Anda di halaman 1dari 6

Highlight Komoditas Unggulan SDG lokal Jawa Timur

Cabai rawit TR-4 hasil pemurnian varietas lokal Turi yang tahan penyakit patek dan berproduksi baik diberbagai wilayah marjinal
S. Purnomo, T. Zubaedi, Handoko, B. Pikukuh, S. Hosni dan Bonimin

BPTP Jawa Timur, Jl. Raya Karangploso Km 4, Malang 65101


Cabai rawit (Capsicum frustecens L.) menjadi komoditas pangan penting karena seringkali mengendalikan inflasi ekonomi Indonesia. Tetapi kelemahan cabai ini tidak tahan komplek hama penyakit tanaman. Cabai rawit TR-4 adalah cabai rawit hasil pemurnian varietas Turi yang diperoleh cabai lokal Magetan. Ketika di tanam pertama kali menunjukkan keragaman sangat tinggi pecah menjadi 8 turunan yang berbeda-beda. TR-4 adalah turunan generasi tiga terbaik dari nomor tanaman ke empat, karena tahan kepada penyakit patek (antraknos) dan keriting oleh tungau cabai. Ketahanannya kepada patek ditunjang oleh bentuk buah TR-4 yang pangkal buah yang tidak menggelembung. Cabai rawit TR-4 juga tahan kekeringan serta naungan, umr genjah dengan panen awal 5565 HST, masak buah tidak serempak sehingga baik untuk tanaman pot, sehingga varietas ini menjadi penting agar dapat dibudidayakan secara komersial. Sejalan dengan pengembangan mKRPL maka varietas cabai yang dibutuhkan harus mempunyai ciri genjah, tahan naungan, produksi tinggi, kadar kapsisin tinggi, tahan kepada komplek penyakit dapat dijawab oleh TR-4.. Bentuk tanaman : tegak dan memiliki banayak cabang Tinggi tanaman : 65-73 cm Tipe buah : halus Warna buah muda : hijau Warna buah tua : merah cerah Ukuran buah : panjang 20-25 cm, diameter 1,3-2,3 cm Bobot buah : 6-7 g Bobot buah/tanaman :1,5 kg Rasa buah : pedas Potensi hasil per ha : 25-30 ton Ketahanan terhadap penyakit : layu bakteri dan anthracnose Umur panen : Mulai 55-65 hst Bagian buah dapat dikonsumsi : 85 % Nilai gizi : energi : 103 kkal; Protein = 4,7 gr; Lemak = 2,4 gr; Karbohidrat = 19,9 gr; Kalsium = 45 mg; Fosfor = 85 mg; Zat Besi = 3 mg; Vitamin A = 11050 IU; Vitamin B1 = 0,24 mg; Vitamin C = 70 mg. Skema pemurnian disajikan pada Gambar 1. Keragaan tanaman disajikan pada Gambar 2, 3 dan 4.

Gambar 2. Keragaan cabai dalam proses pemurnian (a) keragaan buah varietas Turi Magetan; (b) Keragaan buah generasi kedua (TR I4); (c) Keragaan tanaman dalam pot TR1 dan TR-4; (d) keragan tanaman sedang berbuah TR-4.

Gambar 2. Keragaan tanaaman TR-4 dalam pot ketika berbuah masih muda dan persemaian yang seragam pasca pemurnian

Gambar 3. Perkembanganbuah TR-4 pada satu tanaman

Keragaan buah cabai TR-I4