Anda di halaman 1dari 15

MENGUPAS MAKNA YANG TERKANDUNG DALAM SIMBOLISME NASI TUMPENG DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN HERMENEUTIK

Tugas Akhir Mata Kuliah Filsafat Il u

Pr!gra

Stu"i Magist#r P#$"i"ika$

U$i%#rsitas P#lita Hara&a$

Ol#h ' Mar(ia Ta")u""i$ *+,--+--./

Daftar Isi 0u"ul A1 A2strak B1 P#$"ahulua$ 41 Ulasa$ 1. Tiga komponen dalam pendekatan hermeneutik: teks, penulis dan penafsir. 2. Lingkaran hermeneutik 1: menginterpretasi makna berdasarkan agama dan ketuhanan. 3. Lingkaran hermeneutik 2: menginterpretasi makna berdasarkan hubungan dengan alam. 4. Lingkaran hermeneutik 3: menginterpretasi makna berdasarkan hubungan sosial kemasyarakatan. D1 K! #$tar P#$ulis E1 Daftar R#f#r#$si 3, 35 3* 5 , Hala a$ 3 3

MENGUPAS MAKNA YANG TERKANDUNG DALAM SIMBOLISME NASI TUMPENG DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN HERMENEUTIK A1 A2strak Nasi tumpeng, atau banyak dikenal luas dengan tumpeng sa!a adalah sa!ian khas yang banyak di!umpai dalam berbagai a"ara perayaan atau selamatan baik di desa#desa maupun di kota#kota besar di pulau $a%a sampai sekarang. &eperti halnya a"ara syukuran dan selamatan dalam kebudayaan $a%a yang sarat akan makna, begitupun dengan tumpeng yang biasanya men!adi ikon penting dalam a"ara#a"ara tersebut. 'alaupun banyak diakui sebagai simbol penting dalam sebuah a"ara syukuran atau selamatan, namun sebenarnya tidak banyak orang yang benar# benar mengerti makna dibalik simbol itu( bah%a tumpeng mengandung makna# makna mendalam yang mengangkat hubungan antara manusia dengan Tuhan, dengan alam dan dengan sesama manusia. B1 P#$"ahulua$ )entuknya yang khas dan penampilannya yang "antik dan menarik memang sangat pantas untuk disa!ikan di kesempatan#kesempatan istime%a dan men!adikan tumpeng salah satu benda %a!ib yang harus hadir dalam a"ara syukuran atau selamatan. &elain itu *ariasi lauk pauk dan rasanya yang gurih dan nikmat sudah lama men!adi santapan fa*orit dan terkenal sampai ke negara# negara tetangga. +engan reputasi seperti itu, tak heran bila keberadaan dan popularitas tumpeng masih bertahan di tengah#tengah masyarakat modern sekarang ini. ,asih banyak lembaga#lembaga pendidikan kuliner yang mena%arkan kursus memasak dan menghias tumpeng. )uku#buku masakan tentang "ara memasak nasi tumpeng dan lauk#pauknya serta membuat hiasan pelengkapnya !uga banyak diterbitkan dan di!ual di toko#toko buku. Namun lembaga pendidikan kuliner dan buku#buku masak kebanyakan menga!arkan tentang tumpeng

