Anda di halaman 1dari 3

TERHAPUSNYA KECOMPANG-CAMPINGAN IMAN DI BULAN MULIA ibu bapak dan saudara2 sekalian.

dalam hidup kita ini tidak ada yagn lebih bernilai lebih berharga melebihi iman. karena itu iman hanya akan alloh swt berikan bukti sangat berharga, Alloh hanya akan memberikan kepada hamaba2 yang melalui ujian. anuegerah bernama iman. al ankabut 1 2 dst. Apakah manusia mengira bahwa merekea berkata kami beriman sementara mereka belum diuji. mengucapkan amanna itu gampang, tapi harus menghadapi ujian2 baru bias dapay anugerah iman. diantara ujian2 yang ada ada yagn palign berat yaitu ujian ibadah. ibadah adalah ujian dari Alloh unutk kita dimana letak u jiannya? letak ujiannya adalah sejauh mana kita menyertakan iman di dalam ibadah. karena kerika orang beribadah tanpa iman maka ibadah seperti in adalah ibadah yang kering, gersang. Menyertakan iman dalam ibadah buakn sesuatu yang mudah. iman didalam beribadah puasa. bukan cuam sekedar puasa formalitas, rutinitas, tapi benar2 puasa yang disertai iman di dalamnya. apalagi perintah puasa diawali dengan ya ayyuhalladzina amanu. iman bagi puasa itu seperti lidah bagi makanan. cuma bedanya lidah akan merasakan nikmat makanan ketikan makanan kita masukkan. sementara iman bagi puasa justru pada saat kita tidak makan. seandainya ada orang makan lidah nya dilakbana gimana rasanya? gak usah di lakban, lidah ada sariawan 10 aja kalo makan sate gimana rasanya. itu kalo makan tidak disertai dengan lidah. seperti halnya dengan puasa. puasa gak pake iman itu hambar. puasa itu letak nikmatnya justru pada lapar. orang puasa dengan iman, makin lapar makin merasakan nikmatnya puasa. sementara kita puasa kok lapar mengeluhny lebih panjang. aduh jam berapa ini jam 2 masih lama ya tidak menikmati puasa ini justru indikasi puasa tanpa iman. menyetai puasa dengan iman. ini indikasinya. ia akan mendapatkan 2 hal yaitu hasil dan maksud. apa pengerrtian hasil : tertuanikannya ibadah sesuai syarat rukun dan sunnah nya dengan baik. umumya soal hasil. puaasa semisal walaupun jam 12 sian lapa, ap yagn terpikir? saya pokoknya puasa sampai maghrib. 5 menit lagi maghrib apa akan dibatalkan. ketika baru makan setelah maghrib bukannkah kita berhasil. begitu juga sholat. ketika rokaat 2 bacaan imamnya panjang apa kita akn lari? pasti tidak. nah apakah kita puasa hanya oriantasi untuk hasil? tidak harapannya hasil ini mengantaran kepada maksud. maksud, berpengaruhnya ibadah kepada kehidupan kita sehari hari. orang sholat dan gak sholat beda gak? beda. ada orang gak sholat suka ngomongin orang lain. ada orang yang sholat tapi suka ngomongin kejelekan orang lain. berarti sama. orang yagn sholat tapi kualitas hidupnya sama dengan orang yang tidak sholat itu berarti dia sholat hanya berorientasi kepada hasil tanpa membawa masksud. ibadah yang tidak menghatnarkan kepada maskdsud akan menimbulkan masalah. Rasul SAW. ada seorang wanita dia kalo siang puasa kalo malam ibadah tapi dia suka menyakiti tetangganya. orang yang sholat tapi tidak menjauhkan dirinya dari kemungkaran bersrti sholatnya buakn mendekatkan dirinya kepada Alloh tapi justru malah membuat dirinya semakin jauh dari Alloh. Maka kita harus berorientasi kepada maksud. ex : orang pulan g haji, (hasil) setelah pulan hagji dipanggil pak haji bu hajah. tapi apa membawa ke maksud? belum tentu. maksud dari hajij apa? membuat oran gyang pulang haji itu zuhud kepada dunia dan semakin cinta kepada akhirat. sholat kalo sampai salam

