Anda di halaman 1dari 7

ABSTRAK Industri kimia Hungaria menghasilkan sejumlah besar chloro acetamida dan fenoksi-acetic acid jenis herbisida pertanian.

Studi tentang lingkungan dari sen a!a ini sangat penting dan dapat membantu dalam pencegahan polusi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan metode ang akan mengurangi kontaminan air tanah ang disebabkan oleh sen a!a organik "pencemar utama adalah Acetochlor# propisochlor dan $#%-&'(). (enggunaaan alginat "serpih min ak khusus) sebagai adsorben akan diuji. (ercobaan keseimbangan statis dilakukan untuk mempelajari efisiensi alginat *' + ,'&# H(-' dan T.' ang akan digunakan sebagai metode analisis. &ata ang serupa untuk isoterm -angmuir seperti rentang antara konsentrasi / dan 0// mg + -. 1engenai jumlah menambahkan# 2/-3/4 dari kontaminan ang dibatasi oleh alginat. ,ksperimen ang serupa dilakukan dengan bentonit# juga karena mineral cla ini telah digunakan dalam perlindungan

lingkungan sebagai adsorben. &i sisi lain# bentonit adalah komponen utama alginat. Sekitar %/4 bahan kimia diselidiki teradsorpsi oleh adsorben ini. Hasil kami menunjukkan bah!a alginat dapat digunakan secara efisien dalam perlakuan untuk perairan alami ang tercemar oleh herbisida# dan bekerja lebih baik dari bentonit. Abstrak &alam industri kimia Hungaria menghasilkan bermacam jenis herbisida pertanian "cat 5 herbisida adalah sen a!a atau material ang disebarkan pada lahan pertanian untuk menekan atau dan memberantas tumbuhan "gulma) ang men ebabkan penurunan hasil) seperti chloro acetamide "nama kimian a 5 $-chloro-6-"etho7 meth l)-6-"$-eth l-8-meth lphen l) acetamide) pheno7 acetic acid "$#%-& "dichloro phenoxyacetic acid)) Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan metode ang akan mengurangi kontaminan air tanah ang disebabkan oleh sen a!a organik "pencemar utama adalah Acetochlor# propisochlor dan $#%-&'(). &ilakukan pengujian terhadap alginat sebagai absorben. Alat instrument untuk mempelajari efisiensi alginat adalah alginat *' + ,'&# H(-' dan T.' Ada data ang serupa dengan isotherm -angmuir berkisar antara rentang konsentrasi / dan 0// mg + (ercobaan pada bentonit juga dilakukan# karena mineral dari tanah liat telah digunakan sebagai adsorben# lagipula bentonit merupakan komponen utama suatu alginate. &an sekitar %/4 bahan kimia dari jenis herbisida telah teradsorpsi oleh absorben dari alginat. Hasil menunjukkan bah!a alginate dapat digunakan secara efisien dan bekerja lebih baik daripada bentonit dalam perlakuan dengan lingkungan perairan ang telah tercemar herbisida

(,6&AH9-9A6 (estisida# khususn a herbisida merupakan bagian penting dari penggunaan bahan-bahan kimia. Beberapa pestisida "persistent) dan produk degradasi mereka telah ditemukan terakumulasi dan mengangkut antara kompartemen lingkungan ang berbeda # ang men ebabkan kontaminasi dari atmosfer # air tanah dan permukaan # tanah serta makanan . Ban ak penelitian telah membuktikan berbagai pestisida dan produk degradasi mereka di air tanah atau bahkan air minum . 9ntuk memperkirakan dampak ekologis pestisida untuk melindungi kompartemen lingkungan . (estisida menjalani serangkaian reaksi dan transportasi di lingkungan # di mana tanah mengambil posisi tengah "sentral) ketika mempertimbangkan keberadaan pestisida . Tanah memiliki toleransi ang cukup tinggi terhadap kontaminasi alami dan antropogenik . Residu pestisida menjalani serangkaian proses fisik dan biologis ang kompleks dalam tanah . 1ereka sering merupakan kombinasi dari proses seperti kimia dan degradasi biologis # adsorpsi # desorpsi # dan pencucian . (estisida ang diberikan dalam tanah tergantung pada sifat fisik - kimia dan sifat tanah . &alam bahan alami adsorpsi meningkatkan konsentrasi sen a!a pencemar. (engetahuan ini dapat bekerja di luar mengarah pada upa a pengurangan teknologi pencemar. &asar teknologi ini dapat menjadi penerapan alginite sebagai adsorben . Metode (ercobaan Kesetimbangan Statik "adsorpsi dan desorpsi). - Adsorben5 : g alginat - Rentang Konsentrasi5 0/-0// mg+ Analisis5 &ilakukan setelah kesetimbangan . Kami menggunakan metode analisis berikutn a setelah persiapan sampel pengujian. HPLC (Kromatografi Cair Tekanan Tinggi) 1erck -a'hrom ,luen "(elarut) (anjang gelombang Koloni =aktu &etektor TOC (Total Karbon Organik) Heraeus T.' (enentuan dilakukan pada suhu rendah dengan oksidasi sodium perokso disulfat dan deteksi 9>. Kandungan bahan organik dari alginat dapat mengganggu analisis. Sebagai ?at terlarut berinteraksi dengan humic solutions dalam cairan serta dalam fase padat. 5 Asetonitril5H$. ; 8:5<: 5 $02 nm 5 -i'hrospher "0$: m)# R(-02 ": m) 5 0/ menit 5 9> ang tepat dalam