dengan menitik beratkan pada form atau bentuknya sa!a. )ahan#bahannya adalah berkut ini, demikianlah "ara memasaknya, harus dibentuk seperti ini, dst. Tentu sa!a dengan begitu form atau bentuk tumpeng akan ter!aga kelangsungannya dari generasi ke generasi. Tetapi bagaimana dengan meaning atau makna- .etika a"ara syukuran atau selamatan dihadiri tamu dari negeri lain, tuan rumah dengan bangga akan menyuguhkan nasi tumpeng kepada mereka sambil memberikan informasi bah%a ini adalah makanan tradisional yang hanya disuguhkan pada a"ara tertentu dan dengan fasih menyebutkan satu persatu !enis lauk pauk, terbuat dari bahan apa dan bagaimana "ara memasaknya. Namun ketika tamu dari negeri lain ini menanyakan apa arti tumpeng, mengapa dibentuk seperti itu, mengapa disertai lauk#pauk sedemikian, mengapa hanya disuguhkan pada a"ara#a"ara syukuran dan selamatan, tidak sedikit tuan rumah /dan masyarakat kebanyakan0 yang kemudian terpaku sambil men!a%ab, Wah, kalau itu saya tidak tahu. Tulisan ini ingin mengupas makna#makna yang terkandung dalam simbolisme tumpeng dengan menggunakan pedekatan hermeneutik. 1nterpretasi dan pen!elasan makna#makna akan diulas dalam lapisan#lapisan lingkaran hermeneutik. 41 Ulasa$ 1. Tiga komponen dalam pendekatan hermeneutik: teks, penulis dan penafsir. a. Teks 2ang diru!uk sebagai teks disini adalah ob!ek penginterpretasian makna tersebut, yaitu nasi tumpeng. Tumpeng, dengan penyusun utama nasi yang dibentuk keru"ut, merupakan makanan komponen pengiring tradisi. &ebenarnya banyak !enis nasi tumpeng yang disa!ikan sesuai dengan a"aranya, antara lain: Tumpeng 3obyong /untuk upa"ara siraman atau perka%inan adat $a%a0, Tumpeng Nu!uh )ulan /untuk upa"ara syukuran kehamilan yang men"apai usia tu!uh bulan, Tumpeng Tasyakuran, Tumpeng &elamatan atau kematian, Tumpeng ,edekingan /untuk upa"ara kelahiran anak gan!il0 dan Tumpeng 4ungkur /untuk upa"ara

kematian %anita5pria la!ang yang belum menikah0. 4erbedaannya terletak pada *ariasi lauk pauk dan %arna nasi. 6ntuk menghindari ulasan yang terlalu kompleks, tulisan ini akan mengambil komponen#komponen yang umum dari berbagai !enis tumpeng di atas sebagai teks. b. 4enulis 4enulis disini adalah yang empunya nasi tumpeng, atau masyarakat dan kebudayaan dimana nasi tumpeng berasal, yaitu kebudayaan dan masyarakat $a%a. +alam masyarakat $a%a, tumpeng harus ada dalam banyak tradisi mulai dari se!ak dalam kandungan, kelahiran, ha!atan, hingga kematian. ,asyarakat di 4ulau $a%a memandang tumpeng sebagai simbolisasi yang bersifat sakral. Tulisan ini akan banyak meru!uk pada kebudayaan $a%a sebagai dasar penafsiran makna dari simbolisasi nasi tumpeng. ". 4enafsir 4osisi penafsir dalam tulisan ini diberikan kepada penulis yang menulis makalah ini beserta penafsir#penafsir lain yang men!adi sumber referensi. 1de#ide dari penafsir lain ini akan men!adi bahan penghubung dan pembentuk penafsiran makna atas simbol#simbol yang terdapat dalam nasi tumpeng. 2. Lingkaran hermeneutik 1: menginterpretasi makna berdasarkan agama dan ketuhanan. ,elihat bentuk khas nasi tumpeng yang keru"ut merun"ing ke atas, yang akan terlintas di pikiran orang adalah kemiripan bentuknya dengan gunung. 7al ini tidak sama sekali melen"eng. .ata tumpeng memang berasal dari )ahasa $a%a yang padanan katanya sama dengan gunung. 8sal muasal bentuk tumpeng ini ada dalam mitologi 7indu, di epos ,ahabarata. 4erlu diingat bah%a %alaupun mayoritas masyarakat $a%a sekarang beragama

