Anda di halaman 1dari 36

Mini Riset Gambaran Tingkat Kemandirian pada Lanjut Usia dengan Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Kasihan I Bantul

Disusun untuk Memenuhi Sebagian Prasyarat Kegiatan Koassistensi Bagian Ilmu Kesehatan Masyarakat di Puskesmas Kasihan I Bantul

Disusun Oleh : Kurniawan Lukman E 2 Luth$i %anityo Ikha 'etnoe$riyanti Shaina Metadilla P( Dhara Indah K(* 2 2 2 2 Eskanita &nggun '( 2 ! "# # 2 ! "# #2# ! "# #)) ! "# ! "# ! "# 2# " 22

B GI ! ILMU K"#"H T ! M #$ R K T % KULT # K"&'KT"R ! & ! ILMU K"#"H T ! U!I("R#IT # MUH MM &I$ H $'G$ K RT )*+,

H L M ! P"!G"# H ! Gambaran Tingkat Kemandirian pada Lanjut Usia dengan Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Kasihan I Bantul Disusun untuk Memenuhi Sebagian Prasyarat Kegiatan Koassistensi Bagian Ilmu Kesehatan Masyarakat di Puskesmas Kasihan I Bantul +elah di,resentasikan dan disahkan ,ada -ebruari 2 #) Disusun Oleh : Kurniawan Lukman E 2 Luth$i %anityo Ikha 'etnoe$riyanti Shaina Metadilla P( Dhara Indah K(* 2 2 2 2 Eskanita &nggun '( 2 ! "# # 2 ! "# #2# ! "# #)) ! "# ! "# ! "# 2# " 22

Mengetahui. Dosen Pembimbing Pembimbing Puskesmas

dr( %(Kusbaryanto.M(Kes

dr( Siti Marlina

Ke,ala Puskesmas Kasihan I

dr( Bambang /IP : #01) 2# #0!2 " # #)

B BI P"!& HULU ! - L T R B"L K !G Seiring dengan keberhasilan ,emerintah dalam ,embangunan nasional telah mewu3udkan hasil yang ,ositi$ diberbagai bidang yaitu kema3uan ekonomi. ,erbaikan lingkungan hidu,. kema3uan ilmu ,engetahuan dan teknologi terutama dibidang kesehatan khususnya kedokteran dan ke,erawatan. sehingga da,at meningkatkan kualitas kesehatan ,enduduk serta meningkatkan usia hara,an hidu,( Diseluruh dunia 4 5 3uta lan3ut usia 6lansia7 dengan umur rata8rata 1 tahun dan di,erkirakan ,ada tahun 2 #5 akan men9a,ai #.2 milyar(sedangkan menurut Badan kesehatan dunai 6:%O7 ,enduduk lansia di Indonesia ,ada tahun 2 2 medatang akan men9a,ai ##(") ; atau 2!.! 3uta 3iwa. sednag balita tinggal 1.0 ;(hal tersebut menyebabkan 3umlah ,enduduk lansia akan men3adi ,enduduk terbesar di dunia( Bertambahnya lansia di Indonesia sebagai dam,ak keberhasilan ,embangunan. menyebabkan meningkatnya ,ermasalahan ,ada kelom,ok lansia yang ,er3alanan hidu,nya se9ara alami akan mengalami masa tua dengan segala keterbatasannya terutama dalam masalah kesehatan( %al tersebut di,erkuat lagi dengan kenyataan. bahwa kelom,ok lansia lebih banyak menderita ,enyakit yang menyebabkan ketidakmam,uan dibandingkan dengan orang yang lebih muda( Keadaan tersebut masih ditambah lagi bahwa lansia biasanya menderita berbagai ma9am gangguan $isiologi yang bersi$at kronik. 3uga se9ara biologik. ,sikis. sosial ekonomi. akan mengalami kemunduran Dengan bertambahnya umur. $ungsi $isiologis mengalami ,enurunan akibat ,roses degenerati$ 6,enuaan7 sehingga ,enyakit tidak menular banyak mun9ul ,ada usia lan3ut( Selain itu masalah degenerati$ menurunkan daya tahan tubuh sehingga ren8tan terkena in$eksi ,enyakit menular( Penyakit tidak menular ,ada lansia di antaranya hi,ertensi. stroke. diabetes mellitus dan radang sendi atau rematik( Berdasarkan la,oran rumah sakit melalui Sistem In$ormasi 'umah Sakit 6SI'S7 tahun 2 # 6rumah sakit yang mengirim la,oran untuk rawat 3alan 6'L2B7 adalah )#. 5; dari total 3umlah 'S yang teregistrasi dalam SI'S7. # ,eringkat terbesar ,enyakit ,enyebab rawat 3alan dari seluruh ,enyakit rawat 3alan ,ada kelom,ok usia )581) tahun dan 15< tahun yang ,aling tingggi adalah hi,ertensi esensial sedang sebab sakit lainnya ham,ir

sama ke9uali ,ada kelom,ok umur )5 81) tahun terda,at gangguan re$raksi. ,enyakit kulit dan ,ul,a sedangkan ,ada kelom,ok umur =15 tahun terda,at katarak. ,enun3ang sarana kesehatan dan ,enyakit 3antung iskemik lainnya( Oleh karena itu. kesehatan lansia ,erlu menda,at ,erhatian khusus dengan teta, memelihara dan meningkatkan agar selama mungkin bisa hidu, se9ara ,rodukti$ sesuai kemam,uannya( Pada lansia ,eker3aan yang memerlukan tenaga sudah tidak 9o9ok lagi. lansia harus beralih ,ada ,eker3aan yang lebih banyak menggunakan otak dari ,ada otot. kemam,uan melakukan akti$itas sehari8hari 6&9ti>ity Daily Li>ing? &DL7 3uga sudah mengalami ,enurunan( &kti$itas sehari8hari yang harus dilakukan oleh lansia ada lima ma9am diantaranya makan. mandi. ber,akaian. mobilitas dan toieting ( @ntuk memenuhi kebutuhan lansia di,erlukan ,engetahuan atau kogniti$ dan sika, yang da,at mem,engaruhi ,erilaku lansia dalam kemandirian ,emenuhan kebutuhan &DL( Pengetahuan atau kogniti$ meru,akan domain yang sangat ,enting untuk terbentuknya tindakan seseorang. semakin tinggi ,engetahuan seseorang semakin baik kemam,uannya terutama kemam,uannya dalam ,emenuhan kebutuhan &DL( Sika, meru,akan reaksi atau res,on yang masih tertutu, dari seseorang terhada, suatu stimulus atau ob3ek sehingga orang bisa menerima. meres,on. menghargai. bertanggung 3awab dalam memenuhi kebutuhan &DL( Sika, belum tentu terwu3ud dalam tindakan. sebab untuk terwu3udnya ,erilaku ,erlu $aktor lain antara yaitu $asilitas atau sarana dan ,rasarana( Perilaku meru,akan suatu kegiatan atau akti>itas organisme 6makhluk hidu,7 yang bersangkutan( Perilaku itu terbentuk di dalam diri seseorang dari dua $aktor utama yakni $aktor dari luardiri seseorang 6$aktor eksternal7 dan $aktor dari dalam diri seseorang yang bersangkutan 6$aktor internal7( Oleh karena itu ,erilaku manusia sangat bersi$at kom,leks yang saling mem,engaruhi dan menghasilkan bentuk ,erilaku ,emenuhan kebutuhan &DL ,ada lansia( Pada saat ini lansia kurang sekali menda,atkan ,erhatian serius ditengah keluarga dan masyarakat terutama dalam hal ,emenuhan kebutuhan akti$itas sehari8hari? &DL( %al ini disebabkan karena lansia mem,unyai keterbatasan waktu. dana. tenaga dan kemam,uan untuk merawat diri( sedangkan keluarga tidak mam,u untuk membantu lansia(@ntuk itu di,erlukan gambaran untuk membantu masyarakat memahami kebutuhan akti>itas sehari8hari lansia ,ada ,enderita hi,ertensi untuk membantu meningkatkan kemandirian mereka(

+abel #( Pre>alensi %i,ertensi Menurut Pro>insi di Indonesia. 'iskesdas 2

Keterangan : P@#: ,re>alensi berdasarkan ,engukuran dan termasuk kasus yang sedang minum obat hi,ertensi P@2: ,re>alensi berdasarkan ,engukuran. tan,a kasus yang sedang minum obat hi,ertensi PD?O: ,re>alensi berdasarkan diagnosis oleh tenaga kesehatan dan?atau minum obat hi,ertensi Aaku,an /akes: ,ro,orsi kasus hi,ertensi yang telah didiagnosis oleh tenaga kesehatan dan?atau minum obat hi,ertensi