Alginat @utaan tahun ang lalu alga hijau adalah spesies ang relatif jarang "Botr ococcus braAnii) ang terbentuk dari cincin ka!ah Aulkanik ang muncul dari laut (annonian. *anggang laut berada dari partikel apung lainn a dibagian ba!ah bagian dalam lembah. Sumber da a mineral berasal dari alga dan fosil biomassa alga ini dikenal sebagai alginat. (engembangan ini adalah dalam kondisi anaerobik. Alginat termasuk kategori dari serpih min ak tetapi memiliki keunikan dan perlengkapan sendiri ang dapat men ebabkan perubahan pada serpih min ak tidak han a dalam karakteristik fisikkimia# tetapi dalam penggunaan potensial produk. Sejauh ini# alginat ditemukan secara eksklusif di Hungaria# atau lebih tepatn a di Basin 'arpathian. Alginat ini dapat ditemukan dan ditambang han a di daerah ini ang ada di dunia. Alginat adalah mineral ang mengandung komponen konsentrasi tinggi seperti humus# batu kapur dan unsur makro dan mikro lainn a# alginat di antara 8$ komponen ang berbeda sehingga untuk diidentifikasi di dalamn a# semua berasal dari daerah *erce and (ule# Hungaria. Alginat adalah mineral ang berasal dari alam ang tidak mengandung bahan aditif buatan atau bahan kimia. Alginat adalah netral# kadang-kadang sedikit memiliki nilai pH ang diukur dalam air antara B#08-B#B2 C diukur dalam larutan K'l itu adalah antara 8#3$-B#:/.

R,S9-T Adsorpsi dan desorpsi (roses adsorpsi dan desorpsi dapat mempengaruhi perilaku pestisida di tanah. Daitu

berpengaruh pada bioaAabilitas# pitotoksisitas "sifat ang meracuni tamanan)# dan mobilitas pestisida. Adsorpsi dapat mempengaruhi akumulasi pestisida dan mengurangi konsentrasi pestisida di dalam tanah dan larutan# ang mana men ebabkan pengurangan bioaAabilitas# dan mengurangi degradasi "penguraian) dan mEobilitas. Sedangkan desorpsi pestisida dapat mempengaruhi penguraian kimia dan biologi# transport permukaan air dan distribusin a di tanah dan pelepasan air tanah. .leh karena itu ban ak factor dan sifat dari tanah ang mempengaruhi proses adsorpsi-desorpsi dan penguraian. 0. *rafik 0 5 adsorpsi dan desorpsi dari acetochlor pada alginate (ada grafik ini terlihat bah!a adsorpsi acetochlor oleh alginate tidak terlalu bagus han a mencapai pada angka <# sedangkan desorpsin a terjadi cukup tinggi diantara propisochlor dan $#%-&'( hal ini dikarenakan ukuran molekul acetochlor paling besar sehingga adsorpsin a semakin menurun dan desorpsin a meningkat karena adan a gugus karbonil ionn a mudah terlepas. $. *rafik $ 5 adsorpsi dan desorpsi dari propisochlor pada alginate (ada grafik ini adsorpsin a lebih besar dan desorpsin a cenderung sama dengan grafik 0 hal ini dikarenakan ukuran molekul antara acetochlor dan propisochlor hampir sama dan samaang mengakibatkan terjadin a protonasi sehingga tidak terjadi ikatan dalam adsorben dan ion-