1slam, masih banyak tradisi masyarakat yang berpi!ak dari akar#akar agama 7indu. 9unung, dalam keper"ayaan 7indu adalah a%al kehidupan, karenanya amat dihormati. +alam ,ahabarata dikisahkan tentang 9unung ,andara, yang diba%ahnya mengalir amerta atau air kehidupan. 2ang meminum air itu akan mendapat mendapat keselamatan. 1nilah yang men!adi dasar penggunaan tumpeng dalam a"ara#a"ara selamatan. &elain itu gunung bagi penganut 7indu diberi istilah m:ru, representasi dari sistem kosmos /alam raya0. $ika dikaitkan dengan bagian pun"ak tumpeng, maka ini melambangkan Tuhan sebagai penguasa kosmos. 1ni men!elaskan bah%a a"ara#a"ara selamatan dimana tumpeng digunakan selalu dikaitkan dengan %u!ud syukur, persembahan, penyembahan dan doa kepada Tuhan. &elain pengaruh dari agama 7indu, bentuk tumpeng ini !uga dipengaruhi oleh agama atau keper"ayaan masyakarat $a%a yang dikenal dengan nama kejawen. ,asyarakat $a%a sendiri sebenarnya lebih menganggap ke!a%en sebagai seperangkat "ara pandang dan nilai#nilai yang dibarengi dengan se!umlah laku /perilaku0. 8!aran ke!a%en biasanya tidak terpaku pada aturan yang ketat seperti aturan#aturan agama pada umumnya, tetapi menekankan pada konsep ;keseimbangan;. 4raktek a!aran ini biasanya melibatkan benda#benda tertentu yang memiliki arti simbolik. 9unung berarti tempat yang sangat sakral oleh masyarakat $a%a, karena memiliki kaitan yang erat dengan langit dan surga. )entuk tumpeng bermakna menempatkan Tuhan pada posisi pun"ak yang menguasai alam. )entuk keru"ut gunungan /m:ru0 ini !uga melambangkan sifat a%al dan akhir, simbolisasi dari sifat alam dan manusia yang bera%al dari Tuhan dan akan kembali lagi /berakhir0 pada Tuhan.

&ebagian besar upa"ara yang diselenggarakan dalam kebudayaan $a%a adalah bagian dari ritual kejawen sehingga tentu sa!a pengadaan tumpeng dan posisinya yang penting dalam sebuah upa"ara sangat berkaitan erat dengan makna simbolis yang terkandung dalam tumpeng itu. &elain dari bentuk, kita !uga bisa menginterpretasikan makna dibalik %arna nasi tumpeng. 8da dua %arna dominan nasi tumpeng yaitu putih dan kuning. )ila kita kembali pada pengaruh a!aran 7indu yang masih sangat kental di $a%a, %arna putih diasosiasikan dengan 1ndra, +e%a ,atahari. ,atahari adalah sumber kehidupan yang "ahayanya ber%arna putih. &elain itu %arna putih di banyak agama melambangkan kesu"ian. 'arna kuning melambangkan re<eki, kelimpahan, kemakmuran. ,elihat hubungan antara makna dibalik bentuk tumpeng dan %arna nasi tumpeng, keseluruhan makna dari tumpeng ini adalah pengakuan akan adanya kuasa yang lebih besar dari manusia /Tuhan0, yang menguasai alam dan aspek kehidupan manusia, yang menentukan a%al dan akhir, 'u!ud nyata dari pengakuan ini adalah sikap penyembahan terhadap &ang .uasa dimana rasa syukur, pengharapan dan doa dilayangkan kepadaNya supaya hidup semakin baik, menan!ak naik dan tinggi seperti halnya bentuk kemun"ak tumpeng itu sendiri.. $adi tumpeng mengandung makna religius yang dalam sehingga kehadirannya men!adi sakral dalam upa"ara#upa"ara syukuran atau selamatan. )erikut ini adalah "ontoh#"ontoh !enis#!enis tumpeng yang memba%a pengharapan atau doa tertentu kepada &ang .uasa: 1. Tumpeng +lupak yang pun"ak tumpengnya dibuat "ekung /seperti posisi tangan ketika berdoa0 bermakna agar keinginan dan harapan si empunya ha!at dikabulkan. Tumpeng 4unar digunakan agar kehidupan keluarga "erah, seperti menyambut kehadiran anak.

2.

Tumpeng .endhit dipakai saat pemilik ha!at memohon !alan keluar dari gangguan, kesulitan hidup, dan keselamatan dari an"aman roh !ahat.

3. 4.

Tumpeng 3obyong dibuat agar si pemohon selalu diobyong#obyong atau dikelilingi sanak saudara ter"inta. Tumpeng 8mong#among bermakna untuk minta perlindungan pada Tuhan untuk keselamatan anak "u"u.

