau latihan* e(ema (an tan(a +bjekti. a(anya (is.ungsi jantung (alam kea(aan istirahat. Tekanan (arah masih terpelihara (engan baik. klasi.ikasi gagal jantung menurut Ne/ L+rk 7eart Ass+$iati+n =NL7A>. &. . ). '. #elas & #elas II #elas III #elas I: : Asimt+matik (engan akti4itas .isik biasa : -imt+matik (engan akti4itas .isik biasa :-imt+matik ringan. : -imt+matik saat istirahat =Pri$e an( 9+rraine* %%5>. Pembagian gagal jantung ber(asarkan A55G1A7A %&): &. <ra(e A : .akt+r resik+ tinggi gagal jantung (an tanpa gangguan struktural jantung. Pasien pa(a umumnya ti(ak memiliki gejala atau keluhan. . <ra(e ! : terja(i gangguan struktural jantung. Akti4itas .isik ti(ak terbatas (an pasien bisa tanpa gejala. Namun* gejala (apat juga timbul pa(a akti4itas ringan =NL7A I> ). <ra(e 5 : terja(i gangguan strukural jantung (engan gejala yang timbul saat pasien berakti4itas berat* se(ang (an ringan. <ejala (apat timbul /alaupun pasien se(ang beristirahat =NL7A I* II* III* (an I:>. '. <ra(e 6: <agal jantung berat (engan inter4ensi khusus. <ejala timbul saat pasien beristirahat =NL7A I:>. =Lan$y et al* %&)>. (engan akti4itas .isik yang agak

.5 ?ti+l+gi <agal Jantung <agal jantung merupakan k+mplikasi tersering (ari segala jenis penyakit jantung baik k+ngenital ataupun (i(apat.

. .& <agal Jantung Akut Penyakit kar(i+4askular (an n+nkar(i+4askular (apat men$etuskan gagal jantung akut. #ea(aan yang paling sering a(alah =&> Peninggian after load pa(a pen(erita hipertensi sistemik atau hipertensi pulm+nal* = > Peninggian pre load karena 4+lume +4erl+a( atau retensi air. 6an =)> gagal sirkulasi seperti pa(a kea(aan in.eksi* anemia* (ll. #ausa,kausa pen$etus gagal jantung akut a(alah penyakit jantung sistemik =penyakit jantung k+r+ner* in.ak mi+kar(* iskemia mi+kar( >* gangguan katup jantung = sten+sis katup* regurgitasi katup>* mi+patia =mi+kar(itis akut>* hipertensi (an arimia* gagal sirkulasi = septikimia* anemia* temp+na(e jantung* emb+li paru >* (an (ek+mpensasi pa(a gagal jantung kr+nik = ti(ak patuh minum +bat* volume overload* in.eksi* (is.ungsi renal> =metra et al* %&%>. . . <agal Jantung #r+nik Penyebab gagal jantung antara lain a(alah (is.ungsi mi+kar(* en(+kar(* perikar(ium* pembuluh (arah besar* aritmia* kelainan katup* (an gangguan irama. 6i ?r+pa (an Amerika (is.ungsi mi+kar( paling sering terja(i akibat penyakit jantung k+r+ner. In.ark mi+kar( merupakan penyebab paling sering pa(a usia kurang (ari B) tahun* (isusul hipertensi (an (iabetes = <hanie* %%@> .8 Pat+.isi+l+gi <agal Jantung &. Mekanisme (asar