berarti baru hasil. tinggal bagaimana hasil itu membawa ke maksud. innasshoalta tanha anil fahsya i wal munkar. mau nipu masa sama dengan oran gyang tidak sholat. orang yang puasa dan tidak puasa tentu beda. orang tidak puasa tapi suka marah marah. orang puasa tapi masih suka masah marah. padahal maksud puasa itu agar kita mampu menahan diri. bagaimana caranya agar ibadah kita sesuai dengan maksud, tidak hanya sekedar hasil. antara hasil dan maksud itu dipisahakn jarak yang tidak pendek. ada jarak nya . nah ini harus ada yang menjembatani. nah yang bias menjembatani tiada lain adalah iman. secara khusus Nabi SAW abu huarairah man shooma romadhoona imaanan wahtisaban ghufirolahuma taqoddama min dzambih. barang siapa puasa karena iman dan menharap ridho Alloh{puasa dengan cara terbaik} orang seperti ini akan diampuni dosa2 nya yang telah lalu. puasanya menjadi amal yang istimewa disisi Alloh swt. bagaimana crania kita mewujudkan iman di bualna romadhon apapun ibadahnya. bias puasa sholat tarowih dll. ada gak pas romadhon punya target dalam sehari punya target haatm 1 juz. pada saat baca quran apa yang terjadi sering gak kita liha tberapa halaman tersisa? nah ini berarti belum karena iman. berapa halaman lagi ya Alloh, baru 5 halaman udah capek. apayang dilakuakn kalo orang makan tapi gak enak apa yang dilihat? dia lihat sisa nya. aduh masih banyak begini tapi rasanya udah gak enak. kalo baca quran ya alloh kok dauh 1 juz padahal masih belum puas. TARAWIH , di rokaaat ke 7 udah mau finish saat 2 keletiah melanda rokaat pertama setelah amiin baca al kautsar gimana rasanya? seneng? hehe tapi tiba2 imamnya lanjut jadi annaba. kira2 wajahnay jadi senang apa mendung? iut tandanya kita beribadah masih ada beban. kita lagi pergi makan , nasi ambil sendiri tapi lauk nya diambilkan. pas diambilion panitia laukny acuma sesendok giamana rsanya? kecewa. kemudian panitianya bawa irus gedhe terus dituangin ke piring kita trus gimana bilang Alhamdulillah. kenapa karena sayurnya itu kesukaan saya. sama kaya surat tadi hehehehe terus gimana caranya. gambaran iman, ian adalah air kehidupan sehingga orang yang hidupnya tanpa iman itu kering gersang, sehingga iman itu diibaratkan air, ibadah bagaikan tanah maka ibadah tanpa iman bagainakn tanah kering yagn tidak akan tumbuh pepohonan dia tasanya. ketika ibadah disertai iman dari tanah itu lah akan tumuh pohohn2 kebaikan yang merupakan hasil dari ibadah bagi kualitas hidup kita sehari hari. karena itu kalaulah iamn adalah air kehidupan kalau kita menginginkan dalam ibadah ada iman. kita harus bersidat sebagaimana air. sifat2 air ada dalam diri kita. karena Alloh sudah meneybutnkan annur 45. Alloh sudah menciptakan segala makhluk termasuk masnusia dari air. apa saja sidat air? 1 jernih : membersihakn diri dari segala dosa. sebaik2 orang yang sealu memohon apmpun kepada Alloh sebelum melakukan segala sesuatu. setiap habis sholat kita istighfar. bukan Alhamdulillah. Karen ibadah kita banyak kekruangan sehingga ibadah kita lebih nanya membutuhkan istighfar daripada Alhamdulillah. itu baru ibadah belum kegiatan yagn buak ibadah.

2. memuara : keluar sampai ke laut. muara rang beriamnan. seperti air. menghadapkan hidup kepada tujuaun akhir yaitu akhirat. apapun selalu ditujukan kepada akhirat. seandainay puasa nimbang turun 10 kg itu bonus, puasakita adalah untuk inc=vestasi jangka panjang yaitu untuk mendapatkan akhirat. kalo kita berbuat baik sama orang lalu dia menjadi lebih baik tapi kemudian upa dengan kita tapi justru malah menyebutkan orang lain apa perasaan kita? kalau kecewa mungkin karena beum bertujuan kepada akhirat. 3. menyesuaikan diri : dalam gelas bentuknya seperti gelas, dalam botol seprti botol. sam apandangannya dengan Alloh. baik menurut Alloh naik menurut saya, buruk menurutu alloh burujk menurut saya. ukurannya adalah alloh. sehingg pada saat bercermin umumnya di pikiran kita adalah pandangan manusia, matching gak nih jilbanya dilihat udah simetris belum pake penggaris. itu pandangan manusia. kalo seperti air yang dikepala adlah pake jilbab kok rambutnya msih kelihatan alloh gak suka nih. kalo sisiran ko sisirannya kuno. ibadah meneysuakian dengan yagn diminta oleh Aloh tidak menambah dan mengurangi 4. menyadarkan ; orang tidur ditetesin apa yagn terjadi ? gak bangun 2 tetes, gak bangun guyur pake gayung. kalo menyadarkan maka orang berimana akan selalau sadar. sadar sepanjang waktu. ibadah disertai iman, akan sadar dengan apa yagn dilakukan. shoalt ya sadar sholat bukan lagi mikirin jemuran. pas sholat temen2 teriak teriak. wah ini pas ti gol ni pasti gol. kalo 4 kriteria ini ada dalam diri kita insyaalloh sempurnalah imna kita menyertai ibadah ibadah kita. saat kita beribadah kita bersih dari dosa, hadap hidup kita kepada akhirat, saat ibadah menyesuaikan diri dengan keinginan Alloh swt, ibadah dilakuakn dengan paenuh kesadaran tidak ada yang lain kecuali pada alloh swt. puasa semoga dapat kita selesaikan dengan baik, dan memberikan peningkata pada kualitas hidup kita setelah bulan romadhon selesai. tidak mengenal pusing, kelush kesah menjalani takdir, alloh membawa takdir dengan jalan yang meliuk liuk. sungai yang kita lihat berkelok kelok dari indah akan terlihat indah. takdir yang meluik2 akan terlihat indah. wallahualam. ini yang bias saya sampaikan semoga yagn sedikit ini dapat bermanfaat bagi kta semua semoga romadhon kita kali ini adalan romadhon terbaik karena belum tentu tahun depa bertemu kembali dengan bulan romadhon.