3. Lingkaran hermeneutik 2: menginterpretasi makna berdasarkan hubungan dengan alam. .ehidupan orang $a%a sangat lekat dengan alam. ,ereka sadar bah%a hidup mereka bergantung dari alam. )anyak pela!aran yang men!adi pedoman hidup sehari#hari yang mereka ambil dari alam. /=h dan &udarsono, 2>>?0 4enempatan dan pemilihan lauk pauk dalam tumpeng !uga didasari akan pengetahuan dan hubungan mereka dengan alam. Nasi tumpeng yang berbentuk keru"ut ditempatkan di tengah#tengah dan berma"am#ma"am lauk pauk disusun di sekeliling keru"ut tersebut. 4enempatan nasi dan lauk pauk seperti ini disimbolkan sebagai gunung dan tanah yang subur di sekelilingnya. Tanah di sekeliling gunung dipenuhi dengan berbagai ma"am lauk pauk yang menandakan lauk pauk itu semuanya berasal dari alam, hasil tanah. Tanah men!adi simbol kese!ahteraan yang hakiki. .ebanyakan penghasilan orang $a%a diperoleh dengan ber"o"ok tanam. +engan banyaknya gunung yang terdapat di pulau $a%a dan !enis tanah *ulkanik yang subur dan ideal untuk ber"o"ok tanam, banyak orang $a%a yang tinggal disekitar daerah gunung dimana mereka menanam padi, sayur#sayuran, buah#buahan dan memelihara ternak seperti ayam, bebek, kambing, domba, sapi atau kerbau. $adi hampir seluruh kebutuhan hidup mereka didapatkan dari tanah di sekitar gunung. @leh karena itulah lauk#pauk 8

ditempatkan di sekeliling nasi karena memang dari sanalah mereka berasal. /tanah di sekitar gunung0. &elain simbol penempatannya, kehidupan. pemilihan .eru"ut lauk nasi !uga didasari oleh tinggi

kebi!aksanaan yang didapat dari bela!ar dari alam. Tumpeng merupakan ekosistem yang men!ulang melambangkan keagungan Tuhan 2ang ,aha 4en"ipta alam beserta isinya, sedangkan aneka lauk pauk dan sayuran merupakan simbol dari isi alam ini. @leh karena itu pemilihan lauk pauk di dalam tumpeng biasanya me%akili semua yang ada di alam ini /&hahab, 2>>A0. )ila kita kembali se!enak pada pembahasan tentang agama dan keper"ayaan, dalam keper"ayaan 7indu# $a%a alam terdiri dari alam tumbuh#tumbuhan, alam binatang, dan alam manusia. +i sini, alam tumbuh#tumbuhan di%u!udkan melalui bahan#bahan, misalnya ka"ang pan!ang dan sayur kangkung. 8lam fauna dapat berasal dari dua unsur: darat dan air, dan di%u!udkan melalui daging he%an seperti ayam, kambing, sapi dan !enis !enis ikan. 8dapun alam manusia di%u!udkan dalam bentuk keseluruhan nasi tumpeng itu sendiri, yaitu makhluk yang bergantung pada tuhan dan alam. 6rap sayuran merupakan !enis menu yang umum dipilih yang dapat me%akili tumbuhan darat. $enis sayurnya tidak dipilih begitu sa!a karena tiap sayur !uga mengandung perlambang tertentu. &ayuran yang harus ada adalah: .angkung &ayur ini bisa tumbuh di air dan di darat, begitu !uga yang diharapkan pada manusia yang harus sanggup hidup di mana sa!a dan dalam kondisi apa pun. )ayam )ayam mempunyai %arna hi!au muda yang menye!ukkan dan bentuk daunnya sederhana tidak banyak lekukan. &ayur ini melambangkan kehidupan yang ayem tenterem /aman dan damai0, tidak banyak konflik