#elainan intrinsik pa(a k+ntraktilitas mi+kar(ium yang khas pa(a gagal jantung akibat penyakit jantung iskemik* mengganggu kemampuan peng+s+ngan 4entrikel yang e.ekti.. #+ntraktilitas 4entikel kiri yang menurun mengurangi 4+lume sekun$up (an meningkatkan 4+lume resi(u 4entrikel. 6engan meningkatnya 4+lume akhir (iast+lik 4entrikel* terja(i peningkatan tekanan akhir (iast+lik 4entrikel kiri. 6erajat peningkatan tekanan tergantung pa(a elastisitas 4entrikel =#ruger an( An(re/* %%@>. 6engan meningkatnya tekanan tersebut membuat peningkatan tekanan atrium kiri karena selama .ase pengisian =(iast+le> ter(apat hubungan antara atrium (an 4entrikrel. Peningkatan ini (iteruskan kebelakang* ke (alam pembuluh (arah paru,paru* meningkatkan tekanan kapiler (an 4ena paru, paru. Apabila tekanan hi(r+statik anyaman kapiler ke$epatan (rainase simpatik* selanjutnya paru,paru melebihi tekanan +nk+tik pembuluh (arah * akan terja(i transu(asi $airan melebihi terja(i e(ema interstisial. Peningkatan tekanan lebih lanjut akan mengakibatkan $airan akan merembes ke (alam al4e+li (an terja(ilah e(ema paru =!reshers* %%B>. Tekanan arteri paru,paru (apat meningkat akibat peningkatan kr+nis tekanan 4ena paru. 7ipertensi pulm+nalis meningkatkan tahanan terha(ap ejeksi 4entrikel kanan. -erangkaian keja(ian seperti yang terja(i pa(a jantung kiri * juga akan terja(i pa(a jantung kanan yang akhirnya akan menyebabkan e(ema (an k+ngesti sistemik =Lan$y et al* %&)>. . Resp+n #+mpensat+rik -ebagai resp+n terha(ap gagal jantung* a(a ) mekanisme k+mpensat+rik tubuh yaitu meningkatkan akti4itas a(renergik simpatis* peningkatan beban a/al akibat akti4asi sistem angi+tensin,al(+ster+n* (an hipertr+.i 4entrikel. a. Penin'%atan a%ti3itas ad&ene&'i% sim,atis

Menurunnya 4+lume sekun$up pa(a gagal jantung akan membangkitkan resp+n simpatik k+mpensat+tik. Meningkatnya akti4itas a(renergik simpatik merangsang pengeluaran ket+k+lamin (ari sara.,sara. a(renergik jantung (an me(ulla a(renal. 6enyut jantung (an kekuatan k+ntraksi akan meningkat untuk menambah $urah jantung. -elain itu juga terja(i 4as+k+ntriksi arteri peri.er untuk menstabilkan tekanan arteri (an mengurangi aliran (arah ke +rgan,+rgan (engan metab+lisme ren(ah =misalnya kulit (an ginjal> untuk mempertahankan per.usi ke jantung (an +tak.

(. Penin'%atan Be(an A#al Melal i A%ti3asi Sistem Renin+An'i.tensin+ Ald.ste&.n Penurunan $urah jantung pa(a gagal jantung akan mengakibatkan beberapa kea(aan sebagai berikut: =&> penurunan aliran (arah ginjal mengakibatkan penurunan laju .iltrasi gl+merulus* = > Pelepasan renin (ari apparatus jukstagl+merulus* =)> interaksi rennin (engan angi+tensin+gen (arah (an menghasilkan angi+tensin I* ='> k+n4ersi angi+tensin I menja(i II* =5> rangsangan sekresi al(+ster+n (ari kelenjar a(renal* (an =8> retensi natrium (an air pa(a ginjal. Angi+tensin II ini meningkatkan tekanan (arah (an meningkatkan 4+lume 4entrikel (an regangan serabut.

1. Hi,e&t&.2i *ent&i%el Rens+n k+mpensat+rik terakhir pa(a gagal jantung a(alah hipertr+.i 4entrikel. 7ipertr+.i 4entrikel ter(iri (ari hipertr+.i k+nsentris yang (itan(ai (engan peningkatan beban tekanan sehingga terja(i penambahan ukuran ruang (alam 4entrikel. #e(ua* hipertr+.i eksentris yang (i$irikan penambahan pr+p+rsi+nal (alam ketebalan (in(ing (an ukuran ruang =!rashers* %%B>.