B- P"RUMU# ! M # L H Berdasarkan latar belakang yang telah di,a,arkan diatas maka ,erumusan masalah ,ada ,enelitian ini adalah Bbagaimana tingkat kemandirian lansia dengan hi,ertensi dalam melakukan akti>itas $isik sehari8hari di ,uskesmas Kasihan #CD .- & %T R M # L H Berdasarkan data register ,asien lansia yang berobat ke Puskesmas Kasihan # ,ada tahun 2 #" dida,atkan bebera,a masalah yang harus dilakukan ,erbaikan( Bebera,a masalah tersebut antara lain : #( %i,ertensi ,rimer

2( /aso$aringitis akut "( Myalgia &- P"MILIH ! PRI'RIT # M # L H @ntuk menentukan ,rioritas masalah dari da$tar masalah yang ada di Puskesmas Kasihan # dilakukan analisa dengan menggunakan teknik matriks( Tabel )- Pri/ritas Masalah /o #( 2( "( Da$tar Masalah %i,ertensi Primer /aso$aringitis akut Myalgia I P ) ) " S 2 " 2 'I " ) " D@ " # 2 SB ) 2 " PB 2 ) " PA # # # + ) ) " ' ) ) ) *umlah 6IE+E'7 0(2#1 1(#)) "(!!!

Dari tabel diatas dida,atkn ,rioritas masalah yang dida,atkan dari da$tar masalah di Puskesmas Kasihan # berdasarkan ,eringkat tertinggi sam,ai terendah adalah : #( %i,ertensi ,rimer 2( /aso$aringitis akut "( Myalgia

"- TU0U ! P"!"LITI ! @ntuk mengetahui gambaran kemandirian akti>itas kehidu,an sehari8hari lansia dengan hi,ertensi di Puskesmas Kasihan #( %- M !% #( T P"!"LITI !

Bagi Instasi Puskesmas dan Dinas Kesehatan

Sebagai in$ormasi dan bahan ,ertimbangan dalam u,aya ,rogram ,eningkatan kualitas kesehatan dan kemandirian ,emenuhan kebutuhan sehari8hari lansia dengan hi,ertensi yang berada ,ada wilayah Puskesmas Kasihan #( 2( Bagi Masyarakat Sebagai dasar ,engetahuan dan ,emikiran serta men3adi in$ormasi dalam memahami kemandirian ,emenuhan kebutuhan sehari8hari lansia dengan hi,ertensi( "( Bagi Peneliti lain Menambah ,engetahuan dan ,engalaman khusus dalam melakukan ,enelitian terhada, ,engetahuan. sika, dan ,erilaku masyarakat terhada, kemandirian ,emenuhan kebutuhan sehari8hari lansia dengan hi,ertensi(

B B II P"MB H # ! - L !0UT U#I a- &e1inisi Lan3ut usia 6lansia7 adalah seseorang yang telah men9a,ai umur 1 tahun keatas karena adanya ,roses ,enuaan berakibat menimbulkan berbagai masalah kese3ahteraan di hari tua. ke9uali bila umur tersebut atau ,roses menua itu ter3adi lebih awal dilihat dari kondisi $isik. mental dan sosial 6Mangoen,rasod3o. 2 #( 2( "( )( #( 2( "( )( 5( 57( Menurut :orld %ealth OrganiFation 6:%O7 6#0!!7 ,engelom,okkan lansia terdiri dari: @sia ,ertengahan (middle age) : umur )5 8 50 tahun Lan3ut usia (elderly) Lan3ut usia tua (old age) @sia sangat tua (very old) Maryam 62 Lansia Lansia resiko tinggi dengan masalah kesehatan Lansia ,otensial Lansia tidak ,otensial : lanisa yang masih mam,u melakukan ,eker3aan dan?atau : lansia yang tidak berdaya men9ari na$kah. sehingga kegiatan yang da,at menghasilkan barang atau 3asa hidu,nya bergantung ,ada bantuan orang lain( Menurut @ndang8undang Kesehatan /o( 2" tahun #002. manusia lansia adalah seseorang yang usianya 1 tahun keatas dan mengalami ,erubahan $isik. ke3iwaan dan sosial( Perubahan ini memberikan ,engaruh ke,ada seluruh as,ek kehidu,an termasuk kesehatan( Pralansia 6,rasenilis7 : umur 1 8 2) tahun : umur 25 G 0 tahun : umur diatas 0 tahun : umur )5 G 50 tahun : umur H1 tahun : umur H2 tahun atau seseorang berumur H1 tahun

!7 mengklasi$ikasikan lan3ut usia ke dalam lima kelom,ok. yaitu:

b- spek Pelayanan Lansia Boedhi Darmo3o 62 )7 menyatakan bahwa men3adi tua bukanlah suatu ,enyakit atau sakit. teta,i meru,akan suatu ,roses ,erubahan dimana ke,ekaan bertambah atau batas kemam,uan ada,tasi men3adi berkurang yang sering dikenal dengan geriatric giant yaitu lansia akan mengalami tigabelas i( +igabelas i tersebut yaitu immobility, instability (falls), intelectual impairment (dementia), isolation (depression), incontinence, impotence, immuno-deficiency, infection, inanition (malnutrition), impaction (constipation), iatrogenesis, insomnia, dan impairment 6,englihatan. ,endengaran. ,erasa. ,en9iuman. komunikasi. convalesense, skin integrity7( Penyakit yang diderita lansia kebanyakan bersi$at endogenik. multi,el. kronik. berge3ala ati,ik. dan menyebabkan lebih rentan terhada, kom,likasi lain( Status kesehatan ,ada lansia yang banyak dikeluhakan atau umum diderita adalah ,enyakit rematik. hi,ertensi. ,enyakit 3antung. ,enyakit ,aru. diabetes. ,atah tulang. stroke. +BA ,aru. dan kanker 6Darmo3o. 2 +erda,at bebera,a as,ek yang ,erlu di,erhatikan ,ada lansia. yaitu: a( &s,ek -isik Biologis 6:ardhona. 2 "7 +er3adi ,erubahan dan ,enurunan $ungsi8$ungsi tubuh. se,erti :
#( Sistem ,englihatan ditandai dengan menurunnya la,angan ,andangan dan daya ada,tasi

)7

terhada, kegela,an(
2( Sistem ,endengaran ditandai dengan hilangnya kemam,uan atau daya ,endengaran ,ada

telinga dalam terutama terhada, bunyi suara. suara yang tidak 3elas. sulit mengerti kata8 kata(
"( Sistem res,irasi. ,aru8,aru kehilangan elastisitas. oksigen ,ada arteri men3adi 25 mm%g.

otot ,erna$asan men3adi kaku(


)( Sistem ,ersyara$an ditandai dengan lambat dalam res,on untuk bereaksi. misalnya ada

stres(
5( Sistem

kardio>askuler kurangnya elastisitas ,embuluh darah dan menurunnya gastrointestinal se,erti kehilangan gigi dan indra ,enge9a, menurun

kemam,uan 3antung untuk memom,akan darah(


1( Sistem

kemam,uannya(
2( Sistem endokrin dimana ,roduksi ham,ir semua hormon menurun !( Sistem kulit ditandai kulit men3adi keri,ut. kuku men3adi keras dan ra,uh(