seperti sederhananya bentuk daun dan se!uknya %arna hi!au pada sayur bayam. Taoge. Taoge mun"ul keluar dari bi!i ka"ang hi!au. +i dalam sayur ke"il ini terkandung makna kreati*itas tinggi. &eseorang yang selalu memun"ulkan ide#ide baru adalah seseorang yang kreati*itasnya tinggi dan bisa berhasil dalam hidupnya. Taoge !uga !enis sayuran yang sangat mudah dihasilkan. 1ni mengandung pengharapan bah%a manusia dapat terus berkembang, mempunyai anak "u"u. .a"ang 4an!ang .a"ang pan!ang harus hadir utuh, tanpa dipotong. ,aksudnya agar manusia hendaknya selalu berpikir pan!ang sebelum bertindak. &elain itu ka"ang pan!ang !uga melambangkan umur pan!ang. .a"ang pan!ang utuh umumnya tidak dibuat hidangan, tetapi hadir sebagai hiasan yang mengelilingi tumpeng atau ditempelkan pada badan keru"ut. +ari lauk pauk %akil dari alam fauna, sepertinya lauk yang me%akili unsur air yang banyak mengandung makna yang bisa diterapkan dalam kehidupan. 1kan sudah bisa dipastikan me%akili he%an air. 8da tiga !enis ikan yang bisa dipakai untuk melengkapi !enis lauk#pauk yang terdapat di dalam tumpeng: 1kan lele. 7e%an ini melambangkan kerendahan hati sesuai dengan kebiasaan hidup ikan lele yang selalu berenang di dasar sungai. .ebiasaan hidup lele !uga diharapkan akan diterapkan dalam kehidupan karier manusia, yakni agar tidak sungkan meniti karier dari ba%ah. 1kan bandeng.

10

1kan bandeng terkenal dengan duri#duri halusnya yang !umlahnya seperti tidak terbatas. 7ampir setiap gigitan, hampir bisa dipastikan ada duri di dalamnya. ,elalui hidangan ini orang berharap setiap saat bisa mendapat re<eki dan !umlahnya selalu banyak atau bertambah seperti duri ikan bandeng. 1kan teri. 1kan teri ukurannya sangat ke"il dan mudah men!adi santapan ikan yang leih besar apabila ia berenang sendirian. @leh karena itu ikan teri hidupnya selalu bergerombol. 1ni mengingatkan manusia bah%a mereka tidak bisa hidup sendiri. ,ereka adalah makhluk yang lemah dan membutuhkan bantuan orang lain untuk hidup. +engan demikian, ikan teri melambangkan kerukunan dan ker!asama yang harus dibina sesama manusia. &atu lagi !enis lauk pauk yang biasanya hadir melengkapi tumpeng adalah telur. Telur biasanya didadar atau dipindang. &ebetulnya telur dalam tumpeng harus hadir utuh bersama kulitnya karena kulit telur, putih telur, dan kuning telur melambangkan tindakan yang manusia harus lakukan dalam kehidupan yakni menyusun ren"ana dengan baik, beker!a sesuai ren"ana, dan menge*aluasi hasilnya demi kesempurnaan. +ari berbagai pen!elasan di atas, terlihat !elas bah%a pemilihan bentuk dan lauk pauk pelengkap tumpeng bukan sekedar kebetulan atau tanpa alasan. +asar dasar pemilihannya sangat erat kaitannya dengan hubungan dan pengertian manusia akan alam. )ahkan dari obser*asi sederhana yang !auh dari pen!elasan ilmiah, manusia bisa bela!ar banyak hal dari alam. 7al ini dinyatakan !elas oleh tumpeng. &etiap kali tumpeng hadir dalam sebuah a"ara, kita diingatkan kembali akan hubungan kita dengan alam dan pela!aran hidup yang kita peroleh dari alam.