.B Penegakan 6iagn+sa Penegakan (iagn+sa (ilakukan (engan anamnesis* pemeriksaan .isik (an penunjang. Pa(a anamnesis (apat (iketahui .akt+r resik+ pasien =mer+k+k* hiperlipi(emia* (iabetes* (an hipertensi>. -elain itu (ikaji ri/ayat penyakit pasien seperti kar(i+mi+pati* kelainan katup* gagal ginjal* (ll =!rashers* %%B>. <ejala tipikal gagal jantung yang (apat (itemukan seperti sesak na.as* +rt+pneu* paro ysmal nocturnal dypsneu* $epat lelah* pembengkakan tungkai. <ejala yang kurang tipikal seperti batuk malam hari* !heezing" penurunan berat ba(an* penurunan kesa(aran* kejang* (epresi* (an palpitasi. Pa(a pemeriksaan .isik (itemukan takikar(i* gall+p =bunyi jantung )>* peningkatan tekanan 4ena jugularis* re.luks hepat+jugular* kar(i+megali* r+nki basah halus (i basal paru* (an bisa meluas pa(a ke(ua lapangan paru bila gagal jantung berat. ?(ema pretibial pa(a pasien ra/at jalan* e(ema sakral pa(a pasien tirah baring. ?.usi pleura lebih sering pa(a paru kanan (ari pa(a paru kiri. Asites sering terja(i pa(a pasien (engan penyakit katup mitral (an perikar(itis k+nstrikti.* hepat+megali (engan nyeri tekan* teraba pulsasi hati yang berhubungan (engan hipertensi 4ena sistemik* ikterus berhubungan (engan peningkatan bilirubin* ekstremitas (ingin* pu$at* (an berkeringat =<ray et al* %%5>. #riteria .ramingharm (ipakai untuk men(iagn+sa gagal jantung k+ngesti.. #riteria .ramingharm yang ter(iri atas kriteria maj+r (an min+r. K&ite&ia Ma/.& Par+ksismal N+kturnal 6ipsnea 6istensi 4ena leher R+nki paru #ar(i+megali ?(ema paru akut <all+p -) Peninggian J:P Re.luks hepat+jugular

K&ite&ia Min.& ?(ema ekstremitas !atuk malam hari #ipsneu d$ effort 7epat+megali ?.usi pleura Penurunan kapasitas 4ital &1) (ari n+rmal Takikar(ia =I & %1menit> Penurunan berat ba(an M '*5 kg (alam 5 hari peng+batan 6iagn+sis gagal jantung (itegakkan minimal a(a & kriteria maj+r (an kriteria min+r =!rashers* %%B>. Pa(a gagal jantung akut (apat terja(i u(em paru akut yang mengakibatkan pasien sesak berat. -elain itu ter(apat tan(a sy+k kar(i+genik seperti tekanan sist+l D @% mm7g atau berkurangnya tekanan arteri rata,rata lebih (ari )% mm7g* (an atau penurunan keluaran urin =D %*5 ml1 kg1 jam> (engan laju na(i I 8% kali permenit (engan atau tanpa a(anya k+ngesti +rgan =Manurung* %%@>. -elain (ari i(enti.ikasi gejala (an pemeriksaan .isik* k+n.irmasi temuan (engan pemeriksaan penunjang. Pemeriksaan meliputi: .+t+ th+rak: tampak a(anya k+ngesti paru* pembesaran 4entrikel* (an (istensi 4ena pulm+nalis. ?lektr+kar(i+gra.iJ (apat menunjukkan eti+l+gi gagal jantung =in.ark* iskemia* hipertr+.i* (ll>.

K&ite&ia ma$.& ata min.&

Pemeriksaan lab+rat+rium: pemeriksaan (arah lengkap* elektr+lit* urea* $reatinin* gula (arah* en3yme hati* (an INR. ?k+kar(igra.i: (apat menunjukkan (ilatasi abn+rmal ruang jantung (an kelainan k+ntraktilitas MRI =magnetic resonance imaging>: i(enti.ikasi pembesaran 4entrikel =$+r/in* %%@>.