0( Sistem muskuloskletal. tulang kehilangan 9airan dan semakin ra,uh atro,i otot

menyebabkan gerakan 3adi lambat(


# ( Sistem genitalia beru,a mengalami klimaterik se,erti berhentinya haid 6Meno,ause7 ,ada

wanita dan ,enurunan kesuburan ,ada ,ria 6&ndro,ause7( &s,ek seksualitas ,ada golongan lansia selalu mendatangkan ,andangan yang bias( Lansia banyak menemukan hambatan dalam melakukan akti>itas seksual. baik hambatan yang bersi$at eksternal mau,un internal( %ambatan eksternal biasanya beru,a ,andangan sosial yang mengangga, akti>itas seksual tidak layak lagi dilakukan oleh ,ara lansia( Sementara hambatan internal ,sikologik sulit di,isahkan se9ara 3elas dengan hambatan eksternal( Seringkali lansia merasa tidak bisa dan tidak ,antas ber,enam,ilan untuk bisa menarik lawan 3enisnya 6Martono. 2 7( Menurut Mangoen,rasod3o 62 57. gangguan $ungsi seksual yang sering ter3adi di usia tua

adalah dis$ungsi ereksi 6im,otensia7 ,ada ,ria dan dis,areunia ,ada wanita( -aktor ,enting yang menghambat $ungsi seksual ,ria lansia adalah ke3enuhan seksual. hilangnya daya tarik,ada ,asangan. beban mental karena masalah keluarga. dan ,erasaan gagal melakukan hubungan seksual( Menurut :irakusumah 62 27. ,enyebab ,enyakit ,ada lansia agak sulit didiagnosis( @mumnya. ,enyebabnya tersembunyi dan memerlukan obser>asi lama( Berdasarkan dana ,enelitian :%O bersama komunitas di *awa +engah. mengenai 3enis ,enyakit dan kesehatan lansia berumur 1 kanker dan rematik( b( &s,ek Psikologi *ika ,roses ,enyesuaian diri dengan lingkungan kurang berhasil maka timbul masalah( %urlo9k 6#0! 7 menyebutkan masalah8masalah yang ditimbulkan ,ada lansia antara lain: #( Ketidakberdayaan $isik yang menyebabkan ketergantungan ,ada orang lain( 2( Ketidak,astian ekonomis sehingga memerlukan ,erubahan total dalam ,ola hidu,nya( "( Men9ari teman baru untuk menggantikan mereka yang telah meninggal( )( Mengembangkan akti>itas baru untuk mengisi waktu luang yang bertambah( %urlo9k 6#0! 7 menyatakan bahwa ,enyesuaian diri yang tidak baik dari lansia adalah minat sem,it terhada, ke3adian dilingkungannya. ,enarikan diri kedalam dunia $antasinya. tahun keatas dengan #2 " res,onden menemukan keluhan umum yang diderita res,onden beru,a hi,ertensi. bronkitis. diabetes. 3antung. stroke. +BA. osteo,orosis.

kekhawatiran terus menerus. selalu mengingat ingat kembali masa lalu. kurang adanya dorongan sehingga ,rodukti>itas menurun. rasa kesendirian karena hubungan dengan keluarga kurang baik( Menurut Blo9klehurts dan &llen yang dikuti, oleh Darmo3o 62 di,unyainya ,ada waktu muda yaitu:
#( +i,e konstrukti$. seseorang yang mem,unyai integritas baik. da,at menikmati hidu,nya.

7. terda,at bebera,a

stereoti,e lansia ,ada waktu bertambahnya usia. yang kebanyakan meneruskan si$at8si$at yang

bertoleransi tinggi. humoristik. luwes dan tahu diri( Biasanya si$at ini dibawanya se3ak muda( Lansia ti,e ini da,at menerima $akta8$akta ,roses menua. mengalami masa ,ensiun dengan tenang. 3uga dalam menghada,i masa akhir(
2( +i,e ketergantungan 6de,endent7. lansia ini masih da,at diterima di masyarakat. teta,i

selalu ,asi$. tidak berambisi. masih tahu diri. tidak mem,unyai inisiati$ dan bertindak tidak ,raktis( Biasanya lansia ini dikuasai istrinya( Ia senang mengalami masa ,ensiun. senang makan dan minum. tidak suka beker3a dan senang untuk masa ,ensiun. senang makan dan minum. tidak suka beker3a dan senang untuk berlibur(
"( +i,e de$ensi$. biasanya orang ini dimasa muda mem,unyai ,eker3aan?3abatan tidak stabil.

bersi$at selalu menolak bantuan. seringkali emosi tidak da,at dikontrol. mmegang teguh ,ada kebiasaannya. bersi$at kom,ulsi$ akti$( Mereka takut menghada,i Bmen3adi tuaD dan tak menyenangi masa ,ensiun(
)( +i,e bermusuhan 6hostility7. mereka mengangga, orang lain yang menyebabkan

kegagalannya. selalu mengeluh. bersi$at agresi$. 9uriga( Biasanya ,eker3aan waktu dulunya tidak stabil( Men3adi tua diangga, tidak ada hal8hal yang baik. takut mati. iri hati ,ada orang yang muda. senang mengadu untung ,ada ,eker3aan akti$ untuk menghindari masa yang sulit?buruk(
5( +i,e memben9i?menyalahkan diri sendiri 6sel$haters7. orang ini bersi$at kritis dan selalu

menyalahkan diri sendiri. tidak mem,unyai ambisi. mengalami ,enurunan kondisi sosio8 ekonomi( Biasanya mem,unyai ,erkawinan yang tidak bahagia. mem,unyai sedikit hobi. merasa men3adi korban dari keadaan. namun mereka menerima $akta ,ada ,roses menua. tidak iri hati ,ada yang muda. mereka merasa sudah 9uku, mem,unyai a,a yang ada( Mereka mengangga, kematian sebagai suatu ke3adian yang membebaskannya dari ,enderitaan( 9( &s,ek S,ritual

/ugroho menyatakan ,ada waktu kematian agama meru,akan $aktor yang sangat ,enting disaat se,erti inilah kehadiran seorang konseling ,erlu untuk memberikan rasa ,er9aya dan mela,angkan dada ,ara lansia( Bila ada rasa bersalah yang dialami lansia ,erlu 3uga untuk memanggil ,ara ,emuka agama yang kiranya da,at mendengar keluh8keluhannya mau,un ,engetahuannya( 2- Kegiatan Pelayanan Kesehatan P/syandu Lansia Posyandu lansia meru,akan suatu bentuk keter,aduan ,elayanan kesehatan lansia di tingkat desa?kelurahan di masing8masing wilayah ker3a ,uskesmas( Keter,aduan tersebut beru,a keter,aduan ,ada ,elayanan ru3ukan yang dilatarbelakangi oleh kriteria lansia yang mem,unyai berbagai ma9am gangguan kesehatan 6De,kes 'I. 2 57( Kegiatan ,elayanan di ,osyandu lansia meli,uti kegiatan di ,osyandu dan diluar ,osyandu( Kegiatan di ,osyandu terdiri dari kegiatan ,emeriksaan kesehatan $isik meli,uti ,enimbangan berat badan. ,engukuran tinggi badan. %b. tekanan darah. ,engobatan dan ,emeriksaan status mental lansia serta kegiatan ,enyuluhan atau konseling dan ,emberian makanan tambahan dalam rangka meningkatkan status giFi lansia( Kegiatan di luar ,osyandu meli,uti kegiatan senam lansia. kegiatan keagamaan 6,erwiridan7 serta kegiatan ,enyuluhan disaat ,etugas melaksanakan kun3ungan rumah( Berdasarkan BKKB/ 62 17. saat ini terda,at ,enambahan ,rogram bina lansia melalui kegiatan ,osyandu lansia yaitu Bina Keluarga Lansia 6BKL7( Keluarga meru,akan salah satu sasaran tidak langsung dalam ,rogram lansia( Program BKL meru,akan suatu u,aya untuk menda,atkan ,emahaman yang te,at mengenai ,engetahuan dalam menghada,i lansia(

B- K'!#"P &L 3 .TI(IT$ & IL$ LI(I!G4 aPengertian &L

&DL adalah kegiatan melakukan ,eker3aan rutin sehari8hari( &DL meru,akan akti>itas ,okok ,okok bagi ,erawatan diri( &DL meli,uti antara lain : ke toilet. makan. ber,akaian 6berdandan7. mandi. dan ber,indah tem,at( Sedangkan menurut Brunner I Suddarth 62 27 &DL adalah akti$itas ,erawatan diri yang harus ,asien lakukan setia, hari untuk memenuhi kebutuhan dan tuntutan hidu, sehari8hari(

Menurut Sugiarto 62 57 &DL adalah ketram,ilan dasar dan tugas oku,asional yang harus dimiliki seseorang untuk merawat dirinya se9ara mandiri yang diker3akan seseorang sehari8 harinya dengan tu3uan untuk memenuhi?berhubungan dengan ,erannya sebagai ,ribadi dalam keluarga dan masyarakat( Istilah &DL men9aku, ,erawatan diri 6se,erti ber,akaian. makan I minum. toileting. mandi. berhias. 3uga menyia,kan makanan. memakai tel$on. menulis. mengelola uang dan sebagainya7 dan mobilitas 6se,erti berguling di tem,at tidur. bangun dan duduk. trans$er?bergeser dari tem,at tidur ke kursi atau dari satu tem,at ke tem,at lain7( b- Prinsip5Prinsip &L Prinsi, ,okok &DL adalah akti>itas dan kreati>itas. yang di dalam kegiatan tersebut terda,at kombinasi antara ,engetahuan teori dan ,raktek( &DL da,at menberikan kemungkinan ke,ada anak untuk mengeks,resikan daya 9i,tanya. sehingga dengan demikian nilai yang terkandung dalam &DL memberikan bekal terhada, kegunaan dan $aedah di dalam kehidu,an anak se9ara menyeluruh yang akhirnya dihara,kan da,at men9i,takan manusia yang bertanggung 3awab( 2Ma2am 6 Ma2am &L