11

4. Lingkaran hermeneutik 3: menginterpretasi makna berdasarkan hubungan sosial kemasyarakatan. 4en!elasan pada bagian ini sudah keluar dari makna simbolis dari bentuk tumpeng itu sendiri. )agian ini lebih menyorot makna yang tersirat dari pelaksanaan tradisi tumpeng itu. 4un"ak sebuah upa"ara dimana terdapat tumpeng didalamnya ditandai dengan pemotongan bagian teratas atau terlan"ip keru"ut nasi tumpeng tersebut. 4emotongan ini biasanya dilakukan oleh orang yang paling dituakan atau dihormati di komunitas dimana upa"ara itu dilaksanakan. 1ni menyiratkan bah%a masyarakat $a%a adalah masyarakat yang masih memegang teguh nilai nilai kekeluargaan dan memandang orang tua sebagai figur yang sangat dihormati. 7al ini ter"ermin dalam ungkapan $a%a mikul dhuwur mendhem jero yang mengandung nasihat kepada anak untuk memperlakukan orang tuanya se"ara baik. 8nak di sini bisa diartikan sebagai anak keturunan, generasi muda atau ba%ahan, sedangkan orang tua bisa diartikan orang tua dalam hubungan darah, orang yang usianya lebih tua, para pendahulu yang pernah ber!asa, para pemimpin atau atasan. Mikul dhuwur /memikul tinggi0 memiliki arti menghormati setinggi#tingginya dan mendhem jero /menanam dalam# dalam0 artinya menghargai sebaik#baiknya atau penghargaan yang mendalam terhadap seseorang /&uratno dan 8stiyanto, 2>>B0. 7al ini ter%u!ud ketika orang yang dituakan memotong u!ung keru"ut tumpeng dan semua yang hadir memperhatikan dan mengikuti dengan seksama. 6!ung keru"ut nasi tumpeng adalah bagian yang paling penting dari tumpeng dan diperuntukkan khusus untuk orang yang dituakan sebagai tanda hormat dan bakti. &etelah bagian itu dipotong, barulah yang lain menikmati bagian tang tersisa dari nasi tumpeng tersebut /bagian ba%ah keru"ut0.

12

+alam tradisi a%alnya, upa"ara dalam adat $a%a merupakan upa"ara yang melibatkan seluruh desa atau kampung. )egitu mengetahui tetangganya mengadakan upa"ara syukuran atau selamatan, sanak saudara, kenalan dan orang yang tinggal sekitar tempat a"ara syukuran diadakan akan datang mena%arkan bantuan tanpa diminta. ,ereka terlibat langsung mulai dari persiapan sampai dengan berakhirnya a"ara tersebut. +engan demikian, seluruh komponen upa"ara tersebut adalah atas hasil usaha bersama. 7al ini merupakan hal yang la<im ter!adi dalam hubungan

kemasyarakatan orang $a%a yang men!un!ung tinggi asas gotong royong. 8da ungkapan $a%a yang berbunyi urip tulung tinulung /&uratno dan 8stiyanto, 2>>B0 yang berarti bah%a dalam hidup, orang harus saling tolong menolong. 8!aran ini berangkat dari pandangan bah%a seseorang tidak mungkin hidup seorang diri. &udah merupakan kodrat seorang manusia yang membutuhkan orang lain. @leh karena itu kita harus hidup saling tolong menolong. 7al ini berhubungan dengan ungkapan lain, yaitu nandur kebecikan, males budi /menanam kebaikan membalas budi0. .onsep nandur kebecikan merupakan peringatan agar seseorang tidak bersikap indi*idualis atau sombong. 4engertian ungkapan ini !uga mengandung a!aran filosofis bah%a orang yang menanam pasti akan memetik hasilnya. )ila menanam kebaikan, pasti akan memetik kebaikan pula /baik di dunia ataupun di akhirat0. .eyakinan ini membuahkan sikap murah hati untuk berbuat baik terhadap orang lain. )ila kita menerima kebaikan dari orang lain, hendaknyalah kita males budi atau membalas budi sehingga !angan sampai kita hidup dengan berhutang !asa atau kebaikan terhadap orang lain. Nilai nandur kebecikan, males budi yang tertanam dalam masyarakat akan men"iptakan hubungan so"ial kemasyaratkan yang sangat harmonis yang salah satunya di%u!udkan dalam sikap gotong royong dalam mempersiapkan dan men!alankan sebuah upa"ara syukuran atau selamatan.

