Anda di halaman 1dari 10

CIRI - CIRI KHUSUS PADA HEWAN

1. TRENGGILING

Trenggiling adalah salah satu hewan pemakan semut, dengan ciri - ciri sebagai berikut : a. Memiliki cakar yang kuat untuk menarik rayap / semut dari sarangnya. b. Tidak memiliki gigi, tetapi memiliki lidah yang panjang dan lengket yang dapat dijulurkan untuk memperdaya mangsanya. c. Memiliki sisik yang tebal dan keras, dan dapat menggulungkan tubuhnya seperti bola untuk melindungi diri dari serangan musuhnya.

2. BURUNG KASUARI Burung Kasuari merupakan burung besar yang indah menawan dengan ciri - ciri sebagai berikut : a. Mempunyai ukuran tubuh sangat besar mencapai 170 cm pada burung dewasa. b. Memiliki bulu berwarna hitam yang keras Dan kaku. c. Kepalanya memiliki tanduk yang tinggi berwarna kecoklatan. d. Kakinya sangat tinggi dan kuat yang mampu menendang dan merobohkan musuh - musuhnya, termasuk manusia.

3. BELALANG Belalang dikelompokan pada jenis ORTOPTHERA dengan ciri - ciri sebagai berikut : a. Mempunyai 2 ( dua ) pasang sayap bagian depan yang tebal dan sayap bagian belakang yang tipis dan lebar. b. Pada hewan jantan dapat mengeluarkan suara yaitu dengan cara menggosokkan kaki belakang kepada pinggiran sayap depan. c. Belalang sembah dapat menangkap mangsanya ( serangga kecil ) pada saat terbang dengan alat mulut penggigit serangga.

4. KUMBANG AIR Kumbang air dikelompokan pada jenis COLEOPTERA dengan ciri - ciri sebagai berikut : a. Mempunyai kulit yang keras, tebal, dan berlapis kutikula. b. Kumbang mempunyai 2 ( dua ) pasang sayap. Sayap depan tebal mengandung zat tanduk yang disebut elytra. Sayap belakang tipis dan digunakan untuk terbang. c. Mempunyai mulut penggigit. d. Siklus hidupnya dikenal masa pupa, tetapi jarang dibungkus dalam kokon. Dengan demikian, metaforfosis COLEOPTERA sempurna.

5. UDANG Udang dikelompokkan pada jenis ARTROPODA dengan kelas CRUSTEA dengan ciri ciri sebagai berikut : a. Tubuhnya terdiri atas kepala - dada yang menjadi satu ( CEPHALOTHORAX ) dengan tubuh bagian belakang. Cephalothorax ditutupi oleh kulit keras yang disebut karapak. b. Pada kepala terdapat 5 ( Lima ) pasang c. anggota gerak, yaitu 2 ( dua ) pasang antenna dan 3 ( tiga ) pasang rahang ( satu pasang mandibula, satu pasang maxilla pertama, satu pasang maxilla kedua ). d. Crustacea mempunyai kemampuan berenang yang digunakan untuk pindah tempat, untuk selanjutnya menempel ditempat baru atau merangkak. e. Mempunyai insang yang berfungsi sebagai pertukaran gas ( bernafas ).

6. LIPAN ( KAKI SERIBU ) Lipan atau biasa dikenal dengan sebutan kaki seribu dikelompokan pada jenis ARTROPODA dengan ciri - ciri sebagai berikut : a. Mempunyai kaki yang beruas - ruas atau bersegmen - segmen. b. Tubuhnya keras karena permukaannya ditutupi oleh rangka luar yang terdiri dari Zat Kitin. c. Dapat menggulungkan tubuhnya untuk menghindari serangan dari musuhnya.

7. BUAYA Buaya merupakan salah satu jenis hewan predator dari suku CROCODYLIDAE yang mempunyai ciri - ciri srbagai berikut : a. Habitatnya di perairan air tawar seperti danau, rawa, dan sungai. b. Mampu bergerak dengan cepat dan tiba - tiba. c. Mempunyai kemampuan mencengkram yang kuat pada rahang mulutnya. d. Tekanan gigitan rahang buaya dipercaya sebagai yang terkuat.