#7 &DL dasar Sering disebut &DL sa3a. yaitu ketram,ilan dasar yang harus dimiliki seseorang untuk merawat dirinya meli,uti ber,akaian. makan I minum. toileting. mandi. berhias( &da 3uga yang memasukkan kontinensi buang air besar dan buang air ke9il dalam kategori &DL dasar ini( Dalam ke,ustakaan lain 3uga disertakan kemam,uan mobilitas( 27 &DL instrumental. yaitu &DL yang berhubungan dengan ,enggunaan alat atau benda ,enun3ang kehidu,an sehari8 hari se,erti menyia,kan makanan. menggunakan tele$on. menulis. mengetik. mengelola uang kertas &DL dasar. sering disebut &DL sa3a. yaitu ketram,ilan dasar yang harus dimiliki seseorang untuk merawat dirinya meli,uti ber,akaian. makan I minum. toileting. mandi. berhias( &da 3uga yang memasukkan kontinensi buang air besar dan buang air ke9il dalam kategori &DL dasar ini( Dalam ke,ustakaan lain 3uga disertakan kemam,uan mobilitas 6Sugiarto.2 57 "7 &DL >okasional. yaitu &DL yang berhubungan dengan ,eker3aan atau kegiatan sekolah( )7 &DL non >okasional. yaitu &DL yang bersi$at rekreasional. hobi. dan mengisi waktu luang( .ara Pengukuran &L &DL men9aku, kategori yang sangat luas dan dibagi8bagi men3adi sub kategi atau domain se,erti ber,akaian. makan minum. toileting?higieni ,ribadi. mandi. ber,akaian. trans$er. mobilitas. komunikasi. >okasional. rekreasi. instrumental &DL dasar. sering disebut &DL sa3a. yaitu ketram,ilan dasar yang harus dimiliki seseorang untuk merawat dirinya meli,uti

ber,akaian. makan I minum. toileting. mandi. berhias( &da 3uga yang memasukkan kontinensi buang air besar dan buang air ke9il dalam kategori &DL dasar ini( Dalam ke,ustakaan lain 3uga disertakan kemam,uan mobilitas 6Sugiarto.2 57 Pengka3ian &DL ,enting untuk mengetahui tingkat ketergantungan atau besarnya bantuan yang di,erlukan dalam kehidu,an sehari8hari(Pengukuran kemandirian &DL akan lebih mudah dinilai dan die>aluasi se9ara kuantitati$ denagn sistem skor yang sudah banyak dikemukakan oleh berbagai ,enulis &DL dasar. sering disebut &DL sa3a. yaitu ketram,ilan dasar yang harus dimiliki seseorang untuk merawat dirinya meli,uti ber,akaian. makan I minum. toileting. mandi. berhias( &da 3uga yang memasukkan kontinensi buang air besar dan buang air ke9il dalam kategori &DL dasar ini( Dalam ke,ustakaan lain 3uga disertakan kemam,uan mobilitas 6Sugiarto.2 57 +abel bebera,a indeks kemandirian &DL skala Deskri,si 3enis skala dan Kehandalan. :aktu dan Komentar kesahihan dan ,elaksanaan sensiti>itas Sangat handal I sangat sahih. dan 9uku, sensiti$( J# menit.sangat ssuai untuk skrining. ,enilaian $ormal. ,emantauan I ,emeliharaan tera,i( Skala &DL yang sudah diterima se9ara luas. kehandalan dan kesahihan sangat baik(

Indeks barthel

Skala ordinal dengan skor 6total de,endent78 # 6total inde,endent7 : # item :makan. mandi. berhias. ber,akaian. kontrol kandung ken9ing.dan kontrol anus. toileting. trans$er kursi?tem,at tidur. mobilitas dan naik tangga(

Indeks KatF

Penilaian dikotomi dengan urutan dependensi yang hierarkis :

Kehandalan I kesahihan 9uku,K kisaran &DL sangat

J # menit. sangat sesuai untuk skrining. ,enilaian $ormal.

Skala ADL yang sudah diterima se9ara luas. kehandalan dan kesahihan

mandi. terbatas 61 item7 ber,akaian. toileting. trans$er. kontinensi. dan makan( Penilaian dari & 6mandiri ,ada keenam item7 sam,ai L 6dependent ,ada keenam item7(

,emantauan I 9uku,. menilai ,emeliharaan keteram,ilan tera,i( dasar. teta,i tidak menilai ber3alan I naik tangga

FIM 6Functional Independence Measure)

Skala ordinal dengan #! item. 2 le>el dengan skor berkisar antara #!8#21K area yang die>aluasiK ,erawatan diri. kontrol sting$er. trans$er. lokomosi. komunikasi. dan kogniti$ sosial( 5

Kehandalan I kesahihan baik. sensiti$ dan da,at mendeteksi ,erubahan ke9il dengan 2 le>el(

J 2 menit. sangat sesuai untuk skrining. ,enilaian $ormal. ,emantauan I ,emeliharaan tera,i serta e>aluasi ,rogram(

Skala ADL yang sudah diterima se9ara luas( Pelatihan untuk ,etugas ,engisi lebih lama karena item banyak(

Sumber : sugiarto. 2

Dari tabel # da,at dilihat bahwa indeks barthel handal. sahih. dan 9uku, sensiti$. ,elaksanaannya mudah. 9e,at 6dalam waktu kurang dari # menit7. dari ,engamatan langsung atau dari 9atatan medik ,enderita. lingku,nya 9uku, mewakili &DL dasar dan mobilitas &DL dasar. sering disebut &DL sa3a. yaitu ketram,ilan dasar yang harus dimiliki seseorang untuk merawat dirinya meli,uti ber,akaian. makan I minum. toileting. mandi. berhias( &da 3uga yang memasukkan kontinensi buang air besar dan buang air ke9il dalam kategori &DL dasar ini( Dalam ke,ustakaan lain 3uga disertakan kemam,uan mobilitas 6Sugiarto.2 57( Indeks Barthel3 IB4 Indeks Barthel mengukur kemandirian $ungsional dalam hal ,erawatan diri dan mobilitas( Mao dkk mengungka,kan bahwa IB da,at digunakan sebagai kriteria dalam menilai kemam,uan

$ungsional bagi ,asien8,asien yang mengalami gangguan keseimbangan. terutama ,ada ,asien ,as9a stroke( +abel 2(2(Indeks Barthel no # Item yang dinilai dibantu Mandiri #

Makan 6bila makan 5 harus di,otong8 ,otong dulu. dibantu7 +rans$er dari kursi 5 G # roda ke tem,at tidur dan kembali 6termasuk duduk di bed7 %igieni ,ersonal 69u9i muka. menyisir. ber9ukur 3enggot. gosok gigi7 /aik dan turun kloset 5 ? :A 6mele,as?memakai ,akaian. 9awik. menyiram :A7 Mandi Ber3alan di # ,ermukaan datar 6atau bila tidak da,at ber3alan. da,at mengayuh kursi roda sendiri7 /aik dan tangga turun 5

#5

"

5 1

5 #5 5

2 !

