Anda di halaman 1dari 20

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PT UNILEVER INDONESIA

3 Dimensi Sistem Informasi Manajemen

Organisasi
Top manager (TM) Sebagai tingkatan tertinggi, jenis pengambilan keputusan yang dilakukan oleh seorang TM biasanya yang bersifat strategis, dalam arti kata untuk keperluan perencanaan jangka panjang dan penentuan target-target perusahan yang harus dicapai beserta metodenya.

Middle manager (MM) MM akan menterjemahkan target strategis yang ditetapkan ke dalam periode-periode jangka menengah yang pelaksanaanya harus terbukti efisien dan efektif, terutama dalam melakukan manajemen kontrol.

Lower manager (LM) LM selanjutnya akan mengimplementasikannya dalam aktivitas sehari-hari sesuai dengan prosedur dan target jangka pendek yang telah ditentukan. Untuk menunjang manajemen dalam proses pengambilan keputusan yang berkualitas, data mengenai banyak hal diperlukan untuk diolah menjadi informasi.

Manajemen
Manajer Umum Divisi Manajer umum divisi terdiri dari manajer umum divisi sabun dan detergen, manajer umum divisi pangan, dan manajer umum divisi perlengkapan pribadi.

Manajemen Umum Divisi Bertugas: Melaksanakan arah kebijakan perusahaan yang telah ditentukan dewan direksi dengan persetujuan dewan komisaris yang ditetapkan dalam pengelolaan divisinya. Merumuskan rancangan kerja untuk departemendepartemen dibawahnya. Meningkatkan penjualan yang menghasilkan laba untuk masing-masing divisinya.

Manajer Keuangan Manajer keuangan secara umum bertugas mengatur dan mengawasi masalah keuangan untuk ketiga divisi produk selain bertanggung jawab pada direktur keuangan.

Manajer Riset dan Pengembangan Manajer riset dan pengembangan adalah manajer lini yang bertugas mengadakan penelitian dan pengembangan baik tentang produk maupun pasar. Selain itu, departemen ini juga bertugas untuk menganalisa masalah yang dihadapi manajer umum divisi menyangkut pengembangan produk, penetapan harga, riset pasar, maupun pengikan produk.

Manajer Produksi Manejer produksi bertugas mengatur dan mengawasi proses produksi serta mengadakan produk untuk ketiga divisinya. Manajer ini bertanggung jawab dalam pencatatan hasil produksi yang telah masuk dan siap dipasarkan, maupun yang telah masuk dan siap dipasarkan, maupun yang telah terjual dan melaporkannya kepada ketiga divisi produk. Manajer ini juga bertanggung jawab terhadap kelancaran proses produksi serta pengawasan mutunya.

Manajer Pemasaran Manajer pemasaran mengepalai departemen pemasaran yang membawahi penjualan dan bagian promosi atau pengiklan produk. Manajer ini bertugas: Mencari daerah pemasaran yang baru bagi produk yang akan dipasarkan. Mengumpulan dan menganalisis data, guna pengambilan keputusan dalam rangka pengembangan pasar. Merencanakan pembuatan bahan-bahan materi iklan serta mengatur jadwal promosi penjualan. Membuat taksiran atau ramalan penjualan untuk jangka waktu tertentu. Merencanakan pembuatan bahan-bahan materi iklan serta mengatur jadwal promosi penjualan. Memelihara hubungan baik dengan agen, distributor, serta pengecer. Tanggung jawab manajer pemasaran serta meningkatkan permintaan pasar terhadap produk.

Manajer penjualan Manejer penjualan mengepalai bagian penjualan dan distribusi yang bertanggung jawab dalam mengatur daerah penjualan untuk masing-masing distributor, serta memonitor tingkat penjualan di setiap wilayah pemasaran tersebut. Manajer ini harus dapat memelihara dan mengawasi loyalitas distributor terhadap produk perusahaan. Selain bertanggung jawab langsung pada manajer ini juga bertanggung jawab kepada direktur penjualan wewenang formalini ditunjukkan dengan garis terputus-putus pada bagian gambar struktur organisasi.

Manajer Promosi dan Penjualan Manajer promosi dan periklanan bertugas melaksanakan rancangan pembuatan materi iklan produk dan mengurus produk kontrak pemasangan iklan di media cetak maupun elektronik. Manajer ini bertanggung jawab yang telah ditetapkan oleh departemen pemasaran.