8. PAUS BIRU Paus Biru atau dikenal dalam bahasa Latin BALAENOPTERA MUSCULUS dipercaya sebagai hewan terbesar di dunia. Memiliki ciri - ciri sebagai berikut : a. Mempunyai tubuh panjang dan lonjong dengan panjang tubuh mencapai 33 meter dan berat mencapai 181 ton. b. Warna punggungnya didominasi oleh warna biru kehijauan atau abu - abu dengan pembatas putih tipis. c. Memiliki kepala pipih berbentuk U. d. Pada bagian atas kepala terdapat lubang untuk menghisap oksigen dan membuang karbondioksida. e. Mempunyai indera peraba dan pendengaran yang tajam.

9. ULAR KING COBRA Ular King Cobra merupakan ular paling mematikan di dunia. Dalam bahasa Latinnya biasa disebut OPHIOPAGHUS HANNAH dengan ciri - ciri sebagai berikut : a. Memiliki panjang tubuh hingga mencapai 5 ( lima ) meter. b. Mampu menegakkan dan memipihkan lehernya jika bahaya mengancam. c. Pada umumnya berwarna hitam atau kecoklatan kecuali dada dan leher yang berwarna kuning cerah. d. Bisanya mencapai 16 sendok teh dalam sekali gigitan dan mengandung racun jenis HAEMOTOXIN dan NEUROTOXIN.

10.BERUANG MADU Beruang Madu atau dalam bahasa Latin biasa disebut HELARCTOS MALAYANUS merupakan species terkecil. Yang mempunyai ciri - ciri sebagai berikut : a. Sarang lebah ( anak lebah dan madunya ) adalah makanan favorit beruang madu. b. Mempunyai panjang tubuh sekitar 1,4 meter dengan tinggi punggung sekitar 70 cm. c. Warna tubuhnya hitam dengan bulu yang keputih - putihan atau kuning yang berbentuk "V" di dadanya. d. Mempunyai kuku yang panjang - panjang dan terdiri dari masing - masing 5 ( lima ) pada sepasang kaki depan dan belakang.

CIRI - CIRI KHUSUS PADA TUMBUHAN


1. ECENG GONDOK Eceng Gondok adalah salah satu jenis tumbuhan air yang mengapung dengan ciri - ciri sebagai berikut : a. Mempunyai tinggi sekitar 0,4 - 0,8 meter. b. Bunganya berwarna ungu muda. c. Tidak memiliki batang, hanya daun saja. Daunnya berbentuk bundar dengan ujung agak meruncing, warnanya hijau cerah dengan permukaannya diselimuti lapisan lilin. d. Bentuk tangkai Eceng Gondok mengembung karena berisi rongga udara yang berfungsi sekaligus sebagai penampungan di air. e. Akarnya menggantung dan berambut, tumbuh memeanjang kedalam air.

2. SINYO NAKAL Sinyo Nakal biasa disebut DURANTA ERECTA L dalam bahasa Latin adalah salah satu jenis perdu hias yang biasa ditanam orang sebagai pagar hidup. Ciri - ciri tanaman Sinyo Nakal adalah sebagai berikut : a. Terdapat kultivar berupa tanaman pagar atau tanaman pembatas. b. Kultivar yang mempunyai warna daun cerah dikenal sebagai teh - tehan karena menjadi tanaman pangkas. c. Tumbuhan dewasa dapat memiliki duri yang tidak tumbuh sewaktu tumbuhan masih muda. d. Daunnya berbentuk oval dan elips, agak bergelombang tepinya dengan warna daun mulai dari kuning cerah sampai hijau pekat.

3. PAKU SARANG BURUNG Paku Sarang Burung adalah sejenis tumbuhan paku sebagai tanaman hias, dalam bahasa Latin disebut ASPLENIUM NIDUS dengan ciri - ciri sebagai berikut : a. Entalnya mencapai panjang 150cm dan lebar 20cm, menyerupai daun pisang. b. Peruratan daun menyirip tunggal. c. Warna helai daun hijau cerah dan menguning bila terkena sinar matahari langsung. d. Spora terletak di sisi bawah helai, pada urat - urat daun dengan sori tertutup semacam kantung memanjang. e. Ental - Ental yang mengering akan membentuk semacam " sarang " yang menumpang pada cabang - cabang pohon yang bersifat menyimpan air dan dapat ditumbuhi tumbuhan epifit lainnya.