# #

Ber,akaian 5 6termasuk memakai tali se,atu. menutu, resleting7

0 #

Mengontrol anus

# #

Mengontrol kandung 5 kemih

IB tidak mengukur &DL instrumental. komunikasi dan ,sikososial( Item8item dalam IB dimaksudkan untuk menun3ukkan tingkat ,elayanan ke,erawatan yang dibutuhkan oleh ,asien( IB meru,akan skala yang diambil dari 9atatan medik ,enderita. ,engamatan langsung atau di9atat sendiri oleh ,asien( Da,at diker3akan dalam waktu kurang dari # menit 6Sugiarto.2 57( IB >ersi # item terdiri dari # item dan mem,unyai skor keseluruhan yang berkisar antara 8 # . dengan keli,atan 5. skor yang lebih besar menun3ukkan lebih mandiri( +abel 2("(Penilaian Skor IB Penulis Shah dkk Inter,retasi G 2 de,enden total 2# G 1 de,enden berat 1# G 0 de,enden sedang 0# G 00 de,enden ringan # LaFar dkk inde,enden ? mandiri

# 8#0 De,enden Perawatan 2 850 Perawatan diri. dibantu 1 820 Kursi roda. dibantu ! 8!0 Kursi roda. inde,enden?mandiri 0 800 &mbulatori. dibantu # Inde,enden?Mandiri 82 De,enden +otal 2#8) De,enden Berat )#81 De,enden Sedang 1#80 De,enden 'ingan

Lranger

0#8#

Mandiri

IB sudah dikenal se9ara luas. memiliki kehadalan dan kesahian yang tinggi( Shah mela,orkan koe$isien konsisten internal al$a .!2 sam,ai .02 yang menun3ukkan kehandalan intra dan inter8 rater yang sangat baik( :artski dan Lreen mengu3i )# ,asien dengan inter>al " minggu. ternyata hasilnya sangat konsisten( &da "5 ,asien yang skornya turun # ,oin( Aollin dkk meneliti konsistensi la,oran sendiri dan la,oran ,erawat. didasarkan ,engamatan klinis. ,emeriksaaan dari ,erawat dan ,emeriksaan dari $isiotera,is( +ernyata koe$isien konkordasi 6kesesuaian7 dari Kendall menun3ukkan angka .0" yang berarti ,engamatan berulang dari orang yang berbeda akan menghasilkan kesesuaian yang sangat memadai 6Sugiarto.2 57( :ade mela,orkan kesahian IB yang dibuktikan dengan angka korelasi .2" dan .22 dengan kemam,uan motorik dari 021 ,asien stroke( Kesahihan ,redikti$ IB 3uga terbukti baik( Pada ,enelitian dengan stroke. ,ersentase meninggal dalam 1 bulan masuk rumah sakit turun se9ara bermakna bila skor IB tinggi saat masuk rumah sakit 6Sugiarto.2 57( Inte,retasi yang ,aling banyak digunakan adalah menurut Shah dkk karena telah dikenal luas dan 9uku, rin9i untuk mengetahui tingkat kemandirian seseorang dalam melakukan &DL 6Sugiarto.2 57( %akt/r5%akt/r yang Mempengaruhi &L&DL terdiri dari as,ek motorik yaitu kombinasi gerakan >olunter yang terkoordinasi dan as,ek ,ro,iose,ti$ sebagai um,an balik gerakan yang dilakukan( &DL dasar di,engaruhi oleh : #( 2( "( )( 5( 1( 2( !( 'OM sendi Kekuatan otot +onus otot Pro,iose,ti$ Perse,ti >isual Kogniti$ Koordinasi Keseimbangan 6Sugiarto.2 57

Menurut %adiwynoto 62 adalah: #7 27 "7 )7 57

57 $aktor yang mem,engaruhi ,enurunan &9ti>ities Daily Li>ing

Kondisi $isik misalnya ,enyakit menahun. gangguan mata dan telinga Ka,asitas mental Status mental se,erti kesedihan dan de,resi Penerimaan terhada, $ungsinya anggota tubuh Dukungan anggota keluarga

.- HIP"RT"!#I a- &e1inisi +ekanan darah tinggi 6hi,ertensi7 adalah suatu ,eningkatan tekanan darah di dalam arteri yang mengakibatkan su,lai oksigen dan nutrisi. yang dibawa oleh darah terhambat sam,ai ke 3aringan tubuh yang membutuhkan( Se9ara umum. hi,ertensi meru,akan suatu keadaan tan,a ge3ala. dimana tekanan yang abnormal tinggi di dalam arteri menyebabkan meningkatnya resiko terhada, stroke. aneurisma. gagal 3antung. serangan 3antung dan kerusakan gin3al dan meru,akan ,enyebab utama gagal 3antung kronis( Pada ,emeriksaan tekanan darah akan dida,at dua angka( angka yang lebih tinggi di,eroleh ,ada saat 3antung berkontraksi 6sistolik7. angka yang lebih rendah di,eroleh ,ada saat 3antung berelaksasi6diastolik7( Dikatakan tekanan darah tinggi 3ika ,ada saat duduk tekanan sistolik men9a,ai #) kenaikan tekanan sistolik dan diastolik( Pada hipertensi sistolik terisolasi. tekanan sistolik men9a,ai #) mmhg atau lebih. teta,i tekanan diastolik kurang dari 0 mm%g dan tekanan diastolik masih dalam kisaran normal( %i,ertensi ini sering ditemukan ,ada usia lan3ut( Se3alan dengan bertambahnya usia. ham,ir setia, orang mengalami kenaikan tekanan darah. tekanan sistolik terus meningkat sam,ai usia ! tahun dan tekanan diastolik terus meningkat sam,ai usia 5581 tahun. kemudian berkurang se9ara ,erlahan atau bahkan menurun drastis( Hipertensi maligna adalah hi,ertensi yang sangat ,arah. yang bila tidak diobati. akan menimbulkan kematian dalam waktu "81 bulan( %i,ertensi ini 3arang ter3adi. hanya # dari setia, 2 ,enderita hi,ertensi( mmhg atau lebih. atau tekanan diastolik men9a,ai 0 mmhg atau lebih. atau keduanya( Pada tekanan darah tinggi. biasanya ter3adi

Menurut :%O. tekanan darah diangga, n/rmal adalah bila kurang dari #"5?!5 mm%g sedangkan dikatakan hipertensi bila lebih dari #) ?0 mm%g. dan diantara nilai tersebut dikatakan n/rmal tinggi( &ngka yang lebih tinggi menun3ukkan $ase darah yang sedang di,om,a 3antung 6sistolik7 sedang nilai yang lebih rendah menun3ukkan $ase darah yang kembali ke dalam 3antung 6diastolik7( Suatu keadaan dimana seseorang mengalami ,eningkatan tekanan darah diatas normal yang mengakibatkan ,eningkatan angka 6morbiditas7 I angka kematian 6mortalitas7( +ekanan yang abnormal tinggi ,ada ,embuluh darah menyebabkan meningkatnya resiko terhada, stroke. gagal 3antung. serangan 3antung dan kerusakan gin3al( b- Klasi1ikasi Hipertensi Klasi$ikasi hi,ertensi menurut :%O. yaitu: /ormal : #2 mm%g 8 #" mm%g ? !5 mm%g 8 05 mm%g

/ormal tinggi : #" 8 #"0 mm%g ? !5 G !0 mm%g Stadium# 6%i,ertensi ringan7 : #) 850m%g ? 0 800mm%g Stadium2 6%i,ertensi sedang7 : #1 8#20mm%g ? # 8# 0mm%g

Stadium" 6%i,ertensi berat7 : #! 82 0mm%g ? ## 8##0mm%g Stadium) 6%i,ertensi maligna7: 2# mm%g atau lebih ? #2 mm%g atau lebih

+abel "( Klasi$ikasi tekanan darah ,ada usia = #! tahun 6 */A MII. 2 3 mmHg 4 3 mmHg 4 /ormal J#2 J! Pre %i,ertensi #2 G #"0 ! G !0 Stadium I #) G #50 0 8 00 Stadium II #1 # 3 *&M&. May. 2#. 2 " G Mol( 2!0. /o( #0 7 2- Pat/1isi/l/gi Klasi1ikasi Tekanan sist/lik