Direktur Administrasi Direktur administrasi bertugas mengurus administrasi perusahaan keseluruhan yang dilaksanakan dikantor pusat. Direktur ini bertanggung jawab terhadap pengalolaan perusahaan dengan system up to date.

Direktur Teknik Direktur teknik bertugas merancang teknik pelaksanaan perusahaan secara garis besar sesuai kebijaksanaan dewan direksi. Dengan kata lain, direktur ini manerjemahkan secara teknik kebijakan dari pusat tentang kegiatan operasional perusahaan.

Direktur Penjualan Direktur penjualan bertugas merancang garis besar strategis penjualan dan meningkatkan volume penjualan. Direktur penjualan ini bertanggung jawab atas volume penjualan dan melaporkannya pada dewan direksi. Direktur penjualan memiliki wewenang formal terhadap manajer penjualan dan distribusi.

Direktur Personalia Direktur ini secara umum tugasnya mengelola sumber daya manusia dan parusahaan. Tugas lainnya adalah membina hubungan antar pegawai dalam perusahaan, serta memelihara hubungan baik dengan masyarakat. Direktur personalia membawahi dua departemen yaitu external relation dan internal relation department. Tanggung jawab direktur ini adalah menjadi loyalitas pegawai, memelihara performa kerja pegawai, dan kesejahteraan pegawai.

Dewan Direksi Dewan direksi ini adalah pusat kebijaksanaan dalam pengambilan keputusan perusahaan. Dewan ini memiliki wewenang dalam menentukan garis besar arah dan langkah perusahaan, serta menetapkan tujuan perusahaan untuk jangka waktu tertentu.

Teknologi
Sistem Teknologi PT. Unilever Indonesia, Tbk Banyak strategi yg digunakan perusahaan khususnya dibidang teknologi informasi untuk meningkatkan efisiensi perusahaan. PT unilever menjalankan Komunikasi pasar terpadu (Integrated Marketing Communication/IMC). Strategi ini merupaka upaya perusahaan untuk memadukan dan mengkoordinasikan semua saluran komunikasi untuk menyampaikan pesannya secara jelas, konsisten dan berpengaruh kuat tentang organisasi-organisasi produknya. IMC (menurut buku Advertising Management; chapter 3) adalah sebuah konsep dari perencanaan komunikasi pemasaran yang memperkenalkan nilai tambah dari rencana komprehensif yang mengevaluasi peran strategis dari berbagai disiplin komunikasimisalnya periklanan umum, respon langsung, sales promotion, dan PRdan mengombinasikan disiplin-disiplin ini untuk memberikan kejelasan, konsistensi dan dampak komunikasi yang maksimal. Secara sederhana-nya IMC dapat diartikan sebagai Proses dari pengelolaan customer relationships yang menggerakkan brand value. Sedangkan secara spesifik, IMC dapat diartikan sebagai proses yang mempunyai fungsi bersilang dalam menciptakan dan memelihara hubungan yang menguntungkan dengan customer dan stakeholder lainnya dengan mengontrol dan mempengaruhi secara strategis semua pesan yang terkirim kepada kelompok ini serta menggerakkan dialog dengan maksud tertentu kepada mereka.

manfaat IMC bagi organisasi atau perusahaan, diantaranya Membentuk identitas merek yang kuat di pasar dengan mengikat bersama dan memperkuat semua citra dan pesan komunikasi perusahaan. Mengkoordinasikan semua pesan, positioning dan citra, serta identitas perusahaan melalui semua bentuk komunikasi pemasaran Adanya hubungan yang lebih erat antara perusahaan (melalui produk/jasanya) dengan para konsumennya. Solusi IMC menuntut untuk memahami pentingnya semua titik-titik kontak di mana pelanggan mungkin medadak menjumpai perusahaan tertentu, produk dan mereknya. IMC harus bisa menghasilkan konsistensi komunikasi yang lebih baik dan dampak penjualan yang lebih besar IMC menempatkan tanggung jawab ditangan seseorang untuk menyatukan citra perusahaan, karena citra perusahaan ini dibentuk oleh ribuan aktivitas perusahaan.