4. PAKU TANDUK RUSA Paku Tanduk Rusa adala suatu marga tumbuhan paku, dalam bahasa Latinnya dikenal dengan sebutan PLATYCERIUM dengan ciri - ciri sebagai berikut : a. Mempunyai akar yang melekay di batag pohon lain atau bebatuan. b. Batangnya berupa rimpang lunak, namun liat dan sulit dipotong. c. Daun type pertama selalu steril dan berbentuk perisai tegak, mengering pada kondisi kurang air, berbentuk seperti tandik rusa. d. Daun type kedua menjuntai dari "pusat".

5. BAKUNG Bakung merupakan bagian dari genus LILIUM atau dikenal dengan sebutan bunga Lili dengan ciri - ciri sebagai berikut : a. Tanamannya bisa menyesuaikan diri dengan habitat hutan, seringkali pegunungan, dan kadang - kadang habitat rerumputan. b. Memiliki tangkai yang kokoh. c. Bakung besar memiliki 3 ( tiga ) daun bunga, acapkali wangi. d. Memiliki berbagai macam warna bunga yaitu : putih, kuning, merah muda, jingga, merah, ungu, warna tembaga hingga hampir hitam.

6. MENGKUDU ( PACE ) Mengkudu atau Pace dalam bahasa Latin dikenal dengan istilah MORINDA CITRIFOLIA mempunyai ciri - ciri sebagai berikut : a. Pohonnya berukuran sedang dengan tinggi sekitar 6 meter. Dahannya kasar dengan batang bengkok - bengkok. Kulit kayu berwarna coklat keabu - abuan atau coklat kekuning - kuningan. b. Daunnya tebal, besar, berwarna hijau mengkilat dengan bentuk lanset, bagian tepi merata, ujung daun meruncing. c. Buahnya berbentuk lonjong dengan diameter sekitar 10cm.

7. AKAR SAGA Bahasa Latinnya ABRUS PRECATORIUS adalah nama sintifik bagi sejenis tumbuhan yg dikenal sebagai akar saga dengan ciri - ciri sebagai berikut : a. Tumbuh di kawasan tropis dan hidup meliar ditanah berpasir. b. Kulit batangnya berwarna gelap. c. Mempunyai daun majemuk, berselang - seli dan pinnat. d. Bijinya licin, berkilat dan berwarna merah tua dengan bintik hitam di bagian bawahnya.

8. TUMBUHAN AKASIA Akasia merupakan tumbuhan yang hidup di hutan, dalam bahasa Latin biasa disebut ACACIA AURICULIFORMIS dengan ciri - ciri sebagai berikut : a. Mempunyai bunga berwarna kuning dan agak wangi. b. Hidup di kawasan hutan dan ada yang ditanam sebagai pohon hiasan dan ketinggian boleh mencapai 15 meter. c. Buahnya leper, berkulit keras berisi kacang - kacangan dan apabila masak akan bergulung. d. Tumbuhan ini dapat berfungsi sebagai obat sembelit, juga dapat mengurangi ketegangan dan " anti - anxiety " serta antifilaria.

9. BELIMBING WULUH Belimbing Wuluh adalah jenis tumbuhan herbal. Mempunyai ciri - ciri sebagai berikut : a. Mempunyai tinggi pohon sekitar 10 meter dengan diameter pangkal batang kelompok mencapai 30 cm. b. Mempunyai bunga majemuk yang tersusun dalam malai, berkelompok. c. Buah berkhasiat sebagai obat tradisional untuk batuk rejan, gusi berdarah, sariawan. gigi berlubang dan sebagainya.

10. POHON SIWALAN ( LONTAR ) Pohon Siwalan atau Pohon Lontarr atau dalam bahasa Latin disebut BORRASUS FLABELLIFER adalah sejenis palma ( pinang - pinangan ), dengan ciri - ciri sebagai berikut : a. Berbatang tunggal dengan ketinggian mencapai 15 - 30cm dan berdiameter batang sekitar 60cm. b. Berdaun besar dan mengumpul di bagian ujung batang membentuk tajuk yang membulat. Setiap helai daunnya serupa kipas dengan diameter mencapai 150 cm. c. Buahnya bergerombol dalam tandan dengan jumlah sekitar 20-an butir. Buahnya berbentuk bulat dengan diameter antara 7 - 20cm, dengan kulit berwarna kecoklatan. d. Tiap butirnya mempunyai 3 - 7 butir daging buah.