.0 Penatalaksanaan Penatalaksanaan gagal jantung (ibagi ber(asarkan gra(e A55G1A7A %&). Pa(a gra(e A (ilakukan inter4ensi terapeutik (an m+(i.ikasi .akt+r resik+. <ra(e (ilakukan (engan memperbaiki struktural jantung* (an gra(e 516 tin(akan berupa pengurangan m+rbi(itas (an m+rtalitas penyakit.

a.

<agal jantung <ra(e A Pa(a gagal jantung gra(e A* tatalaksana yang penting a(alah meng+nt+l

.akt+r resik+ seperti hipertensi* (islipi(emia* +besitas* (an (iabetes meliitus. Pa(a hipertensi (ianjurkan untuk pemberian (iuretik* A5? inhibit+r* AR!s* (an beta bl+$ker. 7ipertensi terk+ntr+l (apat memberikan perbaikan pa(a gagal jantung hingga 5%A. Pa(a pengaturan (islipi(emia* klinisi harus meng+ntr+l .akt+r resik+ vascular disease seperti timbulnya plak ater+skler+sis. Pemberian statin (apat (ipertimbangkan pa(a kea(aan (islipi(emia. Pa(a +besitas (apat (ilakukan perbaikan !MI. 6iabetes mellitus a(alah .akt+r resik+ penting untuk gagal jantung. Terapi me(ikament+sa seperti met.+rmin* sul.anilure* (an insulin (apat (iberikan pa(a pasien (iabetes mellitus (engan gagal jantung. Pemeriksaan 7bA&$ rutin (ianjurkan. Jika 7bA&$ I &%*5A pasien memiliki kemungkinan '2 lebih besar untuk terja(inya gagal jantung (iban(ingkan jika 7bA&$ D 8*5A. Resik+ kematian ren(ah pa(a pasien (engan B*&AD7bA&5N B*0A. 7al ini menunjukkan pengaturan gluk+sa (arah penting untuk mengurangi resik+ gagal jantung. Perubahan gaya hi(up seperti ber+lah raga teratur* (iet ren(ah garam* menurunkan berat ba(an bagi yang +besitas (apat mengurangi .akt+r resik+ penyakit. b. <agal jantung <ra(e !

-e$ara umum* penatalaksanaan gagal jantung gra(e ! hampir sama (engan gra(e A. A%& inhi'itor" (eta 'lockers* (an statin (apat (iberikan pa(a pasien (engan ri/ayat in.ark mi+kar( (an terja(i gangguan pa(a .raksi ejeksi untuk mengurangi m+rtilitas penyakit. Pa(a gra(e !* pengaturan tekanan (arah (an pr+.il lipi( sangat (iperhatikan. Target tekanan (arah tergantung (ari .akt+r resik+ kar(i+4askular yang lain seperti 6M (an penyakit ginjal. Jika tekanan (arah ti(ak (ik+ntr+l (engan baik* (apat terja(i peningkatan sta(ium hipertensi yang (apat memperburuk kea(aan terutama pa(a kea(aan left ventrikel hypertrophy) Pemberian (iuretik =-pir+n+lakt+n 5 mg> (apat (igunakan sebagai antihipertensi. ?pleren+ne bersinergis (engan enalapril juga (apat (igunakan (an mengurangi *V mass) #+ntr+l 4entrikel hipertr+.i (engan ?#< (an tekanan (arah.

$.

<agal jantung <ra(e 5 Pa(a gagal jantung gra(e 5 perlu terapi n+n.armak+l+gi. #linisi perlu

melakukan e(ukasi yang baik. Pasien harus mengerti bagaimana mem+nit+ring gejala* berat ba(an* (an mengurangi k+nsumsi s+(ium untuk men$egah gejala k+ngesti.. -elain itu perlu (ukungan s+sial untuk mengurangi stress psik+l+gik pasien. -uatu penelitian menunjukkan hubungan signi.ikan antara kurangnya (ukungan s+sial terha(ap peningkatan m+rbi(itas (an m+rtalitas pasien gagal jantung yang (ira/at (i rumah sakit. 6iuretik (iberikan untuk mengatasi retensi $airan. 6iuretik (apat (ik+mbinasikan (engan ! bl+$ker* A5? inhibit+r* (an al(+ster+n antag+nis. Pasien (engan gagal jantung kr+nik (apat terja(i kemungkinan $ar(i+emb+lik str+ke* sehingga perlu juga (ipertimbangkan pemberian antik+agulan. Pa(a (islipipemia (apat (iberikan statin.

a.