"7

Tekanan diast/lik

Mekanisme ter3adinya hi,ertensi adalah melalui terbentuknya angiotensin II dari angiotensin I oleh angiotensin I89on>erting enFyme 6&AE7( &AE memegang ,eran $isiologis ,enting dalam mengatur tekanan darah( Darah mengandung angiotensinogen yang di,roduksi di hati( Selan3utnya oleh hormon. renin 6di,roduksi oleh gin3al7 akan diubah men3adi angiotensin I( Oleh &AE yang terda,at di ,aru8,aru. angiotensin I diubah men3adi angiotensin II( &ngiotensin II inilah yang memiliki ,eranan kun9i dalam menaikkan tekanan darah melalui dua aksi utama( &ksi ,ertama adalah meningkatkan sekresi hormon antidiuretik 6&D%7 dan rasa haus( &D% di,roduksi di hi,otalamus 6kelen3ar ,ituitari7 dan beker3a ,ada gin3al untuk mengatur osmolalitas dan >olume urin( Dengan meningkatnya &D%. sangat sedikit urin yang diekskresikan ke luar tubuh 6antidiuresis7. sehingga men3adi ,ekat dan tinggi osmolalitasnya( @ntuk mengen9erkannya. >olume 9airan ekstraseluler akan ditingkatkan dengan 9ara menarik 9airan dari bagian intraseluler( &kibatnya. >olume darah meningkat. yang ,ada akhirnya akan meningkatkan tekanan darah( &ksi kedua adalah menstimulasi sekresi aldosteron dari korteks adrenal( &ldosteron meru,akan hormon steroid yang memiliki ,eranan ,enting ,ada gin3al( @ntuk mengatur >olume 9airan ekstraseluler. aldosteron akan mengurangi ekskresi /aAl 6garam7 dengan 9ara mereabsor,sinya dari tubulus gin3al( /aiknya konsentrasi /aAl akan dien9erkan kembali dengan 9ara meningkatkan >olume 9airan ekstraseluler yang ,ada gilirannya akan meningkatkan >olume dan tekanan darah( Meningkatnya tekanan darah di dalam arteri bisa ter3adi melalui bebera,a 9ara:

*antung memom,a lebih kuat sehingga mengalirkan lebih banyak 9airan ,ada setia, detiknya &rteri besar kehilangan kelenturannya dan men3adi kaku. sehingga mereka tidak da,at mengembang ,ada saat 3antung memom,a darah melalui arteri tersebut( Karena itu darah ,ada setia, denyut 3antung di,aksa untuk melalui ,embuluh yang sem,it dari,ada biasanya dan menyebabkan naiknya tekanan( Inilah yang ter3adi ,ada usia lan3ut. dimana dinding arterinya telah menebal dan kaku karena arteriosklerosis( Dengan 9ara yang sama. tekanan darah 3uga meningkat ,ada saat ter3adi N>asokonstriksiN. yaitu 3ika arteri ke9il 6arteriola7 untuk sementara waktu mengkerut karena ,erangsangan sara$ atau hormon di dalam darah(

Bertambahnya 9airan dalam sirkulasi bisa menyebabkan meningkatnya tekanan darah( %al ini ter3adi 3ika terda,at kelainan $ungsi gin3al sehingga tidak mam,u membuang se3umlah

garam dan air dari dalam tubuh( Molume darah dalam tubuh meningkat. sehingga tekanan darah 3uga meningkat( Sebaliknya. 3ika:

&kti>itas memom,a 3antung berkurang &rteri mengalami ,elebaran Banyak 9airan keluar dari sirkulasi

Maka tekanan darah akan menurun atau men3adi lebih ke9il( Penyesuaian terhada, $aktor8 $aktor tersebut dilaksanakan oleh ,erubahan di dalam $ungsi gin3al dan sistem sara$ otonom 6bagian dari sistem sara$ yang mengatur berbagai $ungsi tubuh se9ara otomatis7( Perubahan 1ungsi ginjal Lin3al mengendalikan tekanan darah melalui bebera,a 9ara:

*ika tekanan darah meningkat. gin3al akan menambah ,engeluaran garam dan air. yang akan menyebabkan berkurangnya >olume darah dan mengembalikan tekanan darah ke normal( *ika tekanan darah menurun. gin3al akan mengurangi ,embuangan garam dan air. sehingga >olume darah bertambah dan tekanan darah kembali ke normal(

Lin3al 3uga bisa meningkatkan tekanan darah dengan menghasilkan enFim yang disebut renin. yang memi9u ,embentukan hormon angiotensi. yang selan3utnya akan memi9u ,ele,asan hormon aldosteron( Lin3al meru,akan organ ,enting dalam mengendalikan tekanan darahK karena itu berbagai

,enyakit dan kelainan ,ada gin3al bisa menyebabkan ter3adinya tekanan darah tinggi( Misalnya ,enyem,itan arteri yang menu3u ke salah satu gin3al 6stenosis arteri renalis7 bisa menyebabkan hi,ertensi( Peradangan dan 9edera ,ada salah satu atau kedua gin3al 3uga bisa menyebabkan naiknya tekanan darah( #istem sara1 /t/n/m

Sistem sara$ sim,atis meru,akan bagian dari sistem sara$ otonom. yang untuk sementara waktu akan:

meningkatkan tekanan darah selama res,on fig t-or-flig t 6reaksi $isik tubuh terhada, an9aman dari luar7 meningkatkan ke9e,atan dan kekuatan denyut 3antungK 3uga mem,ersem,it sebagian besar arteriola. teta,i mem,erlebar arteriola di daerah tertentu 6misalnya otot rangka. yang memerlukan ,asokan darah yang lebih banyak7

mengurangi ,embuangan air dan garam oleh gin3al. sehingga akan meningkatkan >olume darah dalam tubuh

mele,askan hormon epinefrin 6adrenalin7 dan norepinefrin 6noradrenalin7. yang merangsang 3antung dan ,embuluh darah(

d- Mani1estasi Klinis %i,ertensi diduga da,at berkembang men3adi masalah kesehatan yang lebih serius dan bahkan da,at menyebabkan kematian( Seringkali hi,ertensi disebut sebagai silent killer karena dua hal. yaitu: O %i,ertensi sulit disadari oleh seseorang karena hi,ertensi tidak memiliki ge3ala khusus( Le3ala ringan se,erti ,using. gelisah. mimisan. dan sakit ke,ala biasanya 3arang berhubungan langsung dengan hi,ertensi( %i,ertensi da,at diketahui dengan mengukur tekanan darah se9ara teratur( O Penderita hi,ertensi. a,abila tidak ditangani dengan baik. akan mem,unyai risiko besar untuk meninggal karena kom,likasi kardio>askular se,erti stroke. serangan 3antung. gagal 3antung. dan gagal gin3al Pada sebagian besar ,enderita. hi,ertensi tidak menimbulkan ge3alaK meski,un se9ara tidak senga3a bebera,a ge3ala ter3adi bersamaan dan di,er9aya berhubungan dengan tekanan darah tinggi 6,adahal sesungguhnya tidak7( Le3ala yang dimaksud adalah sakit ke,ala. ,erdarahan dari

hidung. ,using. wa3ah kemerahan dan kelelahanK yang bisa sa3a ter3adi baik ,ada ,enderita hi,ertensi. mau,un ,ada seseorang dengan tekanan darah yang normal( *ika hi,ertensinya berat atau menahun dan tidak diobati. bisa timbul ge3ala berikut: o o o o o o o o o Sakit ke,ala *antung berdebar8debar Kelelahan Mual Muntah Sesak na$as +elinga berdenging Lelisah Pandangann 3adi kabur yang ter3adi karena adanya kerusakan ,ada otak. mata. 3antung dan gin3al( o Kadang ,enderita hi,ertensi berat mengalami ,enurunan kesadaran dan bahkan koma karena ter3adi ,embengkakan otak( Keadaan ini disebut ense$alo,ati hi,ertensi$. yang memerlukan ,enanganan segera( e- Penyebab Hipertensi %i,ertensi berdasarkan ,enyebabnya dibagi men3adi 2 3enis : #( 2( %i,ertensi ,rimer atau esensial adalah hi,ertensi yang tidak ? belum diketahui ,enyebabnya 6terda,at ,ada kurang lebih 0 ; dari seluruh hi,ertensi7( %i,ertensi sekunder adalah hi,ertensi yang disebabkan? sebagai akibat dari adanya ,enyakit lain(

%i,ertensi ,rimer kemungkinan memiliki banyak ,enyebabK bebera,a ,erubahan ,ada 3antung dan ,embuluh darah kemungkinan bersama8sama menyebabkan meningkatnya tekanan darah( *ika ,enyebabnya diketahui. maka disebut hi,ertensi sekunder( Pada sekitar 58# ; ,enderita hi,ertensi. ,enyebabnya adalah ,enyakit gin3al( Pada sekitar #82;. ,enyebabnya adalah kelainan ormonal atau ,emakaian obat tertentu 6misalnya ,il KB7( Penyebab hi,ertensi lainnya yang 3arang adalah $eokromositoma. yaitu tumor ,ada kelen3ar adrenal yang menghasilkan hormon e,ine$rin 6adrenalin7 atau nore,ine$rin 6noradrenalin7( #7 %i,ertensi ,rimer atau esensial disebabkan karena:

