Anda di halaman 1dari 8
RULE OF LAW DAN HAM
RULE OF LAW
DAN HAM

Disampaikan pada Mata Kuliah Kewarganegaraan

RULE OF LAW DAN HAM Disampaikan pada Mata Kuliah Kewarganegaraan FAKULTAS DHARMA ACARYA INSTITUT HINDU DHARMA
RULE OF LAW DAN HAM Disampaikan pada Mata Kuliah Kewarganegaraan FAKULTAS DHARMA ACARYA INSTITUT HINDU DHARMA
RULE OF LAW DAN HAM Disampaikan pada Mata Kuliah Kewarganegaraan FAKULTAS DHARMA ACARYA INSTITUT HINDU DHARMA

FAKULTAS DHARMA ACARYA INSTITUT HINDU DHARMA NEGERI DENPASAR

RULE OF LAW DAN HAM Disampaikan pada Mata Kuliah Kewarganegaraan FAKULTAS DHARMA ACARYA INSTITUT HINDU DHARMA
RULE OF LAW DAN HAM Disampaikan pada Mata Kuliah Kewarganegaraan FAKULTAS DHARMA ACARYA INSTITUT HINDU DHARMA
RULE OF LAW DAN HAM Disampaikan pada Mata Kuliah Kewarganegaraan FAKULTAS DHARMA ACARYA INSTITUT HINDU DHARMA
RULE OF LAW DAN HAM Disampaikan pada Mata Kuliah Kewarganegaraan FAKULTAS DHARMA ACARYA INSTITUT HINDU DHARMA
PENGERTIAN Menurut Albert Venn Dicey dalam bukunya “I ntroduction to the Law of the Constitution”, bahwa

PENGERTIAN

Menurut Albert Venn Dicey dalam bukunya “Introduction to the Law of the Constitution”, bahwa :

The Rule of Law diartikan sebagai suatu keteraturan hukum.

Tiga unsur yang fundamental dalam Rule of Law :

  • 1. Supremasi aturan-aturan hukum

  • 2. Kedudukan yang sama di muka hukum

  • 3. Terjaminnya HAM oleh UU serta Keputusan-keputusan peradilan

HAM adalah hak dasar yang dimiliki pribadi manusia secara

kodrati, artinya hak ini merupakan anugrah Tuhan kepada manusia sejak lahir.

• Magna Charta (1215) • Petition of Right (1628) • Bill of Right (1689) • Human
• Magna Charta (1215)
• Petition of Right (1628)
• Bill of Right (1689)
• Human Rights (Declaration of Independence pada
tahun 1776)
• Declaration des Droits L’Homme et du Citoyen
(1789) : revolusi Prancis (Liberte, Egalite,
Fraternite)
• Universal Declaration of Human Right (1948)
the Four Freedom (Freedom of speech, Freedom of
Religion, Freedom of Fear, Freedom from Want)
• Convenant on Economic, Social and Cultural
• Convenant on Civil and Political Right

Sejarah perkembangan ham

HAM DALAM Perundang-undangan ri • Pembukaan UUD 1945 (Alinea ke-I, Alinea ke-III, Alinea ke-IV) • BAB
HAM DALAM Perundang-undangan ri
• Pembukaan UUD 1945 (Alinea ke-I, Alinea
ke-III, Alinea ke-IV)
• BAB XA UUD 1945
• UU No. 39 tahun 1999 tentang HAM

HAK dan kewajiban warga negara

1. Pengertian

• Warga Negara adalah rakyat yang menetap di suatu wilayah dan rakyat tertentu dalam hubungannya dengan
• Warga Negara adalah rakyat yang menetap di suatu
wilayah dan rakyat tertentu dalam hubungannya dengan
negara.
• Setiap warganegara adalah penduduk suatu negara,
setiap penduduk belum tentu warga negara.
• Hak adalah kekuasaan (wewenang) yang secara sah
dimiliki seseorang baik atas diri pribadi, atas orang lain
maupun atas harta atau benda yang diluar dirinya.
• Kewajiban adalah sesuatu tugas yang harus dijalankan
oleh setiap manusia untuk mempertahankan dan
membela haknya.
HAK DAN KEWAJIBAN WARGA NEGARA
HAK DAN KEWAJIBAN WARGA NEGARA

2. Asas-asas kewarganegaraan

HAK DAN KEWAJIBAN WARGA NEGARA 2. Asas-asas kewarganegaraan • Ius Sanguinis : berdasarkan keturunan •
HAK DAN KEWAJIBAN WARGA NEGARA 2. Asas-asas kewarganegaraan • Ius Sanguinis : berdasarkan keturunan •

Ius Sanguinis : berdasarkan keturunan Ius Soli : berdasarkan tempat lahir Bipatride : Dwi Kewarganegaraan Apatride : tanpa Kewarganegaraan

HAK dan kewajiban warga negara

3. Hak dan kewajiban warganegara menurut uud 1945

 Pasal 27 ayat (1) menetapkan hak warganegara yang sama dalam hukum dan pemerintahan, serta kewajiban
Pasal 27 ayat (1) menetapkan hak warganegara yang sama
dalam hukum dan pemerintahan, serta kewajiban untuk
menjunjung hukum dan pemerintahan
Pasal 27 ayat (2) menetapkan hak warganegara atas pekerjaan
dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan
Pasal 27 ayat (3) menetapkan hak dan kewajiban warganegara
untuk ikut serta dalam upaya pembelaan negara
Pasal 28 menetapkan hak kemerdekaan warganegara untuk
berserikat, berkumpul, mengeluarkan pikiran dengan lisan dan
tulisan
Pasal 29 ayat (2) menetapkan hak kemerdekaan untuk memeluk
agamanya masing-masing dan beribadat menurut agamanya
Pasal 30 ayat (1) menetapkan hak dan kewajiban warganegara
untuk ikut serta dalam usaha pertahanan dan keamanan negara
Pasal 31 ayat (1) menyebutkan bahwa tiap-tiap warganegara
berhak mendapat pengajaran