sama memiliki gugus karbonil sehingga pen erapann a dan desorpsin a oleh alginate juga hampir sama. Akan tetapi pada propisochlor adsorpsin a cenderung lebih tinggi !alaupun tidak signifikan dibandingkan dengan acetochlor# hal ini dikarenakan gugus propel ang terdapat pada propisochlor akan membentuk ikatan ang lebih kuat dengan alginate dibandingkan dengan gugus etoksi metal ng terdapat pada acetochlor. <. *rafik $ 5 adsorpsi dan desorpsi dari $#%-&'( pada alginate (ada grafik ini terlihat bah!a pen erapan atau adsorpsi $#%-&'( sangat bagus atau tinggi mencapai pada angka 2 dan desorpsin a paling kecil# hal ini dikarenakan ukuran molekul $#%&'( paling kecil dibandingkan acetochlor dan propisochlor# sehingga proses adsorpsin a terjadi lebih cepat. Sedangkan desorpsin a kecil dikarenakan pada molekul ini mengandung gugus .H atau gugus basa ang mengakibatkan adsorbat dalam adsorben saling berikatan dan sukar terurai atau terlepas. (ada isotherm menunjukkan proses adsorpsi dan desorpsi terdiri dari beberapa tahapan. (enjelasan 5 Adsorbat membentuk lapisan kedua atau membentuk sebuah asosiasi "campuran) ang baik pada larutan atau permukaan Alginate adalah adsorben heterogen "campuran dari molekul oerganik dan beberapa mineral) "diatas) dari pada isotherm adsorpsi. Dang mana dijelaskan dengan

Isotherm desorpsi lebih

Capillary Condensation . Capillary Condensation adalah kondisi dimana sudut ang dibentuk saat adsorpsi lebih besar dari pada desorpsi# sehingga men ebabkan jariF adsorpsi lebih besar. Ketika jarijari adsorpsi besar maka tekanann a akan menjadi kecil dan terjadi desorpsi. Result part $ *rafik 0 5 A&S.R(SI Kontaminan "acetoklor# propisklor# $#%-&'() dngn perbandingan alginat Adsorpsi diklorofenol lebih baik# sebagian kecil dari molekul $#%-&'( dapat dengan mudah masuk kedalam pori-pori dibanding dengan kloroasetanilida "acetochloro) Adsorpsi bergantung pada ukuran molekul

*rafik $ 5 &,S.R(SI kontaminan "acetoklor# propisklor# $#%-&'() dari alginat Adsorpsi propisklor diserap "diadsorpsi) dalam jumlah ang tinggi dibandingkan acetoklor Adsorpsi bergantung pada struktur molekul

*ugus isopropil akan berikatan kuat denganalginat dan eto7 metil Tidak ada perbedaan ang signifikan antara desorpsi dan adsorpsi

(ada intin a semakin besar alginat ang ditambahkan maka semakin besar kontaminan ang terserap.

PENGARUH PARAMETER YANG BERBEDA PADA ADSORPSI (engaruh bahan organik (enelitian ini dilakukan pada dua jenis alginate dengan kandungan bahan organik ang berbeda aitu masing-masing 024 dan <<4. (enjelasan grafik5 (ada grafik ini terlihat bah!a adsorben alginate dengan kandungan bahan organik 024 menunjukkan hasil ang lebih bagus adsorpsin a aitu mencapai angka % dibandingkan dengan adsorben alginat dengan kandungan bahan organik <<4 ang adsorbsin a han a mencapai <. Kandungan bahan organik ang terkandung pada adsorben alginat berpengaruh terhadap kemampuan adsorpsi# semakin sedikit kandungan bahan organik pada adsorben alginate maka semakin baik pula adsorben alginate dalam mengadsorpsi. 1aka dapat disimpulkan bah!a adsorpsi ditentukan oleh bahan organik. (engaruh pH Alginat sifatn a adalah netral# tapi kadang-kadang memiliki nilai pH ang Aariasi# akni alginat ang diukur dalam air pHn a antara B#08-B#B2C diukur dalam larutan K'l pHn a antara 8#3$-B#:/. (ada penelitian ini dilakukan uji pengaruh parameter akni pH alginate ang berbeda pada kemampuan dalam mengadsorpsi. pH ang dijadikan parameter adalah pH :#$C pH BC dan pH 2#$. (enjelasan grafik5 0. *rafik 0 Adsorpsi dari acetochlor pada pH alginate ang berbeda (ada grafik ini menjelaskan bah!a masing-masing parameter pH akni pH :#$C pH BC dan pH 2#$ menunjukkan angka adsorpsi dari acetochlor ang cenderung sama aitu kisaran angka antara <#:-%. $. *rafik $ Adsorpsi dari propisochlor pada pH alginate ang berbeda