Keturunan *ika seseorang memiliki orang8tua atau saudara yang memiliki tekanan darah tinggi. maka kemungkinan ia menderita tekanan darah tinggi lebih besar( Statistik menun3ukkan bahwa masalah tekanan darah tinggi lebih tinggi ,ada kembar identik dari,ada yang kembar tidak identik( Sebuah ,enelitian menun3ukkan bahwa ada bukti gen yang diturunkan untuk masalah tekanan darah tinggi(

@sia Penelitian menun3ukkan bahwa seraya usia seseorang bertambah. tekanan darah ,un akan meningkat( &nda tidak da,at menghara,kan bahwa tekanan darah &nda saat muda akan sama ketika &nda bertambah tua( /amun &nda da,at mengendalikan agar 3angan melewati batas atas yang normal(

Laram Laram da,at meningkatkan tekanan darah dengan 9e,at ,ada bebera,a orang. khususnya bagi ,enderita diabetes. ,enderita hi,ertensi ringan. orang dengan usia tua. dan mereka yang berkulit hitam(

K/lester/l

Kandungan lemak yang berlebih dalam darah &nda. da,at menyebabkan timbunan kolesterol ,ada dinding ,embuluh darah( %al ini da,at membuat ,embuluh darah menyem,it dan akibatnya tekanan darah akan meningkat(

Obesitas ? Kegemukan Orang yang memiliki berat badan di atas " ,ersen berat badan ideal. memiliki

kemungkinan lebih besar menderita tekanan darah tinggi(

#tres Stres dan kondisi emosi yang tidak stabil 3uga da,at memi9u tekanan darah tinggi(

'okok Merokok 3uga da,at meningkatkan tekanan darah men3adi tinggi( Kebiasan merokok da,at meningkatkan risiko diabetes. serangan 3antung dan stroke( Karena itu. kebiasaan merokok yang terus dilan3utkan ketika memiliki tekanan darah tinggi. meru,akan kombinasi yang sangat berbahaya yang akan memi9u ,enyakit8,enyakit yang berkaitan dengan 3antung dan darah(

Ka$ein Ka$ein yang terda,at ,ada kopi, te ,eningkatan tekanan darah( mau,un minuman cola bisa menyebabkan

&lkohol Konsumsi alkohol se9ara berlebihan 3uga menyebabkan tekanan darah tinggi(

Kurang Olahraga Kurang olahraga dan bergerak bisa menyebabkan tekanan darah dalam tubuh meningkat( Olahraga teratur mam,u menurunkan tekanan darah tinggi &nda namun 3angan melakukan olahraga yang berat 3ika &nda menderita tekanan darah tinggi( Kandungan

lemak yang berlebih dalam darah &nda. da,at menyebabkan timbunan kolesterol ,ada dinding ,embuluh darah( %al ini da,at membuat ,embuluh darah menyem,it dan akibatnya tekanan darah akan meningkat( Kendalikan kolesterol &nda sedini mungkin( 27 %i,ertensi sekunder disebabkan karena: Penyakit Lin3al Stenosis arteri renalis Pielone$ritis Llomerulone$ritis +umor8tumor gin3al Penyakit gin3al ,olikista 6biasanya diturunkan7 +rauma ,ada gin3al 6luka yang mengenai gin3al7 +era,i ,enyinaran yang mengenai gin3al

Kelainan %ormonal %i,eraldosteronisme !indroma "us ing -eokromositoma

Obat8obatan Pil KB Kortikosteroid Siklos,orin

Eritro,oietin Kokain Penyalahgunaan alkohol Kayu manis 6dalam 3umlah sangat besar7

Penyebab Lainnya a# $oartasio aorta b( Preeklamsi ,ada kehamilan 9( %orfiria intermiten akut d( Kera9unan timbal akut( 1- K/mplikasi Kom,likasi hi,ertensi menurut Sustrani 62 a( Penyakit 3antung koroner dan arteri Ketika usia bertambah lan3ut. seluruh ,embuluh darah di tubuh akan semakin mengeras.terutama di 3antung. otak dan gin3al( %i,ertensi sering diasosiasikan dengan kondisi arteri yang mengeras ( b( Payah 3antung Payah 3antung 6"ongestive eart failure7 adalah kondisi dimana 3antung tidak mam,u lagi memom,a darah yang dibutuhkan tubuh( Kondisi ini ter3adi karena kerusakan otot 3antung atau sistem listrik 3antung( 9( Stroke %i,ertensi adalah $aktor ,enyebab utama ter3adinya stroke. karena tekanan darah yang terlalu tinggi da,at menyebabkan ,embuluh darah yang sudah lemah men3adi ,e9ah( Bila hal ini 17 adalah:

ter3adi ,ada ,embuluh darah di otak. maka ter3adi ,erdarahan otak yang da,at berakibat kematian( Stroke 3uga da,at ter3adi akibat sumbatan dari gum,alan darah yang ma9et di ,embuluh yang sudah menyem,it( d( Kerusakan ,ada gin3al %i,ertensi da,at menyem,itkan dan menebalkan aliran darah yang menu3u gin3al. yang ber$ungsi sebagai ,enyaring kotoran tubuh( Dengan adanya gangguan tersebut. gin3al menyaring lebih sedikit 9airan dan membuangnya kembali ke darah( Lagal gin3al da,at ter3adi dan di,erlukan 9angkok gin3al baru( e( Langguan ,ada mata %i,ertensi da,at menyebabkan ,e9ahnya ,embuluh darah di mata. sehingga mengakibatkan mata men3adi kabur atau kebutaan(

g- Penanganan7Terapi Prinsi, ,enatalaksanaan: #( Menurunkan tekanan darah sam,ai normal. atau sam,ai le>el ,aling rendah yang masih da,at di toleransi ,enderita( 2( Meningkatkan kemungkinan kwalitas dan hara,an hidu, ,enderita( "( Men9egah kom,likasi yang mungkin timbul dan menormalkan kembali seo,timal mungkin kom,likasi yang sudah ter3adi( Penatalaksanaan @mum &dalah usaha untuk mengurangi $aktor resiko ter3adinya ,eningkatan tekanan darah yaitu ,enatalakasanaan tan,a obat8obatan. yang menurut bebera,a ahli sama ,entingnya dengan ,enatalaksanaan $armakologik. bahkan mem,unyai bebera,a keuntungan. terutama ,ada ,engobatan hi,ertensi ringan(Bebera,a hal yang bias dilakukan adalah: #( Diet rendah garam : dengan mengurangi konsumsi garam dari # gram?hari men3adi 5 gram?hari( Disam,ing berman$aat menurunkan tekanan darah. diet rendah garam 3uga ber$ungsi untuk mengurangi resiko hi,okalemi yang timbul ,ada ,engobatan dengan diuretik( 2( Diet rendah lemak telah terbukti ,ula bisa menurunkan tekanan darah(

"( Berhenti merokok dan berhenti mengkonsumsi alkohol telah dibuktikan dalam banyak ,enelitian bisa menurunkan tekanan darah( )( Menurunkan berat badan : setia, ,enurunan # kg berat badan akan menurunkan tekanan darah sekitar #.5 G 2.5 mm%g( 5( Olah raga teratur : berguna untuk membakar timbunan lemak dan menurunkan berat badan. menurunkan tekanan ,eri$er dan menimbulkan ,erasaan santai. yang kesemuanya berakibat ke,ada ,enurunan tekanan darah( 1( 'elaksasi dan rekreasi serta 9uku, istirahat sangat berguna untuk mengurangi atau menghilangkan stres. yang ,ada gilirannya bisa menurunkan tekanan darah( #( Medikamentosa Lolongan Diuretika( %idroklorotiasid 25mg 6%A+7 8 Indikasi : hi,ertensi ringan sam,ai sedang 8 Dosis: #82 E 2585 mg( 8 E$eksam,ing:hi,okalemi.hi,onatremi.hi,erurikalemi. hi,erglikemi. kelemahan atau kram otot. muntah dan disines( 8 Kontra indikasi : DM. Lout &rtritis. riwayat alergi 6Sindrom Ste>en *ohnson7 8 "atatan: +era,i hi,ertensi ,ada usia lan3ut dengan %A+ lebih banyak e$ek sam,ingnya dari,ada e$ekti$itasnya( @ntuk menghindari e$ek hi,okalemi maka diberikan asu,an Kalium # E 5 -urosemid ) mg 8 Indikasi : hi,ertensi ringan sam,ai berat( 8 Dosis:#82 E ) 8! mg( 8 E$ek sam,ing : sama dengan %A+( 8 Kontraindikasi: DM. gout artritis. riwayat alergi 6Sindrom Ste>en *ohnson7( 2( Lolongan Inhibitor Sim,atik 6Beta Blo9ker7 Pro,ranolol ) mg 8 Indikasi : hi,ertensi ringan sam,ai sedang 8 Dosis : " E ) 8 #1 mg( 8 E$ek sam,ing : de,resi. insomnia. mim,i buruk. ,using. mual. diare. obsti,asi. bronkos,asme. kram otot dan bradikardi serta gagal 3antung( mg. atau mem,erbanyak makan ,isang( erkolesterolemi.