13

D1 K! #$tar P#$ulis Tumpeng sudah men!adi bagian yang tidak terpisahkan dalam kehidupan masyarakat 1ndonesia, khususnya ketika memperingati momen dan peristi%a penting. +imulai dari masyarakat di pulau $a%a, ,adura dan )ali, kini penggunaan tumpeng sudah menyebar ke bagian pelosok nusantara lainnya bahkan ke man"anegara seperti ,alaysia, &ingapura bahkan )elanda. /dikenal dengan nama rijstafel0. &ayangnya penyebaran tumpeng yang begitu pesat dan meluas tidak dibarengi dengan makna filosofis yang terkandung didalamnya. )agaikan kotak hadiah yang tampak "antik dari luar namun orang lupa menaruh hadiah di dalamnya, maka berapapun "antik kotak hadiah tersebut, tidak akan punya arti apa#apa. 8nalogi inilah yang kira#kira ter!adi pada tumpeng. )anyak orang yang tahu apa itu tumpeng tetapi tidak tahu artinya. 4adahal melihat pen!elasan dalam tulisan ini, begitu saratnya makna yang dikandung tumpeng sehingga bila makna ini dipahami dan diresapi maka setiap kali tumpeng hadir dalam setiap upa"ara, manusia diingatkan lagi akan kekuasaan &ang 4en"ipta 8lam, pentingnya men!aga keharmonisan dengan alam dan mempela!ari nilai nilai hidup darinya serta mempertahankan asas gotong royong, urip tulung tinulung dan nandur kebecikan, males budi yang men!adi dasar kerukunan dan keharmonisan hidup bermasnyarakat. $ika dilihat se"ara keseluruhan, makna#makna inilah yang men!adi identitas budaya dan masyarakat $a%a /dan 1ndonesia pada umumnya0 sehingga hadirnya tumpeng !uga mengingatkan kita tentang siapa kita dan apa yang membuat bangsa kita berbeda dari bangsa lain. +engan begitu, tumpeng !uga merupakan salah satu perangkat identitas nasional yang harus di!aga dan dilestarikan, bukan dalam hal bentuk tumpengnya sa!a melainkan !uga makna# makna atau nilai nilai yang terkandung di dalamnya.

14

Daftar R#f#r#$si =h, 7,. Nasruddin 8nshoriy dan &udarsono, &7. Kearifan Lingkungan dalam Perspektif udaya !awa. $akarta: 2ayasan @bor 1ndonesia, 2>>?. .e!a%en. htt&'66i"17iki&#"ia1!rg67iki6K#)a7#$ , diakses tanggal 1C No*ember 2>>B. Lekat +engan Tradisi, Namun ,asih ,enyimpan ,isteri. htt&'667771(82#r"har a1$#t6%,6i$"#91&h&6(! &!$#$t6(!$t#$t6arti(l#6, :shar#:t:7!rl"6.-,:l#kat:"#$ga$:tra"isi:$a u$: asih: #$8i &a$: ist#ri1ht l , diakses tanggal 14 No*ember 2>>B. ,akna +ibalik Tumpeng. http:55blogs.unpad.a".id5fadly2D5-pE1> , diakses tanggal 14 No*ember 2>>B. ,akna yang Tersirat dalam Nasi Tumpeng. http:55%%%.berita!akarta."om52>>?5id5beritaFdetail.aspid%ilE>GnNe%s1dE3C4CB , diakses tanggal 14 No*ember 2>>B. Nasi .uning. http:55id.%ikipedia.org5%iki5NasiFkuning , diakses tanggal 14 No*ember 2>>B. Nasi .uning. http:55en.%ikipedia.org5%iki5NasiFkuning , diakses tanggal 14 No*ember 2>>B. &hahab, Nadrah. .eru"ut yang 4enuh 8rti. http:55n"".blogsome."om52>>A5>A514522?5 , diakses tanggal 14 No*ember 2>>B. &a%ungpra!a, Hnest N. &umarna. Tradisi Nasi tumpeng .urang Tersentuh. http:55%%%.kabarindonesia."om5berita.php-pilE12GdnE2>>A121?>BCD>1 , diakses tanggal 14 No*ember 2>>B. &uratno, 4ardi dan 7eniy 8stiyanto. "usti #ra $are% &' Mutiara (ilai Kearifan udaya !awa. 2ogyakarta: 8di%a"ana, 2>>B. Tumpeng. http:55id.%ikipedia.org5%iki5Tumpeng , diakses tanggal 14 No*ember 2>>B.

15