(ada grafik ini menjelaskan bah!a masing-masing parameter pH akni pH :#$C pH BC dan pH 2#$ menunjukkan angka adsorpsi dari propisochlor ang cenderung sama aitu kisaran angka %. <. *rafik < Adsorpsi dari $#%-&'( pada pH alginate ang berbeda (ada grafik ini menjelaskan bah!a masing-masing parameter pH akni pH :#$C pH BC dan pH 2#$ menunjukkan angka adsorpsi dari $#%-&'( ang cenderung sama aitu kisaran angka antara 8-B. &ari penjelasan grafik di atas tentang pengaruh pH terhadap kemampuan adsorpsi men impulkan bah!a pH tidak mempengaruhi adsorpsi# hal ini dikarenakan isotherm bahan kimian a sama sehingga tidak ada perbedaan ang signifikan. 6amun# dari < pencemar utama di atas akni acetochlor# propisochlor dan $#%-&'( ang pen erapan atau adsorpsin a ang paling bagus atau paling tinggi mencapai pada kisaran angka antara 8-B# hal ini dikarenakan molekul $#%-&'( mengandung gugus .H atau gugus basa ang mengakibatkan adsorbat dalam adsorben saling berikatan dan sukar terurai atau terlepas. (en ebabn a5 kapasitas buffer alginat bagus (enjelasan grafik5 Kapasitas Buffer Alginate *rafik antara pH dan konsentrasi "asam-basa) ini menjelaskan adan a hubungan pH dengan konsentrasi ion hidrogen. 6ilai pH meningkat bersamaan dengan semakin rendahn a konsentrasi ion hidrogen# dengan kata lain# pH berbanding terbalik dengan konsentrasi ion hidrogen. (erbandingan Alginit dan Bentonit Sebagai Adsorben Alginit dapat mengikat asetoklor lebih ban ak "asetoklor dapat ditemukan lebih ban ak di dalam air ang telah terkontaminasi) dibandingkan dengan bentonit. 6B5 parameter air ang terkontaminasi itu ada atau ban akn a asetoklor ang terkandung. "menurut neh jurnal gaes##) *rafik ituh ; jumlah asetoklor ang diadsorbsi# 7 ; konsentrasi kesetimbangan "adsorben) Berdasarkan grafik adsorbsi dari asetoklor untuk alginit dan bentonit dengan instrument H(-'# alginit isotherm terletak diatas bentonit isotherm dalam keadaan konsentrasi ang rendah "keduan a dalam konsentrasi rendah). @adi gini# &alam keadaan konsentrasi adsorben "alginit atau bentonit) rendah# dengan H(-' alginit sudah menunjukkan kalau alginit memiliki da a serap asetoklor ang lebih tinggi daripada bentonit. Hal ini karena alginit dapat mengikat lebih ban ak asetoklor# sehingga dia merupakan adsorben ang lebih

baik daripada bentonit. &alam konsentrasi rendah# di grafik menunjukkan da a serap bentonit hampir nol. Kalau di grafik ang kedua# aitu grafik adsorbsi dari asetoklor untuk alginit dan bentonit dengan instrument T.'# nd konsentrasi rendah mereka nggak ada perbedaan. Tapi ketika konsentrasi keduan a 0/ mg+-# 6ampak kalau alginit merupakan adsorben ang lebih baik daripada bentonit. (erbedaan kedua grafik kenapaGGG @a!abann a5 Kalau T.' kan analisisn a dalam keadaan temperatur ang rendah# jadi alginate kurang bisa mengikat asetoklor dengan optimal. Hubungann a sama partikeln a. Alginate juga pun a sifat lebih cepat bereaksi pada suhu tinggi. Kesimpulan5 0. &ata ini mengikuti proses adsorpsi isotherm -angmuir karena terjadi di permukaan "isotherm -angmuir han a membentuk 0 lapisan). $. Adsorpsi tergantung pada ukuran molekul. Semakin kecil semakin mudah diadsorpsi. <. Adsorpsi juga tergantung pada struktur molekul adsorbat. *ugus isoprop l dapat mengikat alginate dengan kuat daripada gugus etoksimetil. %. pH tidak mempengaruhi adsorpsi karena data menunjukkan hasil ang relatiAe sama dengan tanpa manipulasi pH. Hal ini disebabkan penelitian ini menggunakan rentang pH buffer ang baik untuk alginate. :. Alginate merupakan adsorben ang lebih baik dari bentonit. Hal ini dibuktikan dengan pengikatan sen a!a kontaminan ang berukuran sangat besar dan dijumpai dalam jumlah ang ban ak di perairan# aitu asetoklor# meskipun konsentrasi alginate rendah. "grafik perbandingan bentonit dan alginate sebagai adsorben).