8 Kontra indikasi : DM. gagal 3antung. asma. de,resi( "( Lolongan Blok Langlion Klonidin .#5 mg 8 Indikasi : hi,ertensi sedang sam,ai berat( 8 Dosis : 28" E .#58#.2 mg 8 E$ek sam,ing : mulut kering. kelelahan. mengantuk. bradikardi. im,otensi. gangguan hati dan de,resi( 8 Kontraindikasi : he,atitis akut. sirosis he,atis. de,resi( 'eser,in .25 mg dan .# mg( 8 Indikasi : hi,ertensi sedang sam,ai berat( 8 Dosis : # 8 2 E . # 8 .25 mg 8 E$ek sam,ing : bradikardi. eksaserbasi asma. diare. ,enambahan berat badan. mim,i buruk. de,resi( 8 Kontra indikasi : asma. de,resi( )( Lolongan Penghambat EnFim Kon>ersi &ngiotensin 6&AE I7 Aa,to,ril 25 mg 8 Indikasi : hi,ertensi ringan sam,ai berat 8 Dosis : dosis awal 28" E #2.5825 mg. bila setelah #82 minggu belum ada res,on dosis dinaikkan 28" E 5 mg( "aptopril arus diberikan & 'am sebelum makan# 8 E$eksam,ing : ruritus. retensi kalium ringan. ,roteinuri. gagal gin3al. neutro,eni dan agranulositosis. mual dan muntah. gangguan ,enge9a,. ,arestesia. bronkos,ame. lim$adeno,ati dan batuk8batuk( 8 Kontra indikasi : asma 5( Lolongan Kalsium &ntagonis DiltiaFem " mg 8 Indikasi : hi,ertensi ringan sam,ai sedang( 8 Dosis : " 8 ) E " mg 8 E$ek sam,ing : Bradikardi. diFFiness. sakit ke,ala. mual. muntah. diare. konsti,asi. udem ekstremitas bawah. shoulder and elbow ,ain( 8 Kontra indikasi : Si9k sinus Syndrome. &M Blo9k(

/i$edi,in # mg 8 Indikasi: hi,ertensi ringan sam,ai berat( 8 Dosis : " E # 8 2 mg 8 E$ek sam,ing : sama dengan diltiaFem( 8 Kontraindikasi : sama dengan diltiaFem(

1(

+a,ering o$$ dan dosis ,emeliharaan &dalah ,enghentian tera,i hi,ertensi dengan mengurangi dosis se9ara ,erlahan( %al ini

ditu3ukan untuk menghindari e$ek Brebound $enomenaD. yaitu ,eningkatan kembali tekanan darah setelah ,enghentian tera,i obat8obatan se9ara mendadak( Penurunan dosis disesuaikan dengan ,enurunan tekanan darah(

B B III M"T'&'L'GI P"!"LITI ! - 0"!I# P"!"LITI ! *enis ,enelitian termasuk ,enelitian obser>asional analitik dengan menggunakan ran9angan cross sectional dengan ,engukuran >ariabel yang dilakukan satu saat hanya satu kali dengan 9ara melihat dan mengobser>asi hubungan antara >ariabel bebas 6tingkat kemandirian7 dengan >ariabel tergantung 6hi,ertensi7 ,ada lansia di wilayah ker3a Puskesmas Kasihan I( B- L'K #I & ! W KTU Penelitian ini dilakukan di wilayah ker3a Puskesmas Kasihan I yang meli,uti Desa Bangun3io dan Desa +amantirto. Kasihan. Bantul. Daerah Istimewa Pogyakarta( Penelitian ini dilaksanakan ,ada tanggal 1 G ## -ebruari 2 #)(( .- #UB$"K P"!"LITI ! #( 2( Po,ulasi Semua ,enduduk lansiadi wilayah ker3a Puskesmas Kasihan I Sam,el Sam,el yang dida,atkan dalam ,enelitian ini adalah 2 res,onden( &- KRIT"RI P"!"LITI ! +- Kriteria inklusi a( Orang yang tinggal di wilayah ker3a Puskesmas Kasihan I b( @sia = 1 tahun 9( Bersedia men3adi res,onden dalam ,enelitian )- Kriteria eksklusi a( Bukan ,enduduk asli daerah tersebut

b( Menderita demensia 9( +idak sehat se9ara mental d( +idak bersedia men3adi res,onden "- ( RI B"L P"!"LITI ! #( Mariabel +ergantung 6dependent7 2( Mariabel bebas 6independent7 %- &"%I!I#I 'P"R #I'! L
(ariabel Lansia &e1inisi Menurut :orld %ealth OrganiFation %ealth 6:%O7 Lan3ut usia adlaah seseorang yang telah memasuki usia 1 tahun keatas .ara Ukur Kuesioner lat Kuesioner Pertanyaan Hasil Ukur @sia ,ertengahan (middle age) : umur )5 8 50 tahun Lan3ut usia (elderly) : umur 1 8 2) tahun Lan3ut usia tua (old age) : umur 25 G 0 tahun @sia sangat tua (very old) : umur diatas 0 tahun #kala ukur 'asio

: %i,ertensi ,ada lansia : +ingkat kemandirian

%i,ertensi

Kemandiria n Lansia

a(

Kemam,uan yang dimiliki res,onden untuk melakukan akti>itas sehari8 hari tan,a bantuan da hanya memerlukan kemam,uan tubuh yang ber$ungsi sederhana

Kuesioner

&DL 6&9ti>ity Daily Li>ing7

+ingkat kemandirian: o$ Mandiri : 2 Ketergantungan ringan : #28#0 Ketergantungan sedang : 08## Ketergantungan berat : 58! Ketergantungan total : 8)

Ordinal

G- I!#TRUM"! P"!"LITI ! &lat dan bahan yang digunakan dalam ,enelitian ini ialah : #( 2( +ensimeter Kuesioner &DL

H- PR'#"&UR P"!GUMPUL ! & T Penelitian ini akan dilakukan dalam bebera,a taha,. meli,uti : #( +aha, Persia,an a( Meneta,kan ,ermasalahan b( Memilih lahan ,enelitian 9( Melakukan studi ke,ustakaan tentang hal yang berkaitan dengan ,enelitian d( Permohonan i3in ,enelitian 2( +aha, ,elaksanaan a( Menda,atkan informant consent dari res,onden b( Melakukan ,engum,ulan data "( +aha, akhir a. Pengolahan data dan analisa data b. Penyusunan la,oran ,enelitian c. Penya3ian hasil ,enelitian I! LI#I# & T &nalisis data dilakukan melalui taha, ,enyuntingan. memasukan data. dan melakukan analistik statistik( @ntuk menganalisa data hasil ,enelitian digunakan tabel distribusi $rekuensi dengan u3i statistik c i-s(uare ,ada ,rogram SPSS( 0- K"#ULIT ! P"!"LITI ! Kurangnya ,engetahuan dan kemam,uan ,eneliti dalam hal ,enelitian sehingga ,enelitian ini mem,unyai banyak kekurangan baik dari segi metode ,enelitian. sumber re$erensi mau,un u3i statistik yang digunakan(

K- "TIK P"!"LITI ! Sebelum melaksanakan kegiatan ,enelitian terlebih dahulu meminta iFin ke,ada dokter ,embimbing ,uskesmas dan ,ersetu3uan dari ,ara sub3ek ,enelitian( Selan3utnya memberikan ,en3elasan langsung ke,ada ,ara sub3ek ,enelitian tentang maksud. tu3uan. dan 9ara ,engambilan data. yang mana semua data dan in$ormasi yang diberikan akan di3aga kerahasiaanya dan tidak akan disebarluaskan baik melalui media elektronik mau,un media 9etak yang da,at diketahui masyarakat( Kemudian memberikan kuesioner untuk diisi oleh res,onden sekaligus sebagai ,ermintaan iFin ke,ada res,onden(