Anda di halaman 1dari 2

HORDEOLUM

Infeksi kelenjar yang ada pada kelopak mata. Hordeolum sering disebut juga sebagai bintittan. Jenis : Hordeolum atau bintittan ada 2 jenis 1. Hordeolum eksterna Bila infeksi kelenjar Zeiss atau Moll yang terkena. Letaknya lebih ke superficial / permukaan dan ukurannya lebih kecil.

Faktor Resiko : 1. Penyakit kronik. 2. Kesehatan atau daya tahan tubuh yang buruk. 3. Diabetes 4. Hiperlipidemia, termasuk hiperkolesterolemia. 5. Riwayat hordeolum sebelumnya 6. Higiene dan lingkungan yang tidak bersih Tanda dan Gejala : Gejala 1. Pembengkakan 2. Rasa nyeri pada kelopak mata 3. Perasaan tidak nyaman dan sensasi terbakar pada kelopak mata 4. Riwayat penyakit yang sama Tanda 1. Kemerahan 2. Bengkak 3. Nyeri bila ditekan di dekat pangkal bulu mata Penatalaksanaan Umum : Biasanya hordeolum dapat sembuh dengan sendiri dalam waktu 5-7 hari. 1. Kompres hangat 3-4 kali sehari selama 15 menit tiap kalinya. Lakukan dengan mata tertutup.

2. Antibiotik topikal, Bacitracin atau tobramicin, gentamicin, polimyxcin B, chloramfenicol salep mata diberikan 4xsehari selama 7-10 hari. 3. Antibiotik sistemik, amoksisilin, ampisilin, eritromisin, sefalosporin, clindamycin selama 7-10 hari. 4. Pembedahan. Bila dengan pengobatan biasa tidak ada perbaikan selama 2-4 minggu.

2. Hordeolum interna Bila kelenjar Meibom yang terkena. Letaknya lebih ke dalam dan ukurannya lebih besar.

Anjuran 1. Jangan menekan, mengucek ngucek atau menusuk hordeolum, hal ini dapat menimbulkan infeksi yang lebih serius 2. Hindari pemakaian makeup pada mata, karena kemungkinan hal itu menjadi penyebab infeksi 3. Jangan memakai lensa kontak karena dapat menyebarkn infeksi ke kornea. Komplikasi Abses palpebra dan selulitis palpebra

Penyebab : Sebagian besar disebabkan oleh infeksi bakteri Staphylococcus aureus.

Sayangi Mata Anda

PUSKESMAS DEMPO JANUARI 2014