<agal jantung +rade #

-etelah terapi n+n.armak+l+gi (an .armak+l+gi* (apat (ilakukan definite therapy seperti Pemberian agen 4as+press+r (an in+tr+pik* (an transplantasi jantung. =Lan$y et al* %&)>.

Pem(e&ian a'en 3as.,&ess.& dan in.t&.,i% Pa(a pasien (engan sy+k kar(i+genik harus segera (iberikan in+tr+pik intra4ena untuk meningkatkan pem+mpaan jantung (an meningkatkan tekanan (arah sehingga ti(ak terja(i gangguan per.usi ke +rgan,+rgan 4ital tubuh. Agen in+tr+pik yang (apat (iberikan a(alah g+l+ngan ag+nis a(renergik seperti (+pamine (an (+butamin. P6? inhibit+r seperti milrin+ne juga (apat (iberikan. MCS (Mechanical Circulatory Support) M5- terapi (iberikan pa(a pasien (engan .raksi ejeksi 4entrikel kiri N 5A NL7A III,I: (engan m+rtalitas yang tinggi. Tin(akan M5- berupa 9:A6s sebagai alat bantu 4entrikel kiri sebelum (ilakukan terapi (e.initi. =+perasi jantung> T&ans,lantasi -ant n' Transplantasi jantung a(alah g+l( stan(ar untuk terapi gagal jantung end, stage) Perbaikan yang (apat (itemukan setelah implant jantung yaitu penurunan tekanan (arah* (an gangguan $ar(i+mi+pati lain. =Lan$y et al* %&)>.

.@ #+mplikasi #+mplikasi gagal jantung antara lain str+ke* penyakit katup jantung* in.ark mi+kar(* emb+li pulm+nal* hipertensi* gangguan ginjal (an hati = 5+r/in* %%B>.

.&% Pr+gn+sis -ejumlah .akt+r yang berkaitan (engan pr+gn+sis pa(a gagal jantung : &. #linis : semakin buruk gejala pasien* kapasitas akti4itas* (an gambaran klinis* semakin buruk pr+gn+sis . 7em+(inamik : semakin ren(ah in(eks* isi sekun$up* (an .raksi ejeksi* semakin buruk pr+gn+sis ). !i+kimia : ter(apat hubungan terbalik yang kuat antara n+repine.rin* renin* 4as+presin* (an pepti(e natriuretik plasma. 7ip+netramia (ikaitkan (engan pr+gn+sis yang lebih buruk* (an '. Aritmia : .+kus ekt+pik 4entrikel yang sering atau takikar(ia 4entrikel pa(a penga/asan ?#< ambulat+ry menan(akan pr+gn+sis buruk. Ti(ak jelas apakah aritmia 4entrikel hanya merupakan penan(a pr+gn+sis yang buruk atau apakah aritmia merupakan penyebab kematian =<ray et al* %%5>.

PEMBAHASAN Pasien (atang (engan keluhan (emam naik turun (an (irasakan sejak 5 hari -MR-. Pasien juga mengeluhkan (+uble lumen yang terlepas (engan per(arahan yang banyak. -ebelumnya pasien juga (ira/at (i R-U6OA & minggu yang lalu karena keluhan sesak na.as (an (ilakukan pemasangan (+uble lumen untuk 7em+(ialisa. Pasien juga a(alah pasien 5#6 stage : yang telah (ipasangi 5AP6 sejak 5 tahun yang lalu.